Meskipun mendapatkan tekanan berat dari kekuasaan Komunisme, akan tetapi Tangan Tuhan Yesus tetap memberikan kekuatan kepada pengikut-Nya di negara Komunis yang menghadapi ancaman dan penindasan. Terlihat mereka selalu setia dalam keadaan apapun juga. Di negara-negara Komunis tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menguatkan dan melindungi mereka.
Pengantar singkat :
Karl Marx, salah satu motor gerakan Komunis, yang menginspirasi Lenin dan Trotsky dengan teori komunis nya (Manifesto Komunis), diam-diam adalah Imam Setan (lihat buku Richard Wurmbrand ini, Marx dan Setan). Marx sering muncul di foto dengan kode tangan Masonik yang misterius. Komunis ini menyebar dari Rusia ke negara-negara China dan sekitarnya termasuk korea, Vietnam, dll dan seluruh dunia. Paham Luciferian ini merusak agama termasuk para pengikut Setia Tuhan Yesus. Akar Komunisme berasal dari para Petinggi Jesuit.
Sumber : jesus is savior – illuminati and communism, dll
Communism: Another creation of the Jesuit Order. This is the testimony of an Ex-Jesuit Priest
Baca juga : sejarah hitam serikat yesus
Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Matius 10:22).
Video Langka kebangkitan Kristen di China (Rare footage of secret churches in China). Shalom, ini adalah sekilas kisah mereka di negara Komunis China.
China, termasuk beberapa tempat di dunia yang mana bisa kita temukan urapan kuasa kekuatan Tuhan, seperti gereja-gereja bawah tanah di negara China. Selama lebih dari 60 tahun, pemerintahan China berusaha untuk menghapus Kekristenan di China. Apa yang bisa kita lihat merupakan sesuatu yang langka kita temukan di dunia ini. Berikut cuplikan gambar dari video tersebut.

Di Gereja ini, mereka bangun jam setengah empat pagi untuk memuji Tuhan selama 2 jam.

Mereka melakukan ini setiap hari.

Gereja ini merupakan tempat yang aman bagi mereka, sebuah gereja didalam gua.

Gereja ini terletak di pertanian, jauh dari keramaian.

Gereja ini terletak di salah satu tempat yang terpencil. Orang-orang yang duduk adalah orang Kristen, yang berdiri bukan Kristen.

Penginjil wanita ini dahulu cacat, kemudian dia mengalami mujizat kesembuhan setelah seseorang berdoa baginya. Sekarang dia mengabarkan Injil Keselamatan Tuhan Yesus Kristus kepada siapa saja yang mau mendengarkannya.

Pada pertemuan ini lebih dari 1000 orang menjadi Kristen.


Terlihat orang-orang Kristen melakukan tumpang tangan untuk menghalau roh jahat dari dalam perempuan ini. Dia baru berumur 19 tahun, setelah dibebaskan dari roh jahat perempuan muda ini menjadi penginjil.

Di kota Shanghai sendiri terdapat lebih dari 3000 gereja rumah, seperti yang satu ini.

Satu hal yang Dennis katakan kepadaku adalah kebanyakan gereja-gereja bawah tanah di negara China dipimpim oleh kaum muda. Anak-anak ini keluar dari sistem Komunis. Mereka tidak mau lagi terlibat didalamnya. Mereka hanya ingin mengabarkan kabar kesukaan kepada siapa saja yang dapat mereka temukan.

Ini adalah sekolah untuk belajar musik. Hal ini merupakan suatu kedok.

Ini merupakan sekolah untuk melatih mereka menjadi pendeta. Pemerintah mengira mereka belajar bermain alat-alat musik.
Satu hal yang saya sadari mengenai gereja di China adalah sangat berbeda dengan gereja di Amerika Serikat. Didalam pelayanan gereja ini. Di Amerika pelayanan mungkin berkisar 4 jam. Akan tetapi pelayanan didalam gereja China ini 12 jam non-stop didalam ruangan. Mereka mengadakan pertemuan selama 12 jam tanpa henti.

Suatu saat Dennis menceritakan pengalaman dia sewaktu mengadakan penginjilan di suatu desa terpencil di China.

Waktu itu dia berada didalam suatu ruangan besar dimana banyak orang berkumpul didalamnya. Dennis harus mundur ke dinding supaya tidak bersentuhan dengan orang-orang di bagian depan. Tidak ada ruang untuk duduk. Kemudian Dennis bertanya berapa lama saya harus berkotbah ? Mereka menjawab : ‘biasanya dari jam 8 pagi sampai jam 7.30 malam.’ Kemudian mereka bertanya kepada Dennis : ‘Kalau saudara tidak berkeberatan bisakan besok memberikan kotbah lagi dari jam 8 pagi sampai jam 7.30 malam.’ Kemudian sambil berbisik mereka bertanya lagi, ‘Kalau tidak berkeberatan bisakan esok lusa kotbah lagi pada jam yang sama dari jam 8 pagi sampai jam 7.30 malam ?’ Kemudian Dennis bertanya, ‘Berapa sering waktu istirahat / jeda ?’ Kemudian mereka menjawab ‘tidak berhenti.’ dan Dennis bertanya lagi : ‘Apa yang akan dikotbahkan ?’ Kemudian mereka menjawab dengan antusias, ‘Apa saja dari kitab Kejadian sampai Wahyu.’
Sumber :
Rare footage of secret churches in China. by robertsajvcu – Uploaded on Sep 29, 2010. Big difference from what we see in American churches.

Yang perlu dipahami adalah bahwa orang-orang ini tidak memiliki Alkitab.
Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Matius 10:22).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.