Selasa, 15 Maret 2016

HEBOH SMS KONGRES GEREJA SETAN DI MENADO



Manado-Setelah sempat menghebohkan Kota Manado tahun 1999, kabar tentang pengikut setan atau kelompok The Satanic Church (TSC) atau Gereja Setan (GS), kembali mencuat di Sulawesi Utara (Sulut). Terungkapnya kabar tentang kelompok yang dalam gereja Kristen disebut Gerakan Anti-Kristus itu, bermula dari maraknya pesan singkat melalui telepon genggam (SMS) di Manado dalam tiga hari terakhir ini.

Inti pesan itu, Kongres GS akan dilaksanakan di Manado, tanggal 6-6-06 atau 6 Juni 2006. Pelaksanaan waktu itu sesuai lambang ”The Sign of Satan” 666. Di lain pihak, sejumlah warga Kristen di Sulut berusaha menggagalkan gerakan tersebut dengan mengirimkan SMS balasan dengan kalimat, “Anak-anak Tuhan diminta doain agar kongres pertama gereja setan di Indonesia 6-6-06 batal dilaksanakan di Manado”.

Kepolisian Daerah (Polda) Sulut ketika dikonfirmasi SH, Selasa (25/4) malam, menyatakan tidak percaya akan informasi tersebut. Namun, pihak Polda tetap siaga karena mengkhawatirkan isu tersebut akan memicu keresahan umat beragama di Sulut.

”Apakah ada organisasi bernama Gereja Setan di Manado? Kalau benar bisa membuat resah kehidupan umat beragama di Sulut,” tegas Direktur Reserse dan Kriminal (Direskrim) Polda Sulut, Kombes Pol Johny Hutauruk. Menurutnya, Polda Sulut tidak akan membiarkan rencana tersebut terlaksana.

Sekretaris Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Pdt DK Lolowang, membantah informasi tersebut. ”Tak benar. Itu hanya SMS gelap. Saya sudah cek informasi itu tidak benar,” ujar Lolowang

Menurut dia, ketika menerima informasi itu ia sudah langsung mengecek ke berbagai sumber, antara lain Herman Kemala, pemimpin Yayasan Kemuliaan Allah. ”Saya
sudah tanya ke Herman Kemala, ia mengatakan tidak benar informasi itu,” katanya. Maka ia meminta warga tidak terpengaruh isu yang tidak jelas asalnya.
(novie waladow) 




****************************************************************

Forwarded message:

Manado Post Online
http://www.mdopost.co.id


Gereja Setan (GS) tidak hanya merasuki masyarakat Sulawesi Utara.Organisasi aliran ANTIKRIS ini malah sudah mematok Manado (Sulut) sebagai pusat Gereja Setan se Asia. Pimpinan Gereja Setan di Manado: Princes Of Michael mengakui bahwa sudah hampir setengah kota ini mereka kuasai. Bahkan, Raja Iblis Lucifer yang disembah para pengikut ajaran ini,menegaskan bahwa Manado adalah 'Ranjangnya'.

Pernyataan ini juga dibenarkan oleh mantan Ratu Iblis Rina Harsum Tamanampo dan mantan Anak Setan Emas (ACE), Laura Gansalangi. Keduanya kini sudah diselamatkan. Menurut mereka, Manado sebenarnya merupakan pusatGereja Setan terbesar kedua di dunia, setelah California, Amerika Serikat.

Mengapa Manado jadi target utama Gereja Setan? Baik Rina maupun Laura menyatakan alasan utamanya karena di sini (Sulawesi Utara), banyak hamba Tuhan yang menentukan detak nadi aktifitas pelayanan di Indonesia. Kehidupan iman masyarakatnya juga dinilai cukup baik. Kehidupan rohaninya cukup kuat.

Dan yang menarik, alasan yang cukup mendasar adalah kuatnya persekutuan. Misalnya seringnya dilaksanakan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani), kuat dan intensnya ibadah-ibadah kolom dan persekutuan ibadah lainnya. Persekutuan ibadah di Manado (Sulut), dinila i berbeda dengan yang dilaksanakan di kota-kota lainnya, termasuk Jakarta.

Sebab, kalau dilaksanakan persekutuan (ibadah) di Manado, gaungnya sangat kuat. Kelompok Gereja Setan malah menilai Manado sebagai 'jantungnya' iman orang Kristen Indonesia. Oleh karena itu, kelompok Gereja Setan ingin menghancurkan Manado terlebih dahul u, baru masuk ke daerah lain, yang dianggap 'pagar doa'nya tidak sekuat di Manado.

''Banyak pengikut Tuhan Yesus juga di sini. Gereja Setan itu sangat memusuhinya. Dia ingin semua orang menyembah dia. Dia (Lucifer) sangat berambisi untuk menguasai dunia,'' kata Rina, ketika ditemui Tim Manado Post.

Mereka kemudian melakukan penyusupan di berbagai tempat-tempat di mana dilaksanakan ibadah. Selain itu, terdapat 'kelemahan' tapi sekaligus kelebihan warga Manado yang sangat terbuka dan suka menerima hal-hal baru. Kondisi itu dimanfaatkan oleh para pimpi nan Gereja Setan, lewat tim-tim andalannya.

Selain itu, kriteria orang (calon anggota) yang hendak digaet adalah'orang hebat'. Artinya, yang bersangkutan harus memiliki tingkat intelektual yang tinggi, berwibawa, berkepribadian dan tidak gampang terpengaruhi.

Uniknya, untuk menguasai Indonesia bahkan belahan negara-negara lainnya di Asia, organisasi yang didirikan Anthon Szandor Lavey 30 April 1967 itu, harus mengawalinya dari Manado. Sebab, Manado dinilai sulit ditembus, karena keberadaan masyarakatnya tadi. Padahal, pertama ke Indonesia, mereka masuk lewat Kalimantan.

Namun, setelah mempelajari keberadaan Kota Manado yang dinilai orang berimannya cukup kuat, suasananya aman dan tenteram, maka upaya penguasaan wilayah Asia itu, harus dimulai dari Manado. Faktor banyaknya hamba-hamba

Tuhan yang ada di daerah ini, memang merupakan salah satu alasan mendasar mengapa pimpinan Gereja Setan ini sangat berambisi menguasai kota ini. Sebenarnya, kompetitor-nya Manado untuk menjadi pusat Gereja Setan Asia adalah Thailand. Namun, Thailand 'kalah' karena di sana banyak tukang santet serta maraknya seks bebas di luar nikah. Karenanya, Thailand tidak menjadi target utama, apalagi sampai me njadi pusat di Asia.

