Rabu, 10 Agustus 2016

DOLLAR VS YUAN: KERUNTUHAN EKONOMI SEDANG TERJADI DI SELURUH DUNIA





Ketegangan di belakang layar antara Amerika Serikat dan China semakin meningkat, dan ini mungkin adalah alasan dilakukannya pertemuan darurat antara Presiden Obama dan Wakil Presiden Joe Biden bersama Direktur Federal Reserve Bank (The Fed) Janet Yellen, Senin pagi, 11 April 2016. Dalam sejarah Amerika Serikat, tidak pernah terjadi peristiwa dimana presiden DAN wakil presiden berkumpul bersama-sama dengan Federal Reserve. Spekulasi berkembang di Washington, D.C. bahwa ini kemungkinan sesuatu yang berhubungan dengan "kelangsungan hidup pemerintah Amerika Serikat."

Untuk alasan keamanan, Presiden dan Wakil Presiden Amerika tidak menghadiri acara yang sama secara bersamaan. Ada banyak sesi perencanaan dan pertemuan darurat dimana mereka hadir bersama-sama, tetapi tidak dengan kepala Federal Reserve. Pertemuan darurat dimana Wakil Presiden dilibatkan dalam sesi perencanaan akan melibatkan situasi yang berhubungan dengan keamanan nasional Amerika dalam kasus dimana Wakil Presiden harus mengambil alih roda pemerintahan.

Anggota DPR dan Senat Amerika dikatakan melakukan diskusi "sepanjang malam" dan rapat-rapat, dipenuhi panggilan-panggilan telepon sana sini.

Selasa dan Rabu, 12-13 April 2016, para Menteri Keuangan G20 dan Gubernur Bank Sentral bertemu di Washington D.C., dan pada hari Kamis 14 April 2016 IMF dan Bank Dunia juga berkumpul di Washington D.C. Semua pimpinan bankir-bankir dunia berjumpa di Washington D.C. dalam minggu ini.

Sementara rapat-rapat gencar The Fed dilakukan hari Kamis, sepanjang minggu ini perkembangan perbankan yang 'menakjubkan' terjadi di Eropa.

Austria menjadi negara Eropa pertama yang menggunakan peraturan "Bail-in" baru, mengambil alih 54% nilai saham Senior Bondholder untuk membayar hutang bank Hypo Alpe Adria/Heta Asset Resolution.



Lima jam kemudian, menteri keuangan Italia memanggil para bankir Italia untuk melaksanakan rapat darurat di Roma untuk "tindakan terakhir" menghadapi piutang buruk sejumlah 360 milyar Euro pada bank-bank yang hanya punya modal 50 milyar.

Selasa, 19 April 2016, China rencananya akan mengumumkan kepindahan mereka dari US Dollar digantikan dengan mata uang Yuan yang dibackup dengan emas.

Pertimbangkan apa dampak yang akan terjadi jika mata uang Yuan dibackup dengan emas, ketika China merilis jumlah emas mereka yang sesungguhnya kepada dunia dan mengijinkan audit independen. Mata uang Yuan bisa jadi akan menggantikan US Dollar, dan ini dapat menyebabkan sekitar 2000 trilyun US Dollar uang tunai mengalir balik ke Amerika Serikat dan menyebabkan inflasi meroket dalam waktu singkat, dan memicu devaluasi US Dollar secara besar-besaran.

Ini juga dapat mengakibatkan pasar logam mulia seluruh dunia berubah dalam sekejap.

Jumlah emas China sesungguhnya, menurut rumor di kalangan mereka yang "tahu" diperkirakan antara 19-29 ribu ton. Pengalih-perhatian strategis yang dilakukan China dengan menyebutkan jumlah tonase yang sangat kecil memungkinkan mereka menimbun emas dan perak dengan harga yang sangat rendah di dalam sejarah selama 5 tahun terakhir, sementara Amerika Serikat sudah tidak punya cadangan emas lagi dibandingkan dengan China.

