animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Sabtu, 21 Mei 2016

WAHYU, ISLAM DALAM NUBUATAN ALKITAB


Wahyu, Islam Dalam Nubuatan Alkitab 



Islam Dalam Nubuatan Kitab Suci-Sangkakala Kelima (Wahyu 9:1-11), "Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut. Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu. Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajeng di bumi. Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia. Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka. Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia, dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa, dan dada mereka sama seperti baju zirah,dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan. Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya. Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion." Wah. 9:1-11.
Sangkakala kelima disebut juga yang pertama dari "ketiga sangkakala kutuk". Dimulai dengan sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi. Dalam Alkitab, sebuah bintang melambangkan seorang pemimpin (Wah.1:20; Dan.8:10; Dan.12:4). Dalam nubuatan ini ditunjukkan sebuah bintang jatuh, dan bintang jatuh melambangkan pemimpin agama atau guru-guru palsu 

(Yudas 1:13).
Beberapa orang mengatakan bahwa bintang jatuh melambangkan Setan, tetapi Setan telah jatuh ratusan tahun sebelum ini (Lukas 10:18). Adalah benar bahwa Yesus Kristus melihat Setan jatuh seperti cahaya dari langit, tetapi kejatuhan Setan yang dipastikan tidak lama terjadi adalah pada saat penyaliban Kristus 

(Wah.12:9-10).
Sangkakala keempat (Wahyu 8:12) yang menyebabkan berakhirnya bangsa Romawi barat terjadi pada tahun 476 T.M. Dalam sangkakala ketiga (ayat 10) ada juga sebuah bintang jatuh, sebuah meteor – melambangkan Attila dan bangsa Han. Bintang jatuh dalam sangkakala kelima harusnya adalah pemimpin yang lain di bumi, seorang pemimpin agama, yang muncul setelah sangkakala keempat 476 T.M.
Marilah kita mempelajari nubuatan ini dengan lebih mendalam agar kita dapat mengenali bintang jatuh ini.


1. KEPADANYA DIBERIKAN ANAK KUNCI LOBANG JURANG MAUT (Wahyu 9:1)

Apakah arti lobang jurang maut atau yang dalam bahasa Yunani adalah “abussos”? Istilah ini digunakan tujuh kali dalam buku Wahyu, dan digunakan sebagai lambang. Dalam Wahyu 11 digambarkan sebuah wilayah di mana binatang itu muncul untuk menyerang kedua saksi itu (ayat 7). Istilah “abussos” juga digunakan dalam menggambarkan kuasa dalam Wahyu 17 ketika binatang itu seolah-olah bangkit dari kematian (ayat 8), setelah mendapatkan luka parah, dan "tidak mati" (Wahyu 13:3). Dalam Wahyu 20 istilah ini dua kali digunakan untuk menggambarkan keadaan bumi pada saat menjadi penjara besar bagi Setan selama 1000 tahun.

Dalam kebanyakan ayat di mana istilah tersebut digunakan, itu melambangkan tempat orang mati dan daerah kekuasaan Setan. Dalam Rom. 10:7 kata "jurang maut" [Yunani: abussos] juga digunakan untuk menggambarkan kuburan atau tempat orang mati. Siapakah yang berkuasa atas kuburan atau tempat orang mati? Jawabnya ialah Setan. Kata abussos, menurut para ahli kitab, digambarkan sebagai tempat kubu atau pertahanan Setan. Setiap kuasa yang muncul dari dalam jurang maut diilhamkan oleh Setan.

Dalam buku Wahyu, kuasa dari Tuhan dilambangkan sebagai "yang datang dari atas", tetapi kuasa Setan digambarkan sebagai “yang datang dari kolong langit”, dari laut, dari bumi, dari jurang maut.

Pemimpin dalam sangkakala kelima ini memiliki kunci lobang jurang maut – kubu kekuasaan Setan. Apakah yang dilambangkan oleh kunci tersebut? Kunci itu melambangkan kuasa atau kekuasaan atau kemampuan untuk membuka, membebaskan, atau melepaskan. Apakah yang ia lepaskan? Ia melepaskan asap yang menggelapkan matahari dan angkasa (Wahyu 9:2). Matahari tentu saja melambangkan Kristus sebagai Terang dunia (Mazmur 84:12). Matahari juga melambangkan kebenaran (Maleakhi 4:2, Mazmur 119:105).

Di bawah sangkakala kelima dalam Wahyu 9 ini maka bintang jatuh yang memiliki anak kunci lobang jurang maut menggambarkan seorang pemimpin yang diberikan kunci untuk melepaskan atau membuka jalan bagi kekuasaan Setan, dusta dan kesalahan yang menggelapkan terang injil – yang mengaburkan Yesus Kristus sebagai Terang dunia. Hal ini memberikan petunjuk ke mana kita harus mencari penggenapan nubuatan ini.


