Dua Kuil Baal yang akan didirikan di Times Square, New York dan di Trafalgar Square, London pada bulan April 2016 ini ternyata bertepatan dengan perayaan okultisme yang sangat penting yang berhubungan dengan penyembahan Baal. 19 April adalah hari pertama dari periode 13 hari yang dikenal sebagai "Pengorbanan Darah kepada Binatang" yang mencapai kulminasinya pada hari suci okultisme Beltane pada tanggal 1 Mei. Di berbagai belahan dunia lain, Beltane lebih populer dengan sebutan "May Day" (1 Mei), dan itu digambarkan sebagai "hari paling sakral nomor dua bagi Illuminati."
19 April juga dikenal sebagai hari "Perayaan Molokh". Jika Anda belum tahu "Molokh" atau "Molech", itu adalah dewa Kanaan kuno yang berulang kali dikutuk dalam Perjanjian Lama. Pengobanan bayi-bayi adalah acara utama dalam penyembahan Molokh, dan sebuah patung besar dewa pagan ini didirikan di Bohemian Grove di utara California setiap tahunnya.
Ritual penyembahan Baal di Bohemian Grove (Hutan Bohemian, California). Pesertanya adalah tokoh-tokoh elite dunia, termasuk para presiden Amerika Serikat dan para pembuat keputusan-keputusan ekonomi dunia.
Apakah hanya kebetulan saja bahwa reproduksi pintu gerbang yang ada di depan Kuil Baal di Palmyra, Syria, akan dipasang di New York danLondon pada hari yang tepat sama ketika Hari Raya Molokh diperingati dan ketika "Pengorbanan Darah kepada Binatang" dimulai? Organisasi yang ada di belakang "proyek budaya" ini adalah Institute for Digital Arcaheology, yang merupakan kerjasama antara Universitas Harvard, Universitas Oxford dan Dubai's Museum of the Future dengan dukungan penuh dari UNESCO . Berikut ini kutipan dari website mereka:
Pada 19 April 2016, dalam kerjasama organisasi-organisasi penyelamatan warisan budaya nasional dan internasional, dan bertepatan dengan Minggu Warisan Dunia 2016, Institute for Digital Arcaheology akan mendirikan sebuah rekonstruksi skala monumental dari Gerbang Kemenangan Palmyra di Trafalgar Square. Melalui proyek ini – dan lain-lain seperti ini yang dijadwalkan sepanjang tahun 2016 di kota-kota di dalam dan luar Timur Tengah – IDA berusaha memberikan respon optimistis dan konstruktif terhadap ancaman sejarah dan warisan budaya yang telah mendominasi berita-berita utama sepanjang akhir tahun silam. Tujuan kami adalah menyoroti potensi keberhasilan kejayaan umat manusia terhadap kekerasan dengan menawarkan pilihan inovatif berbasis teknologi untuk memelihara obyek-obyek dan arsitektur-arsitektur dari bagian masa lalu kita.
Apakah Tanggal ini Dipilih secara Acak?
Apakah hanya secara "kebetulan" hari yang mereka putuskan untuk memulai, bertepatan dengan permulaan periode 13 hari yang amat sangat penting dalam penyembahan Baal?
"19 April – 1 Mei: Pengorbanan Darah kepada Binatang, periode 13 hari yang sangat penting. Korban api dibutuhkan pada tanggal 19 April.
19 April adalah hari pertama dari 13 hari ritual Satanik yang berhubungan dengan api – dewa api, Baal, atau Molokh/Nimrod (Dewa Matahari), yang juga dikenal sebagai dewa Romawi, Saturnus (Satan/Iblis). Hari itu adalah hari utama pengorbanan manusia, yang memerlukan korban api yang diutamakan kanak-kanak. Hari itu adalah satu dari hari-hari pengorbanan manusia yang paling penting, dan sepertinya, punya peristiwa-peristiwa sejarah yang sangat penting yang terjadi pada hari itu."
Kanak-kanak seringkali menjadi korban "api Baal." Dalam bukunya pada tahun 1929 yang berjudul Magick In Theory, Aleister Crowley, bapak Satanisme dunia menjelaskan mengapa kanak-kanak sering dipilih sebagai korban-korban okultisme:
"Merupakan teori dari penyihir-penyihir kuno bahwa setiap makhluk hidup merupakan gudang energi yang bervariasi kuantitasnya menurut ukuran dan kesehatan binatang itu, dan dalam kualitasnya sesuai mental dan karakter moralnya. Pada waktu kematian binatang ini, energi tersebut dilepaskan secara tiba-tiba. Untuk tenaga spiritual tertinggi, seseorang harus memilih korban yang memiliki energi yang paling besar dan paling murni. Seorang anak laki-laki murni yang tak berdosa dengan intelektualitas tinggi adalah korban yang paling memuaskan dan sesuai."
Beberapa peristiwa "pengorbanan darah" yang tercatat dalam sejarah di Amerika selama paruh kedua bulan April dalam beberapa dekade terakhir, yang terjadi di sekitar tanggal 19 April:
19 April 1993 – Pembantaian Waco Texas: Serangan FBI yang berakhir dengan pembakaran kompleks sekte yang bernama Tunas Daud, menewaskan 76 orang pria, wanita dan anak-anak.
19 April 1995 – Pemboman di kota Oklahoma – 168 orang tewas.
20 April 1999 – Pembantaian SMU Columbine – 13 orang tewas, 21 terluka.
16 April 2007 – Pembantaian Virginia Tech – 32 tewas; 17 terluka.
16 April 2013 – Ledakan Marathon Boston – 3 tewas; 107 terluka.
Tamerlan Tsarnaev, yang menjadi pelaku pemboman di Boston Marathon ditembak mati pada tanggal 19 April, kemudian ledakan dan kebakaran terjadi di Deepwater Horizon pada tanggal 20 April.
