Why I believe...God Hates Christmas!
By David J. Stewart
Tahukah anda? jika Allah sangat tidak senang tentang suatu perayaan keagamaan yang di sebut hari NATAL. Natal telah menjadi begitupalsu, sehingga tak berarti sama sekali.
Perayaan setelah Thanksgiving ini telah membuat banyak perusahaan berburu untuk membuat uang sebanyak mungkin sebelum hari Natal. Nataltelah menjadi bentuk komersial yang SANGAT menyedihkan. Uang, uang,uang! Natal bukanlah tentang pengeluaran dan memberi, tetapi ini tentangkelahiran Yesus Kristus. Ini tentang karunia Allah akan hidup yang kekalkepada dunia kepada orang-orang berdosa yang tidak layak. Karena kita semua layak terbakar di neraka karena dosa kita, tetapi Allah dalam kasih-Nya yang ajaib memberikan jalan keluar bagi umat manusia, suatu rencana penebusan. Allah ingin menebus manusia kembali kepada-Nya. Jadi Allah mengutus AnakNya yang tunggal ke dalam dunia harus ditolak manusia,dihina, diludahi, dipukuli, diejek, disiksa, diikat dan akhirnya disalibkansampai mati sebagai penjahat.
Namun akankah orang akan mencari kebenaran di dalam makna Natal? Santa Claus adalah ejekan bagi Juruselamat, santaklaus yang dikenal sebagai pribadi yang tahu segalanya dan bisa berada di mana-mana dalamsatu waktu. Menariknya, tulisan Santa di eja S-A-T-A-N jika Andamengatur ulang hurufnya. Apakah itu Kebetulan?
Apakah X-mas Menjadi perayaan bagi di Jahat ?
Tragisnya, hampir semua orang merayakan Natal adalah orang-orang yang belum di selamatkan. Sebagian besar orang yang merayakan musim Natal tidak tahu nama Tuhan yang telah di lahirkan sebagai Juruselamat. Bahkan ateis’pun merayakan Natal dan mengganti nama Christmas menjadi "X-MAS."
"Hari Kemerdekaan"(Independent Day - Amerika) memiliki huruf kata lebih panjang dari kata "Christmas," namun tidak satu pun yang pernah menyebutnya "X-Day." "Thanksgiving" juga lebih banyak susunan kata dari " Christmas," namun kita tidak pernah menyebutnya "X-giving". Mengapa dari semua nama hari perayaan yang di Amerika, ada penempatan huruf “X” pada kata “Christmas” di mana secara terang-terangan mengganti nama Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Ini adalah sebuah pemberontakan dan kejahatan. Jika Anda membaca artikel ini dan anda mengasihi Tuhan Yesus, pastikan untuk bersaksi bahwa istilah "x-mas" sangat tidak benar dan merupakan bentuk penyangkalan.
Jadi jangan Anda berpikir bahwa Bapa di sorga akan senang jika anda merayakan acara keagamaan dengan mengecualikan Yesus Kristus?Tidak! Allah membenci Natal. Dan tidak ada dalam Firman Allah yang menghendaki kita untuk mengenali hari kelahiran Kristus dengan cara apapun.
Juga di dalam Alkitab tidak pernah menghendaki siapa pun untuk memperlakukan Maria, ibu Yesus, dengan berlebihan baik dengan cara apapun. Agama Katolik didasarkan pada kebohongan tersembunyi bahwa orang justru memuji dan memuja Maria. Sama seperti seorang anak berlumuran coklat di seluruh mulutnya namun menyangkal tidak makan coklat, begitupun dengan Katolik akan ditemukan bersalah ketika mereka mengklaim mereka tidak menyembah atau berdoa kepada Maria sambil terus membungkuk di depan gambar dan patung. Kebenaran tidak bisa dipungkiri ... Katolik menyembah Maria!
Alkitab tidak meminta orang beriman untuk memperhatikan Natal
Apakah Anda pernah memperhatikan ayat-ayat di dalam Alkitab yang memerintahkan kita untuk merayakan Natal atau mengenalinya? Tuhan tidak pernah memberitahu kita untuk mengenali hari kelahiran Putra-Nya.
