animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Senin, 18 April 2016

Planet X: Sejarah Atlantis, Banjir Besar, Eksodus, dan Naga Merah

Planet X: Sejarah Atlantis, Banjir Besar, Eksodus, dan Naga Merah


Kitab Kolbrin adalah tulisan kuno yang terdiri dari 11 buku: 6 buku pertama ditulis oleh para penulis dan sarjana Mesir kuno kira-kira setelah peristiwa Eksodus bangsa Israel dari tanah Mesir. Sisanya, 5 buku lainnya, ditulis oleh para pendeta Celtic pada masa Inggris awal setelah peristiwa kematian Tuhan Yesus Kristus. Kumpulan tulisan ini kemudian dipindahkan ke Glastonbury Abbey dimana mereka disimpan hingga abad ke-12 M.

Peringatan Yoel, The Destroyer – Sang Penghancur


Yoel, seorang nabi dalam Perjanjian Lama, merasa perlu untuk memperingatkan kita tentang peristiwa besar murka yang akan menimpa Bumi sebelum kedatangan Hari Tuhan. Dia tahu apa dampak signifikan dari murka ini, dan bahwa setiap tempat di Bumi akan terdampak.

Tiuplah sangkakala di Sion dan kumandangkanlah tanda peringatan di atas gunung kudus-Ku! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, karena sedang datang Hari YAHWEH, sebab, ia sudah dekat.
Suatu hari kegelapan, suatu hari kesuraman, awan-awan dan kegelapan bagaikan suasana fajar pagi yang menyebar di gunung-gunung…
Di hadapannya api telah melahap, dan di belakangnya berkobar nyala api. Negeri yang seperti Taman Eden, yang di hadapan dan di belakangnya menjadi padang gurun yang tandus…
Di hadapan mereka, bumi berguncang, langit bergetar, matahari dan bulan telah menjadi gelap, dan bintang-bintang telah menarik kembali cahayanya.
Dan Aku akan menunjukkan tanda-tanda di langit dan di bumi: darah dan api serta gumpalan-gumpalan asap.
Matahari akan berubah menjadi gelap, dan bulan menjadi darah, sebelum datangnya Hari YAHWEH, yang dahsyat dan menakjubkan.
Yoel 2:1-3,10,30,31

Penglihatannya jelas, dan itu diperjelas lagi dengan deskripsi yang diberikan dalam tulisan sekuler Kitab Kolbrin. Kitab ini memberikan penjelasan yang detail tentang peristiwa Banjir Besar dan Eksodus, dan tentang kehancuran Bumi pada masa yang lampau, yang disebabkan oleh sebuah benda planet luar angkasa yang dinamai The Destroyer, Sang Penghancur.

Manuscripts 3:3
Ketika zaman berlalu, suatu hukum tertentu berlaku atas bintang-bintang di langit. Jalur-jalur mereka bergeser. Ada pergerakan dan ketidakteraturan, mereka tidak lagi tetap dan sebuah nyala terang yang besar nampak kemerahan di langit.

Manuscripts 3:4
Ketika darah menetes di atas Bumi, Sang Penghancur akan muncul, dan gunung-gunung akan terbelah dan memuntahkan api dan abu. Pohon-pohon akan hancur dan semua yang hidup akan dilalapnya. Air akan menelan daratan, dan air lautan akan mendidih.

Manuscripts 3:6
Orang-orang akan berlarian dalam kegilaan. Mereka akan mendengar sangkakala dan pekik peperangan dari Sang Penghancur dan akan mencari pengungsian di dalam liang-liang di Bumi. Kegentaran akan memakan habis hati mereka, dan keberanian mereka akan tercurah keluar dari dalam mereka seperti air yang tercurah dari bejana yang pecah. Mereka akan dimakan nyala api murka dan terbakar oleh nafas Sang Penghancur.

Dalam kamus Webster terbaru, "Destroyer" – Sang Penghancur – didefinisikan sebagai sesuatu yang menghancurkan atau yang menyebabkan akhir. Karena itu, jika Sang Penghancur mengakhiri kota-kota terbesar umat manusia di tempat-tempat yang jauh, dia pastilah benda luar angkasa dan cukup besar untuk mempengaruhi seluruh Bumi.


Melalui tulisan ini kita akan mempelajari bukti-bukti pendukung yang menunjukkan bahwa The Destroyer, Sang Penghancur, itu adalah suatu benda planet luar angkasa yang dikenal sekarang ini dengan nama Planet X, dan yang banyak dipercayai akan melintasi tata surya pada zaman ini, yang akan menyebabkan malapetaka global bagi Bumi.

Manuscripts 3:9
…waktunya Sang Penghancur sudah dekat.

Manuscripts 3:10
Pada waktu itu, orang-orang akan memiliki Buku Besar di hadapan mereka, kebijaksanaan akan diungkapkan, hanya sedikit yang akan dikumpulkan untuk berdiri, itu adalah masa pengujian. Mereka yang gigih akan bertahan…

Kitab Kolbrin mengandung kutipan-kutipan menakjubkan yang menggambarkan kembalinya Planet X. Para penguasa bumi ini – the elite – sejak lama sudah mengetahuinya, dan tanpa perlu dipertanyakan, mereka menyimpan rahasia ini rapat-rapat, sementara pada saat yang bersamaan mempersiapkan diri – dengan harga berapa pun – untuk mempertahankan hidup hingga ke zaman yang baru.

Jika sekelompok 'elite', yang memiliki dokumen kuno berumur 800 tahun yang menyatakan dengan jelas bahwa sebuah malapetaka akan terjadi pada saat kembalinya benda luar angkasa ini, maka mereka akan dengan sangat hati-hati merencanakan penyelamatan diri mereka sendiri dengan membangun fasilitas-fasilitas bunker-bunker, terowongan-terowongan, jalur transportasi bawah tanah raksasa antar benua, dan markas pemerintahan masa depan. Para 'elite' merespon peringatan dari Kitab Kolbrin ini dengan sangat serius.

Semuanya ini tidak terlalu mengherankan, karena itu sudah tertulis di dalam Kitab Suci:
Masuklah di sela gunung batu dan bersembunyilah di dalam liang tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya!
Yesaya 2:10

Dan mereka akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu, dan ke dalam liang-liang di tanah, karena kedahsyatan TUHAN, dan terhadap semarak kemegahan-Nya, ketika Dia bangkit untuk mengguncangkan bumi dengan dahsyat.
Yesaya 2:19

Dan raja-raja di bumi, dan pembesar-pembesar, orang-orang kaya, dan perwira-perwira, dan orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka, menyembunyikan diri mereka di dalam gua-gua dan di dalam batu-batu karang di gunung-gunung.
Wahyu 6:15 

Bukti-bukti menunjukkan bahwa The Destroyer, Sang Penghancur akan kembali lagi, dan itu bisa dilihat dari siklus alaminya.

Untuk membuktikan hal yang krusial ini, kita akan melihat tiga episode peristiwa dari Kitab Kolbrin, yaitu:
  1. Tenggelamnya Atlantis
  2. Air Bah (Banjir Besar Nuh), termasuk kisah orang Celtic mengenai Banjir Besar
  3. Eksodus bangsa Israel dari tanah Mesir

Sebagaimana akan Anda temukan belakangan, The Destroyer – Sang Penghancur secara langsung menyebabkan dan atau berkontribusi terhadap ketiga peristiwa besar di Bumi ini.

