animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Senin, 18 April 2016

BANGKITNYA BABEL

 Persiapan Kedatangan Kembali Anti-Kristus


Artikel ini berhubungan dengan raksasa yang sudah ada sejak zaman Nuh. Dalam Matius 24:37 Yesus berkata, "Seperti hari-hari pada zaman Nuh, demikian juga pada kedatangan Anak Manusia." Satu hal yang membedakan antara hari-hari zaman Nuh dengan waktu-waktu yang lain didalam sejarah manusia adalah pencampuran benih malaikat dengan ras manusia. Menurut Kejadian 6, ini menghasilkan makhluk yang dikenal sebagai "Nephilim."




 
Pendahuluan
Kejadian 6:4 merujuk kepada raksasa (Nephilim) di muka bumi, baik sebelum maupun setelah Banjir Besar "pada zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan." Saya percaya pernyataan itu mengacu kepada banyak karakter dalam mitologi Yunani dan mitologi dari berbagai kebudayaan lainnya yang berbicara tentang manusia perkasa setengah dewa dan raksasa. Karya tulisan ini akan memfokuskan pada seseorang yang saya percayai sebagai yang paling terkenal diantara mereka semuanya.

Banyak sarjana Alkitab dan peneliti yang sudah ada sebelum saya mengungkapkan ini. Banyak yang saya pelajari dari mereka. Dan saya memberikan penghormatan kepada karya mereka, jadi dimana sempat saya akan menyebutkan darimana sumber informasi saya, dan saya juga akan memperkenalkan sumber tersebut dalam tulisan ini.

Saya tidak mengklaim sebagai yang paling benar, jadi Anda bisa mengambil bagian yang menurut Anda penting. Saya mendorong Anda menjadi "orang Berea yang baik" dan mempelajari lagi hal ini. Berdoalah dan lihat apakah Roh Kudus meneguhkan hal ini. Saya khususnya menyatakan ini sebagai 'pembelaan' sebelum mengatakan hal yang selanjutnya.

Saya percaya Kitab Suci diinspirasi oleh Tuhan dan ditulis oleh manusia, saya tidak berpatokan bahwa hanya 66 kitab yang sekarang ini dimiliki oleh orang Kristen (Protestan) adalah satu-satunya yang diinspirasi secara Ilahi dari antara buku-buku kuno.

Ada banyak buku yang disebutkan dalam Alkitab yang tidak ada dalam apa yang kita sebut sekarang ini sebagai "kanon Alkitab." Sepanjang sejarah, orang-orang telah memasukkan dan mengeluarkan tulisan-tulisan dari Alkitab kita. Contohnya, versi King James yang asli dari Alkitab sebenarnya punya 80 kitab, bukan 66.


Yesus dan murid-murid terang-terangan berpikir beberapa kitab yang tidak ditemukan dalam Alkitab kita sekarang ini layak untuk dipelajari dan dikutip. Bapak-bapak Gereja Awal kita berpendapat lebih dari 66 kitab yang diilhami oleh Tuhan. Gereja Katholik, beberapa ratus tahun kemudian sepertinya berpikir sebaliknya dan mulai menyingkirkan beberapa kitab dari apa yang mereka sebut "kanon." Selanjutnya, orang Protestan juga melakukan hal yang sama. Karenanya, untuk mengklaim bahwa Alkitab "kita" (Protestan) terdiri dari kumpulan (hanya 66 kitab) yang diinspirasi secara Illahi oleh Tuhan, saya kira itu pandangan yang tidak tepat.

Firman Tuhan tidak akan saling bertentangan. Jadi jika kita melihat "kebenaran" yang lain – seperti dari sumber diluar Kitab Suci – itu tidak akan bertentangan dengan Kitab Suci. Tulisan Kitab Suci tidak akan bertentangan satu dengan yang lainnya dan Kitab Suci akan selalu menilai dirinya sendiri. Karena itu, jika Anda sepertinya melihat hal yang kontradiksi, carilah terus. Karena ditempat lain ada bukti tulisan lain yang akan mendukung, mempertegas dan memperjelas dari bagian sebelumnya. Ini sebabnya Paulus dengan yakin memerintahkan Timotius,

"Semua tulisan Kitab Suci diberikan dan diinspirasi oleh Tuhan, dan itu berguna sebagai doktrin, untuk menegur, untuk mengoreksi, untuk mendidik orang dalam kebenaran…"
2 Timotius 3:16


Kitab Suci berkata di berbagai tempat bahwa oleh mulut dua atau lebih saksi, kamu dapat menentukan apakah suatu hal itu benar. Saya percaya ini "benar" bagi setidaknya tiga Kitab yang akan saya rujuk. Saya membicarakan mengenai Kitab Henokh, Kitab Yashar dan Kitab Yobel.

Sepanjang yang saya tahu, Kitab Yashar dipandang sebagai "Kitab Suci" oleh orang Yahudi. JewishEncyclopedia.com mengatakan, "Salah satu dari karya terakhir dari midrash Haggadah." Kata "Yashar" bukan nama orang tapi judul yang berarti "betul, benar dan atau kisah yang benar." Dalam bukunya Fallen Angels, The Watchers and the Origin of Evil, Joseph Lumpkin mengatakan nama itu bisa berarti "kitab yang jujur" atau "catatan yang sebenarnya." Seperti bagaimana kita memandang karya Flavius Josephus, sejarawan Yahudi abad pertama, sebagai "laporan yang benar" dari sejarah kuno yang ditulis pada abad pertama, orang-orang Yahudi tampaknya juga menganggap Kitab Yashar dengan penilaian yang sama. Bukan Kitab Suci, tetapi laporan yang benar dan akurat dari sejarah dari waktu Penciptaan sampai kepada kematian Yosua. Namun ini disebutkan dua kali dari apa yang kita sebut sebagai Kitab Suci: dalam Yosua 10:13 dan 2 Samuel 1:18. Dalam 2 kejadian itu kita lihat Tuhan secara Illahi menginspirasi penulis Kitab Suci untuk mengambil referensi dari kitab itu sebagai sumber yang kredibel.

Dan matahari berhenti bergerak, dan bulan tetap pada tempatnya, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Tidakkah itu tertulis di Kitab Yashar (bahasa Indonesia : Kitab Orang Jujur)?
Yosua 10:13 (KJV)

Dia juga memerintahkan untuk mengajar anak-anak Yehuda menggunakan busur: lihat, itu tertulis di Kitab Yashar (Bahasa Indonesia : Kitab Orang Jujur).
2 Samuel 1:18 (KJV)

Dalam kisah tentang Yosua menyebabkan matahari berhenti bergerak, itu seperti Roh Kudus berkata kepada penulis, "Gunakan referensi Kitab Yashar untuk membuatmu dapat dipercaya." Itu peristiwa yang sangat luar biasa sehingga penulis kitab Yosua menuliskannya, dengan menambahkan, "tidakkah itu tertulis di Kitab Yashar (terjemahan Indonesia : Kitab Orang Jujur)?" dalam dialog itu, penulis membuktikan kejadian itu dengan menggunakan sumber lain – yang sepertinya Tuhan sendiri mendukungnya. Saya percaya ini seharusnya masuk perhatian kita juga.

Kita lihat lebih lanjut contoh lain dalam Kitab Suci yang sepertinya mendukung tulisan "diluar Alkitab." Misalnya 2 Timotius 3:7-9, Rasul Paulus menulis kepada anaknya dalam iman, Timotius, mengenai dua individu yang berasal dari masa Exodus/Keluaran. Dia menulis tentang Jannes (Yanes) dan Jambres (Yambres) sebagai dua orang yang menentang Musa. Mereka ini dipercaya sebagai dua kepala imam dari Firaun yang bersaing dengan Musa dan Harun ketika mereka melakukan beberapa "tanda dan keajaiban" dihadapan raja. Perhatikan bahwa dua nama itu dikenal dengan baik oleh Paulus maupun pembaca suratnya. Tapi dua nama itu tidak muncul dimanapun dalam "kanon Kitab Suci" kita. Mereka berasal dari midrash, Talmud dan Targum Yahudi. Dengan kata lain, mereka tidak ada dalam Alkitab tapi dapat ditemukan dalam tulisan lain seperti Kitab Yashar. Hal semacam ini sepertinya muncul cukup sering dalam Kitab Suci kanonik kita. Saya selalu tertarik dengan hal tersebut, dan tidak habis pikir, jika mengambil referensi dari "tulisan non-Alkitab" itu boleh bagi orang seperti Paulus, kenapa kita tidak (setidaknya) bisa mengintip atau membacanya bagi kita sendiri?

Sekarang, dengan mengatakan itu, saya tetap akan menggunakan apa yang kita sebut "kanon" sebagai dasar yang olehnya saya akan menilai kebenaran dari apa yang disebut "sumber diluar-Alkitab" yang mungkin saya kutip ditempat lain. Dengan kata lain, sumber lain hanya bisa dipercayai selama tidak bertentangan dengan Kitab Suci yang ada. Jika tidak bertentangan, bahkan memperjelas atau menguraikan tulisan kanon yang sudah ada, maka akan saya kategorikan sebagai "informasi yang perlu diketahui" dan menunjukkannya disini. Saya akan menganggapnya pengetahuan yang bernilai untuk menopang cerita Alkitab.

Sedangkan untuk Kitab Henokh, orang-orang Yahudi memang memandangnya sebagai Kitab Suci. Yesus, Petrus, Paulus, Yudas, semuanya mengambil referensi dari sini. Bahkan, ada ratusan pernyataan dalam Perjanjian Baru saja yang memiliki kutipan penting yang tertulis di Kitab Henokh, dan tidak di kitab yang lain (Baca Kitab Henokh - Buku untuk Generasi Akhir Zaman).

Dan satu hal yang benar-benar menarik mengenai Kitab Henokh adalah bahwa buku itu sendiri menyatakan bahwa itu tidak ditulis bagi generasi masa itu, tetapi bagi generasi masa depan. Dan sebentar lagi Anda akan melihat, saya percaya kita adalah generasi masa depan itu! Dan jika Anda mengkombinasikan Kitab HenokhKitab Yashar dan Kitab Suci, kisah yang sangat menarik dan detail akan kelihatan. Kisah tentang hari-hari zaman Nuh dan bagaimana hubungannya dengan Hari-Hari Terakhir ini. Ini kisah mengenai para raksasa atau Nephilim.

