Tahukah anda tentang kejadian-kejadian apakah yang akan menandai kejadian terbesar yang pernah terjadi di sepanjang masa-yang tidak lain adalah peristiwa kembalinya Yesus Kristus ke bumi ini? Sudah seharusnyalah anda mempelajari hal-hal yang harus anda perhatikan sehingga anda tidak akan bingung atau terkejut.
Tahukah anda tentang apakah yang akan terjadi pada masa depan anda? Dan bagaimanakah dengan dunia dan masa depan bangsa anda? Ketahuilah bahwa kita pada saat ini hidup di zaman yang tidak biasa karena. kita sesungguhnya hidup pada akhir zaman-akhir dari pada suatu peradaban.
Zaman dimana kita hidup pada saat sekarang ini benar-benar dipenuhi dengan kata-kata seperti yang diungkapkan oleh Franklin Delano Roosevelt pada permulaan masa Depresi Besar/the Great Depression yang terjadi di Amerika Serikat: "Generasi ini sedang mendekati ajalnya." Dan ternyata melebihi dari apa yang dialami oleh orang-orang yang ada pada generasi tahun 30 an yang pada saat itu memang mendekati perang yang cukup dahsyat di dalam sejarah dunia, ternyata kita pun bahkan, yaitu yang ada pada saat ini, benar-benar mendekati akhir dari pada zaman. Suatu krisis yang mengejutkan sedang di dalam proses kemunculannya dan akan benar-benar datang pada saat yang tidak lama lagi, dan akan mengejutkan kita, terutama mereka yang hidup di dalam peradaban barat yang masih dalam keadaan tenang-tenang pada saat ini.
Saat ini, media berita banyak mengumumkan kejadian-kejadian tragis yang terjadi di berbagai macam tempat di dunia tetapi yang mana pesan penting di balik peristiwa tersebut sangat sedikit diketahui oleh kebanyakan orang Bagaimanapun juga, kisah-kisah berita yang sangat meresahkan ini adalah permulaan dari kejadian-kejadian dan hal-hal yang akan mengubah segala hal yang ada di sekitar anda pada beberapa dekade mendatang!
Oleh karena itu, bagaimanakah orang dapat mengetahui masa depan mereka dengan pasti? Siapakah Pribadi yang sebenarnya memahami "Gambaran Besar" dari apa yang ada di dunia ini dan hal-hal yang akan terjadi di dalamnya?
Untunglah terdapat Pribadi yang memang benar-benar mengetahui tentang hal-hal apakah yang akan terjadi. Namun sebelum kita melangkah lebih jauh, sadarkah anda bahwa seperempat dari seluruh Alkitab adalah nubuatan dan bahwa sekitar 90 persen dari seluruh nubuatan yang ada tersebut diperuntukkan "akhir zaman"-yaitu masa yang ada di depan kita?
Pahamilah bahwa kejadian-kejadian yang dinubuatkan tersebut adalah pasti. Tetapi sayangnya ada orang-orang tidak tertarik terhadap nubuatan Alkitab karena memang nubuatan tersebut berhubungan dengan hal-hal yang akan menimpa kehidupan, pekerjaan, keluarga, dan masa depan mereka. Hendaklah kita selalu mengingat bahwa pada kenyataannya terdapat Allah yang nyata yang mana Alkitab berbicara bagiNya. Dan oleh karena Allah memberikan wahyu firman tentang hal-hal yang akan terjadi di dalam nubuatan maka nubuatan-nubuatan tersebut bersifat pasti dan akan terlaksana. Sudah seharusnyalah kita mempercayai bahwa hal-hal yang ada di dalam nubuatan memanglah akan terjadi dan hendaklah kita BANGKIT dari TIDUR. Ketika anda nanti selesai membaca buklet ini maka anda akan dapat memahami hal-hal penting yang ada di balik berita-berita dunia yang ada pada saat ini dan bagaimanakah ujung dari semua kisah-kisah tersebut.
Dengarkanlah apa yang ditulis oleh rasul Petrus tentang nubuatan Alkitab "Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah." (2 Petrus 1: 19-21 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah mengapakah Allah menyimpan nubuatan-nubuatan ini bagi kita? Jawabannya tidak lain adalah karena Allah yang agung sedang mengerjakan suatu tujuan yang indah di bumi ini, baik secara nasional maupun individu. Sudah semestinyalah kita butuh untuk mempelajari nubuatan-nubuatan yang diwahyukan oleh Allah jika kita memang berkeinginan untuk memahami tujuanNya!
Dapatkah hal yang paling tidak diharapkan terjadi?
Tahukah anda berita apakah nantinya yang menjadi berita yang paling menggemparkan di dalam generasi kita ini? kejadian apakah yang nantinya akan menggoncang seluruh dunia di saat kita hidup sekarang ini? Jawaban tidak lain adalah kedatangan Kristus untuk kedua kalinya. Ya, Kristus akan datang kembali ke dunia di mana kita hidup sekarang ini!
Tetapi jangan anda salah memahami, kedatangan Yesus tidak akan terjadi secara rahasia dan diam-diam di gua-gua tanpa ada orang yang akan mengetahuinya. Melainkan Yesus Kristus akan datang di kota Yerusalem, yaitu di puncak bukit Zaitun untuk memulai memerintah seluruh bumi! Pada saat itu akan hanya terdapat satu pemerintahan saja di bumi ini dan pemerintahan tersebut adalah pemerintahan yang agung. Sungguh itulah yang akan mengejutkan seluruh umat manusia!
Kejadian ini dengan secara khusus dinubuatkan dan diprediksikan di sepanjang Wasiat Lama dan Baru di dalam Alkitab anda. Ratusan juta orang mempercayai Alkitab sebagai firman Allah yang diwahyukan tetapi sayangnya mereka tidak disertai dengan kesadaran dan pengetahuan yang mendalam. Ketahuilah bahwa peristiwa kedatangan Kristus yang kedua kalinya tersebut telah dituliskan di dalam keempat Injil, kitab Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, Yakobus, Petrus dan Yohanes. Bahkan peristiwa kedatangan Kristus untuk kali kedua adalah merupakan hal yang utama di dalam kitab Wahyu. Oleh karenanya, jika anda percaya bahwa Alkitab adalah firman yang diwahyukan oleh Allah maka anda harus mempercayai perihal kedatangan Kristus untuk kedua kalinya.
Pikirkanlah, jika Raja di atas segala raja akan segera kembali untuk mendirikan Kerajaan Allah di bumi ini, tidakkah kita harus bersiap-siap untuk menghadapi waktu yang akan datang tersebut? Tidakkah kita harus mengetahui bahwa hal tersebut akan berdampak kepada usaha, masa depan perekonomian, keselamatan anda dan juga orang di sekitar anda?
Sesungguhnya, anda dapat mengetahui tanda-tanda apa saja yang akan mendahului kedatangan Kristus dan memperhatikannya dengan seksama. Oleh karenanya, mengapa masih tetap tidak peduli akan arti dari kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar anda? Ingatlah bahwa Yesus memerintahkan, "Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia." (Lukas 21:36 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Sungguh seluruh kehidupan anda akan berubah. Tidak lama kita akan melihat kejadian-kejadian yang akan menghancurkan cara hidup dunia Barat seperti apa yang memang telah kita ketahui.
Di dalam injil Matius, Lukas dan Markus, kita akan melihat tiga kisah tentang Kritus yang mengajarkan kepada murid-muridNya tentang hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum peristiwa kedatanganNya kembali ke dunia. Lukas menuliskan, "Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu." (Lukas 21:31-33 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Yesus Kristus memberikan serangkaian tanda-tanda yang akan terjadi sebelum Ia kembali ke dunia. Pada kenyataannya, penggenapan nubuatan Kristus akan terjadi di dalam suatu generasi sekali tanda-tanda yang mengarah kepada nubuatan tersebut di mulai. Jadi Kristus akan kembali ke dunia tetapi tidak secara langsung paling tidak sampai tanda-tanda yang dinubuatkan tersebut terjadi! Oleh karenanya, orang-orang yang berpendapat dan mengatakan perkiraaan mereka sendiri bahwa kedatangan Kristus yang akan terjadi "malam ini" adalah nabi-nabi palsu. Sungguh mereka itu tidak memperhatikan kata-kata Yesus Kristus, karena dengan jelas Yesus Kristus mengatakan bahwa tanda-tanda yang mendahului kedatanganNya harus terjadi terlebih dahulu.
Tidak lama lagi, umat manusia akan menderita di dalam peperangan yang paling berdarah dan berbahaya yang pernah ada di dalam sejarah manusia yang disebut di dalam istilah alkitabiah sebagai "Masa Kesesakan". "Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat" (Matius 24:21-22 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Nabi Daniel menggambarkan masa ini, "Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu." (Daniel 12:1 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Masa "yang penuh dengan kesedihan ini" adalah masa yang dikenal sebagai Masa Kesesakan.
Setelah menggambarkan perang yang menakutkan ini, Allah memberitahu Daniel. "Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman" (Daniel 12:9 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Sehingga jelaslah bahwa orang tidak akan dapat memahami hal-hal tersebut sampai akhir zaman tiba. Dan semenjak kita sekarang sedang memasuki masa tersebut maka hal-hal tersebut mulai dinyatakan. "Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya." (ayat 10 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Pahamkah anda bahwa negara Amerika Serikat pada saat ini sedang menuju masa kejatuhannya? dengan memiliki hutang yang sangat besar dan segala hal menakutkan lainnya yang akan dapat menghancurkan kehidupan mereka.
Jika anda memang adalah pengikut Yesus, maka anda harus benar-benar memberikan perhatian yang dalam kepada instruksiNya kepada anda"Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia." (Lukas 21:36 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Bacalah terus buklet ini untuk mengetahui hal-hal apa saja yang harus diperhatikan!
1. Peperangan, kekerasan, dan tingkah laku manusia yang tidak mengenal hukum Allah
Perhatikanlah berbagai macam peperangan yang terjadi, baik perang kecil, besar, suku serta berbagai kekerasan dan tindakan yang tidak mengenal hukum Allah lainnya. Yang mana segala hal tersebut akan dengan secara meningkat berdampak kepada dunia, khususnya negara-negara yang berbahasa Inggris.
Sering, orang berpikir bahwa dunia akan menjadi lebih baik, contohnya dulu mantan presiden Amerika Serikat, George Bush, pernah berbicara tentang suatu "bentuk pemerintahan yang baru" yang akan memberikan suatu kedamaian. Memang perlu diketahui bahwa saat setelah perang dingin berlalu, keadan memanglah tidak stabil dan segalanya berjalan secara tidak menentu. Salah satu dari majalah terkenal menuliskan suatu artikel yang bercerita tentang masa pada saat sekarang ini. Disana ditulis bahwa masa dimana kita hidup sekarang ini adalah masa yang "aneh...semenjak hanya sedikit kepastian hidup yang dapat kita temui. Salah satunya adalah bahwa singa-singa yang tidak akan duduk bersama dengan anak-anak domba; melainkan peperangan akan terus berlangsung" (The Economist, 8 Januari 1994, halaman 16). "Pemerintahan dunia yang baru" tersebut hanya akan menghasilkan suatu perdamaian yang tidak nyata dan kabur. Dan memanglah kejadian-kejadian yang ada di dunia akan menjadi lebih buruk dan bukannya membaik.
Sekarang mengapakah peradaban umat manusia tidak dapat menemukan atau kehabisan cara untuk mengusahakan pemecahan yang baik bagi kerjasama yang penuh kedamaian dan global diantara bangsa-bangsa dan kelompok-kelompok suku? Norman Lear, seorang produser acara TV dan aktivis politik, dengan jelas mendelineate masalah dalam suatu pidato beberapa waktu yang lalu yang ditujukan kepada National Press Club. "Tidak pernah di dalam kehidupan saya," kata Lear yang berusia 71 tahun, "saya menemukan kebudayaan kita sangat jauh dari nilai-nilai rohani yang ada...masalah-masalah kita terletak jauh diluar jangkauan hal-hal politik semata-mata".
Sekali lagi, injil Matius berisi tentang nubuatan yang diberitahukan oleh Yesus kepada para muridNya tentang keadaan dunia sebelum kedatanganNya yang kedua kali. "Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat" (Matius 24:6-7 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Ketahuilah bahwa selama lebih dari seribu tahun umat manusia telah memenuhi kehidupannya dengan peperangan, oleh karenanya potensi penghancuran yang dimiliki oleh alat-alat perang pada masa sekarang ini adalah cukup dahsyat dan jangkauan penghancurannya cukup luas. Yang mana semua hal tersebut membuat konflik yang terjadi pada saat sekarang ini sangat berbahaya dan unik yang sebelumnya tidak pernah terjadi di dalam sejarah manusia sebelumnya.
Ayat 22 adalah merupakan bagian penanda nubuatan yang menyatakan kepada kita bahwa masa yang dimaksud oleh ayat ini adalah hanya masa dimana kita sekarang hidup, dengan keberadaan teknologi yang cukup tinggi dan senjata pemusnah massa yang menakutkan dan berbahaya. "Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat[masa perang dunia yang menggunakan senjata - senjata baru ini], maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat [kepunahan manusia]; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan [orang-orang kudus Allah yang patuh dan penuh dengan pertobatan] waktu itu akan dipersingkat." Dunia pada saat ini dipenuhi dengan peperangan dan kabar-kabar tentang peperangan. Terdapat banyak peperangan antar suku, yang tidak hanya terjadi di negara-negara bekas Yugoslavia, tetapi juga di bekas USSR dan di banyak tempat di Afrika dan Asia. Sekitar 29 peperangan pada saat ini sedang terjadi di seluruh dunia!
Sesungguhnya, Amerika Serikat tidaklah kebal atau dapat terhindar dari kekerasan dan pertumpahan darah antar suku. Perjuangan beberapa komunitas pastilah akan meningkat. Akan terjadi beberapa peperangan di antara negara-negara bagian, demikian pula dengan peperangan sipil. Sungguh akan terdapat peperangan kecil dan besar, yang mana segala hal tersebut nantinya akan mendorong kepada suatu perang yang maha besar yang akan memuncak pada saat pertempuran di lembah Armageddo di lembah Yisrel di Israel, inilah saat ketika Kristus akan datang kembali.
Beberapa mengatakan bahwa pemikiran seperti ini adalah pemikiran yang pesimis dan penuh kekhawatiran yang dihasilkan dari perasaan manusia belaka, baik laki-laki maupun wanita. Orang-orang seperti ini biasanya memiliki rasa keoptimisan yang mengejek dengan mengatakan, "Ah, semuanya pasti akan baik-baik saja." Tetapi ketahuilah bahwa saya telah diberikan tugas oleh Allah untuk mengatakan kepada anda bahwa segala sesuatunya tidak akan menjadi lebih baik sampai setelah Kristus kembali ke dunia. Nantinya akan terdapat suatu Dunia yang indah dan menakjubkan di Masa Mendatang., tetapi sebelumnya akan terdapat kehidupan, yang kita hidupi pada saat ini, yang sangat gelap dan penuh dengan keputus asaan sebelum dunia yang baru tersebut datang.
Tidakkah anda dapat melihat berbagai macam kejadian kekerasan, penembakan, pembunuhan dan pembantaian masal yang terjadi? Yesus Kristus telah menyatakan kejadian yang mengenaskan ini sebelum kedatangan kedunia kembali. "Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin." (Matius 24:12 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Orang-orang Amerika Serikat biasanya berpikir bahwa mereka adalah sekelompok orang yang beragama Kristen, tetapi yang pada kenyataannya, segala kesenangan kita di dalam dunia TV, video, film, hiburan menandingi nafsu orang Roma kuno akan seks, obat-obatan (termasuk alkohol), kekerasan dan kebrutalan.
Sangat kontras sekali, bahwa Amerika Serikat dan Kanada memiliki suatu masyarakat yang berpersentase cukup tinggi yang mengatakan bahwa mereka percaya di dalam Allah dan pergi ke gereja secara teratur tetapi yang di dalam kehidupan nyata, cara mereka hidup jauh dari kehidupan ibadah mereka. Sungguh suatu kemunafikan masyarakat yang seperti ini adalah suatu karakter dari masyarakat manusia yang akan terjadi sebelum kedatangan sang Mesias.
Rasul Paulus diberikan wahyu untuk menuliskan, "Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!" (2 Timotius 3:1-5 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Manusia menyangkal Allah, walaupun di sisi lain mereka menunjukkan sikap yang beribadah. Paulus memberikan perintah, dengan wahyu Allah, "Jauhilah mereka itu" (ayat 5)! Jauhilah mereka yang berbicara tentang hal-hal agamais tetapi yang menyangkal Allah, karena mereka hanya akan menyesatkan anda. Mereka justru akan membingungkan anda. Generasi yang dipenuhi dengan nafsu, sarkatisme dan kelancangan ini sedang menuju masalah yang sangat besar. Anda butuh untuk mengetahui hal ini dan menjauhikan diri dari segalakeikut sertaan di dalamnya.
Tanda peperangan, kekerasan dan tindakan manusia yang tidak mengenal hukum Allah yang akan semakin meningkat adalah hal-hal pertama yang harus kita perhatikan.
2. Kekeringan dan Kelaparan
Kekeringan dan kelaparan serta jarangnya hujan dan makanan akan memenuhi bumi di dalam skala yang besar seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ya, hal-hal semacam ini akan semakin memburuk.
