Janji kedatangan Yesus yang kedua sudah diberikan sejak 2000 tahun yang lalu, dan hal ini memberi semangat kepada anak-anak-Nya dalam menjalani kehidupan di Bumi.
Salah satu senjata Setan yang sangat sukses membohongi anak-anak-Nya adalah janji pengangkatan, dimana anak-anakN-ya tidak perlu kuatir akan menjalani Masa kesusahan/Tribulasi karena akan di angkat ke surga, bukan hanya sangat tidak alkitabiah, tetapi juga membuat anak-anak-Nya bersantai-santai dalam menjaga keselamatan jiwa sendiri, mengulur-ngulur waktu yang ada dengan sia-sia, memiliki rasa aman palsu bahwa semua akan baik-baik saja.
Roma 3:23
Sebab semua orang telah berbuat dosa dan gagal mencapai kemuliaan Allah
Wahyu 22 : 11-13
Dia yang melakukan ketidakadilbenaran, biarlah dia terus melakukan ketidakadilbenaran; dan orang yang kotor, biarlah dia terus menjadi kotor; namun orang yang adil-benar, biarlah dia terus melakukan keadilbenaran, dan orang yang kudus, biarlah dia terus menjadi kudus. 12 ”’Lihat! Aku akan segera datang, dan upah yang aku berikan ada padaku, untuk membalas setiap orang sesuai dengan pekerjaannya. 13 Aku adalah Alfa dan Omega, yang pertama dan yang terakhir, yang awal dan yang akhir.
Tidak ada kesempatan ketiga yang akan diberikan saat kedatangan-Nya di awan-awan, semua akan menerima sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dalam kehidupan mereka.
Ide pengangkatan/rapture diambil dari ayat:
Matius 24 : 40-42
Matius 24 : 40-42
Pada waktu itu ada dua orang pria di ladang: yang seorang akan di bawa dan yang lain ditinggalkan; 41 dua orang wanita sedang menggiling pada kilangan tangan: yang seorang akan dibawa dan yang lain ditinggalkan. 42 Karena itu, tetaplah berjaga-jaga sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuanmu akan datang.
Ayat ini sebenarnya dimaksudkan Tuhan bahwa pada hari-hari Terakhir akan ada 2 jenis tipe manusia, yaitu Yang Selamat dan Yang Terhilang, kita bisa membaca ini pada ayat-ayat sebelumnya dengan perumpamaan zaman Nuh.
Matius 13 : 24-30
Perumpamaan lain ia kemukakan kepada mereka, dengan mengatakan, ”Kerajaan surga itu seperti orang yang menabur benih yang baik di ladangnya. 25 Sementara orang-orang tidur, musuhnya datang dan menabur lalang di antara gandum itu, lalu pergi. 26 Pada waktu tangkainya bertunas dan menghasilkan buah, lalang pun muncul juga. 27 Maka budak-budak dari tuan rumah datang dan mengatakan kepadanya, ’Tuan, bukankah engkau menabur benih yang baik di ladangmu? Jadi, bagaimana sampai ada lalang?’ 28 Ia mengatakan kepada mereka, ’Seorang musuh, seorang pria, yang melakukan hal ini.’ Mereka mengatakan kepadanya, ’Jadi, apakah engkau ingin kami pergi dan mengumpulkannya?’ 29 Ia mengatakan, ’Tidak; agar jangan secara tidak sengaja, sementara mengumpulkan lalang, kamu mencabut gandum bersama dengannya. 30 Biarkan keduanya tumbuh bersama sampai panen; dan pada musim panen aku akan mengatakan kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah dalam berkas-berkas untuk dibakar habis, lalu kumpulkanlah gandum itu ke dalam gudangku.’”
