Selama paruh terakhir tahun 2015, kita terus melihat semakin bertambahnya perubahan Bumi bersamaan dengan semakin mendekatnya perlintasan sistem Planet X. Sementara itu, media-media Barat khususnya Amerika Serikat terus-menerus mengecilkan peristiwa-peristiwa perubahan di seluruh dunia ini.
Untungnya bagi mereka yang waspada, ada sumber-sumber independen yang tersedia dengan liputan superior atas peristiwa-peristiwa yang terjadi di seluruh dunia. Dalam artikel ini dicantumkan link kepada sumber-sumbernya supaya pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa yang terus terjadi.


Artikel ini akan merangkum peristiwa-peristiwa yang terjadi lima bulan terakhir, termasuk aktivitas vulkanologi, gempa bumi, ancaman meteor atau asteroid, aktivitas Matahari, tanda-tanda Planet X, dan kondisi perubahan cuaca Bumi.
Gunung Berapi
Peningkatan signifikan aktivitas vulkanologi sejak enam bulan terakhir tahun 2015 ini mengejutkan – karena jauh lebih banyak daripada yang diprediksi secara statistik.
Gunung Berapi aktif pada 19 Januari 2016

Seperti yang Anda lihat dari peta VolcanoDiscovery.com, kita punya sejumlah besar gunung berapi yang sedang erupsi di seluruh dunia saat ini, didominasi di sisi barat cincin api.
Di dalam buku "Being in It for the Species", hal ini diprediksi sebagai "Musim Dingin Abu". Kita juga melihat ketidakseimbangan signifikan dari lalu lintas udara yang terjadi di wilayah-wilayah yang terdampak abu gunung berapi.
Daftar yang dicantumkan oleh VolcanoDiscovery.com pada tanggal 19 Januari 2016 ini menunjukkan ada 39 gunung berapi yang sekarang ini sedang erupsi. Ingat, ini bukan 39 erupsi gunung berapi kumulatif yang dihitung selama setahun, ini adalah jumlah gunung berapi yang sedang erupsi secara bersamaan sekarang ini, ditunjukkan dengan warna merah pada peta.
Eropa dan Samudera Atlantik:
- Stromboli (Kepulauan Eolian, Italia)
Samudera Pasifik:
- Kilauea (Hawai'i)
- Bagana (Pulau Bougainville, Papua New Guinea)
- Rabaul (Tavurvur) (New Britain, Papua New Guinea)
- Manam (Papua New Guinea)
- Yasur (Pulau Tanna, Vanuatu)
- Ambrym (Vanuatu)
Amerika Tengah dan Karibia:
- Colima (Mexico Barat)
- Popocatépetl (Mexico Tengah)
- Santiaguito (Guatemala)
- Fuego (Guatemala)
- Pacaya (Guatemala)
- Momotombo (Nicaragua)
- Masaya (Nicaragua)
Afrika dan Samudera Hindia:
- Ol Doinyo Lengai (Tanzania)
- Erta Ale (Danakil depression, Ethiopia)
- Nyiragongo (Republik Demokratik Congo)
Indonesia:
- Sinabung (Sumatra, Indonesia)
- Dukono (Halmahera, Indonesia)
- Ibu (Halmahera, Indonesia)
- Semeru (Jawa Timur, Indonesia)
- Bromo (Jawa Timur, Indonesia)
- Batu Tara (Kepulauan Flores, Indonesia)
Amerika Selatan:
- Nevado del Ruiz (Colombia)
- Villarrica (Central Chile)
- Copahue (Chile/Argentina)
- Sangay (Ecuador)
- Ubinas (Peru)
- Tungurahua (Ecuador)
- Cotopaxi (Ecuador)
- Reventador (Ecuador)
Cincin Api (Kepulauan Kurile hingga Filipina):
- Shiveluch (Kamchatka)
- Kliuchevskoi (Kamchatka)
- Karymsky (Kamchatka)
- Zhupanovsky (Kamchatka, Russia) Aso (Kyushu, Jepang)
- Sakurajima (Kyushu, Jepang)
- Suwanose-jima (Kepulauan Ryukyu, Jepang)
Daerah lain:
- Erebus (Antartika)
Kenapa abu gunung berapi yang disemburkan di atmosfer harus dihindari pesawat terbang yang akan melintas? Bayangkan jutaan partikel abu vulkanik yang sangat kecil melayang-layang di udara dan menggesek bilah-bilah turbin dan bagian-bagian bergerak di dalam mesin jet. Juga ada kilat-kilat yang dihasilkan di dalam awan abu vulkanik ini yang berasal dari listrik statis dan pusaran ion dari gunung berapi itu sendiri.
Beberapa waktu yang lalu, Bandara Abdulrahman Saleh Malang ditutup karena adanya erupsi. Sesudah penutupan beberapa bandara yang mengganggu lalu lintas udara pada bulan Juli dan Agustus di Bali, penutupan bandara-bandara lain terjadi lagi pada awal bulan November. Di Guatemala, Gunung Fuego juga menyebabkan penutupan bandara pada awal bulan November. Pada awal Desember kita melihat bandara Calabria di Italia ditutup karena erupsi Gunung Etna.
Selama kurun waktu 3 Juli hingga 19 Januari, secara nyata ada terlalu banyak gunung berapi yang erupsi sehingga sulit untuk menentukan mana letusan yang utama. TheBigWobble.com melaporkan adanya "aktivitas gunung berapi yang tidak ada bandingannya di seluruh dunia" pada tanggal 2 Desember 2015 dengan menampilkan video dan artikel.
Tanggal 9 Juli 2015, Gunung Berapi Colima di Mexico mulai erupsi dan menyemburkan abu setinggi 4 kilometer ke udara, dan menghasilkan letusan, guguran lava pijar dan aliran piroklastik yang mematikan.

