Perang Timur Tengah
Yeremia 25:30,31— “Dan engkau ini, nubuatkanlah segala firman ini kepada mereka. Katakanlah kepada mereka: TUHAN akan menengking dari tempat tinggi dan memperdengarkan suara-Nya dari tempat pernaungan-Nya yang kudus; Ia akan mengaum hebat terhadap tempat penggembalaan-Nya, suatu pekik, seperti yang dipekikkan pengirik-pengirik buah anggur, terhadap segenap penduduk bumi. Deru perang akan sampai ke ujung bumi, sebab TUHAN mempunyai pengaduan terhadap bangsa-bangsa; Ia akan berperkara dengan segala makhluk: Orang-orang fasik akan diserahkan-Nya kepada pedang, demikianlah firman TUHAN.
Orang-orang jahat akan dihancurkan
Yeremia 25:32 – “Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, malapetaka akan menjalar dari bangsa ke bangsa, suatu badai besar akan berkecamuk dari ujung-ujung bumi.”
Setan akan pergi dari bangsa ke bangsa, karena Allah akan mendatangkan sebuath pedang ke atas semua penduduk bumi. Itu berarti perang.
Yeremia 25:33—“ Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN dari ujung bumi sampai ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang.”
Ayat ini tidak menjelaskan keadaan-keadaan yang akan terjadi sebagai akibat dari datangnya cahaya Tuhan pada waktu Ia dating dalam awan-awan. Ini adalah suatu pembantaian dari badai besar Yeremia 25:32. Itu adalah dari perang: Mengapa Tuhan pertama membawa ini kepada Yehuda dan Yerusalem dan kemudian kepada bangsa-bangsa? Karena mereka telah memiliki terang terbesar dan sebab itu mereka telah memiliki paling sedikit alasan untuk menjadi orang jahat. Kemudian sewaktu perang ini mulai dalam masa kelepasan umat Allah, orang-orang yang paling banyak mendapatkan terang akan menderita pertama kali. Sekarang kembali kepada:
Yeremia 30:23 – “Lihatlah, angin badai TUHAN, yakni kehangatan murka, telah keluar menyambar, --angin puting beliung--dan turun menimpa kepala orang-orang fasik.”
Badai besar ini adalah peperangan yang tidak datang dan kemudian segera berhenti. Itu lama terjadi. Itu akan mulai dalam akhir dari masa umat Allah tercerai-berai di antara orang kapir sesaat sebelum umat-Nya dilepaskan.
Perang Baru Amerika telah disebut “Keadilan Tak Terbatas” tetapi kemudian telah berubah menjadi “kemerdekaan abadi.” Kedua nama itu menunjukkan suatu perang yang lama dan terus menerus. Jangan mengira bahwa semua nubuatan yang dikatakan di sini akan digenapi dalam semalam. Semuanya itu tidak dapat digenapi segera, tetapi dalam waktu Allah sendiri mereka akan datang. Ini adalah hanya sebuah panggilan bagi “pembangunan dan reformasi” di antara umat Allah seperti kita menghadapi masa depan yang belum dicoba.
***************************************
UNSUR-UNSUR KONFLIK TIMUR TENGAH
“Alkitab menyatakan bahwa Allah semesta alam memilih untuk mendirikan tahta bumi-Nya pada pusat fisik dunia. Pengungkapan ini telah dinyatakan melalui nabi besar Yahudi Yeheskiel: Beginilah sabda Tuhan Allah: Inilah Yerusalem! Di tengah-tengah bangsa-bangsa Kutempatkan dia dan sekelilingnya ada negeri-negeri mereka.’ (Yeheskiel 5:5). Banyak orang percaya bahwa Yerusalem adalah betul-betul terletak pada jantung geografis planet bahkan tercermin dalam istilah umum daerah itu, Timur Tengah.
Secara rohani, kota suci juga terdapat pada puncak tertinggi dari pengaruh-pengaruh agama manusia. Tidak kurang dari tiga agama menjadikan Yerusalem sebagai kota suci. Lebih dari dua milyar orang yang mengaku diri sebagai Kristen—dari Filipina sampai Argentina, dari Siberia sampai Afrika Selatan, bahkan dari hampir setiap bangsa di Bumi - menatap ke arah kota pusat Bumi ini dengan tatapan hormat. Lebih dari satu milyar orang Muslim juga memegang Yerusalem dalam keyakinan yang tinggi, walaupun situs-situs keramat mereka berada di dekat Saudi Arabia. Dan walaupun orang-orang Yahudi lebih sedikit jumlahnya, mereka tak dapat disangkal melihat kepada Gunung Kaabah Kota Tua itu sebagai pusat bumi iman mereka, sebagaimana yang telah mereka lakukan selama lebih dari 3000 tahun.
