Zakharia 12:3 (TB) Maka pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa (Ibrani: goyim) di bumi akan berkumpul melawannya.
Dalam sebuah video yang dirilis di Facebook baru-baru ini, 26 Desember 2016, Eli Soble, seorang aktivis Pembebasan Israel menunjukkan hubungan antara absennya Amerika Serikat dalam voting Resolusi 2334 anti-Israel di DK PBB, dengan datangnya Perang Besar yang akan terjadi dalam hari-hari Messias (hari-hari Anak Manusia).
Video ini telah menjadi viral sejak saat itu dengan lebih dari 26.000 hits. Soble menyatakan bahwa ini adalah “sebuah tanda Penebusan (Geula), suatu tanda bahwa Mashiach sudah sangat dekat,” bahwa bangsa-bangsa (goyim; non Yahudi) berusaha merampas Yerusalem dan Tanah Israel dari bangsa Yahudi.
“Nubuat besar bangsa Yahudi tentang Perang Gog dan Magog adalah… penghalang terbesar terakhir yang harus dilewati sebelum kita mencapai Penebusan (Geula), dan itu sekarang sudah nampak, terwujud, tepat di depan mata kita.”
Soble menyebutkan berita dari Reuters baru-baru ini tentang diselenggarakannya Konferensi Perdamaian Timur Tengah yang dijadwalkan tanggal 15 Januari 2017 di Perancis. Reuters menyatakan Perancis akan memanggil bersama-sama “sejumlah 70 negara-negara” di Paris untuk mendiskusikan situasi di Israel. Di dalam Torah, “70 bangsa-bangsa” adalah simbolisme yang mewakili seluruh bangsa-bangsa (goyim) di dunia.
Secara historis, dari ketiga anak Nuh: Shem, Ham, dan Yafet, terpencarlah 70 bangsa (Kejadian 10), sesudah peristiwa Menara Babel. Bangsa Israel adalah keturunan Shem.
Ulangan 32:8 (LXX) “Ketika Yang Mahatinggi membagi-bagi bangsa-bangsa, ketika Dia memisahkan anak-anak Adam, Dia menetapkan batasan bangsa-bangsa menurut jumlah malaikat-malaikat Elohim.”
Kitab Yashar 9:32 Dan Elohim berfirman kepada tujuh puluh malaikat yang berdiri di hadapan-Nya, kepada mereka yang dekat kepada-Nya, firman-Nya, “Marilah kita turun dan mengacaukan lidah mereka, supaya orang yang satu tidak dapat mengerti bahasa temannya.” Dan itu diperbuat-Nya kepada mereka.
Menurut Midrash Yahudi, kepada setiap bangsa ditugaskan seorang Malaikat Pengawas, yang nampaknya menjadi dasar untuk adanya tujuh puluh anggota Sanhedrin.
Dalam ajaran Yahudi, raja Sancherib dianggap seharusnya menjadi Gog ketika dia datang menyerang Yerusalem pada zaman Raja Hizkia. Soble menyebut Sancherib seorang atheis dan narsis, karena menantang YAHWEH Elohim Israel (2Raja 18).
2 Raja-raja 18:35 (TB) Siapakah di antara semua allah negeri-negeri yang telah melepaskan negeri mereka dari tanganku, sehingga YAHWEH sanggup melepaskan Yerusalem dari tanganku?”
Tanpa benar-benar menunjuk secara langsung, Soble memperlihatkan bahwa langkah terakhir Presiden Obama di DK PBB telah mengulangi kembali perbuatan narsis yang diperbuat Sancherib.
Gedung Putih mengambil posisi “defense mode” sesudah terbongkar bahwa Obama adalah arsitek di belakang Resolusi anti-Israel DK PBB 2334.
Selengkapnya tentang peranan “anti-Kristus” Obama dalam voting DK PBB no 2334 bisa dibaca di sini.
