Senin, 18 April 2016

Bumi dijungkirbalikkan (Pole shift)

Bumi dijungkirbalikkan (Pole shift)

Sebuah dokumen kuno Papirus Ipuwer dari Mesir menyatakan : "bumi dijungkirbalikkan" dan "daratan dibalik seperti tanah liat di roda tukang periuk".
Hal ini pernah terjadi sebelumnya, dan Kitab Suci menyatakan bahwa hal ini akan terjadi lagi...

Yesaya 24:1
Lihat, Tuhan menjadikan bumi kosong, dan musnah, dan akan menjungkirbalikkannya, dan akan menyerakkan penghuninya. (KJV)

Pada waktu Pole Shift (Bumi dijungkirbalikkan), pantai-pantai akan hilang ditelan mega tsunami.

Wahyu 16:18
Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu.

Wahyu 16:19
Lalu terbelahlah kota besar itu menjadi tiga bagian dan runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Maka teringatlah Allah akan Babel yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murka-Nya. (Pole shift: Bumi dijungkirbalikkan)

Wahyu 16:20
Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung.

Yesaya 24:19
Bumi diremukkan, bumi akan terbelah, bumi berguncang hebat. (ISV)

Tanda-tanda sebelum pembalikan kutub, lempeng-lempeng bumi akan bergeser dari tempatnya seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci.

Wahyu 6:14
Maka langit akan lenyap seperti gulungan kitab yang digulung, dan gunung-gunung dan pulau-pulau akan bergeser dari tempatnya. (ASV)

Ini adalah Pole Shift, bumi akan dijungkirbalikkan dengan tiba-tiba, lempeng-lempeng bumi akan bergeser dan menyebabkan mega tsunami.

Yesaya 13:13
Sebab itu Aku akan membuat langit gemetar. Bumi akan berguncang dari tempatnya pada waktu murka TUHAN semesta alam, pada hari amarah-Nya yang menyala-nyala. (ISV)


Peristiwa keluarnya bangsa Israel dari tanah Mesir dilihat dari perspektif orang-orang Mesir. Bukti-bukti peristiwa Keluaran menurut tulisan orang Mesir.

Dibawah ini adalah ringkasan yang diambil dari tulisan Mesir kuno yang dinamakan Papirus Ipuwer. Tulisan ini ditemukan dalam Papirus Leiden 334, yang disalin oleh juru tulis Dinasti ke-19 (1292 - 1187 SM). Papirus Ipuwer sangat menarik. Isinya mendeskripsikan bencana-bencana di Mesir yang sangat mirip kata per kata dengan Kitab Keluaran.

Kemiripannya dengan kitab Keluaran sangat mencengangkan. Papirus Ipuwer dapat ditemukan di National Archaeological Museum di Leiden, Netherlands.
Manuskrip ini sendiri ditemukan di Memphis, Mesir, dan diperkirakan berasal dari abad ke-13 sebelum Masehi, atau sekitar 1 abad lebih setelah peristiwa bencana-bencana/tulah-tulah yang mengawali peristiwa Eksodus bangsa Israel dari Tanah Mesir.

Kemiripannya dengan kitab Keluaran sangat mencengangkan :
1. Bencana darah yang disebutkan di Keluaran 7:14-25.
Ipuwer 2:3 Wabah sampar ada di seluruh negeri, darah ada dimana-mana.
Ipuwer 2:9 Sungai (Nil) menjadi darah. Manusia jumlahnya menyusut... dan kehausan akan air.

2. Bencana wabah ternak Mesir seperti disebutkan di Keluaran 9:1-7.
Ipuwer 5:5 Semua binatang, menangis. Ternak-ternak mengerang.

3. Bencana hujan batu meteor dan api seperti disebutkan dalam Keluaran 9:22-26.
Ipuwer 9:23 Api menjalar diseluruh dataran. Ada hujan batu, dan api bercampur dengan hujan batu-batu.
Ipuwer 2:10 Sungguh, pintu-pintu gerbang, pilar-pilar, dan dinding-dinding terbakar dengan api.

