Jurnal SHRK September 2012 - Hari Ke-1
Firman hari ini berisi sebuah hasil penelitian yang dikutip dari sebuah buku yang ditulis oleh Ps. Steve Cioccolanti, seorang hamba Tuhan keturunan Thailand dari Australia.

"Berfirmanlah Allah: 'Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.' Dan jadilah demikian." - Kejadian 1:14-15
Kata "masa-masa" dalam bahasa Ibrani (mo-ed) dapat diartikan juga sebagai perayaan-perayaan (feasts). Jadi sejak awal Tuhan telah menunjukkan adanya kaitan antara benda-benda penerang dengan perayaan-perayaan. Berbicara mengenai perayaan-perayaan itu sendiri, bangsa Yahudi memiliki berbagai perayaan dan dari sekian banyaknya perayaan tersebut, ada 2 perayaan yang sangat fundamental, yaitu Paskah (Passover atau Pesach) yang selalu jatuh pada bulan Maret atau April (tanggal 15 bulan Nisan) dan Sukkot (Hari Raya Tabernakel) yang selalu jatuh pada bulan September atau Oktober (tanggal 15 bulan Tishri).

Perayaan Paskah seperti kita ketahui adalah perayaan keluarnya bangsa Yahudi dari tanah Mesir di zaman Perjanjian Lama sekaligus digenapi oleh Yesus Kristus dengan Penebusan Dosa di zaman Perjanjian Baru. Paskah dapat dikatakan sebagai Tahun Baru bangsa Yahudi secara religius, sedangkan Rosh Hashanah merupakan Tahun Baru bangsa yahudi secara sipil. Selain itu, Hari Raya Tabernakel atau Pondok Daun yang ditandai dengan daun palem yang dilambaikan oleh orang-orang dirayakan tiap 14 hari setelah Rosh Hashanah sebagai peringatan akan hasil panen.
"Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas." - Yoel 2:30-32
"Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan." - Kisah Para Rasul 2:20-21
"Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya." - Matius 24:29-30
"Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah." - Wahyu 6:12
"Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka." - Wahyu 7:9
Berulang kali Tuhan melalui firman-Nya memberikan tanda waktu (perayaan) melalui benda-benda penerang berkaitan dengan Hari Tuhan yaitu matahari yang menjadi gelap dan bulan yang berwarna merah darah, yang tidak lain adalah Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan. Dan berikut ini adalah data Tetrad Blood Moons (4 Gerhana Bulan berturut-turut yang bertepatan dengan perayaan Paskah maupun Sukkot) disertai dengan kejadian bersejarah yang terjadi dengan bangsa Israel:
Tahun 1492, bangsa Yahudi dianiaya dan diusir dari Spanyol oleh penguasa Katolik pada saat itu dan mereka menemukan benua baru yaitu Amerika, yang kemudian menjadi sekutu utama bangsa Israel hingga hari ini. Dan Tetrad terjadi pada tanggal-tanggal:
2 April 1493 - Paskah 5253
25 September 1493 - Sukkot 5254
22 Maret 1494 - Paskah 5254
15 September 1494 - Sukkot 5255
Tidak ada lagi Tetrad Blood Moon lainnya di abad ke-16 hingga abad ke-19 (awal tahun 1500-an hingga akhir 1800-an).
14 Mei 1948, bangsa Israel resmi berdiri sebagai sebuah negara yang berdaulat. Dan terjadi kembali Tetrad pada tanggal-tanggal:
13 April 1949 - Paskah 5709
7 Oktober 1949 - Sukkot 5710
2 April 1950 - Paskah 5710
27 September 1950 - Sukkot 5711
Juni 1967, Israel mengambil kendali dan kedaulatan penuh atas kota Yerusalem. Dan terjadi Tetrad pada tanggal-tanggal:
24 April 1967 - Paskah 5727
18 Oktober 1967 - Sukkot 5728
13 April 1968 - Paskah 5728
6 Oktober 1968 - Sukkot 5729
Tetrad berikutnya akan terjadi pada tanggal-tanggal:
15 April 2014 - Paskah 5774
8 Oktober 2014 - Sukkot 5775
4 April 2015 - Paskah 5775
28 September 2015 - Sukkot 5776
Pertanyaannya, kejadian besar apakah yang akan menimpa bangsa Israel di sekitar Tetrad tersebut? Ada dugaan bahwa tidak lama lagi peresmian Bait Allah ke-3 terjadi dan tidak lama setelah itu terjadi pengkhianatan perjanjian oleh sang Antikristus dengan menduduki serta menyatakan dirinya ialah Allah.
Pada tahun 2014 dan 2015 pun akan terjadi dua kali Gerhana Matahari yaitu:
29 April 2014 - Gerhana Matahari Total - 29 Nisan 5774
23 Oktober 2014 - Gerhana Matahari Parsial - 29 Tishri 5775
20 Maret 2015 - Gerhana Matahari Total - 29 Adar 5775
13 September 2015 - Gerhana Matahari Parsial - 29 Elul 5775 (malam tahun baru Rosh Hashanah - 1 Tishri 5776 jatuh pada keesokan harinya)
"'Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.' Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: 'Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.' 'Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.' Pada siang hari Yesus mengajar di Bait Allah dan pada malam hari Ia keluar dan bermalam di gunung yang bernama Bukit Zaitun. Dan pagi-pagi semua orang banyak datang kepada-Nya di dalam Bait Allah untuk mendengarkan Dia." - Lukas 21:25-38
2015 - Masa Final
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, waktu Pengangkatan Gereja (Rapture) merupakan hal yang paling misterius dan amat menarik untuk dibahas dan diselidiki. Padahal Tuhan telah berfirman bahwa hal itu hanyalah milik Allah Bapa saja. Namun kita tak dapat menutup mata bahwa kesudahan akan semuanya ini akan tiba dalam waktu yang sangat singkat. Memang kita tidak mengetahui kapan buah itu jatuh dari pohonnya, namun musim menuai tampak jelas di depan mata.