Para pengamat memprediksi, emas fisik akan semakin dicari, dan akan terjadi suatu periode sesudah suatu pengumuman dimana logam-logam mulia akan menjadi semakin langka untuk dibeli.

Bersamaan dengan dipilihnya tanggal 19 April 2016, yang merupakan tanggal yang sangat penting di dunia okultisme. Kuil Baal akan didirikan di Trafalgar Square, London pada tanggal 19 April 2016 ini, bertepatan dengan perayaan okultisme sangat penting yang berhubungan dengan penyembahan Baal. 19 April adalah hari pertama dari periode 13 hari yang dikenal sebagai "Pengorbanan Darah kepada Binatang" yang mencapai kulminasinya pada hari suci okultisme Beltane pada tanggal 1 Mei. Di berbagai belahan dunia lain, Beltane lebih populer dengan sebutan "May Day" (1 Mei), dan itu digambarkan sebagai "hari paling sakral nomor dua bagi Illuminati." Mungkinkah akan terjadi kembali peristiwa-peristiwa terorisme yang diorkestrasi untuk meminta "korban darah"? Periode ini juga bertepatan dengan perayaan Paskah Yahudi yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 22 April petang hari (14 Nisan) dan berakhir tanggal 29 April 2016 ini. Paskah juga adalah peristiwa ketika Anak Domba Elohim dikorbankan dan mencurahkan darah-Nya di kayu salib.

Sebelumnya, krisis telah dimulai di Brazil, yang merupakan kekuatan ekonomi ke-7 terbesar di seluruh dunia, dan sekarang sedang menderita resesi paling buruk sepanjang 25 tahun. Bahkan akhir tahun lalu, Goldman Sachs mengatakan bahwa itu sebenarnya adalah sebuah "depresi ekonomi." Kantor berita CNN memberitakan tentang Brazil, bahwa keruntuhan ekonominya lebih buruk dari yang ditakutkan.

Yang lebih buruk terjadi di Venezuela. Persediaan makanan dan kebutuhan pokok menipis, tingkat inflasi mencapai 720%, dan kejahatan sudah tidak terkendali. Surat kabar Independent menuliskan "Venezuela ada di ambang keruntuhan ekonomi total…"

Di China, pasar saham sudah turun lebih dari 40% dari puncaknya, ekspor China turun 25,4% pada bulan Februari dibandingkan dengan satu tahun sebelumnya, dan angka pertumbuhan ekonomi China secara keseluruhan tidak pernah seburuk ini sejak kejatuhan ekonomi global sebelumnya.

Di saat bersamaan, ekonomi Jepang benar-benar sedang berjuang sekarang ini. GDP Jepang mengalami kontraksi dalam dua dari tiga kuartal terakhir. Saham Nikkei Jepang jatuh 5000 poin sejak musim panas lalu, dan beberapa analis berpendapat pasar Jepang "sedang dihancurkan" oleh masifnya intervensi Bank Sentral Jepang.

Apa yang akan terjadi dengan perekonomian dunia hari-hari mendatang ini? Nampak jelas krisis perbankan seluruh dunia secara nyata sudah ada di depan mata. Media-media mainstream sudah mulai menggunakan kata "keruntuhan ekonomi" untuk menggambarkan apa yang terjadi di dunia kita sekarang ini. Peringatan-peringatan dari begitu banyak pakar-pakar utama sekarang menjadi kenyataan, dan ini merupakan babak awal dari krisis ekonomi yang akan berdampak kepada setiap orang di seluruh Bumi.

Dan ketika Dia membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk hidup ketiga yang berkata, “Marilah dan lihatlah!” Dan aku melihat, dan lihatlah: seekor kuda hitam dan dia yang menunggang di atasnya yang memegang timbangan di tangannya.

Dan aku mendengar suara di tengah-tengah keempat makhluk hidup itu, yang berkata, “Setakar gandum sedinar dan tiga takar jelai sedinar, tetapi jangan engkau merusak minyak zaitun dan air anggur itu.”

Wahyu 6:5-6 (ILT)


Baca juga:


Referensi:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.