Namun dalam Alkitab, kita diperintahkan untuk memperhatikan kematian Tuhan di atas salib. Hal ini dilakukan selama Perjamuan Tuhan. Pada Perjamuan Tuhan di gereja, kita mengingat tubuh Yesus yang disalibkan pada salib dan darah-Nya yang ditumpahkan untuk membersihkan dosa-dosa kita. Perjamuan Tuhan harus dilakukan HANYA dengan roti yang tidak beragi dan juice anggur yang tidak difermentasi. Hal ini karena fermentasi dan ragi merupakan bentuk simbolis dari dosa dan korupsi. Yesus yang sempurna dan tanpa dosa . Kita harus memperhatikan danmengamati kesempurnaan-Nya dengan memakan roti yang tidak beragi dan juice anggur tanpa fermentasi. Perjamuan Tuhan adalah sesuatu yang Allah kehendaki untuk dilakukan oleh semua orang percaya. Tentu saja, orang yang belum diselamatkan tidak punya hak untuk mengambil bagian dalam perjamuan Tuhan. Hanya Kristen yang dilahirkan kembali memiliki hak untuk bergabung dalam perjamuan Tuhan.
Perlu di ketahui bahwa saya tidak berbicara tentang praktek Katolik Misa atau Ekaristi. Para Katolik percaya bahwa mereka benar-benar memakan Yesus dan minum darah-Nya. Saya tidak percaya tradisi kanibalisme seperti itu. Alkitab jelas mengajarkan bahwa dengan melakukan Perjamuan Tuhan untuk "mengingat" apa yang telah Yesus lakukan bagi kita. Yesus telah memberikan kesempatan bagi kita yang memiliki dosa-dosa untuk diampuni melalui pembersihan darah-Nya. Kita hanya perlu berserukepada nama Yesus (Roma 10:13). Hanya melalui Yesus Kristus seseorang bisa dilahirkan kembali (Yohanes 14:6).
Allah tidak menyinggung Natal di Alkitab. Istilah "Natal" bukan istilah Alkitab. Tuhan tidak pernah menyuruh kita merayakan Paskah (Easter)juga. Kita tidak diperintahkan untuk mengamati Jumat Agung (Good Friday). Kita hanya diperintahkan untuk "mengingat" pekerjaan penebusan Yesus dari waktu ke waktu. Allah mengakui Yesus yang telahdisalibkan di atas salib dan Dia ingin kita mengakui itu saja.
Perayaan Natal yang penuh nafsu keserakahan
Natal telah menjadi sebuah lelucon di Amerika. Jika kita mengambil dan menghitung semua uang yang dihabiskan untuk membeli pohon Natal, pernak-pernik hiasan, ornamen, kertas hiasan pembungkus, manusia salju, lampu berkedip, dan segala hal yang tidak penting itu, kita benar-benar bisa memberi makan jutaan orang kelaparan di beberapa negara dunia ketiga.
Apakah kita benar-benar merayakan ulang tahun Yesus? bukankah akan lebih banyak berarti bagi Tuhan jika Anda membantu orang-orang yang berkekurangan, dari pada menghias rumah secara berlebihan .
"Lord, let me live from day to day
In such a self-forgetful way
That even when I kneel to pray,
My prayer shall be for others.
Others, Lord, yes, others;
Let this my motto be.
Help me to live for others
That I may live like Thee."Dr. Jack Hyles
"Tuhan, biarkan aku hidup dari hari ke hari
dengan menyangkal diriku sendiri
bahkan ketika aku berlutut untuk berdoa,
biarlah doa ku untuk orang lain.
orang lain,ya Tuhan, ya bagi orang lain;
Biarlah ini menjadi motto saya.
Tolong aku untuk hidup bagi orang lain
supaya aku bisa hidup seperti Engkau. "
-Dr. Jack Hyles
Yang saya katakan adalah bahwa kita cenderung menghabiskan semua uang kita pada diri kita sendiri tanpa pernah memikirkan ORANG LAIN.
Setan Claus telah tiba!

Santa Claus adalah penipu besar dan perayaan Natal berasal dari okultisme Babilonia.
Berdasarkan Alkitab, Yesus tidak mungkin lahir pada bulan Desember. Dalam hal ini kita tidak perlu menentang perayaan kelahiran Kristus, sama sekali tidak. Kerumunan iblis telah menipu dan masuk melalui perayaan kelahiran Kristus untuk memproduksi perayaan Natal duniawi.
Santa Claus menjadi sangat populer ketika perusahaan Coca-Cola mulai mempromosikan dirinya di tahun 1940-an. Hari ini, Santa telah menggantikan Yesus dalam pikiran kebanyakan anak-anak. Tanyakan pada setiap anak-anak apa yang mereka ketahui tentang Yesus dan tentang Santa, dan dengar jawaban mereka.