Entah bagaimana saya dapat menjelaskannya dengan baik dan benar bahwa jangka 2012 hingga 2015 adalah tahun-tahun penentuan bagi Gereja Tuhan dan dunia. Dan saya menganggap tahun 2015 merupakan puncak acara yang ditutup dengan Pengangkatan Gereja sebelum dilanjutkan dengan babak baru yaitu Masa Pemerintahan Antikristus dan Kerajaan Seribu Tahun. Berikut ini adalah beberapa (teori) pemikiran yang menjadi pertimbangan bahwa tahun 2015 merupakan tahun final. Disebut final karena dianggap sebagai tahun dimana kejadian pengangkatan Gereja Tuhan secara korporat akan terjadi. Tulisan ini masih amat kasar dan penuh dengan spekulasi, namun saya yakin bahwa beberapa (teori) pemikiran ini masih bisa menjadi pertimbangan bagi kita semua.
Indonesia Yang Hingga 70 Tahun Saja
Namanya Djuyoto Suntani, sekitar 4 tahun lalu membuat geger dengan prediksinya, dan tahun 2008 prediksi tersebut dikenal secara luas melalui buku karangannya yang berjudul "Tahun 2015 Indonesia Pecah" dan isinya cukup menarik. Dijabarkan bahwa bubarnya Indonesia pada usia 70 tahun merupakan siklus yang ke-3 kalinya. Indonesia yang sekarang awalnya adalah Kepulauan Nusantara yang awalnya terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil hingga pada abad ke-6 dan ke-7 Masehi dipersatukan dalam sebuah pemerintahan yang kuat bernama Kerajaan Sriwijaya. Namun tak lama setelah mencapai zaman keemasannya - sekitar 70 tahun berdiri - Kerajaan Sriwijaya mengalami perpecahan hebat. Dan Kepulauan Nusantara kembali menjadi kerajaan-kerajaan kecil.
Tujuh abad kemudian, sekitar abad 13 muncul sebuah kerajaan yang lebih hebat dan sangat legendaris, yang mampu mempersatukan, bukan saja Kepulauan Nusantara, namun berpengaruh hingga ke China dan Mongolia, itulah Kerajaan Majapahit. Usianya pun tak jauh beda dengan Kerajaan Sriwijaya, sekitar 70 tahun juga. Dan setelah itu kekuasaannya terpecah menjadi berbagai kerajaan. Hingga akhirnya tujuh abad berikutnya, di abad ke-20, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945, Kepulauan Nusantara secara hukum dipersatukan kembali dalam satu pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 70 tahun setelah tahun 1945 jatuh di tahun 2015. Dan Indonesia disebut karena Indonesia adalah Ujung Bumi (tepatnya Papua) yang dimaksud Tuhan dan ditetapkan menjadi awal dari Penuaian Besar & Gelombang Akhir sampai kembali ke Yerusalem.
7 Tahun Kelimpahan Yang Berakhir Di 2015
Tepatnya tanggal 27-28 September 2008, pasar saham Dow Jones anjlok sebanyak 777,68 poin. Hari itu juga bertepatan dengan perayaan Rosh Hashanah 5769 (Tahun Baru Yahudi). Dunia mengalami krisis ekonomi untuk keenam kalinya, setelah yang pertama terjadi di tahun 1928 dan krisis Asia 1997-1998 dihitung sebagai yang ke-5. Sebagai informasi tambahan, semua krisis tersebut dimulai di hari Senin.
Melihat fenomena tersebut, seorang nabi-Nya diberi pengertian oleh Tuhan bahwa sejak saat itu, seluruh kekuatan ekonomi dan kuasa dunia digeser oleh-Nya dari tangan orang-orang dunia kepada otoritas gereja yang berkenan terhadap kedaulatan-Nya. Selanjutnya, gereja-gereja tersebut akan berperan sebagai Yusuf-Yusuf di Akhir Zaman selama 7 tahun masa kelimpahan, yang akan berakhir sekitar akhir September 2015. Sejak peristiwa Reformasi Gereja 1517 oleh Martin Luther, ekonomi dunia diserahkan kepada dunia sekuler selama 490 tahun (70 kali 7 masa) hingga tahun 2007. Saat itu pun merupakan puncak dari kejayaan "semu" ekonomi dunia, khususnya Amerika Serikat.
Pada 7 tahun kelimpahan tersebut dibagi dua tahap yaitu 3 tahun persiapan yang berarti akan berakhir di tahun 2011 ini dan 4 tahun penuaian hingga tahun 2015. Setelah semuanya itu, dunia akan memasuki Masa Kesengsaraan Besar yang dikenal juga dengan sebutan The Great Tribulations. Dan pada saat itulah kemungkinan pengangkatan gereja terjadi serta pemerintahan Antikristus ditegakkan.
Penglihatan Choo Thomas Akan Rapture
Di buku Surga Itu Nyata (Heaven Is So Real) disebutkan bahwa pada tahun 1996 Choo Thomas mendapatkan penglihatan akan Rapture dimana beliau melihat kedua cucunya yang saat itu masing berusia 1 tahun dan baru lahir beberapa waktu dan saat Pengangkatan Gereja keduanya telah menjadi remaja (teenage). Mari kita menghitung berdasarkan petunjuk kecil ini, bahwa cucunya yang termuda (yang lahir tahun 1996) menginjak masa remaja (teenage) dan usia remaja adalah 13-19 (thirteen - nineteen). 13 tahun setelah tahun 1996 adalah tahun 2009, itulah mengapa tahun 2009 banyak Gereja Tuhan menggembar-gemborkan Pengangkatan Gereja namun ditunda oleh Tuhan sendiri.
Namun entah mengapa saya meyakini bahwa penglihatan yang dialami Choo Thomas bukan penglihatan biasa, tapi sebagai sebuah janji Tuhan kepada kita semua. Batas akhir dari usia remaja (teenage) adalah 19 tahun. Dan 19 tahun setelah tahun 1996 adalah tahun 2015.