Bencana kekeringan yang melanda akan biasanya diikuti dengan bencana kebakaran, baik itu dalam wilayah yang luas maupun kawasan hutan. Yang mana bencana ini pada umumnya akan dilanjutkan dengan bencana banjir yang dikarenakan tidak lain oleh karena tidak adanya tumbuh-tumbuhan yang menahan air hujan akibat habis terbakar. Pada kenyatannya, bencana kekeringan, kelaparan, kebakaran dan banjir akan secara alami terjadi secara bersamaan. Di dalam Matius 24:7 Yesus memprediksikan, "Akan terdapat kelaparan". Memanglah bahaya kelaparan yang mendunia akan bermunculan dan melanda bangsa-bangsa yang mana hal ini akan membuat manusia berebut makanan. Jika hal ini berkelanjutan maka timbullah bahaya politik dan militer yang khususnya akan menimpa Amerika Serikat, Inggris dan bangsa-bangsa keturunan Inggris lainnya yang mana pada saat ini tanah mereka masih dikatakan sebagai lumbung makanan dunia.
Sayangnya mereka yang hidup di negara yang maju dan berkembang sering berpikir bahwa hal-hal bencana alam tersebut hanya akan terjadi di kawasan India, Bangladesh dan Afrika. Tetapi ingatlah bahwa bencana-bencana seperti diatas tersebut dapat menimpa kita semua, bagaimana caranya? Memang kelihatannya tidak mungkin hal itu terjadi jika pada suatu hari akan terdapat masa sulit ketika supermarket-supermarket dan restauran tutup oleh karena kurangnya atau bahkan tidak adanya makanan yang dijual! Oleh karena itu marilah kita melihat apa yang dikatakan oleh Alkitab mengenai hal ini dan mengapa hal tersebut dapat terjadi, yaitu ketika bencana kelaparan dan perut yang kosong akan menimpa Amerika Serikat, Kanada, Inggris Selandia Baru, Australia serta bangsa keturunan Inggris lainnya yang berada di dunia ini.
Kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa di alam semesta ini terdapat Allah Yang Maha Tinggi yang mengendalikan cuaca dan bahwa Ia kadang-kadang menggunakan kekuatan ini untuk menghukum bangsa-bangsa yang tidak patuh kepadaNya! Raja Salomo mengetahui hal ini. Selama pengabdiannya di dalam pendirian bait Allah di Yerusalem, ia menuliskan suatu pernyataan yang berkenaan dengan kekuatan Allah, "Apabila langit tertutup, sehingga tidak ada hujan, sebab mereka berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini dan mengakui nama-Mu dan mereka berbalik dari dosanya, sebab Engkau telah menindas mereka" (1 Raja-raja 8:35 Alkitab Terjemahan Baru © Lembaga Alkitab Indonesia). Mungkinkah Allah akan menghukum bangsa secara keseluruhan yaitu bangsa yang merendahkan atau menolak hukum dan peraturan moralNya? Jawabannya adalah ya, Ia akan melakukannya! "Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya." Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup " (Ibrani 10:30-31 Alkitab Terjemahan Baru © Lembaga Alkitab Indonesia).
Tentang bahaya kelaparan yang akan terjadi di bumi, kitab Wahyu menegaskannya, "Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga [sejenak sebelum kedatangan Kristus], aku mendengar makhluk yang ketiga [makhluk malaikat] berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar [Rp. 190.000], dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu." (Wahyu 6:5-6, The Living Bible/Alkitab Terjemahan Baru © Lembaga Alkitab Indonesia).
Walaupun begitu, Allah adalah Allah yang penuh kasih dan sabar kepada mereka orang-orang dan bangsa-bangsa yang berbalik hatinya. Salomo juga mengetahui hal ini ketika ia berdoa, "Apabila langit tertutup, sehingga tidak ada hujan, sebab mereka berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini dan mengakui nama-Mu dan mereka berbalik dari dosanya, sebab Engkau telah menindas mereka, maka Engkau pun kiranya mendengarkannya di sorga dan mengampuni dosa hamba-hamba-Mu, umat-Mu Israel, -- karena Engkaulah yang menunjukkan kepada mereka jalan yang baik yang harus mereka ikuti -- dan Engkau kiranya memberikan hujan kepada tanah-Mu yang telah Kauberikan kepada umat-Mu menjadi milik pusaka" (1 Raja-raja 8:35-36 Alkitab Terjemahan Baru © Lembaga Alkitab Indonesia).
Kita memang harus menyadari bahwa Allah sesungguhnya berkuasa penuh untuk mengendalikan cuaca! Ia bahkan akan menghukum orang-orangNya jika diperlukan. Jika bangsa-bangsa mau kembali kepada Allah dengan hati yang bertobat dan mulai melakukan hukum-hukumNya dan hidup di dalam jalanNya maka tulah-tulah tersebut tidak perlu untuk didatangkan. Tetapi berapa banyak dari kita yang mau mempercayai Allah dan Alkitab yang dengan jelas menyatakan bahwa hal ini akan terjadi? Berapa banyakkah dari kita yang yakin bahwa bangsa-bangsa akan berbalik dan bertobat dengan hati yang bersungguh-sungguh kepada Allah Abraham, Ishak dan Israel. Semoga saja bangsa-bangsa akan menyadari kesalahan mereka dan bertobat. Jikalau tidak, maka berbagai macam pelajaran yang keras harus mereka jalani agar mereka sadar bahwa Allah itu nyata dan harus dipatuhi.
3. Gempa-gempa bumi dan berbagai macam bencana alam lainnya
Ketahuilah bahwa Allah pada kenyataannya menubuatkan gempa-gempa bumi dan berbagai macam bencana alam lainnya yang akan bertambah lama akan semakin memburuk. Sebelum Kristus nanti datang ke bumi, kita telah diberitahukan bahwa akan terdapat "berbagai macam gempa bumi akan terjadi di berbagai macam tempat" (Markus 13:8; Matius 24:7). Pada beberapa tahun terakhir ini, kita menyadari bahwa terdapat gempa-gempa bumi yang semakin sering terjadi yang terkadang bahkan terjadi di beberapa bagian dunia yang tidak biasanya terkena gempa bumi. Dan sesuai dengan apa yang dituliskan oleh Alkitab maka segala bencana gempa bumi tersebut akan terus dan lebih sering terjadi. Kalau anda melihat Alkitab maka anda akan menemukan bahwa Yesus Kristus menubuatkan berbagai macam bencana tersebut. Dan anda, juga, sudah seharusnya menunggu waktu kejadiannya. Oleh karenanya berawas-awaslah, karena sejalan dengan meningkatnya kejadian-kejadian gempa bumi besar yang terjadi maka kerusakan yang disebabkan pun akan memburuk dan menimpa dan berdampak pada kawasan yang luas di dalam skala yang besar.
Ingatlah bahwa telah terdapat gempa-gempa bumi yang terjadi pada masa sebelumnya seperti yang dituliskan di dalam catatan Yosephus (Antiquities, bagian 15, bab 5, sesi 2). Alkitab mencatat hal-hal khusus tentang gempa-gempa bumi di masa lalu dan memprediksikan hal-hal tersebut di masa mendatang (Zakharia 14:4-5).
Gempa-gempa bumi tersebut terjadi karena disebabkan adanya perubahan dan pergeseran lapisan bumi khususnya pada sabuk atau jalur-jalur rawan gempa bumi di seluruh dunia. Tetapi menjelang akhir zaman, akan terdapat gempa-gempa bumi di tempat-tempat yang tidak diharapkan akan mengalami gempa bumi. John Nance, yang belakangan ini menuliskan sebuah buku tentang gempa bumi mengatakan, "Adalah sombong jika kita, di mana pun kita berada, untuk berpendapat bahwa gempa bumi hanya akan terjadi di tempat-tempat tertentu saja dan dampaknya tidak akan meluas. Kita sesungguhnya hidup dan tinggal diatas lapisan seismik yang berbahaya" (Los Angeles Times, "Superquake May Ahead Almost Anywhere in U.S.," 25 Maret 1989)
Di dalam artikel yang sama Nance memperingatkan, "Daerah kawasan pesisir Timur berada pada kawasan yang lebih berbahaya dibandingkan dengan daerah kawasan pesisir Barat karena kawasan tersebut tidak ditunjang dengan gedung-gedung seperti yang ada di Kalifornia yang sudah banyak dikenal orang sebagai "kawasan gempa". Suatu bencana gempa bumi di daerah Amerika Tengah atau di daerah New England contohnya, akan dapat terdampak secara mengenaskan dan mengakibatkan kerusakan dan kerugian yang sangat besar."
Pada beberapa tahun terakhir, para ahli ilmu pengetahuan menjadi semakin menyadari dan memahami ancaman bahaya yang diakibatkan oleh keadaan lapisan tanah yang ada di bawah mereka di seluruh dunia. Bagaimanapun juga, tidak semua bencana gempa bumi yang terjadi di waktu dekat nanti adalah hasil dari bencana alam semata-mata, seperti akibat pergeseran lapisan-lapisan bumi. Beberapa diantaranya akan disebabkan oleh Allah bahkan dirancang untuk menunjukkan kekuatanNya dan menyadarkan umat manusia. Allah memang akan mengulurkan tanganNya sendiri di dalam urusan manusia. Gempa-gempa yang disebutkan oleh Yesus Kristus sebagai tanda awal yang mengumumkan kedatanganNya yang kedua kali akan benar-benar gempa yang akan terjadi pada tempat-tempat yang tidak disangka dalam skala-skala yang besar.
Perhatikanlah: Bahkan ketika kita sedang mengedit buku ini, gempa bumi yang sangat dahsyat telah terjadi di kawasan Kalifornia selatan, beberapa mil ke barat dari tempat kita berada! Apakah hal ini hanya suatu kebetulan? Di banyak kasus, Allah benar-benar meningkatkan keikutcampuran diriNya pada urusan-urusan dunia! Gempa bumi yang berskala 6,6 yang menghancurkan Los Angeles seminggu lalu masihlah menyimpan bahaya susulan "setelah kejadian" yang mengerikan bagi mereka yang tinggal di dekat pusat gempa. Paling sedikit 56 orang meninggal, ratusan rumah dan bangunan hancur. Seluruh jalan-jalan freeway di Los Angeles dan banyak sekolah masihlah di tutup. Ribuan orang terpaksa tinggal di tenda-tenda atau tidur di mobil-mobil atau di tempat parkir umum!
Mengapa? Hampir kebanyakan dari kita memahami penyebabnya. Namun ingatlah bahwa Yesus Kristus secara langsung menubuatkan, "Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat" (Matius 24:7 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Apakah gempa bumi belum pernah terjadi di saat Kristus menubuatkan ayat diatas? Tentu saja sudah ada gempa bumi yang telah terjadi di bumi ini. Jadi Yesus pastilah membicarakan tentang gempa bumi yang tidak biasanya terjadi dan yang sangat kuat. Hal tersebut tentu saja telah terjadi pada beberapa tahun belakangan ini dan sebelumnya. Di dalam Yesaya 29:6, Allah berkata tentang Yerusalem, "engkau akan melihat kedatangan TUHAN semesta alam dalam guntur, gempa dan suara hebat, dalam puting beliung dan badai dan dalam nyala api yang memakan habis" (Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Allah juga berkata,"Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah..." (Malakhi 3:6 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Ia telah menghukum Yerusalem pada zaman dahulu dengan gempa bumi dan badai dan sekarang Ia memulai untuk menghukum Israel modern dengan cara yang sama.
Sesungguhnya sangat tidak tepat ketika beberapa penulis berita menanyakan "Mengapakah Los Angeles yang terkena bencana?", yang mana pertanyaan yang lebih tepat yang harus kita kita kemukakan adalah "Mengapakah bukan Los Angeles yang terkena bencana alam?"
Ketahuilah bahwa Los Angeles sering dikenal sebagai ibukota media dunia. Disinilah banyak ditemukan dan diproduksi berbagai macam acara TV dan film yang busuk dan kotor yang banyak mengutamakan kekerasan, kekacauan, kegiatan seks yang tidak senonoh dan kotor. Sungguh memang Los Angeles memproduksi berbagai macam hal yang tidak baik tersebut jauh lebih tingggi dibandingkan dengan berbagai tempat lain yang ada di dunia. Sudah sejak lama Kalifornia dikatakan sebagai "pucuk pimpinan" dari segala bentuk kebejatan yang dapat dihasilkan oleh manusia. Jadi Allah yang maha besar yang mengetahui urusan manusia dan bangsa-bangsa memang memiliki hak untuk menghukum tindakan manusia yang meremehkan dan menentang hukum-hukum dan jalan-jalanNya, khususnya bangsa-bangsa yang telah sangat Ia berkati. Sebenarnya orang-orang di Kalifornia dan bangsa-bangsa yang berbahasa Inggris telah mendapatkan banyak kesempatan untuk mempelajari kebenaran di masa lalu jika mereka memang memiliki kesungguhan yang nyata.
Mungkin umat manusia memang memerlukan suatu "peristiwa besar" yang akan sangat mengejutkan mereka sehingga mereka akan memperhatikan peringatan dan hukum-hukum Allah! Oleh karenanya pembaca yang setia, perhatikanlah gempa-gempa bumi yang akan semakin sering terjadi sebagai suatu "tanda" bahwa kedatangan Kristus akan segera tiba.
4. Wabah Penyakit
Patut diketahui bahwa ancaman wabah penyakit adalah merupakan suatu hal yang mulai mengkhawatirkan para pegawai kesehatan umum di seluruh dunia. Seperti AIDS yang pada saat ini adalah termasuk salah satu penyakit "baru" yang paling sering didiskusikan. Sedankan banyak dari penyakit yang ditakuti oleh umat manusia (seperti malaria dan TBC sebagai contohnya) adalah merupakan penyakit-penyakit yang muncul kembali ke dunia sebagai penyakit yang kebal obat seperti penicillin serta obat lainnya yang dulu pernah ampuh digunakan untuk memerangi mereka! Bahkan penyakit seperti kanker dan penyakit jantung (bukan penyakit keturunan) tetap memiliki dampak yang besar dan meningkat di dalam masyarakat, sejalan dengan semakin tidak bersihnya makanan dan air minum yang dikonsumsi masyarakat akibat polutan (zat cemar) yang dihasilkan dari era teknologi pada saat ini.
Sesungguhnya Alkitab mengatakan dengan jelas perihal wabah penyakit. Disana dikatakan bahwa di masa mendatang, sebagian dari wabah penyakit akan disebarkan oleh binatang (Wahyu 6:8). Salah satu contoh dari wabah penyakit terburuk yang menyerang manusia yang disebabkan oleh binatang adalah wabah penyakit Baboon. Wabah ini secara alami adalah merupakan masalah yang ada dan bermukim diantara binatang-binatang liar di beberapa bagian dunia tertentu. Dan sesungguhnya, wabah ini muncul akibat sistem sanitasi yang tidak terpelihara dengan baik yang biasanya menyerang mereka yang tinggal di daerah pinggiran. Buruknya sistem sanitasi menyebabkan rentannya masyarakat di tempat tersebut untuk terserang wabah ini.
Kita semua pastilah menyadari bahwa ketika masyarakat tertimpa atau terserang peperangan atau bencana alam maka pasti terdapat juga ancaman akan serangan penyakit. Dan patutlah kita mengetahui bahwa segala permasalahan penyakit ini hanyalah sebagian awal saja dari segala wabah ganas yang dinubuatkan akan menyapu bumi. "Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi" (Wahyu 6:7-8 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Kata Yunani yang diterjemahkan "pucat" adalah chloros yang mana kata ini mengarah kepada warna hijau-pucat atau kuning-kehijauan yang tidak sehat yang melambangkan penyakit serius. Yesus Kristus telah menubuatkan bahwa "wabah-wabah" dahsyat akan menjadi salah satu tanda bagi umat manusia untuk memperingatkan kedatanganNya (Matius 24:7).
Akankah Allah menulahi bumi dengan wabah penyakit yang ganas? Musa diberi wahyu oleh Allah untuk menuliskan ini:"Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi." (Ulangan 28:1 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Perhatikanlah bacaan Alkitab ini, dengan jelas Allah telah berbicara secara langsung melalui Musa dengan mengatakan bahwa jika umatNya (bahkan kita yang ada pada saat ini) mematuhi Allah dan dengan rajin memperhatikan perintahNya maka Ia akan meninggikan kita diatas seluruh bangsa di bumi. Hal itulah yang memang telah dilakukan oleh Allah kepada kerajaan Israel kuno pada zaman raja Daud. Ketika raja Daud berpaling kepada Allah dengan segenap hatinya, maka Allah kemudian mulai memberkati dan memakmurkan bangsa Israel dengan sangat berkelimpahan.
Tetapi apa yang terjadi ketika "amarah Allah bangkit atas Israel" karena mereka tidak mematuhi diriNya? (2 Samuel 24:1) "Jadi TUHAN mendatangkan penyakit sampar kepada orang Israel dari pagi hari sampai waktu yang ditetapkan, maka matilah dari antara bangsa itu, dari Dan sampai Bersyeba, tujuh puluh ribu orang. Ketika malaikat mengacungkan tangannya ke Yerusalem untuk memusnahkannya, maka menyesallah TUHAN karena malapetaka itu, lalu Ia berfirman kepada malaikat yang mendatangkan kemusnahan kepada bangsa itu: "Cukup! Turunkanlah sekarang tanganmu itu." Pada waktu itu malaikat TUHAN itu ada dekat tempat pengirikan Arauna, orang Yebus (ayat 15-16). Kita, apapun keturunan dan kesukuan kita, tidak lebih baik dari bangsa-bangsa Israel kuno tersebut.
Bangsa Israel Wasiat Lama, yang mendapatkan kesempatan untuk menjalin hubungan yang dekat dengan Allah yang maha kuasa, berjanji untuk hidup oleh firmanNya. Mereka memuji namaNya dengan bibir mereka dan di dalam pikiran mereka, mereka menyatakan diri sebagai umat Allah tetapi yang mana tidak di dalam tingkah laku. Hendaklah kita sadar bahwa Allah yang agung dari alam semesta yang tidak mudah terkecoh dengan kata-kata manis dan kasih yang munafik, menuntut kita untuk membuktikan ucapan kita di dalam tindakan, kesungguhan dan kejujuran hati.
"Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati" (Yakobus 2:14-17, 26 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Oleh karenanya kita harus dapat menunjukkan diri kita sebagai pribadi yang betul-betul setia dan berpegang kepada komitmen kita terhadap Allah. Kita harus melakukannya atau paling tidak membuat suatu usaha yang serius dan sungguh-sungguh. Allah menginginkan kita untuk melakukan komitmen kita dengan baik kepadaNya di dalam berbagai sisi kehidupan kita, seperti di dalam keluarga kita, hubungan seks kita, kegiatan bisnis dan berbagai macam segi kehidupan kita lainnya. Mengapa? dengarkanlah apa yang dinyatakan oleh Allah di dalam firmanNya bagi kepentingan kita.
"Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan tidak melakukan dengan setia segala perintah dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang kepadamu dan mencapai engkau. TUHAN akan menghajar engkau dengan batuk kering, demam, demam kepialu, sakit radang, kekeringan, hama dan penyakit gandum; semuanya itu akan memburu engkau sampai engkau binasa. TUHAN akan menghajar engkau dengan barah Mesir, dengan borok, dengan kedal dan kudis, yang dari padanya engkau tidak dapat sembuh. TUHAN akan menghajar engkau dengan kegilaan, kebutaan dan kehilangan akal. (Ulangan 28:15,22, 27-28 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI) Dengan jelas disini kita dapat melihat bahwa wabah penyakit adalah suatu alat yang digunakan oleh Allah untuk menghukum orang-orang yang tidak patuh.
Memanglah Allah akan melakukan segala hal tersebut di bumi ini termasuk kepada keturunan Israel yang ada pada saat ini jikalau kita tidak berbalik kepada Allah dengan pertobatan yang sungguh-sungguh dari dalam hati. Hanya sedikit orang saja yang ingin melakukannya.
Memanglah kita pada saat ini sedang menanti hal-hal menggemparkan yang akan segera datang. Bukan hal-hal kecil yang sedang kita bicarakan disini melainkan kejadian-kejadian dahsyat ketika Allah ikut campur tangan di dalam urusan manusia di bumi ini. Dapatkah anda membayangkan tentang bagaimana besarnya dampak dari kejadian ini di dalam kehidupan anda? serta segala sesuatu yang anda ketahui?
Dengarkanlah! Allah sedang berusaha untuk berbicara kepada anda, segala kejadian yang akan terjadi ini adalah nyata. Mereka akan benar-benar terjadi! Janganlah anda hanya percaya kepada saya, melainkan percayalah kepada apa yang tertulis di dalam Alkitab. Oleh karena itu lihat dan buktikanlah, karena dengan cara seperti itulah anda akan dapat mengenal Allah. Anda harus mengenal Allah untuk mendapatkan perlindunganNya di saat-saat menyedihkan yang akan segera datang tersebut.
Sekali lagi, segala kejadian ini tidak hanya akan terjadi di beberapa tempat seperti di Afrika, Asia atau tempat-tempat semacamnya melainkan wabah penyakit akan mulai mengancam Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Selandia Baru dan Australia dengan cara yang lebih ganas dibanding dengan apa yang pernah terjadi di dalam seluruh sejarah manusia.
5. Kebangkitan dari kekuatan Islam fundamental yang agresif
Di akhir zaman, Alkitab memprediksikan bahwa akan muncul di Afrika Utara atau Timur Tengah, seorang yang memiliki kharisma besar yang akan dapat menyatukan, mengendalikan dan memimpin sekelompok bangsa-bangsa. Dalam hal ini Mesir akan memiliki peranan yang penting.
"Tetapi pada akhir zaman raja negeri Selatan akan berperang dengan dia [kekuatan yang terletak di utara raja Selatan]; dan raja negeri Utara itu akan menyerbunya dengan kereta dan orang-orang berkuda dan dengan banyak kapal; dan ia akan memasuki negeri-negeri, dan menggenangi dan meliputi semuanya seperti air bah. Ia akan menjangkau negeri-negeri, dan negeri Mesir tidak akan terluput. Ia akan menguasai harta benda emas dan perak dan segala barang berharga negeri Mesir, dan orang Libia serta orang Etiopia akan mengikuti dia. [mengikuti langkah dan jejak kakinya]" (Daniel 11:40, 42-43 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI)
Oleh karenanya amatlah perlu bagi kita untuk memperhatikan segala berita-berita dunia pada surat kabar setiap harinya. Dan jika anda memahami nubuatan Alkitab secara lebih mendalam maka anda akan mendapatkan berita-berita tersebut semakin menarik. Mulai sekarang anda akan mulai menyadari tentang tujuan sesungguhnya dari pembelian senjata yang dilakukan oleh negara-negara Timur Tengah dari negara-negara penghasil senjata seperti Korea Utara, Cina, Rusia, Eropa Timur dan Amerika Serikat.
Pada saat ini di seluruh dunia Islam di Timur Tengah dan Afrika Utara, gerakan fundamentalis Islam mulai dan sedang bangkit kembali, yang secara agresif semakin meningkat dan terbiayai oleh Republik Islam Iran. Para gerakan fundamentalist Islam tersebut pada saat ini sedang berusaha untuk mentidakstabilkan kekuatan rezim Barat dan mereka yang bergantung padanya di dalam hal kekuasaan serta mencoba untuk menggantikan paham Barat dengan kekaisaran keIslaman yang mulai bangkit, yang dinubuatkan sebagai "raja Selatan". Pemimpin puncak dan terakhir dari bangsa-bangsa Muslim yang semakin kuat ini akan menjadi seorang Mesias atau "Mahdi" palsu yang memiliki kekuasaan dan kharisma yang besar di dalam bidang religio politik (agama dan politik) yang akan menyebarkan dan menggunakan kekuatannya dari persekutuan bangsa-bangsa tersebut. Ia akan menyulut dan menyebabkan terjadinya kejadian-kejadian kunci di dalam Daniel 11 yang akan pasti terjadi sebelum ke datangan Yesus Kristus kembali ke dunia.
Salah satu dari majalah berita yang berpengaruh di dunia, The Economist, menuliskan potensi-potensi kekaisaran Islam militan: "Suatu kekuatan Islam, mungkin tidak akan pernah muncul; tetapi jika hal ini terjadi, maka amatlah tidak diragukan jika kekuatan ini akan menggunakan kekuatan bersenjata untuk memakmurkan kehidupan dan keadaan perekonomian mereka. "Kekuatan" baru akan tercipta dan muncul dari negara-negara di bagian barat kawasan Muslim yang akan mengemukakan prinsip-prinsip Islam dan ideologi yang akan bersaing secara terbuka dengan ideologi dunia Barat modern. Jika bangsa-bangsa yang ada didalamnya sebagian besar adalah orang Arab, maka hal ini akan memiliki dampak penyatuan yang jauh lebih besar karena bahasa mereka yang sudah sama. Kekuatan ini akan menjadikan "minyak" sebagai kekuatan mereka, yang dapat mereka gunakan untuk mengalahkan musuh-musuh mereka, atau yang dapat mereka jual untuk membeli senjata-senjata yang dapat digunakan negara lain untuk memerangi mereka.
"Kekuatan yang baru muncul ini akan memanaskan keadaan dua pihak yang memang sudah berseteru dengan wilayah Islam. Yang pertama adalah Eropa, yang mana percekcokkan mereka yang telah berlangsung selama berabad-abad dengan Islam barat akan masih memiliki dampak yang dalam untuk menyulut konflik di daerah-daerah seperti Bosnia. Dan yang kedua adalah Rusia yang tidak memiliki batas jelas dengan kekuatan Islam di Asia tengah. Kekuatan Islam yang baru ini memang memiliki kemungkinan untuk melakukan peperangan dengan Eropa dan Rusia dan, jika hal ini terjadi, maka ia akan mencari sekutu kepada Cina yang memang memiliki permasalahan perbatasan dengan Rusia" (The Economist, "The New World Order," 8 Januari 1994, halaman 23).
Apakah anda pikir bahwa para Muslim fanatik tidak akan menggunakan senjata-senjata tersebut? Pastilah mereka akan. Dan nubuatan-nubuatan Alkitab menunjukkan bagaimana segala sesuatunya tersebut akan terjadi. "Mahdi" (Mesias) kharismatik terbesar ini akan mengumpulkan kekuatan-kekuatan Islam di dalam "jihad" (perang suci) terakhir melawan negara-negara Barat yang moralnya bejat, yang agama dan cara hidup serta nilai-nilai kehidupan mereka mematikan impian Islam.
Ia akan merasa sangat kuat dan siap untuk melakukan provokasi atau penyerangan terhadap Persekutuan Eropa (Daniel 11:40). Hal inilah yang akan membangkitkan amarah "raja Utara" yang sengit dan menghancurkan kekuatan-kekuatan dari raja Selatan. Dan memanglah kekuatan-kekuatan dari raja Selatan akan benar-benar dihancurkan oleh kekuatan Eropa tersebut. Setelahnya raja Utara akan datang dengan kekuatan seperti "tiupan angin" (ayat 40) dan akan mengambil alih Timur Tengah termasuk Tanah Permai (ayat 41-42). Pasukan bersenjata raja Utara akan mengendalikan negara-negara/daerah-daerah yang memiliki kekayaan simpanan minyak (ayat 43).
Sungguh kejadian-kejadian yang akan segera terjadi ini akanlah sangat penting dan menarik untuk disaksikan. "Raja Utara", suatu model dari Napoleon atau Hitler Eropa masa depan yang adalah juga pemimpin yang dinamis dan berkuasa, akan beraksi secara kuat dengan suatu penyerangan militer balik. Tindakan militer dramatis melawan raja Selatan ini akan menyebabkan kejadian-kejadian berantai lainnya untuk muncul.
"Tentaranya akan muncul, mereka akan menajiskan tempat kudus, benteng itu, menghapuskan korban sehari-hari dan menegakkan kekejian yang membinasakan" (Daniel 11:31). Seperti yang kita diskusikan nantinya, tepat di akhir zaman ini, akan terdapat suatu bait, atau altar khusus di Yerusalem yang mana keluarga-keluarga Harun akan sekali lagi mempersembahkan korban persembahan binatang harian seperti yang dituliskan di dalam kitab Wasiat Lama. Hal ini akan berlangsung sampai suatu kekuataan militer yang besar datang dan menyebabkan suaatu kejadian yang dinamakan "Tindakan Menjijikkan Yang Menghancurkan/Abomination of Desolation" terjadi.
Kisah berlanjut di dalam Daniel bab 12. "Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu." Hal ini berbicara tentang orang-orang Amerika, Persemakmuran Inggris dan Yahudi. Jadi setelah "raja Selatan" Muslim ini memicu terjadinya suatu peperangan dan kemudian dihancurkan oleh kekuatan militer "raja Utara" Eropa maka banyaklah wilayah Timur Tengah yang dihancurkan. Dan setelahnya raja Utara ini akan datang dari arah barat untuk menyerang orang-orang Allah yaitu kita. Inilah awal dari Masa Kesesakan. Inilah yang dikatakan oleh Yesus dan digambarkanNya di dalam Matius 24:21 "Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi." . Oleh karenanya kita perlu untuk memahami kemanakah segala sesuatunya ini mengarah, dan bagaimanakah hal-hal ini akan berdampak pada kehidupan kita, kehidupan anda, keluarga anda, anak-anak anda, pekerjaan anda, dan masa depan anda.
6. Persatuan Negara Eropa yang timbul dan mencari Kekuasaan Global
Apakah anda tahu bahwa Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) sudah tidak ada lagi? Dengan secara diam-diam dan tidak diketahui oleh kebanyakan orang Amerika Utara bahwa pada tanggal 1 November 1993 yang adalah hari yang penting (All Saints' Day) bagi orang di Eropa, lahirlah secara resmi Eropa Serikat/European Union, yang dikuatkan oleh Traktat Mastricht. Sehingga perihal "Kewarganegaraan dari Perserikatan (negara-negara Eropa) tersebut itupun akhirnya juga mulai difungsikan," seperti yang dilaporkan di dalam traktat tersebut (The Economist, "Lie back and think of Europe, 6 November 1993). Adalah benar bahwa Perserikatan ini memang masihlah belum kuat secara kesatuan, masih bersifat tidak terorganisir dengan baik yang memiliki daerah yang memiliki kekuasaan di dalam kelompok - kelompok, yang mana kegiatan perdaganganlah yang memiliki faktor yang kuat di dalam persatuan, keutuhan dan kerja sama yang menakjubkan. Seperti yang ada pada tanggal 1 Januari 1994, zona perdagangan bebas terbesar di dunia ini mulai memiliki dampak yang berpengaruh di Eropa. Dikenal sebagai Wilayah Ekonomi Eropa, kawasan sorga bagi kegiatan perdagangan bebas ini memiliki 372 juta pelanggan dan produk domestik bruto tahunan sebesar $ 6,6 trilyun. Tujuan dari Eropa Serikat adalah untuk mencapai suatu mata uang yang umum digunakan dan memiliki kebijaksanaan luar negeri di akhir dekade ini.
Pada saat ini, bagaimanapun juga, Eropa mengalami resesi dan keadaan yang tidak pasti yang disertai dengan pengangguran yang terjadi di seluruh Serikat yang mencapai 10% secara rata-rata. Memang Eropa masihlah bergantung pada Amerika Serikat dalam hal kepemimpinan militer dan politik tetapi keadaan ini kelak akan berubah. Hendaklah kita mengamati suatu kejadian yang penting yang akan terjadi sebelum peristiwa kembalinya Yesus Kristus, hal tersebut tidak lain adalah perubahan yang terjadi pada Eropa yang nantinya akan menjadi suatu kekuatan militer, ekonomi, politik kuat di dunia. Yang mana peristiwa kebangkitannya, yang memiliki semangat Kekaisaran Roma yang suci, akan mengejutkan dan mendominasi kekuatan politik dunia.
Di dalam Wahyu 13 kita akan menemukan suatu penggambaran tentang bangkitnya kekuatan militer yang agung. Rasul Yohanes menggambarkan kekuatan tersebut dengan simbol binatang menakjubkan yang muncul dari dalam laut, memiliki 7 kepala dan 10 tanduk, yang menyebabkan suatu sistem politik yang jahat bangkit kembali yang dengan kuasanya yang besar telah menekan dan mempengaruhi orang-orang yang ada di peradaban barat dan melalui mereka akhirnya dipengaruhilah dunia.
Tujuh kepala mewakili tujuh kebangkitan yang berbeda dari kekaisaran yang kejam tersebut selama suatu periode waktu yang lama. Kesepuluh tanduk mewakili kesepuluh pemimpin (raja) dari bangsa-bangsa yang utama yang akan membentuk suatu persatuan/federasi yang jahat ini yang akan pada pertama kalinya bertarung melawan orang kudus Allah. "Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa" (Wahyu 13:7). Sepuluh pemimpin ini juga akan bertarung melawan Kristus sendiri pada kedatanganNya kembali! "Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu. Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada binatang itu. Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia." (Wahyu 17:12-14).
Kebangkitan terakhir yang ketujuh, di dalam bentuknya, akan sama dengan Eropa Serikat, sepuluh bangsa atau kelompok bangsa yang berbeda akan diwakili oleh sepuluh raja atau presiden yang berbeda. Kesepuluh kepala wilayah ini "akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu" (ayat 12). Dengan kata lain, mereka akan memimpin untuk waktu yang sejenak bersama-sama dengan "Hitler" akhir zaman.
Memanglah mengejutkan bahwa disini Alkitab sedang mendiskusikan sebuah kekaisaran yang benar-benar jahat yang belum muncul dan bukannya kekuatan politik yang dulu pernah ada di dalam sejarah manusia. Ketahuilah bahwa kehidupan di masa depan tidaklah akan menjadi "lebih menyenangkan dan lembut". Sistem terakhir ini akan segera muncul bersama dengan para pria dan wanitanya yang akan benar-benar bertempur dengan Yesus Kristus pada saat kedatanganNya!
Pada saat ini kita hidup pada masa peralihan yang tidak stabil dari sejarah dunia. "Akan terdapat suatu pemerintahan/tatanan dunia yang baru. Mungkin saja pemerintahan yang baru tersebut bukanlah pemerintahan yang anda pernah sukai, atau harapkan khususnya setelah dikalahkannya kekuatan komunis dan hancurnya kekuasaan Saddam Hussein. Dan bahkan perlu diingat bahwa pola kekuatan dunia yang baru yang terdiri atas persekutuan pihak yang kuat dan yang lemah yang pada saat ini sedang disusun kembali sesungguhanya akan segera muncul.....suatu pola akan muncul dari kerja sama yang dihasilkan dari tiga, empat atau lima kekuatan yang akan diantara anggotanya terkadang bersekutu atau berseteru sendiri. Inilah pergolakan dari para kekuatan besar. Suatu tatanan dunia yang baru bukanlah sesuatu yang diinginkan atau dihindaril Hal ini adalah suatu kebangkitan yang berikutnya dari apa yang akan muncul di dalam sejarah." (The Economist, "The New World Order," 8 Januari 1994, halaman 21).
Salah satu karakter menonjol dari persatuan federasi/perserikatan, yang di dalam Alkitab di gambarkan sebagai "Babel besar", adalah segala kemakmuran dan kecukupan ekonominya yang besar dan menarik. Berbagai macam barang-barang perdagangan akan dapat dimiliki oleh mereka yang bekerja sama dan menyerahkan diri mereka kepada "Babel" ini. Alkitab mengatakan sistem perserikatan bangsa-bangsa yang kotor dan akan datang ini sebagai berikut: "karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya." (Wahyu 18:3).
