Kesaksian Pendeta dan Penginjil Carmelo Brenes Diselamatkan dari Neraka
[Kecelakaan, meninggal dan dibawa ke Neraka, diperlihatkan Yesus isi Neraka]


Kehidupan Kristen Yang Tidak Sesuai Alkitab Akan Berakhir Di Neraka
Di tahun 1982, saya mengalami kecelakaan yang menyebabkan saya meninggal. Sebagaimana kematian menghampiriku, saya merasakan sekeliling menjadi gelap. Saya menemukan diriku berjalan sepanjang terowongan, dan semacam makhluk mengambilku. Sementara kami berjalan dalam terowongan yang gelap dan dingin ini, saya mulai mendengar teriakan yang menyeramkan dan geraman, dan ketakutan yang mencekam tumbuh di dalam diriku. Saya tahu bahwa, walaupun tubuhku telah mati, saya sepertinya masih tetap hidup di tempat ini.
Kami berjalan untuk sementara di dalam terowongan itu. Tiba-tiba, aku mendengar erangan dan rintihan yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Ketika kami terus berjalan di dalam terowongan yang dingin dan gelap, saya mulai melihat suatu yang besar, ular raksasa yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain, dan mendengar rintihan dan erangan yang berbeda. Ada sesuatu yang sangat aneh tentang tempat itu: hampir semua orang di tempat itu memiliki kesamaan. Mereka semua memikirkan dan menjerit untuk air pada saat itu. Kami terus berjalan sampai kami tiba di sebuah tempat terbuka seperti dataran tinggi dengan banyak ruang dan divisi yang berisi orang yang berbeda. Saya mulai menangis dengan ketakutan dan memohon kepada Allah untuk mendapat belas kasihan. Aku mulai mengatakan kepada-Nya, “Tuhan, ingatlah hidup saya! Bermurah hatilah !!!” Pada saat itu, perasaan teror menyerang jiwaku. Saya merasa seperti seluruh kehidupan saya lewat di depan mata saya sekali lagi. Saya berjalan dengan mahluk yang yang membawa saya. Saat kami mendekati pintu, aku berteriak, “Kasihanilah saya Tuhanku; kasihanilah saya !!! Saya memohon kepada Mu tolonglah saya Tuhan !!!”
Tiba-tiba ada keheningan, dan aku mendengar suara yang berkata, “Berhenti !!!”
suara itu mengoncangkan seluruh Neraka, dan makhluk yang memegang tanganku, melepaskanku, tapi saya tidak jatuh ke tanah. Sebaliknya, aku tetap mengapung di satu tempat dan mendengar suara itu sekali lagi yang mengatakan, “Aku bukanlah Allah para penzinah, Aku bukanlah Allah para pencabul, Aku bukanlah Allah para pembohong. Kenapa kau memanggilku Tuhan, jika Aku bukan Allah dari orang-orang yang membanggakan diri dan sombong?”(Lukas 6:46).
suara itu mengoncangkan seluruh Neraka, dan makhluk yang memegang tanganku, melepaskanku, tapi saya tidak jatuh ke tanah. Sebaliknya, aku tetap mengapung di satu tempat dan mendengar suara itu sekali lagi yang mengatakan, “Aku bukanlah Allah para penzinah, Aku bukanlah Allah para pencabul, Aku bukanlah Allah para pembohong. Kenapa kau memanggilku Tuhan, jika Aku bukan Allah dari orang-orang yang membanggakan diri dan sombong?”(Lukas 6:46).

dan mengatakan kepada saya, “Datang dan Aku akan menunjukkan kamu hal-hal yang sedang terjadi di tempat ini yang menunggu semua orang yang tidak bersedia untuk mengikuti jalan-Ku dan telah berjalan menuruti imajinasi-imajinasi hati mereka sendiri.”
kami mulai berjalan di tempat itu, sambil mendengarkan semua rintihan yang menghancurkan jiwa saya. Tiba-tiba, kami berhenti di pusat sel di mana seorang wanita duduk di kursi goyang. Masih ada geraman yang mengerikan keluar dari seluruh tempat itu. Pada awalnya, sepertinya ia baik-baik saja, tetapi tiba-tiba tubuhya berubah menjadi seorang penyihir, dan ia menjerit dalam rintihan kesakitan, dan meminta bantuan karena seluruh keberadaan-nya terbakar dalam nyala api. Dia mulai menjerit dalam jeritan mengerikan, memohon seseorang untuk menolongnya. Dia memohon untuk belas kasihan, Tuhan berbicara kepada saya dan berkata, “Upah dosa adalah maut, dan mereka yang tiba di tempat ini tidak akan pernah bisa keluar lagi.” (Roma 6:23).
Yesus juga menunjukkan kepadaku tempat-tempat rendah di bumi, seperti bukaan di bumi, yang di dalamnya berisi minyak yang mendidih di mana ada banyak orang yang menderita terbakar dalam lidah api, Ketika mereka berusaha untuk keluar, tapi setan datang melempar mereka masuk kembali.
Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa karena ketidak-taatan manusia, banyak orang yang pernah menjadi bagian dari gereja-gereja Kristen dan Injili, menemukan dirinya di tempat itu menangis dan minta ampun atas kehidupan mereka, Mereka menanggis dan memohon untuk belas kasihan, tapi tidak ada belas kasihan. karena belas kasihan hanya dapat ditemukan ketika kita masih hidup di bumi. Saat orang sudah meninggal, belas kasihan tidak dapat diraih lagi, karena Tuhan mengatakan dalam firman-Nya, “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, (Ibrani 9:27)
kami mulai berjalan di tempat itu, sambil mendengarkan semua rintihan yang menghancurkan jiwa saya. Tiba-tiba, kami berhenti di pusat sel di mana seorang wanita duduk di kursi goyang. Masih ada geraman yang mengerikan keluar dari seluruh tempat itu. Pada awalnya, sepertinya ia baik-baik saja, tetapi tiba-tiba tubuhya berubah menjadi seorang penyihir, dan ia menjerit dalam rintihan kesakitan, dan meminta bantuan karena seluruh keberadaan-nya terbakar dalam nyala api. Dia mulai menjerit dalam jeritan mengerikan, memohon seseorang untuk menolongnya. Dia memohon untuk belas kasihan, Tuhan berbicara kepada saya dan berkata, “Upah dosa adalah maut, dan mereka yang tiba di tempat ini tidak akan pernah bisa keluar lagi.” (Roma 6:23).
Yesus juga menunjukkan kepadaku tempat-tempat rendah di bumi, seperti bukaan di bumi, yang di dalamnya berisi minyak yang mendidih di mana ada banyak orang yang menderita terbakar dalam lidah api, Ketika mereka berusaha untuk keluar, tapi setan datang melempar mereka masuk kembali.
Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa karena ketidak-taatan manusia, banyak orang yang pernah menjadi bagian dari gereja-gereja Kristen dan Injili, menemukan dirinya di tempat itu menangis dan minta ampun atas kehidupan mereka, Mereka menanggis dan memohon untuk belas kasihan, tapi tidak ada belas kasihan. karena belas kasihan hanya dapat ditemukan ketika kita masih hidup di bumi. Saat orang sudah meninggal, belas kasihan tidak dapat diraih lagi, karena Tuhan mengatakan dalam firman-Nya, “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, (Ibrani 9:27)

Kami terus berjalan dan tiba di tempat yang sangat khusus di mana ada orang-orang yang pernah mendengarkan firman Allah, tetapi tidak pernah ingin bertobat.
yesus juga menunjukan saya ke tempat dimana ada para pastor/pendeta, penginjil, dan misionaris dan banyak orang percaya yang berada di sana untuk alasan kesalahan yang berbeda. Saya melihat seorang pendeta yang menarik perhatian saya. Orang ini tidak pernah percaya pada kuasa Roh Kudus, berbicara dalam bahasa lain, atau baptisan Roh Kudus (Markus 3:29)[Baca Yohanes 14, 16; Matius 12:32; Kisah Rasul 1:8 dan 2:4]. Dia juga tidak pernah percaya pada kesembuhan dari Tuhan. Namun sekarang, dia memohon belas kasihan, dan untuk satu kesempatan lagi untuk pergi keluar dan memberitahu dunia bahwa berbicara dalam bahasa roh adalah nyata, bahwa Roh Kudus adalah nyata, dan bahwa ada kemerdekaan nyata dalam Injil Tuhan. Tapi sudah terlambat baginya, dia tidak akan pernah bisa keluar karena waktu untuk ia bertobat dari kejahatannya hanyalah ada sementara dia berada di bumi. Bahkan ketika ia menjadi anggota gereja evangelis Kristen dan seorang pendeta, namun, ia belum mendapat rahmat [Markus 11:25-26]. Kesempatan untuk bertobat adalah sementara Anda hidup di bumi, sebab setelah kematian kesempatan itu tidak ada lagi.

Saya melihat orang yang sebelumnya menyembah Tuhan di Gereja. Sekarang mereka hanya dapat menanggis memohon belas kasihan untuk dosa mereka karena tidak mau bertobat, mereka telah kehilangan kesempatan mereka untuk bertobat setelah mereka mati.
Saya ingin memberitahu Anda, itu sama sekali berbeda ketika Anda hidup di bumi dengan ketika Anda berada di tempat siksaan. Di neraka, Anda mendengar teriakan dan erangan teror dan rasa sakit di tenggorokan orang-orang yang pernah di dalam gereja memuji nama Yesus. Sekarang di tempat itu mereka berseru dan meminta rahmat bagi dosa-dosa mereka, tapi begitu di bumi ini mereka memiliki kesempatan itu. Sekarang, mereka hanya menunggu Penghakiman Terakhir dan Kekal.
Saya melihat pendeta di sana karena mereka merampok persepuluhan dan persembahan dari jemaat gereja-gereja mereka. Sekarang, mereka memohon ingin hanya satu kesempatan saja untuk menghapus perbuatan mereka yang jahat, tapi tidak ada kesempatan lagi. satu kesempatan lagi hanya dapat ditemukan di bumi ini. Mereka menghabiskan waktu siang dan malam dengan tangisan yang tanpa henti untuk menyesali semua pekerjaan jahat mereka. Kesempatan untuk bertobat adalah sementara Anda hidup di bumi, sebab setelah kehidupan ini kesempatan itu tidak ada lagi.
Mereka yang mati tanpa Yesus Kristus, pergi ke neraka, dan mereka yang mati bersama dengan Yesus Kristus menerima hidup kekal di surga bersama-Nya. Banyak orang percaya bahwa kematian tubuh hanya menghentikan eksistensi ini (annihilationism) dan bahwa tubuh mereka akan masuk ke bumi. [Tetapi sesungguhnya] pada saat kematian, kehidupan nyata anda sesungguhnya dimulai dan kepribadian nyata dari orang percaya atau orang berdosa muncul dan mulai hidup, entah itu dalam kemuliaan Allah atau di dalam penghukuman dan rasa malu yang kekal. (Daniel 12:2). Pilihan ini Anda buat hari ini dan sekarang; tepat pada saat ini ketika Anda dapat memikirkan dan merenungkan di mana Anda ingin menghabiskan kekekalan Anda. di Neraka atau dalam Kemuliaan Tuhan? Itu adalah pilihan Anda.
Apakah Anda ingin menghabiskan kekekalan di neraka atau dalam kemuliaan Allah ?
Pada jam ini Anda masih dapat memutuskan !!!
Iblis Kehancuran
Kami meneruskan perjalanan kami ke sebuah tempat lain yang mengerikan dimana para setan dari segala jenis, ukuran dan bentuk. beberapa hanya memiliki sebuah lengan, satu mata dan satu kaki yang terpotong dan ujung kaki itu seperti kuku dari seekor anak kuda. Wajah mereka seperti separuh dari wajah manusia, tetapi selebihnya adalah kosong. Saya bertanya, “Tuhan, apakah ini?” Dan DIA berkata, “mereka adalah setan penghancur, didalam rumah mereka semua yang terhilang. Ini adalah setan yang akan menghancurkan dan menghancurkan tanpa istirahat, hari lepas hari.”
Saya bertanya kepada Tuhan, “Tuhan apa ini? Apa itu?”
Dan Dia berkata, “Ini adalah iblis kehancuran, di rumah-rumah semua orang yang hilang. Ini adalah setan yang akan menghancurkan dan menghancurkan tanpa istirahat, hari demi hari.”
Siksaan di tempat itu sangatlah mengerikan; tidak bisa berhenti melupakan semua hal yang mereka pernah lakukan ketika di bumi, Seperti dalam perumpamaan akan orang kaya dan Lazarus. seperti ditulis dalam Lukas 16:19-31 tentang seorang kaya yang mati dan masuk neraka dan sangat kehausan, ia teringat akan keluarganya yang masih hidup). Dalam cara yang sama, hari ini Anda memiliki nabi Tuhan yang mengabarkan Injil Tuhan di bumi ini. Orang kaya bisa mengingat bahwa dia memiliki seorang ayah dan 5 orang saudara laki-laki. Anda akan mengingat semua hal yang Anda lakukan dalam hidupmu, baik atau buruk; Anda ingat pada seluruh relasi Anda, dan ini adalah bagian dari penyiksaan, karena Anda akan sangat tidak menginginkan mereka masuk ke Neraka pula.
Hari ini banyak orang yang menyampaikan Kabar Baik Injil, memperingatkan mereka yang ada dibumi untuk bertobat. Satu-satunya yang dapat menyelamatkan Anda adalah Yesus, yang berada di sebelah kanan Bapa, siap untuk menyelamatkan Anda. “Keselamatan tidak ada pada seorang pun, karena tidak ada nama lain dibawah langit ini yang daripadanya kita dapat selamat. (Kis 4:12). Percayalah hanya kepada Yesus.
Anda telah mendengar Firman Tuhan, dan sekarang adalah waktu untuk bertobat.
Tak seorang pun dari yang mati akan datang untuk menyelamatkan Anda karena Dia yang dapat menyelamatkan jiwa Anda, Yesus dari Nazaret, telah dibangkitkan dari orang mati, dan sekarang duduk di sebelah kanan Bapa siap untuk menyelamatkan Anda Tidak ada orang lain dapat menyelamatkan Anda.
Ada tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul 4:12, ”Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Hanya di dalam Yesus saja.

