Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansur Nomor 75 Medan, mendapat teror seseorang yang mengaku membawa bom, Minggu (28/8). Teror bom bunuh diri tersebut menyebabkan pengkotbah Pastor Albert S Pandingan mengalami luka ringan di bagian lengan kiri.
Keterangan dari beberapa saksi menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika Pastor Albert S Pandingan mau berkhotbah di depan mimbar. Namun, tiba-tiba seorang laki-laki yang diduga berinisial IAH menghampiri pastor sambil membawa sebuah bom rakitan dalam tas.
"Laki-laki itu juga membawa sebilah pisau dan bermaksud menyerang pastor tersebut," kata salah seorang saksi.
Beberapa jemaat gereja langsung menghubungi pihak Kepolisian dan menurunkan tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob Polda Sumut.
Selain mengamankan pelaku teror, Kepolisian juga melakukan sterilisasi.
Namun, hingga menjelang pukul 10.00 WIB, belum ada pejabat Kepolisian yang memberikan keterangan mengenai peristiwa tersebut.
Terduga pelaku serangan pisau di gereja Katolik di Medan, Sumatera Utara mengaku terinspirasi serangan teror di Prancis, kata Kapolres kota Medan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, Minggu (28/08) malam.
"Dia mengatakan bahwa melihat internet tentang kejadian di Prancis sehingga terinspirasi, namun untuk pendalamannya kita masih menunggu tim penyidik," kata Mardiaz kepada wartawan di Medan, seperti dilaporkan wartawan Radio KISS FM Medan, Jonris Purba untuk BBC Indonesia.
Penyerang menyamar sebagai jemaat dan ikut misa di Gereja Santo Yosep, Medan, sekitar pukul delapan pagi, Minggu (28/08), sebelum menyalakan benda mirip petasan atau bom sebelum menyerang pastor Albert Pandiangan dengan pisau.
Direktur Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Nur Falah, Minggu (28/08) siang, mengatakan, terduga pelaku juga mengaku "disuruh oleh seseorang."
Namun demikian, lanjutnya, terduga pelaku yang berinisial IAH belum menjelaskan siapa orang yang menyuruh aksi serangan tersebut. "Pelaku masih bungkam," tambah Nur Falah.
Sumber: BBC
dan berbagai sumber lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.