2. DARI ASAP ITU BERKELUARANLAH BELALANG-BELALANG KE ATAS BUMI (Wahyu 9:3)

Belalang-belalang ini tentu adalah sebuah lambang. Dalam sangkakala ini paling sedikit ada empat lambang makhluk:belalang, kuda, singa, dan kalajengking. Sangatlah nyata bahwa ke empat mahluk ini melambangkan orang-orang Arab. Seorang ahli mengatakan, "Dalam ilmu tulisan Mesir kuno (mengenai perlambang ini), semuanya (keempat lambang makhluk itu) adalah orang-orang Arab."
Hal ini memberikan petunjuk untuk mengenali kuasa yang dilambangkan dalam sangkakala ini. Alkitab menggunakan belalang untuk melambangkan bangsa Arab.

Berbicara mengenai orang Midian Arab dikatakan, "Lalu datanglah orang-orang itu berbanyak-banyak seperti belalang."Hakim-hakim 6:5. “Orang Midian dan Amalek (suku Arab) …bergelimpangan di lembah itu seperti belalang banyaknya.” Hakim-hakim 7:12.

Perhatikan pernyataan Forster, mengenai bangsa Arab: "Dalam kisah orang Beduin dari Antar, belalang digunakan sebagai lambang nasional keturunan Ismael." 'Mahommedanism Unveiled. '-Vol. 1. 217. (8).

Siapakah keturunan Ismael? Mereka adalah orang-orang perkasa dalam keturunan bangsa Arab. Mereka adalah bukti lain nubuatan mengenai orang-orang Arab. Daerah asal tempat tinggal orang Arab dikenal sebagai tempat tinggal belalang.

Dalam menggambarkan tulah-tulah yang memukul bangsa Mesir dalam zaman Musa, ayat Alkitab mengatakan, "...angin timur membawa belalang." Keluaran 10:13. Negara di sebelah timur Mesir adalah tempat tinggal orang Arab dan nyatanya kekuasaan duniawi adalah tempat kediaman belalang-belalang. Edward Gibbon mengutip Voloney, musafir Siria yang paling bijaksana, menyatakan, "Penduduk Siria mengatakan bahwa belalang-belalang sering kali datang dari padang pasir Arab."

Kata "Arab" dan "belalang" sangat mirip pengucapannya dalam bahasa Arab. Kata Arab diucapkan "Arbi" dan kata belalang diucapkan "Arbeh". Seorang musafir pada abad terakhir bernama Niebuhr dalam perjalanannya melalui padang pasir Arabmenggambarkan sekumpulan belalang yang menyebabkan penderitaan di beberapa tempat di bumi. "Kerumunan serangga ini menggelapkan angkasa dan kelihatan dari jauh seperti sekumpulan asap." Semua keterangan ini sejalan dengan gambaran yang diberikan dalam sangkakala ke lima di mana asap naik dari lobang jurang maut itu.

Setelah kejatuhan bangsa Romawi Barat pada tahun 476 T.M. (setelah keempat sangkakala pertama) sebuah bintang jatuh (gambaran seorang pemimpin agama). Apakah bintang jatuh dalam sangkakala ke lima ini bangkit di daerah padang gurun Arab dan mengaburkan iman Kekristenan dan menyiksa sebagian besar umat manusia? Jawabnya adalah ya! Hanya satu kejadian yang digenapi dan tepat seperti yang telah dinubuatkan. Kejadian itu adalah bangkitnya Muhammad dan atau agama Islam.

Seorang ahli sejarah di dekat Timur, tanpa menyadari nubuatan Alkitab, pada saat menggambarkan munculnya Muhammad, menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa yang digunakan dalam sangkakala kelima. Dalam menuliskan inspirasi mengenai suku-suku di gurun Arab, Gibbon menyatakan, "…dalam kurun waktu tersebut, bagaikan sebuah meteor yang datang entah dari mana muncullah sebuah agama baru, sebuah agama yang mementingkan kekuasaan dan bukan kasih, sebuah militan agresif yang fanatik yang mempunyai daya tarik terhadap kejahatan dalam diri manusia, dan hanya sedikit mengajarkan kebaikan."

Para ahli telah mengakui bahwa agama yang dibawa oleh Muhammad adalah kunci yang membuka lobang jurang maut (membuka jalan bagi Setan) pada masa lalu, dan menggerakkan bangsa-bangsa Arab. Gibbon mengatakan, "Orang-orang Arab telah menyerah dalam kemiskinan dan rasa rendah diri, hingga Muhammad datang memberikan semangat kepada kelompok yang kejam itu sebuah dorongan yang penuh hawa nafsu."

"Telah pecah di antara bangsa-bangsa Asia sebuah api besar yang baranya menyelubungi bumi yang penuh dengan ketakutan yang disebabkan oleh anak-anak padang pasir, yang dipimpin oleh nabinya yang baru yang tanpa kepercayaan." Perhatikan itu!

Ia menyamakan penyerangan bangsa Arab seperti "api besar yang membara". Pewahyu menggambarkannya seperti sebuah"asap tanur besar". Professor Davis dalam membicarakan tentang penyerbuan bangsa Arab mengatakan, "Perang Persia berakhir pada tahun 628 T.M. Lima tahun setelah penyerbuan sekelompok orang-orang Timur (atau Arab) menggulung ke utara dari padang pasir Arab."