ANAK-ANAK DI NERAKA
Saya menyaksikan seorang wanita dengan 2 orang anak yang sedang berteriak kepada ibu mereka: “Mengapa? Mengapa kau tidak membawa kami ke sekolah Minggu? Mengapa kau tidak mengizinkan kami pergi ke Gereja?” Mereka mengutuki dia karena dia tidak pernah mengizinkan mereka untuk pergi ke Gereja untuk mendengar Injil.
Bahkan kini, saya masih bisa merasakan sakit dan kengerian di dalam jiwa saya ketika saya mengingat bahwa ada anak kecil di Neraka. Saya melihat beberapa berusia antara 12 dan 14 tahun. Mereka juga menyesali banyak hal yang mereka lakukan di Bumi. Banyak orang Kristen mengabaikan kenyataan anak-anak mereka tidak akan hilang atau pergi ke neraka, karena mereka masih kecil. Tapi saya memberitahumu, jika seorang anak kecil bisa membedakan dari yang baik dan jahat, dan mereka tidak berjalan dalam jalannya Tuhan, mereka pun bisa masuk ke tempat penyiksaan itu (Ams 22 :6). sebab itu telah tertulis dalam Wahyu 20:12, “Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.” (Why 20:12). Semua orang yang bisa membedakan apa yang baik dan jahat akan berdiri di hadapan Tuhan; tidak ada yang tersembunyi di mata Tuhan.
Nasehat untuk hidup sesuai firman TUHAN dan kesukaan para setan
Kami terus berjalan hingga kami tiba di sebuah tempat yang menyerupai stadium. Ada banyak setan-setan disana menertawakan jiwa-jiwa yang telah terhilang. Mereka mengejek orang-orang itu, dan menyiksa mereka yang yang diciptakan dalam rupa Allah.
Para setan menarik putus bagian-bagian tubuh manusia tersebut dan menyembunyikannya, membuat pemiliknya mencari bagian yang hilang tersebut. Semua ini membuat para setan merasa senang sebab itu menyebabkan nyeri dan siksaan hebat. Hal ini seperti apa yang tertulis dalamYohanes 10:10 “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan…” (Yoh 10:10).
Hal ini tidak seperti ketika Anda berada di sini duduk di sebuah kursi dan Anda dapat meminta air dan meminumnya. Di tempat itu, orang meminta air dan belas kasihan; di tempat itu orang bahkan menyesali hari mereka dilahirkan. Di Neraka, orang yang menyesal bahwa mereka tidak bertemu Yesus. Tetapi perasaan terburuk adalah untuk mereka yang mengenal Yesus, yang kemudian menjauh dari DIA. Tapi itu sudah terlambat. Saya ingin memberitahu Anda bahwa jika Anda telah berjalan jauh dari jalan Tuhan, jika Anda tidak lagi mengikuti jalan-jalanNya, hari ini adalah waktu untuk kembali !!! Jangan malu akan apa yang dikatakan oleh temanmu atau orang lain mungkin katakan, jangan memikirkan apa ayahmu, pacar Anda atau saudara Anda mungkin katakan.
Ingatlah apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya: mereka yang malu mengakui DIA. “Barang siapa malu karena Aku dan perkataanKU, Anak Manusia pun akan malu akan orang tersebut saat DIA datang kemuliaanNya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.”(Luk 9:26).
Ingatlah apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya: mereka yang malu mengakui DIA. “Barang siapa malu karena Aku dan perkataanKU, Anak Manusia pun akan malu akan orang tersebut saat DIA datang kemuliaanNya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.”(Luk 9:26).
Inilah waktu bagi Anda untuk lari kepada hadirat Allah; dan mencari keselamatan. Jangan mencari sebuah Gereja yang membuat Anda merasa baik; tetapi carilah sebuah Gereja dimana Roh Allah bekerja dan bertobatlah dari semua dosa-dosa Anda! Inilah waktu untuk pertobatan yang sungguh-sungguh; waktu untuk menanggis kepada Tuhan dan lari kepada Yesus. Jika Anda mempunyai dosa-dosa yang belum Anda hentikan, jiwa Anda berada dalam BAHAYA, karena Alkitab berkata bahwa Yesus akan datang seperti pencuri di malam hari, (1 Tes 5:2) Apakah Anda siap atau tidak?
sekarang adalah waktu untuk berseru kepada Tuhan dan mengatakan kepada-Nya :
“Tuhan Aku mengakui bahwa saya belum diselamatkan, Tuhan Aku mengakui bahwa aku tidak dapat mencapai keselamatan sendiri.” Jika ini adalah situasi Anda ketika Anda membaca kesaksian ini, hanya lari ke Yesus Kristus !!! Karena hidup Anda dalam bahaya, Firman Tuhan berkata bahwa Dia akan datang seperti seorang pencuri di malam hari.
(1 Tesalonika 5:2, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam).

Kami terus mengamati apa yang setan-setan lakukan kepada mereka yang disiksa dalam neraka. Mereka mengambil mata dan menyembunyikannya. Kami melihat orang-orang menyeret diri mereka sendiri dalam rasa sakit untuk mencarinya. Bagi setan, itu adalah sukacita mendapatkan kesenangan dari kekejaman mereka. Setan lainnya mengambil bagian dari kaki untuk menonton dia melompat dan berjalan pincang, mencari bagian tubuh yang hilang, untuk setan yang lain mereka mencabut tangan manusia hanya untuk tertawa tentang rasa sakit orang tersebut rasakan. Saya ingin memberitahu Anda bahwa bagi mereka yang telah mengenal Tuhan, kemudian mati dalam dosa-dosanya, hukuman mereka lebih buruk lagi. mereka menerima hukuman ganda !!! (Ibr 10: 26-27). Mereka yang tidak pernah mengenal Tuhan juga berada dalam penyiksaan, tetapi lebih menderita bagi mereka yang pernah mengenal Tuhan dan kemudian menjadi penggosip ( 2 Pet 2 : 21).
Sebab Firman Tuhan berkata Markus 12:40, yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.” Yakobus 4:17, Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. Mereka yang tahu bagaimana berbuat baik, tetapi berbuat jahat akan menerima kutukan ganda. Mereka yang tidak pernah tahu Tuhan juga memiliki siksaan dan rasa sakit, tetapi lebih lumayan daripada orang-orang yang mengenal Yesus dan murtad.
Saya hanya ingin memberitahu Anda, bahwa ketika kami berada di tempat itu, saya merasakan teror dan kengerian yang tidak dapat dikatakan dalam jiwa saya, murni panik, meskipun saya tahu bahwa di sini orang tidak berpikir dengan cara itu. Saya merasakan semacam seperti rasa sakit dan belas kasihan untuk semua jiwa-jiwa yang menangis dan minta belas kasihan. Yesus berkata, “Aku akan memperlihatkan kepadamu berapa banyak lagi yang sedang menanti jiwa-jiwa yang hilang.”
Saya hanya ingin memberitahu Anda, bahwa ketika kami berada di tempat itu, saya merasakan teror dan kengerian yang tidak dapat dikatakan dalam jiwa saya, murni panik, meskipun saya tahu bahwa di sini orang tidak berpikir dengan cara itu. Saya merasakan semacam seperti rasa sakit dan belas kasihan untuk semua jiwa-jiwa yang menangis dan minta belas kasihan. Yesus berkata, “Aku akan memperlihatkan kepadamu berapa banyak lagi yang sedang menanti jiwa-jiwa yang hilang.”
Kami melewati tempat lain yang mempunyai banyak sel pembakaran yang berbeda. Di dalam sel itu adalah jiwa-jiwa, tetapi apa yang tersisa dari mereka hanyalah tulang abu-abu yang terbakar hangus. Tetapi mereka tetap dapat merasakan sakit, dan mereka berteriak kepada Yesus untuk berbelas kasihan saat Yesus lewat. Mereka yang berada di siksaan dengan api yang tampak seperti gas adalah orang-orang yang dulu pernah berdiri di altar Allah. Saya mengetahui bahwa Mereka telah memimpin pertemuan gereja dan bahkan menyampaikan Firman Tuhan saat mereka hidup. Mereka orang-orang yang pernah mengusir setan dan berbicara dalam bahasa roh, tapi sekarang berada di siksaan oleh sebab suatu hari mereka membuat keputusan untuk berjalan keluar dari jalan-jalan Allah yang kudus.
Kami berdiri di sana menyaksikan semua mereka yang menderita terbakar dalam api, yang tertinggal hanyalah tulang-tulang hangus berwarna abu-abu, tetapi mereka masih bisa merasakan sakit. Mereka juga bisa berbicara, mereka bisa meminta ampun ketika mereka merasa bahwa Tuhan sedang berjalan melewati mereka pada saat itu. Mereka berteriak dengan teriakan keras : “Yesus mohon kasihanilah kami !!!”
Kami berdiri di sana menyaksikan semua mereka yang menderita terbakar dalam api, yang tertinggal hanyalah tulang-tulang hangus berwarna abu-abu, tetapi mereka masih bisa merasakan sakit. Mereka juga bisa berbicara, mereka bisa meminta ampun ketika mereka merasa bahwa Tuhan sedang berjalan melewati mereka pada saat itu. Mereka berteriak dengan teriakan keras : “Yesus mohon kasihanilah kami !!!”
Lebarnya JALAN MENUJU NERAKA, kehidupan Kristen yang palsu

