animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Selasa, 29 Maret 2016

KEDATANGAN KETIGA HINGGA KEMATIAN AKHIR ORANG-ORANG JAHAT



i dimulai dengan kedatangan Kristus yang ketiga ke Planet Bumi, dan berakhir dengan kebinasaan akhir dari orang-orang jahat. Topik ini adalah penting, yang harus kita pahami.


1. KRISTUS DAN UMAT TEBUSAN KEMBALI KE BUMI

1 – Kristus kembali ke bumi. “Pada akhir masa seribu tahun, Kristus pun kembali ke bumi. Ia disertai rombongan umat tebusan, dan dikawal oleh serombongan besar malaikat."-Great Controversy, 662:1.


2. KRISTUS TURUN KE GUNUNG ZAITUN

1 – Ia turun dari gunung darimana Ia sebelumnya naik ke surga. “Kristus turun di atas Bukit Zaitun, dari mana setelah kebangkitanNya Dia naik, dan di mana para malaikat mengulangi janji kedatanganNya kembali. Kata nabi itu: “Lalu Tuhan, Allahku, akan datang, dan semua orang kudus bersama-sama Engkau.” “Dan pada waktu itu kakiNya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua,... sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar.' .. -Great Con­troversy, 662:3-663:0.


3. KOTA TUHAN TURUN

1 – Kota itu turun melalui wilayah rasi Orion. –“Awan pekat yang gelap naik dan bertabrakan satu sama lain. Angkasa terbelah dan tergulung; kemudian kami melihat ke atas melalui ruang terbuka di Orion, dari mana datang suara Tuhan. Kota Kudus itu akan turun melalui ruang terbuka itu. "-Early Writings, 41:2.
Catatan: Apakah “ruang terbuka di Orion itu”? Amat mudah menduga-duga tentang sesuatu yang tidak dinyatakan. Itu tentulah terletak di suatu tempat di wilayah rasi bintang Orion. Akan tetapi itu adalah salah satu dari rasi bintang yang terbesar—dan kita tidak diberitahukan bahwa “ruang terbuka” itu adalah Nebula Besar di dalam Orion, ataupun bagian darinya. Maka, kita dapat menebak bahwa “ruang terbuka di dalam Orion” mungkin adalah Nebula Orion. Namun kita harus tetap mengingat bahwa Tulisan Ilham tidak pernah mengatakan demikian.

Menurut EW 41, Suara Tuhan, yang membebaskan orang-orang kudus, akan terdengar dari wilayah rasi ini, dan Kota Tuhan akan turun melalui bagian di angkasa ini pada kedatangan Kristus yang ketiga. Tampaknya bahwa pada kedatanganNya yang kedua, Kristus juga akan turun melalui wilayah itu—namun kita tidak diberitahukan secara khusus tentang perkara ini. Adalah menyenangkan untuk memikirkan bahwa Nebula Besar itu adalah jalan menuju surga, namun ingatlah bahwa tidak ada di manapun dikatakan di dalam Tulisan-tulisan Ilham bahwa itulah tempatnya.

2 – Kota yang luas itu disambut oleh anak-anak Allah. –“Setelah penghakiman terhadap orang-orang jahat yang telah mati berakhir, pada akhir dari masa seribu tahun, Yesus meninggalkan kota, dan orang-orang kudus dan serangkaian rombongan malaikat mengikuti Dia. Yesus turun ke sebuah gunung yang besar, yang segera setelah kakiNya menyentuhnya, terbelah hancur dan menjadi sebuah dataran yang amat luas. Kemudian kita memandang ke atas dan melihat kota yang megah dan indah itu, dengan dua belas dasarnya, dan dua belas pintu gerbangnya, tiga pintu gerbang pada setiap sisinya, dan seorang malaikat berdiri pada setiap pintunya. Kita berseru, “Kota itu! Kota yang besar itu! Kota itu turun dari Tuhan keluar dari surga!” Dan kota itu turun dengan segala kemegahan dan kemuliaannya yang berkilau-kilauan dan mendarat di lembah yang amat luas yang telah dipersiapkan oleh Yesus." –Early Writings, 291:1.

3 – Kota itu mendarat di tempat yang telah disucikan oleh Yesus. Kristus dan umatNya memasukinya. “Sementara Yerusalem Baru, dengan kemuliaannya yang berkilau-kilauan itu, turun dari surga, dan tiba pada tempat yang telah disucikan serta disiapkan untuk menerimanya, maka Kristus dengan umatNya beserta para malaikat memasuki Kota Suci itu." -Great Controversy, 663:0.


4. KRISTUS MEMBANGKITKAN ORANG MATI

1 – Yesus dan umatNya meninggalkan Kota itu, dan Ia membangkitkan orang mati. –“Kemudian Yesus dan seluruh rombongan malaikat kudus, dan seluruh orang-orang kudus yang telah ditebus, meninggalkan kota. Para malaikat mengelilingi Pemimpin mereka dan mengawal Dia dalam perjalananNya, dan rombongan orang-orang kudus yang telah ditebus mengikuti. Kemudian, dalam kemegahan yang menakutkan dan mengerikan, Yesus memanggil orang-orang jahat yang telah mati; dan mereka bangkit dengan tubuh yang sakit, lemah yang sama ketika mereka masuk kubur. Betapa sebuah tontonan yang mengerikan! Betapa sebuah pemandangan! Pada kebangkitan pertama semua bangkit bersemi dalam keabadian; namun pada kebangkitan kedua tanda-tanda kutukan tampak pada semua orang. Raja-raja dan orang-orang besar, yang tinggi dan hina, yang terpelajar dan tidak terpelajar, bangkit bersama-sama." -Early Writings, 292:1.

2 – Yesus memanggil orang-orang jahat yang telah mati untuk bangkit, dan mereka dengan terpaksa mengakui kekuasaanNya. “Ia memerintahkan orang-orang jahat yang telah mati agar bangkit untuk menerima ganjaran mereka. Mereka maju, sebuah rombongan yang amat besar, yang tak terhitung seperti pasir di laut. Betapa sebuah kontras dengan orang-orang yang dibangkitkan pada kebangkitan pertama! Orang-orang yang benar dikenakan kemudaan dan keindahan abadi. Orang-orang jahat berpakaikan bekas-bekas penyakit dan kematian.

“Setiap mata dalam rombongan yang besar itu ditujukan kepada kemuliaan Anak Allah. Dengan satu suara rombongan yang jahat itu berseru: “Berbahagialah Dia yang datang di dalam nama Tuhan! Bukanlah kasih kepada Yesus yang mengilhami ucapan ini. Kuasa kebenaran mendorong perkataan ini keluar dari bibir-bibir yang tidak rela. Seperti pada waktu orang-orang jahat memasuki kuburan mereka, begitu pula mereka keluar, dengan permusuhan yang sama terhadap Kristus, dan dengan roh pemberontakan yang sama. Tidak akan ada lagi kesempatan yang lain dalam mana cacat-cacat mereka pada waktu lampau dapat diperbaiki. Tiada sesuatu apapun yang akan dapat diperolehnya. Suatu masa kehidupan yang penuh pelanggaran tidak dapat melembutkan hati mereka. Kesempatan yang kedua, seandainya pula diberikan kepada mereka, akan mereka gunakan sebagaimana yang pertama, dalam menghindari tuntutan-tuntutan Allah dan pemberontakan yang berkobar-kobar kepadaNya."-Great Controversy, 662:1-2.

3 – Kemudian mereka lari dan berusaha bersembunyi dari wajahNya. –“Semua orang memandang Anak Manusia; dan orang-orang yang telah menghina dan mencemooh Dia, yang meletakkan mahkota duri di atas kepalaNya yang kudus, dan menganiaya Dia dengan alang-alang, sekarang memandang Dia dalam seluruh kemuliaan kerajaanNya. Orang-orang yang meludahi Dia dalam jam pengadilanNya sekarang berpaling dari tatapanNya yang menusuk dan dari kemuliaan wajahNya. Orang-orang yang memasukkan paku ke tangan dan kakiNya sekarang melihat tanda-tanda bekas penyaliban-Nya. Orang-orang yang menusukkan tombak ke lambungNya memandang tanda kekejaman mereka pada tubuhNya. Dan mereka mengetahui bahwa Dialah orang yang telah mereka salibkan dan siksa dalam penderitaanNya yang amat nyeri. Dan kemudian muncullah dinding-dinding penderitaan yang telah lama diperpanjang, ketika mereka lari untuk bersembunyi dari kehadiran Raja segala raja dan Penguasa atas segala penguasa.

“Semua orang berusaha bersembunyi di dalam batu-batu karang, untuk melindungi diri mereka sendiri dari kemuliaanNya yang mengerikan yang pernah mereka cemoohkan. Dan, dikepung dan kesakitan oleh kebesaranNya dan kemuliaanNya yang amat luas, mereka dengan satu suara mengangkat suara-suara mereka, dan dengan kejelasan yang amat sangat, berseru, “Berbahagialah Dia yang datang di dalam nama Tuhan! ' "-Early Writings, 292:1-2.

4 – Yesus dan anak-anakNya kembali memasuki Kota itu. Setan memulai pekerjaannya dengan orang-orang jahat. – “Kemudian Yesus dan malaikat-malaikat kudus, disertai oleh seluruh orang kudus, kembali memasuki kota itu, dan ratapan dan tangisan pahit dari orang-orang jahat memenuhi udara. Kemudian saya melihat Setan kembali memulai pekerjaannya. Ia berkeliling di antara orang-orang yang tunduk kepadanya, dan menjadikan orang-orang yang lemah dan ringkih menjadi kuat, dan mengatakan kepada mereka bahwa ia dan malaikat-malaikatnya adalah penuh kuasa."-Early Writings, 298:1.


