Awan jamur raksasa mirip ledakan bom nuklir muncul di langit Kemerovo, Siberia Barat, Rusia. | (@oksanasuhoparova/Instagram)
KEMEROVO - Fenomena awan jamur raksasa mirip ledakan bom nuklir muncul lagi di langit Rusia dan membuat warga ketakutan. Kali ini, awan jamur raksasa itu muncul di Kemerovo Region, Siberia Barat, Rusia.
Sebelumnya, pada pekan pertama Agustus 2016, fenomena serupa muncul di langit Tyumen, Rusia selatan.
Meski merasa ketakutan, warga di Kemerovo merekam awan jamur raksasa itu dan ramai-ramai mengunggahnya di media sosial.
Para warga Kemerovo berspekulasi bahwa awan jamur raksasa itu dipicu oleh ledakan
tambang batubara di Kuzbass. Namun, sampai saat ini tidak ada laporan ledakan tambang di wilayah itu.
”Sebuah perang nuklir saat ini di Chusovitino,” tulis seorang warga Kemerovo pengguna akun Instagram, @kemerovo_insta, seperti dikutip Russia Today, Senin (29/8/2016).
Meski demikian, ada juga sebagian warga yang justru senang dengan munculnya awan jamur raksasa itu. ”Sebuah keajaiban awan di jalur,” tulis pengguna akun @Khsy_20_.
”Awan jamur telah tumbuh hari ini. Hal ini, mungkin 'musim jamur' kecil. Saatnya untuk memilih jamur. Sangat cantik!,” lanjut dia.
Lantaran suara keresahan bermunculan sejak munculnya awan jamur mirip ledakan bom nuklir di Kemerovo, layanan darurat di Siberia Barat langsung dikerahkan untuk menenangkan penduduk setempat.
Layanan darurat memastikan bahwa awan jamur raksasa itu hanya awan biasa yang terbentuk. Menurut layanan darurat, tidak ada kecelakaan atau kebakaran yang sedang berlangsung pada hari munculnya awan raksasa itu.
****************************************************************
Awan Mirip Bom Nuklir di Langit Rusia Bikin Warga Ketakutan
Awan mirip ledakan bom nuklir muncul di langit Tyumen, Rusia. | (Foto-foto: CEN)
TYUMEN - Sebuah awan jamur raksasa mirip efek ledakan bom nuklir muncul di langit Tyumen, Rusia selatan. Fenomena cuaca itu membuat warga Tyumen ketakutan karena trauma dengan bencana nuklir Chernobyl di Ukraina tahun 1986.
Fenomena aneh ini dijuluki ”Chernobyl Sky” mengacu pada bencana nuklir Chernobyl. Meski tampak menakutkan, awan jamur raksasa itu diklaim oleh ahli tidak berbahaya.

Awan jamur raksasa itu lantas tertiup angina setelah menghiasi langit Tyumen cukup lama. Warga Tyumen menuliskan kecemasan mereka di medis sosial terkait kemunculan “Chernobyl Sky”.
“Langit Chernobyl-style. Gila. Seperti ledakan nuklir yang terjadi di sana atau sesuatu di langit itu nyata,” tulis salah satu warga Tyumen pengguna media sosial.

Warga lainnya menulis candaan horor berbunyi; ”Ini akan jadi hujan lebat yang buruk segera, atau Amerika Serikat akan menjatuhkan bom nuklir pada kami.”
Badan meteorologi setempat mengatakan fenomena awan jamur mirip ledakan bom nuklir itu hanya fenomena alam yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang menyebabkan ‘ruang’ bisa melambung hampir 20.000 kaki ke langit.

Nina Soldatova, salah satu ahli meterorologi setempat, mengatakan kemunculan awan jamur di langit Tyumen bukan hal langka. ”Ada lebih dari seratus jenis awan dan kemarin orang melihat awan yang tidak benar-benar langka,” katanya.
”Tampaknya ketika bagian atas awan menyebar di langit, dan bagian bawah sampai ke tanah. Awan seperti ini bisa (setinggi) 16.000 sampai 19.000 kaki,” ujar Saldatova, seperti dikutip Daily Mirror, kemarin (4/8/2016).
http://international.sindonews.com/read/1128947/46/awan-mirip-bom-nuklir-di-langit-rusia-bikin-warga-ketakutan-1470372005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.