Kami terus berjalan sampai kami tiba di suatu tempat dan Tuhan berkata : “Lihatlah pada jalan yang lebar ini.” saya berdiri melihat sebuah jalan dan melihat banyak orang percaya yang berjalan dengan Alkitab di tangan mereka. Tangan mereka terangkat, beberapa dari mereka berdoa beberapa dari mereka berseru dan yang lainnya menyanyikan pujian. Saya melihat jalan yang sempit dari Tuhan membelok ke kanan, tapi orang-orang Kristen terus berjalan lurus menuju Neraka. dan saya bertanya Tuhan mengapa mereka berjalan seperti itu.
Yesus menjelaskan, “Mereka memiliki kehidupan ganda; mereka menjalani 2 kehidupan; satu kehidupan di Rumah Doa-Ku, dan yang lain di rumah mereka sendiri.” Saya berkata, “Tapi Tuhan, orang-orang ini memuji namaMU!” Yesus menjawab, “Ya, dan bahkan ketika mereka menangis, berteriak, dan mengatakan hal-hal baik mengenai AKU dan kepada-KU, hati mereka penuh dengan perzinahan, penuh dengan kejahatan, penuh kebohongan, penuh penipuan, penuh kebencian, penuh akar kepahitan, penuh dengan pikiran buruk.” Lalu, aku memahami apa yang tertulis dalam Alkitab Matius 7:21, Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Ada saat-saat bahwa kita pikir kita melakukan hal-hal baik – bahwa kita sedang berjalan benar di depan mata Tuhan. Namun sesungguhnya adalah, bagaimanapun, bahwa mungkin ada seorang saudara atau saudari yang kita mungkin tidak sukai, dan mungkin kita tidak pergi ke gereja karena saudara itu.
Yesus menjelaskan, “Mereka memiliki kehidupan ganda; mereka menjalani 2 kehidupan; satu kehidupan di Rumah Doa-Ku, dan yang lain di rumah mereka sendiri.” Saya berkata, “Tapi Tuhan, orang-orang ini memuji namaMU!” Yesus menjawab, “Ya, dan bahkan ketika mereka menangis, berteriak, dan mengatakan hal-hal baik mengenai AKU dan kepada-KU, hati mereka penuh dengan perzinahan, penuh dengan kejahatan, penuh kebohongan, penuh penipuan, penuh kebencian, penuh akar kepahitan, penuh dengan pikiran buruk.” Lalu, aku memahami apa yang tertulis dalam Alkitab Matius 7:21, Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Ada saat-saat bahwa kita pikir kita melakukan hal-hal baik – bahwa kita sedang berjalan benar di depan mata Tuhan. Namun sesungguhnya adalah, bagaimanapun, bahwa mungkin ada seorang saudara atau saudari yang kita mungkin tidak sukai, dan mungkin kita tidak pergi ke gereja karena saudara itu.
Banyak orang Kristen yang mempunyai kebencian atau kepahitan dalam hati mereka terhadap saudara mereka; dan tidak beribadah karena saudara tersebut.
Tetapi saat pendeta bertanya di Gereja, “Apakah kalian mengasihi Tuhan?” Mereka menjawab, “Amin!” tetapi Alkitab berkata bahwa mereka yang tidak mengasihi saudara-saudara mereka dan benci saudara mereka adalah sama seperti para pembunuh, dan tidak ada pembunuh, dapat datang masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Ada tertulis, (Matius 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala). Ini adalah salah satu alasan terbesar dalam gereja Tuhan mengapa banyak yang tidak menyukai satu sama lain melainkan saling membenci dan masih menunggu kedatangan Tuhan !!! Tetapi Alkitab mengatakan bahwa upah dosa adalah maut. (Roma 6:23). Banyak orang pada hari itu akan menyesali hal itu saat Tuhan datang kembali. Beberapa dari mereka mengatakan : “Oh tidak, hari ini saya tidak akan pergi ke gereja karena saudara ini dan itu akan berkhotbah dan aku tidak menyukainya.”
Tetapi saat pendeta bertanya di Gereja, “Apakah kalian mengasihi Tuhan?” Mereka menjawab, “Amin!” tetapi Alkitab berkata bahwa mereka yang tidak mengasihi saudara-saudara mereka dan benci saudara mereka adalah sama seperti para pembunuh, dan tidak ada pembunuh, dapat datang masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Ada tertulis, (Matius 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala). Ini adalah salah satu alasan terbesar dalam gereja Tuhan mengapa banyak yang tidak menyukai satu sama lain melainkan saling membenci dan masih menunggu kedatangan Tuhan !!! Tetapi Alkitab mengatakan bahwa upah dosa adalah maut. (Roma 6:23). Banyak orang pada hari itu akan menyesali hal itu saat Tuhan datang kembali. Beberapa dari mereka mengatakan : “Oh tidak, hari ini saya tidak akan pergi ke gereja karena saudara ini dan itu akan berkhotbah dan aku tidak menyukainya.”

Tapi di tempat di neraka kamu akan berteriak untuk saudara tersebut untuk datang dan memberitakan Firman Allah kepada Anda. Di sana, Anda akan meminta kesempatan untuk yang satu kali tersebut, yang Anda telah benci di bumi ini, sehingga Anda dapat mendengar sekali lagi. Anda akan mengemis di tempat itu untuk mendengar setidaknya sekali lagi.
Di tempat itu, Anda akan menyesal bahwa Anda membenci saudaramu di tempat yang Anda akan menyesal bahwa Anda tidak mengikuti firman Allah yang memberitahu Anda, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Alkitab mengatakan kepada kita, “Janganlah membenci saudaramu dalam hatimu. Tegurlah tetanggamu secara terus terang sehingga mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.” ( Ima 19 : 17-18 ). Sangatlah menyedihkan saat mereka yang melayani Tuhan, tidak berhasil mencapai Surga. Anda perlu secara serius merenungkan hal ini dan bertanya, “Apakah saya siap untuk Tuhan? Apakah saya sungguh-sungguh melakukan kehendak Tuhan? Apakah hidupku menyenangkan hati Tuhan?” Anda masih memiliki waktu untuk mengarahkan hatimu kepada Tuhan dan menghindari Neraka.
Di tempat itu, Anda akan menyesal bahwa Anda membenci saudaramu di tempat yang Anda akan menyesal bahwa Anda tidak mengikuti firman Allah yang memberitahu Anda, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Alkitab mengatakan kepada kita, “Janganlah membenci saudaramu dalam hatimu. Tegurlah tetanggamu secara terus terang sehingga mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.” ( Ima 19 : 17-18 ). Sangatlah menyedihkan saat mereka yang melayani Tuhan, tidak berhasil mencapai Surga. Anda perlu secara serius merenungkan hal ini dan bertanya, “Apakah saya siap untuk Tuhan? Apakah saya sungguh-sungguh melakukan kehendak Tuhan? Apakah hidupku menyenangkan hati Tuhan?” Anda masih memiliki waktu untuk mengarahkan hatimu kepada Tuhan dan menghindari Neraka.
Beberapa orang tidak perduli mengenai kemanakah mereka akan pergi, mereka hanya ingin menikmati hidup ini. Tapi saya memberitahu Anda, meluangkan waktu bersama Yesus, bukan dengan wanita asing untuk menikmati hidup. Meluangkan waktu di rumahnya Tuhan, bukan di bar, adalah hidup. Kita perlu meminta Tuhan untuk berbelas kasihan bagi mereka yang masih berjalan di jalan kematian dan dosa.
Di Neraka, kami melihat banyak yang berpikir mereka menjalani kehidupan yang kudus selama di Bumi, tetapi sekarang mereka hanya memohon untuk belas kasihan dan kesempatan lain. Jiwaku sakit karena mereka. Kami melihat seorang wanita yang berpura-pura seolah-olah mereka membaca Firman Tuhan, dan berkhotbah mengenai Yoh 3 : 16. Dia berkata: “Karena Allah begitu mencintai dunia hingga DIA menganugrahkan putraNYa yang tunggal, supaya barang siapa yang percaya kepadaNya tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yesus berkata bahwa wanita tersebut ada disana “Karena dia tidak dapat mengampuni suaminya; dia tidak pernah mampu untuk mengampuni suaminya.” (Mat 6 : 14-15). Wanita ini telah mengembalakan sebuah Gereja Injili selama 35 tahun, tetapi sekarang berada di Neraka, dia memohon untuk satu kesempatan lagi untuk mengampuni suaminya.
Alkitab memperingatkan kita, “Segeralah berdamai dengan lawanmu yang membawamu ke pengadilan. Lakukan itu selama kamu masih bersama-sama dengan dia dalam perjalanan, atau dia akan menyerahkanmu kepada Hakim, dan sang Hakim akan menyerahkanmu kepada petugas, dan kamu akan dilempar ke dalam penjara.” ( Mat 5 : 25 ) dan “diberkatilah mereka yang murah hati, karena mereka akan beroleh belas kasihan.” ( Mat 5 : 7 ).
Jika Anda adalah seseorang yang menanggis di hadapan Tuhan, Anda masih berada di bawah anugrah dan belas kasihan. Tetapi jika Anda merasa tidak dapat menanggis lagi, atau berdoa lagi, jika Anda telah menghentikan kehidupan doa Anda, maka Anda berada dalam bahaya besar.
Saudara laki-laki saya sering berkata kepada saya: “Di hari saya meninggal, saya akan pergi ke Neraka dan membiarkan para setan menyiksaku.” Tapi bersyukur dia telah bertobat dari kepercayaannya yang bodoh, karena penghakiman dari Tuhan telah menjamah dia. Sementara menuliskan pesan ini, dia sedang terbaring sakit, karena AIDS. Dia memohon Tuhan untuk kesempatan, dan dia akhirnya menyerahkan hatinya kepada Yesus. Dia tidak berpikir seperti dulu lagi, dan tidak mau pergi ke tempat penyiksaan itu. Syukurlah, saudaraku telah menerima Yesus sebagai juruslamatnya. Saudaraku beruntung; dia tahu waktunya tidak banyak lagi. Tetapi kebanyakan orang tidak tahu kapan mereka akan meninggal.

Yesus dan saya terus berjalan sampai kami tiba pada sebuah grup orang yang menyebut diri mereka “Kristen Injili”. Yesus menjelaskan mengapa orang-orang ini berada di Neraka. Di lingkungan mereka tinggal, ada seorang pemabuk yang menjadi seorang Kristen. Suatu hari istrinya sakit parah. Dia mulai mengedor pintu demi pintu, mencari pertolongan untuk membawanya ke rumah sakit. Ketika dia tiba di rumah orang Kristen, dia mengatakan kepada mereka, “Istriku menjadi sakit parah. Saya butuh untuk meminjam sedikit uang untuk membawanya ke rumah sakit!” Ketika dia pergi ke rumah orang Kristen lainnya mereka juga menolak menolong dia. Pada akhirnya istri pria tersebut meninggal.
Salah satu dari sekelompok Kristen itu berkata, “Saya yakin telah mengajarkan pemabuk itu sebuah pelajaran, dia hanya ingin uang itu untuk mabuk-mabukan, tetapi dia dapat membodohi aku! Saya tidak memberikannya sepeser pun!” Sekarang di Neraka, mereka berada dalam api dan tersiksa, dan secara mendalam menyesali kejahatan mereka. ( Mat 23 : 31 – 46 ).
Orang-orang ini diikat dengan tali, dan terbakar. Kulit mereka jatuh dari tubuh mereka, dan tidak akhir dari penyiksaan tersebut. Mereka ingat segala yang jahat yang mereka lakukan.
Pengampunan adalah suatu hal yang spesial, dan wanita tersebut tidak pernah mengampuni. Setelah 35 tahun bekerja keras untuk Tuhan, dia kehilangan semua pada akhirnya. Renungkanlah hal ini, dan pastikan Anda telah mengampuni semua. Bagaimana caranya Anda ingin menghabiskan kekekalan?
Saudara laki-laki saya sering berkata kepada saya: “Di hari saya meninggal, saya akan pergi ke Neraka dan membiarkan para setan menyiksaku.” Tapi bersyukur dia telah bertobat dari kepercayaannya yang bodoh, karena penghakiman dari Tuhan telah menjamah dia. Sementara menuliskan pesan ini, dia sedang terbaring sakit, karena AIDS. Dia memohon Tuhan untuk kesempatan, dan dia akhirnya menyerahkan hatinya kepada Yesus. Dia tidak berpikir seperti dulu lagi, dan tidak mau pergi ke tempat penyiksaan itu. Syukurlah, saudaraku telah menerima Yesus sebagai juruslamatnya. Saudaraku beruntung; dia tahu waktunya tidak banyak lagi. Tetapi kebanyakan orang tidak tahu kapan mereka akan meninggal.
Yesus dan saya terus berjalan sampai kami tiba pada sebuah grup orang yang menyebut diri mereka “Kristen Injili”. Yesus menjelaskan mengapa orang-orang ini berada di Neraka. Di lingkungan mereka tinggal, ada seorang pemabuk yang menjadi seorang Kristen. Suatu hari istrinya sakit parah. Dia mulai mengedor pintu demi pintu, mencari pertolongan untuk membawanya ke rumah sakit. Ketika dia tiba di rumah orang Kristen, dia mengatakan kepada mereka, “Istriku menjadi sakit parah. Saya butuh untuk meminjam sedikit uang untuk membawanya ke rumah sakit!” Ketika dia pergi ke rumah orang Kristen lainnya mereka juga menolak menolong dia. Pada akhirnya istri pria tersebut meninggal.
Salah satu dari sekelompok Kristen itu berkata, “Saya yakin telah mengajarkan pemabuk itu sebuah pelajaran, dia hanya ingin uang itu untuk mabuk-mabukan, tetapi dia dapat membodohi aku! Saya tidak memberikannya sepeser pun!” Sekarang di Neraka, mereka berada dalam api dan tersiksa, dan secara mendalam menyesali kejahatan mereka. ( Mat 23 : 31 – 46 ).
Orang-orang ini diikat dengan tali, dan terbakar. Kulit mereka jatuh dari tubuh mereka, dan tidak akhir dari penyiksaan tersebut. Mereka ingat segala yang jahat yang mereka lakukan.
Renungkan hari ini !!!
Apakah saya ingin masuk ke Sorga ?
Apakah kehidupan Kristen yang saya hidupi ini menyenangkan Allah ? Hari ini, masih waktu untuk mengenali kesalahan Anda dan untuk mengubah hati Anda kepada Tuhan. Hari ini adalah hari untuk kembali kepada Tuhan !!! Hari ini adalah hari dimana Anda menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi Anda dan melarikan diri dari ruang bawah tanah neraka. Anda tahu beberapa orang berpikir, “Yah, tidak peduli ke mana Aku pergi, tidak peduli apa yang akan terjadi setelah ini. Saya akan menikmati hidup ini.” Tapi saya dapat memberitahu Anda, untuk menikmati kehidupan ini adalah berjalan bergandengan tangan dengan Yesus Kristus; Untuk menikmati kehidupan ini adalah menghabiskan waktu di rumah Tuhan. Anda tidak menikmati kehidupan ini di bar, dengan minuman keras, atau dengan perempuan. Anda menikmatinya di rumah Tuhan. Tidak seperti mereka yang datang ke rumah Tuhan hanya untuk beberapa saat yang menyenangkan, kita harus mencari Tuhan dalam roh dan kebenaran, meminta Dia untuk belas kasihan bagi mereka yang masih berjalan pada jalan kematian dan dosa.
Kami terus berjalan di dalam tempat itu, dan mengejutkan orang-orang yang percaya bahwa mereka benar-benar suci sementara di bumi, sekarang meminta belas kasihan dan kesempatan lain. Mereka yang ada di sana mengatakan: “Tuhan mohon kasihanilah aku !!!” Saya merasakan rasa sakit yang berat ketika saya mulai melihat bagaimana orang-orang menyeret diri mereka sendiri di tempat itu, minta ampun dan meminta pengampunan.
Seorang Penginjil di neraka karena tidak mengampuni

