Beberapa minggu terakhir, masyarakat asik membicarakan topik LGBT yaitu lesbian, gay, biseksual, transgender. Pembicaraan ini seolah tak ada habisnya karena terus-terusan menuai pro dan kontra. Tak heran jika istilah LGBT yang pertama kali muncul di tahun 1980-an semakin populer di tengah masyarakat Indonesia saat ini.Namun di luar Indonesia, seperti di benua Eropa dan Amerika, istilah LGBT sudah mulai basi. Kini muncul istilah baru dengan menambahkan beberapa huruf di belakang singkatan LGBTAda 10 huruf dalam singkatan baru tersebut yaitu LGBTQQIAAP. Istilah ini pertama kali muncul pada bulan Juni 2015 ketika sedang diselenggarakan pawai LGBT di London.
LGBT mungkin singkatan sederhana untuk menggambarkan orientasi seksual seseorang yang bukan heteroseksual. Namun kelompok tersebut menambahkah kata-kata baru untuk menjelaskan lebih detail tentang gender dan orientasi seksualitas orang yang berbeda-beda. Sehingga setiap orang dapat merasa terwakili dan tak terkucilkan.
Berikut ini adalah kepanjangan dari LGBTQQIAAP sekaligus artinya:
Lesbian: seorang perempuan yang tertarik dengan perempuan lain.
Gay: seorang pria yang tertarik dengan pria lain atau sering dipakai untuk menggambarkan homoseksual.
Bisexual: orang tertarik baik kepada pria dan perempuan.
Transgender: orang yang identitas gendernya bukan laki-laki dan perempuan atau berbeda dengan yang biasa ditulis dokter di sertifikat kelahiran.
Queer: pada awalnya dibuat sebagai istilah kebencian. Kata ini bisa digunakan sebagai pernyataan politik dan menunjukkan seseorang yang tidak mau diidentifikasi sebagai gender yang bisa dipasangkan, misalnya laki dan perempuan, homoseksual dan heteroseksual, atau mereka yang tidak mau diberi label berdasarkan orientasi seksual mereka.
Questioning: seseorang yang masih mengeksplorasi identitas gender dan orientasi seksual mereka.
Intersex: orang yang tubuhnya jelas bukan laki atau perempuan. Ini mungkin karena mereka memiliki kromosom yang bukan XX atau XY atau karena alat reproduksi mereka bukan dikategorikan sebagai 'standar'.
Allies: orang yang mengidentifikasi diri sebagai heteroseksual namun mendukung komunitas LGBTQQIAAP.
Asexual:orang yang tidak tertarik secara seksual kepada gender apa pun.
Pansexual: orang yang ketertarikan seksualnya bukan berdasarkan gender dan bisa mengkategorikan diri ke gender atau identitas seksual apa pun.
Dengan demikian, istilah gender atau orientasi seksualitas seseorang tidak lagi diklasifikasikan dalam satu atau dua kelompok saja. Orang-orang di luar Indonesia, terutama dari budaya barat, telah mendefinisikan gender dan orientasi seksualitas seseorang dalam banyak kelompok. Bahkan masing-masing individu dapat menggambarkan dirinya dengan lebih dari satu huruf dalam singkatan LGBTQQIAAP.
Akibat perkembangan zaman, sesuatu yang normal tak lagi normal dan sesuatu tidak normal menjadi normal. Terlepas dari pro dan kontra LGBT, apakah kamu setuju dengan kehadiran LGBTQQIAAP?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.