Minggu lalu saya mendengar kisah yang luar biasa ini. Dessy (nama samaran) dikenal sebagai salah seorang peserta Indonesian Idol, suaranya enak didengar. Namun lebih dari itu kisah pengenalannya akan Tuhan tidak kalah menggetarkan. Ayah Dessy berasal dari Jawa, namun ibunya adalah wanita Pakistan, sehingga tidak heran jika wajah Dessy cantik. Tentu saja Dessy dibesarkan dengan ajaran agama yang ketat yang mengajarkan bahwa tiada Tuhan selain Allah.
Pada suatu malam teman Dessy bertamu di rumahnya hingga larut malam. Ketika temannya pulang, diketahui ada buku Alkitab milik temannya tertinggal di rumah Dessy. Iseng-iseng Dessy membawa Alkitab itu ke tempat tidur dan membacanya. Dessy tertarik membaca Alkitab sampai dia menemukan tulisan bahwa Yesus itu nyata. Setelah membaca Alkitab, hati Dessy diliputi dengan kegelisahan. Masa Yesus itu nyata? Mana mungkin? Dia kan cuma manusia? Ketika Dessy bersembahyang tahajud larut malam itu, dia tidak hanya melafalkan doa-doa yang biasa, namun ia mengajukan permintaan khusus, "Jika Yesus itu nyata, tunjukkanlah kepadaku." Setelah doa itu, tentu saja ia tidur. Dessy biasa tidur dengan lampu kamar dimatikan. Antara mimpi dan sadar, tiba-tiba ia melihat secercah cahaya masuk menembus sisi pintu kamarnya. Lalu pintu terbuka, dan muncullah sesosok wajah yang ia lihat hanya bagian mukanya saja karena dalam gelap. Mata-Nya sangat jernih, sangat penuh kasih, sangat penuh damai. Ia belum pernah melihat sepasang mata seperti itu di dunia ini. Yang mengagetkan, Ia tersenyum ke arah Dessy. "Lihat, Aku ini nyata...Aku mengasihimu." Sejak pertemuan yang tak pernah dibayangkan itu dengan Tuhan Yesus, Dessy semakin ingin mengenal kekristenan. Ia bertanya kepada temannya yang telah ketinggalan Alkitab itu. Dengan sembunyi-sembunyi kemudian Dessy datang ke gereja. Oleh temannya Dessy diajarkan lagu-lagu rohani dan temannya meminta Dessy menyanyi dalam kebaktian. Ketika pertama kali ia naik mimbar, ia menyanyikan lagu "Bagai Rajawali". Pada saat di atas panggung, Dessy mendengar suara di telinga kirinya, "Inilah jalanmu..." Dan ketika ia turun panggung, seorang anak kecil menyapanya dan berkata, "Kak Dessy, tadi saya melihat ada Tuhan Yesus di sebelah kiri kakak...." Sejak saat itu semakin mantap hatinya untuk percaya dan mengikut Yesus, akhirnya Dessy memberi diri dibaptis pada bulan April 2010 yang lalu. Ketika keluarganya, ayah dan ibunya mengetahui hal itu, mereka marah besar. Karena Dessy tidak mau kembali ke ajarannya yang semula, maka Dessy diancam akan dibunuh dan lari dari rumah orang-tuanya, dan anak Dessy disandera orang tuanya.
Bukan itu saja pergumulan Dessy. Dari temannya diketahui bahwa ayah Dessy mengancam akan menceraikan ibunya karena dianggap tidak mampu mendidik Dessy sehingga Dessy murtad. Kalau sampai ayah ibunya bercerai gara-gara iman Dessy yang baru, Dessy sangat terpukul. Dia sering bertanya kepada Tuhan, "Tuhan, mengapa setelah aku percaya kepada-Mu, hidupku jadi begini? Ayah ibuku mau bercerai. Tolonglah kami Tuhan." Karena kecewa dengan keadaannya, Dessy membatalkan janji pelayanannya dimana-mana. Ia mengurung diri. Ia tidak mau ikut ke gereja lagi. Namun Tuhan kita adalah Tuhan yang setia. Ia tidak pernah mencobai kita lebih dari pada kekuatan kita, dan pada waktu kita ada dalam pencobaan, Dia memberi jalan keluar. Ya, akhirnya Dessy mendengar kabar baik bahwa ayah ibunya tidak jadi bercerai. Namun masih ada kerinduan Dessy yang masih belum dijawab Tuhan, yaitu agar ia dapat berkumpul dengan anaknya dan orangtuanya, dan ia terus berdoa agar orang tua dan saudara-saudaranya dapat mengenal kasih Bapa yang rela mengorbankan anak-Nya, Yesus Kristus di kayu salib, agar semua orang yang mengenal dan percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Ketika Dessy menutup kesaksiannya dengan menyanyikan lagu "You Are My Hiding Place", mata saya berkaca-kaca, karena suara Dessy bagaikan aliran roh yang sungguh-sungguh mengakui bahwa Yesus itu adalah batu perlindungan, tempat persembunyian di kala kita ada dalam pergumulan topan dan badai. Haleluyah!