Surat dari Monster Luar Angkasa


Tertanggal: Sabtu, 30 Desember 1983.

Washington (TPS):
"Benda luar angkasa yang diperkirakan sebesar planet Yupiter dan kemungkinan berada begitu dekat dengan Bumi, sehingga kemungkinan itu adalah bagian dari tata surya telah ditemukan pada arah konstelasi Orion oleh teleskop orbital bernama Infrared Astronomical Observatory… Para astronom tidak mengetahui apakah ini planet, komet raksasa, ataukah "protostar" terdekat."

"…Itu bukan surat yang akan datang," kata Neugebauer, kepala astronom…
[Sumber: The Vancouver Sun]


Menarik, bagaimana Dr. Neugebauer dengan cepat mematikan ide pemikiran tentang ancaman dari luar angkasa dengan menyatakan bahwa monster misterius luar angkasa ini "bukan surat yang akan datang."

Namun, Kitab Kolbrin mengungkapkan dengan jelas bahwa Bumi pernah berjumpa dengan monster luar angkasa ini di masa lampau dan itu akan terjadi kembali.

Creation 3:1
…Ini adalah fakta yang diketahui para orang bijaksana, bahwa Bumi pernah satu kali dihancurkan sama sekali dan kemudian dilahirkan kembali dalam roda penciptaan yang kedua…

Creation 3:2
…Tuhan menyebabkan seekor Naga [luar angkasa] dari luar Surga datang dan melintasinya… Lautan dilepaskan dari ayunan mereka dan meninggi, tertumpah di seluruh daratan [tsunami]…

Creation 3:3
Manusia, yang ditimpa kegentaran, menjadi gila karena pemandangan mengerikan di langit. Nafas terhisap dari tubuh mereka dan mereka terbakar dalam debu yang aneh.

Creation 3:4
Lalu dia melintas, meninggalkan Bumi yang ditutupi kegelapan dan selubung yang seram, yang menyala kemerahan di dalamnya. Perut Bumi tersobek dalam gejolak geliat yang besar…

Creation 3:5
Bumi memuntahkan hembusan besar nafas busuk dari mulutnya yang mengerikan yang terbuka di tengah-tengah daratan. Nafas yang jahat masuk sedikit di kerongkongan sebelum itu membuat manusia menjadi gila dan membunuh mereka…

Creation 3:8
…hanya batu-batu angkasa [asteroid] dan bumi merah yang tersisa dimana dulunya mereka berada, namun di tengah-tengah semua ketandusan, sedikit orang masih bertahan, karena manusia tidak mudah dibinasakan…

Creation 3:10
Kemudian kubah debu dan awan besar, yang mencakup seluruh Bumi, mengelilinginya dalam kegelapan yang pekat, ditembus oleh cahaya kemerahan, dan kubah ini disapu dalam semburan awan besar dan amukan badai air…

Creation 3:11
Ketika sinar Matahari menembus tirai Bumi… Udara yang busuk dimurnikan dan udara yang baru menyelimuti Bumi yang dilahirkan kembali, melindunginya dari kehampaan langit gelap yang berbahaya.

Creation 3:12
Hujan badai berhenti memukul permukaan tanah dan air meredakan gejolak mereka. Gempa bumi tidak lagi mengoyakkan Bumi hingga terbuka, tidak juga itu membakarnya dan menguburnya dengan batu-batu panas…

Creation 3:13
Air-air dimurnikan, endapan tenggelam dan kehidupan bertambah-tambah dengan limpahnya… Matahari tidak seperti sebelumnya dan Bulan telah diambil pergi…

Creation 3:14
Manusia mendapati Bumi yang Baru dan langit yang tetap. Dia bersukacita namun juga takut, karena dia hidup dalam kegentaran bahwa Surga akan membawa monster itu kembali dan menabrakkannya.

Creation 3:15
Ketika manusia keluar dari tempat persembunyian dan pengungsiannya, dunia yang dikenal para leluhur mereka telah pergi untuk selamanya. Wajah daratan telah berubah… ketika bangunan langit runtuh…

Kutipan ini menceritakan banyak hal tentang perjumpaan besar Bumi dengan benda planet luar angkasa.

Namun pengetahuan dapat memudar sepanjang waktu, kecuali orang-orang menjaganya dengan menuliskan catatan-catatan. Seperti halnya Kitab Kolbrin, para penulis Mesir mempunyai pandangan jauh ke depan untuk memeliharanya dengan kata-kata tulisan. Meskipun manuskrip kuno dapat mengandung pengertian bias dan yang dibesar-besarkan sesuai sudut pandang penulis, mereka tetaplah berharga dan perlu bagi pembaca masa kini.

Berdasarkan 'Book of Creation' dalam Kitab Kolbrin, tampak sepertinya sebuah planet pengembara menghantam Dunia Purba dengan hantaman yang dahsyat.

Planet pengembara ini, yang oleh orang-orang Sumeria kuno dinamai Nibiru , sebelumnya masuk melintasi tata surya kita di antara orbit Yupiter dan Mars dimana Bumi yang "pertama" dulunya berada.

Inilah planet lautan yang dikenal oleh orang-orang Sumeria sebagai Dewa Tiamat.

Ini menyebabkan terjadinya peristiwa besar luar angkasa, Nibiru bertabrakan dengan Tiamat dan menghancurkan Tiamat berkeping-keping, menjadikan sebagian kepingan-kepingannya sebagai sabuk asteroid. Namun, sebagian kecil dari Tiamat tetap utuh dan terlempar ke dalam ke arah Matahari, menempatkannya pada orbit yang lebih dekat. Massa planet yang tidak stabil yang terdiri dari batu dan air ini menata dirinya sendiri menjadi sebuah planet lautan yang lebih kecil, yang kini menjadi Bumi. Ini menurut mitologi orang Sumeria.


Selain Kitab Kolbrin dan tradisi Sumeria, adakah informasi lain yang menunjukkan bahwa suatu planet dulunya pernah ada di tempat yang kini menjadi sabuk asteroid? (Baca juga Sejarah Rahasia Satan, Peradaban Sebelum Adam, dan Monumen Mars)
"Bekas-bekas Planet Besar Tata Surya"
Oleh Van Flandern, T.C.
EOS, 57:280, 1976
 “Abstraksi.

Perhitungan dinamis baru-baru ini oleh M.W. Ovenden telah membuktikan keberadaan sebuah planet dengan 90 kali massa Bumi di tempat yang kini ditempati sabuk asteroid…"

(Sumber: ‘Mysterious Universe A Handbook of Astronomical Anomalies’ by William R. Corliss 1979.)

Saudari Kembar Matahari yang Jahat – Bintang Bertanduk


Apapun yang dikatakan, sepertinya kita berhadapan dengan dua benda asing luar angkasa.

Pernyataan ini sebagian berdasarkan sebuah diagram NASA. New Illustrated Science and Invention Encyclopedia, Vol. 18, halaman 2488 menyajikan diagram yang jelas menunjukkan "dua obyek tak dikenal."