Hubungan antara Obama dan Gog disebutkan secara langsung oleh seorang remaja Yahudi bernama Natan (15 tahun) pada bulan November 2015, yang sebelumnya mengalami pengalaman kematian klinis selama beberapa menit. Dalam kesaksian yang menjadi viral di seluruh dunia ini, Natan, dulunya seorang murid sekolah sekuler, kembali dari pengalaman dekat-kematian (NDE: near death experience) dan menceritakan apa yang dilihatnya yang persis seperti kronologi nubuat Alkitab tentang Hari-hari Akhir, Perang Dunia III, Perang Gog dan Magog, Kedatangan Messias untuk melakukan Peperangan Besar pada Hari Tuhan (Yom YHWH), Kebangkitan Orang Mati, dan Turunnya Beit HaMikdash (Bait Suci) ke Yerusalem.
Dalam kesaksian itu, Natan jelas-jelas menyebut Obama adalah Gog. (link Kesaksian
Natan)Natan (15 tahun), remaja Israel menceritakan pengalaman dekat-kematiannya bersama Rabbi Rami Levi
Natan menggambarkan penglihatannya tentang Perang Gog dan Magog:
“Akan terjadi sesuatu yang disebut peperangan yang sangat besar. Dan semua orang – seluruh dunia (goyim) – akan terlibat dalam perang itu. Semuanya! Seluruh bangsa-bangsa (goyim), seluruh bangsa-bangsa Arab, semuanya akan datang menyerang bangsa Israel dan akan terlibat dalam peperangan itu.”
“Orang yang akan memulai perang itu adalah seseorang yang bernama Gog… Aku tahu pasti siapakah orang itu. Obama. Presiden Obama. Dialah orang yang akan memulai perang itu.“
Yehezkiel 38:17-18 (ILT) Beginilah Tuhan YAHWEH berfirman: Apakah engkau orang yang telah Aku katakan pada waktu dahulu dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, para nabi Israel, yang tahun demi tahun bernubuat pada hari-hari itu, untuk membawa engkau (Gog) melawan mereka? 18. Dan akan terjadi pada waktu itu, ketika Gog datang melawan tanah Israel,” firman Tuhan YAHWEH, “amarah-Ku akan tampak di wajah-Ku.”
Nubuat tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada waktu Perang Gog dan Magog juga diceritakan oleh Caroline (31 tahun), seorang wanita Haredim (Orthodox) Yahudi, yang juga mengalami peristiwa dekat-kematian (NDE: near death experience). Dalam penglihatan mimpinya, Caroline melihat terjadi tsunami raksasa yang menghancurkan seluruh negara-negara mana pun di dunia, kecuali Tanah Israel:
“Dan kemudian aku melihat pelangi ini yang turun dari langit dan jatuh ke dalam dan ke bawah permukaan lautan, dan itu menimbulkan tsunami di seluruh dunia, tapi tidak di Israel. Di seluruh dunia terjadi tsunami. Di semua negara-negara manapun terjadi tsunami. Ada penghakiman keras, sangat keras. Sangat keras, aku tahu ini!”
Dan kemudian pecahlah perang. Seluruh bangsa-bangsa Arab dan ISIS maju berperang melawan Israel dan membunuhi orang-orang Yahudi.
Video kesaksian Caroline berjudul “3 Jam Terakhir Sebelum Kedatangan Messias” menceritakan detail-detail menegangkan bagaimana dia dan orang-orang Yahudi dikejar-kejar oleh seluruh bangsa-bangsa Arab dan ISIS.
Dalam kesaksiannya yang telah memicu keresahan di Israel itu, Caroline menceritakan bahwa ia dan orang-orang Yahudi lainnya berlari menuju ke suatu “Pegunungan” untuk menyelamatkan diri dari kejaran orang-orang Arab dan ISIS yang berusaha membantai mereka. Kepadanya diperintahkan untuk terus berlari dan berlari. Dia melihat bagaimana goyim memenggal kepala orang-orang, menggantung orang-orang, menikam berkali-kali, termasuk membantai anak-anak kecil. Mayat-mayat bergelimpangan, sementara roket-roket dan rudal-rudal beterbangan di atas kepala, dan terjadi ledakan-ledakan di mana-mana, Caroline dan mereka yang berusaha menyelamatkan diri sampai pada titik dimana mereka harus berlari-lari menginjak tumpukan mayat-mayat.