5. SETAN MEMBUAT RENCANA DENGAN ORANG-ORANG JAHAT UNTUK MENAKLUKKAN ORANG-ORANG DI DALAM KOTA

1 – Secara bertahap, mereka mempersiapkan satu serangan tunggal untuk menaklukan Kota itu. “Ia menunjuk kepada berjuta-juta orang yang tak terhitung jumlahnya yang telah dibangkitkan. Terdapat prajurit-prajurit perang dan raja-raja yang perkasa yang trampil dalam peperangan dan yang telah menaklukkan kerajaan-kerajaan. Dan adaraksasa-raksasa dan orang-orang yang gagah berani yang tidak pernah kalah dalam peperangan. Ada Napoleon yang ambisius dan angkuh, yang kemunculannya menyebabkan kerajaan-kerajaan gemetar. Di sana berdiri orang-orang yang berperawakan tinggi dan penampilan terhormat, yang telah kalah dalam peperangan sementara haus kemenangan. Ketika mereka keluar dari kubur mereka, mereka memperoleh kembali arus pikiran-pikiran mereka yang telah hilang dalam kematian. Mereka memiliki nafsu menaklukkan yang sama yang menguasai mereka ketika mereka jatuh. Setan berunding dengan para malaikatnya, dan kemudian dengan raja-raja dan penakluk-penakluk dan orang-orang perkasa itu. Kemudian ia memandang kepada bala tentara yang amat besar itu, dan mengatakan kepada mereka bahwa kelompok di dalam kota itu adalah kecil dan lemah, dan bahwa mereka dapat pergi dan menguasainya, dan mengusir penghuninya, dan menguasai kekayaan dan kemuliaannya bagi diri mereka sendiri.

“Setan berhasil menipu mereka, dan semuanya dengan segera mulai mempersiapkan diri bagi peperangan. Ada banyak orang-orang yang trampil di dalam bala tentara yang amat besar itu, dan mereka membangun segala jenis persenjataan perang."-Early Writings, 293:1-2.

2 – Ia mengilhami mereka dengan keberanian dan mereka mengikuti petunjuk-petunjuknya. –“Sekarang Setan bersiap-siap bagi suatu peperangan besar yang terakhir untuk merebut kemenangan. Apabila kekuasaannya dicabut dan dipisahkan dari kegiatan penipuannya, raja kejahatan merasa tidak senang dan kesal; tetapi ketika orang-orang jahat yang telah mati dibangkitkan, dan ia melihat rombongan yang besar di sampingnya, maka harapannyapun bangkit, dan ia bertekad tidak akan menyerah dalam pertarungan besar itu. Ia akan mengumpulkan seluruh balatentara orang-orang jahat di bawah panjinya, dan melalui mereka, ia berupaya menjalankan rencananya. Orang-orang jahat adalah tawanan Setan. Dalam menolak Kristus mereka telah menerima undang-undang dari pemimpin pemberontakan. Mereka siap untuk menerima saran-sarannya dan melakukan perintahnya. Namun sebagaimana penipuannya semula, ia tidak mengakui dirinya sebagai Setan. Ia mengaku sebagai raja yang berhak memiliki dunia ini, dan yang warisannya telah direbut secara tidak sah daripadanya. Ia menggambarkan dirinya kepada mereka yang ditipunya sebagai seorang penebus, meyakinkan mereka bahwa kuasanya telah membangkitkan mereka dari kubur, dan bahwa sesaat lagi ia akan melepaskan mereka dari tirani yang paling kejam. Dengan disingkirkannya hadirat Kristus, maka Setan mengadakan mujizat-mujizat untuk menyokong pengakuan-pengakuannya. Yang lemah dikuatkannya, dan mengilhami semuanya dengan roh serta tenaganya. Ia menawarkan diri untuk memimpin mereka ke kemah orang-orang kudus, dan merebut kota Tuhan. Dengan suatu luapan kegembiraan yang bercampur kebengisan, ia menunjuk kepada jutaan manusia yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, dan menyatakan bahwa, sebagai pemimpin mereka, ia sanggup menguasai kota itu dan merebut kembali takhta serta kerajaannya.

“Di antara massa yang besar itu terdapat manusia-manusia yang hidup sebelum Air Bah; manusia-manusia yang berperawakan raksasa dengan kecerdasan luar biasa, yang setelah takluk kepada pengendalian para malaikat yang telah jatuh, menggunakan segala keahlian serta pengetahuan mereka untuk meninggikan diri sendiri; manusia-manusia dengan karya-karya agungnya menuntun dunia ini mendewakan kepintaran mereka, tetapi dengan kekejaman dan penemuan-penemuan yang jahat, mencemari dunia ini dan merusak citra Allah, menyebabkan Dia melenyapkan mereka dari antara ciptaan-ciptaanNya. Ada raja-raja dan jenderal-jenderal yang menaklukkan bangsa-bangsa, para satria yang tak pernah kalah dalam perang, para serdadu yang penampilannya menggetarkan kerajaan-kerajaan. Dalam kematian, orang-orang ini tidak mengalami perubahan. Apabila mereka keluar dari kubur, mereka melanjutkan segala niat mereka yang telah terhenti. Mereka didorong oleh hasrat yang sama yang menguasai mereka ketika mereka mati.

“Setan berunding dengan para malaikatnya, kemudian bersama -sama para raja, pemenang dan para prajurit perkasa, mereka memperhitungkan kekuatan serta jumlah di pihak mereka, dan mengatakan bahwa balatentara di dalam kota itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan balatentara mereka, dan dapat mereka kalahkan. Lalu mereka menyusun rencana untuk menaklukkan kekayaan serta kemuliaan Yerusalem Baru. Mereka segera bersiap-siap untuk berperang. Orang-orang yang ahli telah menyusun rencana peperangan. Para pemimpin militer yang terkenal karena keberhasilan mereka, mengerahkan massa yang seperti balatentara itu ke dalam kelompok-kelompok dan bagian-bagian."-Great Controversy, 663:1­-664:2.


6. BALATENTARA YANG AMAT BESAR ITU BERJALAN MENUJU KOTA DAN MENGEPUNGNYA

1 – Setelah persiapan yang matang, balatentara itu berjalan menuju ke Kota itu. –“Akhirnya perintah untuk maju dikeluarkan, dan rombongan yang tak terhitung banyaknya itupun bergerak maju, –suatu jumlah balatentara yang belum pernah bisa dikerahkan oleh para penakluk dunia, dan yang melebihi kekuatan gabungan dari segala zaman sejak perang dimulai di atas dunia. Setan yang paling perkasa dari semua tentara, memimpin pasukan, dan para malaikatnya menggabungkan kekuatan-kekuatan mereka bagi peperangan terakhir. Para raja serta prajurit berada di belakangnya,dan rombongan besar mengikuti dan kelompok-kelompok yang besar, masing-masing di bawah pimpinan yang telah diangkat. Dengan ketepatan militer, suatu barisan yang panjang sekali bergerak maju di atas permukaan bumi yang berlekak lekuk dan retak menuju ke kota Tuhan. Atas perintah Yesus, gerbang-gerbang Yerusalem ditutup, dan balatentara Setan mengepung kota itu, dan bersiap sedia untuk menyerbu." -Great Con­troversy, 664:3.

Catatan: Tentang masalah ketika pintu-pintu gerbang ditutup: Dalam Early Writings, 41, Yesus dan umat tebusan meninggalkan Kota dan mereka memandang ketika Ia membangkitkan orang-orang mati; kemudian mereka kembali ke dalam kota. Setelah itu, suatu periode waktu yang tidak tertentu—barangkali meliputi beberapa tahun —dihabiskan oleh orang-orang jahat dalam persiapan perang (GC 662:1-664:2). Kemudian mereka mulai berjalan menuju ke Kota—dan Yesus pada saat itu memberi perintah untuk menutup pintu-pintu gerbang GC 664:3).

2 – Dengan diperlengkapi segala jenis persenjataan, sebuah pertempuran yang sengit akan segera terjadi. –“Kemudian dengan Setan sebagai pemimpin mereka, orang-orang banyak itu bergerak. Raja-raja dan prajurit-prajurit mengikuti dekat di belakang Setan, dan orang banyak mengikutinya dalam kelompok-kelompok. Setiap kelompok memiliki pemimpin masing-masing, dan peraturan ditegakkan ketika mereka berjalan melalui permukaan bumi yang retak-retak menuju Kota Kudus. Yesus menutup pintu-pintu gerbang kota, dan balatentara yang amat besar ini mengepung kota, dan menempatkan diri mereka dalam barisan perang, bersiap bagi suatu pertempuran yang sengit." -Early Writings, 293:2.


7. KRISTUS MUNCUL DI ATAS TAKHTA TINGGI DI ATAS KOTA ITU

1 – Dalam kuasa dan keagungan, Kristus muncul di hadapan orang-orang yang hilang itu. –“Sekali lagi Kristus muncul di hadapan musuh-musuhNya. Jauh di atas kota itu, di atas sebuah takhta emas yang bernyala-nyala, ada sebuah takhta, yang mulia dan ditinggikan. Di atas takhta ini duduklah Anak Allah, dan di sekeliling-Nya berhimpunlah para warga kerajaanNya. Kuasa dan keagungan Kristus, tiada bahasa dapat melukiskannya, tiada pena dapat menguraikannya. Kemuliaan Bapa Yang Kekal membungkus Anak-Nya. Gemerlap hadiratNya memenuhi kota Allah, dan mengalir ke luar melalui gerbang-gerbang membanjiri segenap dunia dengan cahayanya."-Great Controversy, 665:1.
2 – Terkesima oleh kebenaran dari keadaan itu, keberanian orang-orang jahat itu sirna. –“Dan ketika mereka menyaksikan kemegahan dari mahkota-mahkota mereka yang berkilau-kilauan dan melihat wajah-wajah mereka bersinar dengan kemuliaan, mencerminkan citra Yesus, dan kemudian memandang kemuliaan dan keagungan yang tak tertandingi dari Raja segala raja dan Penguasa atas segala penguasa, keberanian mereka runtuh." -Early Writings, 294:0.


