Karena banyak pemberitaan yang tidak benar, maka dijelaskan disini bahwa serangga ”Tomcat” bukan belalang maut yang dinubuatkan di kitab Wahyu 9.
Perhatikan “Tomcat” tidak mempunyai sengat seperti kalajengking dan racun akibat serangga “Tomcat” ini efek maksimalnya hanya melepuh (herpes) di kulit, berbeda dengan sengat kalajengking yang membuat bengkak dan nyeri. Belalang dari jurang maut akan menimbulkan penderitaan selama 5 bulan sedangkan akibat serangga “Tomcat” tidak separah itu.
Belalang “Apolion” yang dinubuatkan kitab Wahyu jauh lebih mengerikan dan sampai sekarang belum memunculkan dirinya.
Belalang itu akan menyerang orang yang tidak dimeterai oleh Allah ( orang yang tidak mengalami “Pengangkatan”) yaitu mereka yang belum menerima Yesus dan mereka yang sekalipun mengaku Kristen tetapi hidup cemar memelihara dan mengikuti patung berhala itu.
“Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.” (Efesus 5:5)
“Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala” ( 1Yoh 5:21)
Sebab itu baiklah kita menjauhkan diri dari segala patung berhala yang merupakan kekejian bagi Tuhan (Ulangan 27:15).
Kamu harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat (Yakobus 5:8).
GBU















Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.