
Bahasa asli dari kata rapture (Ing.) diambil dari kata raptu (Latin) yang artinya “diangkat ke atas” atau “diangkat terbawa.” kata Latin ini adalah padanan kata Harpazo (Yunani) yang memiliki arti: Diambil, dirampas, melarikan, membawa atau atau diangkat; seperti yang kita kenal sebagai pengangkatan. Rapture adalah suatu proses pengangkatan yang akan dialami orang percaya dan akan dibawa ke awan-awan untuk menyongsong Tuhan Yesus (I Tes 4:17), lalu masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba sebagai mempelai wanita-Nya.
Pengangkatan yang dimaksud ialah bahwa tubuh jasmani kita ini akan diubahkan menjadi “tubuh kemuliaan” dalam waktu seketika. Sehingga kita akan memiliki tubuh kemuliaan yang sama dengan Kristus ketika Ia diangkat. “Dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.” (I Kor 15:52)Pengangkatan tidak untuk semua orang Kristen/ percaya, akan tetapi HANYA bagi mereka yang memenuhi kualifikasi standar Tuhan. Hanya mereka yang mengikut Tuhan secara sungguh-sungguh dan hidup kudus yang akan diangkat.
Tuhan Yesus Berjanji akan datang kembali
Setiap peristiwa yang sudah, sedang dan yang akan terjadi di dunia ini telah dinyatakan oleh Allah melalui firman-Nya, seperti kemunculan pemimpin-pemimpin besar, kemunculan kerajaan-kerajaan, nabi-nabi, kelahiran Mesias termasuk kedatangan Tuhan yang kedua kali. Berikut ini janji Tuhan mengenai kedatangan-Nya kelak:
Yoh 14:2-3 “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.”
Yoh 14:28-29 “Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.” Tuhan Yesus akan kembali lagi! Ia akan menjemput umat-Nya yang kudus.
Mengapa Gereja-Nya diangkat?
Tujuan dari pengangkatan adalah untuk :
1. Tuhan Yesus menjemput Gereja-Nya.
Yoh 14:2 “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Kerinduan Tuhan Yesus adalah untuk sesegera mungkin bertemu dengan mempelai wanita-Nya yaitu Gereja Tuhan.


2. Menyelamatkan Gereja-Nya yang kudus dari masa kesukaran dan aniaya besar.
I Tes 5:1-10 “... Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, ...”
Why 3:10 “Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.” Sebab sebelum kedatangan Tuhan Yesus Kristus kedua kali di dunia ini (Second Coming, II Tes 2:3) akan terjadi dahulu masa kesusahan besar (Tribulation) yang dipimpin oleh Iblis sendiri melalui Antikris, ini merupakan masa penganiayaan yang sangat mengerikan terutama bagi orang Kristen atau para pengikut Kristus, sebab Antikris beserta segala kaki tangan-nya sangat membenci para pengikut Kristus.
Selain masa kesusahan besar adalah masa dimana Tuhan mencurahkan segala penghukuman terhadap orang-orang fasik di dunia ini, sebab inilah masa Tuhan membalaskan segala kejahatan yang dilakukan umat manusia sepanjang sejarah, ini adalah masa dimana Tuhan membalaskan segala aniaya yang dilakukan dunia ini terhadap anak-anak Tuhan. Tuhan beserta malaikat-Nya akan mencurahkan murka-Nya melalui dibukanya 7 materai, 7 sangkakala dan 7 cawan murka-Nya. Tidak henti-hentinya segala bencana, kesusahan, penyakit dan hukuman Tuhan akan terjadi selama 7 tahun masa kesusahan besar itu. Sehingga Firman Tuhan didalam II Pet 3:11-12 mengingatkan kita anak-anak-Nya untuk “... betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.” Tidak akan ada yang tahan menghadapi masa itu, dan tidak ada pilihan lain bagi kita untuk ikut di dalam pengangkatan Tuhan/ rapture.
3. Menyempurnakan orang kudus
Fil 3:21 “Yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.”
4. Orang-orang kudus menerima upah pelayanan
Anak - anak Tuhan mendapat mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah.