Sir William Muir dalam kumpulan sejarah klasik juga menuliskan mengenai serdadu-serdadu Arab, "Maju dan tetap maju seperti kawanan belalang yang keluar dari sarangnya, terbang menyelimuti tanah datar, suku demi suku bergerak maju dengan pesatnya secara bergerombol ke arah timur dan barat."
Upham dalam pengertian sejarahnyamengatakan, "Kerajaan Persia menarik perhatian tangan-tangan 'belalang-belalang ini' yang tadinya dianggap sebagai kawanan yang lemah."

Para ahli sejarah berulang kali menegaskan penggunaan belalang dalam melambangkan orang-orang Arab dan agama mereka. Nubuatan menyatakan bahwa "...KEPADANYA DIBERIKAN KUNCI JURANG LOBANG MAUT." (atau abussos).

Apakah memang benar Muhammad memiliki kunci? Adalah penting memperhatikan Peyron yang dalam tulisannya menjawab pertanyaan ini mengatakan, "Quran (kitab agama Islam) berkali-kali membicarakan kunci Allah yang membukakan gerbang dunia dan gerbang agama bagi mereka. Jadi dalam Quran, 'Bukankah Allah memberikan kuasa kepadanya (Muhammad) kuasa atas surga yang di atas dan neraka yang di bawah? Melalui kunci tersebut, bukankah Ia mendapatkan pangkat dan kuasa penjaga pintu, yang dapat ia bukakan kepada orang-orang yang telah ia pilih?’”

Seorang Professor dari Cambridge, E.B. Elliott mengatakan bahwa setiap kali seseorang beralih dari agama Islam dan diterima ke dalam gereja Yunani, ia harus menyatakan penolakannya terhadap anggapan bahwa Muhammad "sebagai kunci surga" (Commentary on Rev.9). Jadi sesuai dengan lambang dalam sangkakala kelima Muhammad benar-benar memiliki sebuah kunci.
Muhammad sendiri berkata mengenai dirinya dan kunci yang dimilikinya: “’Aku diberikan sesuatu yang tidak diberikan kepada seorang pun diantara para Nabi.’ Kami lalu bertanya: ‘Ya Rasulullah, apakah itu?’ Dijawab oleh Rasulullah: ‘Aku diberi pertolongan dengan ketetapan. Akupun diberi KUNCI-KUNCI BUMI. Aku pun diberi nama Ahmad (orang yang terpuji). Serta dijadikan untukku debu menjadi penyuci. Sedangkan umatku dijadikan sebagai umat yang terbaik.’”
Hal ini membawa kita pada pertanyaan? Dari mana Muhammad mendapatkan ilham untuk mendirikan agamanya? Hal ini sangatlah penting karena pada sekarang ini banyak orang yang percaya bahwa semua agama adalah sama baiknya. Apakah Islam dari bawah ataukah dari atas? Dan apakah ’peran’ Muhammad dalam sejarah Kristen menjadi amat penting untuk dimengerti dewasa ini.


( Dalam pelajaran yang lalu kita telah mempelajari bahwa kemunculan Muhammad adalah bagian dari nubuatan Alkitab di Wahyu 9:1. Namun kita mengakhirinya dengan pertanyaan: Dari mana Muhammad mendapatkan ilham untuk mendirikan agamanya? Hal ini sangatlah penting karena pada sekarang ini banyak orang yang percaya bahwa semua agama adalah sama baiknya. Apakah Islam dari bawah ataukah dari atas? Dan apakah ’peran’ Muhammad dalam sejarah Kristen menjadi amat penting untuk dimengerti dewasa ini? Kita akan jawab dalam pelajaran berikut ini. 


3. RAJA YANG MEMERINTAH MEREKA (orang-orang Arab) IALAH MALAIKAT JURANG MAUT, NAMANYA DALAM BAHASA IBRANI ADALAH ABADON (PEMUSNAH) - Wahyu 9:11.

 Siapakah raja atas jurang maut – tempat kekuasaan Setan - yang tidak kelihatan itu? Lusifer adalah malaikat atas jurang maut! Nabi Yesaya menyatakan bahwa Lusifer sebagai pemusnah yang luar biasa. Sepeninggal Muhammad dalam kurun waktu sepuluh tahun pertama, penerus kepemimpinan Islam semakin terilhami untuk menghancurkan dan memusnahkan. "Orang-orang Timur memusnahkan 36.000 kota atau istana, menghancurkan 4.000 gereja dan membangun 1.400 masjid.”

Gibbon mencatat, "Muhammad seperti diperintahkan untuk berkhotbah dan berperang, dan penggabungan dari kedua hal yang berlawanan ini… membuat dia berhasil: suaranya mengundang bangsa Arab untuk merdeka dan menang, untuk mengangkat senjata dan merampas, memuaskan hawa nafsu mereka, di dunia ini dan dunia yang akan datang."