****************************************************************
Nania Idol Sholat & Bertemu Yesus
Kesaksian Nania, saya dulu bukan orang percaya, berjumpa dengan Tuhan dan diusir dari Keluarga. Itu adalah beberapa gambaran dari kisah Nania yang Anda akan baca di blog ini..? Bukan hanya saja membaca tetapi juga dapat mendownload kesaksiannya dibawah ini!
Kenapa saya harus Percaya Tuhan
Awal mulanya samapai mau pindah kepercayaan, semua itu karena saya coba-coba membaca Alkitab teman saya. Disitu ada tulisan yang berkata, kita patut percaya bahwa Yesus benar-benar ada, Itulah cara Tuhan memilih saya. Ketika saya membaca Alkitab malam, lalu saya tidur dan bangun pagi saya ibadah seperti biasanya jam 4.30 pagi.
Ketika saya melakukan ibadah saya terganggu dengan tulisan yang ada dalam Alkitab. Lalu dalam doa saya berkata, Ya Allah kalau Yesus benar-benar ada tunjukan ke saya. Selesai ibadah saya kembali tidur, ketika saya tidur saya mendengar pintu kamar saya di ketok 3 x.
Saya biasaya tidur gelap, jadi ketika saya membuka mata, yang saya lihat sebuah wajah. Saya adalah orang yang diberikan kemampuan khusus untuk dapat melihat makhluk halus seperti jin dan lain-lain. Tetapi kali ini yang saya lihat adalah seseorang yang berbeda, Dia tersenyum kepada saya.
Setelah kejadian itu saya coba mencerita kepada teman-teman saya yang Kristen. Lalu teman saya berkata bahwa saya telah dipilih oleh Tuhan, jadi kamu harus melayani Tuhan. Bagaimana caranya, dengan talenta yang ada padamu gunakan untuk memuji Tuhan.
Pelayanan
Teman saya memberikan saya beberapa CD lagu Rohani, saya mendengar beberapa lagu Rohani dan hari minggunya saya pertama kali pelayanan. Ketika pertama kali saya masuk Gereja saya takut karena jangan sampai keluarga saya tahu. Ketika saya menyanyikan lagu bagaikan rajawali, saya masih ragu-ragu nyainyi atau tidak. Pada saat itu ada suara yang saya dengar berkata Nania ini adalah “Jalanmu dan ini adalah Keluargamu”. Akhirnya saya bernyanyi.
Selesai ibadah ada seorang anak kecil 6 tahun dia kejar-kejar saya, lalu dia berkata, kalau tadi saya bernyanyi dia melihat Tuhan Yesus ada dibelakang saya. Ketika saya mendengar itu saya merasa kakiku terasa lemas. Mamanya datang dan berkata kalau anaknya ini dapat melihat kehadiran Tuhan, dia diberikan karunia seperti itu.
Saya di Baptis
Ketika saya mulai melayani dan banyak sekali pekerjaan yang saya kerjakan. Saya juga mulai belajar baca Alkitab. Lalu saya mengambil keputusan untuk di Babtis. Pertama kali saya di Babtis yang terjadi adalah kemampuan saya untuk melihat Makhluk halus menghilang, hal itu bertanda kalau sesuatu yang bukan dari Tuhan akan pergi karena yang terang sudah datang dalam hidupku.
Saya tidak diakui keluarga
Mulai dari situ masalah-masalah mulai terjadi, keluarga saya mengetahui saya telah percaya Kristus dan di Babtis, maka mereka mungusir saya dari keluarga. Saya memiliki anak, keluarga saya memisahkan saya dari anak saya. Dari semua yang terjadi dalam hidup saya membuat saya sempat kecewa kepada Tuhan.
Berserah
Dari kejadian-kejadian yang terjadi saya mulai berserah, apa kata Tuhan saya siap di proses Tuhan. Saya mulai diam dan tidak mau takut akan apa yang terjadi dalam hidupku dan mulai mengandalkan Tuhan. Puji Tuhan saya masih tetap meyerahkan hidupku kedalam tangan Tuhan, biarpun masalah yang saya hadapi belum selesai tetapi saya mau tetap berserah kepada Tuhan.
Kata-kata teman
Kenapa kamu terima Yesus..? Saya terima Yesus karena Dia Hidup dan benar-benar ada, teman saya tidak percaya karena mereka belum mnegalami apa yang saya alami.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.