Setelah menguasai Manado, mereka kemudian mengatur strategi untuk menguasai wilayah dan kota lainnya di Indonesia, serta negara-negara lainnya di Asia. Diyakini, setelah menguasai Manado, selanjutnya akan relatif lancar. Karena itu, sejak masuk di Manado tahun 1991 oleh sepasang suami istri yang hingga saat ini masih aktif dalam kegiatan Gereja Setan, mereka melakukan perekrutan anggota. Hasilnya, hingga kini jumlahnya sudah mencapai ribuan. Malah, Prince of Michael, pimpinan Gereja Setan di Manado mengklaim, mereka sudah menguasai (mudah-mudahan tidak demikian kenyataannya) setengah kota ini. Ini berarti, jumlahnya minimal mencapai

puluhan ribu. Organisasi yang tertata rapi dan memiliki anggota yang sangat militan, membuat misi mereka dalam perekrutan anggota di tahap-tahap awal, relatif sukses. Buktinya, meski baru dideklarasikan tahun 1991, pada acara Hallowen di gedung Joeang Manado yang dilak sanakan setiap tanggal 31 Oktober, jumlahnya sudah demikian banyak.

Apalagi mereka memiliki tim-tim andalan untuk merebut anggota, dengan berbagai strategi jitu. Empat tim andalan yang mereka miliki, memang menjadi ujung tombak organisasi yang bebas melaksanakan prosesi ritualnya di Amerika Serikat itu.

Keempat tim itu masing-masing, The Mou-mou, The Satan Web, The Dragons Team dan Children of God (COG). Dalam melaksanakan tugasnya, mereka relatif berhasil. Biasanya jarang gagal. Apalagi kalau gagal, akan mendapat hukuman mati dari pimpinannya. Namun, di sisi lain, jika sukses setiap sukses menjalankan misinya, selalu mendapat bonus antara Rp300.000 sampai Rp500.000. Ini hanya untuk satu tugas saja. Jika operasinya mantap, tugas ini hanya diselesaikan satu hari saja. Untuk tim The Mou-mou, jumlah anggotanya mencapai 250 orang. Mereka banyak beroperasi di tempat-tempat ramai. Tugasnya adalah menggaet anggota baru. Modus operandinya adalah melakukan scanning atau hipnotis lewat tatapan mata. Cara lainnya adalah memegan g tangan sasaran dengan mengenakan cincin PENTAGRAM yang tajam. Sehingga, jika berpegangan tangan, cincin tersebut bisa melukai sampai berdarah. Kemudian, darah dari luka itu dipakai untuk

mengontrol sasaran itu dari jarak jauh.

Sedangkan COG, adalah kelompok yang mendapat tugas untuk melakukan 'penginjilan' setan. Mereka mengajarkan bahwa tidak ada Allah Tritunggal (Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus). Yang ada adalah Eternal Father atau Lucifer. Mereka mengajarkan bahwa orang berdo sa akan lenyap begitu saja, seperti tidak diciptakan. Namun, para pengikut Gereja Setan akan hidup kekal lewat Eternal Father atau Lucifer. Mereka menjadi semacam penjala
manusia.

Lain lagi dengan The Satan Web (jaringan setan). Mereka memiliki tugas untuk menyusup ke berbagai rumah-rumah ibadah, persekutuan doa, ibadah KKR dan ibadah lainnya. Juga di seminar-seminar rohani dan sebagainya. Dari sini, mereka kemudian banyak menjarin g anggota baru, dengan mempengaruhi mereka lewat ajaran Gereja Setan itu.

Dan, The Dragons Team, adalah tim elit yang dipimpin oleh Ryan seorang bule yang merupakan orang kedua di jajaran Gereja Setan Manado. Sebelum diselamatkan, Laura Gansalangi sebenarnya merupakan mitra kerja (pimpinan) tim ini bersama Ryan. Mereka memiliki 10 orang aggota pimpinan. Sedangkan jumlah anggotanya adalah 150 orang, yang dibagi dalam beberapa sub

tim.(Reportase oleh: Tim 11 Manado Post)


****************************************************************


Sejarah GEREJA SETAN (GS) (from WikiPedia File)



Hasil gambar untuk anton szandor lavey meninggal





Asal mula GS didirikan oleh Anton Szandor La Vey tanggal 30 April 1966, dan GS ini secara terang-terangan diorganisasikan di San Francisco. Sebagai buku panduan umatnya, La Vey menulis sebuah kitab The Satanic Bible tahun 1969.

Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan: “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan.

Sebuah patung Setan, raja iblis telah dibuat dan saat ini berada di Katedral Notre Dame (Paris) berwujud seperti wajah manusia-binatang bertanduk 2 buah dengan posisi bertopang dagu dan di punggungnya terdapat 2 sayap, patung ini terbuat dari batu dan dinamakan patung setan (patung itu pernah dimasukan dalam adegan film Si Bongkok dari Notre Dame).

Organisasi ini menyebut dirinya organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah yang secara terbuka menyatakan mengabdi kepada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos yang diresapi dan dimotivasi oleh kekuatan gelap yang kami sebut Setan.

Untuk yang bukan anggota akan dituding sebagai orang yang hidup dalam iri hati obsesif terhadap kita yang tetap eksis oleh arus alamiah bersama rasa takut terhadap Pangeran Kegelapan, oleh sebab itu mereka menyebut dirinya kaum asing yang terpilih dan Elite. Bahkan mereka mengatakan kita para pengikut Setan adalah Tuhan itu sendiri. GS menyebarkan doktrin yang diciptakan Anton La Vey melalui tulisan, rekaman, dan video. GS mengaku punya media yang luas dan selama 33 tahun terakhir ini dirujukkan dengan berbagai nama, misalnya Gereja Setan.

Yang pertama Gereja Setan, Gereja Setan Amerika, kini nama resmi mereka adalah Gereja Setan, nama lain adalah pendusta. Pada tanggal 29 Oktober 1997, Anton La Vey mati. Kemudian GS diwariskan kepada Blanche Barton (pendeta wanita tertinggi) yang juga adalah istrinya dan ibu anak yang ketiga yang bernama Satan Xerces Carnacki La Vey Blanche juga menjabat kepala adiministrasi GS selama 14 tahun terakhir. Semasa hidupnya, Anton La Vey mengangkat banyak anggota Kependetaan Mendes sebagai Pengacara Iblis. Dan kependetaan ini bersama Ordo Trapezoid Dewan Nan Sembilan kini bekerja sama dengan Pendeta Wanita Tinggi Barton untuk memajukan filosofi ikonoklastik yang diracik oleh La Vey.