"...Dari semua sisi, orang-orang Arab ini dipikat oleh standard agama dan barang jarahan mereka, para rasul memuaskan birahi mereka dengan ijin yang diberikan untuk memperbudak tawanan wanita sebagai istri-istri atau gundik-gundik... ‘Pedang itu (kata Muhammad) adalah kunci surga dan neraka. Setitik darah demi Allah, satu malam dalam peperangan adalah lebih berharga daripada dua bulan berpuasa atau berdoa. Siapa yang mati dalam peperangan dosanya akan diampuni. Pada hari penghakiman lukanya akan dibalut bagaikan bunglon dan bau harum dan lengannya yang hilang akan digantikan dengan tangan malaikat dan kerub.' Jiwa pemberani bangsa Arab dibakar dengan semangat: gambaran dunia yang penuh angan-angan tergambar dalam pikiran mereka; dan kematian yang mereka akibatkan dijadikan sebagai alat pemberi semangat dan pengharapan... Quran menanamkan prinsip nasib dan takdir. Hasilnya adalah bukan sebuah ilham tetapi keberanian yang salah. Serdadu Arab maju ke medan perang dengan keyakinan bahwa kehidupan mereka telah ditetapkan bahwa walau itu tinggal di rumah atau maju berperang, takdir mereka selalu mengikuti mereka..."

"Serdadu yang mati dalam medan pertempuran dipastikan mendapatkan firdaus dan tempat di sisi Muhammad yang menyebabkan mereka maju tanpa gentar; tidak ada bahaya tanpa usaha; mereka telah ditakdirkan untuk musnah dalam tidur mereka; atau selamat dan tak terkalahkan ditengah-tengah panah musuh-musuh mereka …"

"Amarah orang-orang ini dipersenjatai untuk memerangi umat manusia dengan semangat yang mereka dapatkan melalui ijin untuk merampas, membunuh, dan membalas dendam."

Surga orang-orang Muslim janjikan adalah surga yang penuh nafsu seksual dan lahiriah. "Tujuh puluh dua gadis mata hitam yang luar biasa cantiknya, penuh dengan bunga-bunga kegadisan, perawan murni, dan kenikmatan yang tiada taranya, akan didapat oleh orang beriman yang terkejam; sesaat kenikmatan yang akan dinikmati selama seribu tahun, dan nikmatnya akan ditambahkan seratus kali lipat, untuk membuktikan bahwa pengorbanan mereka memang layak."

Hal ini adalah daya tarik hawa nafsu agama baru ini yang mengilhami kekejaman bangsa-bangsa Arab itu untuk maju mengalahkan Kerajaan Romawi. Seperti yang dikatakan Professor Davis, "Bagaikan sebuah meteor yang datang entah dari mana muncullah sebuah agama baru, sebuah agama yang berpusat pada kekuasaan dan bukanlah kasih, sebuah militan agresif yang fanatik yang mempunyai daya tarik terhadap kejahatan dalam diri manusia, dan hanya sedikit mengajarkan kebaikan."

Edward Gibbon adalah seorang skeptis, seorang yang tidak percaya Tuhan dan yang membuat pandangan sejarahnya lebih tegas, walau pandangannya (tanpa dia sadari) condong kepada Alkitab. Pandangannya mungkin hampir sama dengan para pemikir Kristen di Barat yang memberikan citra negatif terhadap Muhammad dan agama barunya.

Para ahli sejarah telah mengakui bahwa sangkakala kelima dengan tepat dikenakan kepada satu kuasa, dan kuasa itu adalah Kerajaan Arab yang bangkit pada abad ke-7 T.M.

Dr. Albert Barnes, seorang komentator Prebisterian terkenal mengatakan, "Ajaibnya semua komentator setuju bahwa sangkakala ini melambangkan kerajaan orang-orang Timur, atau kebangkitan dan kemajuan sebuah agama dan kerajaan, yang dibangun oleh Muhammad. “


4. RUPA BELALANG ITU SAMA SEPERTI KUDA YANG DISIAPKAN UNTUK PEPERANGAN – WAHYU 9:7

Ketika seseorang memperhatikan belalang-belalang Arab, ia akan melihat bahwa mereka terlihat seperti kuda-kuda kecil. Nyatanya orang Beduin menggambarkan diri mereka sebagai "pasukan berkuda’. Bahasa Italia tua menyebut mereka sebagai Kavaletta, yang artinya "kuda-kuda kecil".

Belalang digunakan dalam kitab suci untuk menggambarkan jumlah yang besar, dan ini adalah lambang yang tepat untuk menggambarkan kawanan orang Arab yang menjelajahi padang pasir untuk menguasainya. Nabi Nahum mengatakan,"Berjumlah besar seperti belalang." Nahum 3:15. "Orang-orang itu datang maju . . . datangnya itu berbanyak-banyak seperti belalang." Hakim-hakim 6:5. Suku-suku Arab datang dari padang pasir Arab berbanyak-banyak, dengan pesatnya, dan tanpa hambatan, tepat seperti kawanan belalang.

Para pejuang Arab dilambangkan seperti "kuda-kuda yang siap berperang." Hal ini juga adalah gambaran yang tepat mengenai kekuatan militer yang digunakan oleh orang-orang Arab dalam strategi perangnya. Edward Gibbon mengatakan,"Sekali lagi saya menegaskan, bahwa kekuatan suku-suku Arab lebih gencar daripada kekuatan militer Yunani dan Roma, dalam hal keteguhan dan kekompakan prajurit-prajuritnya. Kekuatan militer mereka terdiri dari prajurit berkuda dan prajurit ahli panah."