“Sebagai konsekuensinya, Yerusalem adalah suci bagi sekitar setengah manusia di bumi. Kenyataan ini sendiri menolong menjelaskan mengapa pertumbuhan ibukota Israel sekarang menjadi penangkal petir dari perhatian media dunia dan tujuan masa depan konflik terakhir bumi.” [Kutipan dari “Israel Kemuliaanku” atau www.foigm.orgIMG/epicentr.htm]
SEKILAS SEJARAH ISRAEL
1848 NEGARA ISRAEL
1948 Akhir dari Mandat British (14 Mei) Negara Israel diproklamirkan (14 Mei) Israel diserbu oleh lima Negara Arab (15 Mei) Perang Kemerdekaan (Mei 1948 – Juli 1949) Tentara Pertahanan Israel (IDF) didirikan.
1949 Persetujuan Gencatan Senjata ditandatangani oleh Mesir, Yordania, Syria, Lebanon. Yerusalem dibagi dibawah hukum Israel dan Yordania. Knesset pertama (parlemen dipilih). Israel diakui sebagai anggota ke 59 Persatuan Bangsa Bangsa.
1948-1952 Perpindahan massa dari Negara-negara Eropa dan Arab.
1956 Kampanye Sinai
1962 Adolf Eichmann diadili dan dihukum di Israel karena ikut ambil bagian dalamHolocaust.
1964 Pembawa Air Nasional telah selesai, membawa air dari Sungai Kinneret di utara ke semi-arid selatan.
1967 Perang enam-Hari, Yerusalem bersatu kembali
1968-1970 Perang Penghancuran dari Mesir melawan Israel.
1973 Perang Yom Kippur; Israel menjadi anggota asosiasi Perdagangan Umum Eropa.
1977 Likud membentuk pemerintahan sesudah pemilihan Knesset mengakhiri 30 tahun hukum Perburuhan. Kunjungan Presiden Mesir Anwar Sadat ke Yerusalem.
1978 Persetujuan Camp David termasuk kerangka bagi perdamaian yang menyeluruh di Timur Tengah dan proposal untuk pemerintahan sendiri orang-orang Palestina.
1979 Perjanjian damai Israel-Mesir ditandatangani. Perdana Menteri Menachem Begin dan Presiden Anwar Sadat dianugerahi Piala Nobel Perdamaian.
1981 Angkatan Udara Israel menghancurkan reaktor nuklir Irak sesaat sebelum beroperasi.
1982 Penarikan Tentara Israel Tiga Tahap dari Sinai telah selesai dilakukan. Operasi Perdamaian Galilea menghapuskan para teroris PLO (Palestine Liberation Organization) dari Lebanon.
1984 Pemerintahan Persatuan Nasional (partai Likud dan partai Labor) dibentuk sesudah pemilihan umum. Operasi Musa, Pemindahan orang-orang Yahudi dari Etiopia.
1985 Persetujuan Dagang Bebas ditanda-tangani dengan Amerika Serikat.
1987 Kekerasan yang meluas (intifada) mulai di daerah-daerah administrasi Israel.
1988 Pemerintahan Partai Likud yang berkuasa mengikuti pemilihan umum.
1989 Empat poin inisiatif perdamaian diusulkan oleh Israel. Mulai pemindahan massa orang-orang Yahudi dari bekas Uni Soviet.
1991 Israel diserang rudal Scud Irak selama Perang Teluk. Konferensi perdamaian Timur Tengah bersidang di Madrid. Operasi Salomo, pemindahan orang-orang Yahudi dari Etiopia.
1992 Hubungan diplomatik dibangun dengan Cina dan India. Pemerintahan baru yang dikepalai oleh Yitzhak Rabin dari partai Buruh.
1993 Deklarasi Prinsip-prinsip Penetapan Pemerintahan Sendiri Sementara bagi orang-orang Palestina ditanda-tangani oleh Israel dan PLO, sebagai perwakilan masyarakat Palestina.
1994 Pelaksanaan pemerintahan-otonomi Palestina di Jalur Gaza dan daerah Yerikho. Hubungan diplomatik sepenuhnya dengan Vatikan. Kantor Maroko dan Tunisia dibangun. Perjanjian Perdamaian Israel-Yordania ditanda-tangani. Rabin, Peres, Arafat dianugerahi Piala Nobel Perdamaian.
1995 Perluasan pemerintahan–otonomi Palestina dilaksanakan di Tepi Barat dan Jalur Gaza; Dewan Palestina terpilih. Perdana Menteri Rabin dibunuh dalam pawai perdamaian. Shimon Peres menjadi perdana menteri.
1996 Teroris fundamental Arab menentang Israel. Operasi Anggur Kemurkaan sebagai pembalasan atas serangan teroris Hizbullah di Israel utara. Perwakilan Perdagangan didirikan di Oman dan Qatar. Partai Likud membentuk pemerintahan sesudah pemilihan Knesset. Benjamin Netanyahu menjadi perdana menteri, kantor perwakilan perdagangan Oman dibuka di Tel Aviv.
1997 Protokol Hebron ditandatangani oleh Israel dan P.A
1998 Israel merayakan ulang-tahun ke 50. Israel dan PLO menandatangani Memorandum Sungai Wye untuk memfasilitasi pelaksanaan Persetujuan Sementara. (Diambil dari “Fakta-fakta Mengenai Israel” diwww.israel.org/mfa/go.asp?
