Walaupun banyak orang hanya memperhatikan empat, sebenarnya dalam kitab Wahyu ada lima penunggang kuda yang melambangkan munculnya lima era kepemimpinan dunia sampai zaman baru tiba. Nubuat peristiwa yang digambarkan
dengan Tiga Penunggang Kuda yang pertama telah digenapi....
Penunggang kuda keempat adalah Penunggang Kuda Hijau Pucat (Pale),
orang yang menungganginya bernama Maut (Death), dan kerajaan maut (Hell)
mengikutinya. Kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan
binatang-binatang buas yang di bumi. (Wah 6:8)
Penglihatan keempat ini menubuatkan munculnya seorang Antikristus yang terakhir. Setelah kemunculannya yang luar biasa yaitu bangkit dari kematian (Wah 17:8-11), sang Antikristus akan memperoleh kehormatan diantara para pemimpin negara Eropa. Kitab Wahyu mengatakan ia akan didukung oleh sebuah komite yang terdiri dari sepuluh pemimpin sekuler(Wah 17:12), yaitu pemimpin negara-negara Eropa modern. “Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu. Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka, mereka berikan kepada binatang itu.” (Wah 17:12-13) Dengan otoritas itu ia juga akan mengatasi persoalan di Timur Tengah yaitu sengketa mengenai pembangunan Bait Suci Yahudi di Yerusalem Timur
(Wah 11:1) ia akan bertindak membuat perjanjian tujuh tahun (Dan 9:27a) sedemikian rupa sehingga Bait Suci Yahudi itu hanya akan dibangun bagian dalamnya tanpa pelatarannya (Wah 11:2). Di masa itulah Tribulasi akan dimulai, tetapi di tengah tujuh tahun itulah nantinya aniaya akan semakin memuncak. Ia akan mendirikan patung “binatang yang luka parah tapi tetap hidup”
(Wah 13:14) di tempat suci itu dan menimbulkan huru-hara yang ditangani dengan aniaya secara besar-besaran (Dan 9:27b). Orang-orang yang menolak menyembah patung itu akan dianiaya dan dipenjara bahkan dibunuh (Wah 13:15). Ia juga akan menerapkan sistem perdagangan yang lebih ketat dan akan mengakibatkan bencana kelaparan terjadi bukan hanya karena masalah pertanian tetapi lebih karena proteksi logistik dan pembatasan perdagangan. Manusia akan diberi tanda pada tangan atau dahi mereka, yang tidak memilki tanda “Binatang” itu tidak akan dapat membeli atau menjual sesuatu
(Wah 13:16-17).
Pada masa itu pula dua orang Saksi Allah yang diungkapkan di Wahyu Pasal 11 akan bertugas selama 1260 hari (3½ Tahun). Dua orang hamba Tuhan ini setelah selesai bertugas akan merupakan salah satu korban dari penganiayaan dan pembunuhan yang terakhir dari sang Antikristus sebelum peristiwa “Pengangkatan” terjadi Peristiwa “Pengangkatan” akan terjadi dan membuat banyak orang fasik ketakutan, juga karena berbagai bencana yang terjadi setelah peristiwa besar itu. Tetapi ditengah bencana itu Antikristus akan mengalihkan perhatian orang banyak dan ia akan menyebabkan bangsa-bangsa kembali berperang yaitu di Armagedon. “Binatang-binatang buas” di bumi adalah lambang untuk negara-negara yang agresif.
Penunggang kuda kelima adalah Penungang Kuda Putih “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Nama-Nya adalah “Firman Allah” dan pasukan yang di sorga mengikuti Dia. (Wah 19:11-14). “Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.” (Wah 19:15)
Itulah Tuhan Yesus Kristus, yang akan mencurahkan murka-Nya dan mengambil alih pemerintahan atas dunia ini ke bawah kuasa-Nya pada masa milenium ketujuh. Ia akan memerintah bersama orang-orang kudusnya (Wah 20:4). Tahtanya akan ada di Yerusalem (Yer 3:17).
Nubuat peristiwa yang digambarkan dengan Tiga Penunggang Kuda yang pertama telah digenapi, tidak lama lagi Penunggang Kuda Keempat akan muncul, yaitu si penyesat yang disebut "Man of Sin", berbagai tanda telah mengarah pada waktu - waktu yang paling krusial dalam sejarah umat manusia. Waspadalah supaya jangan kita disesatkannya, karena orang-orang pilihan sekalipun dapat menjadi sasarannya (Mat 24:24)
“Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.” (Luk 21:8)
-----------------------------------------------------------------------------------------

Walaupun banyak orang hanya memperhatikan empat, sebenarnya dalam kitab Wahyu ada lima penunggang kuda yang melambangkan munculnya lima era kepemimpinan dunia sampai zaman baru tiba. Berikut ini keterangan dari era-era tersebut, dan penjelasannya baik dari pasal-pasal lain di kitab Wahyu maupun dari kitab-kitab nubuatan lainnya.
Munculnya Penunggang Kuda Putih yang membawa Busur (Bow – KJV), ia dianugerahi mahkota dan maju memperoleh kemenangan (Wah 6:2).
Ada beberapa orang menganggap bahwa Penunggang kuda putih ini adalah lambang dari Tuhan Yesus bahkan ada yang menganggapnya sebagai nubuat munculnya seorang pemimpin suatu agama lain.
Perhatikan bahwa penunggang kuda putih tidak membawa “Pedang” yang secara rohani adalah Firman Allah (Efe 6:17), melainkan “Busur” yang secara rohani adalah ajaran yang menyesatkan (Hos 7:16).
Hal ini menjelaskan bahwa menjelang akhir zaman akan ditandai dengan munculnya mesias-mesias palsu (Mat 24:24) yang tidak mengajar dengan Alkitab Firman Allah, melainkan dengan ajaran manusia yaitu busur yang memperdaya (Maz 78:57). Dikatakan mereka akan memperoleh mahkota, hal ini melambangkan mereka akan memperoleh kekuasaan.
Ini adalah nubuat munculnya negara Vatican City pada 1929, dimana sebuah gereja bisa memperoleh tahta sekuler. Melalui perjanjian Lateran, Gereja Roma mengikat perjanjian dengan pemerintah Fasis Italy di kota Roma yang melahirkan kekuasaan sekuler dari para Paus, yaitu dalam bentuk negara micro Vatican City.
Baca Mengenai Penunggang Kuda selanjutnya….
Penunggang kuda kedua adalah Penunggang Kuda Merah yang diberi kuasa mengambil damai sejahtera di bumi, sehingga manusia saling menyerang dan membunuh, ia dianugerahi pedang yang besar. (Wah 6:4)
Penglihatan tentang Penunggang Kuda Merah ini menubuatkan munculnya para Imperialis di Eropa. Perang Dunia pecah karena ada orang-orang seperti Benito Mussolini dari Italia dan Hitler dari Jerman yang berpandangan totaliter, dan mengejar kebijakan luar negeri yang agresif bertujuan tegas membentuk Eropa sebagai kekuatan dunia, dan menjanjikan untuk menciptakan kembali “New Roman Empire.” Kedua orang ini bersekutu membentuk kekuatan “axis” dan mengobarkan perang di seluruh Eropa dengan mencaplok negara-negara tetangga. Perang yang kemudian berkobar di seluruh dunia melibatkan Asia dan Amerika Serikat, adalah perang terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah umat manusia yang diperkirakan melibatkan lebih dari seratus juta tentara.
Perang yang berlangsung antara tahun 1938-1945 yang disebut “World War II” atau Perang Dunia Kedua ini bukan saja menelan korban militer tetapi juga warga sipil, baik sebagai korban konflik senjata maupun peristiwa penganiayaan masal dalam peristiwa “Holocaus” dimana belasan juta manusia menjadi korban genosida tentara Fasis. Dalam perang ini juga untuk pertama kalinya dipakai senjata nuklir. Secara keseluruhan Perang Dunia II diperkirakan menelan sekitar 50 sampai 70 juta jiwa menjadi korbannya.
