Matius 23:9 - Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Anak berumur tiga tahun ini sangat cerdas dan menggemaskan, namanya Calton Todd Burpo. Namun diusianya yang sangat muda itu, maut hampir saja menjemputnya.
Anak berumur tiga tahun ini sangat cerdas dan menggemaskan, namanya Calton Todd Burpo. Namun diusianya yang sangat muda itu, maut hampir saja menjemputnya. “Ia mulai muntah-muntah di toilet, dan mulanya kami pikir virus di perut karena kata dokter memang sedang terjadi saat ini,” tutur ayahnya, Todd Burpo. Tapi kondisi Calton semakin buruk dalam beberapa hari kemudian. Dokternya kemudian menemukan ternyata usus buntu anak itu sudah pecah, dan infeksinya telah menyebar ke seluruh tubuhnya.
“kami tahu kondisinya buruk sekali,” ujar Todd Burpo. Calton akhirnya dipisahkan dari pasien lainnya, dan akan segera dioperasi. “Sangat berat sekali melihat anakmu sepertinya tidak bernyawa,” demikian perasaan yang diungkapkan Sonya, ibu Calton. “Padahal ia anak yang sangat bersemangat.” Suami istri Burpo itu duduk di lorong rumah sakit sambil memeluk anak mereka yang terkulai tidak berdaya itu. Mereka hanya bisa saling berpandangan melihat anak laki-laki yang sangat mereka cintai tersebut. “Kami pergi ke ruang persiapan operasi. Saya ingat mereka menarik dia di lorong rumah sakit dan ia berteriak, “Ayah, jangan biarkan mereka membawa saya.” Saya akhirnya kembali ke ruang persiapan operasi untuk mengambil beberapa barang. Saya akhirnya sendirian dan menangis. Saya marah kepada Tuhan, saya frustrasi dan saya menyerah.” “Tuhan, setelah apa yang kami lakukan untuk-Mu, sekarang kamu ambil anakku? Beginikah cara-Mu memperlakukan hamba-hamba-Mu?” demikian jerit ayah Callton. Sebaliknya, Ibu Calton menghubungi beberapa orang untuk doa berantai bagi kondisi anaknya yang memburuk. Operasi tersebut berjalan sekitar satu setengah jam dan kedua orangtua Calton menantikan dengan cemas di depan ruang operasi. “Apakah ada ayah Calton disini?” demikian tanya seorang suster yang keluar dari ruang operasi. “Ya, saya disini. Ada apa?” “Calton sedang dalam pemulihan dan ia menjerit memanggil Anda.” Todd Burpo akhirnya masuk dan menemani anaknya. Calton yang tergeletak tak berdaya memandang pada sang ayah. “Pa tahu ngga saya hampir saja mati?” demikian ungkap Calton. “Pikiran pertama saya, mungkin dia mendengar suster bicara. Mereka mungkin pikir Calton pingsan karena obat bius, padahal tidak. Tapi setelah empat bulan setelah operasi, akhirnya kami mendengar cerita sebenarnya dari anak kami.” “Jadi saya waktu itu melihat sorga,” demikian tutur Calton. “Yesus dan malaikat-malaikatnya datang dan membawa saya ke sorga.” “Calton, seperti apa rupa Yesus waktu itu,” tanya Todd. “Saya tahu bahwa orang pertama yang saya lihat adalah Yesus. Ia mengenakan jubah putih dengan selempang ungu. Dan ia turun dengan indah dan anggun.” “Yah, Yesus punya tanda-tanda..” demikian ujar Calton berulang-ulang. “Calton, dimanakah tanda-tanda yang ada pada Yesus?” Calton menjatuhkan mainannya dan berdiri, dia menunjuk ke telapak tangannya dengan jarinya, “Disini ayah..” Dia lalu membungkuk dan menyentuhkan ujung jarinya pada kakinya. Dia lalu menatap ayahnya, “Disitulah tanda-tanda pada Yesus yah..” Suatu hari saat Calton sedang bepergian dengan sang ayah, dia bertanya, “Ayah, engkau pernah punya kakek namanya Pop, bener ngga?” “ya..” demikian jawab Todd. “Dia sangat baik..” Todd terkejut, “Benarkah?” “Iya, dulu ayah kecil suka main bersamanya dan memperbaiki sesuatu, bekerja bersama dia di peternakan dan berburu binatang bersamanya.” “Bagaimana kamu bisa tahu hal itu?” ”Ya, saya diberitahu olehnya..” Jadi sewaktu Calton di bawa ke sorga oleh Tuhan Yesus itu, dia di datangi seseorang bernama Pop. Dia bertanya, “Apakah kamu anaknya Todd?” “Ya..” jawab Calton. “Saya adalah kakek dari ayahmu.”
