Senin, 18 April 2016

Planet X: Benda Terang di dekat Matahari Muncul di California, 20 Desember 2015


Planet Helion?

Lebih dari sebulan ini kita melihat bertambah banyaknya laporan pengamatan adanya Obyek Terang di dekat Matahari, terutama pada arah jam 7 dan jam 1. Video pengamatan yang diposting di YouTube pada tanggal 20 Desember 2015 menunjukkan kepada kita kemungkinan yang menakutkan.

Berdasarkan apa yang ditayangkan di situ, video tersebut merupakan kemungkinan observasi dari Planet Helion yang ada pada Sistem Tata Surya Planet X, seperti yang dijelaskan di dalam buku, Being In It for the Species: The Universe Speaks, oleh Marshall Masters.

Planet X merupakan sebuah sistem Tata Surya mini, yang terdiri dari Bintang Mati (Brown Dwarf Star) atau Nemesis, dan beberapa planet yang mengitarinya sebagai satelit. Salah satu satelit dari sistem Planet X ini adalah planet Nibiru.

Kemungkinan menakutkan ini terjadi karena Helion adalah bagian terdalam dari tiga planet utama yang mengorbit Nemesis, bintang mati (Brown Dwarf Star) yang ada di pusat Tata Surya mini yang sedang bergerak mendekat ini. Jadi, jika ini benar Helion, itu benar-benar sudah sangat dekat. Meskipun demikian, laporan ini hanya bisa ditafsirkan sebagai informasi awal, dan bukan bermaksud menyimpulkan.

Video Helion


Video ini diunggah oleh Dill Martin pada tanggal 20 Desember 2015 di dalam kanal YouTube-nya dengan penjelasan bahwa video ini milik "jeff p." Sumber dari video yang di-zoom secara ekstrem ini buruk sehingga klaim yang dibuat oleh pembuat video ini tidak dapat dikonfirmasi maupun bisa ditentukan apakah peralatan video yang dia gunakan itu dapat diandalkan. Namun, video tersebut menyajikan kepada kita petunjuk kredibel yang meyakinkan yang akan dijelaskan dalam analisa di bawah ini.

Dill Martin – 20 Desember 2015
Tayangan Nibiru yang mengagumkan ini, atau mungkin salah satu satelitnya, difilmkan di California beberapa jam yang lalu. Tayangan ini adalah salah satu yang terbaik yang pernah difilmkan baru-baru ini. Video ini dibuat oleh jeff p. Semua apresiasi dan ucapan terima kasih buat dia. Silakan subscribe kepada kanal Youtube-nya. Semua publikasi saya tidak akan pernah bertujuan untuk mencari keuntungan.
Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya. Mzm 33:18. Terima kasih. Tuhan menyertaimu.

Apakah ini Obyek Luar Angkasa yang Alami?

Ada tiga alasan kenapa Obyek Pengamatan ini kemungkinan adalah Helion: ciri-ciri permukaan yang tidak terlalu kentara, ukuran Obyek, dan tingkat terang dari Obyek ini.

Mempelajari video ini, Anda akan melihat bahwa kandidat Planet Helion yang kita amati bergerak bersama-sama Matahari dengan cara yang alami di belakang ranting-ranting pohon, pertama-tama di sisi sebelah kiri lalu bergerak ke arah kanan. Ada juga banyak aberasi lensa yang ditunjukkan oleh pembuat video asli ini. Jadi dalam istilah penyelidikan, kita bergerak ke arah yang benar.

Namun, untuk benar-benar memastikan apakah suatu Obyek Pengamatan itu benda alami atau aberasi lensa, para penyelidik di yowusa.com menggunakan apa yang disebut "tes gamma." Meskipun ini bukan tes mutlak, namun itu didapati dapat diandalkan, karena "tes gamma" menunjukkan kepada kita apakah benda itu panas atau dingin. Ini sangat penting karena benda panas menghasilkan cahaya dan benda dingin tidak menghasilkan cahaya. Lalu kenapa ini penting?

Benda alami seperti Matahari kita adalah benda panas. Ia menghasilkan cahaya yang kita lihat melalui lensa kamera. Di samping itu, "lens flare" (suar lensa) dan aberasi cahaya lainnya merupakan benda dingin. Ia tidak menghasilkan cahaya. Mereka hanya membiaskan atau memantulkan cahaya yang berasal dari sumber lain yang menghasilkan cahaya yang sebenarnya. Jadi tujuan keseluruhan dari tes gamma adalah mengeliminasi benda-benda dingin yang menyesatkan ini, supaya kita dapat memusatkan perhatian kepada benda panas.