5. MEREKA MENGENAKANBAJU ZIRAH YANG TERBUAT DARI BESI

Tiga ahli sejarah Arab memastikan bahwa para serdadu-serdadu Arab dari timur tersebut berbaju zirah besi.



6. BUNYI SAYAP MEREKA BAGAIKAN BUNYI KERETA-KERETA YANG DITARIK BANYAK KUDA, YANG SEDANG LARI KE MEDAN PEPERANGAN – WAHYU 9:9Hal 


ini dengan tepat menggambarkan penyerbuan belalang. Ketika kawanan belalang mengerumuni lembah-lembah suaranya seperti kereta-kereta kuda yang sedang lari ke medan peperangan. Dengan tepat hal ini menggambarkan pasukan berkuda serdadu-serdadu Arab yang maju ke medan peperangan seperti yang telah diketahui kebanyakan orang, membawa ketakutan yang mencekam yang menyelimuti dunia pada saat itu.


7. DI ATAS KEPALA MEREKA ADA SESUATU YANG MENYERUPAI MAHKOTA EMAS –WAHYU 7:7.

Hal ini kemungkinan melambangkan warna-warna mereka. Sangat menarik bila kita memperhatikan bahwa nabi Yehezkiel dalam menggambarkan orang-orang Arab dari Syeba, "…mahkota kemuliaan di atas kepalanya." Yehezkiel 23:42. Apakah perlambang mahkota ini? Sebuah pepatah Arab mengatakan bahwa Allah telah memberikan empat hal yang unik kepada orang-orang Arab:
* Turban mereka melebihi mahkota mereka.
* Tenda-tenda mereka melebihi tembok dan rumah-rumah.
* Perisai mereka melebihi segala kubu pertahanan mereka.
* Puisi mereka melebihi hukum-hukum tertulis mereka.
Niebuhr, seorang musafir dari Timur dalam menggambarkan turban orang-orang Arab yang kaya mengatakan, "Orang-orang Arab mempunyai lima pangkat, yang satu di atas yang lainnya… di mana yang menutupi seluruh kepalanya biasanya berarti orang kaya diliputi dengan emas." Alwood. 'Key to Revelation.' Vol.I. p 340. –(30 A).
Muhammad mengatakan, "Tunjukkanlah dengan memakai turban, karena itulah cara-cara malaikat.”


8. MUKA MEREKA SAMA SEPERTI MUKA MANUSIA (PRIA) – WAHYU 9:7

Apakah hal yang khusus dari muka seorang pria? Dalam hal apa muka pria berbeda dari muka wanita? Jawabannya adalah pada pria tumbuh rambut di wajahnya dalam bentuk jenggot. Edward Gibbon dalam menggambarkan orang-orang Arab pada saat itu mengatakan, "Dadanya dihiasi dengan keberanian, kesabaran dan ketenangan hati. Keteguhan dan ketetapan pikiran nyata dari pemandangan lahiriahnya, cara bicaranya pelan, tegas dan tepat. Jarang ia tertawa, hanya raut mukanya yang penuh dengan rambut menggambarkan kedewasaan."

Orang-orang Arab tercatat selalu mempunyai jenggot, berlawanan dengan suku-suku Gotik - keempat sangkakala pertama dikenal dengan mempunyai wajah yang mulus dan tanpa rambut. Sebuah hal yang bertolak belakang!

9. RAMBUT MEREKA SEPERTI RAMBUT PEREMPUAN – WAHYU 9:8Apakah yang unik dari rambut wanita? Alkitab mengatakan, "Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang, tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan, jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung." 1 Kor.11:14-15.

Nubuatan mengatakan bahwa orang-orang Arab pada saat itu mempunyai rambut panjang. Pada zaman Romawi pada saat Rasul Paulus menuliskan bahwa rambut panjang bagi pria adalah kehinaan.

Lima ahli sejarah menuliskan fakta bahwa orang-orang Arab pada zaman Muhammad memang-benar-benar memiliki rambut panjang. Dalam puisi terkenal berjudul "Antar", yang ditulis pada zaman penyerbuan Arab mengatakan, "Ia mempunyai pembawaan yang sopan, memilin-milin kumisnya, menyibakkan rambutnya dari pundaknya meletakkannya dalam turbannya." Lalu, "Rambutnya bergerai jatuh pada pundaknya." "Kita akan menggantungnya pada sisi rambutnya."

10. GIGI MEREKA SAMA SEPERTI GIGI SINGA – WAHYU 9:8Ini adalah lambang keberanian dan kuasa pemusnah orang-orang Arab dalam penyerangannya. Seperti yang telah dicatatkan tadi bahwa singa berhubungan dengan suku-suku Arab. Dalam melambangkan orang-orang Arab nabi Yesaya mengatakan,"Melalui suatu negeri yang penuh kesesakan dan kesempitan, tempat singa betina dan singa jantan." Yesaya 30:6

Para ahli ilmu alam memberitahukan bahwa asal tempat tinggal singa adalah daerah Arab. Seringkali Afrika dikenal sebagai tempat tinggal singa tetapi Afrika sangatlah berdekatan dengan gurun Arabia dan pada asalnya di gurun Arabia terdapat banyak hutan-hutan yang sangat berbeda daripada sekarang ini. Dalam kesusastraan Arab singa-singa adalah perlambang yang digunakan oleh para pejuang-pejuang yang gagah berani.