Dari gambar ini dapat diasumsikan bahwa pesawat ruang angkasa Pioneer milik NASA sedang mencari dua benda tak dikenal. Sepertinya Dark Star – Bintang Gelap yang ada di dalam diagram ini adalah Matahari Kedua (sebuah Brown Dwarf, atau bintang gagal yang dinamai Dark Star), dan Planet Kesepuluh ditunjukkan dengan nama Planet X (dinamai Destroyer – Sang Penghancur).


Astronom Carl Sagan, berspekulasi dalam bukunya Comet (1985), bahwa Matahari kita mempunyai saudara kembar, Dark Star (Bintang Gelap) atau Dark Sister, dan menurut Kitab Kolbrin, dia mungkin benar. Pendapat ini juga ditegaskan oleh Andy Lloyd, pengarang buku Dark Star. Dia berpendapat Planet X (Nibiru) mengorbit Dark Star, dan berdasarkan skenario ini, Nibiru – bukan Dark Star – secara periodik berayun melintasi tata surya. Namun, para peneliti mengindikasikan bahwa Dark Star dapat menampakkan diri kepada kita dalam konjungsinya pada saat Planet X melintas.

Creation 4:5
Lalu… Tuhan membuat sebuah tanda muncul di langit, supaya manusia tahu bahwa Bumi akan mengalami kesengsaraan, dan tandanya adalah sebuah Bintang yang Aneh.

Creation 4:6
Bintang ini bertumbuh dan menjadi sangat terang dan menakjubkan untuk dipandang. Dia memakai tanduk dan bernyanyi, tidak seperti lainnya yang pernah dilihat…

Scrolls 33:12
Ratu Besar dari bintang-bintang, biarkan kami tinggal dengan damai, karena kami takut kemunculan tandukmu…

Origins 8:3
…Mereka menyembah dalam kekeliruan, bintang bertanduk yang ganas bersama para pengawalnya…

Apakah kutipan ini menggambarkan Saudari Kembar Matahari yang Jahat, seperti disebutkan Carl Sagan? Sepertinya demikian. Para pengawalnya adalah planet-planet atau satelit-satelit yang mengelilinginya. Pengawal terbesar Dark Star tidak lain adalah Planet X.


Indikasi lain bahwa kita berhadapan dengan dua benda luar angkasa adalah kutipan dalam Alkitab.
Dan terlihatlah suatu tanda besar di langit, seorang wanita [Dark Sister?] dengan berselubungkan matahari dan bulan di bawah kakinya dan mahkota dua belas bintang pada kepalanya [12 pengawal yang mengorbitnya?].
Dan terlihatlah suatu tanda lain di langit, dan lihatlah, seekor Naga Merah besar yang mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
Wahyu 12:1,3

Ini menggambarkan dua benda luar angkasa berbeda: Perempuan dan Naga.

Naga Merah luar angkasa yang disebutkan dalam Kitab Wahyu adalah Sang Penghancur (Destroyer) dari Kitab Kolbrin dan ini penjelasan yang sangat tepat untuk ekornya yang meliuk-liuk seperti ular yang nampak pada prasasti Mesopotamia ini.


Lebih lanjut, tablet Sumeria menunjukkan dengan jelas bahwa Planet X (Destroyer) sangat berbeda dari Saudari Kembar Matahari yang disebutkan Carl Sagan – Dark Sister.

Waktunya 'Sang Penghancur' sudah dekat


Kitab Kolbrin menuliskan tiga bab seluruhnya tentang Sang Penghancur, sehingga kita tahu bahwa hal itu dipandang penting oleh para penulis Mesir kuno untuk mendokumentasikannya. Sang Penghancur menghasilkan 'tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban' yang menakjubkan yang dapat disaksikan secara global di langit purba pada masa itu.

Manuscripts 3:1
Manusia melupakan hari-hari Sang Penghancur. Hanya orang-orang bijaksana mengetahui kemana itu pergi dan dia akan kembali pada waktu yang telah ditentukan.

Manuscripts 3:2
…Seperti gumpalan-gumpalan awan asap yang diselubungi nyala kemerahan, tidak terbedakan sendi dan anggota tubuhnya. Mulutnya seperti jurang yang daripadanya keluar api, asap dan abu.

Manuscripts 3:4
Ketika darah [debu merah] menetes ke atas Bumi, Sang Penghancur akan muncul dan gunung-gunung akan terbelah dan memuntahkan api dan abu…

Manuscripts 3:6
…Mereka akan dimakan dalam nyala api murka dan terbakar oleh nafas Sang Penghancur.

Manuscripts 3:7
…Manusia akan terbang di udara seperti burung-burung dan berenang di lautan seperti ikan-ikan… Perempuan akan menjadi seperti laki-laki dan laki-laki seperti perempuan, gairah akan menjadi alat permainan manusia.

(Ursula) Shipton, seorang peramal yang mati tahun 1561 M mengungkapkan hal yang sama:
"Karena dalam hari-hari menakjubkan yang terkemudian perempuan akan mengadopsi kegilaan untuk berpakaian seperti laki-laki, dan berpakaian celana dan memotong rambut ikal mereka…

Ketika kapal-kapal berenang-renang seperti ikan di bawah lautan, ketika manusia seperti burung-burung menjelajahi langit sejauh setengah dari dunia, yang basah kuyup di dalam darah akan mati…

Naga berapi akan melintasi langit enam kali sebelum Bumi akan mati…"

Buku Manuscript melanjutkan:

Manuscripts 3:9
…Maka langit akan gemetar dan Bumi beranjak…  Pertanda kiamat akan muncul… Waktunya Sang Penghancur sudah dekat.

Manuscripts 4:4
…Nyala api yang mendahului akan menghanguskan seluruh pekerjaan manusia, air yang mengikutinya akan menyapu habis semua yang tertinggal. Embun kematian akan jatuh perlahan-lahan, seperti karpet kelabu atas seluruh daratan yang dibersihkan…

Bentuk Malapetaka Sang Penghancur – Ular yang meliuk-liuk


Seseorang mungkin berpikir, sebuah komunitas terisolir yang pernah selamat dari malapetaka dahsyat ini tentu ingin mencatatkan peristiwa sebesar ini, dalam bentuk apa pun, untuk memberikan peringatan kepada keturunan mereka yang akan datang.

Teknologi mereka hancur sama sekali, jadi satu-satunya cara yang dapat mereka lakukan adalah menggambar secara fisik sebuah tanda atau 'perlambang' dari peristiwa ini di daratan, menggunakan cara apa pun yang diperlukan pada waktu itu.

Salah satu contoh perlambang itu adalah monumen 'batu berdiri' yang ada di Avebury, Inggris.



Hari ini, hanya satu lingkaran yang tersisa. Namun, bagian lingkaran terluar dari posisi yang asli memiliki ekor ular berbentuk seperti aliran di belakangnya. Yang satunya lagi adalah 'Serpent Mound' (Gundukan Ular) di Ohio, yang diselidiki tahun 1846. Bentuknya seperti ular yang berpilin dan terhubung kepada bulatan memanjang.



Kemungkinan, kedua struktur tanah ini adalah Sang Penghancur yang diikuti oleh ekor komet berpilin seperti ular, yang digambarkan dalam Kitab Kolbrin.

Manuscripts 5:1
…Itu berpilin di sekelilingnya seperti gulungan… Itu bukan sebuah komet besar atau bintang yang lepas, berbentuk seperti benda berapi yang nyala-nyala.

