KESAKSIAN Kesempatan kedua Kebangkitan Theo Nez
Shalom saudara terkasih.
Nama saya Theo Nez dan saya tinggal di Farmington New Mexico. Hari ini saya ingin membagikan kesaksian saya, tentang bagaimana Tuhan melakukan suatu mujizat yang luar biasa, bagi saya dan keluarga saya. Dia membawa keselamatan ke dalam rumah kami.
Pada tahun 1995, saya seorang yang liar. Saya suka mabuk dan memakai narkoba, saya tidak peduli tentang apapun juga. Suatu hari, saya overdosis dan jantung saya berhenti. Saya mati selama empat jam.
Apa yang ingin saya sampaikan kepadamu, akan membuatmu berpikir dua kali tentang kehidupan dan kematian. Ketika jantung saya berhenti, suara dunia memudar dan kegelapan total melingkupiku. Saya melihat tiga setan keluar dari hatiku, ketika mereka pergi keluar jendela tertawa.
YESUS MEMBAWA SAYA KE NERAKA
Saat saya meninggalkan tubuhku, saya berbalik ke belakang dan Yesus berdiri di belakangku. Rambutnya berwarna emas; Dia memakai jubah putih dan ikat pinggang emas. Sandalnya adalah sandal emas, dan Dia berjalan dan berbicara dengan sangat lembut. Ada cahaya di sekeliling-Nya dan jiwaku segera mengenali-Nya.
Saya menghampiri-Nya dan bertanya, “Yesus, dari manakah Engkau, saya mencari Engkau.” Dan Dia menjawab dengan sangat lembut dan berkata, “Aku tidak pernah meninggalkanmu, Aku selalu ada di sisimu. Aku selalu menantikanmu untuk bertobat dan melakukan kehendak Bapa.”
Engkau tahu, saya dipanggil untuk berkhotbah beberapa tahun yang lalu. Saya berkata, “Tuhan saya akan pergi”, tetapi saya malah lari. Saya berkata, “saya tidak dapat melakukannya, saya terlalu muda.” Ketika Tuhan memanggil dan menetapkan hidupmu, engkau tidak punya pilihan lain selain berkata “Ya” kepada-Nya.
Kemudian saya berkata kepada Yesus, “Saya pikir saya masih akan hidup 30 tahun lagi.” Dia berkata, “Marilah, banyak yang harus kau lihat.” Dia memegang tanganku dan kami mulai berjalan turun melalui sebuah jalan. Di situ sangat gelap dan Yesuslah yang menerangi. Segera saya melihat setan di sekeliling kami. Mereka mencoba menangkap saya, tapi saya memegang tangan Yesus seperti seorang anak kecil.
Dia satu-satunya perlindunganku dan Dia mulai berbicara kepadaku. Dia berkata, “Tahukah engkau, Bapa sangat marah denganmu.” Itu disebabkan karena saya mempermainkan gereja dan berlari seperti Yunus. Alkitab berkata Yunus dipanggil untuk berkhotbah, tetapi Ia lari dari Tuhan. Saya telah melakukannya selama bertahun-tahun. Sekarang saya tertangkap. Saya tahu saya mati dalam dosaku, dan sekarang sudah terlambat.
Ketika kami terus berjalan, Yesus mengatakan banyak hal dan saya mengajukan banyak pertanyaan. Kami berhenti di suatu tempat dan Yesus berkata, “Lihatlah di depan.” Saya dapat melihat beberapa jenis cahaya di kejauhan. Yesus bertanya, “Menurutmu apakah itu?” Saya berkata, “Tuhan itu terlihat seperti neraka, mungkin api neraka.”
Benar saja, ketika kami berjalan lebih dekat, kami tiba pada tepi jurang. Kedalamannya kira-kira 2 mil dan lebar 3 mil. Di bawah sana saya dapat melihat kobaran api, dan semuanya berwarna merah orange. Saya mulai gemetar, sangat ketakutan. Saya tahu saya akan berakhir di bawah sana.
Yesus menyuruhku melihat ke bawah. Saya tidak dapat melihat ke bawah, saya mulai menangis dan berlari ke belakang Yesus. Saya mulai bertobat, dan saya menangis meminta pengampunan. Saya akan berkhotbah sekarang Tuhan, berikan saya kesempatan sekali lagi. Saya menangis seperti bayi.