Matius 13:36-43
Kemudian setelah membubarkan kumpulan orang itu, ia masuk ke dalam rumah. Dan murid-muridnya datang kepadanya dan mengatakan, ”Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu.” 37 Sebagai tanggapan ia mengatakan, ”Penabur benih/firman allah yang baik adalah anak manusia/Tuhan Yesus; 38 ladang adalah akhir dunia; sedangkan benih yang baik, ini adalah putra-putra kerajaan; tetapi lalang adalah putra-putra si jahat/setan, 39 dan musuh yang menaburnya adalah Iblis. Panen merupakan penutup sistem ini, dan penuai-penuai adalah para malaikat. 40 Karena itu, sama seperti lalang dikumpulkan dan dibakar dengan api, demikian pula kelak pada penutup sistem ini. 41 Putra manusia akan mengutus malaikat-malaikatnya, dan mereka akan mengumpulkan dari kerajaannya semua hal yang menyebabkan sandungan dan orang-orang yang melanggar hukum, 42 dan mereka akan melemparkan orang-orang itu ke dalam tanur yang bernyala-nyala. Di sanalah kelak mereka menangis dan mengertakkan gigi. 43 Pada waktu itu orang-orang yang adil-benar akan bersinar secemerlang matahari dalam kerajaan Bapak mereka. Hendaklah dia yang mempunyai telinga mendengarkan.
Doktrin Rapture mengajarkan bahwa setelah Orang Benar di angkat, barulah Anti Kristus muncul, hal ini sangat bertentangan dengan kebenaran-kebenaran Alkitab.
2 Tesalonika 2 : 3-5
Janganlah seorang pun menyesatkan kamu dengan cara apa pun, karena hari itu tidak akan datang sebelum kemurtadan datang dan manusia pelanggar hukum disingkapkan, yaitu putra kebinasaan. 4 Ia bertekad menentang dan meninggikan dirinya di atas setiap pribadi yang disebut ”allah” atau objek pemujaan, sehingga ia duduk dalam bait Allah, menyatakan diri di hadapan umum sebagai suatu allah. 5 Tidakkah kamu ingat bahwa, ketika aku masih bersamamu, aku dahulu memberi tahu kamu perkara-perkara ini?
Wahyu 22 : 14-15
Berbahagialah orang yang mencuci jubahnya, sehingga mereka memperoleh wewenang untuk pergi ke pohon-pohon kehidupan itu dan diperbolehkan masuk ke dalam kota itu melalui gerbang-gerbangnya. 15 Di luar itulah tempat anjing-anjing, orang-orang yang mempraktekkan spiritisme, orang-orang yang melakukan percabulan, para pembunuh, para penyembah berhala, dan setiap orang yang menyukai dusta dan terus melakukannya.’
baca juga:
*********************
Nabi Sadhu Sundar Selvaraj menjelaskan dengan jelas bahwa pada Hari-hari Terakhir, akan ada ujian iman: apakah Anda akan menerima tanda 666 atau Anda akan berdiri teguh apapun resiko yang harus di hadapi. Contoh: Anda memiliki bayi dan teroris mengcekik lehwrnya, apakah Anda akan menyerah?
Jangan berpikir pada situasi seperti ini Tuhan akan mengerti, tidak.. Dia tidak akan mengerti, Anda telah diberikan kesempatan terakhir untuk menunjukkan kesetiaan Anda padaNya.
Kematian seorang martir adalah kematian yang mulia, tidak akan terasa sakit, yang Tuhan butuhkan hanyalah tetes darah pertama, setelah itu roh kita akan segera keluar dari tubuh dan bergabung dengan para saksi di awan-awan. Jadi jangan takut, ini adalah rahasia yang banyak tidak ketahui orang.
Jadi ajarilah anak-anak Anda sejak hari ini untuk tidak menyangkal imannya apapun resiko ancaman yang akan diberikan. Walaupun harus mati kelaparan pun, Anda tetap bersiteguh, bahkan bila harus menyaksikan kematian.
Andalah yang harus menentukan kekekalan Anda di surga atau neraka!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.