Penunggang kuda ketiga adalah Penunggang Kuda Hitam, orang yang menunggangnya membawa sebuah timbangan. Lalu terdengar suatu nubuat berkata “Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu.” (Wah 6:5-6). Penglihatan tentang Penunggang Kuda Hitam ini menubuatkan munculnya Kekuatan Perdagangan di Eropa, kembali kota Roma menjadi pusat lahirnya kekuatan otoritas dunia.
Seusai Perang Dunia, negara-negara berkonsentrasi penuh memulihkan perekonomiannya yang hancur akibat perang. Italy dan Jerman bersama empat negara Eropa lainnya dalam Perjanjian Roma (Treaty of Rome), 25 Maret 1957 membentuk pasar bersama dan EEC, “European Economic Community” atau Komunitas Ekonomi Eropa. EEC kemudian menjadi pilar dari terbentuknya Uni-Eropa.
Salah satu kebijakan dari EEC adalah proteksionisme terhadap produksi pertanian, yang disebut CAP, “Common Agricultural Policy” atau Kebijakan Umum Pertanian, yang mengenakan tarif import bahan pangan yang tinggi sehingga harga bahan pangan import menjadi sangat mahal. Demikian pula harga bahan pangan domestik, sebenarnya juga menjadi sangat mahal karena pengusaha pertanian disubsidi secara besar-besaran untuk memproduksi gandum dan tanaman pangan lainnya.
Pengeluaran untuk bidang pertanian ini sampai 1992 bahkan mencapai hampir 49% dari total anggaran Uni-Eropa secara keseluruhan. Kebijakan ini banyak dikritik karena tidak sesuai dengan kebijakan pasar bebas, tidak dapat berkelanjutan, dan dituduh ikut menyebabkan Krisis Harga Pangan Dunia 2007-2008, namun kebijakan ini masih terus dilaksanakan oleh UE sampai sekarang.
Penunggang kuda keempat adalah Penunggang Kuda Hijau Pucat (Pale), orang yang menungganginya bernama Maut (Death), dan kerajaan maut (Hell) mengikutinya. Kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. (Wah 6:8)
Penglihatan keempat ini menubuatkan munculnya seorang Antikristus yang terakhir, kita amati kota Roma, di kota ini juga kelak, otoritas duniawi ini akan muncul. Setelah kemunculannya yang luar biasa yaitu bangkit dari kematian (Wah 17:8-11), sang Antikristus akan memperoleh kehormatan di antara para pemimpin negara Eropa. Kitab Wahyu mengatakan ia akan didukung oleh sebuah komite yang terdiri dari sepuluh pemimpin sekuler(Wah 17:12), yaitu pemimpin negara-negara Eropa modern.
“Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu. Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada binatang itu.” (Wah 17:12-13)
Dengan otoritas itu ia juga akan mengatasi persoalan di Timur Tengah yaitu sengketa mengenai pembangunan Bait Suci Yahudi di Yerusalem Timur (Wah 11:1) ia akan bertindak membuat perjanjian tujuh tahun (Dan 9:27a) sedemikian rupa sehingga Bait Suci Yahudi itu hanya akan dibangun bagian dalamnya tanpa pelatarannya (Wah 11:2). Di masa itulah Tribulasi akan dimulai, tetapi di tengah tujuh tahun itulah nantinya aniaya akan semakin memuncak. Ia akan mendirikan patung “binatang yang luka parah tapi tetap hidup” (Wah 13:14) di tempat suci itu dan menimbulkan huru-hara yang ditangani dengan aniaya secara besar-besaran (Dan 9:27b). Orang-orang yang menolak menyembah patung itu akan dianiaya dan dipenjara bahkan dibunuh (Wah 13:15).
Ia juga akan menerapkan sistem perdagangan yang lebih ketat dan akan mengakibatkan bencana kelaparan terjadi bukan hanya karena masalah pertanian tetapi lebih karena proteksi logistik dan pembatasan perdagangan. Manusia akan diberi tanda pada tangan atau dahi mereka, yang tidak memilki tanda “Binatang” itu tidak akan dapat membeli atau menjual sesuatu (Wah 13:16-17).
Pada masa itu pula dua orang Saksi Allah yang diungkapkan di Wahyu Pasal 11 akan bertugas selama 1260 hari (3½ Tahun). Dua orang hamba Tuhan ini setelah selesai bertugas akan merupakan salah satu korban dari penganiayaan dan pembunuhan yang terakhir dari sang Antikristus sebelum peristiwa “Pengangkatan” terjadi.
Peristiwa “Pengangkatan” akan terjadi dan membuat banyak orang fasik ketakutan, juga karena berbagai bencana yang terjadi setelah peristiwa besar itu. Tetapi ditengah bencana itu Antikristus akan mengalihkan perhatian orang banyak dan ia akan menyebabkan bangsa-bangsa kembali berperang yaitu di Armagedon. “Binatang-binatang buas” di bumi adalah lambang untuk negara-negara yang agresif.
Penunggang kuda kelima adalah Penungang Kuda Putih “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Nama-Nya adalah “Firman Allah” dan pasukan yang di sorga mengikuti Dia. (Wah 19:11-14).
“Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.” (Wah 19:15)
Itulah Tuhan Yesus Kristus, yang akan mencurahkan murka-Nya dan mengambil alih pemerintahan atas dunia ini ke bawah kuasa-Nya pada masa milenium ketujuh. Ia akan memerintah bersama orang-orang kudusnya (Wah 20:4). Tahtanya akan ada di Yerusalem (Yer 3:17).
Nubuat peristiwa yang digambarkan dengan Tiga Penunggang Kuda yang pertama telah digenapi, tidak lama lagi Penunggang Kuda Keempat akan muncul, yaitu si penyesat yang disebut Man of Sin, berbagai tanda telah mengarah pada waktu-waktu yang paling krusial dalam sejarah umat manusia. Waspadalah supaya jangan kita disesatkannya, karena orang-orang pilihan sekalipun dapat menjadi sasarannya (Mat 24:24)
“Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.” (Luk 21:8)
-----------------------------------------------------------------------------------------
Maranata!
-----------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------
Dua nubuatan yang menarik dan luar biasa ini telah diberikan ALLAH lama sekali di Norwegia.
Nubuatan pertama. YESUS datang segera (tiba-tiba)!
Tulisan ini diterjemahkan dari bahasa Inggris. Telah diterjemahkan sama seperti aslinya tanpa dipotong. Gambar, tulisan dalam kurung siku dan berwarna biru tua dari penterjemah.
Seorang wanita tua [berusia] 90 dari Valdres di Norwegia telah mendapat sebuah penglihatan dari Allah di tahun 1968. Penginjil Emanuel Minos telah mengadakan pertemuan-pertemuan (pelayanan-pelayanan) dimana dia [ibu tersebut] tinggal. Dia telah mendapat kesempatan bertemu dengan dia [ibu tersebut], dan wanita ini telah bercerita kepadanya apa yang ia telah lihat. Penginjil ini mencatat itu, tetapi karena ia berpikir penglihatan itu sungguh mustahil untuk di mengerti [diterima oleh otak sehatnya], ia menyimpan tulisan penglihatan itu di dalam sebuah laci. Sekarang, hampir 30 tahun kemudian, dia mengerti bahwa dia harus bagikan itu kepada orang lainnya.