Pengeran William Dan Jati Diri Antikristus
Saat ini Eropa sedang dilanda krisis ekonomi massal dan tampaknya takkan surut hingga semua kerajaan di Eropa runtuh kecuali kekuasaan Vatikan & Monarki Inggris yang diyakini oleh sebagian orang percaya sebagai pasangan Sang Antikristus dengan Nabi Palsunya. Inggris merupakan bagian dari Uni Eropa, namun mata uang Pound Sterling tetap dipertahankan dan tidak dileburkan ke dalam Euro Dollar. Jadi kemungkinan saat ekonomi Eropa runtuh bersamaan dengan runtuhnya Babel, Inggris melalui kuasa Antikristus akan mulai menguasai Eropa & dunia.
Jati diri Pangeran William memiliki cerita dengan keunikan tersendiri. Seorang ilmuwan bernama dr. Joye berpendapat bahwa Sang Pangeran bukanlah seorang manusia normal, melainkan hasil kloning yang sukses antara sel telur Putri Diana dengan DNA dari Shroud of Turin (Kain Kafan Tuhan Yesus) yang sampai sekarang masih disimpan oleh Vatikan. Pangeran Charles yang jauh lebih mencintai Putri Camilla harus menikahi Putri Diana sebagai sebuah tugas yang harus diemban ketimbang untuk mewujudkan rasa cintanya. Sementara tekanan mental yang dirasakan Putri Diana bukan karena perlakuan Pangeran Charles yang dingin namun lebih karena identitasnya sebagai ibu yang melahirkan Sang Antikristus (sebuah nasib yang sama sekali bertolak belakang dengan Bunda Maria yang melahirkan Kristus).
21 Juni 1982 adalah hari kelahiran Pangeran William, tahun depan usianya genap 30 tahun dan di tahun 2015 usianya genap 33 tahun (usia yang diperkirakan sama dengan usia Tuhan Yesus menuntaskan tugas-Nya di kayu salib). Uniknya, menurut rumor, Ratu Elizabeth II yang masih memegang tahta, memiliki ambisi untuk memecahkan rekor sebagai penguasa monarki terlama yang saat ini rekornya masih dipegang oleh mendiang Kaisar Hirohito (memerintah selama 62 tahun & 13 hari). Ratu Elizabeth II memerintah sejak tahun 1952 dan baginya cukup menambah 1 tahun dari rekor yang ada sekarang menjadi 63 tahun maka setelah itu tahta Monarki Inggris diserahkan kepada penerusnya. 63 tahun setelah tahun 1952 adalah tahun 2015. Mungkin ini spekulasi yang bukan kebetulan.
Tahun Yobel Bagi Bangsa Pilihan
Perayaan Rosh Hashanah ditandai dengan peniupan sangkakala. Begitu juga saat Pengangkatan Gereja juga ditandai dengan peniupan sangkakala (shofar). Sangkakala ke-7 adalah tandanya. Namun karena setiap Rosh Hashanah sangkakala ditiupkan, tentu harus ada perayaan Rosh Hashanah yang memang menjadi tanda tetap akan waktu yang dimaksud.
Peristiwa Pengangkatan Gereja adalah karya pembebasan puncak dari Tuhan kepada umat-Nya, merupakan Masa Pembebasan (Yobel). Dan Masa Yobel berlaku ketika waktu berlalu sebanyak 7 kali Tahun Sabat (7 kali 7 tahun = 49 tahun). Negara Israel merdeka pada tanggal 14 Mei 1948, dan jika menghitung 49 tahun dari tahun 1948 adalah tahun 1997. Namun saat Israel berdiri sebagai negara yang berdaulat penuh, Kota Yerusalem belum kembali. Sampai tanggal 10 Juni 1967, setelah melewati Perang 6 Hari yang dramatis, Yerusalem direbut kembali hingga sekarang.
49 tahun dari 10 Juni 1967 maka seharusnya jatuh di tanggal 10 Juni 2016. Namun bangsa Israel menganut perhitungan bahwa 1 tahun = 360 hari. 49 tahun dikali 360 hari = 17.640 hari. Dan 17.640 hari setelah 10 Juni 1967 adalah tanggal 28 September 2015, tepat dimulainya perayaan Pondok Daun (Sukkot) 5776. Perayaan Sukkot dirayakan di hari ke-15 setelah perayaan Rosh Hashanah, mirip seperti perayaan Imlek dengan peringatan Cap Go Meh bagi bangsa China.
Pemaparan 5 (teori) pemikiran ini bukanlah patokan baku yang harus dipercaya secara mutlak. Karena kita tahu bahwa Tuhan memiliki pengukuran dan penghitungan yang hanya Beliau sendiri yang memahami. Namun pemikiran-pemikiran ini untuk mempertegas musim yang sedang berlangsung dan supaya kita semua semakin waspada dan berjaga-jaga bahwa waktunya memang sudah amat singkat. Tahun 2015 mungkin tidak akan terjadi seperti yang diduga, namun musimnya tampak jelas.
"Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu." - Wahyu 20:15
*************************
Wahyu 12: Virgo, Jupiter & Planet 7X

"Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. Makatampaklah suatu tanda yang lain di langit;dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya." - Wahyu 12:1-5
Jadi disebutkan bahwa ada dua bahkan tiga tanda besar, yakni Seorang Perempuan dengan Anaknya dan Seekor Naga Merah. Yang satu adalah manusia dan yang lainnya seekor binatang. Selama ini banyak orang menafsirkan bahwa Perempuan tersebut adalah Gereja, ada pula yang menganggap dia adalah bangsa Israel. Namun baik Gereja maupun Israel, keduanya ada di bumi, sedangkan tanda besar ini ada di langit. Maka kali ini kita harus melihat ke atas, ke langit angkasa.
