Kutub Utara Segera berpindah Ke Siberia
Medan magnetik Bumi sedang terbangun, dan mungkin saja sedang bersiap untuk melompat--hanya dalam beberapa ribu tahun utara akan menjadi selatan dan selatan akan menjadi utara, lapor LiveScience. Tetapi sebelum hal ini terjadi, medan magnetik akan mengembara sejenak. Saat ini, para ilmuwan berkata dalam Agensi Angkasa Eropa, kutub utara magnetik Bumi terlihat sedang mengembara ke Siberia.
Kekuatan medan magnetik Bumi selalu berubah, dengan jejak pelindung yang lebih kuat atau lemah diseluruh planet. Saat ini, titik terlemah bergantung di atas Western Hemisphere, dimana area sekitar Laut Hindia telah bertumbuh lebih kuat. Titik-titik dalam kekuatan medan magnetik, tutur LiveScience, dapat berarti bahwa medan magnetik planet sedang.memasuki sebuah periode flux yang akan bertahan hingga ribuan tahun dan mungkin akan ultimatum berakhir dalam sebuah lompatan dari kutub magnetik Bumi.
Peneliti dari Agensi Angkasa Eropa menyadari ketidaknormalan pada kekuatan medan magnetik Bumi sementara menganalisa data yang dikumpulkan magnetometers yang terkait pada 3-satellite sistem baru yang disebut Swarm.
Sebelumnya, peneliti memperkirakan medan tersebut melemah sekitar 5 persen per century, tetapi data baru mengungkapkan bahwa medan tersebut sebenarny melemah 5 persen per abad, atau 10 kali lebih cepat daripada pikiran. Seperti ini, daripada lompatan penuh yang terjadi sekitar 2,000 tahun, seperti yang telah diperkirakan, data baru menyarankan bahwa hal ini dapat terjadi lebih cepat.
Data tersebut, lanjut LiveScience, menyarankan bahwa dalam jangka yang lebih pendek magnetik Kutub Utara mungkin akan berpindah lebih dekat kepada Siberia. Magnetik Kutub Utara saat ini sedang berpindah ke arah selatan sekitar 25 miles per tahun, kata Al Jazeera, "dan para ilmuwan memperkirakan hal ini dapat berpindah dari posisi saat ini di Amerika Utara ke Asia hanya dalam beberapa abad."
Para peneliti tidaklah yakin mengapa beberapa hal sepertinya tidak diharapkan, walaupun prosesnya--dikenal sebagai pembalikan geomagnetic reversal--adalah hal yang alami yang seringkali terjadi sebelumnya. Pergantian dalam medan magnetik disebabkan oleh flux dari metal molten yang terkandung dibawah permukaan Bumi, jelas LiveScience.
--------------♡♡♡♡♡-----------
Catatan tambahan adm:
Tuhan telah memperlihatkan bahwa GPS/kompas (penunjuk arah) akan kehilangan fungsinya tanpa diketahui kapan dapat berjalan normal kembali.
Dikutip dari John Paul Jackson
Dikutip dari
Http://www.smithsonianmag.com/smart-news/north-pole-could-soon-drift-over-siberia-180952016/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.