Caroline menceritakan bagaimana goyim begitu gembira karena telah membantai orang-orang Yahudi, sambil berteriak, “Allahu Akbar! Allahu Akbar!”
Sangat menggetarkan, peristiwa-peristiwa ini ternyata juga sudah dinubuatkan sebelumnya oleh nabi Zakharia sekitar 550 tahun SM.
Zakharia 14:1-5 (ILT)
“Lihatlah, hari YAHWEH (Yom YHWH) telah tiba! Dan jarahanmu akan dibagi-bagi di tengah-tengahmu. [Jarahan yang dirampas dari bangsa Yahudi akan dibagi-bagi di antara goyim di tengah-tengah bangsa Yahudi].
Dan Aku akan mengumpulkan semua bangsa (goyim) ke Yerusalem untuk peperangan [Perang Gog dan Magog atau Perang Harmageddon]. Dan kota itu akan direbut, dan rumah-rumah akan dijarah, dan wanita-wanita akan diperkosa, dan setengah dari kota itu akan keluar ke pembuangan, tetapi sisa dari umat itu tidak akan diangkut dari kota itu.” [Ini penggenapan nubuat Yesus Kristus dalam Matius 10:23 (TB) Apabila mereka (goyim) menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang. Lukas 21:20-24 (ILT) Namun, manakala kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara musuh, maka ketahuilah bahwa keruntuhannya sudah dekat. 21. Pada waktu itu, mereka yang berada di Yudea biarlah melarikan diri ke pegunungan, dan mereka yang berada di tengah-tengah kota itu biarlah keluar, dan mereka yang berada di pedesaan-pedesaan, biarlah tidak masuk ke dalam kota itu. 22. Sebab inilah hari-hari pembalasan, supaya digenapi segala sesuatu yang telah tertulis. 23. Dan celakalah bagi mereka yang di dalam rahimnya sedang mengandung dan bagi mereka yang sedang menyusui pada hari-hari itu! Sebab Kesusahan Besar atas bumi dan murka atas bangsa ini akan terjadi. 24. Dan mereka akan roboh oleh mata pedang dan akan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa. Dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa lain (goyim) sampai saat bagi bangsa-bangsa lain (goyim) telah digenapi (42 bulan lamanya. Wahyu 11:2; Daniel 12:7,12).]
Lalu YAHWEH akan keluar, dan Dia akan terlibat perang dengan bangsa-bangsa (goyim) itu, seperti waktu Dia terlibat perang pada hari pertempuran. [Peperangan pada Hari YAHWEH: Perang Gog dan Magog, Yehezkiel 38-39; Perang Harmageddon, Wahyu 16:14]
Dan pada hari itu, kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem dari sebelah timur; dan bukit Zaitun itu akan terbelah menjadi dua dari timur ke barat, suatu lembah yang sangat besar, dan setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan.
Maka kamu akan melarikan diri [dari kejaran goyim] ke lembah bukit-Ku, karena lembah bukit itu akan menjangkau hingga Azal (Ibrani: atsel; tempat perlindungan, cadangan). Dan kamu akan melarikan diri [dari kejaran goyim] seperti ketika kamu melarikan diri terhadap gempa bumi pada zaman Uzia, raja Yehuda. Namun, YAHWEH, Elohimku, akan masuk bersamamu, hai semua orang kudus. [Ini peristiwa yang dialami Caroline dan orang-orang Yahudi, dimana mereka berlari dan berlari untuk menuju ke “Pegunungan” (Gunung Zaitun) itu demi menghindari kejaran goyim yang hendak membantai mereka.]
Di tengah-tengah kekacauan itu, kemudian Caroline melihat langit terbuka dan bola-bola api (Ibrani: ‘elgavish; mutiara-mutiara Elohim) berjatuhan menimpa selain musuh-musuh Israel, juga membakar orang-orang Yahudi yang dianggap tidak layak untuk masuk ke dalam Penebusan (Geula). Kesaksian yang sama juga disebutkan oleh Natan.
Peristiwa ini juga sudah dinubuatkan oleh nabi Yehezkiel dan rasul Yohanes.
Yehezkiel 38:18-23 (ILT)
Dan akan terjadi pada waktu itu, ketika Gog datang melawan tanah Israel,” firman Tuhan YAHWEH, “amarah-Ku akan tampak di wajah-Ku.