LAMBANG

Lambang Para pengikut GS umumnya menggunakan lambang 666, pentagram, bintang bersudut 5 terbalik yang bergambar kepala kambing bertanduk dua. Sudut bintang yang menggambarkan tanduk itu bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga sudut di bawah menggambarkan tritunggal iblis, yang di tengah Lucifer, di kiri antiKristus, yang di kanan nabi-nabi palsu.

Dan iblis yang menyesatkan mereka dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi itu dan mereka di siksa siang malam sampai selama-lamanya. Tritunggal iblis ini lawan Tritunggal Kristiani (Bapa, Anak, dan Roh Kudus ).

Kepala kambing merupakan salah satu ciri khas utama penyembah Setan, unsur penyembahan yang menuju kepada pengorbanan kepada Satan Lucifer biasanya menyembelih kambing (umumnya jantan) dan menggunakan darahnya untuk upacara ritual, dan hal ini merupakan lawan identik dengan pengorbanan Umat Kristiani kepada Allah sewaktu jaman Israel sampai saat ini yaitu dengan korban domba.Keesokan harinya mereka mempersembahkan korban sembelihan dan korban bakaran kepada TUHAN, yakni seribu ekor lembu, seribu ekor domba muda, dengan korban-korban curahannya dan sangat banyak korban sembelihan Ritual bagi seluruh Israel.

Editor : Lihat yang bergaris bawah, bukankah itu mengingatkan kita pada hari raya Idhul Adha umat Islam? Yang mengkorbankan kambing?


GS 3 Ritual & Upacara

Seks, Kebaikan, dan Kejahatan. Ritual Seks dilakukan setelah upacara dan itu merupakan bagian dari upacara. Keterangan :Seks bebas sama sekali bertentangan dengan ajaran Kristiani. Roh dan manusia dapat melakukan hubungan badan bila roh itu berubah wujud menjadi manusia, hal ini dapat dilakukan oleh Lucifer karena dia adalah malaikat. Lain halnya dengan roh lainnya yang bukan termasuk malaikat sehingga harus meminjam tubuh orang lain (media); seperti kerasukan, memanggil arwah orang mati, perdukunan, semua hal ini tidak lain adalah praktek satanisme, dan di Indonesia sudah banyak sekali praktek satanisme dalam bentuk yang berbeda, ada yang bilang itu boleh karena tujuan baik dan itu jahat karena untuk tujuan jahat, memang pada prakteknya ada yang terlihat untuk kebaikan (putih) dan ada yang untuk niat jahat (hitam) tetapi kesemuanya ini sama saja intinya, yaitu menjadi praktek satanisme pengikut Lucifer, berhati-hatilah.
Ritual Kebaikan, mereka masuk ke dalam gereja-gereja lalu menyumbang.
Ritual Kejahatan dilakukan terutama saat ada anggotanya yang melanggar peraturan, mereka tidak akan segan untuk membunuh sebab bagi mereka adalah terhormat bila mati untuk Lucifer.

GS biasanya melakukan Persembahan Darah bayi hasil aborsi, yang biasanya melakukan hubungan sex didepan jemaat gereja dan setelah 4-6 bulan lamanya, maka anak itu harus digugurkan dan darahnya akan dipersembahkan kepada lucifer. Dengan demikian, para jemaat akan selalu dilindungi oleh lucifer dalam berbagai masalah kecuali, Tuhan.


Struktur organisasi

Pimpinan tertinggi adalah Lucifer alias satan alias iblis alias raja iblis.
Tingkat kedua adalah Rosa/lyberia yang terdiri atas 13 wanita yaitu Sister of The Light.
Tatanan terendah adalah Mochua, bertugas melemahkan iman jemaat termasuk menguras energi urapan para hamba Tuhan.

Semua kelompok ini tidak berwujud alias dalam bentuk roh. Prince Of Michael yang disebut-sebut sebagai pimpinan GS di Menado juga termasuk roh, agar bisa kelihatan, dia akan meminjam jasad orang lain.


Bidang sasaran GS

Di Amerika Serikat, komunitas ini sudah menyebar di 11 negara bagian. Semua orang umumnya tahu dan paham bahwa setan adalah makhluk ciptaan Tuhan yang tugasnya menghalangi manusia menuju Surga. Setan dapat berbuat apa saja dan memberikan apa saja kecuali memberi Kunci Surga. Karena itu setan dapat berwujud apa saja, bisa pula tampak ramah, bisa angker, dan lain-lain. Begitulah cara setan mengelabui umat manusia termasuk pengikutnya di GS tersebut. GS bukan hanya bergerak di dalam ajaran agama mereka saja, tetapi juga dalam bidang-bidang lain seperti politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Otoritas politik tertinggi GS adalah illuminity, simbolnya berbentuk piramida yang puncaknya terpancung dan bagian yg terpancung itu agak sedikit naik. Di dalam bagian yang terpancung itu ada gambar sebuah mata (bisa di lihat pada uang kertas dollar Amerika). Itulah perjanjian tertinggi politik GS dengan Amerika. Di Indonesia saat ini belum ada, tetapi Indonesia telah membuat perjanjian dengan IMF sehingga dapat kita tebak apakah artinya itu


Dan Sasaran mereka adalah kaum Kristen.

Musik dan Film Satanisme.

Satanisme muncul dalam banyak hal salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces). Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial The X-Files mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film. Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah mempopulerkan satanisme.


Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :

Lagu dari Ozzy Osbourne “Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar”

Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan

Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.

Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida.dari dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.

Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.

Thn 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.

Marilyin Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.


Di Indonesia : 

Group Black Metal (4 tahun lalu) Sebelum naik panggung, mereka menyembelih marmut hidup dan meminum darahnya, kadang mereka membawa salib terbalik ke atas panggung.

Dan masih banyak sekali contoh yang dapat ditemui, tetapi dari keseluruhan akan terlihat mana yang merupakan bagian dari Satan dan mana yang tidak. Kesaksian sebagian kota sasaran GS antara lain adalah Manado, Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. Bali dan Irian Jaya sementara ini adalah target utama mereka (Ev Herman Kemala, Manado). Herman Kemala seorang Evangelis Theological Seminary (Pasadena, AS, 1994) jurusan Church Growth, Satanalogy.

Setanisme secara singkat dapat diartikan sebagai penyembahan setan dan menjadikannya sebagai tuhan. Selain menolak Allah, semua agama dan nilai keagamaan, gerakan jahat ini memiliki ajaran melaksanakan hal-hal yang oleh agama dianggap berdosa. Setanisme juga menerima setan, lambang kejahatan, sebagai pemimpin dan pembimbing.



****************************************************************

Anton Szandor LaVey (lahir 11 April 1930 – meninggal 29 Oktober 1997 pada umur 67 tahun) adalah pendiri dan High Priest dari Gereja Setan, penulis, okultis, musisi, dan aktor.
Ia adalah penulis The Satanic Bible dan pendiri Satanisme.