Erupsi Gunung Kolima
Aliran piroklastik (aliran awan panas yang terdiri dari abu, batu dan gas panas) membunuh puluhan orang di beberapa gunung berapi di Indonesia, yang terakhir peristiwa di Gunung Sinabung, sebelumnya di Gunung Merapi. Aliran piroklastik ini juga membunuh ratusan orang di Pompeii yang melarikan diri ketika Gunung Vesuvius meletus.

Erupsi Gunung Sinabung
Gunung Sinabung, yang terletak berdekatan dengan gunung api purba yang pernah menghancurkan umat manusia, masih menyemburkan awan abu tinggi ke udara. Gunung Sinabung di Sumatra Utara, Indonesia, terletak hanya 35 kilometer dari Gunung Api (Supervolcano) Toba yang ledakan super-dahsyatnya, menurut para ahli, membawa umat manusia di ambang kemusnahan beberapa ribu tahun yang lalu dan menyebabkan "musim dingin nuklir," yang bisa bertahan selama bertahun-tahun.
Gunung Raung di Indonesia erupsi selama beberapa minggu di bulan Juli dan Agustus, memuntahkan awan abu yang membuat bandara Ngurah Rai Denpasar harus tutup beberapa kali, mengganggu perjalanan pesawat terbang dan menghancurkan panenan dengan abu tebal.
Pada tanggal 3 Desember 2015, Gunung Etna di Italia, kawan Voragine menyemburkan lava yang berada pada ketinggian 975 meter disertai awan abu yang mencapai 3 kilometer tingginya.

Erupsi Gunung Etna
Semakin meluasnya semburan awan abu dari seluruh aktivitas vulkanik ini akan semakin banyak jumlahnya dan akan mengarah kepada "musim dingin abu."
Gempa Bumi
Sejak bulan Juli 2015, seperti dilaporkan oleh USGS, Bumi kita sudah mengalami:
- 1 kali gempa bumi dengan magnitude 8+
- 11 gempa bumi dengan magnitude 7+
- 88 gempa bumi dengan magnitude 6+
- 9238 gempa bumi dengan magnitude 4+
Empat dari gempa bumi magnitude 7+ terjadi di Amerika Selatan dan empat lainnya di Pasifik Barat Daya. Ini wilayah yang termasuk bagian dari "Cincin Api" di sekitar Pasifik dimana kita melihat aktivitas kegunungapian yang signifikan.