Melakukan penyelidikan terhadap video tersebut, salah satu frame dengan resolusi 720 HD dilakukan pengujian gamma.

Setting gamma untuk frame tersebut sebagai berikut:


Apa yang ditunjukkan dari pengujian ini adalah bahwa kandidat Planet Helion kita ini merupakan benda "panas" alami. Fakta-fakta yang menarik adalah ranting-ranting pohon yang tampak berada di depan Obyek Pengamatan. Jika Anda bandingkan kandidat Helion itu dengan Matahari, ada kesamaan tanda gradasi.

Satu hal lain yang menarik adalah perbedaan gamma antara dahan, ranting dan daun-daun. Jadi dengan asumsi ini benda alami, lalu benda apakah ini?

Mengapa Obyek Pengamatan ini Kemungkinan adalah Helion

Ada tiga alasan kenapa Obyek Pengamatan ini kemungkinan adalah Helion: ciri-ciri permukaan yang tidak terlalu kentara, ukuran Obyek, dan tingkat terang dari Obyek ini. Salah satu kritik yang paling sering muncul selama tahun-tahun terakhir ini beralasan "tidak jelasnya ciri-ciri permukaan" yang menganggap bahwa Obyek Pengamatan tersebut, seperti Bulan, harus memiliki ciri-ciri permukaan yang jelas dan khusus.


Tidak adanya ciri-ciri permukaan yang khusus pada kandidat obyek Helion ini, menegaskan dengan pasti bahwa ini bukanlah Bulan – benda yang kita kenal. Lalu apakah ini benda yang tidak dikenal? Pembuat video asli ini mengklaim bahwa Obyek Pengamatan ini adalah salah satu satelit dari Nibiru. Analisa yang dilakukan oleh yowusa.com di atas menunjukkan fakta bahwa ini mungkin Planet Helion yang ada di dalam Sistem Tata Surya Planet X, seperti yang dijelaskan dalam buku tulisan Marshall Masters, Being In It for the Species: The Universe Speaks, di bawah ini:

Being In It for the Species oleh Marshall Masters
Halaman 23-24
"Planet Helion adalah planet kecil, terang, yang tidak berpenghuni."
"Sebagai sarana untuk menentukan berbagai komposisi internal planet-planet, kami mempelajari lebih lanjut bahwa Helion itu terang karena sebenarnya ia adalah raksasa gas kecil."
"Setelah mempelajari bahwa Helion adalah raksasa gas kecil, kami mempelajari lebih lanjut bahwa ia sepertinya mirip sebuah Matahari kecil, dari permukaan Nibiru."
"Helion itu terang karena ia raksasa gas kecil."

Jika Helion benar-benar raksasa gas kecil, harapan para kritikus untuk bisa melihat ciri-ciri permukaan yang khusus tidak akan terwujud. Demikian juga, ukuran memainkan peranan penting di sini.

Dalam buku Being In It for the Species, ukuran Helion adalah 3,5 kali ukuran Bumi (3,5 X E). Apakah ukuran ini memenuhi syarat sebagai "sebuah raksasa gas kecil"? Ya, jika Anda membandingkan dengan fakta bahwa Planet Neptunus, raksasa gas di tata surya kita berukuran 3,9 kali lebih besar dari Bumi.

Sistem Planet X – Planet-planet Utama

Ukuran Nibiru 6X diameter Bumi, Helion 3,5X diameter Bumi, Bintang Mati Nemesis 56X diameter Bumi. Diagram diambil dari yowusa.com.

Dalam ilustrasi di atas tersebut, Helion ditunjukkan sebagai planet terdalam dari tiga planet utama di dalam Sistem Tata Surya Planet X, dimana Nibiru ada di orbit terluar. Jadi, jika kandidat Helion kita ini benar-benar Planet Helion, ini berarti Nemesis, bintang mati yang ada di jantung Tata Surya Planet X, sedang berada para perihelion, yaitu jarak terdekatnya dengan Matahari. Sesudah itu, konsekuensi serius dari melintasnya Sistem Planet X akan mulai terjadi.

Kita tunggu saja…

Referensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.