ASAL MULA GEREJA SETAN/Church Of Satan

Asal mula GS (Greja Setan) didirikan oleh Anton Szandor La Vey tanggal 30 April 1966, dan GS ini secara terang-terangan diorganisasikan di San Francisco.

Sebagai buku panduan umatnya, La Vey menulis sebuah kitab yang di beri judul "The Satanic Bible" pada tahun tahun 1969.

Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, akan tetapi tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme.

Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi.

Anton Lavey juga Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan.
Judul dari buku-buku ciptaanya itu cukup menakutkan, diantaranya adalah “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”.

LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya tetap terus berjalan.BSebuah patung Setan, raja iblis telah dibuat dan saat ini berada di Katedral Notre Dame (Paris) berwujud seperti wajah manusia-binatang bertanduk 2 buah dengan posisi bertopang dagu dan di punggungnya terdapat 2 sayap, patung ini terbuat dari batu dan dinamakan patung setan (patung itu pernah dimasukan dalam adegan film Si Bongkok dari Notre Dame).

Organisasi ini menyebut dirinya organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah yang secara terbuka menyatakan mengabdi kepada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos yang diresapi dan dimotivasi oleh kekuatan gelap yang kami sebut Setan.


The Satanic Bible

Untuk yang bukan anggota akan dituding sebagai orang yang hidup dalam iri hati obsesif terhadap kita yang tetap eksis oleh arus alamiah bersama rasa takut terhadap Pangeran Kegelapan, oleh sebab itu mereka menyebut dirinya kaum asing yang terpilih dan Elite.BBahkan mereka mengatakan kita para pengikut Setan adalah Tuhan itu sendiri. GS menyebarkan doktrin yang diciptakan Anton La Vey melalui tulisan, rekaman, dan video.BGS mengaku punya media yang luas dan selama 33 tahun terakhir ini dirujukkan dengan berbagai nama, misalnya Gereja Setan. Yang pertama Gereja Setan, Gereja Setan Amerika, kini nama resmi mereka adalah Gereja Setan, nama lain adalah pendusta.

Pada tanggal 29 Oktober 1997, Anton La Vey mati. Kemudian GS diwariskan kepada Blanche Barton (pendeta wanita tertinggi) yang juga adalah istrinya dan ibu anak yang ketiga yang bernama Satan Xerces Carnacki La Vey Blanche juga menjabat kepala adiministrasi GS selama 14 tahun terakhir.

Semasa hidupnya, Anton La Vey mengangkat banyak anggota Kependetaan Mendes sebagai Pengacara Iblis. Dan kependetaan ini bersama Ordo Trapezoid Dewan Nan Sembilan kini bekerja sama dengan Pendeta Wanita Tinggi Barton untuk memajukan filosofi ikonoklastik yang diracik oleh La Vey.

LAMBANG Symbol

Lambang Para pengikut GS umumnya menggunakan lambang 666, pentagram, bintang bersudut 5 terbalik yang bergambar kepala kambing bertanduk dua. Sudut bintang yang menggambarkan tanduk itu bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga sudut di bawah menggambarkan tritunggal iblis, yang di tengah Lucifer, di kiri antiKristus, yang di kanan nabi-nabi palsu. Dan iblis yang menyesatkan mereka dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi itu dan mereka di siksa siang malam sampai selama-lamanya. Tritunggal iblis ini lawan Tritunggal Kristiani (Bapa, Anak, dan Roh Kudus ).

Kepala kambing merupakan salah satu ciri khas utama penyembah Setan, unsur penyembahan yang menuju kepada pengorbanan kepada Satan Lucifer biasanya menyembelih kambing (umumnya jantan)dan menggunakan darahnya untuk upacara ritual, dan hal ini merupakan lawan identik dengan pengorbanan Umat Kristiani kepada Allah sewaktu jaman Israel sampai saat ini yaitu dengan korban domba.Keesokan harinya mereka mempersembahkan korban sembelihan dan korban bakaran kepada TUHAN, yakni seribu ekor lembu, seribu ekor domba muda, dengan korban-korban curahannya dan sangat banyak korban sembelihan Ritual bagi seluruh Israel.

GS 3 Ritual & Upacara

Seks, Kebaikan, dan Kejahatan. Ritual Seks dilakukan setelah upacara dan itu merupakan bagian dari upacara. Keterangan :Seks bebas sama sekali bertentangan dengan ajaran Kristiani. Roh dan manusia dapat melakukan hubungan badan bila roh itu berubah wujud menjadi manusia, hal ini dapat dilakukan oleh Lucifer karena dia adalah malaikat.


ceremony

Lain halnya dengan roh lainnya yang bukan termasuk malaikat sehingga harus meminjam tubuh orang lain (media); seperti kerasukan, memanggil arwah orang mati, perdukunan, semua hal ini tidak lain adalah praktek satanisme, dan di Indonesia sudah banyak sekali praktek satanisme dalam bentuk yang berbeda, ada yang bilang itu boleh karena tujuan baik dan itu jahat karena untuk tujuan jahat, memang pada prakteknya ada yang terlihat untuk kebaikan (putih) dan ada yang untuk niat jahat (hitam) tetapi kesemuanya ini sama saja intinya, yaitu menjadi praktek satanisme pengikut Lucifer, berhati-hatilah.

Ritual Kebaikan, mereka masuk ke dalam gereja-gereja lalu menyumbang.
Ritual Kejahatan dilakukan terutama saat ada anggotanya yang melanggar peraturan, mereka tidak akan segan untuk membunuh sebab bagi mereka adalah terhormat bila mati untuk Lucifer. GS biasanya melakukan Persembahan Darah bayi hasil aborsi, yang biasanya melakukan hubungan sex didepan jemaat gereja dan setelah 4-6 bulan lamanya, maka anak itu harus digugurkan dan darahnya akan dipersembahkan kepada lucifer. Dengan demikian, Para jemaat akan selalu dilindungi Oleh lucifer dalam berbagai masalah kecuali, Tuhan.


Struktur organisasi

Pimpinan tertinggi adalah Lucifer alias satan alias iblis alias raja iblis. Tingkat kedua adalah Rosa/lyberia yang terdiri atas 13 wanita yaitu Sister of The Light. Tatanan terendah adalah Mochua, bertugas melemahkan iman jemaat termasuk menguras energi urapan para hamba Tuhan. Semua kelompok ini tidak berwujud alias dalam bentuk roh. Prince Of Michael yang disebut-sebut sebagai pimpinan GS di Menado juga termasuk roh, agar bisa kelihatan, dia akan meminjam jasad orang lain.