Referensi:

Catatan kaki:
Kitab-kitab yang "dibuang"

Gereja Kristen Orthodox di Ethiopia memasukkan Kitab Henokh dan Kitab Yobel ke dalam kanon resminya. Jika Anda pergi ke gereja Kristen Orthodox di Ethiopia, Anda akan mendapati Kitab Henokh ada didalam Alkitab mereka. Lihat perbandingan "kanon" Alkitab dari berbagai golongan Kristen di seluruh dunia. Jika dibandingkan dengan aliran Kristen yang lain di seluruh dunia (Kristen Othodox Timur, Kristen Orthodox Oriental, Kristen Orthodox Nestorian), maka Kristen Protestan Barat (Western Catholic Tradition) termasuk di Indonesia, memiliki Alkitab yang "paling tipis," karena banyak kitab-kitab yang tidak dimasukkan ke dalam "kanon."

Kitab Suci yang digunakan pada zaman Tuhan Yesus Kristus adalah Septuaginta (LXX), yaitu Kitab Suci (Perjanjian Lama) dalam terjemahan bahasa Yunani, yang diterjemahkan dari bahasa Ibrani oleh 70 ahli Taurat yang diselesaikan tahun 132 SM di Alexandria, Mesir.

Di dalam Septuaginta terdapat Kitab-kitab DeuterokanonikaKitab Suci Perjanjian Lama versi Septuaginta inilah yang digunakan oleh penulis Alkitab Perjanjian Baru, para rasul dan orang-orang Kristen pada masa abad pertama. Tahun 1851, Septuaginta diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Brenton (versi Brenton Septuagint).

Kitab-kitab Deuterokanonika pada mulanya ada di dalam Kitab Suci. Alkitab Terjemahan Vulgata (Latin) dan Septuaginta (Yunani) memuat kitab-kitab ini. Alkitab King James edisi pertama tahun 1611 memuat kitab-kitab ini. Tapi karena pengaruh "otoritas gereja" pada masa itu, kitab-kitab ini "dibuang." Alkitab King James cetakan tahun 1684 sudah tidak lagi memuatnya. Berikut kitab-kitab tersebut:
1 Esdras
2 Esdras
Tobit
Yudit
Tambahan Ester
Kebijaksanaan Salomo
Ben Sira, juga disebut Sirakh atau Ecclesiasticus
Barukh
Surat Yeremia (Tambahan Yeremia)
Kisah Susana dan Daniel
Dewa Bel dan Naga Babel
Doa Azarya dan Nyanyian Tiga Pemuda
Doa Manasye
1 Makabe
2 Makabe

Sebagian buku-buku yang disebutkan tetapi tidak ada didalam Alkitab:
1. Kitab Peperangan Tuhan (Bilangan 21:14) 
2. Kitab Yehu (2 Tawarikh 20:34) 
3. Risalah Kitab Raja-raja (2 Tawarikh  24:27) 
4. Kitab Sejarah (Ester 2:23) 
5. Kitab Sejarah Ahasyweros (Ester 6:1) 
6. Kitab Riwayat Salomo (1 Raja-raja 11:41)
7. Kata-kata Hozai (2 Tawarikh 33:19)
8. Kitab Sejarah Raja Daud (1 Tawarikh 27:24)
9. Kitab Riwayat Samuel, Natan, Gad (1 Tawarikh 29:29) 
10. Kitab Samuel (1 Samuel 10:25) 
11. Kitab Riwayat Nabi Natan (2 Tawarikh 9:29) 
12. Kitab Nabi Ahia orang Silo (2 Tawarikh 9:29)
13. Kitab Sejarah Nabi Ido (2 Tawarikh 13:22)
14. Kitab Orang Jujur (Sepher Ha-Yashar atau Kitab Yashar, Yosua 10:13; 2 Sam 1:18)
BANGKITNYA BABEL - Bab 2 - Eksperimen Kejadian 6


"Sama seperti hari-hari pada zaman Nuh, demikian juga pada hari-hari kedatangan Anak Manusia"  Yesus Kristus, 33M


Ketika manusia mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi dan anak-anak perempuan dilahirkan bagi mereka, anak-anak Allah melihat anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, dan mereka mengambil istri dari antara mereka sesuai pilihan mereka. Maka berfirmanlah TUHAN, "Roh-Ku tidak akan menentang manusia untuk selamanya, karena mereka itu daging; hari-harinya hanya akan seratus dua puluh tahun saja." Nephilim ada di bumi pada hari-hari itu – juga sesudahnya – ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia dan melahirkan anak-anak bagi mereka. Mereka adalah para pahlawan di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.
Kejadian 6:1-4 (NIV)



 
Nas ini menjelaskan apa yang disebut "Eksperimen Kejadian 6". Bagian awal perikop tersebut menceritakan alasan mengapa Tuhan memutuskan untuk menghancurkan dunia dengan Banjir Besar. Dikatakan bahwa malaikat Allah kawin dengan para perempuan dan menciptakan hybrida manusia super yang disebut Nephilim. Makhluk ini merusak seluruh bumi. (Baca 100 Bukti Raksasa Nephilim Ada di Bumi)


Sebelum kita berbicara lebih jauh, perlu diluruskan beberapa kesalahpahaman yang umum terjadi mengenai bagian Kitab Suci yang ini. Bagaimana kita tahu bahwa bagian ini berbicara tentang malaikat? 

Banyak perdebatan yang diajarkan bahwa istilah, "anak-anak Allah" adalah referensi kepada anak-anak Adam dari Set (yang benar) dan bahwa "anak-anak perempuan manusia" adalah referensi kepada anak-anak Adam (yang buruk), keturunan Kain.


Pertama-tama, bagaimana "Nephilim" (beberapa terjemahan menyebutkan "raksasa") lahir dari manusia normal? Jika semua yang kita bicarakan di sini adalah perkawinan sedarah dari keturunan dari dua bersaudara, bagaimana seseorang bisa menjelaskan lahirnya para raksasa - baik sebelum dan sesudah Banjir Besar?

Para guru yang mengajarkan tentang teori ini tampaknya tidak memiliki masalah dengan catatan Alkitab mengenai para raksasa yang harus diusir dari Kanaan oleh orang Israel. Jadi, bagaimana mereka bisa menjelaskan munculnya karakter seperti Og raja Basan dan Goliat dari Gatyang memang raksasa dan entah bagaimana sesuai dengan sifat-sifat genetik Nephilim dari Kejadian 6:4? Seberapa banyak seseorang memberi mereka makan, manusia normal tidak akan melahirkan raksasa setinggi 5,4 dan 3,6 meter.

Kedua, kata-kata yang diterjemahkan di sini sebagai "anak-anak Allah" berasal dari kata Ibrani, "ben" (Strong # 1121) dan "elohim" (Strong # 430).
Strong mendefinisikan "ben" sebagai :
menderita, usia, yang diurapi, ditetapkan untuk, panah

Dari banah; anak (sebagai pembangun nama keluarga), dalam arti luas (dari hubungan literal dan figuratif, termasuk cucu, subyek, bangsa, kualitas atau kondisi, dll,)

dan "elohim" sebagai:
malaikat, sangat, Tuhan, sangat besar, kuat

Ini adalah kombinasi yang sama dari kata-kata yang digunakan dalam Ayub 1:6, Ayub 2:1 dan Ayub 38:7, kata-kata "anak-anak Allah" mengacu pada malaikat. Ayat-ayat di kitab Ayub menggambarkan peristiwa yang terjadi di Surga. Ayat-ayat itu tidak berbicara tentang anak-anak Set yang bergaul dengan setan dan para malaikat dalam sebuah pertemuan kecil.

Sebagai hasil dari para malaikat yang kawin dengan wanita, semua ciptaan Allah telah menjadi rusak, menyimpang, dimanipulasi dan berubah dari keadaan sebelumnya, yang telah dikatakan Tuhan, "sangat baik." Hanya ada satu keluarga manusia yang tampaknya tidak terpengaruh oleh "gen buruk" ini dan itu tentu saja adalah Nuh dan keluarganya.
Inilah silsilah Nuh. Nuh adalah seorang pria yang benar, ia tidak bercela (Ibrani: tamim) di antara orang-orang sezamannya. Nuh hidup bergaul dengan Elohim.
Kejadian 6:9

Alkitab mengatakan bahwa Nuh adalah "sempurna dalam generasinya" yang secara harfiah berarti "murni" dalam genetikanya. Kita tahu ini karena kata yang digunakan ada "tamim" (Strong # 8549). Ini adalah kata yang sama yang digunakan ketika Tuhan menyebutkan bahwa "sapi merah" harus "murni" secara fisik:
"Inilah ketetapan hukum yang diperintahkan TUHAN dengan berfirman: Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka membawa kepadamu seekor lembu betina merah yang tidak bercela (Ibrani: tamim), yang tidak ada cacatnya dan yang belum pernah kena kuk.
Bilangan 19:2

Menurut Kitab Yasher, Nuh menikahi salah satu anak perempuan Henokh. Dalam Kejadian 5:24, Alkitab mengatakan kepada kita bahwa Henokh begitu benar di mata Allah sehingga Dia mengambil Henokh ke Surga tanpa harus mengalami kematian. Jadi, adalah wajar untuk menganggap bahwa putrinya pasti akan tahu kebenaran dan telah menjadi kandidat yang kuat bagi Nuh untuk menikahinya. Dengan asumsi bahwa Nuh dan istrinya secara fisik murni genetikanya, tiga putra mereka, Yafet, Sem dan Ham juga harus murni genetikanya. Tapi itu tidak berarti istri mereka juga murni.



Kitab Yasher mengatakan bahwa Metusalah memiliki saudara bernama Eliakim yang memiliki tiga anak perempuan. Nuh memilih mereka sebagai istri bagi tiga anak-anaknya. Pernyataan Kitab Suci ini juga dibuat bahwa semua manusia kecuali Nuh, keluarganya dan Metusalah telah menyimpang dari Allah (termasuk ayah Nuh, Lamekh). Jika hal ini benar, adalah wajar untuk berasumsi bahwa Eliakim jatuh ke dalam kategori orang-orang yang mengikuti cara yang jahat, yang bisa berarti bahwa putrinya mungkin telah menjadi rusak oleh "Eksperimen Kejadian 6". Hal ini menjelaskan bagaimana para raksasa muncul kembali "sesudahnya" (Banjir Besar).

Saya percaya penjelasan Alkitab membuktikan bahwa setidaknya salah satu istri dari anak-anak Nuh memiliki darah Nephilim yang mengalir melalui pembuluh darahnya. Orang itu adalah istri Ham. Saya mengatakan hal tersebut karena garis keturunannya secara lahiriah penuh dengan banyak raksasa! Saya tidak melihat bukti nyata pada Sem atau garis keturunan Yafet, tetapi dari empat anak-anak Ham, setidaknya tiga orang yang melahirkan para raksasa... dan sangat banyak raksasa!


Dalam Kejadian 10, kita membaca bahwa Ham memperanakkan Kush, Mizriam, Put dan Kanaan. Karena Alkitab menyebutkan Kanaan sebagai yang pertama (dalam Kejadian 9), mari kita mulai dengan dia dan melihat mundur ke belakang.

