
Bencana dan perubahan bumi yang drastis sekarang telah menjadi "hal normal" yang terlalu sering terjadi dan jelas-jelas tidak bisa disebutkan sebagai suatu kebetulan. Perubahan bumi ini akan berlanjut dan akan semakin meningkat intensitasnya sampai mencapai puncak kehancurannya, yaitu, "Pole Shift" – bumi akan dijungkirbalikkan.
Dalam pada itu, Planet X (Nibiru) membawa di dalam ekornya bongkahan-bongkahan batu dari luar angkasa yang secara teratur akan membombardir bumi dengan bola-bola api yang kita lihat di langit berupa meteor. Semakin hari akan semakin bertambah banyak dan semakin besar. Bersiaplah, karena akan lebih banyak yang akan masuk ke dalam atmosfer bumi.
Berita terakhir, 31 Juli 2015, Iran mengkonfirmasi bahwa sebuah meteor telah jatuh dan menghantam suatu area di bagian utara negara itu. Meteor jatuh di Avaj di propinsi Qazvin, Mohammad Ali Ahani, direktur Manajemen Krisis Qazvin mengatakan kepada kantor berita Mehr yang melaporkannya tanggal 31 Juli.
Juga ada laporan bahwa beberapa bongkahan batu telah menghantam area di Eshtehard, Propinsi Alborz, Arsalan Qasemi, dikatakan Gubernur Boeen Zahra, daerah Propinsi Qazvin. Gubernur lain dari daerah Takestan, Propinsi Qazvin, mengatakan daerahnya menyaksikan lintasan meteor, namun tidak ada laporan jatuhnya benda tersebut di wilayahnya.
Banyak kantor berita Iran yang menyatakan kerusakan serius di Qazvin, yang terletak tidak jauh dari ibukota Tehran. Korban luka maupun tewas belum dapat dikonfirmasi, namun spekulasi telah berkembang di internet. Laporan kerusakan datang dari berbagai lokasi. Koran lokal Iran menyebutkan ukuran meteor sangat besar (lebih dari 2 meter) karena banyaknya kota yang terdampak dari hantaman ini, dengan hancurnya kaca-kaca dan perlengkapan rumah lainnya. Laporan berita yang terbit 1 Agustus menyatakan meteorit telah ditemukan di sekitar desa di Zanjan, dan sedang diselidiki otoritas setempat.
Peristiwa ini bisa dibandingkan dengan meteor yang meledak di atas Chelyabinsk, Rusia, tahun 2013 silam, yang menyebabkan 1500 korban luka-luka dan merusakkan 7200 bangunan dari 6 kota dan daerah sekitarnya. Meteor Chelyabinsk berdiameter sekitar 20 meter, dengan massa antara 12.000-13.000 metrik ton, meledak sekitar 29,7 km di udara, melepaskan energi setara 20-30 kali bom atom di Hiroshima, merupakan meteor terbesar yang tercatat paling banyak korbannya, setelah peristiwa Tunguska tahun 1908 yang menghancurkan area yang sangat luas di hutan Siberia.
Amerika Serikat
Amerika Serikat – seperti halnya China (yang membangun kota-kota tak berpenghuni), Russia (dengan "tempat persembunyian" di sebelah Timur) dan beberapa negara lainnya di seluruh bumi (termasuk India) – secara diam-diam telah mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya Planet X (Nibiru), pembawa bencana besar ini. Apakah Anda sudah mendengar selentingan kabar tentang fasilitas bunker bawah tanah dan terowongan-terowongan dibawah Bandara Denver? Denver, Colorado adalah fokus utama dari Rencana Kesinambungan Pemerintahan Amerika. Faktanya, banyak lembaga-lembaga federal telah memindahkan kantornya kesana.
Mereka yang disebut "the elite" dan "para penguasa," yang telah tahu bertahun-tahun lamanya tentang kedatangan hari Kehancuran Besar ini, telah membangun bunker-bunker di bawah tanah bagi diri mereka sendiri dan bagi mereka yang dianggap "perlu dan dibutuhkan" bagi kelangsungan hidup mereka yang terkuat – yaitu "para elite." Bill Gates, Rockefeller, dan para pembesar GMO (transgenik organisme), sejak tahun 2006 telah membangun Bank Benih Global (Global Seed Vault) di Svalbard, Norwegia, 120 meter di dalam gunung es bertemperatur -18 C, 1300 km dari Kutub Utara, untuk menyimpan berbagai benih tanaman dari seluruh dunia sebagai cadangan apabila terjadi "bencana global." Pada tahun 2008 telah terkumpul kurang lebih 1,5 juta sampel benih dari berbagai penjuru dunia.