Umat manusia akan terbujuk oleh salah satu dewa kuno yang sesat, anak sapi emas dari segala kemegahan materi dan kenikmatan dunia. Di dalam Wahyu 18 ayat 12 dan 13, kita dapat membaca beberapa daftar barang yang menjadi komoditi perdagangkan di "Babel". Di akhir ayat 13 diberikan "...budak dan bahkan nyawa manusia". Patutlah diketahui bahwa kata asli di dalam bahasa Yunaninya tidak hanya berbicara tentang manusia yang diperdagangkan sebagai budak tetapi juga mayat manusia.
Di saat Third Reich dari pemerintahan Hitler, tubuh manusia tersebut dijual, gigi emas dicabut dari mulut mereka yang disiksa di ruang gas, yang mana gigi-gigi emas tersebut kemudian dilelehkan dan dicetak menjadi emas batangan. Kulit digunakan sebagai tutup lampu. Rambut manusia digunakan untuk isi bantal dan bahan sandang. Dapatkah hal ini terjadi lagi? Mungkin saja anda kurang percaya karena mungkin anda memang tidak tumbuh besar di zaman Perang Dunia II seperti saya tetapi ketahuilah bahwa segala hal tersebut sungguh-sungguh terjadi dan dilakukan oleh bangsa Jerman, suatu bangsa di muka bumi yang dikatakan orang sebagai bangsa yang paling berbudaya dan berpendidikan! Pada masa itu bangsa Jerman adalah bangsa yang memiliki penduduk dengan gelar master dan doktor yang cukup banyak dan merupakan bangsa yang terpandai dan terbesar dari bangsa manapun yang ada di atas bumi.
Oleh karenanya janganlah anda pernah mengira bahwa hal-hal yang kejam tersebut tidak akan pernah terjadi lagi! Dengan jelas Allah berkata bahwa hal-hal ini akan terjadi lagi, dan nantinya akan terdapat suatu kekaisaran yang jahat yang bangkit kembali di dalam semangat yang dimiliki Kekaisaran Roma yang berhala. Kekaisaran ini akan dibenci oleh orang-orang Allah dan firman Allah.
Jadi hendaklah kita memperhatikan kekuatan ekonomi yang sedang di bangun di Eropa, bukalah mata dan awasilah jika mereka sudah mulai dapat menurunkan biaya kesejahteraan sosial mereka yang mana pada saat ini sedang melemahkan kemampuan saing mereka melawan Asia dan Amerika Utara. Perhatikanlah baik-baik tentang segala aktivitas militer mereka dan bagaimanakah mereka mempersenjatai pasukan mereka. Akankah Eropa Serikat memiliki kekuatan militer diluar NATO? yang akan jauh melampaui kekuatan Amerika? Akankah mereka mulai menyisihkan 2 atau 3% dari pendapatan produk domestik mereka bagi kekuatan militer Eropa untuk meningkatkan persenjataaan mereka sampai setingkat Amerika yang diperlengkapi dengan teknologi satelit dan komputer yang efisien dan canggih serta senjata-senjata "pandai"?
Akankah Eropa Serikat memiliki mata uang tunggal yang akan menjadi mata uang pilihan yang menarik jika dibandingkan dengan dolar Amerika? yang juga akan menjadi kurs mata uang terkuat dunia? Akankah Eropa Serikat muncul sebagai kekuatan dagang yang tangguh di dunia yang akan banyak diperbincangkan orang?
Sadarilah bahwa kita memang sesungguhnya perlu untuk memahami saat-saat penting dimana kita hidup. Suatu tatanan dunia yang baru pada saat ini memang sedang di dalam proses kemunculannya. Akankah Eropa Serikat berubah menjadi "Babel Besar"? Perhatikanlah! Nubuatan Alkitab akan digenapi sebelum kedatangan Kristus-itulah hal yang utama yang harus kita ingat.
Ketahuilah bahwa suatu elemen penting di dalam terciptanya kembali "Babel Besar" masihlah belum datang dan hal tersebut tidak lain adalah seorang pemimpin besar yang akan memerintah atasnya. Sama seperti kekaisaran-kekaisaran agung di masa lampau yang dipimpin oleh para pemimpin yang dinamis dan berkharisma seperti Hitler, Napoleon Bonaparte, Charles Agung, Charlemagne, Yustinian, Yulius Kaisar, Aleksander Yang Agung dan Nebukadnezar.
Dengan menakjubkan Alkitab ternyata memberi kita beberapa informasi tentang pemimpin "besar" yang akan datang ini yang mana ia nantinya akan mengendalikan kekuatan militer dan politik dari "Babel besar". Perhatikanlah waktu yang ditentukan bagi nubuatan ini, "Sebagian dari orang-orang bijaksana itu akan jatuh, supaya dengan demikian diadakan pengujian, penyaringan dan pemurnian di antara mereka, sampai pada akhir zaman; sebab akhir zaman itu belum mencapai waktu yang telah ditetapkan." (Daniel 11:35 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Konteks dari pada nubuatan ini adalah akhir zaman dan camkanlah bahwa nubuatan tersebut selalu terjadi dua kali, yang satu mengarah kepada masa pemenuhan awal nubuatan pada masa sebelumnya dan yang kedua adalah masa pemenuhan akhir nubuatan yang terjadi di masa sesudahnya/mendatang.
Kita mempelajari di dalam bab kitab Daniel ini bahwa seorang pemimpin yang berkuasa memang belum tiba dan belum memasuki kancah dunia. "Raja" yang akan muncul di Eropa ini, "...akan berbuat sekehendak hati; ia akan meninggikan dan membesarkan dirinya terhadap setiap allah. Juga terhadap Allah yang mengatasi segala allah ia akan mengucapkan kata-kata yang tak senonoh sama sekali..." (Daniel 11:36 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Beberapa murid pelajar Alkitab berasumsi bahwa ayat ini berbicara tentang nabi palsu yang agung di akhir zaman yang akan memerintah bersamaan dengan seorang pemimpin militer-politik yang juga akan muncul. Tetapi ketahuilah bahwa disini sesungguhnya akan terdapat dua individu yang terlibat disini. Ayat 36 adalah pemimpin yang mengendalikan kekuatan sekular, seorang diktator yang akan muncul, yang akan menjadi seorang yang sering memuji, yang licik, yang sombong dan yang menganggap dirinya penting, serta tidak mengenal belas kasihan. Pemimpin ini dikatakan akan meninggikan dirinya sendiri di atas segala ajaran dan kuasa agama apapun. Ia akan menjadi orang yang menyombongkan dirinya. "Raja itu akan berbuat sekehendak hati; ia akan meninggikan dan membesarkan dirinya terhadap setiap allah. Juga terhadap Allah yang mengatasi segala allah ia akan mengucapkan kata-kata yang tak senonoh sama sekali, dan ia akan beruntung sampai akhir murka itu; sebab apa yang telah ditetapkan akan terjadi" (Daniel 11:36 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Allah menggunakan pemimpin-pemimpin yang kejam seperti "raja Utara" (yang nantinya akan muncul) untuk menghukum bangsaNya yang munafik, yang mengatakan bahwa mereka menyembah diriNya dan menuliskan namaNya pada mata uang mereka (bangsa Amerika), tetapi yang tidak melakukan perintahNya. Sungguh "Hitler" masa depan ini akan menjalankan amarah Allah khususnya bagi orang-orang dari negara Amerika dan Inggris karena sebagai bangsa-bangsa Allah mereka telah menolak nilai-nilai Allah dan memilih untuk memenuhi kesenangan dan kenyamanan yang penuh dosa.
"Engkau, anak manusia, katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tanah Israel: Berakhir! Berakhirlah keempat penjuru tanah itu. Kini kesudahanmu tiba dan Aku akan mencurahkan murka-Ku atasmu dan Aku akan menghakimi engkau selaras dengan tingkah lakumu dan Aku akan membalaskan kepadamu segala perbuatanmu yang keji. Aku tidak akan merasa sayang kepadamu dan tidak akan kenal belas kasihan, tetapi Aku akan membalaskan kepadamu selaras dengan tingkah lakumu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji akan tertimpa atasmu. Maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN. Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, bencana demi bencana akan datang! Kesudahan datang, kesudahanmu tiba, seakan-akan ia terbangun melawan engkau, lihat datangnya! Malapetaka datang atasmu, hai penduduk negeri! Waktunya datang, saatnya tiba! Hari huru-hara, bukan tempik sorak di atas gunung-gunung. Sekarang dengan segera Aku akan mencurahkan amarah-Ku atasmu dan melampiaskan murka-Ku kepadamu, Aku akan menghakimi engkau selaras dengan tingkah lakumu dan membalaskan kepadamu segala perbuatan-perbuatanmu yang keji. Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan; selaras dengan tingkah lakumu akan Kubalaskan kepadamu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji akan tertimpa atasmu. Maka kamu akan mengetahui, bahwa Aku, TUHANlah, yang memusnahkan" (Yehezkiel 7:2-9 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Raja Utara yang akan datang ini akan melakukan hal-hal seperti apa yang dituliskan di dalam Daniel 11:37, "Juga para allah nenek moyangnya tidak akan diindahkannya; baik pujaan orang-orang perempuan maupun allah mana pun juga tidak akan diindahkannya, sebab terhadap semuanya itu ia akan membesarkan diri." Pemimpin politik yang keji ini akan bekerja sama dengan sistem gereja yang sesat untuk beberapa saat lamanya tetapi yang mana sesungguhnya secara pribadi ia tidak tertarik pada ajaran-ajaran agama dan hanya menggunakan agama untuk memperoleh kekuatan. Ia memandang dirinya jauh di atas hal keagamaan. Di dalam egonya ia mencoba untuk membuat dirinya menjadi allah.
"Tetapi sebagai ganti semuanya itu ia (pemimpin yang seperti Hitler ini) akan menghormati dewa benteng-benteng: dewa yang tidak dikenal oleh nenek moyangnya akan dihormatinya dengan membawa emas dan perak dan permata dan barang-barang yang berharga" (ayat 38). Pribadi yang amat berkuasa ini akan memanfaatkan segala kelimpahan sumber daya alam dunia untuk membuat mesin-mesin dan membangun kekuatan militer. "Dan ia akan bertindak terhadap benteng-benteng yang diperkuat dengan pertolongan dewa asing itu. Siapa yang mengakui dewa ini akan dilimpahi kehormatan; ia akan membuat mereka menjadi berkuasa atas banyak orang dan kepada mereka akan dibagikannya tanah sebagai upah" (Daniel 11:39 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Di dalam kekuatan yang menakjubkan dari "Hitler" yang akan datang ini, dan seperti yang telah kita jelaskan, akan terdapat sepuluh bangsa atau kelompok bangsa di Eropa yang akan memiliki sepuluh pemimpin atau raja atas diri mereka. Mereka akan memberikan kekuatan mereka kepada pemimpin yang akan datang ini, yang seperti "Hitler" tersebut, selama suatu masa yang tidak lama menjelang peristiwa datangNya Kristus kembali ke dunia. Dan seperti yang ditunjukkan oleh ayat 40, blok kekuatan Eropa ini juga akan berperang melawan blok kekuatan Islam di selatan.
7. Seorang Pemimpin Agama Yang Kuat yang Memimpin kepada suatu Kebangkitan Keagamaan
Salah satu dari "tanda-tanda akhir zaman" yang akan mengakhiri zaman yang penuh dengan kejahatan dimana kita hidup pada saat sekarang ini adalah datangnya pemimpin keagamaan yang agung tetapi sesat yang disebut dengan "nabi palsu" (Wahyu 19:19-21). Pemimpin agama ini akan memiliki kharisma yang besar dan memiliki pengaruh yang besar di bidang kekuatan politik. Kekuatan politik ini digambarkan dengan sangat jelas sebagai "Binatang" yang akan datang (Wahyu 13, 17, 19). Sedangkan pemimpin agama yang berkharisma tersebut akanlah menjadi kepala dari gereja militan yang besar di Eropa, ia telah dinubuatkan dan memiliki pengaruh yang besar. Pribadi kharismatik yang penuh dengan kuasa dan kekuatan ini akan memiliki pengaruh yang besar kepada kelangsungan hidup dan kemakmuran bangsa-bangsa yang ada di dunia Barat.
Pemimpin agama yang sesat ini telah dinubuatkan duduk di atas "Binatang" yang muncul pada akhir zaman. Ingatlah bahwa binatang ini tidak lain adalah suatu sistem pemerintahan yang akan muncul dan memiliki karakter yang sama dengan Kekaisaran Roma Suci, suatu gabungan dari sistem pemerintahan gereja dan sipil. Sedangkan pemimpin agama ini digambarkan di dalam Yesaya bab 47. "Turunlah dan duduklah di atas debu, hai anak dara, puteri Babel!" (ayat 1). Camkanlah bahwa "anak dara" ini adalah anak dara Babel purba, suatu sistem Babilon yang tidak lama lagi bangkit! "Duduklah di tanah dengan tidak bertakhta, hai puteri Kasdim! Sebab engkau tidak akan disebutkan lagi manis dan genit." (ayat yang sama).
Siapakah, kemudian, "puteri" yang disebutkan di dalam Yesaya 47 ini? Firman Allah memberikan kepada kita jawaban yang jelas, "Duduklah dengan berdiam diri dan masuklah ke dalam gelap, hai puteri Kasdim! Sebab engkau tidak akan disebutkan lagi ratu atas kerajaan-kerajaan." (ayat 5). Wanita ini disebut "Ratu atas kerajaan-kerajaan" oleh karena ia memiliki hubungan persundalan politik dan bahkan menguasai banyak kerajaan dan negara serta pemerintahan di bumi.
Sekarang lanjutkan dengan nubuatan yang penting ini, "Aku tadinya murka terhadap umat-Ku," kata Allah (ayat 6). Siapakah umat Allah tersebut? umat Allah dapat mengarah kepada dua hal, yang pertama adalah kepada Jemaat Allah, sedangkan yang kedua adalah umat Israel jasmani Allah, "Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi" (Amos 3:2). Sangat jelas dapat kita ketahui sekarang bahwa nubuatan ini sesungguhnya berbicara di konteks bangsa, jadi umat Allah yang dimaksud dalam hal ini bukanlah Jemaat Allah yang benar melainkan bangsa keturunan Israel jasmani, bangsa-bangsa Israel modern di akhir zaman.
Jadi Allah berkata "Aku tadinya murka terhadap umat-Ku, menajiskan milik pusaka-Ku, dan menyerahkannya ke dalam tanganmu [sistem Babel]; dan engkau tidak menaruh belas kasihan kepada mereka, bahkan sangat memberatkan kukmu kepada orang yang tua [kaum Israel "kuno"] (Yesaya 47:6 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Perhatikanlah kata "kuk", disini kata "kuk" mengarah kepada kuk perbudakan yang ditimpakan kepada bangsa Israel jasmani oleh anak dara Babel purba. "Katamu tadinya: "Untuk selama-lamanya aku tetap menjadi ratu!" sedang engkau tidak menyadari dan tidak memikirkan kesudahan semuanya itu." (ayat 7). Jadi "anak dara" yang tidak lain adalah sistem keagamaan sesat yang ada di zaman modern ini akan benar-benar menindas bangsa milik Allah, Israel jasmani yaitu mereka yang menerima berkat jasmani sebagai hak lahiriah.
Tentang wanita yang adalah "Ratu dari kerajaan-kerajaan" ini Allah mengatakan bahwa dialah yang akan menimpakan "kuk" di leher bangsa pilihan Allah, Israel. Dan tanpa merasa iba atau setidaknya berpikir bahwa sesungguhnya ia melakukan hal yang jahat "wanita" Babel ini menyiksa dan menindas bangsa milik Allah. Kemudian Ia berkata, "Oleh sebab itu, dengarlah ini, hai orang yang hidup bermanja-manja, yang duduk-duduk dengan tenang, yang berkata dalam hatimu: "Tiada yang lain di sampingku! Aku tidak akan jadi janda dan tidak akan menjadi punah!". "Tetapi" Allah berfirman, "Kedua hal itu akan menimpa engkau dalam sekejap mata, pada satu hari juga. Kepunahan dan kejandaan dengan sepenuhnya akan menimpa engkau, sekalipun banyak sihirmu dan sangat kuat manteramu." (ayat 9).
Itulah yang dikatakan oleh Allah! Tetapi sekarang bagaimanakah atau dimanakah kita dapat mendapatkan penjelasan tentang hal ini dari dalam Alkitab? Bagaimanakah kita dapat mengetahui bahwa hal ini adalah nubuatan akhir zaman?
Marilah kita kembali kepada kitab Wahyu, dimana Allah berbicara tentang suatu sistem yang sama. Allah mengatakan, "karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya." (Wahyu 18:3). Sungguh suatu sistem perdagangan yang besar yang dipenuhi dengan kekuatan politik-keagamaan!
Sekarang apakah yang dimaksud dengan sistem perdagangan tersebut? Ayat 2 mengatakan, "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci." Jadi memang Babel modern yang pada saat ini sedang di dalam proses pembentukannya di Eropa tersebut akan menjadi suatu sistem yang makmur dan kaya, yang mana di dalam waktu yang singkat akan mendominasi Eropa. Sayangnya, meskipun tampangnya agung namun ternyata sistem ini sangat dipengaruhi oleh Setan!