Kami tiba di tempat di mana seorang wanita berbuat seperti ia membaca Firman Allah, dan berkhotbah tentang Yohanes 3:16:Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Aku bertanya kepada Tuhan, “Mengapa wanita tersebut di sini jika dia bisa mengingat apa yang dia khotbahkan dan memberikan pesan Injil ? Kenapa dia di tempat ini ?” Dia menjawab dan berkata, “Karena ia tidak pernah bersedia memaafkan suaminya. Dia tidak pernah berhasil untuk memaafkan suaminya.”
Matius 6:14-15 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Wanita itu telah menggembalakan sebuah gereja penginjilan selama 35 tahun. Sekarang dia mengemis untuk satu kesempatan lagi untuk memaafkan suaminya. Saya ingin memberitahu Anda, jika Anda memiliki masalah dengan suami atau istri Anda, pengampunan tersedia hari ini. Hari ini adalah saat Anda harus menyatakan kepada pasangan Anda:“Maafkan saya, atau, saya memaafkanmu atas apa yang telah kamu lakukan kepada saya.” Buatlah perdamaian. Matius 5:25: Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
Matius 6:14-15 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Wanita itu telah menggembalakan sebuah gereja penginjilan selama 35 tahun. Sekarang dia mengemis untuk satu kesempatan lagi untuk memaafkan suaminya. Saya ingin memberitahu Anda, jika Anda memiliki masalah dengan suami atau istri Anda, pengampunan tersedia hari ini. Hari ini adalah saat Anda harus menyatakan kepada pasangan Anda:“Maafkan saya, atau, saya memaafkanmu atas apa yang telah kamu lakukan kepada saya.” Buatlah perdamaian. Matius 5:25: Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
Jika Yesus memanggil Anda hari ini untuk kehadiran-Nya, akankah Anda datang ?
Firman Tuhan berkata pada Matius 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Jika Anda salah satu dari mereka yang menangis di kehadiran Tuhan, menangis di hadapan Roh Kudus, Anda masih di bawah kasih karunia dan rahmat Tuhan. Tapi jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa menangis lagi di hadapan Tuhan, jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa berdoa lagi, jika Anda telah meninggalkan kehidupan doa Anda, ijinkan saya memberitahu Anda bahwa Anda berada di bawah bahaya besar. Kau tahu, pengampunan adalah sesuatu yang spesial, wanita ini tidak pernah memaafkan. Setelah 35 tahun kerja keras untuk Allah, wanita ini kehilangan semuanya itu pada ujungnya.
Renungkan itu hari ini !!! Lakukan hari ini !!! Bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda ? Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu kekekalan Anda? Saya memiliki saudara biologis yang mengatakan: “Pada hari itu aku mati, aku akan pergi ke neraka dan membiarkan iblis menusuk saya dengan bara, dan saya akan membantu setan untuk memasukkan batu bara dalam api.” Tapi, biarkan saya memberitahu Anda bahwa penghakiman Tuhan telah datang kepadanya. Sementara saya merekam pesan ini ia berbaring sakit dengan AIDS di tubuhnya, dan sekarang ia memohon pada Tuhan untuk sebuah kesempatan. Dia telah membalikkan hatinya kepada Tuhan dan bertobat karena dia tidak berpikir dengan cara yang sama lagi. Sekarang dia tidak ingin pergi bahwa tempat siksaan. Karena rahmat Tuhan, saudaraku telah menerima Yesus sebagai penyelamat hidupnya. Kakak saya punya kesempatan karena penyakit yang sedang berlangsung dalam hidupnya.Tapi kebanyakan orang tidak tahu kapan mereka akan mati.
Orang Kristen yang jahat

Kami terus berjalan dan tiba di puncak, di mana ada sekelompok orang yang menyebut diri “orang-orang Kristen Injili.” Yesus menerangkan mengapa mereka ada di neraka. Di lingkungan tempat mereka tinggal, ada seorang pria yang pernah menjadi pecandu alkohol dan kemudian menjadi orang Kristen [ia telah bertobat]. Pada suatu hari istrinya mendapat sakit parah. Dia mulai mengetuk pintu ke pintu, mencari pertolongan untuk membawa isterinya ke Rumah Sakit. Ia berkata kepada mereka,”Isteriku sakit keras. Saya memerlukan Anda untuk memberi pinjaman uang untuk membawa dia ke Rumah Sakit.” Orang-orang Kristen ini menjawab: “Itu adalah apa yang Anda katakan !!! Tidak, Kami tidak punya uang di sini !!!” Dan ia pergi ke rumah yang lain dan juga mengatakan padanya, “Saya tidak punya uang !!! Saya sendiri butuh uang !!!” Dan seterusnya ia pergi dari pintu ke pintu saudara-saudara meminta uang untuk transportasi untuk membawa istrinya ke rumah sakit. Tapi tak satu pun dari mereka memberinya apa-apa, dan istri pria itu meninggal.
Seorang dari orang-orang Kristen ini memberi alasan: ”Sudahkan kamu lihat saudaraku, pelajaran yang kami telah ajarkan kepada pemabuk ? Ia menginginkan uang untuk pergi ke bar-bar dan minum bir, tapi saya tidak memberi kepadanya satu senpun !!!” ”Saudara-saudara” lainnya juga mulai menceritakan kisah tentang bagaimana orang itu datang kepadanya dan seterusnya sampai semua dari mereka bercerita. Sekarang di Neraka, mereka berada di dalam api dan disiksa, dan menyesali dengan sangat kejahatan mereka (Matius 23:31-46).
Renungkan itu hari ini! Lakukan hari ini! Bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda? Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu kekekalan Anda?
Orang-orang ini diikat dengan tali , dan dibakar. Kulit-kulit mereka terkelupas dan jatuh dari tubuh-tubuh mereka, dan disana siksaan tidak pernah berhenti. Mereka mengingat semua kejahatan yang mereka telah perbuat. Saya ingin memberitahu Anda bahwa rasa sakit dan siksaan ini adalah permanen, siksaan yang tidak memiliki akhir tidak pernah berakhir. Semua orang mengingat betapa banyaknya kejahatan mereka dalam hati mereka. Dengarkan ini! Ini bukan film! Ini bukan penemuan atau dongeng. Ini adalah sesuatu yang benar-benar terjadi! Ini adalah sesuatu yang terjadi dalam hidup saya!
SEORANG KRISTEN YANG SOMBONG

Kehidupan lama Penginjil Carmelo Brenes, undangan untuk kembali hidup benar
Tolong dengarkan saya baik-baik. Saya adalah seorang Kristen Injili. Saya telah menerima Yesus.Saya berdoa untuk yang sakit dan Tuhan menyembuhkan mereka Saya berdoa untuk yang lumpuh dan Allah menyembuhkan mereka. Saya mengusir setan dan berbicara dalam bahasa roh yang baru, Tetapi dalam kehidupan saya telah masuk roh kesombongan yang membuat saya memandang pendeta saya secara rohani lebih rendah dari saya.
Dalam beberapa kesempatan, orang pergi ke gereja mencari pendeta saya untuk di doakan agar sembuh. Ketika tidak ada yang terjadi, mereka datang pada hari berikutnya kepada saya. Saya datang kepada mereka dan hanya mengatakan sepatah kata, dan Allah menghormati kata-kata yang saya katakan.
Dalam beberapa kesempatan, orang pergi ke gereja mencari pendeta saya untuk di doakan agar sembuh. Ketika tidak ada yang terjadi, mereka datang pada hari berikutnya kepada saya. Saya datang kepada mereka dan hanya mengatakan sepatah kata, dan Allah menghormati kata-kata yang saya katakan.
Saya melihat banyak muzizat dalam pelayanan saya, lebih dari pendeta saya.
Tapi saya mulai berpikir bahwa hal tersebut karena saya, bahwa yang melakukan muzizat adalah saya. Dalam kesombongan saya, saya berpikir bahwa saya mempunyai karunia super, seseorang yang spesial. Dalam pemahaman saya sendiri, saya adalah seorang pria yang sangat berkarunia atau seseorang yang khusus. Saya tidak bisa mengerti bahwa itu adalah rahmat Allah yang dalam hidup saya, sampai saya tiba di Neraka dan Tuhan mengatakan, “ Aku bukanlah Allah atas orang-orang yang sombong.” hati.” Kemudian, saya bisa mengerti bahwa banyak dari kita berdiri di altar penuh dengan kesombongan dan kemulian yang hampa. Banyak, yang menyanyikan pujian kepada kepada Allah dengan suara-suara yang indah, mulai menjadi penuh kesombongan. Banyak dari orang yang memberitakan firman Allah berdiri di depan altar Tuhan dengan keangkuhan dan kesombongan.dan digunakan oleh Dia mulai berpikir bahwa mereka terlalu penting. Banyak, yang menyanyikan pujian kepada Tuhan, mulai penuh dengan keangkuhan. Banyak dari pelayan Tuhan yang menyampaikan Firman, dan yang dipakai secara dahsyat oleh Tuhan, mulai berpikir bahwa mereka sangatlah penting? Banyak dari mereka yang bekerja di dalam pelayanan pelepasan juga penuh dengan kesombongan/keangkuhan? Saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa Allah melihat semuanya, dan mengetahui hati anda.
Jika Anda mempunyai kesombongan, keangkuhan, atau kebanggaan dalam hati Anda, jika Anda melihat saudara Anda atau pendeta dengan sepele, tolong bertobatlah dari dosa-dosa Anda segera!
Adalah lebih baik dipermalukan dihadapan manusia daripada dipermalukan dihadapan Allah. Saya berharap Anda dapat melihat tempat ini, seperti saya telah melihatnya. Saya berharap Anda dapat mendengar tangisan dan jeritan-jeritan mereka yang terkutuk, merasakan kengerian yang saya rasakan, perasaan teror yang telah saya rasakan, dan melihat penghakiman kekal mereka, maka Anda akan mengerti, Iblis berbentuk wanita-wanita cantik & roh jahat yang dapat merubah diri menjadi manusia

Setan juga memiliki roh-roh jahat yang dapat merubah dirinya menjadi manusia. Mereka pergi masuk ke gereja-gereja mencari wanita-wanita muda, dan bahkan wanita-wanita yang telah menikah, memimpin mereka kedalam dosa, menghancurkan pernikahan dan kehidupan.

Seorang lelaki menghujat Roh KudusDi Neraka, saya juga melihat seorang laki-laki menghujat melawan Roh Kudus (Lukas 12:10). Ia disini memohon belas kasihan, dan menjerit-jerit kesakitan. Seluruh wajah dan tubuhnya penuh dengan belatung. Ia mencoba membuang mereka, tetapi semakin banyak yang datang. Sakitnya tidak tertanggung. Markus 9:44.

Orang ini sangat kuatir tentang anggota keluarganya yang lain tiba di tempat tersebut. Jika Anda benar-benar mengasihi keluargamu, beritakanlah firman kepada mereka, sehingga mereka terbebas dari Neraka. Kisah Rasul 16:31 dan Matius 10:28.
Anda tahu ada banyak alasan mengapa begitu banyak orang Kristen di neraka. Itu kedengarnya gila, tetapi itu disebabkan oleh karena kebohongan-kebohongan. Tetapi kita harus ingat bahwa kebohongan yang “sederhana” yang membuat Allah membunuh Ananias dan Saphira sementara mereka ada di bait Allah. Kisah Rasul 5:3-10.

Berbohong pada Allah
Banyak orang Kristen di Neraka oleh sebab mereka melakukan kebohongan, yang nampaknya ringan, kepada pendeta mereka. Mereka tidak sadar bahwa mereka sesungguhnya juga berbohong kepada Allah. Dan Alkitab memperingatkan kita bahwa tidak ada pemabuk, pezinah, penyembah berhala, dan pembohong akan mewarisi Kerajaan Sorga (Wahyu 21:8; 1 Korintus 6:9-10).