Wanita dari Valdres ini telah dikenal sebagai seorang Kristen yang sangat waspada, dapat diandalkan, terjaga dan dapat dipercaya, memiliki reputasi yang baik di antara semua orang yang mengenalnya. Ini adalah apa yang dilihatnya:
”Saya telah melihat waktu saat-saat sebelum datangnya Yesus dan pecahnya Perang Dunia Ketiga (PD III). Saya melihat kejadian-kejadian tersebut dengan mata jasmani [Inilah yang disebut ”penglihatan” di dalam banyak peristiwa di Alkitab, mereka diperlihatkan oleh Yesus peristiwa-peristiwa yang akan datang, terlihat sama seperti seorang melihat sebuah film]. Saya melihat Dunia seperti sebuah bola dunia dan melihat Eropa, negara demi negara. Saya melihat Skandinavia. Saya melihat Norwegia. Saya melihat hal-hal tertentu yang akan terjadi sebelum kembalinya Yesus, dan tepat sebelum bencana terakhir terjadi, sebuah bencana seperti bencana yang kita belum pernah alami.”
Ia menyebutkan empat gelombang:
1. ”Pertama sebelum Yesus datang dan sebelum Perang Dunia III pecah akan ada sebuah ’detente’ [sebuah perkembangan dalam hubungan antara dua negara atau lebih yang sebelumnya tidak bersahabat satu sama lainyanya pada masa lampau] seperti kita tidak pernah miliki sebelumnya. Akan ada perdamaian antara super power-super power di timur dan barat, dan akan damai yang panjang. (Ingat, bahwa ini adalah tahun 1968 ketika Perang Dingin mencapai puncaknya. E. Minos). Dalam masa periode damai akan ada perlucutan senjata di banyak negara, juga di Norwegia dan kita tidak siap ketika itu (perang) datang. Perang Dunia Ketiga akan mulai dengan cara yang tidak seorangpun dapat menduga – dan dari sebuah tempat yang tidak terduga.”
2. “Sebuah kesuaman yang tidak ada bandingnya akan menguasai orang-orang Kristen, suatu kejatuhan dari kehidupan benar Kekristenan. Orang-orang Kristen tidak akan terbuka untuk kotbah yang keras / tidak menyenangkan teliga. Mereka tidak akan, seperti pada masa-masa yang lebih awal, ingin mendengar kotbah tentang dosa dan anugerah, hukum dan Injil, pertobatan dan pemulihan. Sebagai gantinya akan datang: ajaran Kristen kemakmuran (kebahagiaan).
”Yang penting adalah memiliki sukses, menjadi sesuatu, memiliki hal-hal material, hal-hal yang Elohim tidak pernah berjanji kepada kita dalam cara ini. Gereja-gereja dan rumah-rumah doa akan ada lebih kosong dan lebih kosong. Sebagai ganti dari kotbah kita telah terbiasa untuk turun-temurun – seperti pikul salib-mu dan ikutlah Yeshua, – hiburan, seni dan budaya akan menguasai gereja-gereja di mana seharusnya ada pertemuan pertobatan dan kebangkitan rohani. Ini akan meningkat tajam tepat sebelum kedatangan Yeshua.”
Sekarang kita dapat mengerti mengapa Yeshua mengatakan kalimat ini:“Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Luk 18:8).
3. ”Akan ada kebejatan moral yang Norwegia lama belum pernah mengalami seperti: orang-orang akan hidup bersama seperti menikah tanpa ada menikah. (Saya tidak percaya konsep ’co-habitor’ [’kumpul kebo’] ada pada tahun 1968. E. Minos).
Banyak kenajisan sebelum menikah, dan banyak ketidak setiaan di dalam pernikahan akan menjadi hal alami (umum), dan itu akan dibenarkan dari setiap sisi. Itu bahkan akan memasuki kalangan Kristen dan kita sayangi itu – bahkan dosa melawan [hal yang] alamiah [hubungan homosexual?]. Tepat sebelum kedatangan Yeshua akan ada program-program TV seperti kita tidak pernah alami.” (TV baru saja tiba di Norwegia di tahun 1968. E. Minos).
”TV akan ada diisi dengan kekerasan mengerikan yang mengajari orang-orang untuk membunuh dan menghancurkan satu sama lain, dan akan ada ketidak amanan di jalan-jalan kita. Orang-orang akan meniru apa yang mereka lihat. Tidak akan ada hanya satu ’stasiun’ TV, Itu akan ada diisi dengan banyak ’stasiun.’ (Wanita ini tidak tahu kata ’channel/ saluran’ yang kita gunakan hari ini. Karenanya ia memanggil mereka ’stasiun-stasiun. E. Minos). TV akan ada tepat seperti Radio, dimana kita memiliki banyak ’stasiun,’ dan akan diisi dengan kejahatan. Orang-orang akan pakai itu untuk hiburan. Kita akan melihat adegan-adegan mengerikan dari pembunuhan dan penghancuran satu sama lain, dan ini akan menyebar di masyarakat. Adegan-adegan sex akan ada juga ditunjukan pada layar, hal-hal yang paling intim yang terjadi di dalam sebuah pernikahan.” (Saya telah protes dan berkata, kita memiliki sebuah paragraf yang melarang semacam ini. E. Minos).
Perempuan tua ini berkata: “Itu akan terjadi, dan kamu akan melihatnya. Semua yang telah kita miliki [nilai-nilai moral yang luhur dan agung] akan ada hancur, dan hal-hal yang paling tidak senonoh akan lewat di depan mata kita.”
4. Orang-orang dari negara-negara miskin akan mengalir ke Eropa. (Dalam 1968 tidak ada hal seperti immigrasi. E. Minos). Mereka akan juga datang ke Skandinavia – dan Norwegia. Akan ada begitu banyaknya mereka sehingga orang-orang [Eropa dan Skandinavia] akan mulai tidak suka mereka dan menjadi keras terhadap mereka. Mereka akan diperlakukan seperti Yahudi-yahudi sebelum Perang Dunia Kedua. Kemudian ukuran penuh dosa-dosa kita akan ada terjangkau (Saya telah protes pada soal immigrasi. Saya tidak mengerti hal tersebut pada saat itu. E. Minos).
Air-air mata mengalir dari kedua mata ibu tua ini ke pipi-pipinya. ”Saya tidak akan melihat itu, tetapi kamu akan. Namun tiba-tiba, Yeshua akan datang dan Perang Dunia Ketiga pecah. Itu akan ada sebuah perang yang singkat.”(Ibu ini melihat itu di dalam penglihatan).
”Semua perang yang saya pernah lihat sebelumnya adalah hanya permainan anak kecil dibandingan dengan [perang] satu ini, dan akan diakhiri dengan sebuah bom atom nuklir. Udara akan ada begitu polusinya sehingga seorangpun dapat menarik satu nafas. Itu akan menutupi beberapa benua, Amerika, Jepang, Australia dan negara-negara kaya. Air akan rusak (terkontaminasi?). Kita tidak dapat lagi mengolah tanah. Hasilnya adalah hanya orang yang tersisa akan tersisa. Orang yang tersisa dari negara-negara kaya akan mencoba lari ke negara-negara miskin, tetapi mereka akan ada sekeras pada kita sebagaimana kita telah keras terhadap mereka.”
”Saya bersuka cita bahwa saya tidak akan melihat itu, tetapi ketika waktunya mendekat, kamu harus berani dan menceritakan ini. Saya telah terima ini dari Elohim, dan tidak ada dari [penglihatan] itu bertentangan dari apa yang Alkitab katakan.”
Orang yang dosanya telah diampuni dan memiliki Yeshua sebagai Juruselamat dan Adonainya, ada selamat/ aman.
Ayat-ayat Alkitab yang bernubuat tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di akhir jaman bisa dibaca di Injil Matius pasal 24.