Saya punya teori tentang Kanaan berdasarkan situasi aneh yang dijelaskan dalam Kejadian 9:20-25. Dalam bagian Alkitab itu, Ham mendapati ayahnya telanjang dan Nuh mengutuk cucunya, Kanaan. Mengapa? Alkitab diam, tapi saya menduga karena ada sesuatu yang jelas salah dengan dia.

Pertama-tama, narasi menyiratkan bahwa Kanaan harus berada di sana ketika Nuh mengutuknya. Itu berarti ia lahir di dalam bahtera atau segera sesudahnya. Perkiraan saya adalah bahwa ia mungkin lahir dengan enam jari tangan dan enam jari kaki, yang merupakan karakteristik penting dari raksasa Nephilim. Jika ini benar, maka ketika Kanaan lahir, Nuh tentu melihat cucunya dan berkata, "Waduh, kok muncul lagi!" (Baca 100 Bukti Raksasa Nephilim Ada di Bumi)

Keturunan Kanaan tinggal di tanah yang bernama sama dengan namanya, tanah Kanaan. Dan kita tahu dari Alkitab bahwa Kanaan penuh dengan raksasa. Setelah Eksodus, para mata-mata pergi ke tanah itu dan melihat diri mereka seperti belalang dalam perbandingan. Yosua dan anak buahnya harus membersihkan tanah raksasa ini dan mereka melakukannya! Ini adalah semua raksasa yang orang-orang Yahudi harus menghapuskannya dalam Perjanjian Lama (seperti orang Het, Yebus, orang Amori, dll).

Raksasa-raksasa itu sangat besar. Bangsa Israel bahkan sesumbar tentang ukuran salah satu dari mereka –  seorang pria bernama Og raja Basan. Menurut Patrick Heron, dalam bukunya The Nephilim and the Pyramid of the Apocalypse, dengan asumsi 1 hasta Ibrani adalah 25,025 inchi, ia membuat catatan bahwa tempat tidur orang itu adalah lebih dari 18 kaki (5,4 meter) panjangnya, menyiratkan bahwa manusia itu sendiri hampir sama tingginya! Jadi, kita melihat bahwa Kanaan pasti memiliki beberapa gen Nephilim yang sangat kuat!

Bagaimana dengan anak-anak Ham lainnya? Alkitab tidak memberi kita banyak informasi mengenai raksasa dalam garis keturunan Phut ini. Tapi dalam garis keturunan Misraim, kita dapat menemukan sesuatu yang menakjubkan, dengan implikasi yang sangat besar. Salah satu putranya adalah seorang pria bernama Kaftor (Kreta).

Kejadian 10:14 mengatakan bahwa orang Filistin datang dari Kaftorim. Kita tahu bahwa setidaknya ada 5 raksasa yang berasal dari orang Filistin: Goliath dan empat saudara-saudaranya. Dan dari deskripsi Goliat, dia adalah seorang "kerdil" diantara para raksasa – tingginya hanya antara 9-12 kaki (3-3,6 meter) menurut sebagian ahli. Dia dan saudara-saudaranya adalah yang terakhir dari para raksasa (di tanah Kanaan) pada zaman Daud.


Mari kita lihat sedikit lebih dalam seorang pria yang bernama Kaftor. Dalam Kejadian 10:14, orang Kaftorim dikatakan menjadi ayah dari orang Filistin. Menurut Yeremia 47:4 dan Amos 9:7, orang Filistin datang dari Kreta – suatu tempat yang dijelaskan dalam beberapa terjemahan sebagai "negeri Kaftor" karena di situlah ia menetap di beberapa tempat Pasca-Banjir. Mengapa hal ini begitu penting? Kreta adalah tempat di mana semua mitologi Yunani berasal!


Mitologi dewa-dewa Yunani yang terkenal dapat ditelusuri kembali secara harafiah ke suatu waktu setelah Banjir Besar Nuh. Dewa-dewa ini datang dari Kreta. Selanjutnya, jika Anda mempelajari sejarah Kreta, Anda akan menemukan bahwa sebagian besar dari apa yang sekarang kita sebut "Eropa" biasanya membayar upeti ke pulau kecil di Laut Aegea itu. Mereka harus mengirim perawan muda, laki-laki dan perempuan kepada Minotaur dari Labyrinth sebagai upeti kepada Raja Minos. Bagaimana begitu banyak wilayah Eropa bisa ditaklukkan kepada sebuah pulau kecil benar-benar tidak masuk akal, kecuali Anda menyadari bahwa dewa-dewa kuno itu mungkin benar-benar ada. Alkitab mengatakan kepada kita siapa mereka sebenarnya dan dari mana mereka datang. Ini adalah Nephilim Pasca-Banjir yang muncul melalui garis keturunan dari Ham.

Akhirnya, mari kita lihat anak Ham, Kush. Alkitab mengatakan Kush memperanakkan Nimrod.

BANGKITNYA BABEL - Bab 3 - Manusia dengan Banyak Nama

Tanpa ragu, sosok pertama yang terang-terangan memiliki figur anti-Kristus seperti yang kita baca dalam Kitab Suci adalah seseorang yang disebut oleh Alkitab sebagai Nimrod. Individu ini sangat signifikan dan memiliki banyak alasan yang akan menjadi jelas pada akhir artikel ini. Saya percaya Nimrod adalah seorang raksasa seperti banyak dari sepupunya. Mari kita lihat bahasa Ibrani (untuk Kejadian 10:8).




Dalam Kejadian 1-15, Word Biblical Commentary, Wenham mencatat bahwa nama ini berarti
 'kita hendak memberontak' meskipun ia mengakui bahwa secara etimologi ini tidak pasti. Tapi kebanyakan sarjana tampaknya setuju bahwa nama dasarnya berarti, "pemberontak(the rebellious one). Oleh karena itu, mungkin sebutan itu lebih tepat disebut sebagai gelar, jika dibandingkan nama. Karenanya, saya percaya dia memiliki banyak nama yang lebih spesifik, yang digambarkan oleh banyak kebudayaan kuno.Nama 'Nimrod' (Strong # 5248) adalah sebuah kata yang baik Strong maupun Konkordansi Lengkap NAS mengatakan sebagai "berasal dari asing(from foreign origin).

Sebelum saya masuk lebih dalam, saya ingin membahas kalimat, "mulai menjadi orang yang perkasa".
And Cush begat Nimrod: he began to be a mighty one in the earth. (KJV)
Dan Kush memperanakkan Nimrod: dia "mulai menjadi orang yang perkasa" di bumi.
Kejadian 10:8

Kata "mulai" digunakan di sini adalah kata "he-hel" atau "chalal" dalam bahasa Ibrani. Strong (# 2490) mendefinisikan sebagai:
manusia mulai, menajiskan, memecahkan, menajiskan, makan seperti hal-hal yang biasa

Hal ini sangat menarik. Sekarang mari kita lihat kata yang diterjemahkan sebagai "orang yang perkasa" (mighty one) untuk melihat bagaimana hal itu benar-benar menarik. Kata yang diterjemahkan sebagai "orang yang perkasa" adalah "gibbor" dalam bahasa Ibrani (Strong # 1368). Ada beberapa perdebatan mengenai kata ini karena dapat digunakan dalam berbagai cara. Berikut adalah beberapa hal yang disebutkan dalam Strong:
juara, kepala, melebihi, raksasa, manusia, manusia perkasa, seseorang, orang yang kuat,

Perhatikan bahwa salah satu sebutan yang dapat digunakan adalah kata "raksasa", meskipun kata ini tidak begitu populer dalam menggambarkan hal itu dibanding kata-kata Ibrani lainnya seperti Nephilim atau Raphaim. Kata "gibbor" ini tampaknya lebih tepat sebagai deskripsi dari seorang pria yang memang perkasa dalam arti seorang pejuang. Tapi ketika Anda melihat Kejadian 6:4, tampaknya ada koneksi yang menarik.
"Raksasa [Nephilim] ada di bumi pada hari-hari itu dan juga sesudahnya ketika anak-anak Allah datang kepada anak-anak perempuan manusia dan mereka melahirkan anak-anak bagi mereka. Mereka adalah orang-orang yang perkasa [gibbor] pada zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan."

Ini tampaknya mengindikasikan bahwa "gibbor" dapat dianggap sebagai keturunan Nephilim, yang kita tahu adalah raksasa. Meskipun hal ini tidak selalu terjadi demikian. Ambil contoh "orang-orang perkasa [gibbor]" raja Daud (dalam 2 Tawarikh 25: 6) misalnya. Saya tidak percaya mereka ini adalah keturunan Nephilim - terutama karena salah satu hal yang mereka lakukan adalah memburu para raksasa! Jadi, kita tidak bisa terlalu dogmatis tentang kata itu sendiri. Saya percaya artinya harus diambil sesuai konteks penggunaannya dalam kalimat.

Jadi, apa yang harus kita pikirkan tentang Nimrod? Saya percaya mengingat apa yang kita ketahui tentang anak-anak Ham lainnya dan keturunan mereka, adalah wajar untuk mengasumsikan bahwa melalui mencemarkan/merusakkan dirinya sendiri, Nimrod menjadi "serang yang perkasa" (mighty one) - dalam arti menjadi seorang keturunan dari Nephilim (lihat juga penjelasan mengenai orang ini). Apa yang tidak kita lihat dalam Alkitab, saya percaya pasti bisa dilihat dari tulisan-tulisan dari kebudayaan lain mengenai pria ini.

Dalam bukunya, The Giza Discovery, penulis Peter Goodgame telah melakukan pekerjaan yang sangat bagus untuk meletakkan dasar pemahaman mengenai siapakah orang ini dilihat dari sudut pandang masyarakat dunia kuno... dan siapakah dia nantinya pada hari-hari yang akan datang! Alkitab menyebutnya Nimrod, tetapi bagi orang-orang dunia kuno, ia dikenal sebagai:

Dionysus, Baccus, Adonis, Apollo

Ra, Osiris, Dumuzi

Gilgamesh, Orion, Baal

Mithra, Melqart, Tammuz

Ada banyak nama lain, tapi saya ingin fokus pada nama Gilgamesh dan Osiris dalam daftar di atas. Sebelum saya melakukan itu, saya ingin menjelaskan mengapa Nimrod dikenal dengan begitu banyak nama.