8. TIGA KELOMPOK UMAT TEBUSAN MENGELILINGI TUHAN DAN JURUSELAMAT MEREKA

1 – Di sekitar Yesus terdapat orang-orang yang selalu paling setia, para martir dan rombongan banyak orang. “Yang berada paling dekat dengan takhta itu adalah mereka yang sebelumnya begitu bersemangat menyokong Setan, tetapi kemudian telah mengikuti Juruselamatnya dengan penyerahan yang dalam dan bersungguh-sungguh, setelah ditarik seperti puntung dari api. Di belakangnya adalah mereka yang menyempurnakan tabiat Kristus di tengah-tengah kepalsuan dan ketidaksetiaan, mereka yang menghormati hukum Tuhan di saat dunia Kristen tidak menghiraukannya, dan berjuta-juta manusia,dari segala zaman, yang telah mati sahid demi iman mereka. Dan di belakang mereka lagi terdapat “suatu kumpulan besar orang banyak, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, ... di hadapan takhta, dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.” Wahyu 7:9. Peperangan mereka telah berakhir, dan mereka sudah menang. Mereka telah turut berlomba dan memperoleh hadiah. Cabang palem di tangan mereka adalah sebuah lambang kemenangan, jubah putih sebagai lambang kebenaran Kristus yang tak bercela kini menjadi milik mereka." -Great Controversy, 665:2.


9. TANPA TAKUT TERHADAP ORANG-ORANG JAHAT, MEREKA MENYANYIKAN PUJI-PUJIAN BAGI TUHAN MEREKA

1 – Meskipun jutaan orang-orang jahat bersenjata mengepung mereka, umat tebusan, yang aman di dalam perlindungan Yesus, menaikkan nyanyian pujian syukur. Tidak bisa ditipu oleh Setan, mereka mengetahui benar bahwa orang-orang jahat adalah tidak berdaya untuk membahayakan mereka.

“Mereka yang ditebus mengangkat sebuah nyanyian pujian yang menggema di segenap cakrawala: “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba.” Wahyu 7:10. Dan malaikat dan serafim menyatukan suara mereka penuh pujaan. Sementara umat tebusan memandang kuasa dan kebencian Setan, mereka melihat, dan belum pernah sebelumnya, bahwa tidak ada kuasa selain kuasa Kristus yang dapat menjadikan mereka pemenang. Dalam seluruh rombongan yang bersinar itu tidak ada yang memperoleh keselamatan karena dirinya sendiri, seolah-olah mereka memiliki kuasa dan kebaikan sendiri. Tidak ada yang dikatakan tentang apa yang mereka telah perbuat atau derita; namun beban dari setiap nyanyian, nada kunci dari setiap lagu adalah “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba.”-Great Controversy, 665:3.


10. PENOBATAN TERAKHIR KRISTUS BERLANGSUNG

Seluruh kuasa dan kerajaan diserahkan ke tangan Kristus. –“Dengan dihadiri penduduk dunia dan surga penobatan terakhir bagi Anak Allah berlangsung." -Great Controversy, 666:1.


PELAKSANAAN

1. KRISTUS AKAN MENJADI HAKIMNYA

1 – [AkhirZaman.org] Dia yang telah mati bagi orang-orang jahat akan menjadi Hakim mereka. –“Tuhan telah menyerahkan seluruh penghakiman kepada AnakNya, karena tanpa pertentangan Dia adalah Tuhan yang nyata di dalam daging.

“Tuhan merancangkan bahwa Pangeran yang menjadi penderita dalam kemanusiaan itu haruslah menjadi hakim atas seluruh dunia. Ia yang datang dari pengadilan surga untuk menyelamatkan manusia dari kematian kekal;... Ia yang tunduk untuk diadili di hadapan pengadilan duniawi, dan yang menderita kematian yang kejam di kayu salib—Dia sendirilah yang harus mengumumkan keputusan atas upah atau hukuman. Ia yang tunduk kepada penderitaan dan kehinaan salib di sini,di hadapan Tuhan, menerima imbalan yang paling penuh, dan naik ke atas takhta yang diakui oleh semua makhluk alam semesta sebagai Raja atas segala orang kudus. Ia telah melakukan pekerjaan penyelamatan, dan menunjukkan di hadapan dunia-dunia yang tidak jatuh dan keluarga surga bahwa pekerjaan yang telah dimulaiNya itu dapat diselesaikanNya...

“Pada hari penghukuman dan upah, baik orang-orang kudus maupun orang-orang berdosa akan mengenali Dia yang telah disalib sebagai Hakim atas semua orang yang hidup... khidmatlah hari keputusan terakhir itu... Masa pencobaan diberikan kepada kita; kesempatan-kesempatan dan hak-hak istimewa diberikan kepada kita, untuk menjadikan panggilan dan pilihan kita pasti. Bagaimanakah kita harus menghargai waktu yang berharga ini dan meningkatkan setiap talenta yang telah diberikan oleh Tuhan, sehingga kita dapat menjadi penatalayan-penatalayan yang setia atas diri kita sendiri."­Maranatha 341:3-5.


2. SELURUH DUNIA-DUNIA AKAN MEMANDANG PELAKSANAAN HUKUMAN INI

1 – Seluruh alam semesta diberi kuasa untuk memandang penghakiman terakhir bagi orang-orang jahat.–“Dalam ajaran-ajaranNya, Kristus berusaha untuk mengesankan kepada manusia dengan kepastian akan penghakiman yang akan datang, dan dengan keterbukaannya. Ini bukanlah penghakiman atas beberapa orang, atau bahkan terhadap satu bangsa, melainkan atas seluruh dunia makhluk manusia yang cerdas, atas makhluk yang bertanggung jawab. Penghakiman ini akan berlangsung di hadapan seluruh dunia-dunia lain, dan kasih, integritas, pelayanan manusia bagi Tuhan, akan dimuliakan hingga setinggi-tingginya. Tidak akan ada kekurangan kemuliaan dan kehormatan... Hukum Tuhan akan dibukakan dalam keagungannya; dan orang-orang yang telah berdiri dalam pemberontakan yang keras melawan hukum-hukum yang kudus ini akan memahami bahwa hukum yang telah mereka buang, dan hinakan dan injak-injak adalah standar tabiat Tuhan...

“Kepada sebuah dunia yang kecil ini, alam semesta surgawi menyatakan minat yang terbesar; karena Yesus membayar harga yang tak terhingga bagi jiwa-jiwa penduduknya."-Maranatha, 341:1-2.


3. BUKU-BUKU CATATAN DIBUKA

1 – Penghakiman di atas takhta putih yang besar dimulai. –“Dan sekarang,dengan mengenakan keagungan dan kuasa yang mahatinggi, Raja di atas segala raja itu menjatuhkan hukuman ke atas para pemberontak terhadap pemerintahanNya, dan menjalankan keadilan ke atas mereka yang telah melanggar hukumNya dan menindas umatNya. Nabi Allah berkata; “Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di hadapan takhta itu.Lalu dibuka semua kitab. Dan di buka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.” Wahyu 20:11-12." -Great Controversy, 666:1.

2 – Para malaikat sekarang sedang mempersiapkan catatan bagi penghakiman terakhir itu. –“Para malaikat Tuhan sedang mengambil foto-foto dari tabiat seakurat artis mengambil keserupaan ciri-ciri manusia; dan ...dari sinilah kita hendak dihakimi!" -Maranatha, 340:2.
3 – Buku itu adalah catatan yang tepat atas tabiat dan tindakan-tindakan. “Dalam kasus setiap orang terdapat sebuah proses yang berlangsung yang jauh lebih indah daripada apa yang memindahkan gambar-gambar ke atas pelat lukisan seniman. Seni fotografi hanya mencetak keserupaan dari suatu substansi yang dapat rusak; namun dalam catatan kehidupan, tabiat digambarkan dengan teliti, dan catatan ini, betapapun gelapnya, tidak dapat dihapus dengan darah korban yang mendamaikan,"-Maranatha, 340:1.


4. ORANG-ORANG JAHAT MENGETAHUI CATATAN-CATATAN ITU

1 – Segera setelah buku-buku itu dibuka dan Yesus memandangnya, catatan setiap orang dietsakan ke dalam pikiran orang itu. “Segera sesudah kitab-kitab itu dibuka, dan pandangan Yesus ditujukan kepada orang-orang jahat, maka sadarlah mereka akan setiap dosa yang pernah mereka lakukan. Mereka baru melihat di mana kaki-kaki mereka telah menyimpang dari jalan kemurnian dan kesucian, sejauh mana kesombongan serta pemberontakan telah membawa mereka dalam pelanggaran terhadap hukum Allah. Pencobaan-pencobaan mereka yang menggiurkan yang mereka sodorkan oleh memanjakan dosa, berkat-berkat yang diselewengkan, para hamba Tuhan dihina, amaran-amaran ditolak, gelombang-gelombang kemurahan dipukul mundur oleh kedegilan hati yang keras,--semua kelihatan sekan-akan ditulis dalam huruf-huruf api."-Great Controversy, 666:2.