Di Amerika Serikat, komunitas ini sudah menyebar di 11 negara bagian. Semua orang umumnya tahu dan paham bahwa setan adalah makhluk ciptaan Tuhan yang tugasnya menghalangi manusia menuju Surga. Setan dapat berbuat apa saja dan memberikan apa saja kecuali memberi Kunci Surga. Karena itu setan dapat berwujud apa saja, bisa pula tampak ramah, bisa angker, dan lain-lain. Begitulah cara setan mengelabui umat manusia termasuk pengikutnya di GS tersebut. GS bukan hanya bergerak di dalam ajaran agama mereka saja, tetapi juga dalam bidang-bidang lain seperti politik, ekonomi, sosial dan budaya. Otoritas politik tertinggi GS adalah illuminity, simbolnya berbentuk piramida yang puncaknya terpancung dan bagian yg terpancung itu agak sedikit naik. Di dalam bagian yang terpancung itu ada gambar sebuah mata (bisa di lihat pada uang kertas dollar Amerika).


*************************************************************

Mengenal Anton Svandor La Vey, Sang Pendiri Satanisme



engan Musik Anak-Anak Remaja Akan dengan Seenaknya Berteriak-teriak dimuka Umum. Dengan Musik, Anak-anak Remaja akan saling Hantam antara satu anak dengan anak yg lainya! Dengan Musik mereka akn banyak merasa Gengsi dengan berbagai hal. Dengan Musik, mereka akan Lupa dengan Tuhanya! dengan Musik, Bahasa Mereka akan melewati aturan (Tidak pake etika Berbahasa yg sopan) dan bahasa mereka akan sepety anjing menggongong.dengan Musik, mereka akan melawan Orang Tua, Pemerintah dan Aturan…


Dengan Musik Rock: Hati mereka akan Menjadi Keras Seperti Batu.

Dengan Musik Metal: Hati Mereka akan Lebih Keras lagi daripada Batu dan akan Keras seperti Besi.

Dengan Musik Screamo: Mereka akan Sering Membuat Ke Gundahan, dan Individualisme + Anarki akan Semakin Banyak. etc



(ANTON LAVEY)



Anton Szandor LaVey (lahir 11 April 1930 – meninggal 29 Oktober 1997 pada umur 67 tahun) adalah pendeta tertinggi dan pendiri Gereja Setan, penulis, okultis, musisi, dan aktor. Ia adalah penulis The Satanic Bible dan pendiri Satanisme.

Gereja Setan adalah sebuah organisasi yang berdedikasi pada penerimaan jasmaniah manusia (Man’s carnal self). Gereja Setan didirikan di San Fransisco, California, pada malam Walpurgis 30 April 1966 oleh Anton Szandor LaVey. Anton LaVey menjadi Pendeta Tinggi gereja ini sampai kematiannya pada tahun 1997.

Pada tahun 1950-an, Anton LaVey membentuk sebuah kelompok yang dinamakan The Order of the Trapezoid, yang kemudian berubah menjadi badan pengurus Gereja Setan. Orang-orang yang terlibat dalam aktivitas LaVey meliputi Carin de Plessen (yang tumbuh di Istana Kerajaan Denmark), Dr. Cecil Nixon (ahli sulap, eksentris, and penemu automaton), sutradara Kenneth Anger, Asesor kota Russell Wolden, Donald Werby, antropolog Michael Harner, dan penulis Shana Alexander. Kolega LaVey lainnya pada saat itu meliputi penulis fiksi horor dan fiksi ilmiah Anthony Boucher, August Derleth, Robert Barbour Johnson, Reginald Bretnor, Emil Petaja, Stuart Palmer, Clark Ashton Smith, Forrest J. Ackerman, dan Fritz Leiber Jr.

Pada tahun pertama pembentukannya, Anton LaVey dan Gereja Setan mendapatkan perhatian media yang besar dengan secara publik melakukan upacara Pernikahan Setan antara Judith Case dengan wartawan radikal John Raymond. Upacara pernikahan ini difoto oleh Joe Rosenthal, yang terkenal oleh fotonya Raising the Flag on Iwo Jima selama Perang Dunia II. Acara lainnya yang juga menarik perhatian adalah upacara pemakaman anggota Gereja Setan, Edward Olson yang juga merupakan perwira Angkatan Laut oleh permintaan istrinya.

Gereja Setan disebut-sebut dalam banyak buku dan merupakan topik artikel majalah dan surat kabar semasa tahun 1960-an dan 1970-an. Ia juga merupakan subjek utama film dokumenter Satanis (1970). LaVey juga muncul dalam film Kenneth Anger, Invocation of my Demon Brother, dan berperan sebagai penasehat teknis dalam film The Devil’s Rain (dibintangi oleh Ernest Borgnine, William Shatner, dan John Travolta).

Pada tahun 1975, LaVey menciptakan kontroversi dalam Gereja Setan itu sendiri dengan menghilangkan sistem “Grotto” Gereja dan mengeluarkan orang-orang yang dia anggap menggunakan Gereja ini sebagai prestasi di dunia luar. Pada saat yang sama, LaVey menjadi lebih selektif dalam menerima wawancara. Aktivitas yang “tertutup” ini kemudian menyebabkan rumor bahwa Gereja ini telah tutup atau LaVey telah mati.

Pada tahun 1980-an, umat Kristen, para ahli terapi yang terspesialisasi dalam pemulihan ingatan, dan media massa mengungkit-ungkit kembali konspirasi kejahatan yang berhubungan dengan Gereja Setan. Anggota-anggota Gereja Setan seperti Peter H. Gilmore, Peggy Nadramia, Boyd Rice, Adam Parfrey, Diabolos Rex, dan King Diamond, aktif dalam media massa untuk membantah tuduhan atas aktivitas kriminal tersebut. FBI kemudian mengeluarkan laporan resmi yang membantah teori konspirasi kriminal itu. Fenomena ini kemudian dikenal sebagai “The Satanic Panic”.

Pada tahun 1980-an dan 1990-an, Gereja Setan dan para anggotanya sangat aktif dalam memproduksi film-film, musik, dan majalah-majalah yang berhubungan dengan Setanisme.

Setelah kematian Anton Szandor LaVey, posisinya sebagai kepala Gereja Setan diteruskan oleh istrinya, Blanche Barton. Barton tetap terlibat dalam aktivitas Gereja ini; namun pada tahun 2001 ia menyerahkan posisinya kepada Peter H. Gilmore dan Peggy Nadramia. Kantor pusat Gereja Setan juga dipindahkan dari San Fransisco ke New York City. Gereja Setan tidak mengakui organisasi-organisasi lainnya sebagai pemegang sah setanisme, namun mengakui bahwa seseorang tidaklah harus menjadi anggota Gereja Setan untuk menjadi seorang Satanis.