Alkitab memberitahu kita tentang salah satu hal yang dilakukan Nimrod yang membuatnya terkenal. Dia adalah orang yang merancang pembangunan Menara Babel. Menurut Kitab Yasher, Nimrod memimpin tim dari tiga kelompok, masing-masing dengan misi khusus untuk diselesaikan seiring dengan berlanjutnya pembangunan Menara. Salah satu kelompok merencanakan untuk membunuh Tuhan. Kelompok lain merencanakan untuk menyerang Dia dengan busur dan tombak. Kelompok yang ketiga merencanakan untuk mendirikan dewa-dewa palsu mereka dan menyembahnya di Surga. Jadi dari apa yang kita lihat di sini, ini adalah atribut Anti-Kristus yang pertamaDia ingin membunuh Tuhan dan mendirikan Satu Sistem Dunia, dengan dirinya sendiri sebagai Tuhan. Tapi ketika Allah melihat semua yang mereka inginkan untuk dilaksanakan, Dia memutuskan untuk melakukan sesuatu hal.

Hal pertama yang harus kita sadari adalah bahwa Menara Babel bukanlah hanya gedung yang tinggi. Tuhan tidak panik ketika kita membangun gedung World Trade Center atau Burj Khalifa. Tidak. Nimrod sedang membangun apa yang kita sebut hari ini sebagai "Stargate". Menara Babel secara lahiriah adalah portal/pintu gerbang (Stargate) yang melaluinya Nimrod dapat mencapai ke Surga. Dan ternyata, hal itu mungkin terjadi!
Dan mereka berkata, Mari kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke surga (heaven; Ibrani:shamayim); dan mari kita membuat nama, supaya kita jangan terserak ke atas seluruh bumi. Dan TUHAN turun untuk melihat kota dan menara itu, yang dibangun anak-anak manusia. Dan TUHAN berkata, Lihatlah, orang-orang ini bersatu, dan mereka semua memiliki satu bahasa; dan hal ini mulai mereka lakukan: dan sekarang tidak ada yang membatasi mereka, yang mereka bayangkan untuk dilakukan. Marilah Kita turun, dan mengacaukan bahasa mereka, supaya mereka tidak mengerti perkataan satu dengan yang lainnya.
Kejadian 11:4-7 (KJV)

Dari teks itu terlihat bahwa rencana Nimrod mungkin dilakukan - setidaknya dalam arti "Mencapai ke Surga". Kita tahu bahwa kita tidak bisa membangun sebuah bangunan yang cukup tinggi untuk benar-benar masuk ke dalam "Surga Ketiga" di mana Allah tinggal, karena itu ada sesuatu yang lain yang dimaksud di sini. Entah bagaimana, Nimrod dan orang-orangnya menciptakan sesuatu yang bisa "menjembatani" dunia kita dan alam Surgawi. Tapi Tuhan menghentikan itu. Dia mengacaukan bahasa mereka dan menyerakkan orang-orang di bumi.

Kata "Menara Babel" tidak ada di dalam Kitab Suci. Selalu dikatakan "kota dengan menara" atau hanya "kota." Babel artinya "Pintu Gerbang Tuhan" (Gate of God), dari bahasa Akkadian bab-ilu, "Pintu Gerbang Tuhan" (dari bab "pintu" + ilu "tuhan")." Kota itu mendapat nama "Babel" dari kata Ibrani "balal", yang artinya "campur aduk." Dalam bahasa Sumeria "Ka-dingir" artinya "suara-suara campur aduk yang membingungkan."

Dalam New Living Translation, Ulangan 32:8 mengatakan,
Ketika Yang Mahatinggi menetapkan negeri bagi bangsa-bangsa, ketika Dia membagi-bagi umat manusia, Dia mendirikan batas-batas bangsa-bangsa sesuai dengan bilangan anak-anak Allah.

Terjemahan itu kita pilih, karena tampaknya lebih akurat daripada kebanyakan terjemahan lain yang memuat bagian terakhirnya dengan, "menurut jumlah anak-anak Israel." The NLT tampaknya menterjemahkan ayat ini dari Septuaginta yang mengatakan, "menurut para malaikat Allah." Dalam Barne's Note on the Bible, ditulis, "Beberapa teks versi Yunani menyebutkan "sesuai jumlah Malaikat Allah;" hal ini tampaknya tidak berbeda, tetapi menurut pemahaman Yahudi, jumlah bangsa-bangsa di bumi ada tujuh puluh jumlahnya (bandingkan catatan Kejadian 10:1), dan masing-masing bangsa memiliki malaikat pelindung sendiri (bandingkan Sirakh 17:17)."
Bagi tiap-tiap bangsa diangkat-Nya penguasa, tetapi Israel menjadi bagian Tuhan.
Sirakh 17:17

King Wells, penulis buku Ancient Myths and the Bible memperkuat pemahaman ini pada halaman 12 dan 13 dari bukunya:
Ingat, kita harus membuktikan suatu tesis dengan lebih dari satu sumber, jadi mari kita lihat Ulangan 4:19:
Dan supaya engkau jangan mengangkat matamu memandang ke langit, dan ketika kamu melihat matahari, dan bulan, dan bintang-bintang, bahkan semua tentara langit, hanya menjadi terdorong untuk menyembah mereka, dan melayani mereka, yang oleh TUHAN, Allahmu telah dibagi-bagi kepada semua bangsa di bawah kolong langit.
Sekali lagi, kita melihat bahwa Allah membagi bangsa-bangsa sesuai dengan tentara langit, dan dalam keseluruhan kitab suci, tentara langit mengacu kepada malaikat-malaikat...

Kitab Yasher menegaskan gagasan ini juga. Dalam pasal 48:43, menggambarkan tahta Firaun sebagai berikut.
Dan tahta yang diduduki raja ditutupi dengan emas dan perak dan batu onyx, dan ada tujuh puluh anak tangga.

Cerita itu berlanjut dengan menggambarkan alasan mengapa ada tujuh puluh tingkat, yang menyatakan bahwa itu mewakili 70 bahasa manusia. Catatan ayat 45b-47:
Juga setiap orang yang mengerti untuk berbicara dalam seluruh tujuh puluh bahasa, ia naik tujuh puluh langkah, dan naik dan berbicara sampai dia mencapai raja. Dan setiap orang yang tidak bisa menyelesaikan tujuh puluh, ia naik sebanyak langkah sebagaimana jumlah bahasa yang ia kuasai untuk berbicara. Itu adalah kebiasaan sehari-hari di Mesir supaya tidak ada yang dapat memerintah atas mereka, kecuali orang yang mengerti untuk berbicara dalam tujuh puluh bahasa.

Dalam bab berikutnya (Yasher), kita lihat tentang Yusuf yang dijadikan penguasa kedua di Mesir, ketika para perwira Firaun memprotes gagasan bahwa seseorang yang berkuasa atas mereka tidak mengetahui keseluruhan 70 bahasa. Ini akan menjadi masalah bagi Yusuf jika bukan karena malaikat Tuhan datang kepadanya malam hari itu dan mengajarinya seluruh 70 bahasa (Yasher 49: 9-18).

Lalu apa intinya? Intinya hanyalah ini: setelah kekacauan lidah di Menara Babel, orang-orang pergi dan berbicara mengenai orang yang sama (Nimrod), hanya saja sekarang mereka mengatakannya dalam bahasa baru mereka. Jadi Nimrodpahlawan perkasa yang agung-pemburu-dewa-raja, dikenal dengan banyak nama yang berbeda di seluruh dunia. Dengan 70 bangsa yang berbeda/bahasa yang keluar dari satu peristiwa itu, sekarang mudah untuk memahami bagaimana Nimrod bisa dikenal oleh setidaknya 70 nama yang berbeda!

Sebelumnya, saya mengatakan akan fokus pada dua nama; Gilgamesh dan Osiris. Mari kita mulai dengan GilgameshEpic of Gilgamesh adalah salah satu cerita tertua yang pernah ditulis. Banyak orang yang telah menghubungkan bahwa Gilgamesh hanyalah salah satu dari banyak nama untuk Nimrod. David Livingston menghasilkan karya yang sangat baik untuk menghubungkan Nimrod-Gilgamesh, dan di Internet secara hurufiah sarat dengan informasi dan perpustakaan yang memberikan kesaksian mengenai dua nama yang mewakili individu yang sama ini.

 
Dia sering digambarkan sebagai raksasa. Kita bisa lihat pada gambar di atas bahwa ia memegang singa dibawah lengannya! Teks kuno juga membuat pernyataan bahwa ia "2/3 dewa dan 1/3 manusia." Hal ini tentu akan mendukung kasus "genetika Nephilim" mengenai anak-anak Ham.

Ada banyak yang bisa ditulis tentang Gilgamesh, tapi itu saja fokusnya untuk saat ini. Kita akan kembali ke karakter ini lagi segera. Sekarang, mari kita mengalihkan perhatian kita kepada Osiris.


Osiris adalah karakter yang SANGAT terkenal dalam sejarah dan mitologi. Dia memainkan peranan penting dalam kelompok masyarakat rahasia (secret societies) dan bahkan di dalam pemerintahan dunia kita sendiri. Tapi lebih dari itu, saya percaya dia adalah tokoh sentral yangPERLU kita lihat untuk MEMAHAMI zaman dimana kita hidup sekarang ini dan apa yang akan datang dalam waktu dekat.

Misalnya, apakah Anda tahu bahwa Osiris adalah satu-satunya dewa lain dari zaman kuno selain Yeshua yang dikenal sebagai, "Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan?"
"...dia sangat perkasa dan sangat menakutkan dalam namanya 'Osiris', ia ada untuk selamanya dan untuk selamanya dalam namanya 'Un-Nefer.' Penghormatan bagimu, O Raja segala raja, Tuhan segala tuhan, Penguasa para raja, yang dari rahim Nut engkau telah memerintah dunia dan dunia orang mati... "
- Kutipan dari Hymn to Osiris dalam The Book of the Dead

Sebagaimana dinyatakan di atas, Peter Goodgame telah melakukan pekerjaan yang menakjubkan untuk menghubungkan poin-poin ini dan menjelaskan mitos Osiris, jadi kita tidak akan membahas semuanya disini. Harap meluangkan waktu untuk membaca Bagian 2 dari buku Giza Discovery untuk mempelajari lebih lanjut. Namun ada beberapa hal yang saya tunjukkan disini untuk membuat kesimpulan di bagian akhir.


Simbol Osiris adalah ankh, yang terlihat sangat mirip seperti salib. Satu teori yang dominan adalah bahwa "lingkaran" di bagian atas ankh melambangkan kebangkitan - seperti dalam kelahiran kembali matahari. Ini tampaknya sama seperti BANYAK dewa-dewa matahari yang mati dan bangkit kembali, yang terlahir pada tanggal 25 Desember, yang ada di peradaban dunia kuno. Dan cukup untuk mengatakan, bahwa bukan kebetulan atau kecelakaan, jika Anak Allah disalibkan pada simbol dewa matahari.