Saat artikel ini ditulis jumlah total seluruh gempa bumi (magnitude di atas 0+) di Planet Bumi ini, antara 1 Juli 2015 hingga 17 Januari 2016 adalah 70.248 gempa bumi.
Data perbandingan gempa bumi dengan magnitude 4+ sejak tahun 1970, dengan interval 5 tahunan.

Apa yang bisa Anda lihat adalah trend yang semakin meningkat, berdasarkan data gempa bumi USGS. Tahun 2015 sendiri, mulai 1 Januari hingga 31 Desember telah terjadi 15.049 kali gempa bumi dengan magnitude 4+.
Ancaman Meteor dan Asteroid
Jumlah meteor dan bola api yang jatuh ke bumi bertambah secara drastis, seperti dalam diagram yang disusun oleh J.P. Jones, berdasarkan data American Meteor Society. Jumlah ini bertambah 20-30% lebih banyak daripada yang diprediksi sebelumnya.


Apakah ini mengindikasikan kepada kita bahwa bagian tepi dari ekor Sistem Planet X yang berisi bongkahan-bongkahan asteroid sudah mulai tiba di Bumi dalam bentuk bertambah banyaknya aktivitas meteor dan bola api? Jika benar, itu artinya Bumi kita menghadapi ancaman hantaman-hantaman asteroid yang juga akan semakin meningkat.

Meteor Bangkok, 2 November 2015
Ada laporan-laporan bahwa batu-batu angkasa raksasa berpindah dari lintasannya, kemungkinan karena gaya tarik dari "bintang yang melintas," dan kemudian jatuh ke arah Matahari dan Bumi. Mary Greely melaporkan pada video Youtube-nya bahwa Komet Catalina, "kemungkinan berasal dari Oort Cloud (Awan Oort: sabuk asteroid yang terdiri dari batu-batu dan bongkahan es, yang mengorbit Matahari, antara Pluto hingga jarak 1,5 tahun cahaya dari Matahari, yang merupakan tempat asal-usul komet-komet.). Sebuah bintang yang sedang melintas kemungkinan telah mengusik komet-komet itu…" Artikel dari National Geographic juga mengungkapkan hal yang sama.

Note: Awan Oort ini kemungkinan adalah yang dituliskan Ayub ketika dia sedang berbantah dengan Tuhan, dan inilah jawab Tuhan kepada Ayub:Apakah engkau telah masuk sampai ke perbendaharaan salju, atau melihat perbendaharaan hujan batu yang Kusimpan untuk masa kesesakan, untuk waktu pertempuran dan peperangan?Ayub 38:22 (TB)Tuhan Yesus mengatakan bahwa pada masa kesusahan, batu-batu akan berjatuhan dari langit:Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.Matius 24:29 (TB)Dan bintang-bintang langit berjatuhan ke bumi seperti pohon ara menggugurkan buah mentahnya karena diguncang oleh angin kencang.Wahyu 6:13 (TB)
Sementara benda-benda ini berbicara mengenai komet, sebuah Bintang Mati (Brown Dwarf Star) yang sedang melintas dapat secara potensial memindahkan/menarik sesuatu yang lebih besar, seperti asteroid. Buku "Being in It for the Species" memprediksi hantaman asteroid besar di Atlantik Timur menyusul "musim dingin abu", yang mengakibatkan tsunami yang sangat merusak dan banyak korban jiwa di sepanjang garis pantai.
Banyak orang melaporkan mimpi-mimpi dan pertanda yang membawa mereka untuk pindah ke tempat yang lebih aman, menjauh dari garis pantai, ke tempat yang lebih tinggi, jauh di tengah daratan.
Astronomy.com mempublikasikan artikel berjudul "Mengapa Ancaman Asteroid harus Dianggap Serius." Mereka mengulas sejarah tabrakan asteroid, baik pada zaman lampau maupun modern, dan apa yang harus dilakukan untuk memonitor ancaman itu.