Kami melanjutkan sampai tiba di lubang neraka. Saya melihat banyak hal yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Tempat itu penuh dengan jiwa manusia, dan setan ada di mana-mana.
Alkitab berkata dalam Yesaya 5: 14, Sebab itu dunia orang mati akan membuka kerongkongannya lapang-lapang dan akan mengangakan mulutnya lebar-lebar dengan tiada terhingga, sehingga lenyap ke dalamnya segala kesemarakan dan keramaian Yerusalem, segala kegaduhannya dan orang-orang yang bersukaria di kota itu.
Banyak orang yang disiksa di dalam api. Teriakan dan tangisan terdengar di mana-mana. Tidak ada pengharapan, tidak ada harapan bagi jiwa yang terhilang. Mengapa ? Karena mereka menolak Yesus. Beberapa menunggu terlalu lama. Banyak yang mempermainkan gereja dan lari dari Tuhan. Lari dari Tuhan akan membawamu ke neraka. Sekali engkau masuk, kau tidak akan pernah bisa keluar dari sana.
Tolong, saya ingin kau mengangkat tanganmu dan berkata kepada Tuhan; jangan biarkan ini terjadi padaku.
Ketika kami terus berjalan, saya melihat ratusan ribu lubang. Saya menangis saat kami tiba di sebuah lubang yang kosong. Ada kobaran api dari dalamnya.
Yesus berkata kepadaku, “Ini adalah lubang yang disediakan iblis untukmu.” Saat itu saya mulai berteriak. Saya menangis, “Tuhan, saya tidak ingin masuk ke dalam.” Saya menangis dan bertobat, memohon Yesus memberiku kesempatan kedua. Saya menangis seperti Yunus menangis dari perut bumi.
Pada Injil Lukas 16, kita membaca tentang Lazarus dan orang kaya. Orang kaya itu memiliki segala sesuatu yang dia inginkan.....
16:20 Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,
16:21 dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.
16:22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
16:23 Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
16:24 Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
16:25 Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
16:26 Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.
16:27 Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
16:28 sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
16:29 Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
16:30 Jawab orang itu: Tidak, Bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
16:31 Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
Oh saudara, tolong dengarkan, ini sungguh nyata, berusahalah hidup benar dengan Tuhan. Ketika kami keluar, kami berdiri di suatu ruang isolasi. Yesus berkata, “Dengarkan.” Dan saya mulai mendengar seorang wanita berdoa, saya dapat mendengarnya dengan jelas, dan dalam doanya dia berkata,
“ Tuhan bawa dia kembali !!! Berikan dia satu kesempatan lagi. Tuhan dia memiliki dua anak yang harus dibesarkan. Dia milikku satu-satunya. Jangan ambil dia daripadaku !!!”
Engkau percaya bahwa doa dengan iman dapat memindahkan apa saja ?
Alkitab berkata, apapun yang kau minta dan doakan, percayalah bahwa engkau telah menerimanya, dan hal itu akan diberikan kepadamu. (Markus 11: 24)
Dan wanita itu terus berdoa. Yesus bertanya, ” Menurutmu siapakah dia ?”
Saya berkata, “Tuhan itu adalah isteriku.” Saya berkata, “Tuhan tidakkah Kau dengar, saya punya dua anak laki-laki yang harus dibesarkan.” Saya mulai menyentuh pundak Yesus, “Saya tidak dapat mati sekarang, keluargaku membutuhkanku.” Saya mulai mengemukakan banyak alasan, tetapi tidak ada jawaban. Saya mulai menangis lagi.
Isteriku terus berdoa. Saya menunggu yang terasa seperti beberapa jam dan akhirnya Allah Bapa menjawab, Dia berbicara dan suara-Nya seperti aliran air. Dia berkata, ”Anak-Ku, Aku memberikanmu kesempatan kedua karena doa dan iman dari isterimu, Aku akan mengampunimu. Ketika Aku membawamu kembali, Aku akan memakaimu.”
Kemudian saya mulai berjanji, saya berkata, “Tuhan saya akan berkhotbah. Saya akan lakukan apapun, saya akan menceritakan kepada orang mengenai tempat ini. Saya berkata Tuhan, saya akan membantumu menyelamatkan jiwa-jiwa.”