Kami melanjutkan perjalanan, dan tiba di suatu tempat, semacam ruang tunggu. Kami melihat setan yang berteriak, dan 2 setan-setan lainnya datang di depan setan yang memanggil tersebut untuk mempersembahkan diri kepadanya dalam bentuk dua wanita cantik.
Tugas mereka adalah untuk menghancurkan pelayanan, para hamba-hamba dan memimpin pelayanan TUHAN, dan membawa para pelayan TUHAN kedalam dosa.
Anda harus tahu bahwa meskipun Anda mengklaim anda sebagai orang Kristen [lahir baru], Anda masih tetap ada najis di hadapan Allah jika Anda tetap berbuat dosa. Saya secara pribadi telah dipakai oleh Allah, tetapi memiliki kesombongan di dalam hatiku [sebelum kecelakaan yang membuat pendeta ini meninggal]. Ingat Matius 7:21-23. Jika Anda seorang Kristen yang suam, murtad, atau hidup dengan dua kehidupan [Kristen dan juga duniawi - kehidupan ganda], tundukanlah kepala Anda sekarang juga di hadapan Allah, dan memohon pengampunan, bersedialah keluar dari perbuatan-perbuatan jahat.
Doa

Jika Anda belum menerima Yesus Kristus ke dalam hidup Anda, dan ingin menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda, Anda bisa berdoa seperti ini:
“Tuhan Yesus, pada saat ini aku datang dihadapan Mu. Hari ini aku mengakui segala kejahatan, dosa dan kesalahan yang telah aku perbuat di dalam kehidupanku. Mohon ampun atas semuanya itu. Basuh aku dengan darah-Mu, jadikan aku bersih dan kudus. Aku mohon Yesus masuk kedalam hatiku. Jadilah Tuhan dan Juruselamatku, pimpin aku oleh Roh Kudus-Mu utk hidup sesuai Firman-Mu.
Amin
PENTING.....!
BAGIKAN KEPADA SEBANYAK MUNGKIN ORANG....JBU !!!
Christians that wound up in HELL
by Carmelo Brenes
http://www.youtube.com/watch?v=LY1SPX98r0Y&feature=BFa&list=PLCD4F076B3087B5FB&lf=results_main
sumber:
Insights of God.com: Rescued From Hell (lebih lengkap) dan ilustrasi gambar (dan juga ayat-ayat Alkitabnya) diambil dari Spirit Lessons.com: Christians that wound up in HELL!
Artikel Inggris dalam bentuk MP3 dan Video bisa di dapatkan di Christians that wound up in Hell.
Kesaksian pribadi pendeta dan sekaligus penginjil Carmelo Brenes di perlihatkan isi Neraka. Ia diperlihatkan beberapa orang Kristen yang dihukum di Neraka oleh karena sewaktu hidup mereka, mereka megabaikan perintah firman Allah. Sebagian dari mereka adalah hamba-hamba TUHAN. Kesaksian ini baik untuk dimengerti oleh setiap kita yang masih hidup, sebab setelah mati, kesempatan untuk memperbaiki sangatlah tidak mungkin. Kiranya artikel kesaksian ini bisa menjadi berkat untuk setiap orang yang membacanya. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya (1Timotius 6:11-12,14)
Kesaksian pribadi pendeta dan sekaligus penginjil Carmelo Brenes di perlihatkan isi Neraka. Ia diperlihatkan beberapa orang Kristen yang dihukum di Neraka oleh karena sewaktu hidup mereka, mereka megabaikan perintah firman Allah. Sebagian dari mereka adalah hamba-hamba TUHAN. Kesaksian ini baik untuk dimengerti oleh setiap kita yang masih hidup, sebab setelah mati, kesempatan untuk memperbaiki sangatlah tidak mungkin. Kiranya artikel kesaksian ini bisa menjadi berkat untuk setiap orang yang membacanya. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya (1Timotius 6:11-12,14)

****************************************************************
SINNERS & CHRISTIANS WHO ENDED UP IN HELL, Testimony of Carmelo Brenes

In 1982, I had an accident in which I died.
As death came over me, I felt everything become dark. I found myself walking through a dark tunnel, and some kind of being was taking me. While we walked in this cold and dark tunnel, I began to hear horrific screams and moans, and an intense fear was growing inside of me. I knew that, although my body was already dead, I was somehow still alive in this place.
I saw large snakes moving all around, and all the people were crying out for water. Soon we arrived at an open plateau, which had many chambers and divisions, each contained different people inside. I began to cry out with terror, begging God for mercy. “Lord, remember my life! Have mercy!” Sheer terror was gripping my soul, and my whole life was passing before my eyes. As we approached some door, I shouted again, “Have mercy on me my Lord; have mercy on me! I beg you to help me! Help me Lord!!”
Suddenly there was a silence, and I heard a loud voice say, “Stop!” The voice shook all of Hell, and the being that was taking me by the hand, released me. “I am not the God of adulterers, I am not the God of fornicators, I am not the God of liars. Why do you call me Lord, if I am not a God of those who boast?” (Luke 6:46)
I felt like I was going to be destroyed, but as the moments passed, God’s voice became softer, “Come and I will show you the things going on in this place that are waiting for all who haven’t been willing to follow My way and have walked after the imaginations of their own hearts.”
We then went to a place where I saw a woman was sitting in a rocking chair. There were still terrifying moans coming from all over that place. At first, she seemed ok, but then her body transformed into a witch, and she screamed in agony, burning in flames. She begged for mercy, but the Lord said to me “The wages of sin is death, and those who arrive in this place will never get out again.” (Romans 6:23)
The Lord showed me many disobedient people, many who were once part of a Christian Church. They were crying out and begging for mercy, but there was no mercy. Mercy could only be found while a person is still alive on Earth. Once people are dead, mercy cannot be reached anymore, as it says, “it is appointed unto men once to die, but after this the judgment” (Hebrews 9:27)
Jesus also showed me a place with some kind of boiling oil, and there were people suffering inside, burning in flames and trying to get out. But demons would throw them back in. We walked until we came to a place with people that had once listened to the word of God, but never wanted to repent.
CHRISTIAN MINISTERS IN HELL
I even saw pastors, evangelists, believers and missionaries. They were all there for different reasons. I saw one pastor who never believed in the power of the Holy Spirit, speaking in tongues, healings or the baptism of the Holy Ghost. (Mark 3:29)He was begging for mercy, and just one more chance tell the world that speaking in tongues is real, that that the Holy Ghost is real, and that there is real freedom in the gospel. But it was too late for him; he could never get out, even though he was a pastor. His chance to repent was only possible on Earth.
I also saw a missionary in Hell. He was there because he asked for money to open a mission in Africa, but he kept half the money for himself. Now he begs for mercy and another chance to return the money that wasn’t his. When he saw that Jesus could not help him, he cursed Jesus. I saw people that were once inside the church praising God. Now they only cry out for mercy for their un-repented sins, they lost their chance to repent after they died. I saw pastors there who robbed tithes and offerings from their churches. They also begged to undo all their bad works, but there was no more chance.
Those who die without Jesus Christ go to hell, and those who die with Jesus Christ go to Heaven. Many people believe that dying is just stopping this existence (Annihilationism false doctrine) But at death, your real life begins, either in God’s Glory or in everlasting condemnation and shame. (Daniel 12:2, Matt 25:46) You are making that choice right now. We must all carefully meditate on where we will spend eternity. Do you want to spend eternity in Hell or in God’s glory? It’s your choice.
We continued walking to another horrifying place where there were demons of all types, shapes and forms; some that had just one arm, one eye and one hoofed leg. Their faces were like half of a human face, but the rest was just empty. I asked, “Lord, what is this?” And He said, “These are demons of destruction, in the homes of all those who are lost. This is the demon that will destroy and destroy without rest, day after day.”
The torment in that place is so terrible; the souls always remember the things they did while on Earth. Just like in the parable of the rich man and Lazarus. (Luke 16:19-31) The rich man could remember that he had a father and five brothers. You remember all the things you did in your life, good or bad; you remember all your relatives, and this is part of the torment, because you so desperately don’t want them to enter Hell also.
Today there are many people that preach the gospel, warning those on Earth to repent. The only one who can save you is Jesus, who is at the right hand of the Father, ready to save you. “Salvation is found in no one else, for there is no other name under Heaven given to men by which we must be saved.” (Acts 4:12) Trust in Jesus alone.
In the bible it says “I saw the dead, great and small, standing before the throne, and books were opened. Another book was opened, which is the Book of Life. The dead were judged according to what they had done as recorded in the books.” (Rev. 20:12) All persons that can comprehend between good and evil will have to stand before the Lord; nothing is hidden from the eyes of the Lord.
TERRIBLE TORMENTS IN HELL
We continued walking until we came to a place that was similar to stadium. There were demons there laughing at lost souls. They were mocking them, and tormenting those who were made in God’s image. The demons would tear off parts of people and hide them, making the people search for it. Demons were getting sadistic pleasure by inflicting pain. As it is written “The thief comes only to steal and kill and destroy…” (John 10:10).
The people there desperately thirst for water, but there is none. They regret even the day they were born. But the worst feeling is for those who knew Jesus, but then walked away from Him. If you have walked away from Jesus, if you no longer follow His ways, today is the day to come back! Don’t be ashamed of what your friends or anyone else may say. Remember what Jesus said about those who are ashamed of Him. If anyone is ashamed of Me and My words, the Son of Man will be ashamed of him when He comes in His glory and in the glory of the Father and of the holy angels. (Luke 9:26)
It is time for you to run to the presence of God; and look for salvation. Do not look for a church that makes you feel good; look for a church where the Spirit of the Lord moves and repent of all your sins! It is time for deep repentance; time to cry out to the Lord and run to Jesus. If you have sins that you haven’t stopped, your soul is in DANGER, because the Bible says that Jesus will come as a thief in the night, (1 Thess 5:2) Are you ready or not?
We continued watching the demons torment people. I saw one rip out a person’s eye, and hide it, and that person had to drag himself in pain to find it. The demons were getting pleasure from their cruelty. To some, they ripped off arms and legs. But to those who once knew the Lord, but died in their sins, their punishment was much worse. They had a double condemnation (Hebrews 10:26-27). Those who never knew God were also in torment, but there is more suffering for those who knew Jesus and then became backsliders. When I was there, I felt unspeakable terror in my soul, pure panic. I had such compassion for all the souls that were crying for mercy. Jesus said, “I will show you how many things are still waiting for lost souls.”
—- 2 Peter2,20-22 “For if, after they have escaped the pollutions of the world through the knowledge of the Lord and Savior Jesus Christ, they are again entangled in them and overcome, the latter end is worse for them than the beginning. For it would have been better for them not to have known the way of righteousness, than having known it, to turn from the holy commandment delivered to them. But it has happened to them according to the true proverb: “A dog returns to his own vomit,” and, “a sow, having washed, to her wallowing in the mire.”
We passed another place that had many different burning cells. Inside the cells were souls, but all that was left of them was just charred grey bones. But they could still feel pain, and they screamed out for mercy from Jesus as He walked by. I found out that these people were once in Churches; some even preached the word of God during their lifetime, some cast out demons and spoke in tongues while on Earth. But now these Christians were down here, because one day they decided to turn from the ways of God.
THE ROAD TO HELL
The Lord said, “Look at this wide street.” I saw a street where a multitude of believers were walking, and they were even carrying bibles. I saw some praying and others were singing praises.
I saw how the narrow road of God branched off to the right, but the Christians continued walking straight to hell. Jesus explained, “They have a double life; they are living two lives: one in My house of prayer, and another in their own houses.” I said, “But Lord, these people are praising Your Name!” Jesus replied, “Yes, and even when they cry, shout, and say nice things about Me or to Me, their hearts are full of adultery, full of evil, full of lies, full of deception, full of hate, full of roots of bitterness, full of bad thoughts.” Then, I understood what was written in Scripture “Not everyone who says to me, ‘Lord, Lord,’ will enter the Kingdom of Heaven, but only he who does the will of My Father who is in Heaven.” (Matt. 7:21)
Many Christians have some hatred or bitterness in their heart toward their brothers; and may even skip church because of that brother. But when the pastor asks the church, “How many of you love the Lord?” They say “Amen!” But the Bible says that those who hate their brothers are like murders, and no murder can come in the Kingdom of Heaven.
It is written, anyone who is angry with his brother will be subject to judgment. Again, anyone who says to his brother, ‘Raca,’ is answerable to the Sanhedrin. But anyone who says, ‘You fool!’ will be in danger of the fire of hell. (Matt 5:22) These brothers will deeply regret that when the Lord returns.
The Bible tells us, Do not hate your brother in your heart. Rebuke your neighbor frankly so you will not share in his guilt. Do not seek revenge or bear a grudge against one of your people, but love your neighbor as yourself I am the LORD (Leviticus 19:17-18). It’s so sad when those serve the Lord, don’t make it into Heaven. You need to seriously meditate on this and ask, “Am I ready for the Lord? Am I really doing the will of God? Is my life pleasing to God?” You still have time to turn your heart to God and escape Hell.
Some people don’t care about where they are going, they only want to enjoy this life. But I tell you, spending time with Jesus, not some woman is enjoying life. Spending time in the Lord’s house, not a bar, that’s life. We need to ask God for Mercy for those who are still waking on the road of death and sin.
In Hell, we saw many who thought they were living holy while on Earth, but now they were just begging for mercy and another chance. My soul ached so much for them. We saw a woman who was acting like she was reading the Word of God, and preaching about John 3:16. She said: “For God so loved the world that he gave his one and only Son, that whoever believes in him shall not perish but have eternal life.” Jesus said she was there “Because she could never forgive her husband; she never managed to forgive her husband.” (Matt 6:14-15) This woman had been shepherding an evangelical church for 35 years, but now in Hell, she is begging for one more chance to forgive her husband.
The bible warns us, settle matters quickly with your adversary who is taking you to court. Do it while you are still with him on the way, or he may hand you over to the judge, and the judge may hand you over to the officer, and you may be thrown into prison. (Matt. 5:25) and Blessed are the merciful, for they will be shown mercy. (Matt. 5:7)
If you are someone who cries in the presence of the Lord, you are still under grace and mercy. But if you feel that you cannot cry any more, or pray anymore, if you have stopped your prayer life, you are in great danger. Forgiveness is something special, and that woman never forgave. After 35 years of hard work for God, she lost it all in the end. Meditate on this, and make sure you forgive all. How do you want to spend eternity?
My brother would often tell me: “The day I die, I’ll go to hell and let the demons torment me” But thankfully he has repented of this foolish belief, because the judgment of God has reached him. While recording this message, he is currently lying down, sick with AIDS. He is has begged God for a chance, and he has finally turned his heart to Jesus. He does not think the same way anymore, and doesn’t want to go to that place of torment. Thankfully, my brother has accepted Jesus as his savior. My brother was lucky; he knew he didn’t have much time left. But most people don’t know when they will die.
Jesus and I continued walking until we came upon a group of people who called themselves “Evangelical Christians”. Jesus explained why these men were in Hell. In the neighborhood where they lived, there was a drunk that became a Christian. One day his wife got severely ill. He began to go door to door seeking help to bring her to the Hospital. When he got to the house of a Christian, he told them, “My wife is very sick. I need you to lend me some money to take her to the hospital.” But the Christians told him, “That is what you say! No! We don’t have money here!” When he went to another Christian’s house they also refused to help him. Eventually the man’s wife died.
One of the Christians said, “I sure taught that drunk a lesson, He just wanted the money to get drunk, but he didn’t fool me! I didn’t give him a single penny!” Now in Hell, they are in fire and tormented, and deeply regret their evil. (Matt 23:31-46)
These men were tied up with ropes, and burning. Their skin was falling from their bodies, and there was no end to the torment. They remember all the evil that they did.
A PROUD CHRISTIAN
Please listen to me carefully. I was also an Evangelical Christian. I prayed for the sick and God healed them, I prayed for the lame and God raised them up. I cast out demons and spoke in new tongues, but I had a spirit of vainglory, that made me see my pastor as spiritually smaller than me.
I saw many miracles in my ministry, more than my pastor. But I began to think that it was me, that I was the one doing the miracles. In my vainglory, I thought that I was super-gifted, someone special. I didn’t understand that it was the mercy of God that was in my life. When I got to Hell, God told me, “I am not the God of people with vainglory.”
Many of us stand before the altar of God full of pride and vainglory. Many, who sing praises to God, begin to be full of pride. Many of God’s servants who preach the word, and are used mightily by God, begin to think that they are overly important? Many people who work in deliverance also get full of pride? I want to tell you that God see all, and knows your heart.
If you have vainglory, pride, or arrogance in your heart, if you see your brother or pastor with disdain, please repent of your sins quickly! It is much better to be humiliated before the men, than be humiliated in the presence of the Lord. I wish you could see this place, like I did. I wish you could hear the cries of the damned, feel the terror that I did, and see their final judgment, then you would understand.
SEDUCTIONS
We continued walking until we arrived at some a kind of waiting room. We saw a demon that was shouting, and other demons were presenting themselves before him. Two of them were in the form of beautiful women. Their job was to destroy ministries, and lead ministers into sin. Those who serve the Lord, must be careful of satan’s traps. satan wants to destroy your life, and he can use those people who are close to you, those who do not walk close to Jesus. They can be instruments of satan. satan also has demons that are disguised as men. They go into churches in search for young ladies and even married women, to lead them into sin, destroying marriages and lives.
BLASPHEMERS
In Hell, I also saw a man that blasphemed against the Holy Spirit. (Luke 12:10) He was there begging for mercy, and shouting in pain. There were worms all over his face and body. He tried to remove them, but more would always come. (Mark 9:44) His pain was unbearable. This man was also worried about his family members arriving there. If you truly love your family, preach the Word of God to them, so they may escape from Hell. (Acts 16:31)
The bible says do not be afraid of those who kill the body but cannot kill the soul. Rather, be afraid of the One who can destroy both soul and body in hell. (Matt. 10:28)
GOD SEES ALL
Christians need to remember that even though they can hide the truth from pastors, deacons, elders and the Congregation, they can NOT hide from the presence of the Lord. As it is written, Where can I go from Your Spirit? Where can I flee from Your presence? If I go up to the Heavens, You are there; if I make my bed in the depths, You are there. If I rise on the wings of the dawn, if I settle on the far side of the sea, even there Your hand will guide me, Your right hand will hold me fast. (Psalms 139:7-10)
LYING TO GOD
It might sound crazy, but many Christians wind up in Hell because of lying. Christians often just nonchalantly lie in Church, and think nothing of it. The pastor may ask them a question, and a member just lies to them. But we must remember that a simple lie is what caused God to kill Ananias and Saphira while in Church (Acts 5:3-10). Many Christians are in Hell because they simply lied to the pastor. They didn’t realize that they were lying to God. And the bible warns us, no drunks, no adulterers, no fornicators, no LIARS shall inherit the Kingdom of God (Rev 21:8) (1 Cor 6:9-10).
You must know that just because you claim to be a Christian, you can still be unclean before God, if you keep sinning. I was personally being used by God, but still had vainglory in my heart.
— Matt 7,2-23 “Not everyone who says to Me, ‘Lord, Lord,’ shall enter the kingdom of heaven, but he who does the will of My Father in heaven. Many will say to Me in that day, ‘Lord, Lord, have we not prophesied in Your name, cast out demons in Your name, and done many wonders in Your name?’ And then I will declare to them, ‘I never knew you; depart from Me, you who practice lawlessness!’”
There is still time to repent and renew your heart and mind. If you’re a lukewarm Christian, backsliding, disobedient or living a double life, bow you head right now before God, repent and beg for forgiveness, be willing to turn away from evil deeds. If you don’t know Jesus, pray now, and ask Him for forgiveness, ask Him into your heart, accept Him as your savior.
Testimony of Carmel Brenes
https://christiscoming777.com/2016/04/21/sinners-christians-who-ended-up-in-hell-testimony-of-carmelo-brenes/
ORANG KRISTEN YANG BERAKHIR DI NERAKA KESAKSIAN CARMELO BRENES

