animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Senin, 21 Maret 2016

MAKNA PERJAMUAN MALAM TUAN: ROTI DAN ANGGUR


Undangan Perjamuan Malam Tuan
DALAM RANGKA memperingati Kebangkitan Tuhan Yesus 2012 saya menulis artikel Anak Domba Allah Yang Menghapus Dosa yang membahas peranan Yesus Kristus sebagai Anak Domba Allah (domba Paskah) yang disembelih untuk menghapus dosa dunia (Yoh. 1:29, 1Kor. 5:7). Dengan kematian-Nya di atas tiang siksa (salib), Kristus telah mengorbankan diri-Nya sebagai korban tebusan dosa yang sempurna; bagi dosa saya dan seluruh manusia. Roma 5:8-9 menulis bahwa dengan tercurah darah-Nya, manusia dapat diselamatkan dari murka Allah yang ditimpakan atas dosa-dosa manusia. 

Tetapi Allah merekomendasikan kasihnya sendiri kepada kita dalam hal, sementara kita masih berdosa, Kristus mati bagi kita. Karena itu, terlebih lagi, mengingat kita sekarang telah dinyatakan adil-benar karena darahnya, melalui dialah kita akan diselamatkan dari kemurkaan Allah.(NW)
Untuk artikel kali ini, saya akan membahas tentang malam sebelumpenderitaan-Nya yaitu saat Kristus melakukan Perjamuan Malam Tuan atau Terakhir dengan ke-12 murid-murid-Nya (Mat. 26:17-25, Yoh. 13:21-30). Apakah pentingnya malam itu bagi orang Kristen dan hubungannya dengan pengampunan dosa yang disediakan melalui pengorbanan-Nya? 


Makna Roti Dan Anggur

Pada malam itu, Yesus dan ke-12 murid-murid-Nya berkumpul bersama-sama untuk merayakan perjamuan Paskah. Kita perhatikan kutipan berikut yang menjelaskan apa yang dikerjakan dan dikatakan Kristus:

Seraya mereka melanjutkan makan, Yesus mengambil roti dan, setelah mengucapkan berkat, ia memecah-mecahkannya dan sambil memberikannya kepada murid-murid, ia mengatakan, ”Ambil, makanlah. Ini mengartikan tubuhku.” (Mat 26:27, NW)Ayat ini menceritakan bahwa Yesus memecahkan roti dan memberikan kepada para murid-Nya sambil berkata, “Ambil, makanlah. Ini mengartikan tubuhku.” Dan setiap murid dengan patuh mengambil dan memakannya. Mengapa mereka patuh? Renungkan sejenak mengenai arti kata roti yang bermakna simbolis yaitu sebagai tubuh Kristus. Di Yohanes 6:48-51 Yesus juga berkata hal yang sama tentang klaim diri-Nya sebagai roti kehidupan: 

Akulah roti kehidupan. Bapak-bapak leluhurmu telah makan manna di padang belantara, tetapi mati. Inilah roti yang turun dari surga, agarsiapa pun dapat makan dari roti ini dan tidak mati. Akulah roti hidup yang turun dari surga; jika seseorang makan dari roti ini ia akan hidup selama-lamanya; dan, sesungguhnya, roti yang akan kuberikan adalah dagingku demi kehidupan dunia. (NW)Ya, tidak mengherankan jika seluruh murid mengambilnya karena sangat jelas Kristus mengatakan bahwa jika seseorang makan dari roti ini ia akan hidup selama-lamanya. Setiap murid Kristus tentunya ingin hidup selama-lamanya, tidak ingin binasa sehingga mereka tentunya mengambil dan makan roti itu. Tidakkah Saudara ingin hidup kekal selama-lamanya? 