Kemudian kami melangkah ke sebuah ruangan yang memiliki sebuah layar raksasa seperti televisi. Kepadaku diperlihatkan masa laluku, masa kini, dan masa depan. Saya dapat melihat hidupku, mulai dari seorang anak kecil sampai menjadi dewasa. Yesus memberiku sebuah pewahyuan, sebuah visi. Dia mewahyukan banyak hal yang akan datang. Dia berkata, “Sesungguhnya kita hidup di hari terakhir. Pergilah dan katakan kepada orang-orang. Katakan kepada mereka untuk hidup benar dan bertobat. Katakan bahwa mereka harus berhenti bermain-main dengan-Ku dan mulai memegang perintah-Ku.”
Dia menunjukkan kepadaku, bagaimana orang bersembunyi di balik Alkitab, menutupi kelakuan mereka, dan hidup dalam dosa. Tuhan dapat mendengar dan melihat segala sesuatu. Dia berkata, “Mereka memuliakan Aku dengan bibirnya, tapi hatinya jauh daripada-Ku. Oh, mereka suka mengajarkan perintah manusia, tetapi mengesampingkan perintah Tuhan.”
Dia berkata, “Jangan takut, Akulah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir, apa yang engkau dengarkan adalah benar.” Dia berkata, “Siapa yang memiliki telinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat.” Dia memberikan tiga ayat peringatan.
Yang pertama di dalam Ulangan 6: 15
Sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi.
Ayat yang kedua di Injil Lukas 16: 13.
Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.
Wahyu 3: 3, Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah ! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.
Saudara, kita tidak tahu kapan kita akan meninggalkan dunia ini, kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, karena itu saya berdoa, supaya sebisa mungkin, engkau dapat hidup benar di dalam Tuhan.
YESUS MEMBAWA SAYA KE SORGA
Setelah itu, Yesus membawa saya ke surga dan kami berjalan melewati gerbang emas dan berjalan di jalan emas. Saya melihat sangat banyak orang dari berbagai bangsa dan mereka berdiri di hadapan tahta, memakai jubah putih. Saya mengenali beberapa orang dari mereka, yaitu para penginjil dan nabi dari Alkitab. Semuanya sangat indah, semua orang sangat bahagia; engkau dapat melihat kasih dari wajah mereka. Saya mulai merasakan sukacita dan damai sejahtera yang besar.
Saat saya berjalan keliling, saya tidak ingin pergi. Yesus menunjukkan kepada saya sebuah jam yang sangat besar. Jarumnya hampir mencapai angka 12, waktu sedang terburu habis, waktu hampir habis. Saya berkata, “Tuhan saya tidak ingin pergi, saya ingin tinggal di sini.” Tetapi kami harus pergi.
Ketika kami kembali, saya melihat bumi seperti bola golf yang kecil. Dia membawaku ke kamar tidur di mana tubuhku dibaringkan. Dia mengulurkan tangan di mana hati saya berada. Daging di sekitar hatiku terbuka. Yesus mengambil hatiku yang lama, dan melemparkannya ke lautan api, kemudian Ia memberiku hati yang baru, dan daging menutupinya kembali. Saya berdiri di sana menyaksikannya dan berpikir, wow, bahkan kulit dan tulang pun mendengarkan Yesus.
Beberapa waktu kemudian saya mempelajari Alkitab dan membaca dalam Yehezkiel 36: 26-27, saya menangis seperti bayi karena itu Alkitabiah, ayat itu berkata:
36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
36:27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
Setelah itu Yesus mengembalikan rohku ke dalam tubuhku, tetapi hatiku yang baru belum berfungsi. Saya dapat melihat isteriku tetap memegang tanganku dan berdoa.
Tiba-tiba ruanganku dipenuhi dengan ribuan malaikat, mereka menyanyi dan memuji dengan lagu yang paling indah yang pernah saya dengar. Musiknya sangat luar biasa. Seorang malaikat tampil dan berkata, “Darah Yesus akan datang.” Dan semua malaikat mulai memuji dan menyembah.
Kemudian darah Yesus menghampiri kami, dan membasuh seluruh dosaku dari atas kepala sampai ke ujung kaki. Alkohol dan obat-obatan dibersihkan dari tubuhku. Rasanya seperti air hangat. Ketika saya melihat diriku, semua kegelapan tubuhku sudah lenyap. Saya menjadi putih dan bersih.