NASKAH BERITA-BERITA
Hezbollah atau Hizbollah/Hizbullah atau Hezb’Allah (Bahasa Arab: berarti Partai Allah) adalah pemerintahan dan militer kelompok Islam Shiah, dengan suatu kekuasaan militer dan suatu kekuasaan sipil, didirikan pada tahun 1982 untuk melawan Angkatan Pertahanan Israel yang menempati Lebanon selatan sampai tahun 2000. Pemimpinnya adalah Nasrallah. Hezbollah “diilhami oleh kesuksesan Revolusi Iran” dan dibentuk terutama untuk bertempur melawan Israel setelah Perang Libanon 1982. Amerika Serikat dan Israel mengatakan bahwa Hezbollah telah menerima bantuan keuangan dan politik, senjata dan latihan, dari Iran dan Syria. Syria mengatakan bahwa ia mendukung Hezbollah, tetapi menyangkal memberikan senjata. Bersama dengan pergerakan Amal, Hezbollah adalah partai politik utama dan organisasi militer mewakili masyarakat Shiah, blok agama erbeswar di Lobanon. Didirikan dengan bantuan dan sumbangan Iran, Hezbollah mengikuti ideologi Islam Shiah yang dibentuk oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin Revolusi Isral di Iran.
“Hizbullah dianggap banyak orang di dalam negara Arab dan dunia Islam, seperti pemerintahan Iran dan Syria, sebagai sebuah pergerakan pertahanan yang sah dan sebagai sebuah partai politik di di Lebanon, di mana itu diikutsertakan dalam pemerintahan. Sayap sipil berpartisipasi dalam Parlemen Lebanon, yang meraih 18% kursi (23 dari 128) dan blok yang dibentuknya dengan orang-orang lain, “Blok Perlawanan dan Pembangunan”, 27,3%. Itu adalah partner minoritas dalam Kabinet sekarang. Sayap sipil juga menjalankan rumah sakit-rumah sakit, kantor berita, dan fasilitas pendidikan. Kampanye Rekonstruksinya adalah tanggung jawab untuk proyek-proyek pembangunan ekonomi dan infrasruktur di Lebanon.
Periode Lebanon Selatan (1990 - 2000)
“Sayap militer Hizbullah terus ada sesudah pelanggaran Persetujuan Taif pada tahun 1990 yang mengakhiri perang sipil orang Libanon, yang menuntut “pembubaran milisi Libanon dan yang bukan Libanon” dan menuntut pemerintah untuk “menyebarkan tentara Libanon di daerah perbatasan yang berdekatan dengan Israel.” Pemerintahan Libanon tidak berusaha untuk melucuti senjata Hizbullah selama periode 1990-2000, dengan membetulkan posisinya oleh fakta bahwa Hizbullah adalah sebuah kekuatan perlawanan nasional yang sah, berperang bagi kebebasan selatan, kemudian ditempati oleh Israel.
Konflik di Lebanon Selatan: “Libanon Selatan ditempati oleh Israel antara tahun 1982 dan 2000. Hizbullah, bersama dengan kebanyakan garis kiri dan kelompok-kelompok sekuler di Front Perlawanan Nasional Libanon, berperang dalam perang gerilya melawan Israel dan tentara Libanon Selatan yang merupakan wakil dari Israel. Milisi Front Perlawanan Nasional dilucuti sesuai dengan Persetujuan Taif, tetapi Hizbullah tetap tidak mengindahkan, mengklaim sampai semua tanah Libanon telah dibebaskan dan Israel dikeluarkan, perlawanan menentang pendudukan akan terus berlanjut. Mereka telah menjadi sangat besar dan sangat kuat dan menjadi organisasi perlawanan yang efektif. Peperangan memuncak selama Operasi Anggur Kemurkaan pada April 1996 pada saat Israel mengadakan penyerangan dan kampanye udara menentang Hizbullah. Kampanye gagal dan dan mengakibatkan Israel membunuh lebih dari 150 warga sipil dan pengungsi di suatu pengeboman udara PBB di pangkalan Qana.
“Tanggal 2 September 2004, Dewan Keamanan PBB memakai Resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 1559, yang ditulis bersama oleh Perancis dan Amerika Serika. Menggaungkan Persetujuan Taif, resolusi “memanggil semua kekuatan asing yang sisa untuk meninggalkan Libanon” dan “untuk membubarkan dan melucuti senjata semua milisi orang Libanon dan bukan Libanon. Libanon sedang melanggar Resolusi 1559 melalui penolakannya untuk membubarkn sayap militer Hizbullah. Akan tetapi para pengecam resolusi itu membantah bahwa suatu usaha dari tentara pecahan Libanon yang lemah dan secara terbukauntuk melucuti Hizbullah akan menjadi sangat sulit dan dapat memulai kembali perang sipil Libanon. Syria juga melanggar resolusi sampai baru-baru ini karena keberadaan militer mereka di Lebanon. Pada 7 Oktober 2004, Sekjen PBB Kofi Annan melaporkan kepada Dewan Keamanan mengenai kurangnya pemenuhan Resolusi 1559. Annan menyimpulkan laporannya dengan mengatakan: “Inilah waktunya, 14 tahun sesudah berakhirnya permusuhan dan empat tahun sesudah orang Israel ditarik dari Libanon, bagi semua pihak yang terkait untuk mengenyampingkan sisa masa lalu. Ditariknya kekuatan asing dan dibubarkannya dan dilucutinya milisi, dengan kepastian, mengakhiri pasal dari sejarah Libanon yang menyedihkan.” 20 Januari 2005 Laporan Sekjen PBB mengenai Libanon menyatakan bahwa “Terus berlangsungnya tuntutan kedudukan pemerintah Libanon bahwa garis Biru tidak sah di daerah pertanian Sha’a adalah tidak cocok dengan resolusi Dewan Keamanan. Dewan Keamanan itu mengetahui Garis Biru sah bagi tujuan memperkuat mundurnya Israel menuruti resolusi 425 (1978). Dewan Keamanan PBB telah mengulangi meminta agar semua pihak menghargai Garis Biru dalam keseluruhannya.