Dengan hal itu di dalam pemahaman kita, saya merasa perlu untuk memberikan catatan mengenai inkarnasi Nimrod sebagai Osiris, Anda benar-benar dapat melihat cermin (terbalik) dari gambar Yesus. Di mana Yesus adalah Anak AllahKristusMessias; Osiris adalah antitesis yang tepat. Dia adalah dewa mataharimessias palsuAnti-Kristus. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa orang Kristen harus sama sekali tidak menghubungkan Yesus Kristus dengan tanggal 25 Desember. Itu bukan hari ulang tahun Yesus Kristus. Itu adalah hari ulang tahunNimrod/Osiris/Baal/Mithra.

Tulisan ini bukan bermaksud untuk membangun kontroversi melawan Natal.
Ada video menarik yang menjelaskan lebih lanjut mengenai topik ini.



Intinya adalah, dalam Ulangan 18:9, Allah mengatakan kepada Israel untuk tidak berhubungan dengan tradisi dewa (palsu) lain. Dia menganggap itu kekejian. Dan jika Allah kita adalah "sama, kemarin, hari ini dan selamanya" sebagaimana dikatakan Alkitab mengenai Dia, maka saya kira, Firman yang menjadi daging karena kita, akan memberi kita peringatan yang sama.

Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku: "Hai anak manusia, berbicaralah kepada teman-temanmu sebangsa dan katakanlah kepada mereka: Kalau Aku mendatangkan pedang atas sesuatu negeri dan bangsa negeri itu mengambil seorang dari antara mereka dan menetapkan dia menjadi penjaganya dan penjaga ini melihat pedang itu datang atas negerinya, lalu meniup sangkakala untuk memperingatkan bangsanya, kalau ada seorang yang memang mendengar suara sangkakala itu, tetapi ia tidak mau diperingatkan, sehingga sesudah pedang itu datang ia dihabiskan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Ia mendengar suara sangkakala, tetapi ia tidak mau diperingatkan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Kalau ia mau diperingatkan, ia menyelamatkan nyawanya. Sebaliknya penjaga, yang melihat pedang itu datang, tetapi tidak meniup sangkakala dan bangsanya tidak mendapat peringatan, sehingga sesudah pedang itu datang, seorang dari antara mereka dihabiskan, orang itu dihabiskan dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari penjaga itu
Yehezkiel 33:1-6

Tak perlu diperdebatkan lagi, "Hari Natal" (seperti yang disebutkan tanggal 25 Desember) bukanlah hari kelahiran Yesus Kristusmelainkan hari kelahiran kembali Anti-Kristus – dewa matahari kuno yang mati dan bangkit kembali ... yang sampai sekarang belum dibangkitkan kembali.

Apa maksudnya "belum dibangkitkan kembali"?

Dalam Kitab Wahyu, Yesus berulang kali disebut sebagai "yang ada, dan yang sudah ada, dan yang akan datang". Hal ini ada sepanjang bagian awal Kitab Wahyu, tetapi ketika Anda sampai ke pasal 13, Anda akan mulai membaca tentang "Binatang" yang kemudian dijelaskan (dalam pasal 17:8-11) sebagai "yang telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul kembali". Akan kita bahas belakangan.

Hal lain yang ingin saya tunjukkan tentang hubungan Osiris-Nimrod adalah hubungan mereka dengan salah satu rasi bintang yang paling penting dan mudah diidentifikasi di langit – rasi Orion. Seperti Gilgamesh dan Nimrod, Orion juga dikenal sebagai rasi "pemburu yang perkasa." Dalam buku The Two Babylons karangan Alexander Hislop, si penulis menulis sebagai berikut (dalam Bab 2, Kematian sang Anak):


Meskipun kita tidak menemukan laporan mengenai hal-hal rahasia yang dijalankan di Yunani untuk memperingati Orion, raksasa dan pemburu yang perkasa yang diperkenalkan oleh Homer, dengan nama itu, namun ia mewakili secara simbolis seseorang yang mati dengan cara yang sama dengan kematian Osiris, dan kemudian dipindahkan ke surga.*

* Lihat OVID'S Fasti. Ovid mewakili Orion yang begitu sombong dan bangga karena kekuatannya yang besar, seperti kemuliaan yang sia-sia untuk menyombongkan diri bahwa tidak ada makhluk di bumi yang bisa mengalahkan dia, dimana seekor kalajengking muncul, "dan," kata penyair, "ia ditambahkan kepada bintang-bintang." Sebutan untuk kalajengking dalam bahasa Chaldea adalah Akrab; tapi Ak-rab, bila dipisah, artinya "Sang Penindas yang Besar," dan ini adalah makna tersembunyi dari rasi bintang Scorpion yang diwakili dalam Zodiac. Rasi bintang itu menggambarkan dia yang membunuh dewa Babilonia, dan meruntuhkan sistem yang dibangunnya. Pada waktu matahari berada di rasi Scorpion, dewa Osiris di Mesir "menghilang" (WILKINSON), dan ratapan besar dilakukan untuk hilangnya dewa ini. Ada peristiwa lain yang rancu dengan kematian dewa Mesir; tetapi perlu diperhatikan bahwa, karena konflik dengan Scorpion-lah maka Orion telah "ditambahkan ke jajaran bintang-bintang," jadi pada waktu Scorpion berkuasalah dewa Osiris "menghilang."

Dari catatan Persia, kita dengan yakin dapat mengatakan bahwa Nimrod-lah yang didewakan setelah kematiannya dengan nama Orion, dan ditempatkan di antara bintang-bintang ...

Jadi, sekarang kita telah menghubungkan Nimrod dengan GilgameshOsiris dan Orion, saya akan mulai memperjelas hal-hal yang lebih besar untuk menggambarkan apa yang akan datang.


Semua orang tahu bahwa dataran tinggi Giza itu sejajar dengan "sabuk" dari konstelasi Orion. Dataran tinggi Giza telah banyak menerima perhatian sepanjang sejarah, tetapi tidak pernah sebanyak yang saya percaya seperti sekarang ini dan di masa depan yang sangat dekat. Pada tahun 1999, Zahi Hawass, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Barang Antik Mesir saat ini, mengklaim telah menemukan tempat makam dari kuburan Osiris di bawah Giza Plateau.


"Saya telah menemukan lorong, masuk sepanjang 29 meter secara vertikal ke dalam tanah, persis di tengah-tengah Piramid Chefren dan Sphinx. Di bagian bawah, yang terisi penuh dengan air, kami telah menemukan ruang pemakaman dengan empat pilar. Di bagian tengah ada sarkofagus granit besar, yang saya harapkan sebagai makam dewa Osiris,... saya telah menggali di pasir Mesir selama lebih dari 30 tahun, dan sampai hari ini, ini adalah penemuan yang paling menarik yang telah saya buat .... Kami menemukan lorong itu pada bulan November dan baru-baru ini mulai memompa air keluar. Jadi perlu waktu beberapa tahun sebelum kita selesai menyelidiki penemuan ini."
Itu sudah lebih dari sepuluh tahun yang lalu! Bayangkan saja apa yang telah mereka temukan di bawah dataran tinggi Giza sejak saat itu!

Beberapa tahun kemudian, penemuan menakjubkan lain (dan terkait) terjadi, tetapi kali ini di gurun pasir Irak. Pada hari Selasa, tanggal 29 April 2003, sebuah laporan berita BBC keluar mengumumkan bahwa arkeolog telah menemukan makam Gilgamesh!

Makam Gilgamesh Diyakini Telah Ditemukan!

Gilgamesh diyakini sebagai makhluk dua pertiga dewa, sepertiga manusia.

Siapakah yang bisa dibandingkan dengan dia sebagai raja? Siapa yang bisa berkata, seperti Gilgamesh, "Aku adalah raja"?
Epic Of Gilgamesh

Arkeolog di Irak percaya bahwa mereka mungkin telah menemukan makam yang hilang dari Raja Gilgamesh - subyek dari "buku" tertua dalam sejarah.

Epic Of Gilgamesh - ditulis oleh seorang cendekiawan di Timur Tengah 2.500 tahun sebelum kelahiran Kristus – untuk memperingati kehidupan seorang penguasa di kota Uruk, dari mana Irak mendapatkan namanya. Sekarang, sebuah ekspedisi yang dipimpin Jerman telah menemukan apa yang dianggap keseluruhan kota Uruk - termasuk, di mana pada masa lampau, sungai Efrat mengalirinya, tempat peristirahatan terakhir dari Rajanya yang terkenal.

"Saya tidak ingin mengatakan bahwa itu pasti makam Raja Gilgamesh, tapi itu terlihat sangat mirip dengan apa yang diceritakan dalam epik," Jorg Fassbinder, dari Departemen Monumen Bersejarah Bavaria di Munich, mengatakannya kepada BBC World Service Science dalam program siaran TV-nya. Berita aslinya bisa Anda lihat disini.

Magnetik
Dalam bukunya – sebenarnya itu berupa tulisan dalam satu set tablet/lembaran tanah liat - Gilgamesh digambarkan telah dikubur di bawah sungai Efrat, dalam sebuah makam yang rupanya dibangun ketika aliran air sungai kuno itu terbagi dua setelah kematiannya.

"Kami menemukan di luar kota, suatu area di tengah-tengah bekas sungai Efrat kuno, sisa-sisa bangunan yang bisa dikatakan sebagai tempat pemakaman," kata Fassbinder.
Dia mengatakan penemuan yang menakjubkan dari kota kuno di bawah gurun Irak dimungkinkan oleh teknologi modern. "Dengan perbedaan gaya magnet di dalam tanah, Anda dapat melihat ke dalam lapisan tanah," tambah Mr. Fassbinder.
Irak telah lama menjadi tempat dari beberapa penemuan sejarah yang paling penting.
"Perbedaan antara batu bata dan sedimen di sungai Efrat memberikan struktur yang sangat rinci."
Ini menciptakan magnetogram, yang kemudian secara digital dipetakan, secara efektif memberikan denah kota Uruk.

'Venice di padang gurun'
"Hal yang paling mengejutkan adalah kita menemukan bangunan yang digambarkan oleh Gilgamesh," kata Mr Fassbinder.
"Kami meneliti lebih dari 100 hektar. Kami telah menemukan struktur taman dan struktur lapangan seperti yang dijelaskan dalam epik Gilgamesh, dan kami menemukan rumah-rumah Babilonian."
Namun dia mengatakan paling mencengangkan adalah menemukan sistem kanal yang sangat canggih.
"Dengan jelas, kita bisa melihat di kanal beberapa bangunan menunjukkan tanda-tanda bahwa banjir telah menghancurkan beberapa rumah, dan itu berarti ini sistem yang sangat maju."
"[Itu] seperti Venesia di padang gurun."