Gibbon mengatakan, "Eutikus si bapa tua memperhatikan orang-orang Arab dari gurun Sinai berjuang dengan semangat bagaikan singa-singa yang gagah berani."

(apakah lagi yang Alkitab gambarkan mengenai kemunculan mula-mula umat Islam – yang dalam hal ini berasal dari tanah Arab? Kita lanjutkan dalam pelajaran selanjutnya)


( dalam pelajaran yang lalu kita telah melihat yang Wahyu 9 gambarkan mengenai pergerakan orang-orang Arab (Islam) dahulu kala. Alkitab menggambarkan mereka bagaikan rupa belalang yang sama dengan kuda yang disiapkan untuk peperangan, berbaju zirah yang terbuat dari besi, bunyi sayap yang menyerupai suara kereta yang ditarik kuda, kepala mengenakan sesuatu yang menyerupai emas, muka seperti muka manusia (dalam hal ini yang dimaksud adalah pria), namun rambut bagaikan rambut perempuan yang panjang, dan terakhir adalah gigi bagaikan singa yang melambangkan gagah beraninya pasukan perang mereka )


11. EKOR MEREKA SAMA SEPERTI KALAJENGKING DAN ADA SENGATNYA, DAN DI DALAM EKOR MEREKA ITU TERDAPAT KUASA MEREKA UNTUK MENYAKITI MANUSIA, LIMA BULAN LAMANYA – WAHYU 9:10

Ayat ini adalah ayat yang paling sulit untuk dimengerti bagi para pelajar nubuatan selama bertahun-tahun. Apakah artinya? Ketika Musa menggambarkan padang pasir Arab yang dilewati oleh bangsa Israel dari Mesir ke Kanaan, ia mengatakan, "Dan yang memimpin engkau melalui padang gurun yang besar dan dahsyat itu, dengan ular-ular yang ganas serta kalajengkingnya dan tanahnya yang gersang, yang tidak ada air." Imamat 8:15.

Asal tempat tinggal kalajengking ganas adalah padang pasir Arabia. Di sana, kalajengking yang panjangnya dua belas inci, sangat mematikan, memiliki delapan kaki dan delapan mata. Tidak ada binatang, yang mereka, katakan, yang lebih cepat marah. Sengatnya tidak mematikan tetapi menyebabkan derita yang dalam dan membahayakan sakitnya.


12. KUASA MEREKA UNTUK MENYAKITI MANUSIA, LIMA BULAN LAMANYA - WAHYU 9:10

Ayat ini melambangkan stress dan keresahan yang disebabkan oleh ketidakadilan – bukan siksaan badani, tetapi siksaan mental, disebabkan oleh kejahatan yang dilakukan pada yang lainnya. Komentator Yester Year mengerti akan hal ini. Joseph Mede, dosen di Universitas Oxford University, seorang murid besar Wahyu, mengerti akan kebenaran ini. Injil mengenakan istilah "kalajengking-kalajengking" pada manusia. Tuhan memperingatkan nabi Yehezkiel, "…engkau tinggal dekat kalajengking. Janganlah takut mendengarkan kata-kata mereka dan janganlah gentar melihat mukanya." Yehezkiel 2:6.
Matthew Henry mengatakan bahwa ayat ini melambangkan sengatan kata-kata, penuh dengan racun dan kebencian, dilakukan oleh beberapa orang menentang nabi tersebut. Dengan cara inilah Pewahyu menggambarkan penghinaan beracun orang-orang Arab melawan Kekristenan murtad yang telah mereka taklukkan.

E.B. Elliott dari Universitas Cambridge, memberikan sebelas cara di mana para penakluk-penakluk Muslim menggenapi hal ini melalui sikap mereka terhadap Kristen-kristen murtad:

• Penghinaan dan kebencian yang mereka tunjukkan terhadap Kekristenan. Mereka disebut sebagai anjing dan orang-orang kafir.

• Orang-orang Kristen dipaksa membayar pajak penghapusan dosa setiap tahun agar dapat tetap hidup.

• Kekristenan dipaksa untuk mengenakan baju yang berbeda dari penakluk mereka.

• Mereka dipaksa untuk naik alat transportasi yang lebih sederhana.

• Ketika seorang Muslim berada di tengah-tengah mereka walau mereka sangatlah kejam mereka harus berdiri untuk menghormatinya.

• Mereka harus menghibur orang Arab bila diminta, termasuk hubungan seks dengan wanita-wanita mereka. Orang-orang Arab sangatlah kejam dengan ketidak moralannya.

• Mereka tidak boleh membangun gereja-gereja baru.

• Mereka tidak boleh membunyikan bel di gereja-gereja mereka.

• Mereka harus menghormati di hadapan gereja mereka setiap orang Arab walau berapa kalipun ia mengejek dan menyindir acara gereja, atau berapa kalipun ia menghina mereka.

• Seringkali penghinaan ditujukan terhadap wanita-wanita Kristen.