“Pada 28 Januari 2005, Resolusi 1583 Dewan Keamanan PBB menyerukan Pemerintah Libanon untuk sepenuhnya memperluas dan melaksanakan jejak-kaki dan kekuasaannya yang efektif di seluruh selatan, termasuk melalui penyebaran sejumlah tentara dan pasukan keamanan orang Libanon, untuk menjamin suatu lingkungan yang tenang di seluruh daerah itu, termasuk sepanjang Garis Biru, dan mendesak pengaturan terhadap penggunaan kekuatan pada dan dari wilayahnya. Pada tanggal 23 Januari 2006, Dewan Keamanan PBB meminta Pemerintah Lebanon untuk membuat lebih banyak kemajuan dalam pengaturan wilayahnya dan membubarkan milisi, sambil juga mengundang Syria untuk bekerjasama dalam usaha-usaha tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan bulan Januari oleh Presiden Mahiga dari Tanzania, Dewan juga meminta Syria untuk mengambil tindakan menghentikan pergerakan-pergerakan angkatan bersenjata dan personil ke dalam Lebanon.”
“Ideologi Hizbullah adalah berdasarkan tradisi Islam Syi’ah, khususnya dalam konsep “Willayat al Faqih” yang dimunculkan oleh Ayatollah Khomeini dan para sarjana Islam lainnya di Iran. Hizbullah berusaha untuk mendirikan sebuah pemerintahan Islam di Lebanon mengikuti jejak Iran. Kutipan berikut diambil dari panggung politik kelompok itu, yang diterbitkan pertama kali pada 1985: “Solusi bagi masalah-masalah Lebanon adalah pendirian sebuah republik Islam sebagai satu-satunya tipe ini yang dapat menjamin keadilan dan persamaan hak bagi semua warga Lebanon.” Organisasi Hizballah memandang sebagai suatu tujuan penting peperangan menentang ‘imperialisme barat’ dan pembasmiannya dari Lebanon. Kelompok itu berjuang bagi penarikan selengkapnya Amerika Serikat dan Perancis dari Lebanon, termasuk semua institusi mereka.
“Konflik dengan Israel digambarkan sebagai sebuah perhatian utama. Ini tidak hanya terbatas kepada kehadiran IDF di Lebanon. Malahan, penghancuran Negara Israel dan pendirian undang-undang Islam atas Yerusalem adalah suatu tujuan tegas.” {Diambil Dari: Wikipedia, Free Encyclopedia, pp.1,3,4,6,8,9}.
“Syria: Bahkan sebelum perang terakhir ini pecah, Syria mencurigai keterlibatan Lebanon dalam pembunuhan perdana menteri Lebanon sebelumnya, Rafik Harri, di bulan Februari 2005. Presiden Bush menyalahkan Syria karena dukungannya terhadap Hizbullah. ‘Syria sedang berusaha untuk kembali ke dalam Lebanon, saya melihatnya begitu,’ ia katakan. Damaskus menyayangkan tuduhan Bush dan mengatakan bahwa ia tidak mempunyai kendali atas Hizbullah. ‘Entah mereka suka atau tidak, Hizbullah adalah suatu organisasi yang independen dan otonom,’ kata Imad Moustapha, duta besar Syria di Washington. Ini ada benarnya. Sementara Damaskus adalah suatu suatu kunci dari perlindungan Hizbullah sewaktu pasukan-pasukan Syria masih di Lebanon, ia itu sekarang adalah lebih dari sebuah pelindung dan fasilitator, bagaimanapun juga Syria masih memiliki beberapa kekuasaan terhadap kelompok itu, dan dapat mempengaruhi Hizbullah dan pendukung utamanya, Iran. Syria kelihatannya sudah berusaha untuk berdiri sebagai suatu juru damai, yang meminta suatu gencatan-senjata. Hizbullah tidak mungkin setuju dengan pergerakan seperti itu tanpa tekanan dari para pendukungnya. Tetapi beberapa ahli memberi amaran menentang bantuan Syria karena hal itu dapat membalikkan keuntungan yang diperoleh Lebanon sesudah Syria memindahkan prajurit-prajuritnya dari negara itu tahun lalu, sesudah hampir tiga dekade. ‘Pergi ke Damaskus sekarang akan merupakan pengkhianatan kepada masyarakat Lebanon,’ kata Martin Indyk, seorang mantan duta besar Amerika Serikat kepada Israel, yang sekarang berada di Saban Center untuk Kebijakan Timur Tengah. Mereka pada gilirannya akan menyambut undangan kita untuk ikut campur dalam politik Lebanon, dengan alasan bahwa mereka sedang melakukan tawar-menawar kita dalam berurusan dengan Hizbullah.