Saya percaya dua penemuan luar biasa ini - makam Osiris dan Gilgamesh - memberi sinyal kepada kita tentang permulaan dari Suatu Akhir.

Catatan:
Yesus Kristus sepertinya lahir pada tanggal 11 September 2 (atau 3) Masehi.
Jadi, 25 Desember itu bukan hari kelahiran-Nya. Bisa dilihat di link ini.


BANGKITNYA BABEL - Bab 4 - Yang Pertama Akan Menjadi Yang Terakhir

Seseorang pernah bertanya, "Apa yang menjadi tujuan adanya nubuat?" Jawabnya, "Untuk mempersiapkan kita akan hal-hal yang akan terjadi." Dan saya percaya itu. Jadi jika hal ini benar, tidakkah Tuhan akan memberitahukan kepada kita secara detail mengenai peristiwa-peristiwa besar yang kita sebut Akhir Zaman?




Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan (Yunani: thlipsis, artinya: tekanan, penderitaan yang berat, beban, kesusahan, aniaya, kesengsaraan, kesukaran) seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.
Dalam Markus 13:19 Yesus berkata bahwa tidak pernah ada waktu seperti hari-hari yang akan datang dan tidak akan pernah terjadi lagi seperti itu.

Hal ini cukup serius. Oleh karena itu, ketika melihat para pemeran utama yang telah ditulis mengenai hari-hari terakhir, tidakkah kita harus mencari beberapa petunjuk utama untuk mengetahui siapakah mereka? Tidakkah kita dapat melihat Alkitab dan menentukan dengan PERSISsiapa yang akan menjadi Anti-Kristus, sehingga kita tidak disesatkan? Jelas, jawabannya adalah ya!

Sejauh ini kita telah melihat bahwa sebelum Banjir Besar, Lucifer dan malaikat-malaikatnya melakukan sendiri sebagian besar "pekerjaan kotor". Mereka memiliki interaksi langsung dengan manusia, memimpin mereka ke dalam dosa, kematian dan kehancuran. Tapi Pasca-Banjir, kita melihat bahwa "SEORANG MANUSIA" bangkit, diberdayakan oleh Iblis untuk melawan Allah dan anak-anak-Nya. Dia melakukan ini di Menara Babel. Demikianlah, figur Anti-Kristus pertama bangkit. Namanya Nimrod. Di sana, ia mencoba membunuh Allah dan mendirikan Tata Dunia Baru (New Order) dengan mengangkat dirinya sendiri menjadi Tuhan atas dunia ini. Karya kejahatan mulai berlangsung melalui seorang manusia (yang sepertinya adalah keturunan Nephilim).

Setelah Allah menggagalkan rencana Nimrod, penduduk dunia dibagi menjadi 70 bangsa, masing-masing diperintah oleh seorang malaikat penguasa dan setiap kelompok manusia bercerita tentang manusia-dewa yang pernah memimpin mereka. Dia dikenal dengan banyak nama. Masing-masing nama itu menjadi legenda, cerita atau mitos yang menyangkut konsep "kebangkitan" dari kematian.

Kita mengakhiri bagian terakhir dengan memberi perhatian kepada beberapa nama-nama Nimrod yang dikenal, fokus khusus kepada namaGilgameshOsiris dan Orion.


Apa yang saya temukan sungguh menarik mengenai penggambaran Orion dimana ia mengangkat singa di satu tangan dan tongkat pemukuldi tangan yang lain. Dia juga menghadap banteng/sapi jantan Taurus. Penyembahan banteng/sapi jantan sangat populer di waktu-waktu sebelum dan selama periode zaman Musa. Penyembahan banteng/sapi jantan juga sangat terkait dengan Baal (yang  adalah nama lain dariNimrod seperti disebutkan di Bab 3). Jadi, di sini Anda melihat seorang pemburu perkasa menghadapi banteng dan akan memukul seekor singa.

Kita tahu bahwa salah satu gelar Yesus adalah, "Singa dari Suku Yehuda." Bahkan ketika kita melihat gambar di atas dan merenungkan hari-hari terakhir, mungkin kita tergoda untuk berpikir bahwa Anti-Kristus memenangkan pertempuran. Tangannya terangkat hendak memukul sang Juruselamat. Hal ini terlihat cukup menyedihkan bukan?

Namun Tuhan menunjukkan bagian lain dari Alkitab yang menjawab analogi ini dengan sempurna. Sekarang, ketika saya melihat kesombongan Nimrod/Orion, saya tidak bisa tidak akan berpikir Wahyu 5:5:
Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang…"

Dan ketika kita terus membaca, kita diingatkan bahwa kita menang pada akhirnya. Tongkat Nimrod tidak akan memukul kepala singa. Bahkan, sebaliknya yang akan terjadi. Benih perempuan itu akhirnya akan menghancurkan kepala ular (the serpent), seperti nubuat pertama yang dikatakan Alkitab!

Dalam Perjanjian Lama, ada satu frase kalimat paling penting sebagai deskripsi untuk Anti-Kristus. Frase "orang Asyur" (the Assyrian). Lihat kembali gambar Orion dan perhatian bagian ini dalam Yesaya 10:5:
“Woe to the Assyrian, the rod of my anger, in whose hand is the club of my wrath!" (KJV)
Celakalah Asyur, tongkat amarah-Ku, yang di tangannya ada tongkat murka-Ku!

Tuhan menjelaskan individu ini lebih lanjut dalam pasal 14:24,25
TUHAN semesta alam telah bersumpah, "Sesungguhnya, seperti yang Aku rencanakan, demikian akan terjadi, dan seperti yang telah Aku rancangkan, demikian akan terjadi. Aku akan menghancurkan orang Asyur dalam negeri-Ku; di gunung-gunung-Ku Aku akan menginjak-injak dia. Kuknya akan diambil dari umat-Ku, dan bebannya akan disingkirkan dari bahu mereka."


Nimrod dikenal sebagai pemburu perkasa. Orion dikenal sebagai pemburu perkasa. Dan begitu juga Gilgamesh. Perhatikan kutipan di bagian tengah artikel BBC di atas. Ini sebagian Tablet no. 1 dari Epic Gilgamesh. Bagian selanjutnya dari ayat itu berbunyi:

Siapa yang bisa dibandingkan dengan dia sebagai raja?
Siapa yang bisa berkata seperti Gilgamesh: "Aku adalah Raja!"?
Yang namanya, dari hari kelahirannya, disebut "Gilgamesh"?
Dua-pertiganya adalah dewa, sepertiganya adalah manusia.

Bandingkan dengan, Wahyu 13:3-4:
Dan aku melihat salah satu kepalanya terluka yang menyebabkan kematian; dan luka yang mematikan itu sembuh: dan seluruh dunia sangat heran akan binatang itu.

(Note): Menurut Kitab Yasher, Esau memenggal kepala Nimrod/Gilgamesh/Osiris/Orion.

Dan mereka menyembah naga yang memberikan kekuasaan kepada binatang itu:
dan mereka menyembah binatang itu, dan berkata,
"Siapakah yang sama seperti binatang ini?"
"Siapa yang sanggup berperang melawan dia?"

Apa yang menyebabkan seluruh dunia akan memanggil seorang manusia dengan sebutan "Binatang itu" dan mengikutinya? Saya percaya ini akan terjadi karena:

  • begitu banyak kebudayaan yang memiliki semacam hubungan dengan dia (melalui mitos, legenda dan / atau agama)
  • sesuatu yang sangat serius terjadi - seperti "luka mematikan di kepala" disembuhkan
  • orang itu memang raksasa - binatang!
  • ketika "Binatang" 4.000 tahun ini bangkit dari bawah tanah dataran tinggi Giza (keluar dari air), itu benar-benar akan sangat menakjubkan, pemandangan yang ajaib!

Mari kita lihat lebih dekat "Binatang" ini. Wahyu 17 menegaskan sekali dan untuk selama-lamanya siapakah yang akan menjadi Anti-Kristus Akhir Zaman. Wahyu 17 adalah ketika Yohanes mendapat penglihatan Binatang dengan tujuh kepala. Dia bingung dengan arti penglihatan ini, sehingga malaikat mengatakan kepadanya apa artinya.


Binatang yang engkau lihat itu pernah ada, dan tidak ada; dan akan naik keluar dari jurang maut, dan menuju kepada kebinasaan: dan mereka yang tinggal di atas bumi akan heran, yang namanya tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dari dasar bumi, ketika mereka melihat binatang itu pernah ada, dan tidak ada, namun ada lagi. Dan ini adalah pikiran yang memiliki hikmat. Ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk. Dan ada tujuh raja: lima sudah jatuh, yang satu ada, dan yang lainnya belum datang; dan ketika ia datang, ia harus melanjutkan dalam waktu yang singkat. Dan binatang yang pernah ada, dan tidak ada, ia adalah yang kedelapan, dan bagian dari tujuh itu, dan menuju kepada kebinasaan.
- Wahyu 17:8-11 (KJV)

Binatang yang diperkenalkan dalam Wahyu 13 dijelaskan di dalam Wahyu 17 secara lebih rinci. Jadi disini kita memiliki "pagar" atau batas di mana kita harus berada ketika mempertimbangkan siapakah Anti-Kristus itu dulunya, dan yang sekarang ini, dan yang akan datang.

Perhatikan bahwa malaikat menjelaskan mengenai tujuh kepala binatang dengan mengatakan pertama bahwa kita harus memiliki hikmat ketika melihatnya. Dengan kata lain, kita ditantang untuk berpikir dengan jernih. Malaikat kemudian melanjutkan dengan mengatakan bahwa ada tujuh raja yang perlu kita perhatikan. Dalam konteks, makhluk (Anti-Kristus) yang dijelaskan di sini adalah salah satu dari tujuh kepala, berarti ada tujuh orang dalam sejarah yang semuanya adalah satu "tubuh" – dari Anti-Kristus. Malaikat itu memberitahu Yohanes bahwa lima telah jatuhyang satu ada (pada zaman Yohanes) dan yang lain akan datang, tapi memerintah hanya untuk waktu yang singkat.

Peter Goodgame dalam bukunya The Giza Discovery, percaya individu berikut ini mewakili tujuh "kepalaBinatang (dan saya cenderung setuju).
  • Nimrod - tanpa diragukan lagi, dia adalah sosok Anti-Kristus pertama kali yang dijelaskan di dalam Alkitab.
  • Firaun Mesir (pada saat Keluaran) - lagi seorang pria muncul, berpikir dirinya Tuhan dan yang motifnya adalah untuk memperbudak dan menghapuskan anak-anak dari Tuhan Yang Benar.
  • Sanherib - raja Asyur yang juga berpikir dirinya Tuhan dan yang berusaha untuk bangkit melawan Yang Maha Kudus Allah Israel ... hanya untuk direndahkan oleh Tuhan dan dikirim pulang - di mana ia dibunuh oleh anaknya sendiri (2 Raja 18:13 – 2 Raja 19:27).
  • Raja Tirus - raja lain yang pertama-tama digambarkan sebagai seorang pria yang menganggap dirinya sebagai Tuhan, selanjutnya dia digambarkan sebagai Lucifer dalam Alkitab (Yehezkiel 28).
  • Antiokhus Epiphenes - mendirikan sebuah altar untuk Zeus di Ruang Maha Kudus dan mempersembahkan seekor babi sebagai korban untuk mencemarkan Bait Suci Allah. Hal ini tentu saja gambaran dari apa yang akan dilakukan Anti-Kristus terakhir di dalam Bait Suci Ketiga.