Kronologi
Kejadian rapture terjadi menurut waktu Bapa di Surga, tidak ada seorangpun yang tahu kapan. Kejadiannya begitu singkat.
Berikut ini adalah kronologi kedatangan Tuhan di awan-awan:
I Tes 4:16a “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi...”
2. Tuhan Yesus turun dari sorga ke angkasa/ langit.
I Tes 4:16b “... , maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga ...”
3. Orang-orang kudus yang telah mati dibangkitkan dan dikumpulkan di awan-awan.
I Tes 4:16c “...dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit”
4. Orang-orang kudus yang masih hidup akan diubah dengan tubuh kemuliaan dan dikumpulkan di awan-awan.
I Tes 4:17 “sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.”
5. Mereka yang telah berkumpul di awan-awan bersama-sama menyongsong Tuhan Yesus Kristus di angkasa/ langit.
Mat 24:30-31 “... Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.”
Apa yang tejadi di angkasa/ langit?
Kejadian di angkasa ini adalah kejadian yang adikodrati, yaitu sesuatu yang di luar apa yang dapat difikirkan oleh manusia, kita tidak bisa menebak dimana tempat kejadiannya, segalanya bersifat roh.
1. Persekutuan
Inilah untuk pertama kalinya kita muka bertemu muka dengan Tuhan Yesus Kristus. Setiap orang yang diangkat akan bergabung bersama-sama dengan Tuhan Yesus. Betapa berbahagianya Gereja Tuhan pada hari itu, sebab mereka bertemu mempelai pria-Nya yang telah lama dinanti-nantikan.
2. Pujian dan Penyembahan
Sebagai ungkapan syukur sebagai umat yang telah diselamatkan dan dibebaskan dari masa aniaya. Maka ada nyanyian syukur yang besar pada waktu itu (Why 4). Puji-pujian yang mengagungkan Tuhan Yesus terus menerus dinyanyikan oleh Gereja-Nya
3. Takhta Pengadilan Kristus
II Kor 5:10 “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.”
Salah satu yang akan terjadi terhadap kita Gerejanya-Nya pada waktu bersama-sama dengan Kristus di angkasa adalah orang percaya harus memberikan pertanggung-jawaban di hadapan “takhta pengadilan Kristus” (Bematos, Yun.), dimana Kristus akan menjadi hakimnya dan akan “mengadili” SEMUA orang percaya yang ikut dalam pengangkatan. Pengadilan ini merupakan pengadilan yang serius, karena hal itu akan meliputi kemungkinan seseorang “kehilangan”, “kerugian” atau akan mendapat malu dan adanya ujian dengan api atas pekerjaan seorang sepanjang hidupnya (I Kor 3:13-15). Akan tetapi, pengadilan orang percaya tidak akan meliputi suatu pernyataan hukuman dari Allah.
Segala sesuatu akan terungkap. Kata “menghadap” (phaneroo, Yun.) dalam I Kor 5:10 berarti: “disingkapkan secara terus terang atau di hadapan umum”. Allah akan menguji dan menyatakan secara terbuka, dalam kenyataan yang benar, apa yang tidak pernah terungkap di dunia ini Tuhan akan singkapkan semua, seperti: Tindakan kita yang tersembunyi (Mrk 4:22; Rom 2:16); Watak kita (Rom 2:5-11); Perkataan kita (Mat 12:36-37); Perbuatan baik kita (Ef 6:8); Sikap kita (Mat 5:22); Motivasi kita (I Kor 4:5); Kekurangan kasih kita (Kol 3:18-4:1); Pekerjaan dan pelayanan kita (I Kor 3:13).
Perbuatan jahat orang percaya yang telah diakui dalam pertobatan, akan diampuni dalam kaitan dengan hukuman kekal (Rom 8:1), tetapi perbuatan itu masih diperhitungkan apabila dihakimi untuk menerima ganjaran, pahala atau hadiah. “Barangsiapa berbuat kesalahan, dia akan menanggung kesalahannya itu” (Kol 3:25). Akan tetapi segala perbuatan baik dan kasih orang percaya pun akan diingat oleh Allah dan akan diberi pahala (Ibr 6:10), “setiap orang ... kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan” (Ef 6:8).