“Negara-negara Teluk Arab: Barangkali reaksi yang paling mengejutkan pada perlawanan ini adalah berasal dari beberapa rejim Arab Sunni yang penting. Dalam negara-negara pertama yang luar biasa dalam politik Arab, negara Arab Saudi, Mesir, dan Yordania telah menjadi negara-negara yang kritis secara terbuka dari negara-negara Arab lainnya yang terlibat dalam konflik aktif dengan Israel. ‘Kita lihat apa yang terjadi di Lebanon sebagai sebuah petualangan dan kita khawatir kalau setiap orang akan menanggung akibatnya,’ kata seorang diplomat senior Mesir. Rejim-rejim Arab ini masih mengkritik Israel, tetapi kata-kata keras mereka untuk Hizbullah memberi kesan sebuah perhatian tentang maksud-maksudnya, dan secara khusus para penyokongnya di Teheran. Namun demikian, tidaklah jelas berapa lama pemerintah-pemerintah ini bisa mempertahankan kritik mereka terhadap Hizbullah. Kelompok ini tetap populer di jalanan Arab dan mungkin hanya bisa memperoleh dukungan yang lebih luas jika konflik tersebut berlarut-larut.
“Israel: Penculikan para tentaranya merupakan sebuah alasan yang berguna untuk meluncurkan sebuah operasi yang sangat diinginkan para pemimpin militernya selama beberapa tahun. Bukan hanya karena Hizbullah membangun persediaan-persediaan roketnya, tetapi orang-orang Israel juga cemas oleh sebuah persepsi yang tumbuh dalam dunia Arab bahwa penarikannya dari Lebanon Selatan dan Jalur Gaza adalah sebuah tanda kelemahan. Perwira militer Israel mengakui secara diam-diam bahwa mereka tidak bisa berharap untuk benar-benar menghancurkan Hizbullah, sebuah tujuan yang tidak bisa mereka capai selama pendudukan 18 tahun di selatan Lebanon. Sebaliknya, balatentaranya sedang bekerja cepat untuk mencoba melenyapkan sebanyak mungkin peluncur roket sebagaimana dia sanggup sebelum sebuah gencatan senjata potensial. Sebelum hal itu berakhir, Israel bermaksud melemahkan kelompok militan tersebut dengan memaksakan sebuah daerah bebas sejauh setengah mil ke dalam kota Lebanon. Sebagai ganti menduduki tanah itu, Israel akan mengirimkan buldoser-buldoser untuk meratakan wilayah itu dan melenyapkan tanda apa saja dari pos-pos Hizbullah dan bahkan pepohonan sehingga Hizbullah tidak dapat masuk lagi,’ kata seorang pejabat militer Israel. Satu pilihan lainnya: gali sebuah zona penyangga yang lebih dalam dengan sebuah serangan darat.
“Negeri Orang-orang Palestina: Bahkan setelah Israel membuka sebuah fron kedua melawan Hizbullah, ia itu melanjutkan serangan tiga-minggu atas kelompok militan Hamas Palestina. Ini juga dimulai dengan sebuah penculikan dari seorang tentara Israel, namun telah menjadi fron yang paling banyak dilupakan dari perang ini. Faktanya, Tentara Israel telah bergerak masuk dan keluar dari Jalur Gaza dan bahkan membuka fron lainnya di Tepi Barat pada minggu lalu, para tentara Israel menggerebek sebuah kamp pengungsi Gaza selama dua hari berturut-turut pada minggu yang lalu, sambil mengepung sebuah pos keamanan Palestina di Tepi Barat yang diduga telah digunakan oleh militan Hamas. Secara ironis, Hizbullah, yang mengklaim telah bertindak dalam simpati bersama orang-orang Palestina, kebanyakan telah berhasil dalam membayang-bayangi mereka seluruhnya, dengan membiarkan Israel secara sukarela bergerak menentang Hamas. Lebih dari 100 orang Palestina telah dibunuh sejauh ini. ‘Tak seorang pun memperhatikan apa yang sedang terjadi pada kami,’ keluh seorang legislator Palestina. ‘Setiap orang telah melupakan kami.’