Di tahun 1982, saya mengalami kecelakaan yang menyebabkan saya meninggal. Sebagaimana kematian menghampiriku, saya merasakan sekeliling menjadi gelap. Saya menemukan diriku berjalan sepanjang terowongan, dan semacam makhluk mengambilku. Sementara kami berjalan dalam terowongan yang gelap dan dingin ini, saya mulai mendengar teriakan yang menyeramkan dan geraman, dan ketakutan yang mencekam tumbuh di dalam diriku. Saya tahu bahwa, walaupun tubuhku telah mati, saya sepertinya masih tetap hidup di tempat ini.
Saya melihat ular besar bergerak di sekeliling, dan semua orang sedang menanggis meminta air. Segera kami tiba di danau yang terbuka, yang memiliki banyak ruangan dan divisi, masing-masing mengandung orang-orang yang berbeda di dalamnya. Saya mulai menanggis dengan teror, memohon Tuhan untuk berbelas kasihan. “Tuhan, ingatlah hidupku! Berbelas kasihanlah!” Perasaan mencekam pelan-pelan merayap di jiwaku, dan seluruh hidupku terbayang kembali di pelupuk mata ku. Segera kami sampai pada suatu pintu, saya berteriak lagi, “berbelas kasihanlah kepadaku ya Tuhan; berbelas kasihanlah padaku! Saya mohon pada MU untuk menolongku! Tolong aku Tuhan!!”Tiba-tiba ada sebuah keheningan, dan saya mendengar sebuah suara yang keras berkata, “Stop!” suara itu mengoncangkan seluruh Neraka, dan makhluk yang memegang tanganku, melepaskanku. “Aku bukanlah Allah para penzinah, Aku bukanlah Allah para pencabul, Aku bukanlah Allah para pembohong. Kenapa kau memanggilku Tuhan, bila Aku bukanlah Allah mereka yang sombong? (Lukas 6:46)
Saya merasa bahwa saya akan dihancurkan, tetapi sesaat kemudian, suara Allah menjadi lembut, “Mari dan Aku akan memperlihatkan kepadamu apa yang sedang terjadi dalam tempat ini yang sedang menunggu semua yang tidak bersedia mengikuti JalanKU dan yang telah berjalan menurut imajinasi hati mereka sendiri.”
Kami kemudian berjalan ke sebuah tempat dimana saya melihat seorang wanita yang duduk di kursi goyang. Masih ada geraman yang mengerikan keluar dari seluruh tempat itu. Pertama-tama, dia terlihat oke, tapi kemudian tubuhnya berubah menjadi seorang tukang sihir, dan dia berteriak dalam kesakitan, terbakar dalam api. Dia memohon untuk belas kasihan, tapi Tuhan berkata kepadaku, “Upah dosa adalah maut, dan mereka yang tiba di tempat ini tidak akan pernah keluar lagi.” (Roma 6:23)
Tuhan menunjukkan kepadaku banyak orang yang tidak taat, banyak yang merupakan bagian dari Gereja Kristen. Mereka menanggis dan memohon untuk belas kasihan, tapi tidak ada belas kasihan. Belas kasihan hanya dapat ditemukan saat seseorang masih hidup di bumi. Saat orang sudah meninggal, belas kasihan tidak dapat diraih lagi, sebagaimana ada tertulis, “sudah ditetapkan manusia mati untuk sekali, dan setelah itu penghakiman” (Ibrani 9:27)
Yesus juga memperlihatkan padaku sebuah tempat dengan minyak yang mendidih, dan ada banyak orang yang menderita di dalamnya, terbakar dalam api dan berusaha untuk keluar. Tapi setan akan melempar mereka masuk kembali.
Kami berjalan sampai kami tiba di suatu tempat dengan orang-orang yang mendengar Firman Tuhan, tapi tidak pernah mau bertobat.
Saya bahkan melihat pendeta, penginjil, umat percaya dan misionari. Mereka ada disana untuk alasan yang berbeda. Saya melihat seorang pendeta yang tidak percaya pada kuasa Roh Kudus, berbicara dalam bahasa lidah, penyembuhan atau pembaptisan dari Roh Kudus. (Markus 3:29). Dia memohon untuk belas kasihan, dan satu kesempatan lagi untuk memberitahu dunia bahwa berbahasa lidah itu benar, bahwa Roh Kudus adalah benar, dan bahwa ada kemerdekaan yang sesungguhnya dalam injil. Tetapi sudah terlambat bagi dia; dia tidak akan pernah bisa keluar, walaupun dia seorang pendeta. Kesempatannya untuk bertobat hanya dapat terjadi selama di bumi.
Saya juga melihat seorang misionari di Neraka. Dia ada disana karena dia meminta uang untuk memulai sebuah misi di Afrika, tapi dia menahan sebagian uang untuk dirinya. Sekarang dia memohon untuk belas kasihan dan untuk kesempatan lain untuk mengembalikan uang yang bukan miliknya. Ketika dia melihat bahwa Yesus tidak dapat menolongnya, dia mengutuki Yesus.
Saya melihat orang yang sebelumnya menyembah Tuhan di Gereja. Sekarang mereka hanya dapat menanggis memohon belas kasihan untuk dosa mereka karena tidak mau bertobat, mereka telah kehilangan kesempatan mereka untuk bertobat setelah mereka mati. Saya melihat pendeta disana merampok perpuluhan dan persembahan dari jemaat mereka. Mereka juga memohon untuk menghapus perbuatan mereka yang jahat, tapi tidak ada kesempatan lagi.
Mereka yang mati tanpa Yesus Kristus masuk Neraka, dan mereka yang mati dengan Yesus Kristus masuk ke surga. Banyak orang percaya bahwa kematian menghapus keberadaan mereka (annihilationism). Tapi saat kematian, kehidupan Anda yang sesungguhnya dimulai, dalam kemuliaan Tuhan atau dalam penghakiman kekal dan rasa malu. (Daniel 12:2). Anda sedang membuat keputusan itu saat ini. Kita semua harus secara hati-hati merenungkan dimanakah kita akan menghabiskan kekekalan. Apakah Anda ingin menghabiskan kekekalan di Neraka atau dalam Kemuliaan Tuhan? Itu adalah pilihan Anda.
Kami meneruskan perjalanan kami ke sebuah tempat lain yang mengerikan dimana para setan dari segala jenis dan bentuk; beberapa hanya memiliki sebuah lengan, satu mata dan satu kaki yang terpotong. Wajah mereka seperti separuh dari wajah manusia, tetapi selebihnya adalah kosong. Saya bertanya, “Tuhan, apakah ini?” Dan DIA berkata, “mereka adalah setan penghancur, didalam rumah mereka semua yang terhilang. Ini adalah setan yang akan menghancurkan dan menghancurkan tanpa istirahat, hari lepas hari.”
Siksaan di tempat itu sangatlah mengerikan; jiwa-jiwa selalu mengingat hal-hal yang mereka lakukan saat di bumi. Seperti dalam perumpamaan akan orang kaya dan Lazarus. (Lukas 16:19-31). Orang kaya bisa mengingat bahwa dia memiliki seorang ayah dan 5 orang saudara laki-laki. Anda akan mengingat semua hal yang Anda lakukan dalam hidupmu, baik atau buruk; Anda ingat pada seluruh relasi Anda, dan ini adalah bagian dari penyiksaan, karena Anda akan sangat tidak menginginkan mereka masuk ke Neraka pula.
Hari ini banyak orang yang menyampaikan Kabar Baik Injil, memperingatkan mereka yang ada dibumi untuk bertobat. Satu-satunya yang dapat menyelamatkan Anda adalah Yesus, yang berada di sebelah kanan Bapa, siap untuk menyelamatkan Anda. “Keselamatan tidak ada pada seorang pun, karena tidak ada nama lain dibawah langit ini yang daripadanya kita dapat selamat. (Kis 4:12). Percayalah hanya kepada Yesus.