“Semuanya akan tampak seperti sebuah gambar hidup yang nyata," ­Maranatha, 340:4.

2 – Semua itu akan diingatkan kembali kepada pikiran-pikiran mereka. “Ingatan-ingatan akan menjadi benar dan hidup dalam hukuman orang-orang yang bersalah, yang pada hari itu ditemukan ringan. Pikiran akan mengingat seluruh pemikiran dan tindakan di masa lalu; kehidupan seluruhnya akan kembali dalam ingatan seperti gambar-gambar dalam sebuah pemandangan,"­ Maranatha, 340:6.


6. CATATAN-CATATAN JUGA AKAN DIBUKA KEPADA ORANG LAIN

1 – Seluruh alam semesta akan memahami mengapa orang -orang ini tidak selamat. “Ketika Penghakiman akan berlangsung, dan buku-buku akan dibukakan, akan ada banyak penyingkapan-penyingkapan yang mengejutkan. Manusia kemudian tidak akan nampak sebagaimana mereka tampak di mata manusia dan penghakiman yang terbatas.Dosa-dosa rahasia kemudian akan dibukakan untuk dilihat oleh semua. Motif-motif dan maksud-maksud yang telah tersembunyi di dalam ruang-ruang gelap dalam hati akan dibukakan." -Maranatha, 340:3.

2 – Tidak akan ada pertanyaan tentang ketepatan penghakiman itu. –“Dalam jam yang khidmat dan menakutkan ituketidaksetiaan suami akan dibukakan kepada istrinya, dan ketidaksetiaan istri kepada suaminya. Orangtua-orangtua kemudian akan mengetahui, untuk pertama kalinya, apakah tabiat sesungguhnya dari anak-anak mereka, dan anak-anak akan melihat kesalahan dan kekeliruan yang menandai kehidupan orangtua-orangtua mereka. Orang yang merampok tetangganya melalui pernyataan yang salah, tidak dapat melarikan diri dari laba yang tidak halal. Tuhan memiliki catatan yang tepat di dalam buku-bukuNya, tentang catatan setiap perhitungan yang tidak adil dan penanganan yang tidak wajar." –Maranatha, 340:5.


6. ORANG-ORANG JAHAT DITUNJUKKAN SEBUAH PANDANGAN PANORAMA TENTANG KEHIDUPAN DAN KEMATIAN KRISTUS

1 – Seluruh kehidupan Kristus akan ditunjukkan kepada setiap jiwa yang sesat. –“Di atas takhta itu tampaklah salib yang seperti sebuah pemandangan yang luas, terlihatlah adegan-adegan penggodaan dan kejatuhan Adam, dan langkah-langkah berikutnya dalam “rencana penebusan yang agung. Kelahiran Juruselamat yang hina; permulaan kehidupanNya yang sederhana dan patuh, pelayananNya kepada masyarakat, menyingkapkan kepada manusia berkat-berkat surga yang terindah; hari-hari yang dipenuhi dengan perbuatan-perbuatan kasih dan kemurahan, malam-malam hari untuk berdoa dan berjaga-jaga dalam kesunyian di gunung-gunung; para komplotan orang-orang yang iri, benci dan dengki yang membalas kebajikan-kebajikanNya; penderitaan yang mengerikan dan penuh rahasia di Getsemani, di bawah beban dosa yang begitu berat dari seluruh dunia; penyerahan diriNya ke dalam tangan massa yang kejam; peristiwa-peristiwa pada malam yang menakutkan,--tawanan yang tidak melawan yang ditinggalkan murid-murid yang sangat dikasihi, yang berlari cepat-cepat menelusuri jalan-jalan Yerusalem. Anak Allah dibawa ke hadapan Annas, dibawa masuk ke dalam istana Imam Besar, dalam pengadilan Pilatus, di hadapan Herodes yang pengecut dan kejam, dihina, dicela, disiksa, dan dijatuhi hukuman mati, –semuanya digambarkan dengan jelas.

“Dan sekarang di hadapan massa yang sedang bergerak itu ditunjukkanlah pemandangan-pemandangan terakhir— Sang Penderita yang tabah menelusuri jalan ke Golgota; Raja Surga tergantung di salib; para imam yang angkuh dan massa yang sedang mencemooh penderitaanNya yang terakhir; kegelapan luar biasa, bumi yang bergetar, batu-batu yang terbelah, kubur-kubur yang terbuka, menandai saat ketika Penebus dunia menyerahkan hidupNya.

“Pemandangan yang mengerikan itu tampak sebagaimana adanya. Setan, para malaikatnya, dan pengikut-pengikutnya tak berkuasa untuk berpaling dari gambaran perbuatannya sendiri. Setiap pelaku mengingat bagian yang diperankannya. Herodes yang membantai anak-anak Betlehem yang tidak bersalah agar dapat membinasakan Raja Israel; Herodias yang jahat, yang menanggung darah Yohanes Pembaptis; Pilatus yang lemah dan tidak berpendirian; para serdadu yang menghina; para imam dan penguasa dan rakyat yang mengamuk yang meneriakkan, “Biarlah darahNya ditanggung-kan atas kami dan atas anak-anak kami.” Semua memandang dengan kengerian terhadap dosa-dosa mereka.Dengan sia-sia mereka berupaya bersembunyi dari kemuliaan wajah ilahi yang melampaui kemuliaan cahaya matahari, sementara mereka yang ditebus meletakkan mahkotanya di kaki Juruselamat, sambil berseru, “Dia mati bagiku!”"-Great Controversy, 666:3-667:2.


7. SEBAGIAN DARI ORANG-ORANG YANG ADA DALAM ROMBONGAN ORANG JAHAT

1 – Ibunda Kaisar Nero menghancurkan tabiat anaknya; ketika ia menjadi kaisar di Roma, dalam suatu kejadian, ia mencekik mati ibunya. Imam-imam kepausan dan para wali gereja juga berada di sana. “Di antara rombongan yang ditebus itu terdapatlah para rasul Kristus. Paulus yang gagah berani, Petrus yang bersemangat, Yohanes yang dikasihi dan yang penuh kasih, dan saudara-saudara yang berhati tulus, dan bersama mereka adalah sekelompok orang-orang yang mati sahid. Sedangkan di luar tembok, dengan segala perkara yang keji, adalah orang-orang yang telah menganiaya, memenjarakan, dan membunuh mereka. Ada juga Nero, sosok yang bengis dan kejam, melihat kegembiraan dan kemuliaan mereka yang pernah disiksanya, dan yang di dalam penderitaan mereka yang dalam Dia telah bersukaria. Ibunya hadir di sana untuk menyaksikan hasil pekerjaannya sendiri; untuk melihat bagaimana meterai kejahatan tabiat dipindahkan kepada anaknya, nafsu-nafsu yang didorong dan diperkembangkan oleh pengaruh dan teladannya, membuahkan kejahatan-kejahatan yang menyebabkan dunia gentar.

“Ada juga para imam-imam kepausan dan para wali gereja, yang mengaku sebagai wakil-wakil Kristus namun menggunakan batu, gua, dan tiang untuk mengendalikan hati nurani umatNya. Tampaklah para uskup yang sombongyang menempatkan diri mereka di atas Allah, dan memberanikan diri untuk mengubah hukum Yang Maha Tinggi. Mereka yang berpura-pura sebagai bapa-bapa gereja itu harus mengadakan perhitungan dengan Allah di mana mereka tak dapat dimaafkan. Mereka terlambat menyadari bahwa Yang Maha Tahu merasa cemburu akan hukumNya dan sekali-sekali tidak akan membiarkan orang yang bersalah. Sekarang mereka mengetahui bahwa Kristus menyamakan perhatianNya dengan perhatian umat-Nya yang menderita; dan mereka merasakan kuasa dari perkataan-Nya sendiri, “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” Matius 25:40."-Great Controversy, 667:3-668:1

2 – Napoleon akan berada di sana. –“Di sana ada Napoleon yang sombong dan berambisi itu, yang gerakannya telah menyebabkan kerajaan-kerajaan gemetar."-Early Writings, 293:1.


8. HUKUMAN KEMATIAN KEKAL DIUMUMKAN TERHADAP ORANG-ORANG JAHAT

1 – Hukuman kematian kekal diucapkan. –“Segenap dunia yang jahat berdiri menghadap pengadilan Allah dalam tuduhan pengkhianatannya yang besar terhadap pemerintahan surga. Tak ada seorangpun yang membela perkara mereka; tiada maaf bagi mereka;dan keputusan kematian kekal dijatuhkan atas mereka.”-Great Controversy, 668:2.


9. SELURUH ORANG JAHAT MENGETAHUI DAN MENGAKUI BAHWA TUHAN DAN HUKUMNYA ADALAH BENAR

1 – Pada akhirnya, orang-orang jahat mengakui sepenuhnya kebenaran akan keadaan itu. –“Yesus berbicara dengan kebesaranNya, sambil berkata, “Lihatlah, hai orang-orang berdosa, pahala orang yang benar! Dan hai umat tebusanKu, lihatlah pahala orang-orang jahat!” Pasukan besar orang banyak itu memandang kemuliaan rombongan yang berada di atas tembok kota itu. Dan ketika mereka menyaksikan kemuliaan mahkota mereka yang berkilau-kilauan dan melihat wajah mereka berseri dengan kemuliaan, yang memantulkan citra Yesus, lalu kemudian memandang kemuliaan yang tiada taranya dan kebesaran Raja segala raja dan Tuhan segala tuan, keberanian mereka lenyap. Suatu perasan terhadap harta dan kemuliaan yang mereka sia-siakan menyengat mereka, dan mereka menyadari bahwa upah dosa itulah maut. Mereka melihat rombongan kudus yang berbahagia yang pernah mereka ejek, diselubungi dengan kemuliaan, kehormatan, kebakaan dan hidup yang kekal, sementara mereka berada di luar kota itu dengan setiap perkakas dan barang yang najis.” -Early Writings, 294:0.