Dalam pengamatan awam, di langit hanya ada empat jenis benda langit yang signifikan dan relevan dengan yang tertulis di Kitab Wahyu pasal 12 tersebut, yakni matahari, bulan, bintang-bintang dan planet-planet. Opsi matahari dan bulan sudah pasti tidak ada untuk Sang Perempuan ini, dan di antara semua planet juga tidak ada rujukannya. Maka satu-satunya jenis benda yang dimaksud adalah bintang atau gugus bintang. Dan di antara semua (gugus) bintang, yang paling relevan adalah Virgo, Sang Perawan.

Berikut ini simaklah sebuah pernyataan dari Scottie Clarke (Youtube: eternalrhythmflow) yang dikutip oleh Rev. Steve Cioccolanti:
"Jupiter aka The King Planet germinates Virgo's womb on 20 November 2016, goes into retrograde motion within Virgo for 41 weeks or length of normal gestation, then is'birthed' or exits the womb on 23 September 2017"
"Jupiter yang dikenal sebagai raja planet mulai 'dibenihkan' pada 20 November 2016, masuk dengan gerakan berjalan surut ke Virgo selama 41 minggu atau sepanjang periode kehamilan normal, kemudian 'dilahirkan' atau keluar dari rahim tersebut pada 23 September 2017."
Peristiwa alam ini akan terjadi dari sudut pandang Yerusalem dan hal ini dinilai amat relevan dengan petunjuk dalam Kitab Wahyu pasal 12 tentang Sang Perempuan dengan Anaknya di langit. Selanjutnya Anda dapat menyelidiki lebih lanjut akun Youtube eternalrhythmflow di sini.
Sang Naga Merah - Planet 7X
Kita telah membahas Sang Perempuan dan Anaknya, yakni gugus bintang Virgo dan planet Jupiter. Lalu bagaimana dengan Sang Naga Merah? Memang ada gugus bintang Draco, namun posisinya terhadap gugus bintang Virgo adalah statis dan siklis, TIDAK dinamis atau mengejar baik Sang Perempuan maupun Sang Anak. Jadi pilihannya adalah satu di antara planet-planet yang ada, yakni yang disebut Planet 7X.
Sebelum kita membahas lebih jauh eksistensi Planet 7X ini, coba simak kutipan ayat berikut ini:
"Bahkan penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya demikian juga. Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli, Eli, lama sabakhtani?'* Artinya: /Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" - Matius 27:44-46
Ada peristiwa gelap gulita selama 3 jam pada saat penyaliban Tuhan Yesus sekitar 2.000 tahun yang lalu. Mengapa bisa terjadi kegelapan saat itu? Tentunya karena ada sebuah objek yang menutupi matahari dari bumi, atau lebih dikenal dengan peristiwa gerhana matahari. Namun yang menghalangi matahari kali itu bukanlah bulan, dan hal ini bisa dibuktikan dengan dua hal:
1. Saat itu adalah Paskah (14 - 15 Nisan) yang merupakan pertengahan bulan, yakni posisi bumi di antara matahari dan bulan, atau disebut sebagai gerhana bulan.
2. Gerhana matahari yang biasanya dihalangi oleh bulan, tidak pernah terjadi lebih dari 8 menit, namun ini berlangsung 3 jam, maka dapat disimpulkan bahwa ada objek lain yang jauh lebih besar daripada bulan yang menghalangi matahari dari bumi.
a. Peristiwa air bah pada zaman Nuh
"Pada waktu umur Nuh enam ratus tahun, pada bulan yang kedua, pada hari yang ketujuh belas bulan itu, pada hari itulah terbelah segala mata air samudera raya yang dahsyat dan terbukalah tingkap-tingkap di langit. Dan turunlah hujan lebat meliputi bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya." - Kejadian 7:11-12.
Ada tingkap-tingkap langit yang terbuka atau pecah dan ini kemungkinan disebabkan adanya benda-benda asing atau meteor shower yang tak dapat diprediksi, yang masuk menghantam bumi. Selain itu terjadinya fenomena sinkholes, pelepasan gas methane yang menyebabkan banyaknya kematian bagi para makhluk di laut dalam, inipun diduga karena mendekatnya Planet 7X tersebut.
b. Pertempuran Yosua dekat Gibeon - "Sedang mereka melarikan diri di depan orang Israel dan baru di lereng Bet-Horon, maka TUHAN melempari mereka dengan batu-batu besar dari langit, sampai ke Azeka, sehingga mereka mati. Yang mati kena hujan batu itu ada lebih banyak dari yang dibunuh oleh orang Israel dengan pedang. Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: 'Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!' Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh." - Yosua 10:11:13.
Sekali lagi, ada meteor-meteor yang jatuh dan kali ini menimpa musuh-musuh Israel. Namun mengapa perputaran waktu menjadi lambat? Kita harus menyadari bahwa hukum alam semesta ini bukanlah tarik menarik gravitasi, melainkan gaya tarik menarik elektromagnetik. Itu sebabnya keberadaan semua planet di ruang angkasa yang hampa ini dapat stabil sampai saat ini. Dan perlambatan putaran waktu inipun merupakan efek daya elektromagnetik dari Planet 7X ini.

c. Penyaliban Anak Manusia - "Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit." - Matius 27:51-52.
Selain kegelapan yang fenomenal selama 3 jam, juga disertai gempa bumi dahsyat. Setiap kali Planet 7X ini melintas mendekati bumi selalu disertai gempa bumi, gunung meletus atau meteor shower.
d. Chinese Guest Star - tahun 1054 Masehi. Ini merupakan peristiwa astronomi terunik dan paling fenomenal pada saat itu. Ada catatan khusus dari para astronom China pada zaman itu yang melihat sebuah benda asing seperti bintang, yang pada titik tertentu bintang ini secerah planet Venus namun sebesar planet Jupiter.

