Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Luk 24:44-45)
Allah telah berbicara melalui mulut raja Salomo dengan pernyataan yang sama ketika Ia hadir di bumi di abad pertama AD: Kata YESUS kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan kehidupan. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa-Ku kecuali melalui Aku. Jesus said to him, I am the way and the truth and the life; no man comes to my Father except by me (Yoh 14:6; GLT). Pernyataan penting ini dikatakan-Nya ketika muridnya Thomas bertanya : ”Adonai, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” (5).
Amsal pasal 8 ini memuat susunan kalimat sejenis ”jalan, kebenaran dan kehidupan” bukan saja sekali atau dua kali melainkan tiga kali! Sesuatu yang bukan kebetulan, kenyataan ini semakin meneguhkan bahwa Alkitab adalah kitab-kitab yang ditulis berdasarkan ilhaman atau pewahyuan Roh Kudus Allah sendiri. (2 Tim 3:15-17).
Penemuan ini terjadi di bulan Desember 2009 ketika saya sedang saat teduh pagi di hari Sabat (Sabtu). Saya telah membaca ratusan kali kitab Amsal sejak saya menjadi orang Kristen, namun pada Desember tahun kemarin Amsal 8 ini (melalui Alkitab Inggris terjemahan George M. Lamsa yang bersumber dari bahasa Peshitta Aram, saya singkat GLT untuk George Lamsa Translation) begitu jelas di pikiran saya bahwa Yesus telah juga berbicara melalui mulut raja Salomo: ”Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan,” jelas Ia bukanlah SEBUAH jalan dan kebenaran dan kehidupan, tetapi Ia adalah SATU-SATUNYA jalan dan kebenaran dan kehidupan menuju kepada Allah, sebab Ia menambahkan: “tidak ada SEORANGPUN yang datang kepada Bapa-Ku KECUALI MELALUI Aku.”
Kitab Mazmur, tulisan dari raja Daud, ayah Salomo juga memuat banyak kalimat-kalimat nubuatan, contoh:
Pembuangan suku Yehuda ke Babilonia (586-538 BC). (137:1-9 > 2 Rj 24:10-20).
YESUS dibenci tanpa alasan (35:19, 69:4, 109:2-5, 41:5, 56:5 > Yoh 15:18-25; Luk 19:47-48, 22:1-2; Yoh 11:47-54)
Yahshua pewaris kerajaan Daud (132:11-12 > Luk 1:31-33, Wah 22:16)
Yahshua menjadi Iman selama-lamanya (110:4 > Ibr 6:20; 7:15-17)
Yesus di nubuatkan juga di banyak kitab-kitab Perjanjian Lama, untuk lengkapnya silahkan baca Prophecies of the Bible concerning the Messiah
Kita kembali kepada Amsal 8. Yesus di sini memperkenalkan dirinya sebagai ”Hikmat.”
Hikmat secara umum adalah sebagai pewahyuan Allah kepada seseorang untuk orang ini mengerti (to understand) dan mengetahui (to know) bagaimana suatu perkara dapat dipecahkan (pemecahan masalah) atau suatu hal berawal (analisa). Hikmat (wisdom) lebih tinggi dari pengertian (understanding), dan pengertian lebih tinggi dari pengetahuan (knowledge). Ia adalah sumber kebijaksanaan manusia.
Namun pada kitab Amsal ini Hikmat disini bukanlah sekedar “pewahyuan pada seorang manusia” tetapi sebagai seorang pribadi yang agung dan mulia, Yesus itu sendiri, ini nampak pada pasal-pasal di kitab Amsal:
Pasal 1– Hikmat berbicara; berkotbah, menasehati, mengundang, dan dapat mendengar serta melindungi. (20-33)
Pasal 2 – diterangkan bahwa jika kita memperhatikan Hikmat maka kita akan mengerti dan mengenal Allah (2,5), Allah pemberi Hikmat, dan ketika Hikmat tinggal di hati manusia, maka jiwa manusia ini damai dan mengetahui jalan yang lurus. (6-22).
Pasal 3 – dikatakan bahwa Hikmat lebih berharga dari emas dan perak bahkan melebihi dari apapun, sumber keberhasilan, umur panjang sebab ia adalah pohon kehidupan (13-18). Dengan hikmat ini Allah menciptakan semesta alam (19-20)
Pasal 7 – Salomo berkata: Katakanlah kepada hikmat: “Engkaulah saudaraku” dan sebutkanlah pengertian itu sanakmu, (4)
Pasal 8 – Hikmat adalah permulaan dari segala ’ciptaan’ Allah (22-26; Kej 1:26; Yoh 1:1) dan Hikmat beserta Allah ketika alam semestara diciptakan (27-30)
Pada pasal delapan ini saya mendasari tulisan saya pada Alkitab Inggris terjemahan George M. Lamsa (GLT), di Indonesiakan secara bebas. Edisi Inggris dapat dibaca online. Ayat-ayat yang tidak ada tanda GLT itu berarti diambli dai Indonesia Terjemahan Baru (ITB).