Kebanyakan anak-anak tahu banyak tentang Santa dari nyanyian lagu-lagu tentang Santa, tetapi tidak ada lagu-lagu Natal untuk anak-anak yang menggambarkan Tuhan. lagu-lagu Natal Dunia telah dirancang untuk menanamkan gambaran dalam pikiran anak tentang "SIAPA" Santa.
Tragisnya, Santa adalah tokoh pengganti dari Tuhan Yesus Kristus. Anak-anak telah diajarkan untuk mengingat Santa (bukan Yesus) sang idola, yang tahu tentang baik atau buruk, dan akan memberi hadiah kepada mereka jika mereka berbuat baik. Anak-anak telah percaya pada kebohongan iblis. FAKTA bahwa US Postal Service (kantor pos Amerika) menerima jutaan surat setiap Natal yang ditujukan kepada "Santa Claus".
Allah TIDAK menghendaki akan adanya perayaan Natal dan akan bijaksana jika kita melakukan hal yang sama. Jika Allah menghendaki kita merayakan kelahiran Yesus, maka Dia akan memberikan kita tanggal atau waktu untuk merayakan, tapi Dia tidak.
Berbagai alasan mengapa Allah membenci Natal:
1. Keserakahan Natal. Sadarilah hal ini, Amerika sendiri menghabiskan miliaran dolar hanya pada Natal. Sejumlah besar uang telah dihabiskan untuk dekorasi-dekorasi sedangkan yang miskin kelaparan. Natal untuk kebanyakan orang adalah tentang bersenang-senang.
2. Kepada agama Katolik. Tuhan tidak peduli tentang tujuh sakramen! Allah ingin Anda memanggil Tuhan Yesus Kristus untuk mengampuni segaladosa-dosa anda dan biarlah Dia datang ke dalam hati Anda. Tuhan menginginkan hati Anda, bukan agama.
3. Motto "memberi untuk mendapat" mentalitas salah kebanyakan orang.Benar-benar sangat memuakkan saat mendengarkan semua musik Natal. Santa Clause adalah pahlawan Natal, bukan Yesus Kristus. " Santa akan membawa apa untuk saya ?"... beri aku, beri aku, beri aku!
4. Penyingkatan kata dari “Christmas” ke “X-mas”. Ini sangat salah!! Apakahnama Kristus telah dihapus dari perayaan Natal hanya untuk keserakahan komersial.
5. Memberi Amal hanya di waktu Natal bukanlah kebenaran. Anda memberikan amal di Natal tidak membawa Anda sedikit lebih dekat kepada Tuhan kecuali Anda datang melalui darah Yesus Kristus. Perbuatan baik Anda merupakan kain kotor dihadapan Allah (Yesaya 64:6). Anda perlu meminta Yesus untuk mengampuni Anda dari semua dosa jahat Anda.
6. Pesta Natal Duniawi. Setiap perusahaan di Amerika telah mengadakan pesta Natal di sertai pesta minuman keras, hiburan duniawi, dan amoralitas. Lebih baik anda tinggal di rumah bersama Yesus!
7. Ucapan kemunafikan orang-orang. kemanapun Anda pergi sepanjang Desember di Amerika, Anda akan mendengar musik Natal. Penyanyi homoseksual, Elton John, memiliki album Natal. Homoseksualitas adalah dosa keji menurut Alkitab! Stasiun radio memutar musik di seluruh Amerika. Ketika orang-orang berdosa yang hidup dalam pemberontakan jahat melawan Allah menyanyikan pujian Natal, apakah anda berpikir Tuhan senang? saya berkata kepada anda, Allah sangat marah! (Mazmur 7:11). Tuhan tidak punya kesenangan dalam lagu bodoh (Pengkhotbah 7:5). Anda akan mendengar "Kudus, kudus, kudus" di sertai nyanyian yang fasik dan kafir terkutuk pada lagu-lagu Natal ... itu adalah bau mengerikanbagi Allah.
Jika Anda benar-benar ingin merayakan ulang tahun Yesus,maka lakukanlah diam-diam tanpa menjadi serakah. Gunakan uang itu untuk membantu orang miskin. Yesus di Surga hari ini, Dia ingin kita untuk membantu orang miskin. Jangan menjadi seperti dunia yang jahat yang hanya memberikan SEKALI setahun, kita harus memberikan kepada orang miskin setiap saat. Apakah Anda keberatan?
Why I believe...God Hates Christmas!
By David J. Stewart
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.