Mereka bisa dibilang sebagai kandidat yang paling mungkin dari "lima raja (yang) telah jatuh."


  • Ada beberapa perdebatan mengenai orang yang "sekarang ada." Identitas orang ini tergantung pada saat kapan Yohanes menuliskan Kitab Wahyu. Yang pasti Caesar. Tapi Caesar yang mana itu? Nero atau Domitian? Keyakinan saya itu adalah Nero. Dia cocok dengan deskripsi orang gila yang dirasuk setan, bertekad bulat untuk menghancurkan umat Allah.
  • Orang yang "belum datang" dan akan memerintah untuk waktu singkat, saya percaya "mungkin" Adolf Hitler. Sekali lagi, ia cocok dengan deskripsi orang yang dirasuk setan, pemimpin dunia yang terang-terangan berdiri menentang  Allah. Hitler membunuh jutaan orang Israel milik Yang Maha Kudus, dan ia melakukannya dengan cara-cara Luciferian, okultisme, ritual -seperti umumnya- termasuk pengorbanan manusia secara massal.


Hitler adalah seorang okultis, dibelakangnya ada organisasi okultisme rahasia bernama Vril Society. Hitler dan Nazi Jerman mendedikasikan hidupnya untuk mengejar relik-relik kuno dari seluruh dunia (salah satunya The Spear of Destiny, tombak yang dipakai tentara Romawi untuk menusuk lambung Tuhan Yesus Kristus pada waktu di salib), dan tujuannya adalah mengembalikan kejayaan ras Aryan (yang adalah keturunan Nephilim), berusaha membangkitkan kembali ras yang telah musnah ketika Banjir Besar, dan dengan bantuan mereka Hitler bermaksud untuk menguasai seluruh dunia. Simbol Nazi Jerman (Swastika, Salib Hitam) bisa ditelusuri sampai ribuan tahun kebelakang, adalah simbol yang sama yang dipakai oleh keturunan Nephilim. Hitler menyebabkan kematian puluhan juta manusia di seluruh dunia. Jika Hitler hanya pendahuluan saja dari apa yang akan datang, Anti-Kristus yang Terakhir benar-benar akan menjadi makhluk monster, "senjata pemusnah massal" seperti apa yang belum pernah Anda lihat sebelumnya!

Jadi, di sini kita memiliki tujuh (kemungkinan besar) kandidat dari sejarah. Ini adalah tujuh kepala Binatang. Tapi perhatikan ayat berikutnya, tampaknya sangat sedikit orang yang memberi perhatian khusus:
Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang tidak ada itu, ia sendiri adalah raja kedelapan dan namun demikian (dia adalah) satu dari ketujuh itu dan ia menuju kepada kebinasaan.
Wahyu 17:11

Ia mengatakan bahwa Binatang itu pernah ada, dan tidak ada (dan akan ada lagi) adalah yang KEDELAPAN dan bagian dari YANG TUJUH. Sebenarnya, terminologi "pernah ada dan tidak ada dan akan ada" disebutkan beberapa kali dalam Wahyu 17. Saya percaya ini ada bagi mereka yang "memiliki kebijaksanaan" untuk memperhatikan. Pertama-tama, itu adalah kebalikan dari deskripsi untuk Yesus dalam beberapa pasal pertama sebagai "yang telah ada, dan ada, dan yang akan datang." Kedua, ini sesuai dengan berbagai keyakinan dunia kuno mengenaidewa matahari mereka yang sekarat dan mati dan bangkit kembali. Tapi fakta bahwa Wahyu 17:11 mengatakan bahwa dia adalah "bagian dari tujuh" artinya bahwa Anti-Kristus yang paling akhir dan yang akan paling (tidak) terkenal haruslah salah satu dari tujuh raja yang telah tercantum di atas ... dan kemungkinan akan mewujudkan semua kombinasi dari ciri-ciri mereka semuanya!

Sekarang, jika kita melihat deskripsi Wahyu 13 lagi, kita menemukan bahwa individu ini memiliki luka mematikan di kepala yang secara ajaib sembuh. Jadi, melihat daftar di atas, kita perlu bertanya siapakah yang pernah memiliki luka mematikan di kepala?
1. Nimrod - Ya!
2. Firaun Mesir - Tidak!
3. Sanherib (raja Asyur) -Tidak!
4. Raja Tirus - Tidak!
5. Anthiokus Epifanes - Tidak!
6. Nero - Ya! (sepertinya) Dikatakan dia menikam tenggorokannya sendiri.
7. Hitler - Ya! (sepertinya) Sejarah mengatakan dia menembak kepalanya sendiri, tapi bukti DNA forensik menunjukkan bukti yang berlawanan.

Tapi demi argumentasi, katakanlah kita memiliki 3 dari 7 kandidat yang cocok dengan deskripsi:
1. Nimrod
2. Nero
3. Hitler
Sekarang, siapakah dari ketiganya yang adalah orang Asyur dan memiliki koneksi ke Babel? Hanya satu. Nimrod!
Catatan: Sanherib itu memang Asyur, tapi ia tidak pernah memiliki luka yang mematikan di kepala.

Bahkan jika daftar "kandidat" di atas tidak akurat, saya yakin suatu alasan yang sangat kuat dapat dibangun untuk nama yang pertama dan yang terakhir dalam daftar itu. Kita bisa berdebat sepanjang hari untuk yang lainnya. Intinya adalah, tidak peduli daftar seperti apa yang Anda kumpulkan untuk tujuh itu, tidak ada orang dalam sejarah yang tercatat di planet ini cocok untuk SEMUA deskripsi Anti-Kristus yang lebih baik dari Nimrod. Dan jika kita menerapkan prinsip filosofi "penjelasan yang paling sederhana adalah yang lebih mungkin benar" untuk analisis ini, saya percaya hasilnya akan terbukti sendiri. Jadi, kita bisa melupakan setiap dan semua gagasan, teori dan/atau ide-ide tentang tokoh politik yang pernah berjalan di bumi ini. Obama bukan Anti-Kristus. Tidak ada aktor lain di panggung dunia yang sesuai dan yang lebih baik dari Nimrod.

Menurut Flavius Josephus, sejarawan Yahudi abad pertama, dalam bukunya Antiquities of the Jews, Nimrod dikatakan bahwa dia akan membalaskan dendam kepada Allah, jika Dia punya pikiran untuk menenggelamkan dunia lagi. Karena itu dia membangun menara yang begitu tinggi sehingga air bah tidak bisa mencapainya. Dan dia sendiri akan membalas dendam kepada Allah karena menghancurkan nenek moyangnya (para Nephilim dan Malaikat yang Jatuh).

Perhatikan Wahyu 17:8a  Adapun binatang yang telah kaulihat itu, telah ada, namun tidak ada, ia akan naik (Yunani: anabaino, bangkit, naik ke atas) keluar dari jurang maut (bottomless pit, jurang tanpa dasar; Yunani: abyssos, the Abyss) dan ia menuju kepada kebinasaan (Yunani: apoleia; kehancuran, binasa).

Anti-Kristus harus naik keluar (bangkit) dari jurang maut, "The Abyss" atau neraka/dunia orang mati! Dan dia akan menuju kepada kebinasaan/kehancuran (Yunani: apollumi).

Perhatikan Wahyu 9:1-11, pintu jurang maut akan dibuka, dan akan keluar pasukan belalang "neraka". Secara khusus perhatikan ayat 11:
Wahyu 9:11  Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut (Yunani: Abyssos); namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abaddon dan dalam bahasa Yunani ialah Apollyon.

Apollyon artinya "The Destroyer," Penghancur… dan Apollyon identik dengan dewa Apollo. dewa Yunani yang berkuasa atas kematian dan penyakit sampar, atas matahari, musik, puisi, tanaman dan ternak, dan obat-obatan. Nama Apollo (Yunani: Apollon) mempunyai akar kata dalam bahasa Yunani kuno "apollumi",  suatu kata kerja atau "apollyo", artinya "menghancurkan." Apollo adalah nama lain dari Nimrod!

Mungkin penyingkapan terbesar dan terbaru mengenai Nimrod sebagai Anti-Kristus adalah "kebetulan" mengenai "persentase"-nya sebagai manusia dewa. Ini tentang rasio dua pertiga.

"Inilah kebijaksanaan, biarlah orang yang memiliki hikmat menghitung jumlah binatang itu, karena itu adalah jumlah dari seorang manusia.Jumlahnya adalah 666." - Wahyu 13:18 (NIV)

Perhatikan bagaimana Epic Gilgamesh menyatakan bahwa ia adalah 2/3 dewa dan 1/3 manusia. Di sana Anda memiliki dua angka persentase yang sangat penting. Sepertiga adalah (kurang-lebih) 33,3%. Dalam komunitas Illuminati dan Secret Societies pada umumnya, 33 adalah angka yang signifikan - dan salah satunya akan kita bicarakan dalam artikel yang lain. Pada bagian itu, saya akan menunjukkan pentingnya angka 33 karena berkaitan dengan Nephilim, bagi Yesus serta kemunculan Nephilim dan Anti-Kristus mereka. Sekarang, untuk persentase lainnya dari Nimrod/Gilgamesh, Anda mungkin sudah bisa menebak kemana arahnya. Ya. Dua-pertiga. Jika kita "menghitung jumlah binatang" dengan "hikmat" dalam pikiran kita akan muncul angka 66,6% atau 666!

Baiklah, mari kita simpulkan bersama-sama sekarang. Kita sudah meneliti tentang penyembahan terhadap manusia ini di seluruh dunia dalamberbagai nama lainnya. Dia dianggap sebagai "manusia dewa" oleh banyak budaya. Sebagian dewa – sebagian manusia? Hmm... Di mana kita mendengar hal itu sebelumnya? Yesus Kristus adalah Allah dan manusia. Keduanya disebut "Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan." Keduanya memiliki salib sebagai simbol. Keduanya dikenal sebagai sosok yang menderita mati dan bangkit (meskipun Nimrod belum bangkit). Salah satunya adalah Kristus. Salah satunya adalah Anti-Kristus... yang punya "bilangan-dewa" kebetulan berjumlah 666.