Jadi, di sorga itulah Calton bertemu dengan kakek buyutnya. Namun itu belumlah keseluruhan ceritanya. Suatu hari, saat ibunya sedang sibuk mengurus tagihan-tagihan rumah tangga, Calton datang dan berceloteh bahwa ia memilik dua adik perempuan. Padahal ia hanya punya seorang saudara perempuan bernama Casie. “Akhirnya saya taruh tagihan-tagihan itu dan bertanya, “Apa maksudnya kamu punya dua adik perempuan?”” “Saya punya dua adik perempuan. Ibu pernah punya seorang bayi, mati di perut ibu.” “Bagaimana kamu tahu bahwa kamu punya dua adik perempuan?” “Dia yang beritahu saya,” demikian ungkap Calton sambil menggambarkan rupa adik perempuannya itu. “Pertama kali dia melihat saya, dia datang dan memeluk saya,” ujar Calton. Ternyata benar apa yang Calton katakana. Ibunya pernah keguguran, dan ia tidak pernah menyangka bahwa Calton telah bertemu adiknya itu. “Ia menunggu kalian untuk datang ke sorga,” demikian ungkap Calton pada ibunya.
Ayah dan ibunya begitu terkesima mendengar celoteh bocah tiga tahun yang menceritakan tentang sorga itu dengan begitu detil. Todd penasaran, jika sorga begitu indah lalu mengapa Calton mau kembali ke bumi ini. “Saya tahu saya akan meninggalkan sorga karena Yesus datang pada saya dan berkata, “Calton, kamu harus kembali pulang.” Walaupun saya tidak mau kembali, Ia katakana Ia menjawab doa ayah saya,” demikian tutur Calton. “Saya ingat doa itu,” demikian kenang Todd,“itu doa yang tidak penuh hormat, kurang ajar, doa dengan berteriak kepada Tuhan. Dan Tuhan menjawab doa yang seperti itu..” Saat iini Calton adalah seorang anak laki-laki yang sehat berumur 11 tahun. Ia terus membagikan dengan berani pengalamannya berada di sorga.
“Saya belajar bahwa Sorga itu nyata. Dan saya pikir Anda pasti akan menyukainya,” demikian ungkap Calton polos. (Kisah ini ditayangkan 8 Agustus 2011 dalam acara Solusi Life di O’Channel)
Sumber Kesaksian: Calton Todd Burpo
Read Online : http://www.onread.org/fbreader/1415455/
Wahyu 19:11 - Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
Matius 23:9 - Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Tuhan Yesus Memberkati ...
Tetap Saling Mengasihi Sesama ... Tetap Semangat ...

*******
'I met great granddad...and he had wings': Boy who 'went to heaven' is now best selling author
A boy who almost died from a ruptured appendix has spoken about his moving experience on TV, saying he met his great grandfather in heaven.
The extraordinary claims by Colton Burpo, come after he was misdiagnosed in 2002 with flu while his family, from Imperial, Nebraska, were on a trip to Colorado. By the time they returned home, the then 4-year-old was seriously ill and had to undergo emergency surgery twice.