Dan dalam kecemburuan-Ku, di dalam api murka-Ku, Aku telah berfirman: Sesungguhnya, pada hari itu akan terjadi gempa bumi yang besar di sana, di tanah Israel.
Dan ikan-ikan di laut, dan burung-burung di langit, dan binatang-binatang di hutan, dan segala binatang melata yang merayap di bumi, dan semua manusia di permukaan bumi akan gemetar terhadap wajah-Ku. Dan gunung-gunung akan runtuh, dan lereng-lereng akan longsor, dan setiap tembok akan runtuh ke tanah.
Dan Aku akan memanggil sebilah pedang melawannya di atas semua gunung-Ku,” demikianlah firman Tuhan YAHWEH, “dan pedang tiap-tiap orang akan melawan saudaranya. [Wahyu 13:10 (AYT) “Apabila seseorang ditentukan sebagai tawanan, ia akan menjadi tawanan; apabila seseorang membunuh dengan pedang, dengan pedang ia harus dibunuh.” Itulah ketekunan dan iman orang-orang kudus.”]
Dan Aku akan menghukumnya [Gog] dengan tulah dan darah, dan hujan yang lebat, dan hujan batu (Ibrani: ‘elgavish ve’avNei; hujan batu-batu besar. ‘Elgavish secara literal artinya “mutiara-mutiara Elohim.”). Aku akan menurunkan hujan api dan belerang (Ibrani: gophriyth; belerang, penghakiman, nafas murka Elohim) atasnya, dan ke atas pasukan-pasukannya, dan ke atas banyak bangsa yang bersamanya. [Ini peristiwa yang sama dengan yang dilihat rasul Yohanes ketika Malaikat ke-7 menumpahkan Cawan Murka Elohim ke-7 dalam Wahyu 16:21 (ILT) Dan hujan es (Yunani: chalaza; hujan batu) yang besar, seukuran satu talenta (45 kg), jatuh dari langit ke atas manusia, dan manusia menghujat Elohim karena bencana hujan es (Yunani: chalaza; hujan batu) itu, sebab sangat besarlah bencananya.]
Dan Aku akan meninggikan diri-Ku sendiri dan menguduskan diri-Ku. Dan Aku akan dikenal di depan mata banyak bangsa (goyim), dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah YAHWEH.”
Ayat-ayat dalam Yehezkiel 38:18-23 di atas (bandingkan 2Samuel 22:9 (TB) Asap membubung dari hidung-Nya, api menjilat keluar dari mulut-Nya, bara menyala keluar dari pada-Nya. Mazmur 18:9 (ILT) Asap mengepul keluar dari hidung-Nya, dan api dari mulut-Nya melalap; bara menyala dari pada-Nya.) nampaknya mengindikasikan kehadiran dari “apa” yang oleh orang-orang Israel dan Mesir kuno yang mengalami peristiwa Eksodus, menyebutnya dengan nama “Sang Penghancur” (Ibrani: Shachath; Keluaran 12:23). Nama lainnya adalah “Kochav Ya’akov” (Bintang Yakub, Bilangan 24:17), yang menurut Kabbalah, tradisi spiritual Yahudi, kehadirannya akan membawa malapetaka. Sang Penghancur ini disebut-sebut sebagai yang memicu malapetaka Air Bah, tulah-tulah Eksodus, dan bencana-bencana dalam Kitab Wahyu: Meterai ke-6, 7 Sangkakala dan 7 Cawan Murka Elohim.
Yang mengerikan dari Cawan Murka ke-7 ini adalah terjadinya gempa bumi terbesar (Pole Shift) yang pernah terjadi di muka bumi, di dalam sejarah umat manusia, dan ini akan menyebabkan setiap pulau (termasuk negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau, Indonesia) tenggelam ke dalam lautan, dan gunung-gunung musnah. [Perlu dicatat, ilmuwan baru-baru ini telah menemukan koyakan lempeng tektonik terbuka terbesar di dunia seluas 60.000 kilometer persegi di dasar palung Webber di Laut Banda, Indonesia.]