Beberapa saat kemudian malaikat itu tampil lagi dan berkata, “Roh Kudus akan datang.” Para malaikat mulai menyanyi dan menyembah lagi. Roh Kudus datang ke atas kami dan memenuhi kami. Jiwaku bersukacita. Akhirnya saya mendapatkan Roh Kudus. Roh Tuhan terasa sangat panas seperti listrik, Dia seperti api membara di tulang-tulangku.
Para malaikat masih menyanyi dan memuji ketika Yesus berkata, “Anak-Ku, pergi dan katakan kepada semua orang apa yang Aku nyatakan kepadamu.” Dia menyentuh hatiku yang baru dengan jari-Nya dan kemudian hatiku mulai berfungsi. Kemudian secara perlahan mataku mulai terbuka. Saya merasakan tubuhku dingin dan saya mulai berbicara. Saya bertanya kepada isteriku apa yang telah terjadi. Dia menatapku dan berkata, “Apakah engkau baik-baik saja ?” Kemudian dia mulai menangis.
Masih ada rasa sakit di sekitar dadaku, rasanya seperti baru saja dioperasi. Saya sangat lemah dan haus, hal pertama yang saya minta adalah air minum. Kemudian ingatanku mulai kembali dan saya mengingat apa yang telah terjadi. Kemudian saya berlutut dan berdoa selama tiga jam sampai matahari terbit.
Sejak hari itu, hidupku berbeda. Saya adalah seorang pemberontak, tetapi Tuhan membawaku bertelut, menangis seperti bayi, meminta pengampunan. Saya sering berpikir, saya akan ke neraka, tetapi itu bukan masalah. Tetapi saya tidak pernah menyadari betapa mengerikannya neraka sampai Tuhan menyatakannya kepadaku. Sekarang saya bersyukur kepada Tuhan setiap hari untuk hidup yang telah Ia berikan kepadaku, kepada keluargaku, dan pelayanan yang Ia berikan kepadaku.
Saudara, saya berdoa agar engkau tidak mempermainkan gereja dan melayani dua tuan, karena engkau tidak dapat bermain-main dengan Tuhan. Sangat berbahaya jika engkau jatuh di dalam tangan Allah yang hidup. Jadi jangan bermain-main, sebab Allah tidak dapat dipermainkan. Alkitab berkata, apa yang ditabur orang, itulah yang akan dituai, orang yang menabur kejahatan akan menuai hal yang sama.
Ya, Tuhan adalah kasih, Dia penuh belas kasihan dan anugerah. Dia adalah Tuhan yang memberikan kesempatan kedua, tetapi Ia juga adalah Tuhan yang menghakimi. Alkitab berkata, Ia adalah api yang menghanguskan. Jadi engkau harus mempersiapkan diri, karena engkau tidak tahu kapan engkau akan mati. Alkitab berkata dalam Ibrani 9: 27, Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.
Saatnya akan datang ketika kita semua akan berdiri di hadapan Tuhan, dan buku kita akan dibuka. Engkau akan berada di sana. Setiap orang yang mendengarkan kesaksian ini akan berada di sana. Ini adalah suatu hal yang tidak akan pernah kau lewatkan. Ini mungkin panggilan terakhirmu, jangan memberontak terhadap Tuhan. Pikirkan ini, hanya ada surga dan neraka. Engkau mungkin tidak mendapatkan kesempatan kedua seperti yang terjadi padaku, itu hanya karena kasih karunia Tuhan.
Saya di sini untuk membagikan kesaksianku, saya ingin engkau mengangkat tangan dan berbicara kepada Tuhan, bersyukur untuk peringatan-Nya kepadamu, bersyukur untuk hidup yang berharga ini.
Jika engkau ingin diselamatkan, engkau harus berdoa, biarkan saya berdoa bersama denganmu sekarang:
Tuhan Yesus, ampuni saya. Saya menerimamu sebagi Juruselamat pribadiku. Masuklah ke dalam hati dan hidupku. Berikanku hidup kekal, supaya saya dapat hidup bersama-Mu selamanya. Berikanku hidup yang penuh dengan damai sejahtera dan sukacita. Terima kasih Tuhan. di dalam nama Yesus. Amin.