Banyak figur-figur publik yang secara publik menjadi anggota Gereja Setan, meliputi Kenneth Anger, King Diamond, Teresa Hidy, David Vincent, Marilyn Manson, Aaron Joehlin, Boyd Rice, Marc Almond, gitaris Alkaline Trio Matt Skiba dan drummer Derek Grant, pegulat profesional Balls Mahoney, Sterling James Keenan, jurnalis Michael Moynihan, pianis Liberace, gitaris Matthew McRaith, dan Sammy Davis Jr. Oleh karena Gereja Setan tidak pernah membeberkan informasi keanggotaannya secara publik, tidak diketahui berapa banyak anggota Gereja ini.

*************************************************************


HISTORY SATANIC DI INDONESIA YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEREJA SETAN



Di bulan April 1999 Indonesia dihebohkan dengan adanya indikasi GEREJA SETAN (GS) telah masuk ke-kota Manado dan GS yang juga pernah dihebohkan masuk ke Jakarta pada tahun 1993 itu kembali menimbulkan heboh di seluruh penjuru tanah air. Di bulan Mei YBA diundang untuk memberikan ceramah tentang GS di empat gereja besar di Bandung dan Jakarta, karena itu Makalah Sahabat Awam (MSA) nomor 50 edisi Mei 1999 mengangkat topik 'GS dan ajaran Dunia Roh' dan ringkasannya menjadi renungan berikut :


GEREJA SETAN

Tanggal 18 Oktober 1990, ketika menghadiri kongres Metropolis di Melbourne, Australia ada acara TV menarik di channel SBS soal Satanisme selama 90 menit diselingi dengan iklan khusus membahas masuknya GS ke Australia dan yang sudah menjadi perhatian besar para pendidik, ahli hukum, dan kaum agamawan, karena dampaknya yang sudah meresahkan masyarakat. Acara itu diharap tidak ditonton anak-anak tetapi menghadirkan Polisi, Hakim, Guru, Ahli Jiwa, Kriminolog, Pendeta, Anak-Anak Muda yang pernah terlibat Satanisme, 2 orang 'pendeta Satanisme' juga hadir, yang seorang berjubah pendeta Kristen dan yang lain berjubah Dracula, dan banyak hadirin lainnya. Disamping forum dialog, banyak diputar video clip ibadat GS baik yang ada di Australia maupun Amerika Serikat.



Satanisme


Satanisme bersifat rahasia dan tersembunyi, tetapi ada juga yang moderat yang kedua pendetanya yang menamakan dirinya 'pendeta satanis' bersedia tampil dalam pertemuan itu. Mereka melakukan pertemuan-pertemuan rahasia yang tempatnya hanya diketahui oleh anggota kelompok. Pertemuan biasa pada malam hari di tempat terbuka atau gedung tertutup, dengan suasana sepi yang remang-remang di tengah-tengah nyala lilin dengan latar belakang yang cenderung diberi warna hitam. Tempat mana sering diberi dekorasi tengkorak, ular, cawan berisi darah, atau benda-benda yang me-nimbulkan kesan ngeri seperti gada dan kampak.

Mereka menggunakan buku primbon yang ter-utama disebut se-bagai 'The Bible of Satan' yang pada dasarnya berisi hukum-hukum yang berlawanan dengan ke-10 Hukum Allah yang ada dalam Alkitab Kristen, dan yang bertemakan falsafah kebuasan manusia. Dalam video clip ditunjukkan ritus perjamuan dengan cawan berisi darah dan beribadat bertelanjang. Yang menjadikan masalah ini mencuat kepermukaan adalah karena makin ba-nyak orang tua yang melaporkan kehilangan anaknya yang setelah kembali mengadu dijadikan budak narkotik, alkohol dan sex dalam kelompok tertentu, bahkan salah seorang yang didengar kesaksiannya di layar TV itu sambil menangis menceritakan bahwa ia telah 7 kali harus mengalami pengguguran kandungan!

Yang mengagetkan adalah dipertunjukkannya kesaksian korban yang menunggu hukuman karena telah membunuh orang tua dan saudaranya, dan ada yang membunuh beberapa teman dekatnya, atau kesadisan lainnya yang setelah diusut ada kaitannya dengan salah satu bentuk 'pertemuan rahasia', bahkan berita mengenai pertemuan yang mengorbankan bayi atau wanita memang beredar sekalipun sulit diusut kebenarannya mengingat para pengikut umumnya dihinggapi rasa takut menjadi korban bila membuka rahasia!


Heavy Metal

Umumnya muda-mudi tertarik Satanisme karena mengajarkan nafsu kebuasan manusia dan daya tariknya adalah melalui ritus tertentu bisa diperoleh kesaktian, kekayaan dan gadis-gadis, sedang daya dorongnya adalah keluarga yang pecah, kegagalan hidup, ketidak teraturan hidup kemasyarakatan, dan ditawarkannya suatu bentuk kesamaan nasib dan kesetiakawanan!

Yang mengejutkan para peserta diskusi adalah pengaruh musik 'heavy metal' yang umumnya digandrungi calon korban sebelum mereka terseret dalam kelompok itu. Dalam acara itu beberapa video clip lagu heavy metal dipertunjukkan, ada yang lirik-liriknya mendorong kearah kebuasan yang menonjolkan sifat binatang manusia, sex dan perkosaan sebagai cara menunjukkan kejantanan, dan bahkan pembunuhan diri sebagai klimax mencapai jatidiri, dan ada juga yang menggambarkan penjagal yang mangayun-ayunkan kapaknya kearah daging berdarah yang antara lain terdiri organ manusia. Mengerikan memang! Gambaran kebuasan itu diiringi dengan alunan nada yang sugestip dan keras bercirikan musik metal!


Penyadaran

Diskusi seimbang dan memberikan kesempatan kedua pihak memberikan fakta-fakta pembelaan, tetapi tidak urung diskusi itu diwarnai keberatan 'pendeta-pendeta' Satanis yang moderat karena mereka merasa terpojokkan mengingat banyak keburukan-keburukan ajaran satanis yang terkuak, dan sekalipun bukan dimaksudkan untuk menguntungkan agama tertentu, kesaksian-kesaksian muda-mudi yang bertobat menjadi Kristen atau yang menantikan hukuman mati menyimpulkan bahwa praktek-praktek klenik demikian sudah mengacaukan tatanan masyarakat yang umum dan memutar balikkan nilai-nilai moral dan agama.

