TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat umat Muslim harus kehilangan tempat beribadah, umat Kristiani dan Yahudi dengan penuh kasih mempersilahkan jemaah untuk shalat di dalam gereja dan sinagoge mereka.
Itulah yang terjadi di Amerika Serikat.
Ketika Masjid Texas ludes dilalap si jago merah beberapa waktu lalu, umat Nasrani dan Yahudi langsung turun membantu jemaah masjid dengan mengizinkan mereka untuk beribadah di dalam gereja dan sinagoge.
"Anggota komunitas Yahudi masuk ke rumah saya dan memberi saya kunci sinagoga," ujar Dr. Shahid Hashmi, salah seorang pendiri dari Victoria Islamic Center kepada The New York Times.
Selain itu, setidaknya empat gereja juga datang menawarkan ruang ibadah bagi umat Islam untuk menjalankan ritual ibadah shalat setiap hari.
Victoria adalah sebuah kota kecil sekitar 125 mil barat daya dari Houston dengan populasi warga sekitar 65.000 orang.
"Setiap orang saling mengenal," ujar Robert Loeb, presiden rumah ibadah kota B`Nai Israel.
Lanjutnya, "saya mengenal beberapa anggota masjid, dan kami turut sepenanggungan dengan apa yang mereka alami."
Pada hari Rabu, anak-anak dari sekolah Katolik setempat berjalan ke arah lokasimasjid yang terbakar untuk membentuk apa yang disebut Islamic Center "rantai manusia cinta dan perdamaian."
"Mereka semua (jemaah masjid) benar-benar tetangga kita," ungkap Gretchen Boyle, seorang guru bahasa Inggris di St Joseph High School.
"Kami menanggapi panggilan, 'Kasihilah sesamamu.'"ungkapnya.
Para siswa juga menyerahkan bibit pohon untuk ditanam di halaman masjid.
"Pohon akan ditanam di lapangan masjid baru kami dan ditampilkan secara jelas untuk mengingatkan kita tentang momen yang indah ini. Ini adalah semangat cinta di mana salib 'memeluk' bulan sabit."

Masjid, yang melayani sekitar 140 jemaah Muslim, terbakar hari Sabtu lalu.
Penyebab kebakaran belum diketahui, dan para pemimpin masjid telah memperingatkan jemaahnya untuk tidak terburu-buru menyimpulkan.
"Kami berdoa semoga itu murni kecelakaan karena berpikir seseorang melakukan sesuatu yang mengerikan seperti yang sungguh di luar imajinasi," kata anggota masjid Abe Ajrami.
Hingga saat ini, bantuan uang tunai yang telah terkumpul untuk membangun kembali masjid yang terbakar ini sudah lebih dari 1 juta USD dan masih terus bertambah.
"Hati kami dipenuhi dengan rasa syukur atas dukungan luar biasa yang kami terima," tulis Omar Rachid, yang mengorganisir kampanye pengumpulan dana.
"Curahan kasih, kata-kata baik, pelukan, bantuan secara fisik dan kontribusi keuangan adalah contoh dari 'roh' Amerika sejati dan Kemanusiaan yang terbaik dengan sumbangan yang datang dari seluruh dunia."
Sumber : The Huffington Post
http://manado.tribunnews.com/2017/02/03/masjid-ludes-terbakar-umat-muslim-gembira-bisa-shalat-dalam-gereja-kasihi-sesamamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.