http://www.nytimes.com/2015/04/24/health/chinese-scientists-edit-genes-of-human-embryos-raising-concerns.html?_r=0
Percobaan dengan embrio manusia sangat menakutkan, tetapi juga secara luas diantipasi. Para ilmuwan, para peneliti berkata, berusaha mengedit genetika dengan sebuah teknik yang akan secara permanen mengubah DNA dari setiap sell sehingga setiap perubahan bisa di teruskan dari generasi ke generasi.
Kini, para ilmuwan di China melaporkan bahwa mereka telah mencoba hal tersebut.
Para peneliti China tidak merencanakan untuk menghasilkan seorang bayi — mereka memakai embrio manusia yang rusak — tetapi tidak berharap akan berakhir dengan sebuah embrio yang memiliki genetika yang telah berubah dalam setiap sell tetapi tidak ada kesengajaan kerusakan DNA.
Tetapi beberapa peneliti menguatirkan bahwa hal ini hanya merupakan awal dan percobaan ini akan berlanjut. Mereka menguatirkan bahwa hasilnya adalah lahirnya bayi-bayi yang setiap sell tubuh telah berubah oleh para ilmuwan. Hal ini dapat terjadi sebelum para peneliti mengetahui dengan tepat apakah konsekuensi dari perubahan genetika.
Dalam sebuah artikel jurnal Alam menunjuk pada point yang sama. Dalam hal ini, Edward Lanphier dari Sangamo Biosciences di Richmond, Calif., dan kolega-koleganya menulis: "Dalam pandangan kami, pengeditan genetika pada embrio manusia mengunakan teknologi terkini dapat mengakibatkan efek yang tidak dapat diperkirakan pada generasi mendatang. Hal ini dapat menjadi berbahaya dan tidak dapat diterima."
Dr. Daley mencatat bahwa ketika teknik kloning dibentuk, ada konsensus internasional bahwa hal ini tidak dapat diterima untuk mengkloning manusia. Tetapi, beberapa peneliti terus mencoba. Dia menguatirkan bahwa hal yang sama akan terjadi dengan pengeditan genetika.
Catatan tambahan dari adm:
Nabi Sadhu Sundar Selvaraj, telah dinyatakan oleh Tuhan bahwa akan bangkit suatu generasi manusia yang merupakan campuran DNA manusia dengan malaikat jatuh pada zaman Nuh yang masih berlangsung hingga kini. Walaupun bencana air bah telah membunuh semua generasi raksasa ini, tetapi roh dan jiwa anak-anak malaikat jatuh dengan manusia ini masih ada dan dikutuk oleh Tuhan menjadi roh-roh jahat. Inilah yang menjadi nenek moyang Goliat, Anakim dan semua raksasa pada zaman Daud.
Grup ini adalah Tentara Sang AntiKristus, mereka akan melakukan banyak pembunuhan sadis terhadap manusia dan untuk mengatasi ini, Tuhan akan memberikan suatu hukum baru kepada kita sehingga dapat membela diri dalam menghadapi makhluk kuat hasil kawin silang ini di dalam masa tribulasi.
Saat ini yang kita ketahui hanya pedang Firman, padahal masih banyak pedang-pedang lain yang akan dipakai untuk menghadapi pasukan antikristus ini dan pefang-pedang bukan secara roh tetapi juga secara fisik. Grup musa dan elia akan bertindak sebagai penolong dan pelindung kita pada saat itu. Bersiap-siaplah karena kita akan segera memasuki masa pra tribulasi di akhir September 2015.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.