Nubuatan kedua. KETIKA MINYAK MENGALIR
Seorang penatua di Gereja Pentakosta di Moss, Norwegia, Martin Anderson, telah mendengar nubuat berikut ini di tahun 1937, di Moss:
“Ketika minyak mengalir keluar dari Lautan Utara dan juga pantai Norwegia, hal-hal akan mulai terjadi, dan kembalinya Yeshua adalah tidak lama lagi atau mendekat.”
Ketika kata-kata ini diproklamasikan, orang-orang berdiri di dalam pertemuan jemaat tersebut dan meminta pria itu duduk dan tidak bicara hal yang tidak masuk akal. Pada tahun 1937 itu sungguh tidak masuk akal bebicara tentang minyak ada dipompa sepanjang pantai Norwegia. Hari ini semua perusahaan-perusahaan minyak besar dunia memompa minyak sepanjang pantai Norwegia. Norwegia adalah pengekport minyak kedua terbesar – setelah Arab Saudi. [Sekarang menduduki posisi ketiga terbesar, sesuai laporan dari Kedutaan Norwegia]
Kesimpulan dari semua di atas adalah: Yeshua akan datang segera (tiba-tiba).
Catatan [English article] Editor: Berita ini aslinya dikirim dari Israel ke teman di Amerika Serikat. Dikirim oleh seorang pekerja Kristen Norwegia bernama Von Porat Ragna. Ragna menyatakakan pada catatan kaki bahwa itu diterjemahkan dari Denmark. Dia [wanita ini, Ragna] menyatakan lebih lanjut bahwa Emanuel Minos, Penginjil yang disebutkan dalam cerita ini adalah tetangga terdekat temannya di Oslo. Ragna berkata., ”Saya telah mendengar dia [penginjil ini] saat saya masih muda. Kedua orang tua saya telah tahu dia [Emanuel Minos].”
Karena ketakutan saya untuk tidak menyebarkan nubuatan yang palsu, saya rajin bertanya tentang informasi di dalam surat ini. Publikasi telah ditunda sampai izin bisa dijamin dari Ragna di Israel. Dalam kontak saya dengan dia, dia telah menyakinkan saya bahwa cerita tersebut adalah benar dan dapat diandalkan. Bahkan, dia [Ragna] menceritakan bahwa cerita pertama telah diterbitkan di salah satu koran Kristen Norwegia.
Saya telah temukan di dalam penyelidikan sendiri bahwa cerita pertama telah juga diterbitkan oleh the Chritian Information Service in Germany.Situs Dr. Emanuel Minos aktif hari ini dan dapat diakses untuk verifikasi. Merkipun bahasa di stuus ini adalah Norwegia, kisah yang sangat mirip dari perempuan dan penglihatannya di dalam Inggrinya. Cerita di ats disebarkan tepat seperti sebagaimana mereka telah diterima.
Ragna telah mengambil itu keatas dirinya sendiri untuk memverifikasi sebanyak mungkin infomasi di atas yang dia bisa. Ia telah menghubungi Kedutaan Besar Norwegia, dan ia tahu bahwa kini Norwegia telah turun menjadi ekportir minyak ketiga terbesar di dunia.
Baca artikel ini dalam bahasa Inggrisnya
Sumber artikel: Jesus is coming soon (suddenly)
-----------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------
PENUNGGANG KUDA HIJAU KUNING MASIH BERLARI
PENUNGGANG KUDA HIJAU KUNING
Dan ada satu hal yang menyedihkan hati saya, ... sekitar tahun 2010 Tuhan mengatakan sebuah kalimat yang hingga kini masih terus terngiang di hati, "Si penunggang kuda itu berlari, sedangkan umat-Kuberjalan ...." Bisakah Anda bayangkan apa yang akan terjadi pada umat Tuhan, yang dalam kehidupan kekristenannya hanya 'berjalan' di tahun-tahun ini?
A mysterious, pale green figure seen in televised news coverage of the Egyptian riots has prompted some viewers to ask, “Could this be the Fourth Horseman of the Apocalypse?”
The footage, provided by Euronews and subsequently seen on MSNBC, CNN and uploaded over a dozen times to the popular video sharing site YouTube, captures the fiery, violent protests in Cairo this past week … and something else.
Between the crowds of protesters and barricades, the video shows a flowing, pale green image that resembles an erect rider atop a horse in Medieval-like barding. The ethereal figure remains for a few moments before floating over protesters’ heads and off the screen.
The last of the biblical Book of Revelation’s Four Horseman of the Apocalyse, the “pale rider” is said to be the bringer of death and the forerunner of “hell” on earth.
Are all these events the natural order of things, or warnings of the end times described in the Bible? This DVD probes the answer …
The strange image can be seen beginning at the 1:19 mark of the following video:
The Book of Revelation refers to a time when “the Lamb” – usually understood to be the Lamb of God, Jesus Christ – opens the seven seals of a scroll of judgment. Each of the first four seals is accompanied by a horseman of a different color, each bringing a separate calamity.
When the fourth seal is opened, Revelation 6:8 records, “And I looked, and behold a pale horse: and his name that sat on him was Death, and Hell followed with him. And power was given unto them over the fourth part of the earth, to kill with sword, and with hunger, and with death, and with the beasts of the earth.”
Is the image from Egypt a fulfillment of Revelation’s prophecy?
Comments from the tens of thousands of viewers who have watched the video on YouTube express a wide array of opinion.
Some claim the video’s “pale rider” is a sign and the greenish tint is somehow symbolic of Islam, while others insist the image has been added to the footage by editing technolgy. Still others point to three, trailing points of light in the footage that move away from the crowds at the same time and speed as the “horseman,” indicating that both the “rider” and the lights are merely smudges or reflections cast on the lens of a moving camera.
One comment, from a viewer calling himself TheRhythmhawk, also tried to explain the “pale rider” and the trailing lights as simply lens reflections, but eventually concluded, “The image of the horseman leaves more questions than answers.”
The original video can also be viewed in even higher resolution at the Euronews website.
MATERAI KEEMPAT PENUNGGANG KUDA HIJAU KUNING DI BUKA DI DEMONSTRASI MESIR ?
Banyak Media sedang membicarakan tayangan video demontrasi Mesir yang menampakan gambar seperti seorang menunggang kuda berwarna hijau kuning seperti tertulis dia kitab Wahyu 6 ayat 8: Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.
Jika kita perhatikan gambar video tersebut, gambar ”penunggang kuda”bergerak sesuai gerak camera (ada titik putih di bagian kiri gambar), namun jelas bahwa penampakan kuda kuning hijau di video tersebut adalah asli, sebab itu berada di antara orang-orang yang berdiri di pinggir jembatan. Penampakan gambar yang aneh, berupa muka iblis, juga terjadi pada peritiwa terbakarnya gedung Twin Tower.
Terlepas dari masalah teknik fotografi, Yesus menubuatkan peristiwa-peritiwa yang akan terjadi sebelum kedatangan-Nya yang kedua kali. Ia membuka materai demi materai (ada 7 buah), artinya Ia mengijinkan ketujuh peristiwa itu terjadi di bumi. Baca pasal 6 sampai 10.
Seorang nenek dari Norwegia diperlihatkan lebih dari 30 tahun lalu akan datangnya Perang Dunia III (Ketiga) yang jauh lebih berbahaya dari PD I dan II. Dan PD III nampaknya sudah dekat sebab Nenek itu berkata bahwa Perang ini akan diawali dengan perjanjian damai (yang nampaknya mustahil akan terjadi) antara Rusia dengan Sekutu. Tahun lalu perjanjian damai yang sangat historikal ini (menurut berita Internasional) telah terjadi melalui Nuklir Samit.
Banyak hal-hal yang luar biasa telah terjadi pada tahun-tahun belakangan ini, matinya ribuan burung dan jutaan ikan di berbagai pelosok dunia masih belum bisa diketahui sebabnya oleh para ahli ilmu pengetahuan.