Perhatikanlah peringatan Allah kepada orang-orangNya, "Pergilah kamu, hai umat-Ku " (ayat 4). Akan terdapat pula beberapa umat Allah yang tinggal di dalam sistem Babilonia ini (hal ini terjadi baik secara jasmani maupun rohani) dan mereka diperintahkan untuk "Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: "Pergilah kamu, ...supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Allah telah mengingat segala kejahatannya." (ayat 4-5). Jadi sistem Babilonia ini dan orang-orang yang ada di dalamnya juga akan diperingatkan!
Sekarang perhatikan ayat 7, "berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan, sebanyak kemuliaan dan kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia [Babilon modern ini] berkata di dalam hatinya: Aku bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung." Sekarang ingatkah anda akan kata-kata tersebut? Kata-kata tersebut sesungguhnya adalah suatu kutipan langsung dari Yesaya 47. Meskipun begitu, Babilonia modern juga akan mengatakan kata-kata yang sama!
"Oleh karenanya", Allah berkata, "malapetakanya akan datang dalam satu hari [sama seperti yang Allah katakan di dalam Yesaya 47:9]-kematian dan ratapan dan kelaparan. "dan ia akan dibakar dengan api, karena Tuhan Allah, yang menghakimi dia, adalah kuat." (ayat8).
Tetapi pertama kalinya keturunan modern bangsa Israel kunolah yang akan direndahkan dan dihukum oleh Allah melalui sistem ini. Orang-orang Israel modern ini akan dihukum dengan hukuman seperti yang tidak pernah menimpa bangsa-bangsa di dunia di zaman modern ini karena ketidakpatuhan mereka yang menyebar dan kecenderungan mereka untuk melakukan hal-hal yang tidak berkenan di mata Allah.
Seorang Pemimpin Agama Besar Yang Sesat
Pemimpin agama besar yang sesat akan bangkit dengan segera pada saat ini-yaitu di masa sekarang ini! Ia akan menyesatkan, bukan ratusan orang seperti David Koresh dan sektenya "Brach Davidian", tetapi ia akan menyesatkan ratusan juta orang! Ya, nubuatan menyatakan bahwa ratusan juta orang akan disesatkan! Hal itulah yang memang akan terjadi sebelum kedatangan Kritstus.
Rasul Paulus, di dalam tulisan/surat yang berhubungan dengan Kedatangan Kristus yang kedua kalinya berfirman, "Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara," (2 Tesalonika 2:1 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Ia kemudian memperingatkan umat Allah "supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba." (ayat 2). Beberapa orang bahkan menulis surat yang mereka katakan dari Paulus. "Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa," (ayat 3).
Dengan jelas, seorang pemimpin agama yang sesat akan bangkit sebelum Kristus datang ke bumi. Apakah yang akan menjadi sikap dan modus operandi dari nabi palsu yang besar ini? "yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah." (ayat 4).
Manusia ini akan memiliki kekuatan supernatural untuk menyesatkan! Ia akan memiliki kemampuan untuk melakukan hal-hal besar seperti menurunkan api dari langit (Wahyu 13:13-14). Akankah anda mengikuti orang yang seperti itu? Atau akankah anda mulai mempelajari dan memahami Alkitab anda sehingga anda akan mengetahui apa yang ada di depan anda? "Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda [mukjizat], yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu." (Wahyu 13:14).
Pemimpin agama yang besar ini akan memiliki pengaruh yang besar pada kehidupan dunia Barat dan janganlah anda membuat kesalahan tentangnya! Anda perlu untuk memperhatikan hal-hal yang seperti ini sehingga anda tidak akan disesatkan atau dibutakan olehnya (yaitu oleh "nabi sesat" besar yang akan datang) atau oleh siapapun! "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!" (Matius 24:4) Berawaslah! Selalu perhatikanlah apa yang terjadi disekitar anda! Berhati-hatilah akan pemimpin agama yang agung dan sesat, yang tidak lain adalah seorang "nabi palsu"! Ia, seperti nabi palsu yang ada di dalam zaman Wasiat Baru di abad awal jemaat Allah di Yerusalem, Simon Penyihir (Kisah Para Rasul 8:9-11), akan menyesatkan ratusan juta orang yang menyangka dirinya sebagai seorang pelayan Allah yang besar.
Jika anda mengetahui firman Allah dan mematuhinya!, maka anda tidak akan menjadi salah satu dari jutaan orang yang disesatkan oleh "nabi palsu" agung yang akan datang ini!
8. Injil tentang Kerajaan Allah akan diberitakan kepada segala bangsa
"Nubuatan Bukit Zaitun" yang agung yang diceritakan oleh Yesus Kristus adalah suatu hal yang penting di dalam memahami kejadian-kejadian yang akan datang. Di dalam Matius 24:3, Yesus ditanya oleh muridNya, ""Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" Seperti yang kita ketahui bahwa Yesus pertama kalinya memperingatkan mereka akan perang dunia, kelaparan, wabah penyakit dan gempa bumi dan juga Ia mengatakan, "Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru" (ayat 8).
"Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa," (ayat 9). Masa Kesesakan yang tidak lama lagi tiba akan benar-benar berdampak terhadap Jemaat Allah dan bangsa Israel. "Dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku." Ayat ini amatlah penting karena ayat ini mengatakan bahwa Jemaat dan Pekerjaan Allah yang benar akan diketahui oleh segala bangsa. Coba saja kita pikirkan, bukankah orang tidak akan membenci sesuatu hal jikalau mereka tidak mengetahui hal tersebut? Jadi karena orang mengetahui Jemaat dan Pekerjaan Allah yang benar di antara segala bangsa itulah maka mereka membencinya. Mereka akan membenci pekerjaan Allah yang sebenarnya karena mereka membenci pesan didalamnya.
"Tetapi orang yang bertahan sampai pada KESUDAHANNYA akan selamat" (ayat 13). Sesungguhnya "kesudahan" dari apakah yang dimaksud oleh ayat ini? Ada dua, yang pertama tentu saja akhir dari kehidupan jasmani kita, dan yang kedua adalah akhir dari zaman dimana kita hidup pada saat sekarang ini. Melalui pernyataan ayat ini, Yesus berkeinginan untuk menekankan tentang akhir dari periode 6000 tahun ketika manusia dibiarkan hidup menurut pengalaman dan dosa mereka di bawah pengaruh Setan. Yang mana akhir dari periode yang panjangnya 6000 tahun tersebut akan ditandai dengan dikumandangkannya kedatangan Kristus yang kedua kalinya sebagai Raja di atas segala raja dan Tuhan diatas segala tuan.
Di dalam ayat 14 Yesus menyebutkan suatu tanda yang lain yang harus terjadi sebelum kedatanganNya yang kedua kali dan hal tersebut akan terjadi pada masa sekarang ini. Tanda tersebut tidak lain adalah bahwa "Dan Injil Kerajaan ini"-yaitu kabar baik dari Kerajaan/Pemerintahan Allah yang akan berkuasa atas dunia berdasarkan hukum-hukumNya-"akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa". Injil ini adalah merupakan kabar baik yang berisi suatu peringatan. Akan terdapat banyak bangsa di bumi yang mendengar tentang Injil tersebut tetapi hanya sebagai suatu "kesaksian" bagi mereka dan bukan untuk mentobatkan mereka. Pesan Injil/Kabar Baik akan menjadi suatu kesaksian bagi mereka akan keinginan Allah di masa mendatang.
Saat ini bukanlah saat ketika Allah berusaha untuk mentobatkan dan mengubah setiap manusia seperti yang diajarkan oleh pemimpin agama Kristiani kepada anda dengan mengatakan bahwa Allah sedang berusaha untuk "menyelamatkan" dunia pada saat sekarang ini! Ketahuilah bahwa Allah sesungguhnya tidak membutuhkan untuk berkeliling dan memohon serta berharap kepada manusia untuk memperhatikan diriNya. Melalui dosa-dosanya, manusia telah terpisah dari Allah (Yes 59:1-2). Yesus mengatakan "Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman" (Yohanes 6:44 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Hanya melalui panggilan Allah Bapa inilah orang dapat datang kepada Allah. Allah memberitakan Injil, memberi kesaksian kepada manusia sehingga mereka yang berkeinginan untuk mencari diriNya akan dapat mencariNya. Siapapun yang pikirannya telah dibuka oleh Allah akan dapat memahami kabar baikNya. Pada saat ini anda sesungguhnya sedang membaca sebagian dari "kesaksian" Allah yang sangat indah tersebut!
9. Ketika Iman Sekali Lagi Menjadi Masalah Hidup atau Mati
Berawaslah akan masa pengejaran umat Kristen dan Jemaat Allah yang melakukan perintah-perintah Allah (Wahyu 12:17; 14:12). Yesus mengatakan, "Pada waktu itu kamu akan diserahkan.....dan kamu akan dibunuh" (Matius 24:9). Disini Yesus sedang berbicara kepada para umatNya yang tidak lain adalah para murid-muridNya sendiri. Rasul Yohanes memberitahukan kepada Jemaat dan setiap orang yang membaca Alkitab tentang suatu ujian yang dapat digunakan untuk menentukan individu Kristen manakah yang dapat dipercaya dan manakah yang tidak, umat Kristen manakah yang memang benar-benar mematuhi Allah dan menurutiNya dan manakah umat Kristen yang tidak setia dan hanya memiliki kasih yang palsu: "Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran" (1 Yohanes 2:3-4 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Ketahuilah bahwa hanya umat Kristen yang mematuhi perintah Allah itulah yang akan dikejar-kejar. "Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku" (Matius 24:9). Yesus dengan jelas telah menyatakan bahwa di akhir zaman dunia akan dipenuhi dengan perihal kebingungan beragama. "Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang." (Matius 24:11). Hanya beberapa orang saja yang akan dapat memahami kebenaran yaitu mereka yang dipanggil oleh Allah. Ayat 12 menunjukkan hasil dari kebingungan dan kebutaan rohani ini, "Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin". Jadi pada akhir zaman akan tersebar kekacauan dan pelanggaran terhadap hukum Allah. Dan Allah berkata bahwa banyak dari hal-hal yang tidak berkenan di mata Allah tersebut sesungguhnya berpulang dari ajaran palsu dan kebingungan beragama yang dihasilkan dari denominasi dan agama-agama Babilonia.
Umat Allah akan dikejar pada masa akhir zaman, mereka akan menghadapi serangan-serangan yang sama yang harus dihadapi oleh umat Kristen pada zaman-zaman awalnya. Yesus pernah berkata kepada murid-muridNya, "Jika dunia membencimu". Sesungguhnya hal inilah yang berlaku bagi kita yang adalah murid-muridNya pada saat sekarang ini, "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu." (Yohanes 15:18-19 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Masyarakat modern di sekeliling kita akan menjadi semakin membenci umat Allah beserta standar moral yang mereka lakukan di dalam hidup mereka! Para kaum politik, bisnis, budaya dan agama akan merasa dipersalahkan/disudutkan oleh Jemaat Allah yang benar oleh karena tingkah laku mereka yang tidak sesuai dengan firman Allah. Jemaat Allah akan secara politik dinilai tidak benar. Dunia ini akan menjadi merasa bersalah.
Bagaimanakah dengan anda? Jika firman Allah yang adalah sumber kebenaran menyatakan kesalahan anda? Jika firman Allah menyatakan hal-hal yang tidak begitu menyenangkan anda, memalukan anda, atau bahkan secara pribadi atau secara finansial cukup mahal bagi anda, apakah yang akan anda lakukan? Akankah anda marah terhadap Allah karena Ia mencampuri urusan kehidupan anda? Ingatlah bahwa Allah memiliki hak untuk mengatakan dan menyatakan kepada anda tentang apakah yang benar dan apakah yang salah disetiap sisi kehidupan kita, bahkan segi-segi kehidupan yang paling sensitif di dalam kehidupan anda sekalipun. Beberapa orang bahkan akan mulai marah dengan berpikiran bahwa Allah mencoba menanamkan dan memaksakan nilai-nilai kehidupanNya di dalam diri mereka! Sungguh mereka tidak akan menyenanginya sama seperti apa yang terjadi jika manusia yang berada di dalam kegelapan dengan secara tiba-tiba di perhadapkan dengan cahaya terang maka pastilah mereka akanlah silau. Mereka tidak menyenangi cahaya terang tersebut. Demikian pula dengan cahaya Kebenaran.
"Ingatlah," Yesus mengatakan, "Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu." (Yohanes 15:20 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Apakah para orang yang memiliki kedudukan agama dan politik di zaman Yesus mematuhi perintahNya? Tidak. "Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku." (ayat 21).
10. Suatu Krisis Yang Menimpa Yerusalem
Berawas-awaslah! Bangsa "Israel" modern, yang dipenuhi dengan orang-orang dari keturunan suku Yehuda (ditambah sisa dari suku Lewi dan Benyamin yang cukup banyak) akan menderita kehilangan pasukan militer yang serius dengan bagian teritorinya yang akan didiami oleh musuh sejenak sebelum Kedatangan Kristus Yang Kedua Kali. Hal ini adalah hal yang sungguh sangat tidak pernah dipikirkan! Banyak murid yang mempelajari nubuatan Alkitab menyatakan bahwa tahun 1948 merupakan tahun yang penting karena pada saat itu terjadi peristiwa berkumpulnya kembali yaitu kembalinya orang Israel secara besar-besaran ke Tanah Suci, yang mana akhirnya mereka mendirikan negara Israel. Namun pada kenyataannya hal ini adalah tidak benar! Peristiwa kembalinya orang Israel (Yahudi) ini sesungguhnya adalah peristiwa pendahuluan sebelum peristiwa yang sesungguhnya terjadi. Peristiwa ini adalah merupakan peristiwa kecil yang mendahului peristiwa yang besar yaitu ketika nantinya sisa dari KEDUA BELAS suku Israel kembali ke tanah mereka. Hal ini memang belum terjadi pada saat ini tetapi nantinya pasti akan terjadi. Sementara itu, orang Yahudi yang ditekan keras di Israel pada saat ini akan diserang dan dikalahkan untuk sekali lagi. Memang hal ini kelihatannya amat sulit untuk dipahami tetapi itulah memang yang dinyatakan dengan jelas di dalam Alkitab.
"Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan TUHAN, maka jarahan yang dirampas dari padamu akan dibagi-bagi di tengah-tengahmu.Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi Yerusalem; kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dirampoki dan perempuan-perempuan akan ditiduri. Setengah dari penduduk kota itu harus pergi ke dalam pembuangan, tetapi selebihnya dari bangsa itu tidak akan dilenyapkan dari kota itu." (Zakharia 14:1-2 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
"Sebab sesungguhnya pada hari-hari itu dan pada waktu itu, apabila Aku memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem, Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan beperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku, oleh karena mereka membuang undi mengenai umat-Ku, menyerahkan seorang anak laki-laki karena seorang sundal, dan menjual seorang anak perempuan karena anggur untuk diminum." (Yoel 3:1-3 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
"Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat" (Lukas 21:20). Yerusalem, pada beberapa bagian wilayahnya, memang dikelilingi oleh pasukan bersenjata pada beberapa tahun terakhir ini. Namun hal ini akan semakin memuncak dan kita nantinya akan melihat Yerusalem yang secara keseluruhan akan benar-benar dikelilingi oleh pasukan bersenjata. Perhatikanlah nubuatan ini,"Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan" (ayat 21). Mereka yang mempercayai Allah, mereka yang mempercayai Kristus, mereka yang adalah orang Kristen yang benar akan memahami apa yang harus dilakukan ketika hal-hal ini terjadi karena mereka telah mempelajari tanda-tanda khusus yang telah dikatakan oleh Yesus. Mereka akan selalu memperhatikan dan berdoa. Pada saat itu, mereka akan berlari ke gunung-gunung. "dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota, sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis" (ayat 21-22).
Jadi di masa mendatang, Yerusalem, ibukota emosional dan politik dari Israel, akan dikelilingi oleh musuhnya yang mana hal ini akan tetap terjadi sampai Kristus kembali dan bertempur melawan bangsa-bangsa yang ingin merebutnya (Zakharia 14:3). Sekali lagi kota dari para nabi, raja-raja dan sang Mesias akan dihancurkan dan diserang dengan sangat parahnya. Kejadian yang besar di dalam skenario nubuatan akhir zaman ini akan sungguh terjadi dengan sangat biadab.
11. Peristiwa Yang Tidak Berkenan Dihadapan Allah/The Abomanitaion of Desolation
Ketika kota Yerusalem diserang dan dikalahkan oleh kekuatan asing maka kekuatan tersebut akan memulai apa yang di dalam Alkitab dikatakan "peristiwa menjijikkan yang menghancurkan/Abomination of Desolation", atau suatu perbuatan/peristiwa yang sangat tidak berkenan di hadapan Allah. Sebenarnya peristiwa semacam apakah ini? Yesus Kristus menggambarkan peristiwa yang sangat tidak berkenan di hati Allah ini di dalam Matius 24:15-20. Dimulai pada ayat 15, "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji [peristiwa najis yang menghancurkan yang dipenuhi kecemaran] berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel -- para pembaca hendaklah memperhatikannya -- maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan." Orang-orang di Yudea [pada saat ini mengarah kepada orang pada negara Israel modern], ketika mereka melihat peristiwa yang najis serta menghancurkan ini maka mereka diperintahkan untuk melakukan pelarian diri ke gunung-gunung.
Nubuatan memprediksikan bahwa Yerusalem sekali lagi akan dikelilingi oleh pasukan bersenjata (Zakharia 12:2), dan patung berhala akan dididirikan di suatu tempat suci. Yesus memperingatkan mereka yang beriman untuk melarikan diri dengan cepat ketika hal yang mengerikan ini terjadi. "Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya, dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya." (Matius 24:17-18 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Dengan kata lain, anda harus segera menyingkir menyelamatkan diri ketika anda melihat hal ini terjadi karena jika anda menunggu, maka akanlah terlambat bagi kita untuk melarikan diri. "Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu. Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat [umat Allah akan merayakan Sabat]" (ayat 19-20).