Manuscripts 5:4
Inilah bentuk malapetaka yang dinamai Sang Penghancur, ketika itu muncul pada hari-hari yang telah lama hilang, pada zaman yang lampau…

Contoh lain yang sangat jelas dari Sang Penghancur berasal dari mitologi China. Orang China punya tradisi kuno mengenai naga angkasa mengejar sebuah mutiara merah di atas awan-awan.

Mutiara ini memiliki nyala api yang berasal dari permukaannya yang berkobar-kobar dan itu selalu berhubungan dengan naga itu sendiri.


Tidak ada penjelasan yang lebih tepat, bahwa kisah ini merupakan perlambang dari Sang Penghancur yang digambarkan dalam ayat-ayat Kitab Kolbrin berikut ini:

Manuscripts 5:5
Bentuk malapetaka ini seperti sebuah bola api melingkar yang menghamburkan serpihan-serpihan berapi dalam rombongannya. Itu menutupi kira-kira seperlima dari langit dan mengirimkan jari-jari meliuk-liuk seperti ular turun ke Bumi…

Tenggelamnya Atlantis - Dipicu oleh Phaeton (Sang Penghancur)


Orang-orang Yunani kuno menggambarkan Phaeton sebagai benda luar angkasa berapi seperti matahari, yang tidak seperti komet pada umumnya. Plato, filsuf Yunani, yang memperkenalkan Phaeton pertama kali dalam karyanya berjudul Timaeus 22a-23b.

Di dalamnya kita dapat membaca bahwa teman kakek buyut Plato, bernama Solon, berbicara tentang seorang pendeta Mesir yang berkata kepadanya mengenai Phaeton:
"Ada sebuah kisah, yang bahkan kamu simpan, bahwa pada suatu ketika, Phaeton… membakar segala sesuatu yang ada di atas Bumi… kejadian yang berulang setelah interval yang lama."

"… Setelah interval yang biasanya, semburan dari angkasa, seperti suatu wabah, datang tercurah…"

Plato menceritakan kisah tentang pulau besar di tengah Samudera Atlantik yang karena murka Phaeton, tenggelam untuk selamanya.

Apakah legenda ini dikonfirmasi oleh Kitab Kolbrin? Silakan Anda yang memutuskan.

Manuscripts 1:1
Tulisan-tulisan dari zaman lampau menceritakan hal-hal yang aneh dan peristiwa-peristiwa besar di masa para nenek moyang kita hidup pada mulanya…

Manuscripts 1:6
… karena daratan besar Ramakui [Atlantis] yang pertama kali merasakan injakannya. Dikelilingi air di sekitarnya, di luar batas-batasnya itu berada.

Manuscripts 1:7
Ada orang-orang perkasa pada waktu itu [raksasa Nephilim] … Ada kupu-kupu seperti burung-burung [capung raksasa?] dan laba-laba selebar bentangan tangan seorang manusia … Ada sejumlah besar gajah, dengan gading besar yang melingkar.
[Mastodon atau Mammoth? Perlu dicatat di sini, kembali ke tahun 1930, Edgar Cayce, seorang pelihat dalam mimpi yang terkenal, mengatakan dalam tidurnya bahwa Mastodon hidup berdampingan dengan manusia pada zaman Atlantis].

Manuscripts 1:8
… Dalam penghancuran besar di waktu malam, daratan runtuh ke dalam jurang yang dalam…

Manuscripts 1:9
… Manusia mengenakan pakaian dari kulit binatang dan dimangsa oleh binatang buas, makhluk dengan gigi-gigi beradu menjadikan mereka makanan… Pemakan otak memburu manusia…

Manuscripts 1:10
… Setiap manusia yang memiliki benih didalamnya dan setiap perempuan yang punya aliran darah mati…

Manuscripts 1:12
Inilah negeri darimana manusia berasal… Rakamui [atau Atlantis].

Manuscripts 1:16
Di Ramakui ada sebuah kota besar dengan jalanan dan saluran-saluran air, dan ladang-ladang dikelilingi tembok-tembok batu dan saluran-saluran. Di tengah-tengah daratan itu ada gunung besar yang puncaknya rata…

Manuscripts 1:17
Kota itu memiliki tembok-tembok batu dan dihiasi dengan batu-batu merah dan hitam, kulit kerang putih dan bulu-bulu…

Manuscripts 1:18
Mereka mendirikan tembok-tembok dari gelas hitam dan merekatkannya dengan gelas oleh api…

Manuscripts 1:19
Mereka membuat cermin mata dari batu gelas…

Manuscripts 31:10
…Seluruh daratan terangkat dan terhempas seperti ombak lautan. Selagi itu naik dan jatuh, berkertakan dan terguncang, api yang menerobos dari bawah menyembur keluar, dan bertemu dengan sambaran-sambaran kilat yang turun dari langit.

Manuscripts 31:11
…Pantai-pantai yang baru terbentuk di sekeliling pegunungan… Sepanjang satu malam panjang yang mengerikan daratan yang malang itu terkoyak dua, dan bagian selatan tenggelam hilang dari pandangan mata…

Creation 4:10
Pegunungan Timur dan Barat terbelah dua dan berdiri di tengah-tengah lautan yang mengamuk. Daratan Utara miring dan terbalik pada sisinya.

Creation 4:11
Kekacauan dan keributan mereda kembali dan semua menjadi sunyi…

Creation 4:12
Air bah menyapu kembali dan daratan tersapu bersih…

Creation 4:13
Beberapa orang selamat di atas sisi pegunungan dan di atas puing-puing yang mengapung, namun mereka tersebar… Di tengah-tengah kedinginan mereka selamat di dalam gua-gua dan tempat-tempat perlindungan.

Creation 4:14
Negeri Manusia Kecil dan Negeri Para Raksasa, Negeri Makhluk Tak Berleher dan Negeri Rawa-rawa dan Kabut, Negeri Timur dan Barat, semuanya tergenang…

Berdasarkan ini, penampilan fisik manusia sepertinya berbeda secara drastis segera sesudah tenggelamnya Atlantis.

Helena Blavatsky, seorang theosofi dan peneliti filosofi esoterik di abad ke-19, menulis panjang lebar mengenai benua yang hilang Atlantis. Di tahun 1882 salah seorang gurunya menghubungi seorang rekannya, Theosof A.P. Sinnett, menekankan bahwa bagian terakhir dari Atlantis tenggelam pada tahun 9565 SM. Dia mengatakannya benar-benar sangat spesifik.

Kemudian pada tahun 1995 dua orang peneliti bernama D.S. Allan dan J.B. Delair, spesialis palaeo-geografi dan kartografi, meluncurkan sebuah buku berjudul Ketika Bumi Hampir Musnah – Bukti-bukti Meyakinkan dari Bencana yang Mengubah Bumi 9500 SM.

Mereka menyimpulkan bahwa suatu benda luar angkasa datang ke dalam tata surya pada suatu masa yang lampau dan menyebabkan kemusnahan Bumi dan menjuluki peristiwa ini "bencana Phaeton." Istilah yang sama dengan yang disebut Plato!