Dibalik itu ada ungkapan menarik dan menantang yang dilontarkan para pendeta satanis tersebut yang perlu dijadikan renungan gereja-gereja Kristen, mereka manyakan "mengapa orang-orang yang asalnya beragama dan menjadi anggota gereja bisa mengikut Satanisme." Pertanyan ini memang perlu dijadikan introspeksi karena dalam kenyataannya anggota Satanisme umumnya asalnya adalah anggota gereja yang tidak puas ditempatnya semula! Dampak menarik lainnya adalah penyadaran bagi para pakar untuk menghilangkan prasangka ilmiah mereka. Bagi para psikolog dan psikiater yang semula meng-anggap gejala itu sekedar dampak pengalaman pahit masa kecil, fantasi kejiwaan, atau obsesi anak akan idola, mereka sekarang mulai dibukakan bahwa memang ada pribadi setan yang sekarang sedang beroperasi dengan aktif didunia. Para pendidik dan pendeta disadarkan bahwa pembinaan rohani harus lebih ditingkatkan untuk menjangkau kebutuhan spiritual terdalam dari manusia daripada sekedar ritus-ritus agama yang formal!


Masuk Indonesia?

Di tahun 1993 GS diberitakan merambah Jakarta. Pada tanggal 13-19 Nopember 1999, mingguan Jakarta-Jakarta memuat cover story "Awas! GS!" Karuan saja majalah nasional ini membuat heboh kalangan umat beragama, bahkan majalah rohani populer Bahana tidak kalah memberi bahan tambahan dengan judul cover GS dalam edisinya bulan Maret 1993.

Di sebutkan JJ pada bulan Juni 1993 menghadiri kebaktian di hotel berbintang di Glodok, Jakarta. Ketika masuk beberapa wanita muda menyambutnya dengan ramah dengan ucapan 'Apa kabar, Tuhan memberkati.' Ruangan remang-remang hanya diisi lampu sorot berwarna merah, suasana sesak diisi 250 orang, dan mereka tidak merenung atau membaca Alkitab tetapi asyik mengobrol sambil berangkulan bahkan ada yang berduaan dipojok ruangan. Kebaktian dipimpin pemuda dengan gaya bebas dan riang menyanyikan lagu-lagu pujian mirip gereja diiringi tepuk tangan dan teriakan berirama, dan setiap kebaktian diisi perjamuan kudus dengan roti dan anggur. Setelah ibadat berakhir, dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang dinamakan sharing, dan mereka yang menjadi anggota jemaat dianjurkan untuk meninggalkan keduniawian.

Kelihatannya kebaktian demikian adalah kebaktian biasa seperti 'praise center', tetapi karena ada embel-embelnya maka persekutuan demikian dicuriagai ada sangkut paunya dengan 'GS.' Mengapa? Orang dalam menyebutkan bahwa kebaktiannya pada tahap awalnya begitu, tetapi kemudian dilanjutkan dengan tahap khusus yaitu upacara pengorbanan. Seorang mahasiswi pernah diajak seorang wanita mengikuti kebaktian semacam ini, ia dibawa ke Pondok Indah dan menyaksikan 'suasana kebaktian yang menyeramkan, mencium bau sangit seperti tengah melakukan korban bakaran.' Ada persekutuan semacam itu yang dimulai dengan menenggak minuman dan diiringi lagu-lagu keras dari kelompok rock tertentu, mereka masuk ke suasana fly. Suasana setengan trance ini merupakan pengantar dari acara yang sebenarnya. Penyembelihan binatang kurban, biasanya tikus atau kelinci, merupakan pembukaan pertama. Konon, efek kekuatan pasca ritual akan diperoleh bila dalam upacara ada tetesan darah perawan, dan ini dipersembahkan kepada Lucifer, si kuasa gelap. Ibadat GS tidak bisa dibuktikan nyata keberadaannya, karena itu keberadaan GS di Jakarta yang dikatakan sudah ada di Glodok, Pondok Indah, Cawang dan Pasar Baru itu tetap hanya bersifat isu dan tidak bisa dibuktikan secara resmi keradaannya.

Di Manado, seperti yang dipertunjukkan Nuansa Pagi RCTI tanggal 19 April 1999, dalam per-sekutuan itu mereka menyanyikan lagu-lagu seperti yang biasa dinyanyikan dalam persekutuan-perse-kutuan Karismatik. Biasanya muda-mudi diajak temannya pergi ke restoran atau mengikuti persekutuan di hotel-hotel besar. Tempat hiburan malam dan diskotik adalah tempat sasaran empuk untuk mencari korban, soalnya ditempat inilah muda/mudi yang mengalami masalah kehidupan biasa berkumpul. Dalam kenyataan kebanyakan korban mengalami masalah keluarga broken home, seperti pertengkaran dengan orang tua, orang tua bercerai dan lainnya. pemuda/Pemudi yang tergolong ABG yang suka mejeng di Supermal memang merupakan sasaran empuk kelompok-kelompok demikian.

Mereka yang menjadi korban juga mengaku bahwa ketika sudah masuk dalam persekutuan mereka diperkenalkan dengan beberapa orang asing yang mengaku sebagai Prince of Michael atau Lucifer dan ada pula yang di iming-imingi dengan uang. Kemudian, mereka berangsur-angsur dibawa untuk mengikuti ritus rahasia dimana darah dikorbankan. Menurut pengakuan korban yang bertobat, mereka katanya disuruh untuk menyerap darah bayi untuk upacara. Itulah sebabnya banyak yang mengaku disuruh menjadi pembantu rumah tangga atau pen-jaga bayi agar pada saatnya mem-punyai kesempatan untuk mengisap darah bayi tersebut. Selain itu, para pengikut yang umumnya gadis belia disuruh menyerahkan tubuhnya secara seksual menjadi pengantin Lucifer.

Bukan hanya itu minuman keras dan obat bius merupakan bagian dari ibadat ini dan bila seseorang telah makin mendalam, ia akan merasakan adanya kekuatan supranatural yang mengaturnya dari dalam semacam kerasukan dan timbullah dalam dirinya hasrat untuk melakukan seks bebas. Pengakuan dari eks pengikut GS di Manado yang sudah dilepaskan dari keterika-tannya adalah bahwa mere-ka melihat adanya cincin yang dipakai para pengikut yang bermotif gambar binatang bertanduk, cincin itu juga digunakan untuk menggores tangan orang lain agar mengeluarkan darah dan darah itu diambil untuk digunakan dalam perjamuan darah sehingga orang itu kemudian bisa dipengaruhi melalui pengaruh dari jarak jauh. Simbol-simbol selain gambar kepala binatang bertanduk yang mirip kepala kambing adalah gambar bintang lima yang meng-gambarkan bintang kejora yang jatuh yang menunjuk pada Lucifer. Lambang yang umum adalah angka 666, kalung salib terbalik, pentagram, kuda bertanduk, kuda berkepala manusia, dan pentagram berkepala kambing. Pentagram yang digambarkan umumnya ter-balik yaitu salah satu ujungnya menghadap ke bawah.