Hari Asteroid diperingati di Inggris untuk pertama kalinya pada bulan Juni 2015, menandai ulang tahun ke-107 hantaman Asteroid Tunguska yang meratakan lebih dari 2000 kilometer persegi hutan di Siberia.
Aktivitas Matahari
Jika sebuah peristiwa Solar Flare (ledakan energi magnet matahari) raksasa terjadi hari ini kepada masyarakat yang dipadati dengan berbagai peralatan elektronik, itu benar-benar akan menjadi bencana. Solar Flare akan menyebabkan ledakan EMP (ledakan pulsa elektromagnetik) yang akan melumpuhkan satelit, pesawat terbang, menara BTS, komputer, handphone, komputer mobil, peralatan radio, dan seluruh peralatan elektronik lainnya.

Solar Flare terjadi ketika energi magnetik yang terbentuk di atmosfer Matahari tiba-tiba dilepaskan. Radiasi yang dipancarkan memenuhi seluruh spektrum elektromagnetik, mulai gelombang radio yang memiliki panjang gelombang terpanjang, hingga cahaya optikal, sampai kepada sinar-x dan sinar gamma yang memiliki panjang gelombang terpendek.
Seluruh sistem jaringan canggih alat-alat elektronik akan mati, ATM, bank, komputer dan internet tidak akan berfungsi. Listrik dan air juga akan lumpuh.
Gedung Putih sedang mempersiapkan "peristiwa cuaca ekstrem di angkasa" yang dapat menghancurkan satelit, pesawat ruang angkasa, sistem komunikasi vital, yang diprediksi akan menyebabkan kerusakan awal senilai 2 trilyun dollar.
Peristiwa Solar Flare super inilah yang sedang mereka antisipasi. Dewan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung Putih merilis rencana strategis untuk menghadapi peristiwa semacam ini pada bulan Oktober 2015.
Pertanda
Pepsi baru-baru ini meluncurkan advertensi "aneh" yang menampilkan satelit "Black Knight" (Ksatria Hitam) yang pertama kali ditemukan oleh Nikola Tesla pada tahun 1899. Film pendek berjudul "Black Knight Decoded" nampaknya merupakan pertanda kedatangan Anunnaki, dan penduduk Bumi digambarkan dengan bersukacita datang bersama-sama sebagai "Satu Dunia" dan "Dunia Baru" untuk meminta mereka datang kembali. Namun, kembalinya Anunnaki tidak akan menjadi peristiwa bahagia dalam kenyataan sesungguhnya.
Note: Black Knight adalah satelit purba yang diperkirakan berumur 13.000 tahun, yang diduga dibuat oleh Alien Anunnaki. Satelit Black Knight ditemukan pertama kali oleh Nikola Tesla pada tahun 1899. Lalu dilaporkan lagi keberadaannya oleh operator radio amatir, Jorgen Hals di Oslo, Norwegia pada tahun 1928. Berbeda dengan satelit modern yang mengorbit di khatulistiwa, satelit Black Knight mengorbit mengitari kutub-kutub Bumi. Satelit buatan manusia yang pertama kali diluncurkan ke orbit adalah Sputnik I yang diluncurkan oleh Soviet pada tahun 1957.Satelit Black Knight
Terima kasih kepada Richard Shaw, produser serial The Watchers, yang membuat video ini menjadi perhatian.
Dalam video berjudul Black Knight Decoded, "Pepsi 'Are You Ready?' (From Creators League & UrtheCast)" ada komentar dari Johnnya Legion, "Bersiap untuk apa? Kedatangan kembali Anunnaki."
Note: Anunnaki adalah sebutan untuk dewa-dewa orang Sumeria. Anunnaki – ras dewa-dewa yang dinamakan demikian karena mereka adalah "Pangeran dari Benih Kerajaan" (atau beberapa menerjemahkan sebagai "Mereka yang dari Surga datang ke bumi") – adalah "anak-anak Allah" atau dewa Sumeria yang sama dengan dewa Titan Yunani, para Malaikat Penjaga yang disebutkan di dalam Kitab Suci Ibrani, Kitab Henokh dan Kitab Yobel. Mereka adalah Nephilim Pra-Banjir – yaitu ras super maju generasi pertama dan keturunan hybrid yang berjalan-jalan di atas muka bumi (Mitologi & Penyesatan Besar Akhir Zaman - Nibiru dan Anunnaki).
Bulan Januari 2015 tahun lalu, Angkatan Laut Amerika menayangkan video rekrutmen yang misterius. Sementara temanya adalah "pin merah di peta," tema itu tidak diungkapkan hingga akhir video. Pada bagian awal video itu kita melihat Bola Merah besar melayang-layang di angkasa di berbagai lokasi, diiringi musik yang tidak enak didengar. Bola Merah ini nampaknya berukuran 24 kali ukuran Bulan, itu ukuran yang sama dengan Nibiru yang diharapkan muncul di langit. Apakah mereka sebenarnya sedang memberikan pertanda kepada kita tentang peristiwa apa yang akan datang?
Forbes Science menyatakan bahwa "para astronom telah menemukan sebuah obyek baru, kemungkinan sebuah 'Bumi Super' di dalam tata surya kita." Di bagian akhir artikel itu disebutkan "Kemungkinan ketiga adalah obyek itu merupakan sebuah "Cool Brown Dwarf" (Bintang Mati yang dingin) kira-kira berjarak 20.000 AU jauhnya" (1 AU: Jarak dari Matahari ke Bumi, 1 Unit Astronomi). Dan ditutup dengan kata-kata, "Entahkan itu planet pengembara, Bumi Super atau Bintang kecil, nampaknya jelas bahwa sesuatu sedang bersembunyi di bagian pinggiran tata surya kita."