• Seribu hal lain yang menindas orang-orang Kristen dan menjadikan kehidupan mereka sebagai beban.


Apa yang dikatakan nubuatan itu selanjutnya?


13. PADA MASA ITU ORANG-ORANG AKAN MENCARI MAUT, TETAPI MEREKA TIDAK AKAN MENEMUKANNYA, DAN MEREKA AKAN INGIN MATI, TETAPI MAUT LARI DARI MEREKA – WAHYU 9:6

Itu adalah ganjaran bagi orang-orang Kristen yang murtad. Sebuah penghukuman! Sebuah kutuk! Inilah penghakiman Tuhan terhadap kemurtadan. Ini adalah jawaban Tuhan terhadap doa orang-orang kudus (Kristen sejati) yang telah naik ke atas mezbah dupa kaabah di Surga di mana Imam Besar kita (Yesus) mengantarai kita di hadapan Bapa. (Wahyu 8:3-5).
Sekarang kita tiba pada bagian nubuatan yang menyenangkan dan lebih positif.


14. KEPADA MEREKA DIPESANKAN, SUPAYA MEREKA JANGAN MERUSAKKAN RUMPUT-RUMPUT DI BUMI ATAU TUMBUH-TUMBUHAN ATAUPUN POHON-POHON, MELAINKAN HANYA MANUSIA YANG TIDAK MEMAKAI METERAI ALLAH DI DAHINYA - WAHYU 9:4

Ini adalah nubuatan yang luar biasa. Apakah perintah tersebut di atas diberikan kepada penakluk-penakluk dari Arab? Sangatlah menarik bila memperhatikan dalam sangkakala lain. Sangkakala pertama contohnya: "…terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau" (Wahyu 8:7). Bangsa Gotik – yang menggenapi tiga dari keempat sangkakala pertama, berkali-kali memusnahkan tumbuh-tumbuhan di barat Eropa - sangat besar hingga menghasilkan pembentukan daerah-daerah gurun pasir.
Pada sisi lain prinsip bangsa-bangsa Arab sangatlah bertolak belakang. Quran-Kitab orang Muslim-menitahkan bahwa pohon-pohon dan tumbuh-tumbuhan tidak boleh dimusnahkan. Ini adalah sifat khas orang-orang Arab dan sebagai hasilnya muncullah kerajaan-kerajaan dan negara-negara baru yang mereka taklukan. Tetapi nubuatan tersebut mengatakan bahwa "…kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon" (Wahyu 9:4). Apakah perintah tersebut memang ada?

Berikut inilah perintah yang luar biasa tersebut. Perintah tersebut diberikan tepat pada saat bangsa-bangsa Arab mulai menyerbu Kerajaan Romawi. Mereka baru saja menjarah Persia dan sekarang mereka baru mulai menyerbu Siria, bagian sebelah Timur dari Romawi Timur. Muhammad telah mati, dan Abubakar penerusnya sekarang memegang pimpinan.

Gibbon menyatakan, "Setelah mencapai jumlah yang mereka butuhkan, Abubakar naik ke atas bukit, menghitung kembali orang-orang, kuda-kuda, dan persenjataan mereka, dan memberkati dengan doa untuk keberhasilan peperangan mereka.. ‘Ingat’, kata penerus nabi itu, 'bahwa kalian selalu dalam kehadiran Allah, di sisi kematian, dalam kepastian penghakiman, dan dalam pengharapan Firdaus. Hindari ketidakadilan dan penganiayaan; minta nasihat dari saudara-saudaramu, dan belajarlah untuk memelihara kasih dan keyakinan pasukanmu. Ketika kamu berperang demi Tuhan, berjuanglah seperti laki-laki, tanpa melihat ke belakang; tetapi biarlah kemenangan kalian tidak dinodai dengan darah wanita atau anak-anak. Jangan hancurkan pohon-pohon palem, jangan hanguskan kebun-kebun jagung. Jangan hancurkan pohon buah-buahan, atau jangan bunuh kawanan ternak mereka, kecuali yang kamu bunuh untuk dimakan. Ketika kamu membuat perjanjian … genapilah dan berdirilah di balik kata-katamu. Ketika pergi berperang, kalian akan menemui orang-orang beragama, yang hidupnya berlindung di biara-biara, tawarkan kepada mereka untuk melayani Tuhan dengan caranya: biarkan mereka dan jangan bunuh atau hancurkan biara-biara mereka. Dan kamu akan menemui orang yang lain yang tinggal di Sinagog Setan, yang mahkotanya telah di cukur; pastikan agar kamu mengikis tengkorak mereka, dan jangan berikan pengasihan, hingga mereka berubah menjadi pengikut Muhammad atau membayar upeti.”

Itulah perintah yang sebenarnya. Bangsa-bangsa Arab tidak diperbolehkan menghancurkan hijau-hijauan atau pohon-pohon sebagaimana yang telah dinubuatkan enam ratus tahun sebelumnya. Bukankah hal ini luar biasa? Ini adalah bukti yang tidak dapat diperdebatkan lagi bahwa "segala tulisan (Alkitab) diilhamkan oleh Allah." 2 Timotius 3:16.