Kitab Wahyu merupakan kitab terakhir di Alkitab yang banyak orang Kristen sendiri mengakui susah untuk dimengerti, dan sepertinya tidak masuk akal, namun Yesus menggaransi isinya dengan berkata (Ia adalah Pengarang dari kitab tersebut dan rasul Yohanes hanya menulis): Lalu Ia berkata kepadaku: “Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan Allah yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi.”
Dan Ia menambahkan: “Sesungguhnya Aku datang segera.Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!” (Wahyu 22:6-7).
Terjemahan Inggrisnya memakai kata “Diberkatilah” (blessed) sebagai ganti “Berbahagialah.”
-----------------------------------------------------------------------------------------
MUNCULNYA PENUNGGANG KUDA HITAM, NUBUAT KRISIS PANGAN DUNIA
Salah satu krisis yang akan terjadi dan sekaligus menjadi tanda bahwa sistem dunia inisedang menuju kepada akhirnya, adalah datangnya krisis pangan dunia. Dalam kitab Wahyu hal ini digambarkan sebagai munculnya Penunggang Kuda Hitam.PenunggangKuda Hitam yang digambarkan membawa sebuah timbangan di tangannya oleh KitabWahyu, adalah lambang munculnya Otoritas Perdagangan yang pada akhirnya akan
membawa kepada krisis pangan dunia.
Di Wahyu 6 ayat 6 dikatakan, “secupak gandum sedinar dan tiga cupak jelai sedinar,tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur”. Ini adalah nubuat bahwa OtoritasPerdagangan akan membuat harga bahan pangan menjadi mahal, sementara bahankebutuhan lain tidak terlalu terpengaruh. (minyak dan anggur di Alkitab digambarkansebagai kebutuhan materi lainnya lihat Yoel 2:24).
Nubuat munculnya Penungang Kuda Hitam ini sedang digenapi dewasa ini, harga-hargabahan makanan melambung tinggi, dan hal ini telah memicu bencana kelaparan yangmelanda terutama di negara-negara miskin bahkan bila tidak diantispasi dengan baik akanberdampak kepada negara-negara berkembang seperti Indonesia.
Tuhan Yesus juga menubuatkan “Akan ada kelaparan … di berbagai tempat.” (Mat 24:7).Tahukah Anda bahwa bencana kelaparan global sedang melanda saat ini dan berdampaksangat serius? Mungkin orang tidak melihat kelaparan di kota mereka, tetapi inilah yangterjadi sesungguhnya, pada hari pangan sedunia 16 Oktober 2010, badan pangan danpertanian dunia FAO menyatakan ada 1 milyar orang yang sedang dalamkeadaan
Dunia benar-benar menghadapi ancaman bahaya kelaparan yang serius. Perubahan cuaca juga membuat panen gagal, negara produsen gandum terbesar ketiga, yaitu Rusia sampai melarang ekspor gandum dan serealnya (Grain), karena kekeringan dan kemarau parah melanda Rusia Tengah dan sepanjang Sungai Volga. Pemerintah Rusia menyatakan darurat pada 28 wilayah pertaniannya. Ancaman kelaparan menjadi semakin serius dengan terjadinya berbagai bencana seperti banjir pada negara-negara produsen pangan dunia lainnya seperti Australia dan Brasil.

Krisis Pangan di situs berita dunia
Jacques Diouf Dir. Jen. FAO (Badan Pangan & Pertanian Dunia) pada Hari Pangan Sedunia 16 Oktober 2010 di Roma menyatakan: “925 juta orang hidup dalam kelaparan kronis dan mal-nutrisi saat ini. 100 negara darurat terancam produksi pertaniannya, 30 negara dalam keadaan krisis pangan”. Selanjutnya Diouf mengatakan, “untuk menghindari bahaya Kelaparan Global produksi pertanian harus meningkat 70%, dan dua kali lipat di negara-negara berkembang”. Bila ternyata yang terjadi adalah kegagalan panen dimana-mana, krisis pangan benar-benar akan melanda lebih luas.
Di tanah air sendiri, harian Kompas berkali-kali mengangkat isu krusial ini. Baik soal krisis yang terjadi secara global, maupun yang dirasakan secara regional, juga ancaman bahaya ini bagi bangsa kita. Kompas melaporkan bahwa isu ketahanan pangan merupakan problem serius yang dapat memicu masalah sosial.

Berita Krisis Pangan di harian Kompas
Umat Tuhan tidak dapat berpangku-tangan dan diam tidak peduli pada persoalan yang datang mengancam. Gereja Tuhan justru seharusnya yang pertama siap menghadapi krisis ini, karena kepada kita telah diberikan penyingkapan atau wahyu jauh-jauh hari. Jika para pemimpin gereja tidak dapat “memahami” wahyu Tuhan ini, maka kesukaran besar akan dialami oleh umat-Nya.
Sekarang inilah waktu bagi nubuat-nubuat Kitab Wahyu digenapi. Nubuat Penunggang Kuda Hitam telah kita masuki zamannya, ini merupakan era terakhir sebelum Penunggang Kuda berikutnya: si manusia durhaka muncul. Jangan lupa, krisis kelaparan tidak akan berhenti ketika Penunggang Kuda Hijau Pucat muncul (Pale Horse Wah 6:8 KJV). Umat Tuhan justru akan mengalami masa “padang gurun” pada masa Antikristus itu berkuasa (Wah 12:6). Pemimpin jemaat yang tidak mengasihi Firman Allah, tidak akan memiliki “sayap penyingkapan” dari kitab Wahyu, sehingga tidak dapat membawa jemaatnya ke tempat “pemeliharaan” di masa padang gurun itu (Wah 12:14). Namun para pemimpin yang memahami wahyu Tuhan akan berbuat sesuatu mempersiapkan lumbung-lumbungnya (Kej 41). Seperti ada tertulis: “tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.” (Dan 11:32b).
-----------------------------------------------------------------------------------------
Norwegia: Nubuatan Perang Dunia Ketiga & Kedatangan Yesus
Dua nubuatan yang menarik dan luar biasa ini telah diberikan ALLAH lama sekali di Norwegia.
Nubuatan pertama. YESUS datang segera (tiba-tiba)!
Tulisan ini diterjemahkan dari bahasa Inggris. Telah diterjemahkan sama seperti aslinya tanpa dipotong. Gambar, tulisan dalam kurung siku dan berwarna biru tua dari penterjemah.
Seorang wanita tua [berusia] 90 dari Valdres di Norwegia telah mendapat sebuah penglihatan dari Allah di tahun 1968. Penginjil Emanuel Minos telah mengadakan pertemuan-pertemuan (pelayanan-pelayanan) dimana dia [ibu tersebut] tinggal. Dia telah mendapat kesempatan bertemu dengan dia [ibu tersebut], dan wanita ini telah bercerita kepadanya apa yang ia telah lihat. Penginjil ini mencatat itu, tetapi karena ia berpikir penglihatan itu sungguh mustahil untuk di mengerti [diterima oleh otak sehatnya], ia menyimpan tulisan penglihatan itu di dalam sebuah laci. Sekarang, hampir 30 tahun kemudian, dia mengerti bahwa dia harus bagikan itu kepada orang lainnya.Wanita dari Valdres ini telah dikenal sebagai seorang Kristen yang sangat waspada, dapat diandalkan, terjaga dan dapat dipercaya, memiliki reputasi yang baik di antara semua orang yang mengenalnya. Ini adalah apa yang dilihatnya:
”Saya telah melihat waktu saat-saat sebelum datangnya Yesus dan pecahnya Perang Dunia Ketiga (PD III). Saya melihat kejadian-kejadian tersebut dengan mata jasmani [Inilah yang disebut ”penglihatan” di dalam banyak peristiwa di Alkitab, mereka diperlihatkan oleh Yesus peristiwa-peristiwa yang akan datang, terlihat sama seperti seorang melihat sebuah film]. Saya melihat Dunia seperti sebuah bola dunia dan melihat Eropa, negara demi negara. Saya melihat Skandinavia. Saya melihat Norwegia. Saya melihat hal-hal tertentu yang akan terjadi sebelum kembalinya Yesus, dan tepat sebelum bencana terakhir terjadi, sebuah bencana seperti bencana yang kita belum pernah alami.”