Brown Dwarf Star
Perubahan Cuaca dan Iklim Bumi
"Pasifik Timur dilanda 18 angin topan, termasuk 13 badai, sembilan di antaranya menjadi besar. Ini adalah tahun pertama sejak pencatatan dimulai pada 1971 bahwa Pasifik Timur mengalami sembilan badai besar. Badai Patricia merupakan badai paling kuat dalam rekor di Belahan Bumi Barat dalam kategori kecepatan angin maksimum pada 320 km/jam dan tekanan udara paling rendah pada 879 milibar. Badai Sandar, yang terbentuk pada akhir musim, adalah badai paling kuat di Pasifik Timur di dalam tahun ini, dengan kecepatan angin maksimal 232 km/jam."
"Pasifik Tengah memecahkan rekor juga, dengan jumlah 14 angin topan, termasuk 8 badai, lima di antaranya menjadi badai besar, musim paling aktif sejak pencatatan dimulai pada tahun 1971. Tiga badai besar (Ignacio, Kilo dan Jimena) bergolak pada saat bersamaan di sebelah timur Garis Tanggal Internasional, ini pertama kalinya hal seperti itu tercatat dalam sejarah."

Cuaca dingin yang sangat ekstrem menyelimuti China utara dan timur sepanjang awal Januari 2016. Temperatur turun ke titik terendah dalam 30 tahun. Kondisi beku yang sangat dingin telah melanda 90% China. Di Harbin, ibukota provinsi China utara, suhu udara mencapai -30 °C, sementara temperatur di bawah titik beku ini menyebabkan kapal penangkap ikan di Qinhuangdao di Provinsi Hebei terperangkap di laut yang beku.
Dua analisis independen yang dilakukan oleh NASA dan NOAA menunjukkan bahwa 2015 adalah tahun terpanas sejak 1880 ketika pengukuran suhu modern mulai dicatat. Rekor sebelumnya terjadi tahun 2014, dan secara rata-rata global suhu permukaan Bumi pada 2015 diestimasti meningkat 0.13 °C.
Video ini menunjukkan tren kenaikan global suhu Bumi mulai 1880 hingga 2015.
Di samping anomali cuaca, sinkhole (lubang tanah) terus-menerus terjadi di mana-mana. Beberapa hari lalu di Ocala, Florida, lapisan tanah runtuh dan membentuk lubang berukuran 18 x 15 meter, 4,5 meter, dan mengancam sebuah rumah dan menelan sebagian jalan di depannya.
Bulan Agustus sebuah lubang terbuka dan menelan perempatan jalan di Brooklyn, New York.
Bulan Desember di Tampa Bay Area, Florida, lubang sedalam 27 meter menelan sebuah taman.
27 September 2015, sinkhole yang lebih besar dari lapangan sepak bola dengan kedalaman beberapa meter, terbentuk di Inskip Point hanya dalam semalam. Sebuah mobil, karavan, truk kemah dan tenda-tenda tenggelam seketika. Queensland Parks and Wildlife Service (QPWS)mengatakan lubang seluas 150 meter dengan kedalaman 3 meter menelan bagian besar area perkemahan MV Beagle.

