Tuhan Yesus Kristus membawa putri saya yang berusia 10 tahun, Charis ke neraka tadi malam (7 Juli 2011). Sebelum kunjungan ke neraka ini, Tuhan menyuruhnya puasa selama 4 hari, selama waktu puasa itu dia membaca Alkitab-nya selama 4 jam sehari dan berdoa 4 kali sehari. Ini bukan pertama kalinya Tuhan memintanya untuk berpuasa terutama sebelum Dia dibukakan penglihatan-penglihatan yang besar padanya.
Perkenankan saya untuk menambahkan sedikit informasi latar belakang. Tuhan Yesus Kristus telah menampakkan diriNYA ke Charis putri saya sejak tahun lalu (2010) tanggal 26 Januari, dan Dia telah mengunjunginya setiap dua minggu sekali, akhir-akhir ini Ia datang setiap malam, ya, memang setiap malam. Jika Anda penasaran ingin tahu apa yang Dia memberitahu kepada Charis seperti yang terkadang saya bagikan dengan saudari terkasih kita Sabrina, maka Tuhan akan memberikan petunjuk kepada kami dengan kesaksian mingguan kami, pesan-pesan pribadi untuk masing-masing anggota kelompok kami dan kelompok doa kami. Pesan-pesanNYA sungguh kuat dan itu membantu setiap anggota agar terus berjalan bersama Tuhan. Ketika Tuhan melihat suam-suam kuku dan dosa dalam kehidupan anggota, Dia akan mengungkapkannya kepada Charis dan kami kemudian akan memberikan nya pesan dari Tuhan untuknya dan itu sangat tepat.... Pujilah TUHAN .....! Berikut adalah pengalaman Neraka dalam kata-kata Charis sendiri.

Ketika Tuhan muncul seperti biasa, saya memegang tangan Tuhan dan tiba-tiba saya melihat diri saya dan Tuhan sedang berjalan di jalan yang sangat panjang dan gelap. Kami tiba di sebuah lubang besar yang gelap dan kami masuk ke dalamnya dan saya segera mencium bau yang sangat mengerikan. Saya tidak pernah mencium bau sesuatu seperti itu sebelumnya. Semuanya gelap di sekitarnya. Tuhan adalah sosok cahaya satu-satunya yang ada dan saya melihat setan yang sangat jelek. Dia memiliki kuku yang sangat panjang dan ia berbau busuk dan ia memiliki kepala yang lancip dengan 4 lengan dan ia penuh dengan cairan kental hijau. Saya juga melihat alien dalam film 'Ben 10' dan yang satu ini penuh dengan api. Mereka melihat kami tapi saya tidak melihat wajah mereka.
Kemudian Kami berjalan sedikit lebih jauh, lalu kami berdiri di depan Paman Peter (paman ibu saya yang meninggal 5 tahun lalu dalam kecelakaan mobil). Saya juga mendengar banyak teriakan yang mengerikan di sisi yang lain. Cahaya Tuhan menyinarinya dan saya melihat wajahnya seperti kerangka. Dia terbakar di neraka. Saya tidak bisa melihatnya tapi saya tahu siapa dia dan dia berbicara kepada saya dan berkata: "Tolong saya, tolong saya Charis (dengan jeritan yang menyakitkan dalam suaranya) pergi beritahu istri dan anak-anakku agar tidak datang ke tempat ini, saya memohon kepadamu, sungguh mengerikan di sini. " Saya bertanya kepada Tuhan mengapa paman Peter ada di neraka dan Tuhan berkata: "Karena ia tidak memberikan hidupnya kepada Tuhan itulah mengapa dia di neraka". Setelah kunjungan ini Tuhan membawa saya kembali ke rumah dan saya menemukan diri saya di halaman rumah kami. Tuhan mengatakan bahwa Dia mengasihi saya dan keluarga saya.
KE SURGA
Diberkatilah kalian semua dalam nama Kristus Yesus. Pada jam-jam yang sangat dini pagi hari kemarin Tuhan Yesus, seperti yang Dia janjikan kepada putri saya yang berusia 10 tahun membawanya ke Surga dan di bawah ini adalah cerita dari apa yang dilihatnya. Pada apa yang dia tulis, saya tidak menambahkan apa-apa dan saya tidak mengurangi apa-apa. Saya hanya mengoreksi kesalahan ejaan dan tanda baca saja.
"Ini adalah penglihatan yang Tuhan tunjukkan kepadaku. Aku melihat Tuhan datang di atas awan dan Dia berkata:" Ayo Charis putri-KU datang dan peganglah tangan-KU " Aku juga berada di atas awan dan kami pergi tinggi di langit. Berikutnya kami berada di Surga dan aku melihat bunga berwarna yang sangat indah dan berbeda dengan beberapa warna. Aku belum pernah melihat hal ini di dunia. Bunga-bunga itu ada di setiap sisi jalan emas yang mengkilap tanpa debu itu. Lalu kami tiba di sebuah meja yang sangat panjang, meja Tuhan yang tanpa akhir, aku melihat lembaran putih dengan garis emas di tengahnya dengan cangkir-cangkir dan piring-piring emas dan semuanya siap untuk digunakan. Kami tidak lama disana kemudian kami seperti melalui pintu lain dan aku melihat Bapa yang besar duduk di tempat yang tinggi, aku mengangkat kepalaku untuk melihat tapi wajah-Nya hanya terang aku tidak bisa melihat mata tapi pada dada-Nya aku melihat sabuk emas dengan kata yang tertulis di situ berkata: "AKU adalah Bapa" dan kemudian aku melihat takhta Tuhan pada sisi tangan kanan Bapa itu ada batu "prashias" yang indah dan Bapa yang besar itu berbicara kepada saya dan berkata. "Jangan takut Charis Putriku, AKU begitu sangat, sangat, sangat, sangat, sangat mengasihimu". Setelah Bapa berbicara kata-kata itu kepadaku, dengan tanganku yang masih di tangan Tuhan, kami turun dan aku menemukan diriku di rumah lagi dan Tuhan berkata bahwa Dia mengasihiku dan keluargaku. Itulah akhir dari penglihatan dan Tuhan berkata. "AKU datang pada hari Rabu".
Saudara ini merupakan cerita Charis mengenai Surga dan kami berbagi dengan Anda sama seperti yang dia tulis dan lihat.
Diberkatilah Anda semua yang dikasihi dalam nama Yesus
Glenn van Rooyen

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.