Ia menyebutkan empat gelombang:
1. ”Pertama sebelum Yesus datang dan sebelum Perang Dunia III pecah akan ada sebuah ’detente’ [sebuah perkembangan dalam hubungan antara dua negara atau lebih yang sebelumnya tidak bersahabat satu sama lainyanya pada masa lampau] seperti kita tidak pernah miliki sebelumnya. Akan ada perdamaian antara super power-super power di timur dan barat, dan akan damai yang panjang. (Ingat, bahwa ini adalah tahun 1968 ketika Perang Dingin mencapai puncaknya. E. Minos). Dalam masa periode damai akan ada perlucutan senjata di banyak negara, juga di Norwegia dan kita tidak siap ketika itu (perang) datang. Perang Dunia Ketiga akan mulai dengan cara yang tidak seorangpun dapat menduga – dan dari sebuah tempat yang tidak terduga.”
2. “Sebuah kesuaman yang tidak ada bandingnya akan menguasai orang-orang Kristen, suatu kejatuhan dari kehidupan benar Kekristenan. Orang-orang Kristen tidak akan terbuka untuk kotbah yang keras / tidak menyenangkan teliga. Mereka tidak akan, seperti pada masa-masa yang lebih awal, ingin mendengar kotbah tentang dosa dan anugerah, hukum dan Injil, pertobatan dan pemulihan. Sebagai gantinya akan datang: ajaran Kristen kemakmuran (kebahagiaan).
”Yang penting adalah memiliki sukses, menjadi sesuatu, memiliki hal-hal material, hal-hal yang Elohim tidak pernah berjanji kepada kita dalam cara ini. Gereja-gereja dan rumah-rumah doa akan ada lebih kosong dan lebih kosong. Sebagai ganti dari kotbah kita telah terbiasa untuk turun-temurun – seperti pikul salib-mu dan ikutlah Yeshua, – hiburan, seni dan budaya akan menguasai gereja-gereja di mana seharusnya ada pertemuan pertobatan dan kebangkitan rohani. Ini akan meningkat tajam tepat sebelum kedatangan Yeshua.”
Sekarang kita dapat mengerti mengapa Yeshua mengatakan kalimat ini:“Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Luk 18:8).
3. ”Akan ada kebejatan moral yang Norwegia lama belum pernah mengalami seperti: orang-orang akan hidup bersama seperti menikah tanpa ada menikah. (Saya tidak percaya konsep ’co-habitor’ [’kumpul kebo’] ada pada tahun 1968. E. Minos).
Banyak kenajisan sebelum menikah, dan banyak ketidak setiaan di dalam pernikahan akan menjadi hal alami (umum), dan itu akan dibenarkan dari setiap sisi. Itu bahkan akan memasuki kalangan Kristen dan kita sayangi itu – bahkan dosa melawan [hal yang] alamiah [hubungan homosexual?]. Tepat sebelum kedatangan Yeshua akan ada program-program TV seperti kita tidak pernah alami.” (TV baru saja tiba di Norwegia di tahun 1968. E. Minos).
”TV akan ada diisi dengan kekerasan mengerikan yang mengajari orang-orang untuk membunuh dan menghancurkan satu sama lain, dan akan ada ketidak amanan di jalan-jalan kita. Orang-orang akan meniru apa yang mereka lihat. Tidak akan ada hanya satu ’stasiun’ TV, Itu akan ada diisi dengan banyak ’stasiun.’ (Wanita ini tidak tahu kata ’channel/ saluran’ yang kita gunakan hari ini. Karenanya ia memanggil mereka ’stasiun-stasiun. E. Minos). TV akan ada tepat seperti Radio, dimana kita memiliki banyak ’stasiun,’ dan akan diisi dengan kejahatan. Orang-orang akan pakai itu untuk hiburan. Kita akan melihat adegan-adegan mengerikan dari pembunuhan dan penghancuran satu sama lain, dan ini akan menyebar di masyarakat. Adegan-adegan sex akan ada juga ditunjukan pada layar, hal-hal yang paling intim yang terjadi di dalam sebuah pernikahan.” (Saya telah protes dan berkata, kita memiliki sebuah paragraf yang melarang semacam ini. E. Minos).
Perempuan tua ini berkata: “Itu akan terjadi, dan kamu akan melihatnya. Semua yang telah kita miliki [nilai-nilai moral yang luhur dan agung] akan ada hancur, dan hal-hal yang paling tidak senonoh akan lewat di depan mata kita.”
4. Orang-orang dari negara-negara miskin akan mengalir ke Eropa. (Dalam 1968 tidak ada hal seperti immigrasi. E. Minos). Mereka akan juga datang ke Skandinavia – dan Norwegia. Akan ada begitu banyaknya mereka sehingga orang-orang [Eropa dan Skandinavia] akan mulai tidak suka mereka dan menjadi keras terhadap mereka. Mereka akan diperlakukan seperti Yahudi-yahudi sebelum Perang Dunia Kedua. Kemudian ukuran penuh dosa-dosa kita akan ada terjangkau (Saya telah protes pada soal immigrasi. Saya tidak mengerti hal tersebut pada saat itu. E. Minos).
Air-air mata mengalir dari kedua mata ibu tua ini ke pipi-pipinya. ”Saya tidak akan melihat itu, tetapi kamu akan. Namun tiba-tiba, Yeshua akan datang dan Perang Dunia Ketiga pecah. Itu akan ada sebuah perang yang singkat.”(Ibu ini melihat itu di dalam penglihatan).
”Semua perang yang saya pernah lihat sebelumnya adalah hanya permainan anak kecil dibandingan dengan [perang] satu ini, dan akan diakhiri dengan sebuah bom atom nuklir. Udara akan ada begitu polusinya sehingga seorangpun dapat menarik satu nafas. Itu akan menutupi beberapa benua, Amerika, Jepang, Australia dan negara-negara kaya. Air akan rusak (terkontaminasi?). Kita tidak dapat lagi mengolah tanah. Hasilnya adalah hanya orang yang tersisa akan tersisa. Orang yang tersisa dari negara-negara kaya akan mencoba lari ke negara-negara miskin, tetapi mereka akan ada sekeras pada kita sebagaimana kita telah keras terhadap mereka.”
”Saya bersuka cita bahwa saya tidak akan melihat itu, tetapi ketika waktunya mendekat, kamu harus berani dan menceritakan ini. Saya telah terima ini dari Elohim, dan tidak ada dari [penglihatan] itu bertentangan dari apa yang Alkitab katakan.”
Orang yang dosanya telah diampuni dan memiliki Yeshua sebagai Juruselamat dan Adonainya, ada selamat/ aman.
Ayat-ayat Alkitab yang bernubuat tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di akhir jaman bisa dibaca di Injil Matius pasal 24.
Nubuatan kedua. KETIKA MINYAK MENGALIR
Seorang penatua di Gereja Pentakosta di Moss, Norwegia, Martin Anderson, telah mendengar nubuat berikut ini di tahun 1937, di Moss:
“Ketika minyak mengalir keluar dari Lautan Utara dan juga pantai Norwegia, hal-hal akan mulai terjadi, dan kembalinya Yeshua adalah tidak lama lagi atau mendekat.”
