Imam Lewi
Gen murni dari Imam Harun telah ditemukan?
Para ilmuwan telah menemukan gen yang dapat ditelusuri dari Harun, Imam pertama (Kohen) dari orang-orang Yahudi dalam Alkitab, dari populasi Yahudi modern saat ini yang membawa garis keturunan imam.
Bangsa Yahudi memiliki genetika imam yang diturunkan dari ayah ke anak, dimulai dari Harun (Keluaran 28:1). Walaupun telah mengalami diaspora selama 2000 tahun, ilmu pengetahun modern saat ini mampu membuktikan konsep Alkitab bahwa seorang imam memiliki warisan gen imam yang bisa dipercaya integritasnya. Kebenaran ini akan mengarahkan kita nanti saat Bait Suci ke-3 dibangun, imam yang memiliki gen murni dari Imam Harun akan memenuhi syarat-syarat untuk memimpin ritual dan upacara Altar Kudus.
Masih ingatkah saudara kisah dalam Alkitab dimana Tuhan memilih semua anak sulung bangsa Israel setelah Ia menyelamatkan dari wabah yang membunuh semua anak sulung di Mesir? Pada mulanya Tuhan telah memilih anak-anak sulung tersebut agar mereka bisa melayani Allah. Namun Tuhan murka atas mereka saat anak-anak sulung tersebut terlibat dalam dosa anak lembu emas (Keluaran 32). Di titik itulah Tuhan memilih suku Lewi (suku Musa dan Harun) untuk memegang jabatan imam untuk selamanya, untuk melayani di Bait Suci.
Setelah diteliti, ahli-ahli genetika telah memverifikasi kelompok pria yang diyakini mewarisi gen imam Harun yang hidup lebih dari 3000 tahun yang lalu. Hasilnya luar biasa, penelitian demografis menunjukkan bahwa keturunan kohanim (imam) selalu mewakili sekitar lima persen dari total populasi Yahudi.
Menurut hukum Yahudi, identitas Yahudi ditentukan oleh agama ibu, tetapi penunjukan imam dan identitas kesukuan selalu ditentukan oleh ayah. Perlu diketahui bahwa wanita memiliki kromosom XX dan pria memiliki kromosom XY. Kromosom X pria berasal dari ibu, dan kromosom Y berasal dari ayah. Semua keturunan pria memiliki gen haplotipe. Gen tersebut adalah adalah sekumpulan DNA yang mengandung variasi gen yang diyakini para peneliti sebagai satu unit generasi yang berhasil berkembang biak. Dengan demikian akan lebih mudah menemukan gen imam tersebut karena Kromosom Y memiliki DNA yang mirip.
Hipotesis gen imam ini pertama kali diuji oleh Profesor Karl Skorecki, yang juga adalah keturunan imam, tepatnya keturunan Ashkenazi. Dia melakukan pengujian di Rambam-Technion Medical Center – Haifa tahun 1997. Dia menguji sebanyak 2 kali pada penanda kromosom Y yang berbeda. Hasil dari pada kromosom Y (YAP-) tercatat memiliki 98,5 persen gen imam.
Kebingungan yang selama ribuan tahun menjadi perpecahan dalam kalangan umat Yahudi kini terjawab sudah. Sejak ditemukannya gen murni dari imam Harun ini membuka mata kita bahwa Tuhan sendiri yang mempersiapkannya. Setelah lebih dari 3000 tahun tahun lalu, ditambah dengan mutasi genetika, para ahli kini telah menemukan gen murni dan asli dari imam nenek moyang mereka yang pertama yang telah bertahan dalam timeline yang begitu rapi.
Ada banyak spekulasi mengenai bait ke-3, dimana banyak syarat yang harus dipenuhi oleh imam, demikian juga dengan tugas mereka nantinya yang berhubungan dengan bait suci. Faktanya, ratusan kohanim berkumpul di Tembok Barat pada Sukkot atau Hari Raya Pondok Daun untuk memberkati ribuan orang Yahudi, seperti dalam tradisi leluhur mereka yang telah diturunkan ribuan tahun silam. Bukankah ini bukti ilmiah mengenai kisah para Imam yang tercatat pernah ada dalam Alkitab? Dan yang pasti kehadiran para imam tersebut menandakan mereka telah siap bekerja!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.