
Rupanya doa memiliki dampak positif, bukan hanya bagi kerohanian, namun juga bagi sisi jasmani dan kejiwaan. Studi terbaru dari Jerman mengungkap bahwa dengan berdoa, seseorang akan memiliki emosi yang lebih stabil dan pengendalian diri yang lebih baik.
Para psikolog Jerman dari Saarland University dan University of Mannheim telah melakukan studi terkait doa, seperti yang diterbitkan dalam situs Journal of Experimental Social Psychology.
Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa doa membantu seseorang dalam mengendalikan dirinya dan bahkan menolak godaan.
Penelitian lainnya bahkan menunjukkan bahwa orang yang berdoa akan mengalami penurunan jumlah konsumsi minuman keras serta mampu menghindarkan diri dari perzinahan atau perselingkuhan.
Selain berdoa, beriman dan percaya kepada Tuhan juga berpengaruh baik bagi kondisi kejiwaan. Studi lain yang dirilis tahun lalu menyatakan bahwa kepercayaan kepada Tuhan bisa membantu penyembuhan depresi. Studi ini dilakukan oleh ilmuwan di McLean Hospital, Massachusetts, AS.
Sebagai ciptaan Tuhan, wajar memang jika kedekatan dengan-Nya memberikan pengaruh yang membangun dan menyehatkan hidup kita. Kekuatan doa dan iman ternyata tidak terpisah antara rohani dan jasmani, bukan?















Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.