IRAN
“Sebuah Dorongan Bagi Intrik: Sebuah kudeta, dan kemudian Sebuah Revolusi Shah Pro-Amerika, dan Nyanyian-Nyanyian ‘Kematian kepada Amerika.’ Para sandera yang matanya ditutup telah ditawan selama 444 hari yang menyiksa. Sebuah persembahan simbolik dari Alkitab, pistol-pistol, dan sebuah roti-datang sia-sia. Dan, selalu, orang-orang berjenggot yang berjubah mullah yang bergemuruh menentang ‘Setan Besar.’ Gambaran-gambaran itu dibakar dalam ingatan kolektif orang-orang Amerika, snapshots from what is perhaps its most irrepressibly memfitnah hubungan luar negeri. Hal itu, tentu saja, adalah Iran. Gambar-gambar baru datang membanjir dalam minggu yang lalu, seperti halnya para gerilyawan Hizbullah menghujani Israel dengan roket-roket, memicu sebuah pemboman Israel yang sengit sebagai balasannya. Mereka menambahkan sebuah dimensi baru pada gambar yang tua, yang satu mengenai seorang Iran dengan kekuatan dan kemauan untuk menjauhkan malapetaka dari batas-batas wilayahnya. Para pejabat dan sejumlah analis Amerika Serikat melihat sebuah keterlibatan Iran dalam pembangkangan baru Hizbullah. Tentu betapa banyak poin perdebatan, tetapi bukan di Gedung Putih atau di pusat-pusat kekuasaan lain Washington. ‘Serangan-serangan teroris itu,’ Presiden Bush katakan minggu yang lalu, ‘diilhami oleh negara-negara bangsa, seperti Siria dan Iran.’ Para pejabat Iran menyangkal keterlibatannya dalam penggerebekan Hizbullah yang mengakibatkan penculikan dua tentara Israel, namun mereka juga senang mengacaukan situasi, dengan peringatan ancaman ketua parlemen Iran bahwa ‘tak satupun wilayah Israel akan selamat.’ Apa saja fakta-fakta yang tepat tentang peranan Iran dalam krisis terakhir ini – sekurang-kurangnya, baik dalam mempersenjatai maupun membiayai Hizbullah, peningkatannya yang lebih cepat merupakan sebuah tanda bahwa Timur Tengah telah berubah. Dan bukan karena sekedar Lebanon telah terjun kembali ke dalam kerusuhan. Iran sedang muncul sebagai sebuah lokomotif regional yang tangguh, yang lebih siap daripada sebelumnya untuk menggerakkan otot-ototnya. ‘Iran’ kata Fawaz Gerges, seorang sarjana terkemuka dalam bidang Timur Tengah di Sarah Lawrence College di New York, ‘sesungguhnya sedang membuat sebuah tawaran untuk supremasi regional.’ Gerges bukanlah seorang pengamat jauh dari fenomena ini minggu yang lalu; dia mengalaminya, untuk sementara terperangkap dalam rumah orang tuanya di Beirut dengan ketiga anaknya ketika pesawat-pesawat tempur Israel menekan serangan atas Hizbullah.
“Penting: Kekejangan kekerasan telah memperkuat kesimpulan pemerintahan Bush bahwa Iran sedang memainkan peran penting dalam issu-issu yang akan menyatukan atau memecah Timur Tengah: senjata-senjata nuklir, terorisme, stabilitas Irak, demokrasi, dan keamanan Israel. “Semuanya itu saling berhubungan,’ kata seorang pejabat senior pemerintahan. ‘Keterkaitan dari semuanya itu adalah rejim di Teheran.’ Sumber-sumber kekuatan baru Iran, secara paradoks, adalah bagian dari kebijakan pemerintahan Bush. Dengan menggulingkan musuh tetangga Iran – Saddam Husein di Irak dan Taliban Afganistan – pemerintahan ini secara tidak sengaja meningkatkan pukulan strategis Iran. Setelah tentara-tentara Amerika bergulir ke Baghdad, para pejabat Iran takut akan pengepungan sepihak oleh angkatan bersenjata Amerika Serikat. Mereka meminta perantaraan Swiss dilangsungkan berdasarkan usulan yang mengajukan pembicaraan komprehensif atas Irak, terorisme, dan nuklir. Saran tersebut ditolak oleh pemerintahan yang berkuasa pada saat itu. Tetapi karena pemberontakan pembunuhan telah mengancam pemerintahan Irak yang didukung oleh Amerika Serikat dan secara tidak diharapkan memacetkan angkatan bersenjata Amerika- maka ketakutan Teheran berkurang. Iran pun percaya diri bahwa Bush tidak sanggup campur tangan dalam negara lain. Dukungan Iran bagi anti milisi Syiah Amerika Serikat di Irak, termasuk uang dan senjata, dan sebuah kampanye untuk mendapatkan kekuasaan bersama rekan Syiah di sana segera diungkapkan.