Perhatikan pula penyataan Kristus yaitu “jika seseorang makan . . .” Arti kata “seseorang” berarti siapa saja boleh memakannya, tidak terbatas kepada jumlah tertentu. Jelas undangan ini diberikan untuk semua orang. Kristus juga mengatakan “demi kehidupan dunia”. Seluruh manusia yang ingin beroleh hidup kekal harus makan roti ini. Ini selaras dengan pernyataan Kristus sendiri tentang makna tubuh-Nya dan kebangkitan pada akhir zaman:

Yesus mengatakan kepada mereka, ”Sesungguh-sungguhnya aku mengatakan kepadamu: Jika kamu tidak makan daging Putra manusia dan minum darahnya, kamu tidak memiliki kehidupan dalam dirimu. Dia yang makan dagingku dan minum darahku memiliki kehidupan abadi, dan aku akan membangkitkannya pada hari terakhir; sebab dagingku adalah makanan yang benar, dan darahku adalah minuman yang benar. Dia yang makan dagingku dan minum darahku tetap dalam persatuan dengan aku, dan aku dalam persatuan dengan dia. Sebagaimana Bapak yang hidup mengutus aku dan aku hidup oleh karena Bapak, juga dia yang memakan aku, orang itu akan hidup oleh karena aku. (Yoh. 6:53-57, NW)Sangat jelas Yesus berkata bahwa hanya orang-orang yang makan daging dan minum darah-Nya akan memiliki kehidupan abadi karena akan dibangkitkan-Nya pada hari terakhir. Bagaimana dengan orang yang tidak ambil bagian? Tentunya berlaku sebaliknya, bukan?

Kita lanjutkan apa yang dilakukan dan dikatakan Kristus pada ayat selanjutnya:

Juga, ia mengambil sebuah cawan dan setelah mengucapkan syukur, ia memberikannya kepada mereka, sambil mengatakan, ”Minumlah dari cawan ini, kamu semua; sebab ini mengartikan ’darah perjanjianku’,yang akan dicurahkan demi kepentingan banyak orang untuk pengampunan dosa. (Mat. 26:27-28, NW)Kali ini Kristus meminta para murid-Nya untuk meminum anggur yang merupakan lambang dari darah perjanjian-Nya yang dicurahkan untuk pengampunan dosa! Ya, orang Kristen harus mengambil anggur itu untuk beroleh pengampunan dosa. Bagaimana jika ada orang yang mengaku Kristen tetapi tidak mengambil anggur, lambang dari darah Kristus? Tidak ada pengampunan dosa. Tidak ada pengampunan dosa berarti tidak ada kebangkitan bagi dirinya. Akibatnya jelas yaitu hukuman kekal.


Penipuan Dan Penyesatan Ala Menara Pengawal

Sekarang saya ingin pembaca memperhatikan brosur undangan Menara Pengawal yang dibagikan kepada orang-orang Kristen untuk menghadiriPerjamuan Tuan di atas dengan judul “Satu Orang Telah Mati Untuk Semua” dengan informasi sebagai berikut: 

Yesus Kristus diakui secara luas sebagai tokoh terbesar sepanjang masa. Namun, ia menyerahkan kehidupannya bagi kita 1.980 tahun yang lalu. Mengenai kematiannya, rasul Paulus menulis, ”Satu orang telah mati untuk semua.” Rasul Yohanes mengatakan, ”Darah Yesus . . . membersihkan kita dari semua dosa.” (2 Korintus 5:14; 1 Yohanes 1:7) Apa maksud pernyataan itu? Mengapa kita perlu dibersihkan? Bagaimana kematian seorang pria di masa lampau bermanfaat bagi kita dewasa ini?Saya ingin pembaca memperhatikan kalimat yang sengaja saya warnai merahtersebut. Apakah benar “darah Yesus membersihkan kita dari semua dosa”? Maaf, tidak! Menurut ajaran Menara Pengawal tentang Perjamuan Tuan hanya orang-orang yang mempunyai harapan untuk pergi ke surga sejumlah 144.000 orang saja yang berhak mengambil roti dan anggur sedangkan “kumpulan besar” yang dijanjikan hidup di bumi firdaus; tidak turut ambil bagian. Jadi sebenarnya Menara Pengawal mengajarkan “darah Kristus tidak membersihkan dosa untuk semua orang”! Perhatikan kutipan ini yang berjudul Perjamuan Malam Tuan — Perayaan yang menghormati Allah:

Jadi, roti maupun anggur hanya lambang. Roti melambangkan tubuh Kristus yang sempurna. Yesus menggunakan roti yang tersisa dari perjamuan Paskah. Roti itu dibuat tanpa ragi. (Keluaran 12:8) Alkitab menggunakan ragi sebagai lambang dosa atau kerusakan. Karena itu, roti melambangkan tubuh sempurna yang Yesus korbankan, yang bebas dari dosa.—Matius 16:11, 12; 1 Korintus 5:6, 7; 1 Petrus 2:22; 1 Yohanes 2:1, 2.