e. Great Tribulation - ini merupakan peristiwa yang akan datang, yang akan terjadi dalam waktu dekat ini, diperkirakan pada tanggal 26 Maret 2016 nanti, Planet 7X akan mencapai titik terdekat dari bumi, yakni 70% jauhnya dari jarak bumi ke bulan, sehingga saat itu penampakan Planet 7X akan mencapai 50 kali lebih besar dari penampakan bulan purnama. Dan akan membawa berbagai penggenapan dari berbagai nubuatan di Kitab Wahyu, khususnya pada Meterai ke-6, Meterai ke-7 dan Sangkakala Pertama.

Beberapa media pernah menyinggung keberadaan Planet 7X ini, di antaranya:
1. New York Times - 30 Januari 1983 (klik di sini)
2. Washington Post - 30 Desember 1983 (klik di sini)
3. National Geographic - Richard Lovett - 11 Mei 2012 (klik di sini & di sini)
4. Wawancara Alex Jones terhadap Bob Fletcher - 23 September 2013 (Youtube - klik di sini)
5. The Sleuth Journal - Bart Siebel & Planet X (1989)
Selanjutnya mengenai Planet 7X lebih lengkap akan dimuat dalam tulisan-tulisan berikutnya. Tuhan memberkati.
Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.
*************************
Pre-Tribulation Atau Mid-Tribulation
"Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu? Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali." - 2 Tesalonika 2:5-8
"Don’t you remember that I told you about all this when I was with you? And you know what is holding him back, for he can be revealed only when his time comes. For this lawlessness is already at work secretly, and it will remain secret until the one who is holding it back steps out of the way. Then the man of lawlessness will be revealed, but the Lord Jesus will kill him with the breath of his mouth and destroy him by the splendor of his coming." 2 Thessalonians 2:5-8 (NLT)
Kotbah hamba-Nya, Panglima Mikhael Indriati Tjipto, di Ark of Christ - Bandung pada tanggal 23 Maret 2015 (link kotbah bebas untuk download) sungguh memberikan sebuah peneguhan tersendiri bagi saya pribadi dan juga bagi semua Pasukan Tuhan. Sebelum atau setelah membaca tulisan ini, saya berharap Anda semua mendengarkan kotbah tersebut.
Jadi sekarang kita masih punya waktu ekstra sekitar 2 tahun untuk mempersiapkan diri lebih serius lagi menyambut dimulainya Masa Tribulasi Besar pada tahun 2017 nanti. Hal ini karena Tuhan melalui Pasukan-Nya telah berhasil menahan masa itu terjadi pada saat gerhana matahari total 20 Maret 2015 lalu. Dan penahanan ini hanya berlaku 2 tahun saja. Masa penundaan 2 tahun ini sungguh mengejutkan bagi saya pribadi, karena saya bertanya-tanya, mengapa masa penundaan ini hanya 2 tahun, bukan setahun, bukan 3 tahun ataupun 5 tahun?
Dan beberapa alasan yang bisa saya deskripsikan adalah sebagai berikut:
1. 21 September 2017 merupakan Tahun Baru Ibrani atau Rosh Hashanah 5778, itu berarti negara Israel telah genap berdiri kembali selama hampir 70 tahun sejak 14 Mei 1948 (5 Iyyar 5708).
"Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara (negara Israel): Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu (satu angkatan sama dengan 70 tahun), sebelum semuanya ini terjadi." - Matius 24:32-34
2. Tanda besar di langit yang sekarang sedang terjadi, yakni Tetrad Blood Moons ke-8 pada 2014 - 2015 merupakan tanda besar "sisi Alpha" atau sisi Tanakh (Perjanjian Lama) sedangkan apa yang dinubuatkan di Kitab Wahyu pasal 12 merupakan tanda besar "sisi Omega" atau sisi Brit Chadasah (Perjanjian Baru) seperti yang pernah dijabarkan dalam tulisan terdahulu (Wahyu 12: Virgo, Jupiter & Planet 7X). Namun seorang anak Tuhan yang lain mendeskripsikan dengan lebih rinci lagi mengenai tanda besar sisi Omega tersebut dalam video Youtube berikut ini:
https://youtu.be/c-ccQPOl5U0
Penjelasan Secara Alkitabiah Sekaligus Secara Ilmiah Mengenai Tanda Besar Wahyu 12
"Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan (Virgo) berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang (9 bintang dari gugus Leo, Merkurius, Venus dan Mars, totalnya 12) di atas kepalanya. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar (Ophiuchus & Serpent), berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh (5 bintang di ekor gugus Serpent, Saturnus, Merkurius, Venus, Bulan dan Matahari, totalnya 10) dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota (Corona Borealis). Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki (Jupiter), yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya (Libra)." - Wahyu 12:1-5
Menarik sekali bahwa zodiak Ophiuchus (dan Serpent) merupakan zodiak termuda yang ditemukan pertama kali di abad ke-2 Masehi. Dan sejak tahun 2009 banyak astronom di dunia mengakui bukan lagi 12 zodiak (Aries - Pisces) melainkan 13 zodiak, karena Ophiuchus dihitung sebagai zodiak ke-13. Seharusnya bukan kebetulan bahwa Kitab Wahyu pasal 13 menubuatkan bangkitnya Sang Antikristus dengan Nabi Palsunya. Penjelasan ilmiah mengenai zodiak ke-13 Ophiuchus ini dapat Anda baca di situs Suara Pembaruan ini.
Tanda besar sisi Omega ini (Wahyu 12:1-5) akan berlangsung selama tepat satu tahun almanak Ibrani, yakni tepat pada Rosh Hashanah 5778 hingga Rosh Hashanah 5779. Dan semua nubuatan init akan terjadi tepat di atas langit Yerusalem,Israel, yakni sejak 21 September 2017 hingga 10 September 2018.
3. Tahun 2017 juga merupakan 100 tahun dari bebasnya Israel dari penjajahan Ottoman Turki yang runtuh di Perang Dunia I.
4. Tahun 2017 juga merupakan 70 tahun sejak diterbitkannya Resolusi PBB atas berdirinya negara Israel, pada tangga 29 November 1947.