Jika engkau ingin menyuratiku, ini alamatku:
Last living days Ministries
P.O. Box 3701
Farmington, NM 87499
USA
Apa yang engkau dengar dalam kesaksian ini adalah benar.
Saya seorang Indian Nevajo.
Saya tinggal di Four Corners.
Saya dedikasikan rekaman ini untuk seluruh penduduk Amerika di seluruh wilayah Amerika. Saya berikan izin saya untuk menduplikasikan kesaksian ini.
TUHAN YESUS Memberkati
The resurrection of Theo Nez (FULL)
http://www.youtube.com/watch?v=dx8ipLhHxuY
****************************************************************
HE SAW HELL, JESUS & HEAVEN – Testimony of Theo Nez

My name is Theo Nez and I live in Farmington
New Mexico. Today I like to share with you my testimony, about how God did a wonderful miraculous thing, for me and my family. He brought His precious salvation into our home.
In 1995, I was a wild person. I use to drink and take drugs, I didn’t care about nothing. One day, I overdosed on speed and my heart stopped. I died for four hours. What I’m about to tell you, will make you think twice about life and death. When my heart stopped, the noise of the world faded away and total darkness came over me. I saw three demons come out of my heart, when they went out the window laughing.
DEAD BUT VERY MUCH ALIVE
As I left my body, I turned around and Jesus was standing behind me. His hair was golden white; He was wearing a white garment with golden sash. His shoes were golden sandals, and He walked and talked very gentle. There was light all around Him and my soul already knew Him.
I walked over to Him and asked; “Jesus, where were you, I was looking for you.”
And He spoke very softly and said; “I never left you, I’ve always been by your side. I was always waiting for you to repent and do the Father’s will.”
You know, I was called to preach a few years back. I said, Lord I’ll go, but I ran instead. I said, I can’t do it, I’m too young. When God calls and interferes with your life, you have NO other choice but to say yes to Him.
Then I told Jesus, “I thought I would live for another thirty years.”
He said “Come, you have much to see.” He took my hand and we started walking downward on a path. It was dark and Jesus Himself was the light. Soon I could see demons all around us. They were trying to grab for me, but I held on to Jesus hand as a little child.
He was my only protection and He started talking to me. He said, “You know the Father is angry with you.” It was because I was playing church and running like Jonah. The bible says Jonah was called to preach, but he ran from God. I’ve done this for so many years. Now it’s caught up with me. I knew I died in my sins, and it was too late.
When we continued walking, Jesus spoke of many things and I asked many questions. We stopped at a certain area and Jesus said, look ahead. I could see some type of light in the distance. Jesus asked me; “What do you think that is?” I said, “Lord that looks like hell, maybe the flames of hell.”
PIT OF HELL
Sure enough, as we walked closer, we come to the ledge of a canyon. The canyon was about two miles deep and about three miles across. Down below I could see flames, and everything was orange red. I started to tremble, I was afraid. I knew I was going to end up down there.
Jesus asked me to look down. I could not even look down, I started to cry and ran behind Jesus. I started repenting, and I cried for the Lord to forgive me. I will preach now Lord, give me one more chance. I was crying like a baby.
We continued until we were down in the pit of hell. I saw many things that words cannot describe. The place was full of human souls, and demons were all around.
The bible says in Isaiah 5:14 “Therefore hell hath enlarged herself, and opened her mouth without measure: and their glory, and their multitude, and their pomp, and he that rejoiceth, shall descend into it.”
There were human souls tormented in the flames. Screams and cries were all over. There was no hope, no hope for the lost souls. Why? Because they rejected Jesus. Some waited too long. Many played church and ran from God. Running from God will get you into hell. Once in, you can never get out. Please, I want you to lift up your hands and tell the Lord; don’t let this happen to me.
As we continue to walk, I saw hundreds of thousands of pits. I was weeping and crying as we came to this certain pit that was empty. It had flames coming out of it. Jesus told me; “This is the pit the devil has dug for you.” There I started screaming. I cried, “Lord, I don’t want to go there.” I cried and repented, begging Jesus to give me one more chance. I cried like Jonah cried out of the belly of hell.