Tapi apakah kita benar-benar mengharapkan para elite dapat melakukan segala sesuatu bagi diri mereka sendiri? Sepertinya tidak, jadi tampaknya akan ada sebagian ruang bagi orang-orang yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan para elite pada waktu setelah bencana ini berlalu.
Semuanya ini tidak terlalu mengherankan, karena apa yang ada tertulis di dalam Kitab Suci harus digenapi:
Masuklah di sela gunung batu dan bersembunyilah di dalam liang tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya! (TB)
Yes 2:10
Masuklah di sela gunung batu dan bersembunyilah di dalam liang tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya! (TB)
Yes 2:10
Dan mereka akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu, dan ke dalam liang-liang di tanah, karena kedahsyatan TUHAN, dan terhadap semarak kemegahan-Nya, ketika Dia bangkit untuk mengguncangkan bumi dengan dahsyat. (KJV)
Yes 2:19
Yes 2:19
Dan raja-raja di bumi, dan pembesar-pembesar, orang-orang kaya, dan perwira-perwira, dan orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka, menyembunyikan diri mereka di dalam gua-gua dan di dalam batu-batu karang di gunung-gunung. (KJV)
Why 6:15
Why 6:15
Kita bisa berspekulasi bahwa pemerintah-pemerintah dunia akan mempersalahkan apa pun dan siapa pun, selain Planet X (Nibiru), sebagai hal yang menyebabkan perubahan bumi – pemanasan global, perubahan iklim, suara getaran-getaran dari bawah bumi, suara-suara sangkakala di langit, ledakan matahari dan solar flare, khususnya bila semua perangkat elektronik dan jaringan listrik mati total dan kacau balau (walaupun solar flare matahari cukup pasif akhir-akhir ini).
Pada satu saat, Planet X (Nibiru) dan "rombongannya" akan dapat terlihat di langit karena cahaya matahari. Segala sesuatu telah berubah. Hari-hari ketika "para penguasa dunia" ingin menutupi pandangan mata dari publik terhadap Planet X (Nibiru) dengan cara-cara menyemprot atmosfer dengan chemtrail, sudah berakhir, dengan munculnya dua matahari di langit.
Tanggal 4 Februari 2015, FolkPhotographer membuat video dua matahari di langit pada saat terbit di Halifax, Nova Scotia. Apakah ini bukti keberadaan Planet X (Nibiru) di langit kita?
Waktu yang paling tepat untuk menangkap bayangan matahari kedua adalah pada saat terbit atau terbenamnya matahari. Namun, mempercayai mata Anda atau tidak, adalah pertanyaannya. Kadang-kadang, walaupun terlihat jelas penampakan matahari kedua di seluruh bumi, banyak orang yang bertindak seperti burung unta, lebih suka tidak mempercayainya atau mengabaikan apa yang tidak dapat diterima dengan pikiran mereka, dan menyembunyikan kepalanya di dalam pasir, walaupun mereka dapat melihat dengan mata kepalanya sendiri.
Waktu yang paling tepat untuk menangkap bayangan matahari kedua adalah pada saat terbit atau terbenamnya matahari. Namun, mempercayai mata Anda atau tidak, adalah pertanyaannya. Kadang-kadang, walaupun terlihat jelas penampakan matahari kedua di seluruh bumi, banyak orang yang bertindak seperti burung unta, lebih suka tidak mempercayainya atau mengabaikan apa yang tidak dapat diterima dengan pikiran mereka, dan menyembunyikan kepalanya di dalam pasir, walaupun mereka dapat melihat dengan mata kepalanya sendiri.

Rusia dan China telah mempersiapkan diri untuk perubahan di bumi ini. China mendirikan "kota-kota hantu"-nya dan Rusia membangun "tempat peristirahatan"-nya di Timur Jauh. Dengan semakin banyaknya bukti bahwa Planet X (Nibiru) akan membawa kehancuran atas bumi pada saat perlintasannya, tantangan yang dihadapi para pemimpin dunia, seperti perubahan-perubahan yang terjadi di bumi, semakin bertambah dan intensif. Dua topik panas dari agenda politik hari-hari ini adalah untuk merumuskan rencana pengumuman ke publik, tidak hanya keberadaan Planet X (Nibiru) dan Pole Shift – bumi yang akan dijungkirbalikkan – namun juga keberadaan "alien."