2 – Mereka berseru dalam keputusasaan. –“Sekarang nyatalah kepada semua bahwa upah dosa bukanlah kemerdekaan yang agung dan kehidupan kekal, tetapi perhambaan, kebinasaan, dan kematian. Orang-orang jahat melihat apa yang telah hilang dari mereka oleh kehidupan mereka yang memberontak. Makna kemuliaan yang tak terkatakan dan kekal itu diremehkan ketika ditawarkan kepada mereka; tetapi kini betapa menyenangkan tampaknya. Jiwa yang hilang itu meratap, “Semua ini sebenarnya bisa saya peroleh; tetapi saya memilih untuk menjauhkan perkara-perkara ini dari saya. Sungguh suatu penyesalan yang tak terlukiskan! Saya menukarkan damai, kebahagiaan dan kehormatan, dan kemalangan, kekejian, dan keputusasaan.” Semua melihat bahwa pengusiran mereka dari surga adalah adil.Melalui hidup mereka, mereka telah menyatakan, “Kita tidak mau diperintah oleh Yesus ini.” -Great Controversy, 668:3.

3 –Semua orang mengakui bahwa mereka salah dan Tuhan dan hukumNya selalu benar. –“Orang-orang jahat itu memandang kepada penobatan Anak Allah, seolah-olah terpesona. Mereka melihat dalam tanganNya kedua loh batu yang berisi hukum Allah, undang-undang yang telah mereka benci dan langgar. Mereka menyaksikan luapan rasa kagum, gembira, dan pemujaan dari mereka yang diselamatkan; dan sementara alunan lagu memenuhi seluruh rombongan yang ada di luar kota itu, dengan suara yang menyatu mereka berseru, “Besar dan ajaib segala pekerjaanMu, ya Tuhan, Allah, Yang Maha Kuasa! adil dan benar segala jalanMu, ya Raja segala bangsa!” (Wahyu 15:3); dan, dengan bertekuk lutut, mereka menyembah raja kehidupan.” -Great Controversy, 668:4­-669:0.


10. HANYA SETAN BERTAHAN, NAMUN SEKARANG INGATAN-INGATAN DAN FAKTA-FAKTA MEMENUHI PIKIRANNYA

1 – Sementara kebenaran akan keadaan memaksakan kepadanya, Setan tampaknya tidak dapat berbicara ataupun bergerak. –“Setan seolah-olah lumpuh sementara ia memandang kemuliaan dan keagungan Kristus. Dia yang pernah menjadi seorang kerub yang menaungi, mengenangkan kembali dari mana ia telah jatuh. Seorang serafim yang berkilau-kilauan, “bintang fajar,” betapa berubah, betapa hina! Dari satu majelis di mana ia pernah dihormati, kini disingkirkan untuk selama-lamanya. Sekarang ia melihat serafim lain berdiri di dekat Bapa, diselubungi kemuliaanNya. Ia melihat mahkota dikenakan kepada kepala Kristus oleh seorang malaikat yang berperawakan tinggi dengan hadirat yang agung, dan ia mengetahui bahwa kedudukan yang mulia dari malaikat ini sebenarnya bisa menjadi miliknya.

“Terkenanglah ia akan tempat kediaman waktu ia masih murni serta suci, damai dan kepuasan yang menjadi miliknya sampai ia menuruti kehendak hatinya dengan bersungut-sungut terhadap Allah, dan iri terhadap Kristus. Tuduhan-tuduhannya, pemberontakannya, penipuan-penipuannya untuk mendapatkan simpati dan dukungan para malaikat, kekerasan hatinya untuk tidak mau bertobat ketika Allah yang masih mau mengaruniakannya keampunan—semuanya tampak hidup jelas dihadapannya. Ia merenungkan kembali pekerjaannya di antara manusia serta akibat-akibatnya—perseteruan manusia terhadap sesamanya, kebinasaan mengerikan dari orang banyak, jatuh bangunnya kerajaan-kerajaan, rangkaian huru-hara yang panjang, pertentangan-pertentangan, dan revolusi-revolusi. Ia teringat akan upayanya yang terus menerus untuk menentang pekerjaan Kristus dan menenggelamkan manusia makin lama makin dalam. Ia melihat bahwa komplotan-komplotannya yang jahat tidak berdaya membinasakan mereka yang telah berharap kepada Yesus. Sementara Setan memandang kerajaannya, hasil pekerjaannya, maka yang dilihatnya hanyalah kegagalan dan kehancuran. Ia telah memimpin banyak orang untuk percaya bahwa Kota Allah akan menjadi mangsa yang empuk; tetapi ia tahu bahwa ini hanyalah sebuah tipuan. Berkali-kali, sementara pertikaian yang besar berlangsung, ia dikalahkan, dan dipaksa untuk menyerah. Ia mengetahui sebesar-besarnya kuasa serta keagungan yang kekal itu.

“Tujuan dari pemberontakan yang besar itu adalah untuk membenarkan dirinya dan membuktikan bahwa pemerintahan Ilahi bertanggung jawab atas pemberontakan itu. Untuk maksud ini ia telah mengerahkan segenap daya pikirnya yang luar biasa itu. Ia telah bekerja dengan hati-hati dan secara sistematis, dan dengan sukses yang gemilang menuntun rombongan yang besar itu untuk menerima versinya tentang pertikaian yang sengit yang telah lama berlangsung. Selama beribu-ribu tahun kepala komplotan ini telah menggantikan kebenaran dengan kepalsuan. Tetapi waktunya telah tiba bilamana pemberontakan harus dipadamkan, dan sejarah serta tabiat Setan disingkapkan.” -Great Controversy, 669:1-670:1.


11. SETIAP ORANG MENGETAHUI BAHWA SETAN BERSALAH DAN PADA AKHIRNYA KINI IA MENGAKUINYA JUGA

1 – Setan bertelut dan mengakui bahwa, sepanjang pertentangan besar itu, Tuhan adalah benar, ia sendiri adalah salah, dan hukuman itu adil. –“Setan melihat bahwa pemberontakannya yang telah direncanakan itu telah menyebabkan ia kehilangan surga. Ia telah melatih segenap dayanya untuk memerangi surga; ia telah melatih segenap dayanya untuk memerangi Allah; kesucian, damai, dan keselarasan surga akan merupakan siksaan yang paling kejam baginya. Tuduhan-tuduhannya terhadap kemurahan dan keadilan Allah kini didiamkan. Celaan yang telah ia arahkan kepada Yehovah ditimpakan ke atas dirinya sendiri. Dan sekarang Setan tertunduk, dan mengakui keadilan hukuman yang dijatuhkan terhadap dirinya. "­Great Controversy, 670:2.


12. PERTENTANGAN BESAR BERAKHIR TIDAK ADA ALASAN LAGI BAGI ORANG-ORANG BERDOSA UNTUK HIDUP

1 – Pertentangan besar antara Kristus dan Setan sekarang berakhir, karena semua makhluk ciptaan di mana saja mengetahui dan mengakui kebenaran-kebenaran kekal dari tabiat Tuhan dan hukumNya. “”Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan namaMu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau sebab telah nyata kebenaran segala penghakimanMu.” Ayat 4. Setiap pertanyaan akan kebenaran dan kesalahan yang sudah lama berjalan dalam pertikaian itu kini telah menjadi jelas. Akibat-akibat dari pemberontakan, buah-buah dari mengesampingkan undang-undang ilahi, telah dihamparkan di hadapan seluruh makhluk ciptaan. Pelaksanaan aturan Setan yang bertentangan dengan pemerintahan Tuhan telah ditunjukkan kepada semesta alam. Perbuatan-perbuatan Setan sendiri telah menyalahkan dia. Kebijaksanaan Allah, keadilanNya, dan kebaikanNya dibenarkan dengan sempurnanya. Terlihatlah bahwa semua tindakannya dalam pertikaian itu telah dijalankan demi keselamatan kekal umatNya dan semua dunia-dunia yang telah diciptakan. “Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.” Mazmur 145:10. Sejarah dosa akan tetap berdiri sepanjang zaman kekekalan sebagai satu saksi bahwa bersama dengan adanya hukum Allah terikatlah kebahagiaan semua makhluk ciptaanNya. Dengan semua fakta dari pertikaian besar itu, seluruh alam semesta, baik yang setia maupun yang memberontak, dengan satu suara mengumandangkan, ”Adil dan benar jalanMu, ya Raja segala raja!”

“Di hadapan semesta alam telah ditunjukkan dengan jelas pengorbanan besar yang dilakukan Bapa dan Anak demi kepentingan manusia. Saatnya telah tiba bilamana Kristus menduduki jabatanNya yang sah dan dimuliakan di atas segala penguasa dan setiap nama yang disebutkan." -Great Contro­versy, 670:3-671:1. 


