
Planet Nibiru
Apa yang anda perlu tahu dari Planet Nibiru!
Kabar mengenai Planet Nibiru atau Planet X menjadi topik yang begitu hangat beberapa tahun terhakir ini. Planet ini pertama kali ditemukan saat NASA mengorbitkan satelit The Infrared Astronomical Satellite (IRAS) pada tahun 1983. Amerika bekerjasama dengan beberapa negara Eropa untuk mebuat satelit ini, dengan tujuan ingin mendeteksi benda-beda di galaxi kita. Singkat cerita, ditemukanlah planet Nibiru ini.
Bertahun-tahun silam, para toko terkenal telah berbicara mengenai hal ini, seperti berikut:
Nostradamus : “A big object heading to our planet, it will reach by 2012 but it wont hit us”
Alber Einstein : “Be careful about Pole Shift (Keterbalikan kutub utara dan selatan yang menyebabkan matahari terbit di sebelah barat) to the earth that can suffer people a lot.”
Planet ini juga pernah diungkapkan oleh Zechariah Sitchin (1920-2010) adalah seorang ilmuwan keturunan Yahudi yang lahir di Rusia, dimana ia mengatakan akan planet dari luar pluto yang akan melintasi tata surya kita setiap 3600 tahun.
Pada tahun 1963 Gail Smith, seorang astronom AS menemukan gumpalan awan raksasa yang mengandung gas hidrogen dalam volume sangat besar tengah melesat mendekati piringan Galaksi Bima Sakti, saat melakukan penelitian di Universitas Leiden, Belanda. Objek ini bergerak dengan kecepatan 240 kilometer per detik dan diperkirakan menabrak piringan galaksi Bimasakti dengan kemiringan 45 derajat. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 2012 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya.
Planet Nibiru sendiri memiliki ukuran seperti planet Jupiter atau 4x diameter Bumi (Carlos Munoz Ferrada, ahli astronomi Chili). Para ahli telah mempekirakan resiko terbesar jika planet ini menghantam bumi. Planet Nibiru berasal dari galaxi lain, yaitu dariNemesis atau Brown Dwarf Star. Planet ini akan menyelesaikan putaran orbitnya yang berlaku setiap 3600 tahun. Yang parah adalah planet ini memiliki revolusi yang berlawanan dengan revolusi bumi dan planet lain di galaxi kita. Diperkirakan, saat Matahari dan Nemesis saling mengorbit, Nibiru akan berada pada jarak yang cukup dekat dengan bumi. Peristiwa ini menyebabkan bumi berhenti berotasi, bumi keluar dari orbitnya, dan menyebabkan matahari terbit di barat, sebab terjadi Pole Shift, yaitu posisi bumi terbalik sehingga mencul 2 kutub yang baru.
Bahkan jauh sebelum benda langit ini menghantam Bumi, kedatangannya sudah membawa banyak sekali perubahan atas bumi, seperti gempa bumi, tsunami, dan radiasi yang menyebabkan perubahan cuaca ekstrim. Hal ini diakibatkan oleh memiliki kadar plasma tinggi dan pancaran energi yang begitu dahsyat dari planet ini, sehingga mengakibatkan kerusakan hebat pada planet yang dilewatinya.
NASA sendiri mengkalim bahwa semua berita tentang planet nibiru in iadalah hoax. Meski beberapa ilmuwan lain menyatakan hal yang berbeda.
“Nibiru dan cerita-cerita lain mengenai planet-planet liar adalah hoax internet. Tidak ada dasar faktual dari klaim-klaim ini. Jika Nibiru atau Planet X nyata dan mengarah menuju Bumi pada 2012, para astronom akan melacaknya setidaknya dalam dasawarsa terakhir, dan itu akan terlihat sekarang dengan mata telanjang. Tentu saja, itu tidak ada.”
Mereka mengklaim bahwa Nibiru hanya akan sampai pada Asteroid Belt saja, dan tidak memasuki orbit bumi.
Bagaimana menanggapi hal ini?
Alkitab dengan jelas mencatat pada pada masa itu akan terjadi siksaan yang belum pernah ada sebelum dunia dijadikan.
Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. ~Matius 24:21
Tentu siksaan ini bukan hanya dari pihak Antikristus, tetapi juga dari alam. Beberapa kali Alkitab mencatat rusaknya bumi akibat bencana alam.
Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. ~Wahyu 8:10
Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya ~Wahyu 6:13-14
Yang menarik adalah sarjana Yahudipun menanggapi hal ini dengan serius. Melalui muridnya yang bernama Rabbi Daniel Travis, Rabbi Moshe Sternbuch mengatakan bahwa bahwa ada perubahan besar yang datang ke dunia. Dan dengan serius ia menyatakan bahwa kedatangan hari-hari akhir akan berkaitan dengan bintang-bintang, seperti yang dijelaskan dalam teks mistik Yudaisme berikut:
Pada saat itu Melekh Hamoshiach (Mesias Raja) akan bangun dan pergi keluar dari Gan Eden (Taman Eden), dari tempat yang disebut Kan Tzippor, dan akan terungkap di Galil (Galilea) …. Sebuah bintang akan muncul dari sisi timur, menyala dengan semua warna, dan tujuh bintang lainnya akan pergi di sekitar bintang ini dan membuat perang di semua sisi tiga kali sehari selama 70 hari, dan semua orang di dunia akan melihatnya.
Tak hanya itu ahli Kode Alkitab, Rabbi Mattiyahu Glazerson mengungkapkan dalam sebuah video mengenai planet Nibiru ini. Ia menggunakan kitab Ulangan untuk menjelaskan hal ini. Ia kemudian menerangkan bahwa kode Alkitab tersebut menunjukkan “ancaman bintang” yang melintasi dengan kata “shaveet” (komet). Glazerson juga menemukan kata Nibiru.
Salah satu rabbi yang paling disegani di Isarel yaitu Rabbi Yuval Ovadia menyatakan hal yang sama mengenai keberadaan planet Nibiru ini. Ia pun mengaku memiliki banyak artikel surat kabar tentang keberadaan Nibiru sejak berita mengenai planet ini mulai dibicarakan, sekitar 40 tahun yang lalu.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.