Allan dan Delair menuliskan:
"Benda luar angkasa penyusup apapun yang datang dari wilayah kosmis yang jauh akan cenderung bertemu atau lewat di dekat planet-planet terdekat dengan arah lintasannya pada waktu yang spesifik…"
Halaman 198

"…Phaeton dari zaman lampu dianggap secara umum berbentuk bulat, suatu benda berapi yang menyala terang dengan ukuran sedang, dan lebih mirip bintang atau matahari dibandingkan komet pada umumnya, dan dipandang oleh banyak orang sebagai penyebab Banjir Besar."
Halaman 212

Mendasarkan sepenuhnya dari penelitian ilmiah, penanggalan Allan dan Delair untuk tahun 9500 SM hanya berselisih 65 tahun dari tahun yang disebutkan oleh guru Theosofi lebih dari seabad sebelumnya.

Ini salah satu bukti yang mendukung kebenaran karya Blavatsky, meskipun Allan dan Delair lebih jauh tidak mengatakan apa-apa bahwa Phaeton adalah benda yang memiliki siklus seperti planet.

Phaeton memiliki siklus, dan dari bukunya Ajaran Rahasia – Vol. 2 1888, Helena Blavatsky memberikan petunjuk bahwa benda planet tak lazim ini akan kembali:
"…Phaeton, dalam hasratnya untuk belajar kebenaran tersembunyi, membuat Matahari bergeser dari jalurnya yang biasa…"

"…Alam telah diubahkan pada masa Banjir Besar universal… Pada waktu itu juga, tahun-tahun sebelum Air Bah yang menghanyutkan penduduk Atlantis dan mengubahkan wajah seluruh bumi – karena "Bumi (pada sumbunya) menjadi miring…"

"Dan sekarang pertanyaan alaminya. Siapakah yang memberikan informasi kepada Henokh mengenai penglihatan yang dahsyat ini… Bahwa Bumi sekali-sekali dapat mengalami kemiringan pada sumbunya?"
Halaman 533-535

Dan pada hari-hari itu Nuh melihat bahwa bumi bergeser menjadi miring, dan bahwa kehancurannya sudah dekat. Dan dia segera angkat kaki dari sana, dan pergi ke ujung bumi, dan memanggil kakeknya Henokh; dan Nuh berseru dengan suara getir, “Dengarkan aku! Dengarkan aku! Dengarkan aku!” tiga kali. Dan dia berkata kepadanya, “Katakan kepadaku apa yang terjadi pada bumi, mengapa bumi ini begitu menderita dan terguncang? Mungkin aku akan binasa bersamanya!” Dan setelah itu ada keguncangan besar di bumi, dan terdengar suara dari surga, dan aku jatuh tersungkur.
Henokh 65:1-4

Apakah Blavatsky memberi petunjuk bahwa gravitasi Phaeton telah menarik Bumi dan menyebabkan sumbunya miring dan kemudian menyebabkan Air Bah? Sepertinya demikian..

Manuscripts 33:2
…Hari-hari dalam tahun-tahun diperpendek dan masa segala sesuatu diubahkan. Musim-musim dibalikkan…

Manuscripts 33:5
…Empat kali bintang-bintang telah berpindah ke tempatnya yang baru dan dua kali matahari telah berubah arah perjalanannya. Dua kali Sang Penghancur telah menghatam bumi…

Orang dapat mengartikan kalimat tersebut dan menyatakan bahwa setidaknya pernah terjadi empat kali peristiwa bumi dijungkirbalikkan yang terjadi pada dunia purba zaman lampau. Dan salah satunya menyebabkan kemusnahan Atlantis pada akhirnya.

Ya, sepertinya Phaeton adalah Sang Penghancur, benda luar angkasa penyusup yang menyebabkan bumi dijungkirbalikkan – yang memiliki siklus alami berulang. Phaeton yang dibawa oleh Dark Star itu sendiri.

Banjir Besar Nuh – Dipicu Sang Penghancur


Tulisan dari Kitab Kolbrin mengenai Banjir Besar:

Gleanings 4:1
…Bumi telah dihancurkan dua kali, yang pertama dihancurkan sepenuhnya oleh api dan yang kedua dihancurkan sebagian oleh air. Kehancuran oleh air adalah kehancuran yang lebih ringan dan datang karena hal ini.

Gleanings 4:13
…Tuhan mereka mengirimkan kutuk ke atas manusia di kota-kota, dan datanglah suatu cahaya aneh dan suatu kabut asap yang memenuhi kerongkongan manusia…

Gleanings 4:16
…Bayangan kebinasaan mendekat… Waktunya kemusnahan sudah dekat…

Gleanings 4:17
…Karena itu sebuah kapal besar dibangun di bawah kepemimpinan Hanok, putera Hagoretur, bagi Sisuda, raja Sarapesh, yang dari perbendaharaannya membiayai pembangunan kapal.

Gleanings 4:18
…Panjang kapal besar ini tiga ratus hasta dan lebarnya lima puluh hasta, dan itu diselesaikan satu hasta dari atas. Itu ada tiga tingkatnya, yang dibangun tanpa pemisah.

Gleanings 4:19
…Setiap tingkat dibagi menjadi dua, sehingga ada enam lantai bawah dan satu di atasnya, dan mereka dibagi-bagi tujuh bagian… Batu-batu besar tergantung dari tali-tali…

Gleanings 4:20
…mereka membawa benih dari semua makhluk hidup. Gandum dituang ke dalam keranjang-keranjang dan banyak ternak dan domba disembelih untuk makanan… dan… Juga emas dan perak, logam dan batu-batu…

Gleanings 4:21
…orang-orang di lembah… mencemooh para pembangun kapal yang besar…

Gleanings 4:22
…mereka yang akan pergi dengan kapal besar telah berangkat… orang-orang memasuki kapal besar dan menutup pintunya, dan menguncinya…

Gleanings 4:23
Raja telah masuk dan bersama dia, mereka yang berasal dari darah dagingnya, semuanya empat belas…

Gleanings 4:24
…menunggangi awan hitam besar yang bergulung-gulung, datanglah Sang Penghancur… Binatang dengan mulut yang terbuka menyemburkan api dan batu-batu panas dan asap yang kotor…
[Ini sepertinya menunjukkan ada dua benda luar angkasa yang terlihat dari permukaan Bumi pada saat perlintasan mereka…]

Gleanings 4:27
…Kapal itu terangkat oleh air pasang yang hebat dan terlempar diantara puing-puing, namun itu tidak menghantam sisi-sisi pegunungan karena tempatnya dimana itu dibangun…

Gleanings 4:28
Air pasang menyapu puncak-puncak pegunungan dan menenggelamkan lembah-lembah. Mereka tidak naik seperti air dituangkan ke dalam mangkuk, tetapi datang dengan arus air bergelombang besar [seperti tsunami]…

Gleanings 4:29
…kapal besar terdampar di atas Kardo, di pegunungan Ashtar…

Kutipan dari Kitab Henokh dan Kitab Yasher tentang apa yang terjadi sebelum Air Bah itu datang:
Dan pada hari-hari itu Nuh melihat bahwa bumi bergeser menjadi miring, dan bahwa kehancurannya sudah dekat. Dan dia segera angkat kaki dari sana, dan pergi ke ujung bumi, dan memanggil kakeknya Henokh; dan Nuh berseru dengan suara getir, “Dengarkan aku! Dengarkan aku! Dengarkan aku!” tiga kali. Dan dia berkata kepadanya, “Katakan kepadaku apa yang terjadi pada bumi, mengapa bumi ini begitu menderita dan terguncang? Mungkin aku akan binasa bersamanya!” Dan setelah itu ada keguncangan besar di bumi, dan terdengar suara dari surga, dan aku jatuh tersungkur.
Henokh 65:1-4
  