5. Tahun 2017 juga merupakan 50 tahun sejak Yerusalem kembali ke negara Israel melalui Perang Enam Hari di awal Juni 1967, yang juga bersamaan dengan berlangsungnya Tetrad Blood Moons ke-7 (1967 - 1968).
6. Tahun 2017 juga merupakan 500 tahun sejak Reformasi Gereja diinisiasi secara dramatis oleh Martin Luther terhadap Gereja Katholik Roma pada tahun 1517 di Jerman.
Simak juga lanjutan tulisan ini:
Yang Dipersingkat
Pre-Tribulation Atau Mid-Tribulation
Pertanyaan berikutnya adalah, apakah setelah 2 tahun nanti Masa Tribulasi Besar ini masih bisa ditahan atau ditunda lagi? Dengan sekian petunjuk sebelumnya disebutkan di atas, hampir bisa dipastikan bahwa masa tersebut sudah tidak dapat ditangguhkan lagi. Apalagi rencana Amerika Serikat dan banyak negara maju di dunia untuk menerapkan RFID Chip secara wajib dan massal kepada seluruh warga negaranya. Maka tujuh masa yang terakhir terakhir dari rangkaian 70 kali tujuh masa yang dinubuatkan dalam Kitab Daniel pasal 9 akan dimulai sejak 1 Nisan 5777 atau 28 Maret 2017.
Yang paling menarik adalah dalam kotbah hamba-Nya itu disebutkan bahwa Tuhan belum menentukan apakah Rapture akan terjadi sebelum Masa Kesusahan Besar itu (Pre-Trib) atau di tengah Masa Kesusahan Besar itu (Mid-Trib). Di poin ini saya teringat ketika seorang hamba-Nya yang lain, yakni Ev. Yusak Tjipto Purnomo dalam sebuah buku mengatakan bahwa beliau mendapatkan pewahyuan dari Tuhan bahwa Rapture akan terjadi Mid-Trib. Itu berarti dalam 2 tahun lagi Gereja Tuhan akan menempuh sebuah sejarah yang luar biasa dramatis selama (maksimal) 3 - 3,5 tahun berikutnya karena harus berhadapan head to head dengan Sang Antikristus.
Mulai 2017 itu, akan terjadi dua ekstrim situasi yang berlansung secara bersamaan, yakni kegelapan dari Masa Tribulasi Besar dan sekaligus Tsunami Lawatan & Tuaian Besar di Akhir Zaman, keduanya akan paralel berjalan hingga Tuhan menjemput Gereja-Nya di awan-awan (Yesaya 60:8).
Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya?
***********************************
Yang Dipersingkat
"Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat." - Matius 24:21-22
"Waktunya tidak akan lama lagi, tidak sampai lima tahun." - Ev. Yusak Tjipto Purnomo (3 Juni 2009, SHRK - Balai Samudera, Jakarta).
"Saya yakin rapture akan terjadi pada 2009 namun itu tidak terjadi dan saya sangat, sangat kecewa. Pada minggu pertama tahun 2010 Tuhan menjelaskan kepada saya bahwa rapture seharusnya terjadi pada 2009 namun Ia menundanya untuk waktu yang hanya sekejap mata saja. Sejak awal 2010 Tuhan berbicara tentang rapture dengan urgensi yang lebih daripada sebelumnya. Cara-Nya membahas rapture, terkesan bahwa hal itu akan terjadi kapanpun." - Choo Nam Thomas (1 Maret 2010, www.choothomas.org/urgentmessage.html).
Choo Nam Thomas akhirnya wafat pada tanggal 13 April 2013 karena penyakit kanker yang dideritanya tanpa pernah mengalami penggenapan janji Tuhan akan waktu pengangkatan tersebut. Dan kekecewaan beliau akan tertundanya rapture menjadi misteri tersendiri bagi seorang kekasih Tuhan yang begitu nyata buah pelayanan dan kehidupannya.
Beberapa hari yang lalu, setelah memuat tulisan sebelumnya yang berjudul: Pre-Tribulation Atau Mid-Tribulation, Roh Tuhan mengajak saya berdiskusi mengenai waktu rapture. Dan setelah saya teringat dan menyadari fakta-fakta tersebut di atas, Tuhan berbicara demikian, "Nak, ada tertulis bahwa waktunya akan dipersingkat, sebab jika tidak dipersingkat maka tidak ada yang selamat. Namun faktanya adalah beberapa kali Aku sudah menunda waktu-Ku untuk menjemput kalian. Menurutmu, apakah karena Aku berbohong dan tidak menepati Firman-Ku atau selama ini kalianlah yang berpikir terbalik?"
Setelah pertanyaan-Nya yang begitu menggugah selesai disampaikan, detik itu juga saya menyadari bahwa kemungkinan besar waktu rapture akan datang lebih lama daripada yang diduga oleh banyak dari kita sebagai Pasukan-Nya di Akhir Zaman. Untuk membuktikan pernyataan ini, pada tanggal 4 April 2015 lalu saya mencoba melakukan survey sederhana mengenai pendapat pribadi masing-masing orang percaya akan waktu rapture. Pilihan-pilihannya adalah sebagai berikut:
A. Waktu rapture akan terjadi kurang dari 1 tahun lagi.
B. Waktu rapture akan terjadi antara 1 - 3 tahun lagi.
C. Waktu rapture akan terjadi antara 3 - 5 tahun lagi.
D. Waktu rapture akan terjadi lebih dari 5 tahun lagi.
Dari sekitar 100 orang yang menjawab salah satu dari keempat pilihan tersebut, hampir 90% di antaranya memilih A atau B atau C dan TIDAK memilih opsi D. Artinya sebagian besar dari kita yang menantikan waktu pengangkatan tersebut percaya bahwa rapture akan terjadi kurang dari 5 tahun lagi, bahkan beberapa percaya bahwa hal itu akan terjadi di tahun ini juga.