ANAK-ANAK DI NERAKA
Saya menyaksikan seorang wanita dengan 2 orang anak yang sedang berteriak kepada ibu mereka: “Mengapa? Mengapa kau tidak membawa kami ke sekolah Minggu? Mengapa kau tidak mengizinkan kami pergi ke Gereja?” Mereka mengutuki dia karena dia tidak pernah mengizinkan mereka untuk mendengar Injil.
Bahkan kini, saya masih bisa merasakan sakit dan kengerian di dalam jiwa saya ketika saya mengingat bahwa ada anak kecil di Neraka. Saya melihat beberapa berumur 12 dan 14 tahun. Mereka juga menyesali banyak hal yang mereka lakukan di Bumi. Banyak orang Kristen mengabaikan kenyataan bahwa anak kecil bisa terhilang pula, karena mereka masih kecil. Tapi saya memberitahumu, jika seorang anak kecil bisa membedakan dari yang baik dan jahat, dan mereka tidak berjalan dalam jalannya Tuhan, mereka pun bisa masuk ke tempat penyiksaan itu (Ams 22 :6).
Ada tertulis di alkitab, “Saya melihat orang mati, besar dan kecil, berdiri di hadapan tahta, dan dibukalah sebuah buku. Ada sebuah buku lain juga dibuka, yaitu Buku Kehidupan. Orang mati dihakimi berdasarkan apa yang telah mereka lakukan sesuai yang tercatat di buku.” (Why 20:12).
Semua orang yang bisa membedakan apa yang baik dan jahat akan berdiri di hadapan Tuhan; tidak ada yang tersembunyi di mata Tuhan.
Kami terus berjalan hingga kami tiba di sebuah tempat yang menyerupai stadium. Ada banyak setan disana menertawakan jiwa-jiwa yang terhilang. Para setan mengejek mereka, dan menyiksa mereka yang diciptakan dalam rupa Allah.
Para setan akan merobek bagian tubuh orang dan menyembunyikannya, membuat orang mencari-cari. Para setan mendapatkan kesenangan sadis dengan menghasilkan sakit. Seperti yang ada tertulis “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan...”(Yoh 10:10).
Orang-orang disana sangat haus akan air, tetapi tidak ada. Mereka bahkan menyesali hari mereka dilahirkan. Tetapi perasaan terburuk adalah untuk mereka yang mengenal Yesus, yang kemudian menjauh dari DIA. Jika Anda telah menjauh dari Yesus, jika Anda tidak lagi mengikuti jalan-jalanNya, hari ini adalah hari untuk datang kembali! Jangan malu akan apa yang dikatakan oleh temanmu atau orang lain.
Ingatlah apa yang pernah Yesus katakan tentang mereka yang malu mengakui DIA. “Barang siapa malu karena Aku dan perkataanKU, Anak Manusia pun akan malu akan orang tersebut saat DIA datang kemuliaanNya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.”(Luk 9:26).
Inilah waktu bagi Anda untuk lari kepada hadirat Allah; dan mencari keselamatan. Jangan mencari sebuah Gereja yang membuat Anda merasa baik; carilah sebuah Gereja dimana Roh Allah bekerja dan bertobatlah dari semua dosa-dosa Anda! Inilah waktu untuk pertobatan yang sungguh-sungguh; waktu untuk menanggis kepada Tuhan dan lari kepada Yesus. Jika Anda mempunyai dosa-dosa yang belum Anda hentikan, jiwa Anda berada dalam BAHAYA, karena Alkitab berkata bahwa Yesus akan datang seperti pencuri di malam hari, (1 Tes 5:2) Apakah Anda siap atau tidak?
Kami terus menyaksikan para setan menyiksa orang. Saya melihat mata seseorang dicongkel dan disembunyikan, dan orang tersebut harus menyeret diri mereka dalam kesakitan untuk menemukannya. Para setan mendapatkan kesenangan dari kekejaman mereka. Bagi yang lain, mereka dicopot lengan dan kaki. Tetapi bagi mereka yang telah mengenal Tuhan, kemudian mati dalam dosa-dosanya, hukuman mereka lebih buruk lagi. Mereka mendapatkan penghukuman double (Ibr 10: 26-27). Mereka yang tidak pernah mengenal Tuhan juga berada dalam penyiksaan, tetapi lebih menderita bagi mereka yang pernah mengenal Tuhan dan kemudian menjadi penggosip ( 2 Pet 2 : 21).
Ketika saya disana, saya merasakan kengerian di dalam jiwa saya, murni panik. Saya memiliki semacam belas kasihan bagi semua jiwa-jiwa yang menanggis untuk belas kasihan. Yesus berkata, “Aku akan memperlihatkan kepadamu berapa banyak lagi yang sedang menanti jiwa-jiwa yang hilang.”
Bahkan kini, saya masih bisa merasakan sakit dan kengerian di dalam jiwa saya ketika saya mengingat bahwa ada anak kecil di Neraka. Saya melihat beberapa berumur 12 dan 14 tahun. Mereka juga menyesali banyak hal yang mereka lakukan di Bumi. Banyak orang Kristen mengabaikan kenyataan bahwa anak kecil bisa terhilang pula, karena mereka masih kecil. Tapi saya memberitahumu, jika seorang anak kecil bisa membedakan dari yang baik dan jahat, dan mereka tidak berjalan dalam jalannya Tuhan, mereka pun bisa masuk ke tempat penyiksaan itu (Ams 22 :6).
Ada tertulis di alkitab, “Saya melihat orang mati, besar dan kecil, berdiri di hadapan tahta, dan dibukalah sebuah buku. Ada sebuah buku lain juga dibuka, yaitu Buku Kehidupan. Orang mati dihakimi berdasarkan apa yang telah mereka lakukan sesuai yang tercatat di buku.” (Why 20:12).
Semua orang yang bisa membedakan apa yang baik dan jahat akan berdiri di hadapan Tuhan; tidak ada yang tersembunyi di mata Tuhan.
Kami terus berjalan hingga kami tiba di sebuah tempat yang menyerupai stadium. Ada banyak setan disana menertawakan jiwa-jiwa yang terhilang. Para setan mengejek mereka, dan menyiksa mereka yang diciptakan dalam rupa Allah.
Para setan akan merobek bagian tubuh orang dan menyembunyikannya, membuat orang mencari-cari. Para setan mendapatkan kesenangan sadis dengan menghasilkan sakit. Seperti yang ada tertulis “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan...”(Yoh 10:10).
Orang-orang disana sangat haus akan air, tetapi tidak ada. Mereka bahkan menyesali hari mereka dilahirkan. Tetapi perasaan terburuk adalah untuk mereka yang mengenal Yesus, yang kemudian menjauh dari DIA. Jika Anda telah menjauh dari Yesus, jika Anda tidak lagi mengikuti jalan-jalanNya, hari ini adalah hari untuk datang kembali! Jangan malu akan apa yang dikatakan oleh temanmu atau orang lain.
Ingatlah apa yang pernah Yesus katakan tentang mereka yang malu mengakui DIA. “Barang siapa malu karena Aku dan perkataanKU, Anak Manusia pun akan malu akan orang tersebut saat DIA datang kemuliaanNya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.”(Luk 9:26).
Inilah waktu bagi Anda untuk lari kepada hadirat Allah; dan mencari keselamatan. Jangan mencari sebuah Gereja yang membuat Anda merasa baik; carilah sebuah Gereja dimana Roh Allah bekerja dan bertobatlah dari semua dosa-dosa Anda! Inilah waktu untuk pertobatan yang sungguh-sungguh; waktu untuk menanggis kepada Tuhan dan lari kepada Yesus. Jika Anda mempunyai dosa-dosa yang belum Anda hentikan, jiwa Anda berada dalam BAHAYA, karena Alkitab berkata bahwa Yesus akan datang seperti pencuri di malam hari, (1 Tes 5:2) Apakah Anda siap atau tidak?
Kami terus menyaksikan para setan menyiksa orang. Saya melihat mata seseorang dicongkel dan disembunyikan, dan orang tersebut harus menyeret diri mereka dalam kesakitan untuk menemukannya. Para setan mendapatkan kesenangan dari kekejaman mereka. Bagi yang lain, mereka dicopot lengan dan kaki. Tetapi bagi mereka yang telah mengenal Tuhan, kemudian mati dalam dosa-dosanya, hukuman mereka lebih buruk lagi. Mereka mendapatkan penghukuman double (Ibr 10: 26-27). Mereka yang tidak pernah mengenal Tuhan juga berada dalam penyiksaan, tetapi lebih menderita bagi mereka yang pernah mengenal Tuhan dan kemudian menjadi penggosip ( 2 Pet 2 : 21).
Ketika saya disana, saya merasakan kengerian di dalam jiwa saya, murni panik. Saya memiliki semacam belas kasihan bagi semua jiwa-jiwa yang menanggis untuk belas kasihan. Yesus berkata, “Aku akan memperlihatkan kepadamu berapa banyak lagi yang sedang menanti jiwa-jiwa yang hilang.”
Kami melewati tempat lain yang mempunyai banyak sel pembakaran yang berbeda. Di dalam sel itu adalah jiwa-jiwa, tetapi apa yang tersisa dari mereka hanyalah tulang abu-abu yang terbakar hangus. Tetapi mereka tetap dapat merasakan sakit, dan mereka berteriak kepada Yesus untuk berbelas kasihan saat Yesus lewat. Saya mengetahui bahwa orang-orang ini pernah berada di Gereja; beberapa bahkan menyampaikan Firman Tuhan saat mereka hidup, beberapa mengusir setan-setan dan berbicara dalam karunia lidah saat di Bumi. Tapi sekarang orang-orang Kristen berada di bawah sini, karena suatu hari mereka memutuskan untuk berpaling dari jalan-jalannya Tuhan.