Anggur merah melambangkan darah Yesus. Darah itu mengesahkan perjanjian baru. Yesus mengatakan bahwa darahnya dicurahkan ”untuk pengampunan dosa”. Dengan demikian, manusia bisa menjadi bersih dalam pandangan Allah dan dapat menjadi bagian dari perjanjian baru bersama Yehuwa. (Ibrani 9:14; 10:16, 17) Perjanjian, atau kontrak, ini memungkinkan 144.000 orang Kristen yang setia untuk pergi ke surga. Di sana, mereka akan melayani sebagai raja dan imam untuk memberkati seluruh umat manusia.—Kejadian 22:18; Yeremia 31:31-33; 1 Petrus 2:9; Penyingkapan 5:9, 10; 14:1-3.

Siapa yang akan makan roti dan minum lambang-lambang Peringatan itu? Secara masuk akal, hanya orang-orang dalam perjanjian baru itu, yaitu orang-orang yang mempunyai harapan untuk pergi ke surga. Roh kudus Allah meyakinkan orang-orang tersebut bahwa mereka telah dipilih untuk menjadi raja-raja surgawi. (Roma 8:16) Mereka juga adalah bagian dari perjanjian Kerajaan bersama Yesus.—Lukas 22:29.

Bagaimana dengan orang-orang yang mempunyai harapan untuk hidup selama-lamanya dalam Firdaus di bumi? Mereka menaati perintah Yesus dan menghadiri Perjamuan Malam Tuan dengan penuh respek sebagai pengamat, tetapi tidak ikut makan dan minum. . . (Apa Yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan, hlm. 206-207)Nah, di sinilah masalah besarnya yaitu bagaimana “kumpulan besar” mendapatkan pengampunan dosa ketika mereka tidak mengambil bagian? Dan bagaimana “kumpulan besar” dibangkitkan jika mereka tidak turut makan roti tersebut? Tanpa turut ambil bagian dalam roti dan anggur berarti dosa Saksi-Saksi Yehuwa tidak diampuni karena berarti menolak pengorbanan Kristus yang dilambangkan oleh roti dan anggur.

Dan ini menurut saya merupakan sebuah penipuan besar dan menyesatkan banyak orang Kristen yang awam akan doktrin Menara Pengawal dengan dicantumkan judul di brosur undangan tersebut yaitu “Satu Orang Telah Mati Untuk Semua” dengan penjelasannya. Mengapa? Karena faktanyapengorbanan Kristus tidak berlaku untuk semua! Doktrin Menara Pengawal membatasi hanya untuk 144.000 orang saja, yaitu 144.000 orang ini saja yang ambil bagian dalam roti dan anggur! Menara Pengawal dengan sengaja mencantumkan kalimat “Satu Orang Telah Mati Untuk Semua” untuk menarik perhatian orang Kristen seolah-olah ajaran Menara Pengawal sesuai dengan Alkitab. Faktanya, tidak!


Tafsiran Pembenaran Menara Pengawal

Lalu, apakah upaya rasionalisasi pembenaran Menara Pengawal agar “kawanan besar“ terampuni dosanya meskipun tidak turut ambil bagian dalam Perjamuan Tuan? Dalam upaya melakukan rasionalisasi, Menara Pengawal menafsirkan 1 Yoh. 2:2 yang berbunyi: “Dan ia adalah korban pendamaian bagi dosa kita, namun bukan bagi dosa kita saja tetapi juga bagi dosa seluruh dunia“ sebagai berikut:

Apakah orang-orang lain (kumpulan besar, dari pen) juga akan mendapat manfaat dari kematian Yesus sebagai korban? Ya, tentu! 1 Yohanes 2:2 mengatakan bahwa Yesus Kristus ”adalah pendamaian untuk segala dosa kita [yaitu, dosa orang-orang Kristen terurap seperti Yohanes], dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia”. Dengan demikian manfaat korban tebusan Yesus berlaku untuk jauh lebih banyak orang selain dari 144.000 orang Kristen yang terurap, sampai ke seluruh dunia umat manusia. ”Suatu kumpulan besar” yang hidup sekarang dan ribuan juta orang yang akan dibangkitkan dalam bumi Firdaus akan menerima hidup kekal atas dasar iman mereka dalam korban tebusan Yesus. Seperti dinubuatkan dalam Wahyu 7:9, 10, kumpulan besar sudah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih dengan mempraktikkan iman dalam darah yang telah dicurahkan Anak Domba, Yesus Kristus. Mereka dianggap benar sehingga dapat bersahabat dengan Allah. Dengan sukacita, mereka belajar berbagai segi dari rahasia suci itu dan memperlihatkan pengabdian ilahi selaras dengan teladan Yesus! (Menara Pengawal, 15/1/1990, hlm. 12-13)Perhatikan Menara Pengawal menafsirkan “dosa kita” sebagai dosa orang-orang Kristen terurap (kaum terurap) seperti rasul Yohanes dan juga untuk “dosa seluruh dunia” yang ditafsirkan sebagai dosa-dosa “kawanan besar”. Dengan demikian, menurut Menara Pengawal “manfaat korban tebusan Yesus berlaku untuk jauh lebih banyak orang selain dari 144.000 orang Kristen yang terurap, sampai ke seluruh dunia umat manusia“. Saya tidak ingin berpolemik terlalu jauh masalah tafsiran, tetapi saya ingin mengungkapkan tafsiran Matthew Henry berkenaan dengan ayat yang sama sebagai berikut: 

Ia adalah pendamaian bagi dosa-dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja (tidak hanya untuk dosa-dosa kita bangsa Yahudi, kita yang adalah keturunan Abraham menurut daging), tetapi juga bagi seluruh dunia (ayat 2); tidak hanya bagi orang percaya saat masa lalu, atau kita masa kini, tetapi untuk dosa-dosa semua orang yang selanjutnya akan percaya pada-Nya atau datang kepada Allah melalui Dia. Luas dan maksud dari kematian Pengantara ini mencapai semua suku, bangsa, dan negara. Karena Ia adalah satu-satunya, jadi dia adalah penebusan universal dan pendamaian bagi semua yang diselamatkan dan dibawa pulang kepada Allah, dan untuk kebaikan-Nya dan pengampunan.

He is the propitiation for our sins; and not for ours only (not only for the sins of us Jews, us that are Abraham’s seed according to the flesh), but also for those of the whole world (v. 2); not only for the past, or us present believers, but for the sins of all who shall hereafter believe on him or come to God through him. The extent and intent of the Mediator’s death reach to all tribes, nations, and countries. As he is the only, so he is the universal atonement and propitiation for all that are saved and brought home to God, and to his favour and forgiveness (klik di sini)Menurut Matthew Henry “dosa kita” adalah dosa-dosa bangsa Yahudi di mana rasul Yohanes termasuk dan “dosa seluruh dunia” memaksudkan tidak hanya bagi orang percaya saat masa lalu [bangsa Yahudi], atau kita [non Yahudi] masa kini, tetapi untuk dosa-dosa semua orang yang selanjutnya akan percaya pada-Nya atau datang kepada Allah melalui Dia. Jadi korban tebusan dari kematian Pengantara yaitu Kristus berlaku bagi segala bangsa. 

Tidakkah tafsiran Henry berbeda dibandingkan dengan Menara Pengawal? Jelas sekali. Tafsiran manakah yang lebih akurat? Saya sangat percaya dengan tafsiran Henry karena banyak orang lain menafsirkannya demikian. Bagaimana dengan tafsiran Menara Pengawal? Maaf, Menara Pengawal memiliki reputasi mengubah-ubah doktrinnya dengan mengatas-namakan Kristus misalnya saja tentang identitas hamba yang setia dan bijaksana saja telah berubah-ubah berulang kali dalam sejarah sejak berdirinya organisasi Menara Pengawal ataupun tahun ditutup dan dibukanya panggilan surgawi berubah-ubah. Tafsiran yang berubah-ubah membuktikan kredibilitas dalam menafsirkan Alkitab sangat tidak layak dipercaya.