Queensland, Australia
Bulan Oktober, lubang selebar 20 meter dengan kedalaman 10 meter terbuka di St. Albans, Hertfordshire, di Inggris Selatan.

Jika Anda mencari berita di internet dengan kata kunci "sinkhole", mungkin Anda akan sibuk membaca ratusan berita tentang sinkhole yang terjadi setiap harinya di seluruh dunia.
Selain itu, hampir setiap hari kita mendengar laporan mengenai suara "dentuman" dari dalam Bumi yang mengguncangkan daratan dan suara "sangkakala di langit." Situs strangesounds.org melaporkan daftar suara "dentuman Bumi" dari seluruh dunia.
Situs strangesounds.org juga melaporkan daftar kematian massal binatang-binatang dari seluruh dunia.
Jutaan ikan dan sejumlah besar paus dan lumba-lumba terseret ke pantai dalam keadaan mati. Burung-burung mati berjatuhan dari langit. Unggas mati karena avian influenza, dan ternak-ternak lain mati karena penyakit yang tidak jelas. Peningkatan jumlah kematian massal binatang-binatang terjadi pada tingkat yang tidak ada bandingannya saat ini dan kemungkinan akan terus bertambah pada tingkat yang membahayakan.
Kesimpulan
Dalam artikel ini disajikan data statistik perubahan Bumi: meningkatnya erupsi gunung berapi, meningkatnya jumlah gempa bumi yang signifikan, semakin tingginya frekuensi meteor dan bola api yang jatuh ke bumi, dan peristiwa sinkhole yang terus-menerus terbentuk di seluruh Bumi. Bumi mengalami musim badai di Pasifik yang belum pernah ada dalam catatan sejarah. Dan para ahli juga terus meramalkan kemampuan Matahari melontarkan superflare ke arah Bumi.
Seperti yang kita pelajari mengenai tanda-tanda masa kesusahan yang akan datang, hal-hal ini akan terus semakin meningkat. Informasi yang tersedia bagi kita melalui media-media alternatif memberikan gambaran sebenarnya untuk mengantisipasi apa yang sedang menanti di masa depan.
Penting untuk dicatat bahwa artikel ini tidak bertujuan untuk menyebarkan ketakutan. Sebaliknya memberikan informasi yang benar supaya pembaca dapat menilai secara rasional dan melakukan tindakan rasional juga.
Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"…akan terjadi gempa bumi yang dahsyat di berbagai tempat, dan kelaparan-kelaparan, dan wabah-wabah penyakit, juga akan terjadi hal-hal yang menakutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.Dan akan ada tanda-tanda pada matahari, dan bulan, dan bintang-bintang; dan di atas bumi kecemasan bangsa-bangsadalam keputusasaan karena menderunya laut dan gelombang.Matius 24:3 TB, Lukas 21:11,25 ILT
Referensi:



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.