Bukankah hikmat berseru-seru, dan kepandaian memperdengarkan suaranya? (Amsal 8:1)
Pertama:
Jalan (2-5); Hikmat berdiri di antara jalan-jalan (the ways) dan persimpangan-persimpangan jalan (the paths). Ia berseru pada gerbang-gerbang, pada jalan masuk gerbang kota. Kepadamu O para pria, aku memanggil … Sehingga orang-orang yang tidak berpengalaman bisa mengerti kecerdasan dan orang-orang bebal mengerti di dalam hatinya (5; GLT)
Kebenaran (6-9); Aku akan bicara kebenaran (truth)…, mulutku akan mengatakan kebenaran (truth), dan bibir dusta adalah sebuah kekejian dihadapanku. (6-7; GLT) Segala perkataan mulutku adalah adil (in righteousness), tidak ada yang belat-belit atau serong. (8)
Kehidupan (10-12); terimalah didikan … pilihlah bagi dirimu sendiri pengetahuan lebih daripada emas mulia. Karena hikmat lebih baik dari emas mulia, ia lebih baik daripada batu-batu mulia. Aku hikmat telah menciptakan kecerdasan dan aku memiliki pengetahuan dan alasan (reason; akar dari ilmu filsafat). (GLT). Harta benda dan kekayaan bukanlah kehidupan, tetapi akal budi yang dari atas, yakni Yahshua.
Kedua: Jalan, Kebenaran dan Kehidupan (20-21); Aku menuntun di jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan sempit keadilan, supaya kuwariskan pengharapan kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka (Yoh 10:10b).
Ketiga: Jalan, Kebenaran dan Kehidupan (32-36); ” … diberkatilah dia yang memelihara jalan-jalanku. Dengarkanlah didikan/ petunjuk dan ada bijaksana dan jangan sesat (lawan kata dari benar). Diberkatilah orang yang mendengarkanku, mengawasi setiap hari pada gerbang-gerbangku, menunggu pada ambang pintuku. Karena rancangan-rancanganku adalah masalah-masalah kehidupan, mereka memproklamirkan kehendak Allah (baca Yer 29:11-14). Mereka yang berdosa melawan aku, bersalah kepada jiwa mereka sendiri; semua mereka yang membenci aku mengasihi kematian (lawan dari kehidupan).” (GLT)
Karena tujuan-tujuanku adalah masalah-masalah kehidupan, mereka memproklamirkan kehendak Allah. Mereka yang berdosa melawan aku bersalah terhadap jiwanya sendiri; semua yang membenci aku mencintai kematian (35-36; GLT) terjemahan lainnya: Sebab siapa yang menemukan aku, menemukan hidup dan dia akan memperoleh kemurahan dari Allah. Tetapi siap yang berdosa melawanku, berbuat kekejaman terhadap jiwanya sendiri, semua yang membenci aku, mencintai maut.” (35-36; ILT)
Jika kita melihat Pengajaran dan Undangan Yesus, Kehidupan-Nya yang benar dan kudus serta tindakan-Nya yang membela keadilan, dan melihat mengapa Dia yang bebas dari kesalahan dan dosa memberi diri-Nya mati tersalib, dan kemudian hidup kembali dengan tubuh yang sempurna dan kekal, maka KLAIM Yesus sebagai Jalan, Kebenaran dan Kehidupan, dan tidak seorangpun dapat menuju kepada BAPA Sorgawi tanpa melalui diri-Nya (Yoh 14:6) adalah terbukti Benar!
Bagaimana mendapatkan Hikmat dan membuat Ia tinggal di dalam hati kita? Inilah petunjuk YAHWEH bagaimana kita bisa terlepas dari kuasa dosa yang menghasilkan kematian kekal, inilah Firman-Nya:
Melalui Raja Salomo: ”Takulah akan Allah!” (Ams 9:10; 1:7;15:33)
Melalui nabi Yeremia: “Kata mereka: Bertobatlah masing-masing kamu dari tingkah langkahmu yang jahat dan dari perbuatan-perbuatanmu yang jahat; maka kamu akan tetap diam di tanah yang diberikan Allah kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. (Yer 25:5). Tanah Kanaan adalah Tanah Perjanjian fisik, Sorga adaalah Tanah Pernjanjian kehidupan setelah kematian!
Melalui nabi Yehezkiel: Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Allah, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? (Yeh 33:11)
Melalui Yohanes Pembaptis: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Elohim akan mengampuni dosamu.” (Mar 1:4)
Saat menjadi Manusia (Yoh 1:1, 14): ”Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” (Mat 4:17)
Melalui rasul Petrus: Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. (Kis 2:38)
Dan sehubungan dengan akhir jaman ini, dimana kedatangan-Nya yang kedua kali sudah dekat Yesus mengingatkan kita melalui rasul Yohanes:
Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. (Wah 2:5)
Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu. (Wah 3:3)
Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.” (Wah 3:19-22)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.