Wahyu 16:18, 20 (ILT) Dan terjadilah gemuruh dan guntur dan kilat, juga terjadi gempa bumi yang dahsyat sebagaimana yang belum pernah terjadi sejak terjadinya manusia di muka bumi, suatu gempa yang sangat hebat dan dahsyat. 20. Dan setiap pulau menghilang, dan gunung-gunung tiada didapati.
Penglihatan Caroline ditutup dengan Kedatangan Messias di awan-awan, dan terdengar suara dari surga, “Am Yisrael (Bangsa Israel), waktu penebusan (Geula)-mu sudah tiba! Am Yisrael, Geula-mu sudah tiba!”
Ini juga merupakan peristiwa penggenapan nubuat Yeshua haMashiach (Yesus Kristus) dalam Markus 13:26-27 (ILT) “Dan kemudian mereka akan melihat Anak Manusia yang datang di awan-awan dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. Dan kemudian, Dia akan mengutus para malaikat-Nya, dan akan mengumpulkan umat pilihan-Nya dari keempat penjuru angin, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.”
Eli Soble, dalam videonya mengenai peristiwa-peristiwa yang menandai dimulainya Perang Gog dan Magog, dia mengutip Rabbi Lubavitch, seorang rabbi terkemuka abad ke-20, yang mengatakan apa yang perlu diperhatikan:
“Bagaimana kita tahu kapan itu terwujud? Kita akan melihat bahwa akan terjadi konflik militer di sekeliling Israel, tapi itu tidak akan menyentuh Israel dan itu tidak akan menyentuh Yerushalayim (Yerusalem).”
Sampai saat ini, negara-negara di sekeliling Israel sudah mengalami konflik militer berkepanjangan, khususnya Syria, namun belum sampai menyentuh Israel.
Rabbi Lubavitch juga mengatakan bahwa Mazmur 2 berbicara tentang Perang Gog dan Magog pada Hari-hari Akhir.
Mazmur 2:1-2 (TB) Mengapa rusuh bangsa-bangsa (Ibrani: goyim), mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan YAHWEH dan yang diurapi (Ibrani: Mashiach)-Nya.
“Goyim (bangsa-bangsa) akan bermufakat dengan rancangan untuk merebut Eretz Yisrael (Tanah Israel) dan HaShem (YHWH) akan menggagalkan rancangan-rancangan mereka dan peristiwa-peristiwa ini akan membawa kepada penyataan Mashiach.”
Voting Resolusi DK PBB 2334, dan konferensi “70 bangsa-bangsa” di Perancis, merupakan bagian dari proses Messianik. Soble mengatakan bahwa jangan terkecoh untuk berpikir bahwa mereka murni melakukan manuver politik.
Soble menutup videonya dengan mengingatkan para pemirsanya:
“Mashiach sangat dekat, Penebusan (geula) sangat dekat. Kita harus meneguhkan hati dan bersukacita dan memperbaiki kelakukan kita sebanyak yang dapat kita lakukan… dan tambahkanlah kebajikan dan kebaikan dalam konteks Mashiach.”
Video Eli Soble diposting di halaman Facebook “Visualizing Moshiach and Geula” – Visualisasi Mashiach dan Geula (Penebusan, pembebasan).
Yesus Kristus memperingatkan para pengikut-Nya dalam Lukas 21:28 (ILT) “…ketika hal-hal ini mulai terjadi, tegaklah dan angkatlah kepalamu sebab Penebusan (geula)-mu sedang mendekat!”
Perlu dicatat baik-baik, bahwa bagi orang-orang percaya, kedatangan Messias terjadi di antara Cawan Murka ke-6 dan ke-7 (baca selengkapnya Wahyu 16), seperti dinubuatkan oleh rasul Yohanes.
Wahyu 16:15-16 (ILT) Lihatlah! Aku datang bagaikan pencuri. Berbahagialah mereka yang berjaga-jaga dan memelihara jubahnya sehingga dia tidak berjalan telanjang dan mereka melihat aib ketelanjangannya. Dan Dia mengumpulkan mereka [goyim] di tempat yang disebut dalam bahasa Ibrani, Har-Megiddo (Harmageddon; Gunung Megiddo).
Referensi:
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.