As he lay on the operating table, Colton, now 11, says he went to heaven. A book of his 'experience' has since become a New York Times Best Seller.
Scroll down for video
Speaking to MSNBC, little Colton recounted how on his trip to heaven he met Jesus, a miscarried sister and his great grandfather.
He said: 'A few angels they came, picked me up and I was looking at Jesus.
'I was just sitting by the holy spirit and this guy comes up and says, 'are you Tod's son', so I said yes and he said, 'well I'm his grandfather'.'
'He was very big with huge wings, he had curly hair, big smile and was really nice.' The little boy said he didn't recognise 'Pop'- the family's nick name for their great grand father - from a picture taken shortly before his death, but from one of him as a young man.
Colton also described meeting John the Baptist, though without understanding who he was, having not yet learned about him in Sunday school.
He even recalled being introduced to Christ’s cousin and Jesus told him that his cousin had baptised him.
The Burpos have written a book about the experience and Colton, now aged 11, continues to share his stories of Heaven.
For weeks the book has topped the New York Times Best Sellers list, shifting 1.2 million copies so far.
There are now plans to have it translated into 13 other languages.
While Colton was in the operating theatre having his appendix out, his parents Todd and Sonya prayed, believing they were going to lose their son.
However, Colton soon recovered and then told his astonished parents that he had met the sister his mother had miscarried a year before his own birth.
What made this even more remarkable was his parents had never spoken to him about her.
His 41-year-old father Tod said: 'When he told about us about his sister in heaven, it was another one of those holy cow moments, he can't make this up.
'[I thought] Wow I have a daughter waiting for me, a lot of people need that hope and healing too.'
Family: Colton (right) with his parents and siblings. The youngster thought he only had one sister when he went under the surgeon's knife but says he met another that his mother miscarried
Colton also described to his astonished parents how he had seen them praying for him. Tod added: 'At first we were surprised, what grabbed my attention was that he could tell me where I was praying - my own wife couldn't tell me that.'
In an earlier interview, Colton said that his visions became more vivid as time passed. Speaking last month about the sister he never knew he had, he said: 'She looked familiar and she started giving me hugs and told me she was glad to have someone from her family up there. 'She doesn't have a name though, she said they never gave her one. But she can't wait for her mom and dad to come to Heaven to meet her.'
He even claims he saw a glimpse of Armageddon.
When asked the age-old question about what Heaven is like, Colton had a very specific description: 'Well, it’s all the colours of the rainbow, a place of beautiful shades and hues.
'The gates were made of gold and there were pearls on them. It never gets dark. It’s always bright.
'Everyone has wings and can fly except for Jesus, who hovers up and down. Everyone wears a white robe crossed by a sash of different colours and they have lights above their heads.'
Colton Burpo: The youngster from Nebraska says he sat on Jesus' lap and saw his dead sister when he was four
The child also claimed that he saw his great-grandfather who had died more than 30 years before. However, he didn't recognise him from a picture taken shortly before his death but from one of him as a young man
Mr Burpo is a garage-door salesman who volunteers as a school wrestling coach and local fireman.
He is also pastor of the Crossroads Wesleyan Church in Imperial and many wonder how much their religious home life may have influenced his son.
His schoolteacher wife Sonja, initially had their doubts about their son’s vivid post-operative recollections but her husband insists: 'I am convinced he was in Heaven.'
Colton is like any other 11-year-old, he likes music, wrestles and prays to the god he describes as being able to hold the world in his hands.
Speaking at an earlier interview, Colton said publishing the book was not something he intended to do, but he said he again turned to God for an answer.
He prayed: 'God, if this is really you. I don't know how to publish a book. If you want me to do this you will have the publishing industry come to me.'
And they did. So far half a million books have been printed.
Book stores across the country are trying to get more copies. They are on e-book readers, audio tape and there is even talk of a movie.
Mr Burpo said: 'I don't know why He picked us. God did a remarkable miracle for us.'

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.