“Harga minyak yang membubung tinggi – kenaikan disebabkan ketegangan-ketegangan dengan Iran – juga telah memberikan Teheran sebuah kesombongan baru. Spekulasi politik berbahaya dari negara-negara Barat atas program nuklirnya dan sekarang ketakutan-ketakutan akan sebuah perang regional yang dipicu oleh konflik di Lebanon, mungkin bertanggungjawab untuk penghasilan minyak bulanan Teheran yang meningkat sampai sebanyak 1,4 milyar dolar Amerika selama setahun yang lalu. Iran juga telah menyalurkan uang dan senjata ke Hamas, yang telah memenangkan pemilihan umum Palestina tahun ini dan telah berjuang memerangi tentara Israel di Gaza. Bulan yang lalu, militan Hamas menculik seorang Israel dalam sebuah perampokan yang mengerikan yang mirip dengan penggerebekan Hizbullah di utara. Para pejabat Amerika Serikat menganggap Hizbullah dan Hamas serta Iran sebagai kelompok-kelompok teroris nomor 1 dunia. Hubungan Iran yang dicurigai terhadap Hizbullah adalah juga dimengerti sebagai bagian dari permainan yang menandakan ancaman pada Israel dan Amerika Serikat: Seranglah fasilitas-fasilitas nuklir kami, dan kalian akan menuai rentetan pembalasan yang menghukum. Hal ini, dalam dialek kemiliteran, dikenal sebagai peperangan asimetris untuk melawan musuh yang lebih kuat melalui terorisme, embargo minyak, dan taktik-taktik lain yang tidak lazim.” Excerpts taken from: US News, July 31, 2006, pp. 30, 31, 34 - 37
*********************************************************************************
Konflik Arab Israel
KATA PENGANTAR
Yesaya 28:9,10 : “Dan orang berkata: “Kepada siapakah dia ini mau mengajarkan pengetahuannya dan kepada siapakah ia mau menjelaskan nubuat-nubuatnya? Kepada anak yang baru disapih, dan yang baru cerai susu! Sebab ajaran demi ajaran, baris demi baris, sedikit di sini sedikit di sana!(KJV)”
“Adalah sangat terlambat untuk memberi makan dengan susu pada masa ini, jika jiwa-jiwa yang baru sebulan atau dua bulan dalam kebenaran, yang akan memasuki masa kesusahan yang belum pernah terjadi, tidak dapat mendengar semua kebenaran yang jujur dan sungguh-sungguh, atau menanggung makanan keras dari jalan yang terus terang dan jujur itu, bagaimana mereka dapat berdiri pada hari peperangan? Kebenaran-kebenaran yang telah kita pelajari bertahun-tahun harus dipelajari dalam beberapa bulan saja oleh orang-orang yang sekarang memeluk pekabaran malaikat ketiga.” Manuscript Releases Vol. 1 p.33
Yesaya 41:21-23 : “Ajukanlah perkaramu, firman TUHAN, kemukakanlah alasan-alasanmu, firman Raja, Allah Yakub. Biarlah mereka maju dan memberitahukan kepada kami apa yang akan terjadi! Nubuat yang dahulu, beritahukanlah apa artinya, supaya kami memperhatikannya, atau hal-hal yang akan datang, kabarkanlah kepada kami, supaya kami mengetahui kesudahannya! Beritahukanlah hal-hal yang akan datang kemudian, supaya kami mengetahui, bahwa kamu ini sungguh allah; bertindak sajalah, biar secara baik ataupun secara buruk, supaya kami bersama-sama tercengang melihatnya!”
MALAPETAKA-MALAPETAKA PADA HARI-HARI YANG TERAKHIR
“Sekali peristiwa ketika saya berada di New York City, saya mendapat khayal pada malam hari dan menyaksikan gedung-gedung tinggi yang berlomba-lomba mencakar langit. Gedung-gedung ini dijamin tahan api, dan didirikan untuk mengagung-agungkan para pemilik dan pembangunnya. Gedung-gedung ini lebih tinggi dan terus bertambah tinggi dengan menggunakan bahan-bahan bangunan yang sangat mahal.
“Saya berpikir ‘Seandainya orang-orang yang menginvestasikan hartanya itu dapat melihat perbuatan mereka itu sebagaimana Tuhan melihatnya. Mereka mendirikan bangunan-bangunan yang megah, tetapi betapa bodohnya rencana dan pikiran mereka itu dalam pandangan Penguasa dunia ini. Mereka tidak mempelajari dengan seluruh kekuatan hati dan pikiran mengenai bagaimana mereka dapat memuliakan Tuhan. Mereka telah kehilangan pandangan mengenai hal ini, yang merupakan tugas utama manusia.”
“Pada waktu gedung-gedung megah ini berdiri, para pemilik bergembira dengan sangat bangga, karena mereka memiliki uang untuk digunakan memuaskan diri mereka dan menimbulkan kecemburuan pada sesamanya. Waktunya akan tiba apabila dalam penipuan dan kesombongan mereka, orang-orang akan sampai pada titik di mana Allah tidak akan mengizinkan mereka melewatinya, dan mereka akan belajar bahwa ada suatu batas kesabaran Yehovah.”
“Pemandangan berikutnya yang lewat di hadapan saya ialah suatu tanda bahaya kebakaran. Orang-orang memandang gedung-gedung yang tinggi dan dianggap tahan api itu, dan berkata: ‘Gedung-gedung ini benar-benar aman.’ Akan tetapi gedung-gedung tersebut dilahap api seakan hanya terbuat dari ter. Mobil-mobil pemadam kebakaran tidak dapat berbuat apa-apa untuk mencegah kehancurannya. Para petugas pemadam kebakaran tak sanggup menggunakan perlengkapan pemadam api.”