Maka pada hari itu, Tuhan membuat seluruh bumi berguncang, dan matahari tidak bersinar, dasar-dasar bumi mengamuk, dan seluruh bumi berguncang dahsyat, dan kilat menyambar-nyambar, dan guntur bergemuruh, dan seluruh mata air di bumi pecah, seperti demikian ini tidak pernah diketahui penduduk bumi sebelumnya. Allah melakukan perbuatan perkasa, untuk menggentarkan anak-anak manusia, supaya tidak ada lagi kejahatan di bumi.
Yasher 6:11

Kisah Banjir Besar dari Tradisi Celtic – Dipicu oleh 'Naga Pemusnah'


Berakar kuat dalam tradisi dan hikayat Celtic kuno, tulisan-tulisan Celtic dari Coelbook (5 buku terakhir dari Kitab Kolbrin) memenuhi personalitas mistis dari mereka, mengingatkan kita akan J.R.R. Tolkien.

Membuat seseorang berpikir, mungkinkah Tolkien memiliki salinan Kitab Kolbrin di sisinya ketika dia menuliskan buku Trilogi The Lord of The Rings?

Pertanyaan ini tidak terlalu jauh, karena Tolkien menuliskan tentang zaman Bumi-Tengah. Dalam tradisi Celtic, suatu zaman dimulai dan diakhiri ketika benda misterius yang dinamai "Naga Pemusnah" atau "Kereta Bulan" muncul di atas langit.

Origins 3:9
…Para penggarap tanah liar… menceritakan kisah banjir kepada leluhur pendiri rumah kita, namun generasi yang mengalaminya telah hilang… figur yang mengerikan dari Awamkored menyatakan dirinya sendiri di depan mata orang-orang yang keheranan…

Origins 3:10
…Kereta Bulan datang kembali di atas horizon yang redup…

Origins 3:12
Musuh yang berasal dari luar bumi jatuh berkeping-keping dan melontarkan batu-batu yang diciptakannya sendiri… Matahari… [mengubah] pakaian perangnya, dari merah kepada biru, kemudian kuning, lalu hijau, lalu coklat.

Origins 3:15
Ini adalah kisah peperangan langit… Naga Pemusnah yang pernah datang lebih dari satu kali dan akan kembali lagi…

Origins 3:19
…Dalam perarakan yang mendebarkan jantung, dewa-dewa langit mengagumkan yang tidak pernah terlihat sebelumnya, melintas di langit…

Origins 3:20
…itulah kegelapan yang dikenal sebagai selubung Thunor yang menyesakkan nafas, meskipun tidak pernah sebelumnya itu terbentang begitu luas…

Origins 3:21
Awan hitam raksasa telah ditarik seperti tirai di sepanjang atap langit… Terbit di atasnya adalah gumpalan-gumpalan api dan asap yang aneh… Lalu segala sesuatu berhenti bergerak…

Origins 3:22
Lalu… datanglah gelombang tinggi dinding kegelapan, air bertaring putih, …Ada tanah kecoklatan, sampah berbuih yang hanyut dengan aneh di sepanjang permukaan…

Origins 3:23
…Berdiri di atas puncak-puncak bukit, Sang Penggentar kita melihat rumah yang berenang, membuatnya bergerak cepat menjauhi lautan, datang ke daratan, dan keluar dari dalamnya manusia dan binatang dari Tirfola.

Eksodus – Dipicu oleh The Destroyer, "Sang Penghancur"


Kita semua mengenal "Paskah" (Passover: dilewati) adalah perayaan roti tak beragi memperingati Eksodus bangsa Israel dari Mesir.

Dan YAHWEH akan melintas untuk memukul orang-orang Mesir. Dan Dia akan melihat darah pada ambang dan pada kedua tiang pintu itu. Dan YAHWEH akan lewat di atas pintu itu, dan Dia tidak akan mengizinkan sang Pembinasa (The Destroyer, Ibrani: shâchath, penghancur) masuk ke dalam rumahmu untuk memukulmu.
Keluaran 12:23

Menurut tulisan dalam Kitab Kolbrin, Destroyer - Sang Penghancur menyatakan dirinya atas Mesir tepat sebelum Israel pergi untuk memperoleh kebebasannya. Karena itu, seseorang mungkin dapat berkata, Destroyer - Sang Penghancur secara lahiriah 'lewat di atas' kepala para budak Israel sementara mereka melarikan diri melintasi Laut Merah.

Tulisan orang Mesir mengenai peristiwa Eksodus dalam Kitab Kolbrin:

Manuscripts 6:1
Hari-hari kegelapan dimulai dengan kunjungan terakhir Sang Penghancur… diramalkan dengan pertanda aneh di langit…

Manuscripts 6:3
Inilah hari-hari tenang pertanda buruk, ketika orang-orang menunggu apa yang tidak mereka ketahui…

Manuscripts 6:5
Hari-hari ketenangan diikuti oleh waktu ketika suara sangkakala dan melengking terdengar di langit…

Manuscripts 6:6
Orang-orang berbicara tentang Tuhan para budak… Perwujudan-Nya ada di langit bagi semua manusia untuk dilihat, namun mereka tidak memandang dengan pengertian…

Manuscripts 6:11
Debu dan awan asap menggelapkan langit dan mewarnai air yang ke atasnya mereka jatuh dengan warna darah. Wabah ada di seluruh negeri, sungai menjadi darah dan darah ada di mana-mana [debu merah bercampur air].

Manuscripts 6:12
…Dalam cahaya Sang Penghancur, bumi dipenuhi warna merah. Kutu-kutu berkembang biak dan memenuhi udara dan muka Bumi dengan kejijikan.

Manuscripts 6:13
…Wajah daratan dipukul dan dihancurkan oleh hujan batu yang menghantam apa pun yang berdiri di jalur lintasannya…

Allan dan Delair dalam buku mereka, When the Earth Nearly Died - Compelling Evidence of a Catastrophic World Change 9,500 BC, menguatkan kutipan dari Kolbrin mengenai "hujan batu" dalam tulisannya:
"… Orang Yahudi menyebut besi dengan 'nechoset'. Secara literal ini artinya "kotoran ular". Ini ungkapan yang tidak berarti hingga kami menemukan bahwa, dalam tradisi Yahudi, 'ular' adalah nama lain dari Satan…"

"…Lebih jauh, itu pasti berhubungan karena dalam bahasa Yunani kuno, kata besi adalah 'sideros'. Ini jika digabungkan dengan bahasa Latin untuk bintang, 'sidus', seperti 'Bintang Besi', mempunyai arti baru untuk menunjukkan sebuah benda besar yang sebagian terdiri dari logam…"

"Hal pokok yang ada pada semua tradisi kuno ini menunjukkan fakta bahwa pecahan benda-benda seperti meteor [kerikil] ini adalah bagian dan berasal dari perjumpaan kosmis mengerikan yang hampir memusnahkan Bumi pada waktu yang lampau…"
Halaman 201

Catatan orang Mesir mengenai Eksodus dari Buku Manuscripts, Kolbrin:

Manuscripts 6:14
Ikan di sungai mati dalam air yang tercemar. Cacing-cacing, serangga dan reptil bermunculan dari Bumi dalam jumlah besar. Tiupan angin besar membawa kerumunan belalang yang menutupi langit…

Manuscripts 6:15
Kegelapan ini bukan kegelapan malam yang bersih, tetapi kegelapan yang pekat yang karenanya nafas manusia berhenti di kerongkongan mereka. Manusia terengah-engah dalam awan asap panas yang memenuhi seluruh daratan dan memadamkan semua pelita dan api…

Manuscripts 6:16
Bumi terjungkir balik, seperti tanah liat diputar di atas roda tukang periuk. Seluruh daratan dipenuhi gemuruh dari gelegar Sang Penghancur…

Manuscripts 6:19
Pada malam besar murka Sang Penghancur… turunlah hujan batu-batu…

Manuscripts 6:21
Daratan menggeliat-geliat dibawah murka Sang Penghancur dan mengerang dengan penderitaan Mesir. Itu berguncang sendiri…

Manuscripts 6:22
Ada sembilan hari kegelapan dan pergolakan, sementara angin topan mengamuk seperti tidak pernah dikenal sebelumnya…

Manuscripts 6:24
Para budak terhindar dari Sang Penghancur, meninggalkan daratan terkutuk dengan bergegas. Banyak orang Mesir menggabungkan diri mereka kepada kerumunan itu, karena seorang yang besar memimpin mereka pergi, seorang pangeran imam dari istana dalam [Musa].

Manuscripts 6:25
Api menumpuk di tempat tinggi dan nyalanya tertinggal bersama musuh-musuh Mesir. Itu muncul dari tanah seperti mata air dan tergantung seperti tirai di langit.

Manuscripts 6:26
Dalam tujuh hari, oleh Remwar, mereka yang terkutuk melakukan perjalanan ke air. Mereka menyeberangi padang belantara yang naik turun sementara bukit-bukit meleleh di sekeliling mereka. Di atas, langit terkoyak-koyak dengan halilintar…

Manuscripts 6:28
Firaun telah mengumpulkan tentaranya dan mengikuti para budak…

Manuscripts 6:30
Pasukan Firaun menyusul para budak di tepi pantai laut, namun tertahan dari mereka oleh nafas api. Awan yang besar terbentang di atas pasukan dan menggelapkan langit…

Manuscripts 6:31
Angin puyuh muncul di Timur dan menyapu perkemahan pasukan… Ada ketenangan yang aneh dan, di dalam kesuraman, terlihat bahwa air itu telah terbelah, membentuk jalan di antaranya… Dari tanduk Sang Penghancur keluar suara lengkingan dahsyat yang memecahkan telinga manusia.

Manuscripts 6:32
Para budak telah mempersembahkan korban dalam keputusasaan… Kemudian, dalam kegembiraan yang meluap, pemimpin mereka [Musa] memimpin mereka ke tengah-tengah air melalui kekacauan…

Manuscripts 6:35
Kemudian kegeraman itu berlalu dan ada ketenangan… para panglima maju ke depan dan pasukan bangkit di belakang mereka… Firaun berperang melawan para budak yang berada paling belakang…

Manuscripts 6:37
…Langit bergemuruh seperti oleh seribu halilintar, perut Bumi terkoyak dan Bumi memekik dalam penderitaan… Daratan kering runtuh ke bawah air dan gelombang besar memecah di pantai…

Manuscripts 6:38
Hentakan batu-batu besar dan air menenggelamkan kereta-kereta orang Mesir yang bergerak di depan pasukan berjalan kaki…

Manuscripts 6:39
Kabar bencana datang kembali oleh Rageb, putera Thomat, yang bergegas mendahului orang-orang selamat yang ketakutan karena luka bakarnya…

Manuscripts 6:40
Daratan yang hancur terhampar tak berdaya dan para penjajah keluar dari kesuraman seperti daging membusuk…

Manuscripts 6:46
…Udara dimurnikan, nafas Sang Penghancur telah berlalu dan daratan dipenuhi kembali dengan semua yang bertumbuh…

Gleanings 6:30
…Seratus generasi telah berlalu sejak Air Bah yang menenggelamkan dan sepuluh generasi sejak kemunculan terakhir Sang Penghancur.

Bandingkan dengan catatan Kitab Suci:

Dalam kesesakanku, aku berseru kepada YAHWEH, dan aku berseru kepada Elohimku; Dia mendengar seruanku dari bait-Nya, dan seruanku ke hadapan-Nya, sampai ke telinga-Nya.
Bumi pun berguncang dan bergetar; dan dasar-dasar gunung goyah dan berguncang, karena Dia murka kepadanya.
Asap mengepul keluar dari hidung-Nya, dan api dari mulut-Nya melalap; bara menyala dari pada-Nya.
Dia melengkungkan langit lalu turun, dan kekelaman ada di bawah kaki-Nya.
Dan Dia mengendarai kerub, lalu terbang; dan membubung tinggi di atas sayap angin.
Dia membuat kegelapan sebagai tempat rahasia-Nya, tudungnya di sekeliling-Nya, adalah kegelapan air awan pekat di angkasa.
Cahaya terang keluar dari hadapan-Nya, awan-Nya yang gelap, hujan es dan bara api berlalu.
YAHWEH pun mengguntur di langit; Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya, dengan hujan es dan bara api.
Ya, Dia meluncurkan anak panah-Nya dan menyerakkannya; Dia memancarkan kilat sehingga membingungkan mereka.
Lalu, tampaklah dasar-dasar lautan, dasar-dasar bumi tersingkap, karena hardikan-Mu, karena hembusan napas hidung-Mu, ya YAHWEH.
Dia menjangkau dari tempat tinggi, Dia mengangkat aku; Dia menarik aku keluar dari dalam air bah.
Mazmur 18:7-15

Dalam bukunya Exodus to Arthur (1999), Mike Ballie menempatkan penanggalan Eksodus pada 1628 SM.

Bagaimana dia sampai pada kesimpulan ini? Ballie menyimpulkan penanggalan ini berasarkan pengukuran cincin tahun pohon yang sangat sempit yang diambil dari rawa-rawa di Sentry Hill, Irlandia Utara.

Menurut Ballie, cincin tahun pohon paling sempit yang pernah tercatat, dimulai hampir segera sesudah bencana letusan gunung api di Pulau Santorini Mediterania, menciptakan awan debu raksasa.

Tapi ini hal yang menentukan, Ballie menunjukkan bahwa ada dua awan debu yang terjadi saat bersamaan. Satu dari Santorini dan satunya dari benda luar angkasa yang datang bernama Typhon, yang kemungkinan telah menyebabkan Santorini meletus sejak awalnya.

Sejumlah penulis kuno mencatat gambaran dari benda luar angkasa ini.

Ballie menyatakan:
"Menurut AppollodorusTyphon: "…melampaui ketinggian pegunungan dan kepalanya seringkali menggosok bintang-bintang… Begitu sangat besarnya Typhon, ketika dia melontarkan batu-batu, dia menjadikan langit mendesing dan berteriak, menyemburkan api besar dari mulutnya."