Untungnya bagi Rusia dan China, mereka akan memiliki kontrol yang luas atas daerah yang akan berada pada kondisi iklim yang baik setelah Pole Shift, nampaknya pemerintahan mereka melakukan langkah terbaik untuk mempersiapkan hal yang tidak dapat dielakkan ini.
Pemerintah Rusia telah menyiapkan lokasi alternatif di Pegunungan Altai di Timur Jauh Rusia, dimana empat negara bagian berbatasan (Rusia, Kazakhstan, Mongolia, dan China). China telah membangun "kota-kota hantu" di dataran tinggi, di sebelah utara (lihat peta).
Pemerintah Rusia telah menyiapkan lokasi alternatif di Pegunungan Altai di Timur Jauh Rusia, dimana empat negara bagian berbatasan (Rusia, Kazakhstan, Mongolia, dan China). China telah membangun "kota-kota hantu" di dataran tinggi, di sebelah utara (lihat peta).

Menurut Zeta, dataran tinggi di pegunungan ini akan membawa orang-orang yang selamat ke tempat yang baik didalam wilayah Rusia (diantara pegunungan di Rusia, melewati Laut Baikal menuju ke "garis kathulistiwa masa depan" di Selat Bering). Mongolia juga akan mendapatkan iklim sedang, sama seperti dataran tinggi China dan Kazakhstan.
China
Apakah pemerintah China membangun "kota hantu" di Kangbashi (kota baru Ordos) menurut apa yang mereka pertimbangkan sebagai tempat yang aman setelah Pole Shift?
Beberapa tahun yang lalu, Kota Hantu di China diberitakan besar-besaran – kota-kota yang secara estimasi dapat menampung 64 juta orang. Kota-kota hantu ini dikenal karena proyek pemerintah yang royal, termasuk kota Ordos yang baru, suatu kota yang hampir tidak berpenduduk dengan infrastruktur yang melimpah. Pada bagian yang paling banyak, kota-kota tak berpenghuni ini tetap kosong. Hal yang menarik untuk dicatat bahwa mereka membangun di daerah utara China, jauh dari India, yang menurut perkiraan Zeta, akan menjadi Kutub Utara masa depan.
Apakah pemerintah China membangun "kota hantu" di Kangbashi (kota baru Ordos) menurut apa yang mereka pertimbangkan sebagai tempat yang aman setelah Pole Shift?
Beberapa tahun yang lalu, Kota Hantu di China diberitakan besar-besaran – kota-kota yang secara estimasi dapat menampung 64 juta orang. Kota-kota hantu ini dikenal karena proyek pemerintah yang royal, termasuk kota Ordos yang baru, suatu kota yang hampir tidak berpenduduk dengan infrastruktur yang melimpah. Pada bagian yang paling banyak, kota-kota tak berpenghuni ini tetap kosong. Hal yang menarik untuk dicatat bahwa mereka membangun di daerah utara China, jauh dari India, yang menurut perkiraan Zeta, akan menjadi Kutub Utara masa depan.
Rusia
Perdana Mentri Dmitry Medvedev memindahkan markas perusahaan milik negara ke Timur Jauh awal 2014 dan mengumumkan rencana pengembangan markas angkatan laut yang baru di Kepulauan Siberia Baru. Rusia baru-baru ini mengumumkan kepada publik mengenai keinginannya untuk memindahkan populasi ke Timur Jauh. Presiden Putin menyetujui rencana untuk menawarkan petak tanah yang luas secara gratis kepada siapa saja yang mau pindah ke Timur Jauh Rusia untuk memulai suatu peternakan atau bisnis yang lain, karena langkah seperti itu akan menyebabkan "tendensi khalayak ramai untuk pindah ke Timur Jauh."