Dalam Matius 24:24-28 Yesus berkata, "Karena akan muncul mesias-mesias palsu, dan nabi-nabi palsu, dan akan menunjukkan tanda-tanda besar dan keajaiban; sedemikian rupa sehingga, jika mungkin, mereka akan menyesatkan orang pilihan. Lihatlah, Aku telah mengatakan sebelumnya. (Dengan kata lain, PERHATIKAN!) Karenanya jika mereka berkata kepadamu, Lihatlah, ia ada di padang gurun, jangan pergi kesana; lihat, ia ada di ruang rahasia; jangan percaya. Karena seperti petir keluar dari timur, dan bersinar bahkan sampai ke barat; demikian pulalah akan kedatangan Anak Manusia. Karena dimanapun bangkai berada, di situ burung elang akan berkumpul ".. (KJV)

Perhatikan Yesus berkata, "Lihatlah, Aku telah mengatakan sebelumnya." Saya suka terjemahan New Living Translation bagian pertama. Kembali ke ayat 23 dikatakan, "Lalu jika ada yang memberitahu kamu, 'Lihat, di sini ada Mesias,' atau 'Itu dia,' jangan percaya. Karena mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan bangkit dan melakukan tanda-tanda besar dan keajaiban untuk menipu, jika mungkin, bahkan orang-orang pilihan Allah. Lihatlah, Aku telah memperingatkan kamu tentang hal ini sebelumnya."

Dengan kata lain, saya percaya Yesus berkata, "Perhatikan baik-baik! Ini serius! Bahkan KAMU bisa tertipu oleh apa yang akan terjadi!"


Dia kemudian menyebutkan gurun. Gilgamesh ditemukan di gurun pasir.
Dia menyebutkan "ruang rahasia." Makam Osiris ditemukan dan itu pasti/adalah ruang rahasia.

Tapi pernyataan terakhir yang Yesus katakan tidak masuk akal sama sekali dalam konteks ini. Dia berkata, "Karena dimanapun bangkai berada, di situ elang akan berkumpul."

Terjemahan yang benar adalah "elang." Tapi terjemahan modern mengubah kata itu dengan "burung bangkai/burung nazar" karena semua orang tahu bahwa elang tidak pergi mengejar binatang mati (yaitu bangkai). Mereka berburu mangsa hidup.

Yang benar adalah, Yesus tahu persis apa yang Dia katakan (bayangkan itu)! Saya percaya Yesus secara profetik memandang ke depan menembus waktu dan melihat para "elang" berkumpul di sekitar mayat. Elang telah menjadi lambang pilihan untuk hampir setiap kerajaan utama dunia di planet ini, baik di masa lalu maupun sekarang, seperti Romawi, Nazi Jerman, dan tentu saja simbol nasional untuk Amerika. Seragam tentara Amerika selalu menggunakan simbol-simbol elang.

Oleh karena itu, apakah mengherankan jika Yesus menggambarkan "elang" ketika Dia memandang ke depan menembus waktu dan menjelaskan apa yang Dia lihat tentang (kebangkitanseseorang yang akan mengklaim sebagai "juruselamat dunia" pada Hari-hari Terakhir?

Tidak lama setelah makam Gilgamesh ditemukan, pasukan Amerika Serikat menduduki Irak pada April 2003. Apa hubungannya Gilgamesh dengan Amerika?

Kesimpulan ini sepertinya mengada-ada. Tapi mengingat akar Masonik (okultisme) dalam berdirinya bangsa Amerika, tata letak ibukota pemerintahan Amerika, banyak monumen dan patung-patung yang mengagungkan Babilonia, Mesir, Yunani dan dewa-dewa Romawi dan semua yang telah terjadi sejak 9/11 untuk mendirikan New World Order, mungkin kita perlu memperhatikan baik-baik apa yang akan terjadi.

Ada alasan yang kuat bagi Nimrod untuk menjadi Anti-Kristus yang pertama dan (pasti) yang terakhir. Oleh karena itu saya akan menyimpulkan bagian ini dengan kutipan dari Peter Goodgame dalam artikel "Asyur (Assyrian)":
Setelah invasi Amerika ke Irak berhasil, dan berlanjut dengan pendudukan berikutnya, ada banyak ahli Alkitab yang mencari nubuatan di akhir zaman tentang daerah ini dengan minat baru. Banyak dari mereka percaya bahwa Alkitab memprediksi pembangunan kembali secara lahiriah Babel - "pelacur besar" dalam Wahyu 17: 1 – di sepanjang tepi Sungai Efrat. Mereka mengikuti pandangan Arthur W. Pink yang pada tahun 1923 dalam studi komprehensif mengenai Anti-Kristus, menunjuk Zakharia 5:5-11 yang berbicara tentang tempat tinggal seorang wanita jahat yang didirikan "di tanah Sinear." Akankah Babel kuno akan dibangun kembali di hari-hari terakhir dan entah bagaimana muncul untuk mengontrol struktur politik dan ekonomi dunia untuk menggenapi Wahyu 17-18?

Kemungkinan ada kepentingan lain yang menyebabkan Amerika Serikat menginvasi Irak, bahkan mungkin alasan utama – satu bulan setelah para arkeolog yang menggali padang pasir mengklaim telah menemukan makam Gilgamesh – berselang empat tahun sejak penemuan ruang rahasia makam Osiris (yang kosong) ditemukan di Mesir.

Pada salah satu interview dalam acara Omegaman RadioTom Horn dan Steve Quayledua orang peneliti yang banyak melakukan riset mengenai hal-hal ini, berbincang-bincang mengenai penemuan mayat Gilgamesh tersebut. Sekitar 1 jam 27 menit berbincang, mereka mulai membicarakan bagaimana Nimrod berubah menjadi seorang raksasa (nephilim). Mereka kemudian membicarakan penemuan jasad Gilgamesh. Hal ini dikonfirmasi oleh Steve Quayle, dia berkata, "Saya berbicara dengan seorang Jenderal Pasukan Operasi Khusus yang memvalidasi dan memverifikasi hal itu, dan dia benar-benar ada di sana ketika jasad Gilgamesh – dan kata-katanya seperti ini, "Dia berada dalam kondisi terawetkan secara luar biasa." Dan itu secara fisik berada di sekitar area dimana United States membangun kompleks militer terbesar, saya percaya itu salah satu kompleks militer terbesar di dunia. Di seluruh area itu. Team spesial – Pasukan Spec Ops pergi ke sana untuk mengamankan benda-benda itu semua…

Apa yang saya katakan ini berdasarkan jenderal dengan banyak bintang jasa, saksi mata yang berada di sana dan menceritakan kepada saya. Dia berkata, "Mereka mendapatkan jasad Gilgamesh." Jadi jika mereka telah mendapatkan Gilgamesh dan dia adalah Nimrod, mereka sudah mendapatkannya. Dan tujuan utamanya adalah untuk mengekstrak DNA-nya. Dan saya juga diberitahu bahwa seluruh tujuan.. dari proyek pemetaan genetika manusia… adalah untuk menemukan penanda genetik tertentu bagi roh-roh tanpa tubuh untuk menghidupkan kembali tubuh jasad mereka agar hidup kembali lagi." 

Note:
Dan Esau pada waktu itu, setelah kematian Abraham, sering pergi ke padang untuk berburu. Dan Nimrod raja Babel, yang juga bernama Amraphel, sering pergi bersama-sama orang-orang perkasanya untuk berburu di padang, dan berjalan bersama mereka pada waktu hari sejuk. Dan Nimrod mengawasi Esau sepanjang hari-hari, karena rasa cemburu ada didalam hati Nimrod terhadap Esau sepanjang waktu.

Dan pada suatu hari Esau pergi ke padang untuk berburu, dan dia mendapati Nimrod berjalan di padang belantara bersama dua orangnya. Dan semua orang-orang perkasa dan rakyatnya ada bersamanya di padang belantara, tetapi mereka mengambil jarak dengan dia, dan mereka pergi berlawanan arah dengan dia untuk berburu, dan Esau menyembunyikan dirinya dari Nimrod, dan dia mengintai dia di padang belantara. Nimrod dan orang-orangnya yang bersamanya tidak tahu akan dia; Nimrod dan orang-orangnya sering berjalan-jalan di padang pada waktu hari sejuk, untuk mengetahui dimana orang-orangnya berburu di padang.

Nimrod dan dua orang yang bersamanya sampai ke suatu tempat, ketika Esau dengan tiba-tiba dari tempat persembunyiannya, menghunus pedangnya, dan bersegera berlari kepada Nimrod dan memenggal kepalanya. Dan Esau berjuang mati-matian melawan dua orang yang ada bersama Nimrod, dan ketika mereka berteriak kepadanya, Esau berpaling kepada mereka dan memukul mereka sampai mati dengan pedang. Dan semua orang-orang perkasa Nimrod, yang meninggalkannya di padang belantara, mendengar teriakan dari jauh, dan mereka mengenal suara teriakan dari dua orang itu, dan mereka berlari untuk mencari tahu apa sebabnya, saat mereka menemukan raja mereka dan dua orang yang ada bersamanya tergeletak mati di padang belantara. Dan ketika Esau melihat orang-orang perkasa Nimrod datang di kejauhan, dia melarikan diri, sehingga lolos; Esau mengambil pakaian-pakaian berharga Nimrod, yang telah diwariskan ayah Nimrod kepadanya, yang karenanya Nimrod berhasil menguasai seluruh negeri, dan dia lari dan menyembunyikannya di dalam rumahnya.

Dan Esau mengambil pakaian-pakaian itu dan berlari ke kota karena orang-orang Nimrod, dan dia datang ke rumah ayahnya, lelah dan kehabisan tenaga karena pertarungan, dan ia siap untuk mati karena dukacita ketika ia mendekati saudaranya, Yakub, dan duduk di depannya.

Dan dia berkata kepada saudaranya, Yakub, Sesungguhnya aku akan mati hari ini, dan karenanya buat apa aku menginginkan hak kesulungan? Dan Yakub bertindak bijaksana dengan Esau dalam hal ini, dan Esau menjual hak kesulungannya kepada Yakub, itu terjadi seperti demikian karena Tuhan.

Perhatikan, disini ada hubungan yang sangat bagus dengan Kejadian 25:29-34:
Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang. Kata Esau kepada Yakub: "Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah." Itulah sebabnya namanya disebutkan Edom. Tetapi kata Yakub: "Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu." Sahut Esau: "Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?" Kata Yakub: "Bersumpahlah dahulu kepadaku." Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya. Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu. 


Selanjutnya : KEMBALINYA NEPHILIM - Bab 1 -
 Serangan Bertubi-tubi
?
r

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?