"Mengutip Pliny: "Sebuah [benda seperti] komet yang mengerikan terlihat oleh orang-orang di Ethiopia dan Mesir, yang kepadanya Typhon, raja pada masa itu memberikan namanya [dengan kata lain, raja memberikan 'tanda kepemilikan' atas benda luar angkasa itu]…"

"…Typhon… tidak hanya disebutkan oleh Pliny, namun juga oleh Lydus, Servius, Hephaestion dan Junctinus… Sepertinya [Typhon] terlihat seperti bola merah raksasa yang bergerak lambat…"

"Lydus, berpendapat jika Bumi sekali lagi bergerak mendekati Typhon, Bumi akan hancur pada waktu perjumpaan itu… ada hubungan yang dekat antara tulah-tulah Mesir pada waktu Eksodus dengan fenomena yang berhubungan dengan Typhon."
Halaman 176-8


Jadi, berdasarkan kutipan di atas, Typhon adalah Sang Penghancur di Eksodus. Pada perlintasannya yang terakhir, Typhon menarik orbit Bumi sedikit melebar dari Matahari.

Manuscripts 34:4
…Lima hari sekarang ditambahkan kepada hari-hari dalam setahun, itu adalah hari-hari penderitaan karena perubahan segala sesuatu…

Ayat ini tidak hanya mendukung teori penjungkirbalikkan bumi, namun menegaskan bahwa "lima hari sekarang ditambahkan kepada satu tahun."

Jadi, lima hari ditambahkan kepada kalender! Mungkinkah bahwa tahun-tahun orang Mesir kuno hanya 360 hari, sebelum kunjungan terakhir The Destroyer, Sang Penghancur, pada waktu Eksodus? Ya…

Jawaban ini diberikan oleh Immanuel Velikovsky pada tahun 1950 dalam bukunya The World in Collision.
"Tahun Mesir terdiri dari 360 hari sebelum itu berubah menjadi 365 dengan penambahan 5 hari… sekelompok pendeta Mesir berkumpul di Canopus dan membuat keputusan… untuk menyesuaikan kalender dengan musim-musim "menurut tatanan dunia yang sekarang ini," seperti yang dikatakan dalam teks tersebut."

Velikovsky selanjutnya mengatakan bahwa diperkenalkannya lima hari tambahan ini dikarenakan perubahan sesungguhnya dalam pergerakan planet-planet seperti tersirat dalam Dekrit Canopus, karena itu mengacu kepada "perubahan kesalahan di langit."

Jadi jika orang Mesir harus menambahkan lima hari kepada kalender mereka, apakah orang-orang kuno di belahan bumi lain juga melakukan hal yang sama? Ya…

Velikovsky menuliskan:
"…Tahun Maya terdiri dari 360 hari. Belakangan lima hari ditambahkan, dan kemudian setahun adalah satu tun (periode 360 hari) dan lima hari … mereka menyebutnya terpisah, dan menamainya hari-hari yang kosong…"

[Friar Diego de Landa, di Yucatan, sebelum dan sesudah Penaklukan, menuliskan]… lima tambahan hari dianggap sebagai "kemalangan dan celaka."

Mengapa orang-orang Kuno menganggap lima hari tambahan ini sebagai "kemalangan"?

Friar Diego de Landa menangkap firasat diantara orang-orang lokal mengenai tambahan hari ini. Mungkin orang-orang Maya mengetahui sebuah benda luar angkasa yang akan datang yang bertanggung jawab mendorong bumi keluar dari orbitnya. Karenanya, mereka secara alami berpikir sebuah kekuatan jahat berhubungan dengan lima hari kemalangan ini. Apakah kembalinya obyek luar angkasa ini merupakan kedatangan dewa mereka, Quetzalcoatl – ular bersisik luar angkasa?

Ini kemungkinan yang jelas.

Quetzalcoatl, ular naga berbulu

Dalam hubungan kekuataan "jahat" ini, Typhon dan Phaeton, yang telah disebutkan di awal, juga berhubungan dengan Satan atau si Ular Tua – "Binatang" yang sesungguhnya, yang ada di surga.

Hubungan ini sebagian berasal dari catatan China kuno dari Dinasti Xia. Dari buku James LeggeThe Sacred Books of China (1879), dia mengutip sebuah kisah kuno mengenai seorang tiran korup bernama King Chieh yang akhirnya menjadi raja terakhir dari Dinasti Xia.

Selama peralihan Dinasti Xia/Shang, Raja Chieh dikalahkan oleh Raja T'ang. Peralihan ini terjadi tahun 1628 SM, dan kemungkinan melibatkan kemunculan Typhon (Binatang luar angkasa) di langit.

Legge menuliskan:
Kitab-kitab Suci China

"…Raja Xia [Chieh] mematikan kebajikannya, dan berlaku tirani… Cara surga adalah memberkati yang baik dan membuat yang jahat menderita. Surga menurunkan malapetakan kepada [Dinasti] Xia, untuk menyatakan kesalahannya…"
Selama kekalahan Raja Chieh, tulisan China kuno mengacu kepada "teror yang terang," "mengirimkan malapetaka" dan rumput yang pahit "apsintus".

Kutipan ini menandakan Raja Chieh sangat mungkin telah melihat Binatang luar angkasa di langit pada waktu kekalahannya (pada waktu yang bersamaan dengan pengamatan Raja Typhon di belahan bumi yang sangat berlainan).

The Destroyer, Sang Penghancur ini merupakan fakta yang dikenal oleh para penulis dan pendeta-pendeta Mesir kuno. Berdasarkan data dari Kitab Kolbrin, seperti halnya para penulis kuno lainnya, mereka memberikan data detail mengenai wujud Sang Penghancur: 
  • Kepala – sebagian mengandung logam, merah darah dan hampir seterang Matahari. Ada pendapat yang mengatakan bahwa benda planet ini menyemburkan awan kabut debu besi oksida yang menyebabkan warna merah darah (karat).
  • Kepalanya nampak pada waktu itu seperti bulan sabit merah yang diselubungi awan gelap.
  • Ekornya bergulung dan berpilin seperti ular.
  • Ekornya menghasilkan gulungan asap yang nampak seperti 'kepala naga', 'lengan', 'ekor', 'surai', dan 'kaki.'
  • Guguran ekornya menghasilkan suara gesekan dan ledakan dengan atmosfer.
  • Guguran ekornya menghujani Bumi dengan butiran-butiran debu merah mikroskopis yang menyebabkan lautan dan sungai menjadi "merah darah."
  • Asap awan kabut dari badannya menyemburkan ke Bumi hujan batu meteor/asteroid.
  • Rumput pahit "apsintus/wormwood" adalah tanaman pertama yang tumbuh kembali di permukaan Bumi sesudah perlintasan The Destroyer.

Destroyer bukanlah komet biasa. Itu adalah planet monster besi atau Brown Dwarf – dengan ekornya – yang mengembara melintasi tata surya kita dan menimbulkan kemusnahan pada saat kemunculannya.

…dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi…
Wahyu 12:3-4

Destroyer dikenal dengan nama lain:
Nibiru, oleh bangsa Sumeria
Destroyer, oleh orang Mesir dan Ibrani
Phaeton, oleh orang Yunani
Typhon, oleh Pliny
Frightener, oleh orang Celtic
Dan generasi ini menyebutnya dengan nama… Planet X.




Referensi:
Kitab Kolbrin
World In Collision, Immanuel Velikovsky

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?