Oleh : Mastiar simbolon
"Tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata,dan tidak pernah di dengar oleh telinga,dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia :semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia " (1 korintus 2:9)
Shalom..
Siapa yang tidak bersukacita jika Bapa Tuhan kita yaitu Yesus Kristus memberikan penglihatan Yerusalem Baru di dalam Kerajaan-Nya..?
Mungkin banyak orang akan menghujat ataupun mengatakan saya pembual atau pembohong, tapi saya akan katakan apa yang saya juga lihat dalam pandangan mata saya saat saya berada di dalam pesawat dari medan menuju jakarta. Sebab tak pernah terpikirkan saya melihat Yerusalem Baru, bentuk dan rupanya pun tak terpintas dalam pikiran saya. Dan inilah yang saya lihat.
Setelah saya di perlihatkan kegiatan setan dan para roh-roh jahat yang begitu rupa di udara, Roh Kudus Tuhan juga memperlihatkan kepadaku Kerajaan Yerusalem Baru yang bangunannya megah berdiri dan sangat tinggi gedung-gedungnya dan temboknya semua berlapis emas, dari kejauhan cahaya gedung-gedungnya sangat bersinar terang penuh kemilau. Ya karena terbuat dari emas semua. Dan gedung-gedung dipagari dengan tembok seluruhnya juga berlapis emas. Sungguh sangat indah dan mempesona hatiku. Tatapan mata ini tak dapat berkedip dari pandangan Kerajaan Yerusalem Baru. Saya terkagum - kagum dan sempat bingung dan heran kenapa bisa berdiri di atas awan-awan dengan begitu megahnya.
Haleluya...luar biasa Bapa Tuhan Yesusku. Roh dan jiwaku sudah merasakan sukacita dan damainya di sana walaupun hanya sesaat saja. Sungguh sangat terang di sana namun cahayanya tidak membuat ku merasakan panas seperti teriknya matahari. Luar biasa kondisi dan suasana Yerusalem Baru. Saat saya terkagum-kagum akan seluruh bangunan gedung-gedung di sana, suara Tuhan Roh Kudus berkata :
"Saya akan membawamu ke sana." Setelah aku mendengar suara-Nya, aku bersyukur dan bersyukur. Aku mengucap syukur pada Bapaku yaitu Tuhan Yesusku.
Aku bertanya kepada Tuhan Yesus : "Siapakah saya ini yah Tuhanku sehingga Engkau memperlihatkan ini padaku..?"
Dengan suara yang sangat pelan dan air mata yang keluar menetes sungguh hatiku penuh dengan limpahan syukur saat itu. Haleluya...amin.
Setelah selesai ucapan syukurku ini ku panjatkan, mulailah Yerusalem Baru kota yang suci dan mulia lama-kelamaan hilang dalam pandangan mata ku. Sampai hari ini pun tak henti-hentinya aku mengucap syukur kepada Bapaku yaitu Tuhan Yesusku yang sangat-sangat mengasihi ku.
Siapakah saya ini hanya debu dan tanah tapi Dia jadikan berharga dan sungguh berharga. Karena cinta-Mu Tuhan Yesus membuatku bertahan dalam kehidupan ini. Jadikan kesaksian ini membawa berkat bagi jiwa-jiwa hingga Nama-Mu Yesus Kristus dimasyurkan sampai seluruh bumi. Bagi Mu Bapa Tuhan Yesusku hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya. KerajaanMu Tuhan tak tergoncangkan tetap dan kekal selama-lamaNya.
Diberkatilah yang percaya kepada Tuhan Yesus, baik di bumi ini dan di dalam Surga nanti. Hosanna....hosana. Amin ya amin.
Tuhan Yesus memberkati para pembaca.
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.