The Church of Satan

Lahir tahun 1966 di California, Amerika Serikat. Pelopor gerakan penyembahan setan yang terorganisir bernama Anton Szandor LaVey. Sekte ini bersimbol baphomet yaitu kepala kambing jantan pada pentakel terbalik dalam lingkaran. Kambing adalah lawan domba (Mat. 25:31-46). Ujung bintang yang menggambarkan tanduk bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga ujung di bawah menggambarkan tritunggal iblis, ditengah Lucifer, di kiri anti-Kristus, dan di kanan nabi palsu. Tritunggal iblis ini lawan tritunggal Kristen. Di tiap sudut bintang ada lambang-lambang yang menggam-barkan lima lambang setan yaitu zombie, werewolf, dracula, vampire, dan shewolf. Berbeda dengan sekte-sekte Satanist yang umumnya bersembunyi dan bersifat rahasia, sekte LaVey bersifat terang-terangan dan ia mengangkat dirinya sebagai imam agung GS dan rajin mempublikasikan dirinya kepada umum.

LaVey menulis empat buku GS, yaitu 'The Satanic Bible' (1969), 'The Satanic Rituals' (1969), 'The Complete Witch' (1972), dan 'The Devil Note-book'. Dalam buku The Satanic Bible ada bab berjudul 'Wanted God Dead or Alive.' Disitu diterangkan secara panjang lebar bahwa 'agama dengan segala cinta kasihnya adalah proyeksi tidak terbatas dari rasa frustrasi manusia. Satu-satunya kekuatan konkrit ada-lah kekuatan setan.' Beberapa sekte lain yang ter-kenal adalah The Temple of Set, Order of the Black Ram, Werewolf Order, Worlwide Church of Satanic Liberation, Church of War. Namun ada pula sekte-sekte yang tidak terlalu dikenal dan mungkin karena sifatnya rahasia seperti sekte Brotherhood, Our Lady of Endor Coven, Order Temple Satanic, The Process Church of Final Judge-ment, The Satanic Orthodox Church of Nethilium Rite.

Sejak kecil LaVey dikenal senang musik tetapi juga magic. Antara 1950-1960 ia mendirikan Magic Circle dan memberi kuliah di rumah tentang vampire, kanibalisme, dan lycantropi (manusia serigala). Lalu, pada tahun 1966 ia men-dirikan The Church of Satan yang dimaksudkan untuk menelanjangi kemunafikan agama selama 2000 tahun. Organisasi aneh ini menyebut dirinya "Organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah, yang secara terbuka menyatakan mengabdi pada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia, yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos, yang diresapi dan dimotivasikan oleh kekuatan gelap yang disebut setan."

LaVey mengaku dirinya sebagai 'Prince of Darkness' dan kelompok pengikut LaVey ini menyebut diri mereka sebagai 'kaum asing yang terpilih dan elit', dan bahkan mengatakan ' Para pengikut setan adalah tuhan itu sendiri.' LaVey juga mengeluarkan beberapa manifesto untuk warganya semacam Hukum Allah tetapi isinya berlawanan. Ada sembilan pernyataan setan, ada sebelas aturan setan di muka bumi, dan ada sembilan dosa yang harus dijauhi setan. Di situ ia menekankan bahwa setan mewakili kebebasan. 'Setan mewakili balas dendam, bukannya memberi pipi yang lain'. Karuan saja pemberontakan moral dan kebenaran ini digandrungi anak-anak muda pada dasawarsa 60-an ketika kelompok hippies mulai bangun.

GS menyebarkan doktrin yang diciptakan oleh LaVey melalui, tulisan, rekaman dan video. Mereka mengaku punya media yang luas, dan selama 33 tahun terakhir organisasi ini menggunakan beberapa nama seperti First Church of Satan, Church of Satan, dan American Church of Satan. Nama lain di luar itu disebutnya 'pendusta.' LaVey meninggal umur 67 tahun (29 Oktober 1997), dan ia digantikan oleh Blache Barton, pendeta wanita tinggi, yang juga isterinya yang disebut Hyberia. Barton adalah ibu anaknya yang ketiga bernama Satan Xerxes Carnacki LaVey.

Pada tahun 1970-an banyak grup-grup musik bertumbuhan yang menggunakan idiom-idiom setan, seperti yang namanya Black Sabbath, Kiss, Judast Priest, dan Sex Pistol.



Ibadat Satanis

Satanisme cenderung mempunyai ibadat yang diisi dengan seks, kekerasan, dan kebiadaban. Ibadat biasa diisi dengan ketelanjangan dan penganiayaan. Ada upacara seperti jumat agung dimana ada laki-laki diseret sampai di atas panggung dan kepalanya diberi mahkota duri dan dipaku di kayu salib. Ia disiksa secara brutal, dicambuk dengan cemeti berkepala logam, ditusuk, diselomoti api sampai sekarat. Bau dagingnya ter-bakar. Orang yang hadir bersorak sorai, dan ia dikencingi pendeta. Tidak jarang upacara demikian berkembang menjadi pembunuhan dan diteruskan dengan pesta seks gila-gilaan antar pengunjung. Dan tidak jarang pula upacara dilengkapi dengan perngorbanan bayi atau wanita dimana darahnya diminum sebagai pemujaan kepada setan dan adalah sumber kekuatan hidup. Ibadat Satanis telah membawa banyak korban kelainan kejiwaan.

Sondra yang berumur 30-an mencari pengobatan psikoterapi karena mengalami depresi dan gangguan makan. Dari terapi ditemukan bahwa ia terganggu pengalaman ritual ketika mengikuti ibadat setan dengan minum darah, pengorbanan binatang dan manusia, pesta kanibal dan pemujaan setan. Di Amerika Serikat masalah ini mencuatkan istilah 'Satanic Ritual Abuse' (SRA) yang menunjuk pada pemaksaan kekerasan fisik, seksual, emosional dan kejiwaan pada anak-anak oleh para anggota satanis. Jumlah laporan demikian mencapai lebih dari seratus ribu. Di tahun 1992 Journal of Psychology & Theology menyebut bahwa rata-rata pengobatan trauma korban satanisme mencapai 7 tahun. Di Manado, berita menyebutkan ada korban beberapa wanita menjadi korban semacam itu dan ada yang dijadikan pengantian Lucifer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.