Adalah benar bahwa darah-Nya “dicurahkan demi kepentingan banyak oranguntuk pengampunan dosa” (Mat. 26:27-28). Namun demikian, tetap saja setiap orang yang ingin beroleh pengampunan dosanya harus mengambil bagian dalam Perjamuan Tuan seperti yang dikatakan oleh Kristus sendiri karena rasul Yohanes menulis 1 Yoh. 2:2 mengacu kepada pernyataan Kristus dan bagian-bagian Alkitab lainnya. Jika Menara Pengawal menafsirkan 1 Yoh. 2:2 sebagai pembenaran yaitu “kawanan besar” mendapat pengampunan dosa tanpa perlumengambil roti dan anggur, maka Menara Pengawal telah mengkontradiksi antara perkataan Yesus dengan tulisan Yohanes, bukan?


Kesimpulan

Menara Pengawal menulis “Perjamuan Malam Tuan — Perayaan yang menghormati Allah”, bagaimana Saksi-Saksi Yehuwa sebagai “kumpulan besar” yang menghadiri Perjamuan Tuan dapat menghormati Allah ketika mereka tidak turut berpartisipasi dalam undangan yang Kristus ajukan dan perintahkan 2.000 tahun yang lalu untuk tetap terus dilakukan oleh semua orang Kristen (Luk. 22:19-20)? Fakta bahwa Saksi-Saksi Yehuwa tidak ambil bagian merupakan bukti bahwa mereka bukanlah bagian dari tubuh Kristus di bumi yaitu gereja. Saksi-Saksi Yehuwa bukanlah orang Kristen, apalagi murid Kristus! Dengan menolak untuk mengambil roti dan anggur menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki “Perjanjian Baru” yang diikat Allah dengan umat-Nya melalui darah Kristus:

Juga, ia mengambil roti, mengucapkan syukur, memecah-mecahkannya, dan memberikannya kepada mereka, sambil mengatakan, “Ini mengartikan tubuhku yang diberikan demi kepentingan kamu. Teruslah lakukan ini sebagai peringatan akan aku.” Juga, dengan cara yang sama atas cawan itu setelah mereka makan malam, ia mengatakan, ”Cawan ini mengartikan perjanjian baru atas dasar darahku, yang akan dicurahkan demi kepentingan kamu. (Lukas 22:19-20, NW)Ketika Yesus memerintahkan kepada semua murid-murid-Nya untuk ambil bagian:

Juga, ia mengambil sebuah cawan dan setelah mengucapkan syukur, ia memberikannya kepada mereka, sambil mengatakan, ”Minumlah dari cawan ini, kamu semua; sebab ini mengartikan ’darah perjanjianku’, yang akan dicurahkan demi kepentingan banyak orang untuk pengampunan dosa. (Mat 26:27-28, NW)Tetapi sayangnya, Lembaga Menara Pengawal telah mengajarkan ajaran yangbertentangan dengan perintah Kristus sehingga membiarkan jutaan Saksi-Saksi Yehuwa yang dijanjikan hidup di bumi firdaus tanpa pengharapan untuk beroleh pengampunan dosa. Betapa tidak, Saksi-Saksi Yehuwa tidak turut ambil bagian mengambil cawan tersebut setiap kali mengadakan Perjamuan Tuan. Cawan yang berisi anggur merupakan lambang dari darah Kristus yang dicurahkan untuk pengampunan dosa. Semua murid-murid Kristus sepanjang abad mengambilnya. Cawan berisi darah merupakan lambang dari Perjanjian Baru, tanpa itu berarti setiap Saksi Yehuwa tidak akan mendapatkan manfaat apa-apa kecuali kebinasaan kekal.

Tidak ada satu pun pernyataan Alkitab secara eksplisit maupun implisit yang mengajarkan bahwa hanya 144.000 orang saja yang boleh turut mengambil bagian dalam Perjamuan Tuan. Ini hanya tafsiran Menara Pengawal sepihak yang tidak dapat dipertanggung-jawabkan. Akibatnya? Jutaan Saksi-Saksi Yehuwa binasa dalam kekekalan karena tanpa pengampunan dosa!!

Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut (Ams 14:12)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?