JALAN MENUJU NERAKA
Tuhan berkata, “Lihatlah pada jalan yang lebar ini.” Saya melihat sebuah jalan dimana banyak umat percaya yang berjalan, dan mereka bahkan membawa alkitab. Saya melihat beberapa berdoa dan yang lainnya menyanyikan pujian. Saya melihat jalan yang sempit dari Tuhan membelok ke kanan, tapi orang-orang Kristen terus berjalan lurus menuju Neraka. Yesus menjelaskan, “Mereka mempunyai kehidupan ganda; mereka menjalani 2 kehidupan; satu di rumah doa KU, dan yang lain di rumah mereka sendiri.” Saya berkata, “Tapi Tuhan, orang-orang ini memuji namaMU!” Yesus menjawab, “Ya, dan bahkan saat mereka menanggis, berteriak, dan mengatakan hal-hal yang baik mengenai Aku dan kepada kepadaKU, hati mereka penuh dengan perzinahan, penuh dengan kejahatan, penuh dengan kebohongan, penuh dengan penipuan, penuh dengan kebencian, penuh dengan akar kepahitan, penuh dengan pikiran-pikiran buruk.” Kemudian, saya mengerti apa yang telah tertulis di Alkitab, “Bukan semua orang yang berkata kepadaKU, ‘Tuhan... Tuhan..’, akan memasuki Kerajaan Surga, tetapi hanya dia yang melakukan kehendak BapaKU yang di Surga.”(Mat 7 :21).
Banyak orang Kristen yang mempunyai kebencian atau kepahitan dalam hati mereka terhadap saudara mereka; dan tidak beribadah karena saudara tersebut. Tetapi saat pendeta bertanya kepada Gereja, “Berapa banyak dari saudara yang mengasihi Tuhan?” Mereka menjawab, “Amin!” tetapi Alkitab berkata bahwa mereka yang membenci saudaranya adalah seperti pembunuh, dan tidak pembunuh yang dapat masuk dalam Kerajaan Surga. Ada tertulis, “Barang siapa yang marah dengan saudaranya, akan dihakimi. Dan lagi, barang siapa yang berkata kepada saudaranya, ‘Raca’, harus menjawab para Sanhedrin. Tetapi barang siapa yang berkata, ‘Kamu bodoh!’ akan berada dalam bahaya api Neraka!” ( Mat 5 : 22 ). Saudara ini akan sangat menyesali hal itu saat Tuhan datang kembali.
Alkitab mengatakan kepada kita, “Janganlah membenci saudaramu dalam hatimu. Tegurlah tetanggamu secara terus terang sehingga kamu tidak berbagi dosanya. Janganlah mencari pembalasan atau menaruh dendam terhadap orang lain, tetapi kasihilah tetanggamu seperti dirimu sendiri. Akulah Tuhan.” ( Ima 19 : 17-18 ). Sangatlah menyedihkan saat mereka yang melayani Tuhan, tidak berhasil mencapai Surga. Anda perlu secara serius merenungkan hal ini dan bertanya, “Apakah saya siap untuk Tuhan? Apakah saya sungguh-sungguh melakukan kehendak Tuhan? Apakah hidupku menyenangkan hati Tuhan?” Anda masih memiliki waktu untuk mengarahkan hatimu kepada Tuhan dan menghindari Neraka.
Beberapa orang tidak perduli mengenai kemanakah mereka akan pergi, mereka hanya ingin menikmati hidup ini. Tapi saya memberitahu Anda, meluangkan waktu bersama Yesus, bukan dengan wanita asing untuk menikmati hidup. Meluangkan waktu di rumahnya Tuhan, bukan di bar, adalah hidup. Kita perlu meminta Tuhan untuk berbelas kasihan bagi mereka yang masih berjalan di jalan kematian dan dosa.
Di Neraka, kami melihat banyak yang berpikir mereka menjalani kehidupan yang kudus selama di Bumi, tetapi sekarang mereka hanya memohon untuk belas kasihan dan kesempatan lain. Jiwaku sakit karena mereka. Kami melihat seorang wanita yang berpura-pura seolah-olah mereka membaca Firman Tuhan, dan berkhotbah mengenai Yoh 3 : 16. Dia berkata: “Karena Allah begitu mencintai dunia hingga DIA menganugrahkan putraNYa yang tunggal, supaya barang siapa yang percaya kepadaNya tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yesus berkata bahwa wanita tersebut ada disana “Karena dia tidak dapat mengampuni suaminya; dia tidak pernah mampu untuk mengampuni suaminya.” (Mat 6 : 14-15). Wanita ini telah mengembalakan sebuah Gereja Injili selama 35 tahun, tetapi sekarang berada di Neraka, dia memohon untuk satu kesempatan lagi untuk mengampuni suaminya.
Alkitab memperingatkan kita, “Segeralah berdamai dengan lawanmu yang membawamu ke pengadilan. Lakukan itu selama kamu masih bersama-sama dengan dia dalam perjalanan, atau dia akan menyerahkanmu kepada Hakim, dan sang Hakim akan menyerahkanmu kepada petugas, dan kamu akan dilempar ke dalam penjara.” ( Mat 5 : 25 ) dan “diberkatilah mereka yang murah hati, karena mereka akan beroleh belas kasihan.” ( Mat 5 : 7 ).
Jika Anda adalah seseorang yang menanggis di hadapan Tuhan, Anda masih berada di bawah anugrah dan belas kasihan. Tetapi jika Anda merasa tidak dapat menanggis lagi, atau berdoa lagi, jika Anda telah menghentikan kehidupan doa Anda, maka Anda berada dalam bahaya besar.
Pengampunan adalah suatu hal yang spesial, dan wanita tersebut tidak pernah mengampuni. Setelah 35 tahun bekerja keras untuk Tuhan, dia kehilangan semua pada akhirnya. Renungkanlah hal ini, dan pastikan Anda telah mengampuni semua. Bagaimana caranya Anda ingin menghabiskan kekekalan?
Saudara laki-laki saya sering berkata kepada saya: “Di hari saya meninggal, saya akan pergi ke Neraka dan membiarkan para setan menyiksaku.” Tapi bersyukur dia telah bertobat dari kepercayaannya yang bodoh, karena penghakiman dari Tuhan telah menjamah dia. Sementara menuliskan pesan ini, dia sedang terbaring sakit, karena AIDS. Dia memohon Tuhan untuk kesempatan, dan dia akhirnya menyerahkan hatinya kepada Yesus. Dia tidak berpikir seperti dulu lagi, dan tidak mau pergi ke tempat penyiksaan itu. Syukurlah, saudaraku telah menerima Yesus sebagai juruslamatnya. Saudaraku beruntung; dia tahu waktunya tidak banyak lagi. Tetapi kebanyakan orang tidak tahu kapan mereka akan meninggal.
Yesus dan saya terus berjalan sampai kami tiba pada sebuah grup orang yang menyebut diri mereka “Kristen Injili”. Yesus menjelaskan mengapa orang-orang ini berada di Neraka. Di lingkungan mereka tinggal, ada seorang pemabuk yang menjadi seorang Kristen. Suatu hari istrinya sakit parah. Dia mulai mengedor pintu demi pintu, mencari pertolongan untuk membawanya ke rumah sakit. Ketika dia tiba di rumah orang Kristen, dia mengatakan kepada mereka, “Istriku menjadi sakit parah. Saya butuh untuk meminjam sedikit uang untuk membawanya ke rumah sakit!” Ketika dia pergi ke rumah orang Kristen lainnya mereka juga menolak menolong dia. Pada akhirnya istri pria tersebut meninggal.
Salah satu dari sekelompok Kristen itu berkata, “Saya yakin telah mengajarkan pemabuk itu sebuah pelajaran, dia hanya ingin uang itu untuk mabuk-mabukan, tetapi dia dapat membodohi aku! Saya tidak memberikannya sepeser pun!” Sekarang di Neraka, mereka berada dalam api dan tersiksa, dan secara mendalam menyesali kejahatan mereka. ( Mat 23 : 31 – 46 ).
Orang-orang ini diikat dengan tali, dan terbakar. Kulit mereka jatuh dari tubuh mereka, dan tidak akhir dari penyiksaan tersebut. Mereka ingat segala yang jahat yang mereka lakukan.
SEORANG KRISTEN YANG SOMBONG
Tolong dengarkan saya dengan hati-hati. Saya juga seorang Kristen Injili. Saya berdoa untuk orang sakit dan Tuhan menyembuhkan mereka, saya berdoa untuk orang lumpuh dan Tuhan membangkitkan mereka. Saya mengusir setan dan berbicara dalam karunia lidah, tapi saya mempunyai roh kesombongan, yang membuatku melihat pendetaku secara spiritual lebih kecil dari saya.
Saya melihat banyak muzizat dalam pelayanan saya, lebih dari pendeta saya. Tapi saya mulai berpikir bahwa hal tersebut karena saya, bahwa yang melakukan muzizat adalah saya. Dalam kesombongan saya, saya berpikir bahwa saya mempunyai karunia super, seseorang yang spesial. Saya tidak mengerti bahwa karena belas kasihan Allah yang ada dalam hidupku. Ketika saya pergi ke Neraka, Tuhan memberitahuku, “ Aku bukanlah Allah atas orang-orang yang sombong.”
Banyak dari kita berdiri di depan altar Tuhan dengan keangkuhan dan kesombongan. Banyak, yang menyanyikan pujian kepada Tuhan, mulai penuh dengan keangkuhan. Banyak dari pelayan Tuhan yang menyampaikan Firman, dan yang dipakai secara dahsyat oleh Tuhan, mulai berpikir bahwa mereka sangatlah penting? Banyak orang yang bekerja dalam pelepasan juga penuh dengan keangkuhan? Saya ingin memberitahu Anda bahwa Tuhan melihat semua, dan mengetahui hati Anda.
Jika Anda mempunyai kesombongan, keangkuhan, atau kebanggaan dalam hati Anda, jika Anda melihat saudara Anda atau pendeta dengan sepele, tolong bertobatlah dari dosa-dosa Anda secepatnya! Lebih baik dipermalukan di depan manusia, daripada dipermalukan di hadapan Tuhan. Saya harap Anda dapat melihat tempat ini, seperti saya. Saya harap Anda dapat mendengar tanggisan mereka yang terkutuk, merasakan kengerian yang saya rasakan, dan melihat penghakiman kekal mereka, maka Anda akan mengerti.
Kami terus berjalan sampai kami tiba di semacam ruang tunggu. Kami melihat setan yang berteriak, dan setan lainnya mempersembahkan diri mereka kepadanya. Dua dari mereka berada dalam wujud seorang wanita cantik. Tugas mereka adalah untuk menghancurkan pelayanan, dan memimpin pelayanan kepada dosa. Mereka yang melayani Tuhan, haruslah berhati-hati akan jebakan iblis. iblis ingin menghancurkan hidup Anda, dan dia bisa memakai orang-orang yang dekat dengan Anda, mereka yang tidak berjalan dekat dengan Yesus. Mereka bisa menjadi alatnya iblis.
Iblis juga mempunyai setan yang menyamar sebagai pria. Mereka pergi ke gereja untuk mencari wanita muda dan bahkan wanita yang sudah menikah, untuk menuntun mereka kepada dosa, menghancurkan pernikahan dan hidup.
Di Neraka, saya juga melihat seorang pria yang menghujat Roh Kudus ( Luk 12 : 10 ). Dia ada disana memohon belas kasihan, dan berteriak dalam kesakitan. Ada banyak cacing di seluruh wajah dan tubuhnya. Dia mencoba untuk memindahkan mereka, tapi ada lebih banyak lagi yang keluar ( Mark 9 : 44 ). Sakitnya sungguh tak tertahankan.
Pria ini kuatir anggota keluarganya akan tiba di sana. Jika Anda sungguh-sungguh mencintai keluarga Anda, sampaikan Kabar Baik Allah kepada mereka, sehingga mereka bisa menghindari Neraka ( Kis 16 : 31 ).
Alkitab berkata, “Janganlah takut kepada mereka yang sanggup membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada DIA yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam Neraka.” ( Mat 10 : 28 ).
Orang-orang Kristen haruslah ingat walaupun mereka bisa menyembunyikan kebenaran dari pendeta mereka, majelis, penatua, dan Jemaat, mereka TIDAK dapat menyembunyikannya dari hadirat Tuhan. Seperti ada tertulis, “Kemanakah aku dapat pergi dari RohMU? Kemanakah aku dapat lari dari hadiratMU? Jika aku pergi ke Surga, Engkau ada disana; jika aku menaruh tempat tidurku di kedalaman, Engkau ada di sana. Jika aku bangun di atas sayap fajar, jika aku menetap di ujung laut, bahkan disana pun tanganMU akan menuntunku, tangan kananMU akan memegangku kuat-kuat.” ( Mzm 139 : 7-10 ).
Mungkin terdengar gila, tapi banyak orang Kristen berakhir di Neraka karena berbohong. Orang-orang Kristen sering tidak acuh berbohong di Gereja, dan berpikir tidak apa-apa. Pendeta mungkin akan bertanya kepada mereka sebuah pertanyaan, dan seorang jemaat akan berbohong kepada mereka. Tapi kita harus ingat bahwa sebuah kebohongan yang sederhanalah yang menyebabkan Tuhan membunuh Ananias dan Saphira saat di Gereja ( Rm 5 : 3-10 ).
Banyak orang Kristen yang berada di Neraka karena berbohong kepada pendeta. Mereka tidak menyadari bahwa mereka berbohong kepada Tuhan. Dan alkitab memperingatkan kita, tidak ada pezinahan, tidak ada pezinah, tidak ada PEMBOHONG yang akan mewarisi Kerajaan Allah ( Why 21 : 8 ; 1 Kor 6 : 9-10 ).
Anda harus tahu walaupun Anda menyatakan diri Anda sebagai seorang Kristen, Anda masih bisa menjadi tidak kudus di hadapan Tuhan, jika Anda terus berdosa. Saya secara pribadi telah dipakai oleh Tuhan, tetapi tetap mempunyai kesombongan dalam hati saya ( Mat 7 : 21-23 ). Masih banyak waktu untuk bertobat dan memperbaharui hati dan pikiran Anda.
Jika Anda seorang Kristen yang suam-suam kuku, penggosip, atau menjalani kehidupan ganda, tundukkan kepala Anda saat ini di hadapan Tuhan, dan mohon untuk pengampunan, bersedia untuk berbalik dari jalan-jalan yang jahat. Jika Anda tidak mengenal Yesus, berdoa sekarang, dan minta DIA untuk pengampunan, minta DIA untuk masuk ke dalam hati Anda, terima DIA sebagai Juruselamat Anda.

Jangan menyia-yiakan waktu lagi!
Dan jangan menjadi seorang Kristen yang berakhir di NERAKA !!






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.