Sesungguhnya terdapat suatu kejadian sejarah yang sama dengan kejadian peristiwa penghancuran Yerusalem dan pendirian patung berhala di Bait di Yerusalem pada masa akhir zaman ini. Pada masa yang telah lalu yaitu pada zaman Antiokus Epipanes yaitu 160 tahun sebelum kedatangan Kristus yang pertama, babi-babi dipersembahkan sebagai persembahan oleh orang-orang Yunani Seleucid di altar Allah di Yerusalem. Sebuah patung Zeus sebagi dewa utama orang Yunani telah didirikan. Sesungguhnya suatu kejadian yang sama akan terjadi sekali lagi. Ingatlah bahwa memang kita pada saat ini hidup pada zaman yang tenang tetapi bukan berarti sesuatu yang buruk tidak dapat datang di dalam kehidupan kita. Keadaan memanglah tenang sebelum peristiwa yang buruk dan menakutkan itu terjadi. Sekarang pikirkanlah jika anda adalah seorang Yahudi yang tinggal di Jerman di tahun 1935, dapatkan anda memprediksikan bahwa suatu hal yang menakutkan sesungguhnya akan datang di dalam kehidupan anda? akankah anda mengetahui bahwa hal yang menakutkan sesungguhnya akan datang dengan secara tiba-tiba dan menimpa kaum anda? Akankah anda memiliki tindakan yang tepat untuk menyelamatkan diri anda dan keluarga anda di dalam menghadapi peristiwa itu? Oleh karenanya, anda memang sudah seharusnya perlu untuk mengawasi hal-hal yang sedang terjadi di dunia ini! Sadarilah bahwa harga yang harus dibayar oleh sikap yang menolak, lesu/malas untuk memperhatikan dan mendengarkan atau sikap yang berlambat-lambat untuk bertindak adalah sangat mahal!
Suatu hal yang penting haruslah dapat kita pahami secara mendalam tentang Matius 24:15. Ayat ini sungguh melibatkan suatu perihal bahwa di Yerusalem nantinya akan terdapat sekali lagi kegiatan pengorbanan binatang di altar Bait Allah Yerusalem/Jerusalem's Temple Mount yang diperuntukkan bagi Allah Abraham, Ishak dan Israel! Bacaan Alkitab yang lain menegaskan hal ini adalah, "Sejak dihentikan korban sehari-hari dan ditegakkan dewa-dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari" (Daniel 12:11). [Jadi jika dikatakan bahwa "sejak dihentikan korban sehari-hari" maka hal ini menyatakan bahwa kegiatan persembahan korban sehari-hari ini haruslah dimulai terlebih dahulu sebelum dapat dihentikan seperti apa yang dengan jelas dinyatakan oleh ayat Daniel 12:11]
Semenjak dinubuatkan bahwa nantinya akan ada tempat pengorbanan, maka banyak orang yang kemudian bertanya-tanya tentang ada tidaknya kemungkinan akan di dirikannya BAIT rumah Tuhan yang besar di Yerusalem. Sementara yang lainnya mengatakan bahwa kemungkinan akan terdapat sebuah altar yang akan didirikan seperti apa yang dulu pernah didirikan ketika orang Yahudi kembali dari perbudakan di Babilon (Ezra 3:2). Oleh karenanya marilah kita terus memperhatikan tentang hal-hal tersebut di dalam berita dunia [karena perihal tempat pengorbanan ini adalah sangat penting di dalam nubuatan akhir zaman]. Nubuatan dengan jelas menunjukkan bahwa orang Yahudi akan sekali lagi mempersembahkan korban di Yerusalem. Walaupun memanglah perihal apakah di Yerusalem akan didirikan sebuah bait atau sebuah altar sederhana belumlah jelas namun hal ini bukanlah berarti bahwa tempat pengorbanan tidak akan pernah didirikan. Ingatlah orang-orang Yahudi di dalam peristiwa Peperangan Enam Hari, mereka dengan secara tiba-tiba dapat melakukan suatu tindakan dengan cepat dan tanpa diduga [sehingga hal itu pulalah yang dapat terjadi di dalam hari-hari mendatang berhubungan dengan tempat korban]. Orang-orang Yahudi dapat bertindak dengan cepat jika mereka memang dipojokkan pada suatu kondisi tertentu.
Nantinya, mulai dari saat ketika kegiatan persembahan korban harian dihentikan oleh kekuatan asing (yang mana hal ini dapat disebabkan oleh kedatangan "raja Utara") dan saat ketika peristiwa yang tidak menyenangkan hati Tuhan tersebut terjadi, yaitu Abomination of Desolation/Kejijikan Yang Menghancurkan [ketika berhala mulai ditegakkan sekali lagi di Yerusalem]-maka "akan terdapat 1290 hari" (Daniel 12:11). Pahamilah bahwa bacaan Alkitab ini sesungguhnya mendiskusikan suatu periode waktu yang jelas yaitu mulai dari saat setelah "peristiwa yang menjijikkan" itu terjadi sampai saat ketika peradaban manusia dimana kita hidup saat ini masuk ke dalam kehancurannya yaitu ketika Kristus kembali ke dunia sebagai Raja segala raja untuk memberikan suatu pemerintahan yang baru, yang dalam hal ini tidak lain adalah Kerajaan Allah.
"Berbahagialah orang yang tetap menanti-nanti dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari. Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman." (Daniel 12:12-13 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Dengan kata lain, Daniel tidak akan melihat sendiri pemenuhan nubuatan yang mana ia tuliskan sesuai dengan wahyu Allah yang ia terima. [Di dalam kitabnya], Daniel dikatakan akan hidup dan meninggal tanpa memahami nubuatan yang ia tuliskan berdasarkan wahyu yang ia terima. Tetapi pada saat ini kita dapat membaca kata-kata Daniel dan memahaminya yaitu jika kita mulai berjalan dengan Allah dan mempelajari hal-hal ini secara sungguh-sungguh. Kita memang butuh untuk menyadari bahwa kita sesungguhnya hidup di saat yang sangat penting khususnya ketika segala sesuatu hal yang ada di dalam nubuatan tersebut akan terjadi. Baiklah hal tersebut memotivasi kita untuk benar-benar mempelajari Firman Allah. Dan yang paling penting dari semuanya adalah baiklah kita mematuhi Allah kita di dalam segala sesuatu!
12. Kehancuran Bangsa-Bangsa berbahasa Inggris-Masa Kesesakan
Sebelum kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya untuk mendirikan kerajaaNya maka kita wajib untuk memperhatikan kejatuhan dan kekalahan yang sesungguhnya dari bangsa-bangsa yang berbahasa Inggris oleh musuh-musuh mereka! Istilah Alkitab bagi kejadian ini adalah "Masa Kesesakan/The Great Tribulation".
Firman Allah dengan jelas menyatakan bahwa akan segera terjadi suatu masa yang paling buruk dan menakutkan seperti yang belum ada di dalam sepanjang sejarah umat manusia. Saat yang paling menakutkan ini (atau yang biasa disebut Masa Kesesakan) juga dibicarakan sebagai masa "Kesusahan Yakub" (Yeremia 30:7). Masa itu akanlah menjadi suatu masa yang jauh lebih mengenaskan jika dibandingkan dengan Perang Dunia ke dua!
Marilah kita, karenanya, melihat bacaan Alkitab yang berhubungan dengan hal yang paling dramatis di dalam struktur kekuatan dunia ini, yang akan seperti suatu jebakan baja yang kuat yang dengan secara tiba-tiba akan menyerang dan mendatangi dunia yang tidak bersiap-siap ini. Nantinya hampir kebanyakan dari kita yang hidup pada saat ini akan benar-benar melihat dan menyaksikan suatu masa yang menakutkan ini baik kita menyadarinya atau tidak. "Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini" (Lukas 21:23 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Ketika anda benar-benar memahami nubuatan ini, maka anda akan mengetahui bahwa Yesus disini sesungguhnya sedang berbicara tentang bangsa-bangsa Anglo-Saxon-Celtic, orang Yahudi dan bangsa bangsa modern keturunan Israel kuno lainnya yaitu ketika Ia sedang mengutarakan nubuatan yang cukup mengejutkan ini.
Perhatikanlah nubuatan yang sama ini di dalam catatan paralelnya di dalam kitab Matius, "Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat." (Matius 24:21-22 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Di masa lampau, adalah memang tidak mungkin untuk melenyapkan seluruh umat manusia dari muka bumi. Anda mungkin dapat melihat suatu peperangan yang cukup dahsyat daya hancurnya di kawasan Eropa, atau Timur Tengah, tetapi anda masih akan menemukan jutaan manusia yang tidak tersentuh peperangan di bagian dunia seperti di Afrika, Asia, Australia atau di Amerika Selatan atau Utara. Yesus telah menubuatkan suatu masa yang unik di dalam sejarah manusia. Melalui perang thermo-nuklirlah maka seluruh umat manusia dapat dilenyapkan dari muka bumi sehingga tidak ada bangsa mana pun yang dapat merasa aman dari penghancuran yang dahsyat yang dapat terjadi pada saat ini.
Kalau kita melihat sejarah maka kita akan mengetahui bahwa di tahun 1950'an muncullah suatu cara yang dapat memungkinkan dilenyapkannya seluruh umat manusia dari planet ini. Dan selama 40 tahun terakhir sampai saat ini kita telah dapat meningkatkan banyak kemampuan kita untuk memproduksi senjata dengan daya ledak dan kemampuan hancur yang jauh lebih dahsyat. Para ahli mengatakan kepada kita pada saat ini bahwa kita sekarang dapat menghancurkan seluruh umat manusia dari bumi ini paling tidak 20 kali lebih cepat dan dahsyat! Kristus sesungguhnya memang menggambarkan masa di mana kita hidup pada saat sekarang ini oleh karena tidak ada pasukan Roma di zaman Yesus yang memiliki kekuatan yang memiliki daya hancur yang dahsyat seperti pada saat sekarang ini.
Disinilah apa yang dikatakan oleh nabi Yeremia tentang saat yang sama, "Inilah perkataan-perkataan yang telah difirmankan TUHAN tentang Israel [yang mana merupakan keturunan-keturunan modern bangsa-bangsa Anglo-Saxon-Celtic] dan tentang Yehuda....'Telah kami dengar jerit kegentaran, kedahsyatan dan tidak ada damai. Cobalah tanyakan dan selidiki, adakah laki-laki melahirkan? Mengapakah setiap laki-laki Kulihat tangannya pada pinggangnya seperti seorang perempuan yang melahirkan? Mengapakah setiap muka berubah menjadi pucat? Hai, alangkah hebatnya hari itu [Yeremia menuliskan nubuatan berdasarkan wahyu yang diberikan], tidak ada taranya" (Yeremia 30:4-7 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Tidak pernah terdapat di dalam sejarah manusia saat yang seperti itu. Diperuntukkan kepada siapakah masa yang sesak tersebut? Masa ini adalah merupakan "waktu kesusahan bagi Yakub" (ayat 7).
Saat itu akan menjadi saat yang sangat menyesakkan seperti yang belum pernah ada. Tidak akan terdapat dua kali masa yang amat sengsara seperti ini. Masa ini adalah masa kesengsaraan yang sama seperti yang dituliskan di dalam Matius 24:21, juga yang ada di dalam Markus 13 dan Lukas 21, masa kesesakan yang sama seperti yang pernah digambarkan di dalam Yehezkiel 36 dan Daniel 12 dan beberapa bacaan lainnya sebagai "Masa Kesesakan/Great Tribulation". Masa ini adalah masa ketika Allah ikut campur tangan untuk menghajar umat pilihanNya. Bagaimanapun juga, berbicara tentang masa yang penuh dengan kesesakan ini, Allah mengatakan, "tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan." (Yeremia 30:11). Jadi Ia tidak akan menghancurkan negara keturunan Israel modern melainkan Ia akan menghukum mereka dengan sangat, untuk mengguncang kehidupan mereka sehingga mereka tersadar. Ia akan membenarkan dan merendahkan umatNya agar mereka terbangun sebelum segalanya terlambat!
Masa yang sangat tidak mengenakkan ini pertama-tama akan ditujukan khususnya kepada bangsa-bangsa keturunan Inggris Persemakmuran and Amerika Serikat, meskipun bangsa-bangsa keturunan Israel lainnya juga akan mendapatkan permasalahan. Tetapi mengapakah hal ini menimpa bangsa-bangsa Inggris dan Amerika Serikat? Hal ini tidak lain disebabkan oleh karena bangsa-bangsa Anglo-Saxon-Celtic tersebut adalah merupakan bangsa yang ditentukan untuk menerima janji-janji hak lahiriah yang besar semenjak mereka tidak lain adalah keturunan Yusuf sendiri (Kejadian 49:22-26). Untuk mengetahui secara lebih jelas tentang perihal Amerika dan Inggris di dalam Nubuatan, anda dapat memesan buklet kami yang berjudul Amerika Serikat dan Inggris di dalam Nubuatan. Di mata Allah, mereka yang menerima berkat haruslah juga bertanggung jawab terhadap berkat-berkat tersebut. Bangsa-bangsa tersebut bukanlah orang-orang favoritNya, tetapai mereka telah dipilih oleh Allah untuk suatu tujuan yang khusus. Marilah kita memahami mengapa dan apakah yang akan terjadi.
"Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya" (Matius 24:30)! Biarlah Allah Yang Maha Kuasa mempercepat hari yang besar tersebut!
Bangsa Amerika Serikat dan Inggris sesungguhnya telah diberkati secara jasmani di atas segala bangsa diatas bumi dalam 200 tahun terakhir ini. Selama periode 200 tahun, orang-orang yang berbahasa Inggris telah memegang kekuatan yang besar yang menggagalkan bangsa-bangsa yang agresif, Kekuatan Pusat di dalam Perang Dunia I dan Kekuatan Poros di dalam Perang Dunia II. Dua kali di dalam abad ini, mereka telah membawa dunia yang berperang kepada kedamaian dan keamanan. Walaupun begitu, hampir semua orang di dalam bangsa tersebut, secara individu, telah berpaling kepada Allah. Mereka secara terus menerus hanya memuji Allah di dalam kemunafikan. "Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia" (Markus 7:6-7).
Terdapat banyak nubuatan akhir zaman yang menyatakan kepada kita tentang apa yang nantinya akan benar-benar menimpa bangsa-bangsa keturunan Anglo-Saxon- Celtic, itulah yang memang dinyatakan oleh Allah di dalam firmanNya. Segala hal yang tidak menyenangkan tersebut akan menimpa mereka jikalau mereka tidak mau merubah tingkah laku mereka yang tidak patuh pada saat ini kepada Allah dan perintahNya.
Nubuatan Wasiat Lama Yang Penting
Nubuatan yang penting di dalam seluruh Wasiat Lama dapat ditemukan di dalam Imamat 26. Ketika bangsa-bangsa Israel modern tersebut dengan benar memahami identitas nasional mereka, maka bab nubuatan ini akan memiliki makna yang baru dan penting. Bacaan Alkitab tersebut adalah merupakan informasi yang mendasar dan pondasi bagi mereka orang-orang Israel modern yaitu orang-orang keturunan Inggris Persemakmuran dan Amerika. Patutlah diingat bahwa orang-orang Anglo Saxon-Celtic sesungguhnya adalah merupakan bagian dari keturunan-keturunan dari mereka yang dipanggil sebagai "Sepuluh Suku Israel Yang Terhilang". Nubuatan di dalam Imamat 21 tersebut pada kenyataannya membicarakan nenek moyang dari Israel modern serta membicarakan tentang anak-anak dan cucu mereka di masa akhir zaman.
Kita sudah seharusnya patut memperhatikan perihal pemenuhan nubuatan-nubuatan yang telah menceritakan kepada kita terlebih dahulu tentang kejatuhan dari Amerika Serikat dan Inggris yang agung, yaitu di dalam hal kebanggaan dan kekuatan mereka bahkan sebelum kota-kota mereka benar-benar dihancurkan di masa depan yaitu pada masa sekitar Perang Dunia III yang akan menjadi saat paling menyakitkan yang pernah di alami umat manusia.
Permasalahan-permasalahan ini akan terus bertumbuh, dan dengan secara nyata serta perlahan tetapi pasti maka anda akan melihat bagaimana segala hal yang dituliskan tersebut akan mulai terjadi bahkan di hadapan mata anda sendiri. Segala kejatuhan dari bangsa-bangsa keturunan Amerika dan Inggris tersebut adalah sangat nyata dan sudah mulai terjadi, hal inilah yang memang akan mematahkan kebanggaan dari kekuatan mereka (Imamat 26:19). Yang mana kemudian hal ini akan disusul dengan kehancuran mereka jikalau mereka nantinya tidak mau benar-benar bertobat dan kembali kepada Pencipta mereka yaitu Allah dari Alkitab yang sebenarnya!
Berbicara tentang Masa Kesesakan yang akan datang di akhir zaman, Allah mengatakan, "Tetapi jikalau kamu tidak mendengarkan Daku, dan tidak melakukan segala perintah itu, jikalau kamu menolak ketetapan-Ku dan hatimu muak mendengar peraturan-Ku, sehingga kamu tidak melakukan segala perintah-Ku dan kamu mengingkari perjanjian-Ku, maka Aku pun akan berbuat begini kepadamu, yakni Aku akan mendatangkan kekejutan atasmu, batuk kering serta demam, yang membuat mata rusak dan jiwa merana; kamu akan sia-sia menabur benihmu, karena hasilnya akan habis dimakan musuhmu. Aku sendiri akan menentang kamu, sehingga kamu akan dikalahkan oleh musuhmu, dan mereka yang membenci kamu akan menguasai kamu, dan kamu akan lari, sungguhpun tidak ada orang mengejar kamu" (Imamat 26:14-17 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Allah maha kuasa telah berkata bahwa Ia akan merendahkan mereka serendah-rendahnya, oleh karenanya maka jika mereka tetap terus melanggar perintah-perintahNya, Ia akan mendisiplin mereka di dalam banyak cara melebihi dari apa yang mereka dapat mulai bayangkan.