4. Bencana belalang-belalang seperti disebutkan di Keluaran 10:1-20 (kemungkinan kiasan).
Ipuwer 6:1 Tidak ada buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan dapat ditemukan. Oh, sekiranya bumi berhenti dari suara gaduh, dan suara hingar-bingar tidak ada lagi.
Ipuwer 4:14 Pohon-pohon hancur dan dahan-dahannya patah.

5. Bencana kegelapan seperti disebutkan di Keluaran 10:21-29.
Ipuwer 9:11 Seluruh negeri tiada cahaya.

6. Bencana kematian anak-anak sulung di Keluaran 12.
Ipuwer 2:13 Mereka yang menguburkan saudaranya di tanah ada di mana-mana.
Ipuwer 3:14 Erangan ada di seluruh negeri, bercampur dengan ratapan.
Ipuwer 4:3 Sungguh, anak-anak pangeran dihempaskan ke dinding-dinding.
Ipuwer 6:12 Sungguh, anak-anak pangeran dicampakkan ke jalan-jalan.

7. Pembebasan budak-budak dan penjarahan Mesir seperti di Keluaran 12:31-36.
Ipuwer 1: Penjarah ada dimana-mana, dan hamba-hamba mengambil apa yang mereka temukan.
Ipuwer 2: Sungguh, orang-orang miskin telah menjadi kaya.
Ipuwer 3: Emas, perak dan perhiasan-perhiasan dikenakan di leher budak-budak perempuan.
Ipuwer 5: Budak-budak (yang kini telah bebas) ada di seluruh negeri.
Ipuwer 10: Gudang penyimpanan raja kini telah menjadi milik umum.

Beberapa ahli Mesir akan berpendapat bahwa tulisan ini hanya puisi, semacam sindiran, atau hanya pembelaan Tuhan. Lebih jauh, mereka akan berkata bahwa sumber yang sesungguhnya dari papirus ini tentu lebih tua dibandingkan periode ketika Musa menuliskan kitab Keluaran. Bahkan salah satu sumber yang digunakan untuk menyediakan terjemahan dari teks Ipuwer menganut pandangan ini.

Sebenarnya, saya tidak yakin mereka benar. Juga pandangan para ahli itu. Bagi saya, Papirus Ipuwer adalah versi orang Mesir atau ingatan peristiwa traumatis yang dijelaskan dalam kitab Keluaran 7 sampai 12. Papirus Ipuwer menyatakan : Bumi dijungkirbalikkan dan daratan dibalikkan seperti tanah liat di atas roda tukang periuk.

Hal ini sudah pernah terjadi sebelumnya, dan Kitab Suci menyatakan dengan jelas bahwa hal ini akan terjadi lagi...

Kemusnahan Bumi dan Nubuatan Kitab Suci


Yang sudah lalu, yang ada sekarang, dan yang akan datang.

Kehilangan ingatan secara massal (collective amnesia) adalah suatu ungkapan yang digunakan untuk menggambarkan "fenomena psikologi dimana peristiwa yang sangat menakutkan pada waktu yang lampau dilupakan atau digantikan ke alam bawah sadar", yang mengaburkan arti sesungguhnya dari penemuan-penemuan arkeologi dan tulisan-tulisan kuno. Bersamaan dengan rekonstruksi dari peristiwa-peristiwa yang telah terkubur di masa lalu, menjelaskan pengalaman-pengalaman menghancurkan yang berdampak terhadap semua manusia. Jika dibandingkan dengan bencana kosmis di masa lalu, kesusahan yang kita alami sekarang ini sangat tidak ada artinya. Sebuah peringatan bagi dunia yang dipenuhi dengan kebencian diantara bangsa-bangsa, bencana massal akan berulang kembali.

Baca juga: 

Simulasi Pole Shift menurut Zeta:

Referensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.