Perdana Mentri Dmitry Medvedev memindahkan markas perusahaan milik negara ke Timur Jauh awal 2014 dan mengumumkan rencana pengembangan markas angkatan laut yang baru di Kepulauan Siberia Baru. Rusia baru-baru ini mengumumkan kepada publik mengenai keinginannya untuk memindahkan populasi ke Timur Jauh. Presiden Putin menyetujui rencana untuk menawarkan petak tanah yang luas secara gratis kepada siapa saja yang mau pindah ke Timur Jauh Rusia untuk memulai suatu peternakan atau bisnis yang lain, karena langkah seperti itu akan menyebabkan "tendensi khalayak ramai untuk pindah ke Timur Jauh."
Negara-negara lain
Menurut Zeta, negara-negara seperti India dan Indonesia tidak dapat banyak menawarkan kepada warganya suatu tempat yang aman, maupun "tempat eksklusif," dimana orang-orang kaya dapat mengatur tempat yang aman bagi diri mereka sendiri. Indonesia adalah wilayah yang terletak di dataran rendah dan secara berkala mengalami banjir dan akan menghadapi banyak bencana pada hari-hari yang akan datang. Mereka memprediksi aktivitas vulkanik yang semakin meningkat, yang sedang terjadi hari-hari ini, dengan lima gunung berapi mengalami erupsi bersamaan dalam hitungan hari antara satu gunung dengan yang lainnya. Gunung Sinabung, yang terletak berdekatan dengan gunung api purba yang pernah menghancurkan umat manusia, siap-siap untuk meletus. Sementara saat ini, masih menyemburkan awan abu tinggi ke udara. Gunung Sinabung di Sumatra Utara, Indonesia, terletak hanya 35 kilometer dari Gunung Api Toba yang ledakan super-dahsyatnya, menurut para ahli, membawa umat manusia di ambang kemusnahan beberapa ribu tahun yang lalu dan menyebabkan "musim dingin nuklir," yang bisa bertahan selama bertahun-tahun.
Menurut Zeta, negara-negara seperti India dan Indonesia tidak dapat banyak menawarkan kepada warganya suatu tempat yang aman, maupun "tempat eksklusif," dimana orang-orang kaya dapat mengatur tempat yang aman bagi diri mereka sendiri. Indonesia adalah wilayah yang terletak di dataran rendah dan secara berkala mengalami banjir dan akan menghadapi banyak bencana pada hari-hari yang akan datang. Mereka memprediksi aktivitas vulkanik yang semakin meningkat, yang sedang terjadi hari-hari ini, dengan lima gunung berapi mengalami erupsi bersamaan dalam hitungan hari antara satu gunung dengan yang lainnya. Gunung Sinabung, yang terletak berdekatan dengan gunung api purba yang pernah menghancurkan umat manusia, siap-siap untuk meletus. Sementara saat ini, masih menyemburkan awan abu tinggi ke udara. Gunung Sinabung di Sumatra Utara, Indonesia, terletak hanya 35 kilometer dari Gunung Api Toba yang ledakan super-dahsyatnya, menurut para ahli, membawa umat manusia di ambang kemusnahan beberapa ribu tahun yang lalu dan menyebabkan "musim dingin nuklir," yang bisa bertahan selama bertahun-tahun.
Sementara itu, mereka juga memprediksi Malaysia akan berada pada jalur luapan air yang bahkan akan berdampak kepada Thailand. Negara-negara seperti Amerika Serikat yang memiliki dataran tinggi yang aman maupun daerah pesisir yang berbahaya sepertinya akan menunggu sampai perubahan bumi terjadi membuat warganya bersedia dipindahkan.
Video Pole Shift menurut Zeta:
Mungkin yang terbaik adalah menyiapkan rencana penyelamatan Anda sendiri, selagi masih ada waktu.
Seperti biasa, pilihan ada di tangan Anda.
[note]
Yang paling penting bukanlah keselamatan fisik, tetapi keselamatan jiwa Anda. Siap atau tidak, Anak Manusia akan datang.
Yang paling penting bukanlah keselamatan fisik, tetapi keselamatan jiwa Anda. Siap atau tidak, Anak Manusia akan datang.
Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.
Wahyu 6:12-14
Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.
Lukas 21:25-26
Baca juga:
Referensi:
Wake-up call in the skies, second sun sightings: Heads up, Planet X incoming
Large meteorite impacts Iran causing serious damage to Qazvin, numerous towns affected
Large meteorite impacts Iran causing serious damage to Qazvin, numerous towns affected
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.