Simak lagi kotbah hamba-Nya, Ev. Mikael Indriati Tjipto:
Pemikiran Terbalik
"Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku." - Yohanes 8:43
Setelah mengetahui melalui seorang nabiah-Nya, Ibu Mikhael Indriati Tjipto bahwa Antikristus dan Masa Tribulasi 7 Tahun masih bisa ditahan 2 tahun lagi sejak 20 Maret 2015 lalu dan Tuhan masih belum menentukan kapan rapture akan terjadi, termasuk apakah itu pre-tribulation atau mid-tribulation, Tuhan mulai menyingkapkan lebih lanjut kekeliruan yang selama ini terjadi bertahun-tahun di antara kita mengenai waktu rapture tersebut:
"Kalian Bahtera dan Gereja-Ku diajak mendeklarasikan untuk membangun lebih dari 3 juta orang pasukan-Ku dan menuai 5 milyar jiwa, namun kalian juga mengharapkan Aku datang menjemput kalian secepatnya. Apakah kalian sungguh punya muka untuk memandang wajah-Ku di awan-awan sedangkan pada saat yang sama mata-Ku harus memandang dengan nanar begitu banyak dari mereka yang akan tertinggal dan terhilang?
"Ketika Aku mewahyukan kepada hamba-Ku, Yusak Tjipto, bahwa rapture adalah mid-tribulation, maka kalian otomatis berpikir bahwa itu akan terjadi tepat di tengah Masa Tribulasi 7 Tahun. Masing-masing tepat tiga setengah tahun sebelum dan setelah rapture. Sekarang bagaimana kalau Aku nanti tunda lagi 1 atau 2 tahun dari tiga setengah yang pertama itu? Sehingga yang ada adalah 2,5 tahun atau bahkan hanya 1,5 tahun waktu yang tersisa bagi mereka yang tertinggal setelah Aku datang menjemput kalian.
"Sekarang apakah kalian mengerti sisi waktu yang mana yang Aku maksud hendak Aku persingkat dengan orang-orang pilihan-Ku? Kalian masih mengira bahwa Aku mempersingkat waktu dari sisi sekarang hingga rapture nanti, padahal rapture telah Aku tunda beberapa kali, sedangkan Aku masih terus mengusahakan supaya sesedikit mungkin yang binasa dan sebanyak mungkin yang selamat."
Betapa ironinya cara berpikir kita selama ini, bahwa sesungguhnya yang hendak dipersingkat adalah sisi waktu dari rapture hingga selesainya Masa Tribulasi 7 Tahun, yang ditandai dengan Kedatangan Anak Manusia yang kedua kalinya dan Perang Armageddon. Itu berarti sangat besar kemungkinan waktu kita untuk head to head dengan Antichrist di Masa Tribulasi akan lebih dari 3,5 tahun, atau masih lebih dari 5,5 tahun dari sekarang, bahkan masih 6,5 - 8,5 tahun dari sekarang. Tergantung apakah cawan tuaian jiwa-jiwa itu terisi lebih cepat atau lebih lambat dari yang diharapkan.
Dengan demikian, besar kemungkinan generasi kita ini akan menyaksikan Bait Suci ke-3 dibangun, bahkan diduduki oleh Manusia Pendurhaka itu. Termasuk bahwa kita juga akan menyaksikan Dua Saksi Elohim mulai bertugas di Bumi sebelum rapture terjadi seperti yang dinubuatkan dalam Wahyu 11.
Dua Garis Pertandingan Iman
Saya menyadari bahwa kemungkinan tulisan dan pewahyuan kali ini akan sulit diterima oleh sebagian besar orang percaya dan bahkan menjadi kontroversi tersendiri, terutama bagi mereka yang telah begitu menantikan rapture. Namun kita harus menyadari bahwa kita sedang berada dalam peperangan besar, panjang dan semakin intens di antara dua kerajaan, yakni Kerajaan Tuhan dan kerajaan kejahatan. Kedua pihak bertanding dan berpacu dengan waktu.
"Pada saat-saat seperti ini, kalian harus menyadari bahwa Garis Awal pertandingan iman kalian dimulai dengan apa yang tertulis di Yohanes 3:16, sebab memang semua berawal dari Bapa. Namun Garis Akhir pertandingan ini adalah apa yang tertulis di 1 Yohanes 3:16."
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." - Yohanes 3:16
"Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita." - 1 Yohanes 3:16
Jadi Garis Akhir pertandingan kita sesungguhnya adalah dengan wajib menyerahkan seluruh kehidupan kita selama ini hingga seluruh cawan tuaian jiwa-jiwa terpenuhi baik dengan menahan kehadiran Sang Pendurhaka maupun ketika harus head to head dengannya. Save the lost at any cost.
Pewahyuan ini hanya dapat dibatalkan kalau memang rapture ternyata terjadi dalam kurang dari 2 tahun lagi. Namun adalah bijak untuk sejak dini menyadari bahwa segala sesuatu adalah mungkin, termasuk menyadari apa yang tertulis sebagai Garis Akhir pertandingan kita.
Metusalah
Perhatikan dengan seksama kesepuluh nenek moyang pertama dari orang-orang benar, yakni dari Adam hingga Nuh. Semua anak masih hidup ketika semua ayah mereka wafat, kecuali Metusalah, karena ia melihat ayahnya, Henokh, terangkat dan ia harus menyaksikan anaknya Lamekh wafat di usia ke-777 tahun sebelum dia wafat dan air bah datang. Sedangkan Metusalah sendiri memiliki usia paling panjang di antara kesepuluh nenek moyang kita, yakni 969 tahun.
"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." - Matius 24:37
Tuhan selalu berikan kesempatan yang terbanyak dan terpanjang untuk kita bertobat dan berjalan seirama dengan hati-Nya sehingga lolos dari kesusahan besar. Itu sebabnya Ia hendak mempersingkat jarak antara rapture dengan akhir Masa Tribulasi Besar, sebab Ia tahu bahwa pada masa itu tidak banyak yang bisa bertahan dan selamat.