13. KRISTUS MENYATAKAN KASIHNYA KEPADA ORANG-ORANG YANG SETIA DAN PERLINDUNGANNYA KEPADA MEREKA

1 – Berpaling kepada orang-orang tebusan, Kristus menyatakan kasihNya dan perlindunganNya kepada mereka. –“Adalah untuk kesukaan yang diletakkan di hadapanNya—agar Dia boleh membawa anak-anak ke dalam kemuliaan,—bahwa Dia telah menderita salib dan menahan malu. Tak terperikan duka cita dan malu, namun lebih besarlah kesukaan dan kemuliaan. Yesus memandang orang-orang yang ditebus, dibaharui dalam gambarNya sendiri, setiap hati menyandang cap ilahi yang sempurna, setiap wajah memantulkan tabiat Raja mereka. Dia melihat di dalam diri mereka hasil dari penderitaan jiwaNya, dan Iapun merasa puas. Kemudian dengan satu suara yang didengar oleh rombongan orang-orang benar dan orang-orang jahat, Ia mengumumkan, “Lihatlah tebusan yang diadakan oleh darahKu! Saya menderita demi orang-orang ini, agar mereka boleh tinggal bersama Aku selama masa kekekalan.” Dan nyanyian pujian naik dari mereka yang berjubah putih di sekeliling takhta itu, "Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!" Wahyu 5:12."-Great Controversy, 671:1.


14. PEMBERONTAKAN SETAN TERAKHIR DALAM KEPUTUSASAAN ADALAH SIA-SIA

1 – Setan bergegas menuju para pengikutnya dalam usaha terakhir yang penuh keputusasaan untuk mengilhami peperangan. Namun tidak seorangpun mau mengakui kepemimpinannya.

“Meskipun Setan telah terdesak untuk mengakui keadilan Allah, dan tunduk kepada keunggulan Kristus, tabiatnya tetap tidak berubah. Roh pemberontakan, seperti aliran air yang sangat deras, muncul kembali. Dipenuhi dengan amukan yang gila, ia bertekad untuk tidak menyerah dalam pertikaian yang besar itu. Waktunya telah tiba bagi satu perang habis-habisan melawan Raja surga. Dengan segera ia menuju ke tengah-tengah para pengikutnya, dan berupaya mengilhami mereka dengan kemarahannya sendiri, dan menggerakkan mereka untuk berperang. Tetapi dari rombongan dengan jumlahnya tak terhitung itu yang telah digodanya untuk memberontak, tak satupun dari mereka kini yang mengakui keunggulannya. Kuasanya telah berakhir. Orang-orang jahat dipenuhi dengan kebencian yang sama terhadap Allah sebagaimana yang ada pada Setan; tetapi mereka melihat bahwa hidup mereka tidak ada pengharapan, sehingga mereka tidak dapat menaklukkan Yehovah."­ Great Controversy, 671:2-672:0.


15. ORANG-ORANG JAHAT DAN MALAIKAT-MALAIKAT JAHAT BERBALIK KEPADA SETAN DAN PARA WAKILNYA

1 - Manusia dan roh-roh jahat berbalik menyerang Setan. –“Amukan mereka berkobar terhadap Setan dan mereka yang telah menjadi wakil-wakilnya dalam penipuan, dan dengan penuh murka iblis mereka berbalik menyerang mereka."-Great Controversy, 672:0.


16. TUHAN MENGIRIMKAN API DARI SURGA KE ATAS ORANG-ORANG JAHAT

1 – Api dari Surga dan nyala-nyala api dari bumi. “Api turun dari Allah dari surga. Bumi terbelah. Senjata-senjata yang disembunyikan di perut bumi ditarik keluar. Nyala api yang menghanguskan keluar dari setiap retak yang menganga. Batu-batu sekalipun menyala. “Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian.” Maleakhi 4:1,2.”dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api. 2 Petrus 3:10. Permukaan bumi bagaikan suatu wahana yang mencair,suatu danau api amat luas yang marah. Inilah saat penghakiman dan kekalahan total orang–orang jahat—“Sebab TUHAN mendatangkan hari pembalasan dan tahun pengganjaran karena perkara Sion.” Yesaya 34:8. ." ­Great Controversy, 672:2-673:0.
2 – Seluruh orang jahat dibakar. –“Api dari Allah yang di surga turun ke atas mereka, dan orang-orang besar, orang-orang yang hebat, para pembesar, yang miskin dan yang malang, semuanya dibakar bersama-sama."-Early Writings, 294:1.


17. SEMUA DIHUKUM DENGAN ADIL SESUAI DENGAN PERBUATAN-PERBUATAN MEREKA

1 – Hukuman akan berbeda-beda sesuai dengan perbuatan-perbuatannya. “Saya melihat bahwa ada yang cepat tewas, sedangkan yang lain menderita lebih lama. Mereka dihukum sesuai dengan perbuatan yang dilakukan dalam tubuh. Ada yang terbakar berhari-hari, dan sama lamanya sesuai dengan bagian mereka yang belum terbakar, segala perasaan menderita tertinggal. Malaikat itu berkata, ‘Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, apinya tidak akan padam selama masih ada benda yang terkecilpun yang menjadi mangsanya.

“Setan dan malaikat-malaikatnya menderita lama. Setan bukan saja menanggung hukuman dosa-dosanya sendiri, tetapi juga dosa-dosa umat tebusan yang telah dipikulkan kepadanya dan iapun harus menderita karena kebinasaan jiwa-jiwa yang disesatkannya. Kemudian saya melihat bahwa Setan dan semua pasukannya yang jahat telah dibakar, dan Keadilan Allah dipuaskan; serta segala pasukan malaikat, dan segenap orang kudus yang ditebus, dengan suatu suara yang nyaring berkata, “Amin!’ "-Early Writings, 294:1-295:0.

2 – Sebagian orang habis dalam sesaat; yang lain hidup lebih lama. Dalam setiap kasus, suatu penghukuman yang adil dilaksanakan. –“Sebagian dibinasakan seketika, sedangkan yang lain tersiksa berhari-hari. Semua dibinasakan “menurut perbuatan mereka.” Dengan ditanggungkannya dosa-dosa orang benar kepada Setan, maka ia disiksa bukan hanya karena pemberontakannya sendiri, tetapi karena segala dosa umat Allah yang disebabkan olehnya. Hukumannya harus jauh lebih berat daripada orang-orang yang ditipunya. Setelah semua yang ia perdaya binasa, ia masih akan terus hidup dan menderita. Dalam nyala api yang membersihkan itu orang-orang jahat akhirnya akan binasa, akar dan cabang—Setan adalah akarnya, para pengikutnya adalah cabang-cabang. Ganjaran selengkapnya dari hukum Allah telah diberikan; tuntutan-tuntutan keadilan telah dipenuhi; maka surga dan dunia, sambil memandang mereka, mengumandangkan kebenaran Yehovah." -Great Controversy, 673:1.


18. DOSA DAN ORANG-ORANG BERDOSA TELAH HILANG SELAMANYA—SELURUH ALAM SEMESTA BERISTIRAHAT

1 – Pekerjaan Setan berakhir untuk selama-lamanya. –“Pekerjaan Setan yang membinasakan itu telah berakhir untuk selama-lamanya. Selama enam ribu tahun ia telah menjalankan kemauannya, memenuhi bumi ini dengan malapetaka dan mendatangkan kesusahan di semesta alam. Segenap kejadian telah mengerang bersama-sama dalam kesakitan.Sekarang makhluk-makhluk Allah, “Segenap bumi sudah aman dan tenteram; orang bergembira dengan sorak-sorai.” Yesaya 14:7. Dan sebuah sorak pujian serta kemenangan naik dari semesta alam yang setia." -Great Controversy, 673:2.

2 – Alam semesta untuk selama-lamanya dibersihkan dari orang-orang jahat. –“Malaikat itu berkata, ‘Setan adalah akar, anak-anaknya adalah cabang-cabangnya. Kini mereka telah dibakar yaitu akar dan cabang. Mereka telah mengalami kematian untuk selama -lamanya. Mereka tidak akan pernah dibangkitkan, dan Allah akan memiliki semesta alam yang bersih. "-Early Writ­ings, 295:1.

3 – Mereka akan menjadi seolah-olah mereka tidak pernah ada. “Setan dan semua orang yang telah bergabung kepadanya dalam pemberontakan akan dihabiskan. Dosa dan orang-orang berdosa akan binasa, akar dan cabangnya (Maleakhi 4:1), -- Setan adalah akarnya, dan para pengikutnya adalah cabang-cabangnya. Perkataan itu akan digenapi tentang pangeran kegelapan, “Karena hatimu menempatkan diri sama dengan Allah … Maka Kubuangkan engkau dari gunung Allah dan kerub yang berjaga membinasakan engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya…. Akhir hidupmu mendahsyatkan dan lenyap selamanya engkau." (Yehezkiel 28:6-19); Kemudian, “karena sedikit waktu lagi, maka lenyaplah orang fasik; jika engkau memperhatikan tempatnya, maka ia sudah tidak ada lagi” (Mazmur 37:10); “Sesungguhnya, … mereka akan menjadi seakan-akan mereka tidak pernah ada” (Obaja 1:16)." -Desire of Ages, 763:4.


19. KOTA TUHAN DILINDUNGI SELAMA API YANG MENYUCIKAN MEMBAKAR SELURUH DUNIA

1 – Umat Tuhan dan Kota Suci itu dilindungi sementara api membinasakan orang-orang jahat. “Sementara bumi dibungkus dalam api kebinasaan, orang-orang benar tinggal dengan aman di dalam Kota Suci. Ke atas mereka yang telah termasuk dalam kebangkitan pertama, kematian kedua tidak berkuasa. Sementara bagi orang-orang jahat Allah adalah api yang menghanguskan. Bagi umatNya Dia adalah matahari dan perisai. Wahyu 20:6; Mazmur 84:12.

“Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.” Wahyu 21:1. Api yang menghanguskan orang-orang jahat menyucikan bumi. Setiap bekas kutuk telah dihapuskan. Tidak ada neraka yang menyala-nyala untuk selama-lamanya akan memperingatkan kepada umat tebusan tentang akibat-akibat yang mengerikan dari dosa."-Great Controversy, 673:3-674:1.

2 - Tidak satupun tanda kutukan akan tampak di seluruh permukaan bumi. – “Kemudian saya melihat api yang membakar orang-orang jahat, membakar habis sampah dan menyucikan bumi. Sekali lagi saya melihat bumi disucikan. Tidak ada lagi sebuah tandapun akan adanya kutuk."-Early Writings, 295:1.

3 – Kita diajarkan bahwa, setelah kebinasaan orang-orang jahat, ada “langit yang baru dan bumi yang baru.”Segala sesuatu di dunia disucikan. Itu adalah bumi yang baru.
Akan tetapi dengan cara bagaimanakah bumi itu dikelilingi oleh langit yang baru? Langit-langit itu adalah amat baru, karena Setan tidak dapat lagi menggoda penghuni bumi-bumi yang lain. Baik langit maupun bumi telah dibebaskan dari kehadirannya yang menjengkelkan. Maka kita melihat bahwa langit dan bumi itu adalah baru.


20. HANYA SATU PERINGATAN AKAN DOSA AKAN TETAP ADA – TANDA-TANDA PADA KRISTUS

1 – Hanya tanda-tanda pada Kristus akan tetap ada sebagai peringatan kekal tentang apa yang telah dilakukanNya untuk menyelamatkan kita—dan alam semesta. “Hanya ada satu peringatan saja: Penebus kita akan tetap menyandang bekas-bekas dari penyalibanNya. Pada kepalaNya yang terluka, pada rusukNya, tangan serta kakiNya, terdapat bekas-bekas perbuatan bengis yang telah dilakukan oleh dosa. Kata nabi itu sambil memandang Kristus dalam kemuliaanNya: “Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya.” Habakuk 3:4. Rusuk yang tertikam darimana mengalir cairan merah tua yang memperdamaikan manusia kepada Allah—di situlah kemuliaan Juruselamat, di situlah “terselubung kekuatanNya.” “Berkuasa untuk menyelamatkan,” melalui korban penebusan. Dia sanggup untuk menjalankan keadilan untuk mereka yang membenci rahmat Allah. Dan bukti-bukti kehinaanNya adalah kehormatanNya yang tertinggi; sepanjang abad-abad kekekalan luka-luka di Golgota akan menunjukkan pujianNya dan memberitakan kuasaNya."-Great Con­troversy, 674:2.


21. KEBINASAAN AKHIR ORANG-ORANG BERDOSA AKAN MENYATAKAN TUHAN DAN HUKUMNYA

1 – Permasalahan pokok dalam pertentangan yang dimulai oleh Lusifer jauh sebelumnya di surga pada saat kejatuhannya, –kemudian telah menyebar ke planet kita.
Namun sekarang, pada akhirnya, pertentangan besar itu telah berakhir. Telah ditetapkan dalam setiap pikiran untuk kekekalan. Sebagaimana segala sesuatu yang dilakukanNya, hukum Tuhan telah diketahui baik, adil dan benar.

Seluruh alam semesta sekarang mengetahui bahwa tidak akan pernah ada alasan bagi dosa untuk timbul lagi ataupun berlangsung sebagaimana yang telah terjadi begitu lama.
“Pertempuran yang besar itu berakhir sudah. Dosa dan orang-orang berdosa tidak ada lagi. Seluruh alam semesta bersih kembali. Satu denyut keserasian dan kegembiraan berdetak di seluruh jagat raya. Dari Dia yang menciptakan semuanya, mengalirlah hidup dan terang, dan kegembiraan, di seluruh bentangan angkasa raya yang tidak ada batasnya. Dari atom yang terkecil sampai kepada dunia yang terbesar, segala perkara yang bernyawa dan tidak bernyawa, dalam keindahan dan kesukaan mereka yang sempurna menyatakan bahwa Allah itu kasih adanya." Great Con­troversy, 678.


LAMPIRAN DARI BUKU LAST DAYS--PENGHAKIMAN TERAKHIR

Manusia tidak berhak menghukum para pelanggar, melainkan Tuhan.—“Permohonan dapat dilakukan agar Bapa yang penuh kasih itu tidak melihat anak-anakNya menderita hukuman oleh api sementara Ia memiliki kuasa untuk memadamkannya. Namun Tuhan, demi kebaikan orang-orang itu dan demi keselamatan mereka, akan menghukum para pelanggar. Tuhan tidak bekerja dengan rencana manusia. Ia dapat melakukan keadilan yang tak terhingga, yang manusia tidak berhak melakukannya...[kepada] sesamanya manusia. Nuh tentulah telah mengecewakan Tuhan jikalau ia menenggelamkan salah satu dari para pencemooh dan pengolok-olok yang mengganggu dia, namun Tuhan menenggelamkan seluruh dunia. Lot tidak memiliki hak untuk memberikan hukuman kepada para menantunya, namun Tuhan dapat melakukannya dengan keadilan yang tegas.

Tuhan akan melaksanakan ancamanNya untuk menghukum orang-orang berdosa.—“Siapakah yang akan berkata bahwa Tuhan tidak akan melakukan apa yang dikatakanNya hendak dilakukanNya? Biarlah Tuhan itu benar dan setiap manusia adalah pembohong." -Manuscript 5, 1876, hlm. 2-5. ("The Days of Noah," cir. 1876).

Setiap orang akan memiliki sebuah kesempatan penuh.—“Tuhan tidak akan menghentikan tuntutanNya yang benar. Ia tidak akan berhenti memerintah. Akan tetapi, kamu bisa saja memutuskan untuk menolak taat, dan jikalau kamu mati karena mengikuti kehendakmu sendiri, dan menolak kehendak Tuhan, maka Ia pada akhirnya akan mengadili alasan-alasan penghukumanmu di hadapan alam semesta yang hadir. Tidak seorangpun dari berjuta-juta keluarga manusia yang tak terhitung itu akan berdiri sendiri di hadapan Tuhan memohon bahwa ia telah melakukan semua yang dapat dilakukannya untuk menurut kepada syarat bagi keselamatan yang dinyatakan di dalam FirmanNya, akan tetapi ia tetap tidak selamat. Setiap orang yang gagal memperoleh kehidupan kekal akan dihukum sendiri, tanpa ada maaf yang disampaikan ke hadapan Tuhan."-Letter 6, 1877, hlm. 3. (Kepada "Dear Niece Mary [Clough]," 8 November 1877).

Setiap orang harus hidup dengan mengingat Hari Penghakiman.—“[Dalam Wahyu 20:11-15] disampaikan di hadapan kita tentang hari khidmat yang besar ketika penghakiman akan berlangsung dan buku-buku dibukakan, dan orang-orang mati akan dihakimi menurut perkara-perkara yang tertulis di dalam buku-buku itu. Saya memiliki pertanyaan di dalam pikiran saya, sementara saya melihat orang-orang di kota kita bergegas ke sana ke mari untuk berbisnis, apakah mereka pernah memikirkan tentang hari Tuhan yang ada di depan kita. Masing-masing dari kita haruslah hidup dengan mengingat hari besar yang segera datang ke atas kita." -Manuscript 6a, 1886, hlm. 1-8, 7-12. ("Prepare for the Judgment (Bersiaplah bagi Penghakiman), " sebuah khotbah yang disampaikan di Oreboro, Swedia, 27 Juni, 1886). [Lihat juga-7BC 41; 3SM 354-355;UL 192.]

Hukuman Tuhan bagi para penganiaya akan sesuai dengan penderitaan yang telah mereka sebabkan.—“Penguasa alam semesta telah bersabar lama dengan penentangan manusia, namun Ia memiliki catatan tentang pekerjaan mereka, dan dalam proporsi mereka yang telah menyebabkan penderitaan kepada orang lain, demikianlah mereka sendiri akan dihukum.

Para penganiaya dari orang-orang yang memelihara hukum Tuhan akan dihukum dalam proporsi sesuai penderitaan yang telah mereka sebabkan.—“Tuhan berkata, "Jangan mengusik orang -orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat terhadap nabi-nabiKu!" (1 Tawarikh 16:22). Manusia menjadi saksi palsu melawan umat pilihan Tuhan. Mereka telah membuat memar lengan-lengan mereka dengan belenggu dan membakar mereka di tiang. Tuhan akan membalaskan bagi anak-anakNya. Sebagaimana manusia telah melaksanakan roh dan tujuan Setan dalam menyebabkan penderitaan bagi manusia, demikianlah mereka akan menderita. Maka akan binasalah orang-orang yang telah dalam kekuasaannya memaksakan orang lain untuk melanggar hukum yang telah diperintahkan oleh Tuhan agar ditaati oleh semua orang."­Manuscript 42, 1899, hlm.1-3. ("Kept in Trial," 28 Maret 1899). [Lihat juga: EV 266-267.]

Pertentangan yang akan datang akan menjadi yang paling mengerikan yang pernah ada, namun Setan akan dikalahkan.—“Kita hidup di tengah-tengah bahaya hari-hari terakhir. Pertentangan yang ada di depan kita akan menjadi pertentangan yang paling mengerikan yang pernah ada. Akan tetapi meskipun Setan dinyatakan sebagai makhluk yang kuat seperti ‘tentara bersenjata yang kuat,’ kekalahannya akan lengkap, dan setiap orang yang bersatu dengan dia dengan memilih kesesatan daripada kesetiaan akan binasa bersama dengan dia."­ Letter 28, 1900, hlm. 2-3. (Kepada "Brother and Sister [W.W.] Prescott," 17 Februari 1900). [Lihat juga: Maranatha 191.]