Dan karena tahun 2016 adalah tahun kabisat, maka 20 April adalah hari ke-111 dalam tahun ini, dan angka triple dianggap "hari-hari kekuasaan" di dalam dunia okultisme.
Periode 13 hari ini dimulai pada tanggal 19 April yang mencapai titik kulminasi pada hari suci okultisme, Beltane, pada tanggal 1 Mei. Dalam beberapa tahun terakhir, hari raya-hari raya okultisme ini mengalami kebangkitan luar biasa – khususnya di Eropa. Asal-usul Beltane dapat diselidiki ke masa silam kepada penyembahan Baal di Timur Tengah kuno.
Beltane (diucapkan, “B’yal-t’n”) dimulai pada tanggal 30 April pada saat matahari terbenam dan berlangsung hingga matahari terbit tanggal 1 Mei. Beltane adalah kebalikan dari Halloween di dalam kalender Satanik, dimana Halloween adalah waktu penuaian, Beltane adalah waktu kelahiran kembali. Hari raya ini adalah waktu perayaan fertilitas (kesuburan), pengampunan, kelahiran kembali musim semi, dan Dewa Sumeria Enlil (Baal), yang dari padanya nama "Beltane" berasal.
Sebelum perayaan sesungguhnya terjadi, kayu dari sembilan pohon berbeda dikumpulkan dan petak-petak suci dibuat. Petak ini dibuat dengan menggambar kotak persegi di tanah dan membaginya menjadi delapan kotak-kotak yang lebih kecil. Tanah berumput pada delapan kotak terluar digali, dan menyisakan kotak kesembilan. Api Beltane merupakan simbolisme perapian pusat masyarakat, api ilahi di tengah-tengah segala sesuatu, dan percikan api kehidupan di dalam diri umat manusia.
Perayaan-perayaan Beltane dirayakan dalam keadaan telanjang dengan hubungan seks beramai-ramai, bebas tanpa malu-malu. Pesertanya akan menari-nari di sekeliling "maypole" (tiang yang diwarnai dan dihiasi bunga-bunga) yang berdiri sebagai simbol alat kelamin laki-laki. Mereka menari-nari sambil memegang pita-pita panjang yang diikat pada puncak tiang itu. Orang akan berpasang-pasangan, meloncati api unggun, dan berhubungan seks di hutan sepanjang malam, sesudah pesta pora.
Dalam artikel sebelumnya, 1000 Kuil Baal Nimrod akan Didirikan di Seluruh Dunia, penyembahan Baal dapat diselidiki ke masa silam hingga sampai kepada raja kuno Babylon yang dikenal dalam tulisan-tulisan Sumeria sebagai Enmerkar, yang juga dikenal di dalam Alkitab sebagaiNimrod. Dia mendirikan "New World Order" (Pemerintahan Dunia) yang pertama di dunia kuno, dan dia secara fundamental mengubah arah sejarah umat manusia.
Sesudah dia mati, raja kuno Babylon ini akhirnya disembah sebagai Dewa Matahari dalam berbagai nama-nama kuno: Marduk, Osiris, Apollo, dan sebagainya.
Banyak komunitas-komunitas rahasia dan kelompok-kelompok okultisme percaya bahwa suatu hari dewa kuno ini akan "dibangkitkan" kembali dan akan satu kali lagi mengambil tempatnya sebagai penguasa dunia. Dan banyak sarjana Alkitab yang yakin bahwa ada semacam hubungan antara figur kuno Nimrod dengan Anti-Kristus yang akan datang.
Jadi apakah hanya kebetulan bahwa mereka mendirikan Pintu Gerbang Kuil Baal ini di New York dan London tepat pada hari raya kuno yang sangat penting bagi mereka yang menyembah dewa Baal kuno ini?
Mungkinkah ada hal-hal lain dari "pintu-pintu gerbang" yang dibangun ini yang kita tidak tahu?
Mungkinkah mereka sedang menempatkan "tanda-tanda besar penyambutan" bagi Anti-Kristus?
Kita memasuki suatu masa yang dikenal di dalam Alkitab sebagai "Hari-hari Terakhir" atau "Akhir Zaman." Jika Anda berpikir isi berita artikel ini kedengaran aneh, maka kebenarannya adalah pada hari-hari yang akan datang hal-hal semacam ini akan bertambah semakin aneh lagi.
Dunia ini berubah dengan sangat cepat, dan perubahan-perubahan ini akan segera menjadi amat sangat dramatis.
Note:
Molech/Molokh/Chemosh (Ibrani: môlek, artinya: raja)
Dewa api, Molokh, adalah dewa orang-orang Amon, identik dengan dewa Chemosh yang disembah oleh orang Moab. Orang-orang Amon dan Moab adalah keturunan Lot yang berasal dari puteri kandungnya sendiri. Menurut tradisi Yahudi, patung Molokh terbuat dari tembaga, yang berongga di dalamnya, dan berada di Yerusalem. Wajahnya seperti anak lembu, tangannya terentang seperti seseorang yang membuka tangannya untuk menerima (sesuatu). Mereka menyalakan api di dalamnya, dan imam-imam akan mengambil bayi-bayi dan meletakkannya di tangan Molokh, hingga bayi-bayi itu nyawanya melayang.
Baca juga:
Persiapan kedatangan kembali Anti-Kristus?
Referensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.