Presiden Nixon Menyatakan Tentang Sirnanya Kekuasaan Amerika
Di dalam bukunya yang sangat bermakna, The Real War, Richard Nixon seorang mantan presiden membuktikan bahwa Amerika Serikat memang masih memiliki kekuatan tetapi pada kenyataannya mereka sudah tidak memiliki ketabahan dan keuletan. Mereka telah kehilangan tujuan/arah serta kebulatan tekad. Bapak Nixon menuliskan, "Masalah yang dialami Amerika akan jika dibiarkan menjadi suatu penyakit yang akan menghancurkan dirinya sendiri yaitu jikalau masalah tersebut tidak dengan segera ditangani. Memanglah bersama-sama dengan sekutu mereka di dalam dunia Barat, mereka memiliki kekuatan/kecakapan untuk bertahan, menjadi makmur, serta melindungi diri mereka dari segala tantangan yang semakin menantang dan bertambah berat. Tetapi akankah mereka akan menggunakan kekuatan/kecapakan mereka tersebut?" (halaman 6).
Telah hilangkah kecakapan serta kekuasaan mereka untuk menggunakan kekuatan mereka yang besar yang sudah cukup terlatih di dalam arena dunia? Apa yang telah terjadi pada kekuatan Amerika yang ada di Haiti, Bosnia dan Somalia adalah merupakan contoh-contoh yang harus direnungi, oleh karena secara satu persatu kekuatan tersebut mulai terlepas dari genggaman mereka. Pengembang biakan senjata teknologi Nuklir dan tinggi lainnya akan menjadi semakin mahal dan sulit bagi Amerika. "Tingginya biaya yang sangat tidak dapat diterima oleh mereka ini" pada kenyatannya akan mendesak kekuasaan dan diri mereka untuk tidak dapat berbuat sesuatu hal pun bahkan di dalam melawan bangsa-bangsa yang jauh lebih kecil seperti Korea Utara, Libya, Irak dan Iran.
Sungguhlah patut kita sadari bahwa kekuatan mereka sebenarnya sudah mulai terlepas dari tangan mereka, dan mereka butuh memahami mengapakah hal ini dapat dan akan terus terjadi. Mereka telah kehilangan kekuasaan mereka karena, secara nasional, Allah sudah tidak bersama-sama dengan mereka lagi. Mereka memang masih memiliki kekuatan yang mengagumkan tetapi mereka sudah tidak memiliki kemampuan, kepercayaan diri, serta kekuasaan untuk menggunakan kekuatan tersebut. Sebagai hasilnya, kekuatan itu akhirnya juga mulai memudar.
Bapak Nixon melanjutkan, "kegagalan kekuasaan Amerika pada tahun-tahun terakhir ini adalah sebagian dari produk keletihan setelah hampir dari 40 tahun menanggung beban dari kepemimpinan dunia. Kegagalan tersebut dengan jelas hasil dari trauma peristiwa Vietnam dan Watergate. Tetapi jika kita mengarah kepada perihal yang lebih fundamental maka kita akan melihat bahwa banyak dari mereka yang mengaku sebagai orang-orang yang berperan melindungi ide-ide Amerika ternyata justru menjadi penyebab atau perancang dari kemunduran Amerika itu sendiri" (The Real War, halaman 7-8).
Sekarang marilah kita melanjutkan kepada Imamat 26, Allah berfirman, "Dan jikalau kamu dalam keadaan yang demikian pun tidak mendengarkan Daku, maka Aku akan lebih keras menghajar kamu sampai tujuh kali lipat karena dosamu, dan Aku akan mematahkan kekuasaanmu yang kaubanggakan dan akan membuat langit di atasmu sebagai besi dan tanahmu sebagai tembaga" (Imamat 26:18-19 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Kebanggan mereka akan direndahkan dan seperti yang dinyatakan oleh Presiden Nixon yaitu bahwa mereka akan "kehilangan kekuasaan" dan hal itulah yang sudah mulai terjadi. Sedangkan jika anda mengikuti berita maka anda akan membaca perihal masalah sulit yang sedang dihadapi oleh bangsa-bangsa keturunan Amerika dan Persemakmuran Inggris seperti halnya hutang nasional mereka yang sangat banyak.
Para pesaing mereka di dalam hal kekuatan dan pengaruh global akan meremehkan mereka dengan senyuman puas melihat bagaimana mereka tersandung atas permasalahan domestik dan internasional. Hal-hal tersebut akan menimpa mereka karena mereka telah memalingkan wajah mereka dari Allah. Sungguh karena mereka telah tidak mematuhi Allah, Bapa kita.
Di dalam Imamat 26 dan Ulangan 28 kita akan mendapatkan peringatan yang bersifat nubuatan yang sangat penting bagi kita pada saat ini semenjak kita mengetahui bahwa Allah tersebut tidak berubah (Malakhi 3:6, Ibrani 13:8). Allah berjanji bahwa jika kita mematuhi diriNya, Ia akan meninggikan diri kita" (Ulangan 28:1). Bagaimanapun juga, jika kita tidak mematuhi diriNya dan perintahNya: "terkutuklah engkau di kota" (Ulangan 28:16). Sekarang apakah mereka mendapatkan kutukan di kota-kota mereka? Pikiranlah hal tersebut dengan mendalam. Pada kenyataannya jutaan orang Amerika takut untuk pergi keluar di malam hari pada saat ini. Orang-orang tua baik pria dan wanita sudah takut untuk melakukan perjalanan di sore hari, di negara yang menamakan diri mereka "tanah kebebasan, dan rumah dari para pemberani"! Mereka sesungguhnya benar-benar terkurung di dalam rumah mereka sendiri seperti seorang tahanan! Sungguh mereka tidak diberkati di kota-kota mereka.
Lebih jauh, ketidakpatuhan akan membawa mereka kepada kutukan di dalam persediaan makanan mereka, di dalam hubungan seksual dan di segala kebijaksanaan atau rencana nasional yang akan dilaksanakan di negara mereka karena mereka telah berpaling dari Allah yang maha kuasa.
Dampak yang semakin mendalam dari dosa nasional yang kita lakukan adalah termasuk meningkatnya kriminalitas, kekerasan, ketidaksetiaan di dalam pernikahan, penyimpangan seksual, berbohong, menipu, dan setiap hal buruk lainnya yang dapat dibayangkan yang pada kenyataan sangat bertentangan dengan kehendak Allah yang suci dan adil. Keegoisan dan kemerosotan nilai-nilai dari "kehidupan modern" yang mendasarkan jalan hidup berdasarkan kebanggaan dan kesia-siaan yang egois adalah sesungguhnya seperti rayap yang menggerogoti suatu bangunan yang mana dalam hal ini bangunan tersebut adalah kebanggaan nasional mereka. Sekarang yang harus dipikirkan adalah berapa lamakah waktu akan berlalu sebelum bangunan rumah bangsa kita runtuh? Perhatikanlah sekitar anda dan pertimbangkanlah hal ini baik-baik.
Meskipun sesungguhnya telah diberkati dengan berbagai berkat jasmani yang besar, tetapi bangsa-bangsa keturunan Anglo-Saxon-Celtic telah berpaling dari Allah. Mereka telah mengalami penurunan di dalam standar moral mereka, mereka telah menjadi bangsa yang melakukan penyimpangan, tindakan liar, pencurian dan pembunuhan. Dan Allah akan mencambuk mereka bagi kebaikan mereka karena Allah akan memarahi dan menyesah setiap anak yang Ia cintai (Ibrani 12:6).
Allah mengatakan, "maka dengan menanggung lapar dan haus, dengan telanjang dan kekurangan akan segala-galanya engkau akan menjadi hamba kepada musuh yang akan disuruh TUHAN melawan engkau." (Ulangan 28:48 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Dengan kata lain, bangsa-bangsa yang berbahasa Inggris (termasuk Yahudi dan mereka yang tinggal bersama-sama dengan mereka) akan dimasukkan kedalam penawanan (masa menyesakkan) yang menyedihkan. Allah berkata bahwa mereka akan "membebankan kuk besi ke atas tengkukmu, sampai engkau dipunahkan-Nya ayat yang sama". Bukankah hal ini amat jelas? Allah akan membawa mereka kepada perbudakan nasional. Peristiwa "Pembunuhan Sadis" di zaman Perang Dunia II akan kelihatan sangat tidak berarti jika dibandingkan masa itu. Orang-orang mereka memang tidak akan mati semuanya tetapi mereka akan pada saat itu berdiri sebagai bangsa, mereka tidak menjadi Amerika Serikat atau bangsa-bangsa keturunan Inggris Persemakmuran, yaitu setelah masa penghukuman yang amat menakutkan dari Allah tersebut!
"TUHAN akan mendatangkan kepadamu suatu bangsa dari jauh, dari ujung bumi, seperti rajawali yang datang menyambar; suatu bangsa yang bahasanya engkau tidak mengerti, suatu bangsa yang garang mukanya, yang tidak menghiraukan orang tua-tua dan tidak merasa kasihan kepada anak-anak" (Ulangan 28:49-50). Hal ini tidak berbicara tentang bangsa-bangsa tetangga mereka seperti Meksiko tetapi tentang bangsa yang jauh yaitu dari ujung dunia, dari daerah di Eropa. Musuh ini akan , "...seperti rajawali yang datang menyamba". Adalah sangat menarik semenjak terdapat tiga negara di dunia yang menggunakan rajawali/elang sebagai simbol negara mereka. Yang pertama adalah Amerika Serikat, lainnya adalah Rusia dan yang terakhir adalah Jerman. Negara tersebut adalah "suatu bangsa yang bahasanya engkau tidak mengerti" (ayat 49). "suatu bangsa yang garang mukanya" (ayat 50), yang artinya suatu bangsa yang suka berperang.
Allah menyatakan bahwa mereka akan dikepung di gerbang-gerbang mereka (ayat 52) dan orang-orang mereka akan sangat kelaparan dan putus asa sehingga mereka tidak akan dapat mengharapkan masa depan dan bahkan berpaling dan menjadi kanibal (ayat 53).
Akhirnya, mereka akan dibawa kepada PERBUDAKAN oleh kekuatan yang kuat yang tidak lama lagi akan datang, yaitu kekuatan yang pada saat ini sedang bangkit di Eropa!
Allah Berjanji Untuk Menyelamatkan UmatNya!
Walaupun Allah berkata bahwa Ia akan merendahkan bangsa Israel modern dan memperbaiki tingkah laku mereka, tetapi ternyata Ia juga berjanji untuk menyelamatkan mereka dari segala permasalahan mereka, yaitu jikalau mereka benar-benar menarik dan melihat pelajaran kehidupan mereka dan berpaling dari kejahatan mereka!
Pada kenyataannya nabi Daniel juga berbicara tentang Masa Kesesakan. "Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael [penghulu malaikat yang agung], pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu." (Daniel 12:1). Dengan sangat jelas, "anak-anak bangsamu" adalah termasuk bangsa Allah yang menerima "hak sulung" yang tidak lain adalah bangsa-bangsa keturunan dari "kesepuluh suku yang terhilang".
"Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu. Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal" (ayat 1-2).
Dengan sangat jelas ayat diatas menyatakan suatu masa yang sangat unik. Daniel sesungguhnya sedang berbicara tentang suatu peristiwa kebangkitan ke dalam keabadian dari orang-orang kudus Allah yang akan terjadi pada "sangkakala terakhir" atau ketujuh ketika Yesus kembali ke bumi ini dengan seluruh malaikat agungNya untuk mendirikan Kerajaan Allah dan untuk memerintah selama 1000 tahun (1 Korintus 15:1; 1 Tesalonika 4; Wahyu 20:4). Ingatlah bahwa dalam hal ini Daniel tidak sedang membicarakan suatu hal yang terjadi di zaman Abad Pertengahan. Nubuatan ini berhubungan dengan periode Masa Kesesakan yang akan mengarah kepada kedatangan Yesus yang kedua kalinya di akhir dunia yang jahat ini. (Matius 24:21-30).
Sejalan dengan pernyataaan yang dinyatakan oleh nubuatan, disana kita dapat memahami bahwa Allah yang maha kuasa sendirilah yang akan memerintahkan salah satu dari malaikat agungNya, Mikhael, untuk "mengawasi" umat Israel, yang pada saat itu akan berada pada keadaan yang hancur dan tersebar ke seluruh bangsa sebagai tawanan yang diperbudak.
Sedangkan peristiwa penyelamatan penuh mukjizat yang dilakukan oleh Allah bagi umatNya dengan jelas dapat kita baca di dalam bab 30 dari Yeremia, "Maka engkau, janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, demikianlah firman TUHAN, janganlah gentar, hai Israel! Sebab sesungguhnya, Aku menyelamatkan engkau dari tempat jauh dan keturunanmu dari negeri pembuangan mereka. Yakub akan kembali dan hidup tenang dan aman, dengan tidak ada yang mengejutkan. Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah" (Yeremia 30: 10-11).
Sedangkan ayat sisanya dari Yeremia 30 dan 31 secara berkelanjutan menjelaskan tentang bagaimanakah Allah akan dengan besar memberkati umatNya, yaitu ketika mereka percaya dan mau mempelajari pelajaran kehidupan mereka, "Nyanyian syukur akan terdengar dari antara mereka, juga suara orang yang bersukaria. Aku akan membuat mereka banyak dan mereka tidak akan berkurang lagi; Aku akan membuat mereka dipermuliakan dan mereka tidak akan dihina lagi" (ayat 19).
Apakah yang akan menjadi keadaan terakhir dari umat Israel, setelah Allah membebaskan mereka dari penawanan oleh pihak yang sangat menindas? "Dengarlah firman TUHAN, hai bangsa-bangsa, beritahukanlah itu di tanah-tanah pesisir yang jauh [termasuk orang-orang bangsa Inggris], katakanlah: Dia yang telah menyerakkan Israel akan mengumpulkannya kembali, dan menjaganya seperti gembala terhadap kawanan dombanya! Sebab TUHAN telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya. Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan TUHAN, karena gandum, anggur dan minyak, karena anak-anak kambing domba dan lembu sapi; hidup mereka akan seperti taman yang diairi baik-baik, mereka tidak akan kembali lagi merana.
"Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka. Aku akan memuaskan jiwa para imam [pelayan Allah] dengan kelimpahan, dan umat-Ku akan menjadi kenyang dengan kebajikan-Ku, demikianlah firman TUHAN" (Yeremia 31:10-14).
Sayangnya masa kesesakan yang sangat menyesakkan tersebut, seperti yang dinubuatkan oleh firman Allah yang akan menimpa mereka yang tidak mau mendengarkan firmanNya, terpaksa harus datang terlebih dahulu! Sungguh suatu hal yang amat menyedihkan melihat suatu kenyataan bahwa bangsa-bangsa Israel modern tidak mau mendengarkan dan kembali kepada Allah mereka! Memanglah patut diketahui bahwa masa kesesakan tersebut adalah merupakan masa yang paling buruk yang pernah dialami oleh bumi ini (Matius 24:21; Yeremia 30:7; Daniel 12:1)!
Tujuan dari kabar baik adalah bahwa firman Allah juga memprediksikan kedatangan Kristus Yesus yang agung ke bumi ini. Ia akan melepaskan keturunan Israel modern (yaitu bangsa-bangsa keturunan Anglo Saxon Celtic dan juga bangsa Yahudi) dari masa-masa suram penawanan dan kesesakan. Allah berkata Ia akan mengambil alih seluruh pemerintahan manusia (Wahyu 11:15-18; 19:11-21). Kristus akan kemudian menghancurkan Setan, sehingga dia tidak akan dapat menyesatkan dunia (Wahyu 20:1-3) dan setelah menyingkirkan Setan dari kekuasaannya atas bangsa-bangsa, Allah yang agung akan mendirikan Kerajaan Allah di atas bumi yang telah lama dipenuhi dengan kutuk dan peperangan ini (Yesaya 11:1-9; Wahyu 20:1-4).
Nabi Daniel juga menuliskan kabar baik tentang pendirian Kerajaan Allah yang agung, "Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya" (Daniel 2:44).
Lebih jauh, Daniel mengatakan, "Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi: pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal, dan segala kekuasaan akan mengabdi dan patuh kepada mereka" (Daniel 7:27).
Akhirnya, setelah melalui Masa Kesesakan maka bangsa-bangsa kemudian akan tiba di suatu saat ketika Allah akan mendirikan kerajaanNya untuk memimpin segala bangsa untuk membawa kedamaian, kesehatan dan kebahagiaan bagi mereka!
13. Tanda-tanda di langit dan Hari Tuhan
Dan berikutnya, setelah Masa Kesesakan, maka akan terjadilah suatu kejadian yang dramatis yaitu adanya tanda-tanda di langit yang akan dapat disaksikan oleh setiap orang di bumi. "Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang" (Matius 24:29 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Allah benar-benar akan mencampuri urusan kehidupan manusia! Bahkan Ia akan mengguncang alam dan menunjukkan kepada generasi dimana kita hidup pada saat ini bahwa di alam semesta ini terdapat Allah yang nyata. Ia akan sungguh-sungguh memberi pelajaran kepada umat manusia bahkan Ia belum selesai dengan membawa bangsa-bangsa Israel modern ke dalam penawanan. Mereka telah mengaku sebagai bangsa-bangsa Kristen, tetapi secara nasional diri mereka dipenuhi dengan kesesatan, kesombongan, ketamakan dan tindak kekerasan.