Ketika kata-kata ini diproklamasikan, orang-orang berdiri di dalam pertemuan jemaat tersebut dan meminta pria itu duduk dan tidak bicara hal yang tidak masuk akal. Pada tahun 1937 itu sungguh tidak masuk akal bebicara tentang minyak ada dipompa sepanjang pantai Norwegia. Hari ini semua perusahaan-perusahaan minyak besar dunia memompa minyak sepanjang pantai Norwegia. Norwegia adalah pengekport minyak kedua terbesar – setelah Arab Saudi. [Sekarang menduduki posisi ketiga terbesar, sesuai laporan dari Kedutaan Norwegia]
Kesimpulan dari semua di atas adalah: Yeshua akan datang segera (tiba-tiba).
Catatan [English article] Editor: Berita ini aslinya dikirim dari Israel ke teman di Amerika Serikat. Dikirim oleh seorang pekerja Kristen Norwegia bernama Von Porat Ragna. Ragna menyatakakan pada catatan kaki bahwa itu diterjemahkan dari Denmark. Dia [wanita ini, Ragna] menyatakan lebih lanjut bahwa Emanuel Minos, Penginjil yang disebutkan dalam cerita ini adalah tetangga terdekat temannya di Oslo. Ragna berkata., ”Saya telah mendengar dia [penginjil ini] saat saya masih muda. Kedua orang tua saya telah tahu dia [Emanuel Minos].”
Karena ketakutan saya untuk tidak menyebarkan nubuatan yang palsu, saya rajin bertanya tentang informasi di dalam surat ini. Publikasi telah ditunda sampai izin bisa dijamin dari Ragna di Israel. Dalam kontak saya dengan dia, dia telah menyakinkan saya bahwa cerita tersebut adalah benar dan dapat diandalkan. Bahkan, dia [Ragna] menceritakan bahwa cerita pertama telah diterbitkan di salah satu koran Kristen Norwegia.
Saya telah temukan di dalam penyelidikan sendiri bahwa cerita pertama telah juga diterbitkan oleh the Chritian Information Service in Germany.Situs Dr. Emanuel Minos aktif hari ini dan dapat diakses untuk verifikasi. Merkipun bahasa di stuus ini adalah Norwegia, kisah yang sangat mirip dari perempuan dan penglihatannya di dalam Inggrinya. Cerita di ats disebarkan tepat seperti sebagaimana mereka telah diterima.
Ragna telah mengambil itu keatas dirinya sendiri untuk memverifikasi sebanyak mungkin infomasi di atas yang dia bisa. Ia telah menghubungi Kedutaan Besar Norwegia, dan ia tahu bahwa kini Norwegia telah turun menjadi ekportir minyak ketiga terbesar di dunia.
Baca artikel ini dalam bahasa Inggrisnya
Sumber artikel: Jesus is coming soon (suddenly)
-----------------------------------------------------------------------------------------
4 penunggang kuda muncul di langit malaysia
Apakah yang kelihatan di awan-awan itu? Nampaknya seperti "Para Penunggang Kuda" yang sedang bergerak turun dari langit menuju ke Bumi.
Menurut Kitab Wahyu yang ditulis oleh Rasul Yohanes di Pulau Patmos, peristiwa-peristiwa yang mengiringi kemunculan Empat Penunggang Kuda digambarkan sebagai masa Kesusahan Besar yang akan terjadi atas seluruh Bumi.
Permulaan garis waktu profetik Empat Penunggang Kuda dari Wahyu ini dimulai dengan kemunculan Penunggang Kuda Putih.
Foto-foto berikut ini diambil di langit di atas Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia pada tahun 2009. Keempat Penunggang Kuda ini mungkin saja pertanda bahwa dunia kita sedang bergerak menuju kepada masa Kesusahan.
Apakah foto ini merupakan hasil Photoshop yang canggih, ataukah refleksi mainan anak-anak di kaca jendela mobil? Ataukah memang benar awan yang berbentuk misterius ini merupakan tanda-tanda menakjubkan lainnya dari Bumi kita?
Tentu saja Anda sendiri yang harus memutuskannya…
Peristiwa kemunculan "Penunggang Kuda" ini terjadi kembali ketika kerusuhan di Kairo, Mesir pada tahun 2011.
Dan sejak itu, Timur Tengah mengalami pergolakan yang tidak berhenti sampai kepada hari ini, mulai dari Tunisia, Mesir, Libya, Syria…
Apakah ini peringatan bahwa dunia kita sedang berada di ambang Kesusahan?
Referensi:
PENUNGGANG KUDA HIJAU KUNING MASIH BERLARI

TINGGINYA TINGKAT KEMATIAN
Jumlah kematian manusia dari sejak akhir 2010 hingga hari ini (tahun 2013) telah mencapai angka yang mencengangkanbahkan di luar nalar. Bila anda adalah seorang yang selalu meluangkan waktu memper-hatikan berita, baik dari dalam & luar negeri, maka Anda pasti akan membenarkan saya.
Di seluruh dunia kematian karena senjata, kelaparan (karena krisis ekonomi), penyakit, juga bentuk penyebab kematian lain, masih terus terjadi. Mengapa? ...
Di sekitar akhir tahun 2010, Tuhan memberikan 'isyarat' kuat dalam hati saya, bahwa sebentar lagi penunggang kuda hijau kuning akan berlari menebarkan kematian ke seluruh dunia.
Setelah itu dalam sebuah liputan kerusuhan/demonstrasi yang terjadi di Mesir (Januari 2011), tampak kuda hijau kuning & penunggangnya melintas di sebuah lokasi kerusuhan.
Kemudian pada bulan Maret 2011 kita tahu bahwagempa/tsunami menghantam Jepang. Ketika saya mendengar peristiwa tersebut, Tuhan dengan jelas berkata, "Itu adalah pekerjaan penunggang kuda hijau kuning." Tak lama setelah itu, sebuah liputan di atas Jepang memang terlihat bayangan kuda & penunggangnya melintas.
Kedua peristiwa tersebut di atas menyebabkan jumlah kematian yang sangat besar. Terutama peristiwa tsunami di Jepang.
PENUNGGANG KUDA HIJAU KUNING
Siapakah penunggang kuda hijau kuning? Alkitab menyebutkan identitas sang penunggang kuda hijau kuning sebagai si Maut (kematian). Mahluk ini akan membunuh seperempat penduduk bumi dengan empat penyebab. Bila Anda mengetahui jumlah populasi di bumi sekarang, Anda pasti bisa memperkirakan jumlah orang yang akan mati di masa ini (masa penunggang kuda hijau kuning. Sekarang, kita masih berada di masa materai ke-empat).
Wahyu 6:8, "Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi."
Pada bulan Desember 2012 lalu, Tuhan menyatakan bahwa di tahun 2013 ini, sang penunggang kuda hijau kuning masih akan berlari. Dengan kata lain, jumlah kematian masih akan bertambah. Di sisi lain, hal itu juga berarti akan ada peningkatan bencana & masalah di bumi.
Faktanya, dari sejak awal tahun 2013 hingga kini, bencana & masalah masih terus bermunculan. Jumlah pengangguran juga kemiskinan terus meningkat, kebangkrutan terus menghantui negara-negara di dunia,kehancuran ekonomi seakan makin mendekati kenyataan.
Dan ada satu hal yang menyedihkan hati saya, ... sekitar tahun 2010 Tuhan mengatakan sebuah kalimat yang hingga kini masih terus terngiang di hati, "Si penunggang kuda itu berlari, sedangkan umat-Kuberjalan ...." Bisakah Anda bayangkan apa yang akan terjadi pada umat Tuhan, yang dalam kehidupan kekristenannya hanya 'berjalan' di tahun-tahun ini?