Terang seterang tengah hari, orang-orang yang tidak menyesali dosa-dosanya melihat bahwa mereka telah bersekutu dengan malaikat-malaikat yang telah berdosa.—“Manusia-manusia yang telah jatuh dan malaikat-malaikat yang telah jatuh dengan pasti bersatu dalam persekutuan yang penuh keputusasaan. Ia yang jatuh karena kesesatan bekerja terus menerus melawan kebaikan dan ketaatan. Ia bersekutu dengan orang-orang yang menolak untuk memelihara hukum Tuhan. Dalam hari penghakiman, semua ini dibukakan di hadapan orang-orang yang tidak menyesal itu. Peristiwa demi peristiwa berlalu di hadapan mereka. Sejelas sinar terang matahari di siang hari, mereka melihat apa yang mungkin telah dapat mereka lakukan, jikalau saja mereka bekerja sama dengan Tuhan gantinya melawan Dia.

Malaikat-malaikat yang telah jatuh, yang dikaruniai kecerdasan yang lebih tinggi daripada manusia, akan menyadari apa yang telah mereka lakukan.—“Gambar itu tidak dapat diubah lagi. Kasus-kasus mereka telah diputuskan untuk selama-lamanya. Mereka harus binasa dengan orang yang jalan dan perbuatannya mereka turuti. Sebuah pancaran akan datang ke arah seluruh jiwa-jiwa yang hilang itu. Mereka akan melihat dengan jelas misteri ketuhanan, yang selama masa hidup mereka telah mereka hinakan dan benci. Dan malaikat-malaikat yang telah jatuh itu, yang dikaruniai dengan kecerdasan yang lebih tinggi daripada manusia, akan menyadari apa yang telah mereka lakukan dalam menggunakan kuasa-kuasa mereka untuk menuntun manusia untuk memilik tipuan dan kepalsuan. Semua yang telah bersatu dengan si penipu itu, semua yang telah belajar cara dan praktek penipuannya, harus binasa bersama dia. "-Manuscript 37, 1900, hlm. 1-4. ("The Re­velations of the Judgment," 9 Juli 1900).

Pemerintahan Tuhan akan dinyatakan dalam skala yang terbesar pada penghakiman terakhir.—“Penghakiman terakhir adalah peristiwa yang paling khidmat dan mengerikan. Ini harus terjadi di hadapan alam semesta. Kepada Tuhan Yesus Bapa telah menyerahkan seluruh penghakiman. Ia akan mengumumkan upah bagi kesetiaan kepada semua orang yang menuruti hukum Yehovah. Tuhan akan dipermuliakan dan pemerintahanNya akan dinyatakan dan dipermuliakan, dan di hadapan para penghuni dunia-dunia yang tidak jatuh. Dalam skala yang terbesar pemerintahan Tuhan akan dinyatakan dan ditinggikan. Ini bukan penghakiman bagi satu orang atau satu bangsa, melainkan seluruh dunia. Oh, betapa sebuah perubahan yang kemudian akan diperbuat dalam pemahaman seluruh makhluk. Mereka semua akan melihat nilai dari kehidupan kekal.

Semua orang benar dan semua orang jahat akan hadir.—“Ketika Tuhan menghormati umatNya yang memelihara hukumNya, Ia tidak akan mengizinkan satupun dari musuh kebenaran dan keadilan absen. Dan ketika para pelanggar hukumNya menerima hukuman mereka, Ia akan membuat semua orang benar melihat akibat dosa.”

Para pemimpin bangsa Yahudi akan mengingat penolakan mereka terhadap Juruselamat.—“Ketika orang-orang berdosa dipaksa untuk memandang Dia yang mengenakan keilahianNya dalam jubah kemanusiaan, dan yang masih mengenakan jubah itu, kebingungan mereka tidak terkatakan. Mereka mengingat bagaimana kasihNya diremehkan dan kesabarannya disalahgunakan. Mereka mengira bagaimana Barabas, seorang pembunuh dan perampok, dipilih menggantikan Dia; bagaimana Yesus dimahkotai dengan duri dan disiksa dan disalibkan; bagaimana dalam jam-jam penderitaanNya, para imam dan pembesar mengolok-olok dia dan berkata: "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.” (Matius 27:42, 43; Markus 15:31). Seluruh penghinaan dan siksaan yang ditujukan kepada Kristus, segala penderitaan yang diberikan kepada para muridNya, akan menjadi segar dalam ingatan mereka seperti ketika perbuatan-perbuatan setan itu dilakukan. Suara yang telah mereka dengan begitu sering dalam bujukan dan permohonan akan terdengar kembali dalam telinga mereka seperti ketika Juruselamat itu berbicara di sinagog-sinagog dan di jalan-jalan. Kemudian orang-orang yang menikam Dia akan berseru kepada batu-batu karang dan gunung-gunung untuk rubuh menimpa mereka dan menyembunyikan mereka dari wajah Dia yang duduk di atas takhta dan dari murka Anak Domba, karena hari besar kemurkaan-Nya telah tiba, dan siapakah yang dapat bertahan. (Lihat Wahyu 6:16-17).

Pada hari besar itu tabiat setiap orang akan dinyatakan secara jelas.—“Pada hari besar itu, semua orang akan melihat bahwa tindakan-tindakan mereka menentukan nasib mereka. Mereka akan diupah atau dihukum menurut apakah mereka telah menuruti atau melanggar hukum Tuhan. Pada hari besar itu, tabiat setiap orang akan dinyatakan secara jelas dan terbuka. Tuhan akan melihat ke dalam semua perasaan dan motif. Tidak seorangpun pada saat itu dapat berada di tengah-tengah. Pria dan wanita adalah orang-orang kudus atau orang-orang berdosa, apakah diberikan kehidupan kekal yang mulia atau binasa dalam kematian kekal. Betapa suatu pemandangan! Kesalahan dunia yang menjengkelkan akan dibukakan, dan suara dari Hakim yang kekal itu akan terdengar berkata, “Enyahlah daripadaKu. Aku tidak pernah mengenal engkau.’

Penghakiman didasarkan atas Hukum.—“Penghakiman akan dilakukan sesuai dengan hukum-hukum yang diberikan sehingga manusia dapat memiliki hidup yang kekal. Hukum Tuhan, yang sekarang memanggil manusia untuk taat dan menjadikannya sebagai aturan kehidupan, namun yang telah ditolak oleh banyak orang, adalah hukum yang akan digunakan untuk menghakimi mereka. Kita dihakimi melalui perbuatan-perbuatan kita. Ketaatan atau ketidaktaatan amat menentukan bagi kita.

Pada hari besar terakhir itu, orang-orang yang sesat akan melihat bahwa Hukum Tuhan adalah sama mulianya dengan takhtaNya.—“Hari besar terakhir akan menjadi saksi kemenangan hukum Yehovah, sementara orang-orang yang tidak menyesali dosa-dosanya itu memandang kepada salib Kalvari, penghalang-penghalang itu jatuh dari mata mereka, dan mereka melihat apa yang sebelumnya tidak akan mereka lihat.Hukum itu, standar kebenaran Tuhan, adalah mulia, sama seperti takhtaNya adalah mulia. Tuhan sendiri akan mengacu kepada hukumNya."-Letter 191,1900, hlm. 2, 9, 5-9. (Kepada A.G. Da­niells, 11 October 1900). {Lihat juga: Ev 220; TDG 296.}

Setan terus akan tertipu.—“Setan belum menyerah dengan gagasan bahwa balatentara dunia akan begitu besar sehingga mereka akan dapat mengalahkan rombongan surgawi itu."-Letter 90, 1906 hlm. 2. ("To the Brethren Assembled in Council at Graysville, Tennessee, " 6 Maret 1906). {Lihat juga: TBC 975; CM 126; 3SM 122; TDG 74.}

Ada hari yang ditentukan.—“Kita semakin mendekati penutupan sejarah bumi ini. Peperangan semakin hari semakin kejam. Ada satu hari yang ditentukan ketika manusia yang tunduk kepada perintah-perintah Setan akan menemukan diri mereka menjadi sasaran murka Tuhan, ketika Hakim atas bumi ini akan mengumumkan hukuman terhadap Setan dan para pengikutnya."-Letter 244, 1907, hlm. 9. (Kepada J. A. Burden, 8 Agustus 1907).

Pengakuan akan dibuat, baik sekarang atau ketika balatentara Setan mengepung Kota Suci itu.—“Pengakuan harus tiba segera atau nanti; jikalau tidak dengan sukarela sekarang, maka pada akhirnya di hadapan alam semesta dan orang banyak yang akan membentuk balatentara Setan yang mengepung kota Tuhan dalam anggapan sia-sia bahwa jumlah yang besar akan menang. Orang-orang yang terus menerus menolak untuk mengakui sekarang, kemudian akan dipaksa untuk mengakui kesalahan-kesalahan mereka; ketidaksetiaan mereka, penipuan yang tersembunyi, dan segala pelanggaran akan hukum Tuhan."-Letter 136, 1906, hlm. 5. (Kepada G.I. Butler, dan A.G. Daniells, dan G. A. Irwin, 27 April, 1906). {Lihat juga: 2SM 53; 3SM 54; TDG 126.}.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?