Perhatikan Wahyu 6: "Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang" (ayat 12-13).
Disinilah akan terjadi serangkaian kejadian yang akhirnya mengarah kepada kedatangan Kristus kembali ke dunia. Hampir seperti kembang api yang disulut di malam hari maka kita akan benar-benar dapat menyaksikan perubahan yang jelas antara Masa Kesesakan dengan masa ketika hukuman Allah dicurahkan secara langsung olehNya kepada mereka yang tetap tidak bertobat dan bergabung di dalam pemberontakan menentang Pencipta mereka. Perhatikan ayat 17: "Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan?"
Di sinilah di dalam Wahyu 6, enam meterai menyatakan skenario dari kejadian-kejadian yang sama yang diceritakan oleh Yesus kepada murid-muridNya yang akan terjadi di akhir zaman. Sejalan dengan dibukanya meterai-meterai maka kita akan menemukan beberapa hal yang penting untuk diketahui, yang pertama adalah nabi palsu; yang kedua adalah peperangan; ketiga adalah kelaparan; keempat adalah wabah penyakit; yang kelima adalah Masa Kesesakan (termasuk termartirnya para rasul). Meterai yang keenam adalah tanda-tanda di langit. Di dalam Yoel 2 kita juga akan melihat tanda-tanda di langit yang terjadi sebelum Hari Tuhan yang besar dan yang mencengangkan tersebut, "Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu" (ayat 31). Kita telah melihat di dalam Matius 24 bahwa tanda-tanda dilangit akan terjadi setelah Masa Kesesakan berlalu. Sehingga kejadian-kejadian apakah yang tersisa yang harus terjadi sebelum Kerajaan Allah dengan nyata didirikan di bumi kita ini?
14. Tujuh Malapetaka Yang Terakhir
Setelah keenam materai pertama dari Wahyu 6 dibuka, kita membaca, "Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan" (Wahyu 6:17).
Kemudian, setelah menuliskan tentang perlindungan yang akan diberikan kepada 144.000 orang dan sekelompok besar orang di dalam Wahyu 7, bab 8 menggambarkan tentang terbukanya meterai yang ketujuh. Inilah meterai yang menunjukkan suatu hukuman langsung dari Allah atas dunia yang memberontak ini. Hal ini terdiri dari tujuh sangkakala murka yang digambarkan di dalam Wahyu 8 dan 9.
Akhirnya, di dalam Wahyu 11:15, Sangkakala Ketujuh/"Sangkakala Terakhir" yang terkenal dibunyikan. Pada saat inilah Kristus akan kembali di dalam kekuatan dan kemuliaan. Tetapi bahkan ketika Ia kembali, bangsa-bangsa yang tersesatkan dari umat manusia ini akan berperang dan mengutuki diriNya yang tidak lain adalah Pencipta mereka sendiri (Wahyu 16:21; 17:14).
Jadi, sejalan dengan kedatanganNya, Kristus akan mencurahkan tujuh murka yang terakhir yang digambarkan di dalam Wahyu 15:1 dan 16:1-21. Pelajarilah bacaan-bacaan ini. Murka-murka ini akan benar-benar sangat menakutkan!
Tetapi bahkan disini, Allah yang marah dan memukul setiap anak yang Ia cintai (Ibrani 12:5-6), akan melakukan hal ini agar bangsa-bangsa benar-benar memahami kesalahan mereka dan jera. Sejalan dengan anda membaca ayat-ayat yang telah diberikan di atas, anda akan melihat bahwa setiap gunung dan pulau di bumi akan terguncang. Sungguh Allah tidak menyisakan apapun bagi bangsa-bangsa yang keras kepala, orang-orang jahat dan pemberontak untuk dapat bertahan di dalam dunia mereka yang dihancurkan. Segala hal disekitar mereka akan dihilangkan dan dihancurkan. Umat manusia akan datang untuk menyadari bahwa mereka bukanlah apa - apa jika dibandingkan dengan Allah Pencipta dari alam semesta.
Ratusan juta pria dan wanita akan akhirnya mengetahui, sama seperti apa yang dilakukan oleh Ayub, "Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu." (Ayub 42:5-6). Suatu hal yang tidak pernah mereka lakukan sebelumnya, umat manusia akan benar-benar bertobat dan berkeinginan untuk mendengarkan kebenaran serta minister dan pengajar Allah yang benar dan mematuhi Pencipta mereka.
Kemudian mereka akan benar-benar memahami pernyataaan-pernyataan Allah di dalam Yesaya, "Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk. Sebab bukan untuk selama-lamanya Aku hendak berbantah, dan bukan untuk seterusnya Aku hendak murka, supaya semangat mereka jangan lemah lesu di hadapan-Ku, padahal Akulah yang membuat nafas kehidupan" (Yesaya 57:15-16 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Akhirnya, umat manusia secara keseluruhan akan direndahkan sehingga dapat diajar. Mereka akan berbuah bagi Kristus Yang Hidup dan para orang kudus yang dibangkitkan yang akan bergabung denganNya di dalam memerintah seluruh dunia di dalam dunia yang akan datang. Di dalam pemerintahan Kristus di dunia ini akan dikenal sebagai Kerajaan Allah yang akan secara giat memerintah dan bertahan di dalam menjalankan pemerintahan Allah di bumi!
Hal-hal apakah yang akan terjadi pada masa mendatang?
Apakah yang akan terjadi? Jikalau negara-negara Israel modern tidak dengan hati yang rela bertobat dari pelanggaran hukum-hukum Allah maka sungguh mereka akan mengalami masa depan yang cukup menyedihkan. Karena setiap negara dan kekaisaran dunia yang telah melakukan tindakan amoral dengan sangat kejinya maka walaupun mereka sangat agung tetapi tetap akan menemui akhir dari pemerintahan merekaa.
Akankah para pengabar Injil di Amerika dan Inggris tersadar dan mulai untuk mengabarkan pentingnya dan harusnya seorang umat Kristen untuk mematuhi hukum-hukum Allah? Akankah pemimpin politik kita akan berpaling kepada sang Pencipta di dalam ketakutan ilahi yang besar, yaitu dengan menjadikan Allah dan jalan-jalanNya sebagai suatu bagian yang vital dari kehidupan berbangsa kita? Akankah kaum pendidik, psikolog dan sosiolog memulai untuk membangun konsep-konsep pemikiran mereka berdasarkan pondasi firman Allah? Bagaimanakah pendapat anda?
Jawabannya sangatlah jelas. Mereka, bersama bangsa-bangsa yang berbahasa Inggris di seluruh dunia, sesungguhnya sedang menuju dan berada pada masa kehancuran mereka secara nasional, suatu PENGHUKUMAN NASIONAL, seperti yang belum pernah ada di permulaan sejarah modern umat manusia. Dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun, maka mereka akan mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan yang menimpa mereka secara nasional. Hutang nasional mereka akan semakin meningkat demikian juga dengan angka kebejatan moral dan kejahatan. Kota-kota mereka akan menjadi semakin tidak aman semenjak kota-kota mereka dipenuhi dengan bandit dan peperangan antar geng, juga pula kerusuhan antar golongan ras yang akhirnya akan mengarah kepada kerusuhan untuk mendapatkan makanan melihat masa-masa kekeringan dan wabah penyakit yang akan menimpa negara-negara mereka.
Menggambarkan keadaan yang akan menimpa bangsa-bangsa Israel modern di akhir-akhir zaman, Allah menyatakan, "TUHAN akan menyerakkan kamu di antara bangsa-bangsa dan hanya dengan jumlah yang sedikit kamu akan tinggal di antara bangsa-bangsa, ke mana TUHAN akan menyingkirkan kamu. Maka di sana kamu akan beribadah kepada allah, buatan tangan manusia, dari kayu dan batu, yang tidak dapat melihat, tidak dapat mendengar, tidak dapat makan dan tidak dapat mencium. Dan baru di sana engkau mencari TUHAN, Allahmu, dan menemukan-Nya, asal engkau menanyakan Dia dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu. Apabila engkau dalam keadaan terdesak dan segala hal ini menimpa engkau di kemudian hari, maka engkau akan kembali kepada TUHAN, Allahmu, dan mendengarkan suara-Nya. Sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah Penyayang, Ia tidak akan meninggalkan atau memusnahkan engkau dan Ia tidak akan melupakan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu" (Ulangan 4:27-31 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Ya, memang jika mereka tidak mau mendengarkan Allah, baik secara nasional maupun pribadi, oleh karena PERINGATAN telah dikumandangkan baik pada saat ini dan juga di bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang maka mereka akan benar-benar akan merasakan penghukuman Allah yang akan menyadarkan mereka akan kesalahan mereka.
Sedangkan pada saat yang sama banyak dari mereka yang dipengaruhi oleh segala kesesatan yang akan mempengaruhi mereka untuk tidak khawatir dan tidak mengindahkan peringatan Allah, "Sebab kaum Israel dan kaum Yehuda telah sungguh-sungguh berlaku tidak setia terhadap Aku, demikianlah firman TUHAN. Mereka memungkiri TUHAN dan berkata: "Dia tidak berbuat apa-apa! Malapetaka tidak akan menimpa kita, perang dan kelaparan tidak akan kita alami" (Yeremia 5:11-12 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Dengan kata lain, mereka akan berkata bahwa nubuatan-nubuatan yang ditulis didalam Alkitab tersebut tidaklah nyata, dan bukanlah Allah yang mewahyukannya, bahkan berpikiran bahwa perihal nubuatan yang diberitakan tersebut adalah hal-hal menyedihkan yang tidak masuk akal yang hanya dikabarkan oleh pengabar Injil yang hanya ingin menakut-nakuti orang saja. Para pencemooh juga akan berkata, "Dia tidak berbuat apa-apa! Malapetaka tidak akan menimpa kita, perang dan kelaparan tidak akan kita alami" (ayat 12). Hal ini bahkan akan diperburuk ketika para pemberita Injil yang sesat berbicara tentang sesuatu yang jahat tentang pelayan Allah yang benar dengan menganggap perkataan mereka sebagai angin, "firman TUHAN tidak ada pada mereka" (ayat 13).
Allah dengan jelas telah memperingatkan kita pada masa sebelumnya bahwa akan terdapat peleter dan peragu yang akan menentang peringatan Allah yang disampaikan oleh pelayan-pelayanNya yang benar, "Saudara-saudara yang kekasih, ini sudah surat yang kedua, yang kutulis kepadamu. Di dalam kedua surat itu aku berusaha menghidupkan pengertian yang murni oleh peringatan-peringatan, supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu. Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." (2 Petrus 3:1-4 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).
Apakah Yang Harus Anda lakukan?
Sekarang, anda harus menyadari bahwa keadaan moral bangsa-bangsa berbahasa Inggris pada saat ini adalah sangat tidak baik dan merosot. Sungguh segala sesuatunya akan berubah di dalam sepuluh atau dua puluh tahun mendatang dan hal ini akan benar-benar berdampak kepada kehidupan masa depan anda dan anak-anak anda dan bahkan cucu-cucu anda. Kehidupan kita memang sebenarnya berada di ujung tanduk.
Tetapi ketahuilah bahwa sesungguhnya terdapat Allah yang nyata dan hidup yang memegang peranan terhadap segala sesuatu yang ada. Ia memerintah umat manusia dan bangsa-bangsa bahkan secara lebih nyata dan langsung lebih dari apa yang pernah anda sadari. Marilah kita menuju kepada Daniel 4:25 dimana Daniel, berbicara kepada Raja Nebukadnezar, "Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan! Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian" (Daniel 2:20-21 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Allah benar-benar memiliki kekuasaan atas pemerintahan-pemerintahan dari negara-negara di dunia ini dan bahkan Ia sering menentukan hasil dari suatu pemilihan dan pengangkatan raja-raja, monarki-monarki, serta diktator-diktator bangsa-bangsa di seluruh dunia.
Kita perlu untuk memiliki iman atas kekuatan Allah. Ingatlah selalu bahwa Allah yang abadi adalah Allah yang benar yang berkuasa atas segala hal. Ia adalah Allah yang mengawasi kehidupan masyarakat kita yang sudah salah arah dan jahat ini dan kapanpun Ia rasa perlu maka Ia akan ikut campur di dalam kehidupan kita agar Ia dapat menyelesaikan tujuanNya bagi kita.
Jadi dengarkanlah apa yang dikatakan Allah tentang masyarakat dan tentang masa depan anda. "Jagalah dirimu", Yesus mengatakan "supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniaw" (Lukas 21:34). Mungkin anda akan mengatakan, "Ah biar saja 'kan masih terdapat beberapa tahun lagi". Memang masih terdapat beberapa tahun lagi tetapi anda harus sadar bahwa masa beberapa tahun tersebut sangatlah sebentar dan tanpa terasa maka masa beberapa tahun tersebut akan cepat habis terlalui. Oleh karena itu ingatlah bahwa janganlah anda membiarkan hati anda disesatkan oleh kemabukan dan segala kekhawatiran kehidupan sehingga anda terlupa akan waktu yang semakin pendek ini dan tiba-tiba anda akan terkejut ketika hari tersebut datang secara mendadak. Hendaklah kita mengetahui bahwa hari itu akan datang "seperti jebakan", seperti suatu perangkap binatang yang mematikan yang tidak diacuhkan, tetapi yang akan menangkap binatang tersebut tanpa mereka sadar akan apa yang menjepitnya. Janganlah hal ini terjadi pada diri anda. Kristus sungguh akan datang dan kedatanganNya akan seperti apa yang dinyatakan di dalam ayat 35, "tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat" (ayat 35), yaitu bagi mereka yang tidak mempersiapkan diri dan disesatkan.
Bahkan jika bangsa-bangsa Anglo Saxon Celtic tersebut secara keseluruhan tidak mau bertobat, tetapi anda secara pribadi dapat bertobat jika memang anda menginginkannya. Anda akan dapat dimaafkan dan dilindungi ketika Masa Kesesakan tersebut datang. Yesus sendiri memberikan jaminan ini. Untuk mengetahui secara lebih jauh mengenai hal-hal apakah yang perlu anda ketahui, anda dapat memesan buklet kami yang kami tawarkan tanpa pungutan biaya sepersepun dengan judul "Bagaimanakah Seorang Kristen Yang Benar?/What is a True Christian?". Buklet kami ini akan menceritakan kepada anda secara rinci tentang hal-hal yang harus anda lakukan.
Yesus memerintahkan kita untuk berjaga-jaga dan dengan membuktikan segala tulisan yang tertulis di dalam buklet ini dengan firman Allah maka anda akan memahaminya banyak hal yang harus anda ketahui. Biarlah Alkitab berbicara kepada diri anda. Selalulah anda mengingat bahwa mereka yang percaya di dalam Allah, mereka yang percaya di dalam Kristus, mereka yang benar-benar umat Kristen akan benar-benar dapat memahami kapankah hal-hal buruk yang dinyatakan di dalam Alkitab tersebut terjadi oleh karena mereka telah mempelajari tanda-tanda yang dikatakan oleh Yesus.
Jadi kita harus memperhatikan segala kejadian penting yang ada di dunia ini, berdoa agar Allah membantu kita untuk berserah diri kepadaNya dan kepada AnakNya Yesus Kristus, yaitu dengan menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan Tuan, Tuhan, Majikan, Imam Tertinggi dan Raja kita yang akan datang. Dan biarlah melalui RohNya yang ada di dalam diri kita, kita mematuhi perintah-perintahNya dan melakukan hal-hal yang berkenan dan menyenangkan dihadapanNya (1 Yohanes 3:22). Oleh karenanya dengan cara seperti itulah kita dapat memulai berjalan bersama Allah yang memang telah memberikan kita kehidupan dan nafas kehidupan. Sehingga kita akan benar-benar dapat mempersiapkan kedatangan Yesus Kristus untuk kedua kalinya.
Secara pribadi anda dapat meningkatkan pada diri anda sendiri suatu kewaspadaan terhadap kejadian-kejadian penting yang sedang terjadi di dunia ini. Anda dapat dengan bersungguh-sungguh dan rajin mempelajari Alkitab serta melihat dengan benar tentang hal yang dikatakan oleh Alkitab itu sendiri. Merataplah kepada Allah didalam doa yang sungguh! Memohonlah kepada Allah akan bimbingan dan kekuatan untuk melakukan apa yang baik! Carilah Allah agar anda dan keluarga anda mendapatkan perlindungan di dalam tahun-tahun yang penuh dengan kesulitan yang tidak lama lagi akan datang! Demikian juga hendaklah anda berbalik dengan kesungguhan hati kepadaNya, yaitu dengan bulat hati mulai mematuhi hukum-hukumNya. Anda sebenarnya dapat menerima Yesus Kristus sebagai sang Juru Selamat anda dengan berserah diri kepadaNya dan membiarkan diriNya dan kehidupanNya untuk hidup di dalam diri kita.
Sejalan dengan anda bergiat di dalam mencari diriNya dan percaya di dalam Injil yang benar yang diajarkan oleh Yesus Kristus, maka anda akan memahami tentang segala hal yang diinginkan oleh Tuhan yang harus anda lakukan.
Laksanakanlah perintahNya maka Ia akan memperkaya kehidupan anda dengan pengertian dan arti. Ia akan memberi anda hidup yang kekal di dalam KerajaanNya yang akan segera datang (Yohanes 3:16; Roma 6:23). Ia juga akan membebaskan anda dari bencana dunia yang akan datang seperti yang telah dinubuatkan oleh Yesus sendiri dengan jelas.
Seperti yang diperintahkan oleh Yesus Kristus sendiri, "Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia" (Lukas 21:36)!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.