In the sixteenth chapter of Luke, we read about Lazarus and the rich man. The rich man had everything he wanted. “And there was a certain beggar named Lazarus, which was laid at his gate, full of sores, And desiring to be fed with the crumbs which fell from the rich man’s table: moreover the dogs came and licked his sores. And it came to pass, that the beggar died, and was carried by the angels into Abraham’s bosom: the rich man also died, and was buried;
“And in hell he lift up his eyes, being in torments, and seeth Abraham afar off, and Lazarus in his bosom. And he cried and said, Father Abraham, have mercy on me, and send Lazarus, that he may dip the tip of his finger in water, and cool my tongue; for I am tormented in this flame. But Abraham said, Son, remember that thou in thy lifetime receivedst thy good things, and likewise Lazarus evil things: but now he is comforted, and thou art tormented. And beside all this, between us and you there is a great gulf fixed: so that they which would pass from hence to you cannot; neither can they pass to us, that would come from thence. Then he said, I pray thee therefore, father, that thou wouldest send him to my father’s house: For I have five brethren; that he may testify unto them, lest they also come into this place of torment. Abraham saith unto him, They have Moses and the prophets; let them hear them. And he said, Nay, father Abraham: but if one went unto them from the dead, they will repent. And he said unto him, If they hear not Moses and the prophets, neither will they be persuaded, though one rose from the dead.” (Luke 17, 20-34)
PRAYER OF FAITH
Oh people, please listen, this is reality, get right with God all you can. When we were back out, we were standing in an isolated area. Jesus said; “Listen. And I began to hear a women praying, I could hear her loud and clear, and as she prayed she said; “Lord bring him back! Give him another chance. Lord he’s got two boys to raise. He is all I have. Don’t take him from me!”
You believe prayer in faith can move anything? The bible says, what thing you desire when you pray, believe you have received them, and you shall have them. (Mark 11,23-24)
And the women continue praying. Jesus asked me, “What do you think that is?” I said Lord “that is my wife.” I said “Lord, did you hear that, I got two boys to rise. I began to touch Jesus on his shoulder, I can’t die now, my family needs me.” I started coming up with many excuses, but there was no answer. I started to cry again.
My wife continues praying. There was a period of waiting what seams like hours and finally God the Father answer this, He spoke and His voice was like many waters. He said “Son; I’m going to give you another chance because the prayer and the faith of your wife I will spare you. When I send you back, I’m going to use you.”
There I started making many wows, I said, “Lord I’ll preach. I’ll do anything, I tell the people about this place, I said Lord, I will help you save souls.”
Then we walked to a room with a giant screen like a television. I was shown my past, present and future. I could see my life, from a little child to an adult. Jesus gave me a revelation, a vision. He revealed many things that are about come to pass. He said, “Truly we are living in the last days. Go back and tell the people. Tell them to walk right and repent. Tell them they need to stop playing with Me and start keeping my commandments.”
THE DISOBEDIENT
He showed me how people were hiding behind the bible, covering up their actions, and living in sin. God can hear and see all things. He said, “These people honor Him with their lips, but their heart is far from Me. Oh how they love to teach the commandments of men, but lay aside the commandments of God.”
He said, “Fear not, I’m Alpha and Omega, the first and the last, what you are hearing is right. He said; he that has an ear, let him hear what the Spirit says to the church.”
He gave me THREE VERSES – WARNINGS
First verse is in Deuteronomy 6:15. “(For the LORD thy God is a jealous God among you) lest the anger of the LORD thy God be kindled against thee, and destroy thee from off the face of the earth.”
The second verse is in the book of Luke 16:13. “No servant can serve two masters: for either he will hate the one, and love the other; or else he will hold to the one, and despise the other. Ye cannot serve God and mammon.”
The third verse is in the book of Revelation 3:3 “Remember therefore how thou hast received and heard, and hold fast, and repent. If therefore thou shalt not watch, I will come on thee as a thief, and thou shalt not know what hour I will come upon thee.”
Brothers and sisters, we do not know when we are going to leave this world, we do not know what tomorrow holds, therefore I pray you get right with God while you can.
THE KINGDOM OF HEAVEN
After this Jesus took me to Heaven and we walked through these golden gates onto streets of gold. I saw great a multitude of people of every nation and they stood before this throne, clothed in white robes. Some where people I knew, preachers and prophets from the bible. Everything so beautiful, everybody so happy; you could see the love upon their faces. I started to feel great joy and peace.
