144.000 ( Wahyu 7 : 1 – 8 )

Saya percaya itu benar. Kitab memperkenalkan yang 144.000 sebelumnya dan kemudian menjelaskan selanjutnya, jika berbeda maka ada penjelasan lain dalam Kitab itu.
Di dalam bukunya, Revelation illustrated and Made Plain, Tim LaHaye mengemukakan pendapatnya bahwa 144.000 dalam Wahyu 14 adalah sekumpulan Orang-orang bukan Yahudi (Kristen) yang sudah di ubahkan pada masa Kesengsaraan dan yang melayani Allah tanpa kenal lelah hingga menjadi martir sebelum masa Kesengsaraan. Dia mengakui bahwa pernyataan ini membuat dia “masuk dalam minoritas komentator”.
Wahyu 14 menggambarkan 144.000 orang yang berdiri di Gunung Zion bersama Yesus. LaHaye berpendapat bahwa penggambaran ini mengambil tempat di tengah masa Kesengsaraan, dan Yesus tidak akan berdiri di Gunung Zion di Yerusalam pada masa yang akan datang, menurut pendapat dia bahwa Gunung Zion merupakan simbol dari Surga. Jadi , dia menyimpulkan bahwa para Kristen (144.000) tersebut yang telah mati karena iman dan sekarang berada di surga bersama Yesus.
Saya berpikir tidaklah demikian, poin pertama saya akan menggambarkan bahwa kejadian ini tidak terjadi pada pertengahan masa Kesengsaraan. Pada seluruh Wahyu 14 menyatakan akhir dari masa Kesengsaraan, memberi pengetahuan kepada pembaca tentang apa yang akan terjadi pada akhir masa Kesengsaraan., memastikan bahwa Yesus akan mengakhirinya dengan kemenangan. Poin kedua adalah bahwa para kumpulan orang-orang itu (144.000) tidak berada di Surga. Mereka ada di Gunung Zion di Yerusalem dimana Yesus kembali ke dunia untuk menunjukkan kekuasaanNya bahwa Dialah Raja segala raja. Dia telah mempersiapkan mereka pada masa Kesengsaraan, Dia akan merayakan kemenanganNya bersama mereka. Mereka bernyanyi nyanyian yang terdengar dari Surga , dan hanya mereka yang dapat menyanyikan nyanyian itu ( Wahyu 14: 2-3). Jadi, jika 144.000 pada Wahyu 14 berbeda dengan 144.000 suku Yahudi pada Wahyu 7, maka akan ada keterangan tambahan dalam Kitab mengenai hal tersebut.
Apakah tujuan mereka?
Apakah peran dari ke 144.000 orang-orang Yahudi pada masa Kesengsaraan? Apakah tujuan mereka? Semua tulisan mengatakan bahwa mereka akan menjadi “hamba-hamba Allah”. (Wahyu 7:3 ).
Namun secara kontektual menunjukkan bahwa mereka akan melayani Allah sebagai pekabar Injil. Saya mengatakan demikian karena dari penjelasan selanjutnya mengatakan bahwa “…suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa..” ( Wahyu 7 : 9 ). Yohanes melihat sekumpulan besar orang dari Surga berdiri dihadapan tahta Allah dan ia bertanya “siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?” ( Wahyu 7 : 13 ). Dikatakan kepadanya bahwa mereka adalah orang-orang yang keluar dari Kesusahan yang besar; dan “mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba” ( Wahyu 7 : 14 ).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.