Dijemput Malaikat Maut
Piyama saha hendak dibuka. "Lho, kenapa piyama saya dibuka?" Mereka menjawab, "Mau dimandikan." Saya langusng teriak, "Gila! Jam tiga pagi kok mau mandi." saya menolakkan tubuh mereka sembari berteriak, "Go away...go away...Saya tidak mau dimandikan." saya mencubit tang dan bertanya-tanya, apakah saya bermimpi? Ternyata saya tidak bermimpi, saya benar-benar sadar. Saya melihat mereka menuju pasien di depan saya. Usia pasien itu 60 tahun lebih. Mereka lantas memandikan pasien tersebut. saya sendiri menutup mata sampai tertidur. Keesokan harinya, ketika saya bangun, ternyata pasian di depan saya sudah meninggal dunia...
Kepasrahan kepada Juru selamatnya patut di acungi jempol! Usia usaha kerasnya untuk hidup benar seperti yang seharusnya orag Kristen lakukan, membuat saya merasa buku ini bagus untuk dibaca.
Pdt Jusuf Sutanto, Gembala Sidang dan Ketua Sinode Gereja Mawar Sharon Surabaya.
Saya percaya buku ini akan jadi buku penginjilan yang dahsyat. Kalau ada saudara-saudara ingin bersaksi tentang Tuhan Yesus tapi kesulitan bagaimana memulainya, saya anjurkan berikan buku ini lebih dahulu baru saudara masuk. Pasti pintu kasih karunia terbuka lebar. Pdt. Daniel Alexander, Pendidik - Pembidik, Papua.
Dari kesaksian hidup seorang Tonny yang diubahkan oleh tuhan menjadi manusia baru, berjalan dalam jalan kebenaran Firman tuha, saya berdoa melalui buku ini ada banyak orang dipindahkan dari kegelapan dari terang-Nya yang ajaib!
KISAH BEBERAPA ORANG YANG PERNAH DI DATANGI
MALAIKAT MAUT
Tanggal 24 july 2016
1. Waktu hari minggu ketika Pendeta bersaksi menginap dirumah sahabatnya. Waktu dia mau ke kamar mandi, Tiba – tiba diberi penglihatan Malaikat Maut berdiri dikamarnya. Waktu dia melihat …. Betapa terkejut sekali … itu dia bolak balik melihat … dan Malaikat maut itu .. tetap berdiri didepan pintu sambil menunggu waktu akan kematian. Keesokan hari pada siang hari sahabat pendeta itu meninggal.
2. Beberapa bulan lalu, saya sempat didatangi Malaikat Maut … berdiri di depanku saat aku selesai berdoa, sempat aku kaget dan aku doa peperangan agar dia menjauh dari hadapanKU … tetapi rupa TUHAN sedang memperlihatkan Malaikat Maut dihadapanKU bahwa kematian bagi siapapun tidak dapat dihindari lagi, dan 3 hari kemudian papaku jatuh yang pada akhirnya meninggal dunia setelah 2 minggu dirawat Rumah sakit.
Mazmur 89 : 48
“ Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian, yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati? “
Setiap saat kita mengalami nama Ancaman Maut, karena kemanapun kita berlaku yang nama Manusia tidak bisa menghindari kematianbila waktu kita sudah tiba, tak ada istilah apakah kita sebaik apapun, sesuci apapun … walau kita seorang Kristen paling tulen … sekalipun tetap Maut tentu bisa kapan saja merenggut nyawa disekitar kita.
Lalu bagaimana dengan ciri – ciri dan batasan Malaikat Maut itu berkuasa ….. ?
Ciri – cirri dan tugas dari Malaikat maut persis sama yang digambarkan pendeta berkotbah :
1. Malaikat Maut itu sangat besar berwarna hitam dengan khas membawa tali, tombak atau panah untuk memisahkan tubuh dan roh agar proses kematian dapat terjadi sehingga roh bisa langsung dilepaskan dari tubuh fana ini.
2. Tetapi Malaikat Maut tidak berkuasa atas rohnya yang terpisah tubuh karena roh yang ditebus oleh darah Yesus akan segera melindungi melalui darah penebusan dibawa kembali ke surga, akan tetapi bila tidak dalam perlindungan darah Yesus maka Malaikat Maut berkuasa penuh membawa roh ke jurang maut karena di situlah dia berkuasa memenangkan jiwa – jiwa dalam dapur api neraka, kebinasaan yang kekal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.