As I walk around, I didn’t want to leave. Jesus revealed to me a huge time clock. The hands are about to strike twelve, time is running out, time to go. I said Lord, I don’t want to go, I want to stay. But we had to leave.
A NEW HEART
As we were coming back, I saw the earth like a small golf ball. He brought me back to my bedroom where my body was laying. He reached out towards where my heart was. The flesh around my heart opened up. Jesus took my old heart out, and throw it in the lake of fire, then He gave me a new one, and the flash came back over it. I stood there watching and thinking, wow; even the skin and bone listens to Jesus.
Later on I searched my bible and found Ezekiel chapter 36 verses 26-27, I cried like a baby because it was scriptural, there the bible says: “A new heart also will I give you, and a new spirit will I put within you: and I will take away the stony heart out of your flesh, and I will give you an heart of flesh. And I will put my spirit within you, and cause you to walk in my statutes, and ye shall keep my judgments, and do [them].”
After that Jesus put my soul back into my body, but my new heart was not running yet. I could see my wife still holding my hands praying.
Soon my bedroom was filled of thousands of angels, they was singing and praising with the most beautiful songs I’ve ever heard. The music itself was so overwhelming. One angel stuck out and spoke, he said; “the Blood of Jesus is coming.” And all the angels began to praise and worship.
Then the Blood of Jesus came upon us, and from my head to my toes it washed all the sins away. The alcohol and drugs went out of my body. It felt like warm water. As I looked at my self, all the darkness of my body was gone. I was all white and clean.
EMPOWERED & COMMISSIONED
Moments later the same angel stepped out again and said; the Holy Spirit is coming. The angels began to sing and worship again. The Holy Spirit came upon us and filled us. My soul was jumping up and down. At last I got the Holy Spirit. The Spirit of the Lord was hot like electricity; He was like fire burning in my bones.
The angels were still singing and praising when Jesus said; “Son, go tell the people what I reveal unto you.” He touched my new heart with his finger and it started to work. Then slowly my eyes began to open. I realized my body had gone cold, I could barely speak. I asked my wife what happened. She looked at me and said; “are you alright?” Then she began to cry.
There was still pain all around my chest area, it felt like I had surgery. I was so weak and thirsty; the first thing I asked for was water. Soon my memory started coming back and I remembered what had happened. There I fell on my knees and prayed for the next three hours till the sun came up.
From that day on, my life has been different. I was a rebel, but God brought me down on my knees, crying like a baby, begging for mercy. I use to think, I’m going to hell, it doesn’t matter. But I never would I realize how painful hell would be until the Lord revealed it to me. Now I thank the Lord every day for the life he has restored unto me, my family, and the ministry he gave me.
SERVE THE LORD
Brothers and sisters, I pray that you are not playing church and serving two masters, because you can NOT play with God. It’s a very dangerous thing to fall into the hand of the living God. So don’t be deceived, God is not mocked. The bible says; what a man sows, he shall reap, he who sows wickedness, he reap the same.
Yes God is a God of love; he is full of compassion and mercy. He is a God of second chances, but He is also a God of judgment. The bible says He is a consuming fire. So you need to prepare, because you do not know when you are going to die. The bible says in Hebrews 9:27, “And as it is appointed unto men once to die, but after this the judgment”
The day is coming when we all will stand before God, and our books will be opened. You are going to be there. Everybody that listens to this testimony will be there. That is one appointment you will never miss. This maybe is your last call, don’t rebel against God. Think about it, it’s going to be either heaven or hell. You may not get another chance like I did; it was only by the grace of God.
I’m here today to share with you my testimony, I want you lift up your hands and speak to the Lord, thank Him for warning you, thank Him for this precious life. If you want to be saved, you need prayer, let me pray with you right now:
Lord Jesus, forgive me. I receive you as my personal Saviour. Come into my heart and life. Give me eternal life, so I will live with You forever. Give me a life of peace and joy. Thank You Lord. In Jesus Name, Amen.
If you want to write to me my address is: Last living days Ministries, P.O. Box 3701, Farmington, NM 87499, USA
What you heard in this testimony is a true story. I’m a Navajo Indian. I live in the Four Corners. I dedicate this testimony to all the Native Americans across America. I give my permission to duplicate this testimony.
Testimony of Theo Nez





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.