Pengadilan pun melingkupi pekerjaan/ pelayanan seseorang yang tidak sempurna (excellent). II Kor 5: 10 “...sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.” Kata “jahat” pada ayat tersebut tidak mungkin mengandung arti sesungguhnya, sebab jika orang tersebut benar-benar jahat pastilah ia tidak akan ikut dalam pengangkatan. Tetapi kata jahat tersebut adalah kakos (Yun.) yang juga berarti “buruk” atau “salah”. Jadi Pengadilan Kristus juga melingkupi mengadili bagi setiap orang yang melakukan pekerjaan/ pelayanan-nya dengan buruk atau salah (tidak excellent). Orang seperti ini akan mendapat malu dan kehilangan pahala akan segala pengorbanan dan pekerjaan karena mereka mengerjakan pekerjaannya secara asal-asalan dan tidak sempurna.
Jadi, jika saat ini Saudara sedang melayani pekerjaan Tuhan atau bekerja di dunia sekuler atau apapun panggilan Saudara, lakukanlah itu dengan sempurna, kerjakan sebaik mungkin apa yang Tuhan sudah percayakan kepada kita, jangan asal-asalan. Sehingga pada waktu di angkasa kelak kita akan menerpa segala pahala dan mahkota kita secara penuh, tanpa harus mengalami kerugian dan malu.
I Kor 3:13-15 “Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.”
4. Perjamuan Kawin Anak Domba.
Why 19:9 Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”
Apa yang terjadi dibumi...? Great Tribulation
Sementara pesta pernikahan Anak Domba sedang berlangsung bagi mereka yang terangkat namun bagi mereka yang tertinggal akan masuk ke dalam masa tribulasi/ aniaya dan mengalami siksa, kemungkinan besar mereka yang tetap setia mengikut Yesus akan mati syahid atau menjadi martir ketika mereka mempertahankan iman percaya kepada Yesus dan ketika menolak menerima tanda 666.
Tribulation adalah bahasa Inggris untuk kata yang berasal dari bahasa Yunani “thlipsis” yang berarti menekan, menghimpit atau memeras (anggur) yang digunakan untuk arti kiasan dari : Penderitaan (II Kor 1:6), kesusahan (Suffer tribulation, I Tes 3:4), penindasan (II Tes 1:6), penganiayaan (Kis 8:1), keadaan yang sulit/ sesak (II Kor 2:4), bala bencana dan kedukaan. Tapi yang terjadi adalah lebih dari itu semua, yaitu GREAT TRIBULATION (Why 7:14) yaitu kesusahan yang besar. Bukan kesusahan atau penganiayaan yang biasa seperti yang pernah terjadi, akan tetapi kesusahan dan masa penganiayaan yang hebat yang belum pernah dan tidak akan terjadi lagi di dunia ini.
Dalam Injil, masa aniaya atau tribulasi disebut juga dengan beberapa istilah berikut ini:
1. Hari Tuhan (Yes 2:12;13:6,9; Yoel 1:15;2:1, 11,31; Obj 1:15; Zef 1:7,14; Mal 4:5; Kis 2:20; 1Tes 5:2; 2Tes 2:2)
2. Satu kali tujuh masa (Dan 9:27)
3. Hari besar murka (Wah 6:17)
4. Saat penghakimanNya (Wah 14:7)
5. Masa siksaan (Mat 24:21,29)
6. Akhir zaman (Mat 13:40)
7. Waktu kesusahan bagi Yakub (Yer 30:7)
Waktu kesusahan yang besar (Dan 12:1)
Keadaan ini sangat berbeda dengan keadaan di langit dimana orang-orang kudus dan Tuhan Yesus berada tentunya. Di situ kita umatnya bersuka-cita dalam Perjamuan Kawin Anak Domba. Akan tetapi di dunia, semua orang akan mengalami penganiayaan besar dibawah kepemimpinan Antikris. “Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi” (Mrk 13:19). Sangat mengerikan membaca nubuatan Alkitab tetang akhir zaman melalui ayat tersebut bukan? Tapi itulah yang akan terjadi.


















Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.