Sepertinya kita sudah tidak bisa lagi hanya 'berjalan' saja dalam pertumbuhan rohani (iman) kita. Kita harus 'berlari'!! Bahkan harus terus berlari, agar iman kita terus bertumbuh makin kuat & dewasa hingga sanggup menghadapi segala sesuatu yang terjadi di tahun ini.
--------------------------------------------------------
Video: Has Revelation's 'pale rider' shown up in Egypt?
The footage, provided by Euronews and subsequently seen on MSNBC, CNN and uploaded over a dozen times to the popular video sharing site YouTube, captures the fiery, violent protests in Cairo this past week … and something else.
Between the crowds of protesters and barricades, the video shows a flowing, pale green image that resembles an erect rider atop a horse in Medieval-like barding. The ethereal figure remains for a few moments before floating over protesters’ heads and off the screen.
The last of the biblical Book of Revelation’s Four Horseman of the Apocalyse, the “pale rider” is said to be the bringer of death and the forerunner of “hell” on earth.
Are all these events the natural order of things, or warnings of the end times described in the Bible? This DVD probes the answer …
The strange image can be seen beginning at the 1:19 mark of the following video:
The Book of Revelation refers to a time when “the Lamb” – usually understood to be the Lamb of God, Jesus Christ – opens the seven seals of a scroll of judgment. Each of the first four seals is accompanied by a horseman of a different color, each bringing a separate calamity.
When the fourth seal is opened, Revelation 6:8 records, “And I looked, and behold a pale horse: and his name that sat on him was Death, and Hell followed with him. And power was given unto them over the fourth part of the earth, to kill with sword, and with hunger, and with death, and with the beasts of the earth.”
Is the image from Egypt a fulfillment of Revelation’s prophecy?
Comments from the tens of thousands of viewers who have watched the video on YouTube express a wide array of opinion.
Some claim the video’s “pale rider” is a sign and the greenish tint is somehow symbolic of Islam, while others insist the image has been added to the footage by editing technolgy. Still others point to three, trailing points of light in the footage that move away from the crowds at the same time and speed as the “horseman,” indicating that both the “rider” and the lights are merely smudges or reflections cast on the lens of a moving camera.
One comment, from a viewer calling himself TheRhythmhawk, also tried to explain the “pale rider” and the trailing lights as simply lens reflections, but eventually concluded, “The image of the horseman leaves more questions than answers.”
The original video can also be viewed in even higher resolution at the Euronews website.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
MUNCULNYA PENUNGGANG KUDA HITAM, NUBUAT KRISIS PANGAN DUNIA
Salah satu krisis yang akan terjadi dan sekaligus menjadi tanda bahwa sistem dunia ini sedang menuju kepada akhirnya, adalah datangnya krisis pangan dunia. Dalam kitab Wahyu hal ini digambarkan sebagai munculnya Penunggang Kuda Hitam. Penunggang Kuda Hitam yang digambarkan membawa sebuah timbangan di tangannya oleh Kitab Wahyu, adalah lambang munculnya Otoritas Perdagangan yang pada akhirnya akan membawa kepada krisis pangan dunia.
Di Wahyu 6 ayat 6 dikatakan, “secupak gandum sedinar dan tiga cupak jelai sedinar, tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur”. Ini adalah nubuat bahwa Otoritas Perdagangan akan membuat harga bahan pangan menjadi mahal, sementara bahan kebutuhan lain tidak terlalu terpengaruh. (minyak dan anggur di Alkitab digambarkan sebagai kebutuhan materi lainnya lihat Yoel 2:24). Nubuat munculnya Penungang Kuda Hitam ini sedang digenapi dewasa ini, harga-harga bahan makanan melambung tinggi, dan hal ini telah memicu bencana kelaparan yang melanda terutama di negara-negara miskin bahkan bila tidak diantispasi dengan baik akan berdampak kepada negara-negara berkembang seperti Indonesia.
Tuhan Yesus juga menubuatkan “Akan ada kelaparan … di berbagai tempat.” (Mat 24:7). Tahukah Anda bahwa bencana kelaparan global sedang melanda saat ini dan berdampak sangat serius? Mungkin orang tidak melihat kelaparan di kota mereka, tetapi inilah yang terjadi sesungguhnya, pada hari pangan sedunia 16 Oktober 2010, badan pangan dan pertanian dunia FAO menyatakan ada 1 milyar orang yang sedang dalam keadaan kelaparan saat ini. baca tentang krisis ini selengkapnya di http://houseofrevelation.com/?p=539 Dunia benar-benar menghadapi ancaman bahaya kelaparan yang serius. Perubahan cuaca juga membuat panen gagal, negara produsen gandum terbesar ketiga, yaitu Rusia sampai melarang ekspor gandum dan serealnya (Grain), karena kekeringan dan kemarau parah melanda Rusia Tengah dan sepanjang Sungai Volga. Pemerintah Rusia menyatakan darurat pada 28 wilayah pertaniannya. Ancaman kelaparan menjadi semakin serius dengan terjadinya berbagai bencana seperti banjir pada negara-negara produsen pangan dunia lainnya seperti Australia dan Brasil.
Krisis Pangan di situs berita dunia
Jacques Diouf Dir. Jen. FAO (Badan Pangan & Pertanian Dunia) pada Hari Pangan Sedunia 16 Oktober 2010 di Roma menyatakan: “925 juta orang hidup dalam kelaparan kronis dan mal-nutrisi saat ini. 100 negara darurat terancam produksi pertaniannya, 30 negara dalam keadaan krisis pangan”. Selanjutnya Diouf mengatakan, “untuk menghindari bahaya Kelaparan Global produksi pertanian harus meningkat 70%, dan dua kali lipat di negara-negara berkembang”. Bila ternyata yang terjadi adalah kegagalan panen dimana-mana, krisis pangan benar-benar akan melanda lebih luas.
Di tanah air sendiri, harian Kompas berkali-kali mengangkat isu krusial ini. Baik soal krisis yang terjadi secara global, maupun yang dirasakan secara regional, juga ancaman bahaya ini bagi bangsa kita. Kompas melaporkan bahwa isu ketahanan pangan merupakan problem serius yang dapat memicu masalah sosial.
Berita Krisis Pangan di harian Kompas Umat Tuhan tidak dapat berpangku-tangan dan diam tidak peduli pada persoalan yang datang mengancam. Gereja Tuhan justru seharusnya yang pertama siap menghadapi krisis ini, karena kepada kita telah diberikan penyingkapan atau wahyu jauh-jauh hari. Jika para pemimpin gereja tidak dapat “memahami” wahyu Tuhan ini, maka kesukaran besar akan dialami oleh umat-Nya.
Sekarang inilah waktu bagi nubuat-nubuat Kitab Wahyu digenapi. Nubuat Penunggang Kuda Hitam telah kita masuki zamannya, ini merupakan era terakhir sebelum Penunggang Kuda berikutnya: si manusia durhaka muncul. Jangan lupa, krisis kelaparan tidak akan berhenti ketika Penunggang Kuda Hijau Pucat muncul (Pale Horse Wah 6:8 KJV). Umat Tuhan justru akan mengalami masa “padang gurun” pada masa Antikristus itu berkuasa (Wah 12:6).
Pemimpin jemaat yang tidak mengasihi Firman Allah, tidak akan memiliki “sayap penyingkapan” dari kitab Wahyu, sehingga tidak dapat membawa jemaatnya ke tempat “pemeliharaan” di masa padang gurun itu (Wah 12:14). Namun para pemimpin yang memahami wahyu Tuhan akan berbuat sesuatu mempersiapkan lumbung-lumbungnya (Kej 41). Seperti ada tertulis: “tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.” (Dan 11:32b).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.