Adalah bagian kita untuk memberi respon dengan tepat sesuai kehendak-Nya sejalan dengan kesempatan yang terus diberikan. Waktu-waktu ini memang sudah "injury time" bagi kita semua, namun ketika Tuhan hendak memberikan kesempatan lebih lagi, adakah kita hendak sepakat dengan-Nya atau malah bersikap seperti Yunus kepada Niniwe?
Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.
Aku menulis kepada kamu dengan hati yang sangat cemas dan sesak dan dengan mencucurkan banyak air mata, bukan supaya kamu bersedih hati, tetapi supaya kamu tahu betapa besarnya kasihku kepada kamu semua.
Aku ini mencari orang yang ketika Aku wahyukan apapun bahkan ketika Aku telanjang di depannya sekalipun, Aku tidak perlu khawatir orang itu akan mencuri kemuliaan-Ku.
***************************
Tetrad Blood Moons
"Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu." - Yoel 2:31
"Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu." - Kisah Para Rasul 2:20
"Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah." - Wahyu 6:12
Berikut ini adalah Tetrad Blood Moon (4 Gerhana Bulan berturut-turut yang bertepatan dengan perayaan Paskah dan Sukkot) yang terjadi pada Masa Masehi:
Tetrad Blood Moons #1
17 April 162 (15 Nisan 3922)
11 Okt 162 (15 Tishri 3923)
6 April 163 (16 Nisan 3923)
30 Sept 163 (16 Tishri 3924)
Tetrad Blood Moons #2
9 April 795 (11 Nisan 4555)
3 Okt 795 (11 Tishri 4556)
28 Maret 796 (10 Nisan 4556)
21 Sept 796 (10 Tishri 4557)
Tetrad Blood Moons #3
30 Maret 842 (11 Nisan 4602)
23 Sept 842 (11 Tishri 4603)
19 Maret 843 (10 Nisan 4603)
12 Sept 843 (10 Tishri 4604)
Tetrad Blood Moons #4
9 April 860 (11 Nisan 4620)
3 Okt 860 (11 Tishri 4621)
30 Maret 861 (11 Nisan 4621)
22 Sept 861 (140 Tishri 4622)
Tetrad Blood Moons #5
2 April 1493 (6 Nisan 5253)
25 Sept 1493 (5 Tishri 5254)
22 Maret 1494 (6 Nisan 5254)
15 Sept 1494 (6 Tishri 5255)
Tetrad Blood Moons #6
13 April 1949 (14 Nisan 5709)
7 Okt 1949 (14 Tishri 5710)
2 April 1950 (15 Nisan 5710)
27 Sept 1950 (16 Tishri 5711)
Tetrad Blood Moons #7
24 April 1967 (14 Nisan 5727) - sehari sebelum Paskah 5727
18 Oktober 1967 (14 Tishri 5728) - sehari sebelum Sukkot 5728
13 April 1968 (15 Nisan 5728) - Paskah 5728
6 Oktober 1968 (14 Tishri 5729)- sehari sebelum Sukkot 5729
Tetrad Blood Moons #8 (akan terjadi)
15 April 2014 (15 Nisan 5774) - Paskah 5774
8 Oktober 2014 (14 Tishri 5775) - sehari sebelum Sukkot 5775
4 April 2015 (15 Nisan 5775) - Paskah 5775
28 September 2015 (15 Tishri 5776) - Sukkot 5776
8 kali Tetrad Blood Moons sejak zaman Tuhan Yesus datang ke dunia, mungkinkah menandakan genapnya Zaman Kasih Karunia? Pada 2014 & 2015 ada Tetrad Black Suns (Gerhana Matahari) yang semuanya jatuh pada tanggal 29 menurut penanggalan Yahudi:
29 April 2014 - Gerhana Matahari Total - 29 Nisan 5774, 14 hari setelah Gerhana Bulan
23 Oktober 2014 - Gerhana Matahari Parsial - 29 Tishri 5775, 15 hari setelah Gerhana Bulan
20 Maret 2015 - Gerhana Matahari Total - 29 Adar 5775, 15 hari sebelum Gerhana Bulan
13 September 2012 - Gerhana Matahari Parsial - 29 Elul 5775 (malam tahun baru Rosh Hashanah - 1 Tishri 5776 jatuh pada keesokan harinya), 15 hari sebelum Gerhana Bulan
Tetrad Blood Moons merupakan signs in heaven dari sisi Alpha (Tanakh / Perjanjian Lama)sedangkan masih ada signs in heavens dari sisi Omega (Brit Chadasah / Perjanjian Baru), apakah itu? Yakni yang tertulis dalam Kitab Wahyu pasal 12. Kapan dan bagaimana signs in heaven sisi Omega terjadi? Silakan klik di sini:
Wahyu 12: Virgo, Jupiter & Planet 7X
Pre-Tribulation Atau Mid-Tribulation
Pola 1948
Jika kita perhatikan lebih teliti lagi, Tuhan memakai pola yang luar biasa tepat, yakni Pola 1948:
1. Jarak antara Tetrads ke-2 (tahun 795) dengan Tetrads ke-3 (tahun 843) dan jarak antara Tetrad ke-7 (tahun 1967) dengan Tetrads ke-8 (tahun 2015 mendatang) adalah 48 tahun.
2. Sedangkan jarak antara Tetrads ke-3 (tahun 842) dengan Tetrads ke-4 (tahun 861) dan jarak antara Tetrads ke-6 (tahun 1949) dengan Tetrads ke-7 (tahun 1968) adalah 19 tahun.
3. Negara Israel kembali berdiri pada tanggal 14 Mei 1948 (5 Iyyar 5708). Jika kita jumlahkan angka 19 dengan angka 48, hasilnya adalah 67. Dan 67 tahun kemudian dari tahun 1948 adalah tahun 2015. Di tahun yang sama, Indonesia genap 70 tahun.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.