Sekarang dikatakan juga dalam perintah tersebut bahwa mereka diperkenankan hanya menyakiti "manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya" (Wahyu 9:4). Dalam kutipan Gibbon tadi, Anda ingat bahwa perintah Abubakar mencakup mereka yang tinggal di Sinagog Setan yang mahkotanya dicukur dan apa yang harus dilakukan oleh para pejuang Arab mereka terhadap mereka.

Siapakah orang-orang ini yang mahkotanya telah dicukur? Pada catatan kaki tulisan tersebut di atas Gibbon mengatakan, “Bahkan diabad ke-7 biarawan-biarawan bekerja sebagai pengabar Injil; mereka memiliki rambut panjang dan tidak dicukur, dan mencukur kepalanya ketika mereka diurapi menjadi imam. Lingkaran di atas kepala mereka adalah kudus dan penuh misteri; melambangkan mahkota duri; tetapi juga melambangkan sorban atau mahkota kerajaan, dan setiap imam adalah raja."

Orang-orang yang mahkotanya telah dicukur adalah para imam – para imam dari gereja-gereja Kristen murtad – dan lingkaran pada mahkota mereka, melambangkan matahari. Yang berasal dari ajaran Babilon! Tetapi apakah benar bahwa mereka yang memiliki "meterai Allah" dilindungi oleh serdadu-serdadu Arab? Apa yang kita mengerti mengenai "meterai Allah"?

Dalam Wahyu 7 meterai Allah ditunjukkan sebagai yang ditanamkan pada-dahi pengikut-Nya pada zaman akhir untuk melindungi mereka dari penghakiman Allah. Alkitab dengan jelas menunjukkan bahwa “meterai Allah” melambangkan hari Sabat dalam hukum keempat. Apakah bangsa-bangsa Arab melindungi mereka, yang memelihara hari Sabat dalam hukum keempat?

Perhatikan catatan Dr. B.G. Wilkinson dalam pelajaran kebangkitan dan penyebaran iman Kekristenan mula-mula. Ia memberikan informasi yang luar biasa mengenai kejadian dalam kurun waktu sejarah gereja yang telah disebutkan tadi. "Dalam abad mula-mula era Kekristenan, gereja-gereja di sebelah Timur (bukan di Barat atau Gereja Latin) seringkali disebut gereja orang Asiria, juga sering disebutkan sebagai gereja Nestoria (yang memelihara hari Sabat yang benar) dengan berhasil tersebar di seluruh Asia dan di bagian Timur, tetapi tetap terpisah dari gereja-gereja di Barat, khususnya Kekristenan murtad. Umat-umat Kristen sejati ini menjadi pengajar-pengajar bagi orang Saracen (Arab dari Timur) ini. Dan merekalah yang membangun sistem pendidikan di Siria, Mesopotamia, daerah Turki, Tibet, Cina, India, Selon, dan daerah-daerah lain. Bangsa-bangsa Arab, seperti halnya bangsa-bangsa Persia membela Kristen dari Asiria, karena mereka dapati bahwa mereka dibutuhkan pada masa-masa awal kekuasaan mereka, untuk bergantung pada sekolah-sekolah yang sangat bagus yang telah dibangun oleh gereja. Ilmu pengobatan sangatlah maju di tangan Gereja-gereja dari Timur (mereka memiliki tangan kanan Injil itu, pekabaran kesehatan). Para petinggi Arab dan bagian administrasinya memperkerjakan anggota gereja ini sebagai administrator dan wakil-wakil kerajaan… umat-umat Kristen dari Asiria mengalami penderitaan yang kecil di tangan orang-orang Muslim, tetapi mengalami penderitaan besar di tangan pemerintahan Jesuit (Roma Kepausan). Pemimpin Gereja dari Timur yang merasakan bahwa kekuasaan Kerajaan Persia akan segera selesai, berturut-turut mendapatkan perjanjian perlindungan dan kebebasan beribadah dengan syarat umat-umat Kristen harus membayar upeti… Kekebalan yang diberikan Abubakar ini tidak hanya disetujui oleh Omar Penerusnya, tetapi bahkan ditambahkan dengan kebebasan dari pajak…"

"Ketika kerajaan Arab telah selesai dibangun, kerajaan ini membangun Bagdad, ibu kotanya yang megah. Gereja-gereja Timur memindahkan ibukota kerohaniannya dari Seleukia ke Bagdad, dan diam di sana selama 500 tahun ke depan."

Bukankah ini sebuah penggenapan yang luar biasa dari sangkakala kelima? Edward Gibbon menekankan pernyataan Dr. Wilkinson’s. Ia mengatakan, "Kepada umat Kristen yang dalam gengamannya (umat-umat Kristen sejati, bukan yang murtad yang dianiaya oleh bangsa-bangsa Arab); Muhammad memberikan jaminan keamanan kepada orang-orang ini, kebebasan berdagang, kebebasan memiliki harta-benda, dan toleransi dalam ibadah mereka."

Sekarang kita tiba dalam nubuatan mengenai penyiksaan dan menyakiti manusia "lima bulan lamanya”. Apakah maksud dari “lima bulan lamanya” itu? Kita akan lanjutkan dalam pelajaran selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?