“Saya diajar bahwa apabila masa Tuhan datang, tidak akan terjadi perubahan dalam hati orang-orang yang sombong dan ambisius, orang-orang akan melihat bahwa tangan yang telah menolong dengan kuat itu akan dengan kuat juga menghancurkan. Tidak ada kekuatan dunia yang dapat menahan tangan Allah. Tidak ada benda-benda yang digunakan untuk mendirikan gedung-gedung itu yang akan dapat melindungi mereka dari kehancuran apabila waktu yang ditentukan Allah itu tiba, untuk membuat perhitungan kepada manusia karena telah mengabaikan hukumNya dan karena ambisi mereka yang mementingkan diri sendiri.” 9 Testimonies pp.11,12,13.
“Sementara tampak kepada anak-anak manusia sebagai seorang tabib yang dapat menyembuhkan segala penyakit mereka, dia akan membawa penyakit dan bencana, sampai penduduk kota berkurang dan kota itu hancur. Bahkan sampai sekarang ia terus bekerja. Dalam segala bencana dan malapetaka oleh laut dan bumi, dalam kebakaran besar, tornado yang dahsyat dan dalam hujan es yang disertai angin ribut, dalam badai, banjir, dalam topan, dalam gelombang pasang, dan gempa bumi, di setiap tempat dan dalam ribuan bentuk, Setan sedang menjalankan kekuatannya. Dia menyapu tuaian yang matang, diikuti oleh kemiskinan dan penderitaan. Dia menanamkan suatu kebusukan yang mematikan, dan ribuan orang binasa oleh wabah.” GC 589, 590.
Ada banyak krisis yang tidak dapat dijadikan teladan yang sedang terjadi di dunia saat ini, yang mengherankan pikiran orang-orang besar, dengan atau tanpa sidang. Bagi kita di dalam sidang MAHK, banyak dari peristiwa ini kelihatannya tidak berhubungan dengan harapan nubuatan kita. Meningkatnya krisis Timur Tengah telah terkenal selama beberapa decade, tetapi karena tampaknya tidak ada yang dapat dilakukan dengan Tanda Binatang, atau 666, kelihatannya tidak mendapat banyak perhatian. Penyerangan terhadap World Trade Center dan Pentagon pada 11 September 2001, telah mendapati kita semua begitu tidak terlindungi, sehingga membuat negeri itu berteriak kepada Allah. Tindakan barbar ini telah membuat gelombang kejutan ke seluruh dunia. Amerika dan sekutu-sekutunya terlibat dalam suatu peperangan melawan terorisme di Afghanistan dan Irak, dan konflik terus menerus antara Israel dan Iran, Hezbollah dan Hamas, banyak media berita yang menyebut ini sebagai permulaan Perang Dunia III. Dalam terbitan sebelumnya kami telah menjelaskan dengan detail nubuatan-nubuatan yang meramalkan suatu Perang Dunia di mana Israel menjadi pusatnya. Kami akan kembali berusaha untuk membahas masalah ini dengan harapan agar anda dapat melihat kebenaran dan pentingnya pekabaran amaran kami ini. Kami sangat memperhatikan nubuatan Daniel 11: 44, 45 dalam hubungannya dengan peristiwa-peristiwa saat ini.
Daniel 11:45. “Ia (raja utara) akan mendirikan kemah kebesarannya di antara laut dan gunung Permai yang kudus itu, tetapi kemudian ia akan menemui ajalnya dan tidak ada seorangpun yang menolongnya.” (tanda kurung ditambahkan)
Daniel 12:1,2. “Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan aka nada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa (bahkan) sampai pada waktu itu…”
Di sini dikatakan bahwa Raja Utara akan mendirikan Tabernakel istananya di antara laut-laut Gunung Permai yang kudus (Palestina) itu dan ia akan menemui ajalnya dan tidak ada seorangpun yang akan menolongnya. Dalam buku Ny White dan James White yang berjudul“A Word to The Little Flock” pp.8,9, jelas dinyatakan bahwa Raja Utara dalam Daniel 11:45 adalah binatang bertanduk dua (Wahyu 13:11-18) yaitu Amerika Serikat dan kita kutip:
“Bahwa Yesus telah bangkit dan menutup pintu, dan datang kepada Yang Lanjut Usianya, untuk menerima kerajaanNya, pada bulan ke 7 tahun 1844, saya sepenuhnya percaya. Bacalah Lukas 13:25; Matius 25:10 dan Daniel 7:13,14. Tetapi berdirinya Mikhael adalah suatu peristiwa yang lain dan untuk tujuan yang lain. Mikhael akan berdiri pada masa di mana kekuasaan terakhir dalam pasal 11 menemui ajalnya, dan tidak ada seorangpun yang akan menolongnya. Kekuasaan ini adalah yang terakhir menginjak-injak sidang Allah yang benar: dan karena sidang yang benar masih diinjak-injak, dan diasingkan oleh Kekristenan, dan kekuasaan penindas belum “datang pada ajalnya” dan Mikhael belum berdiri. Kekuasaan terakhir yang menginjak-injak orang suci ini diperlihatkan dalam Wahyu 13:11-18. Bilangannya adalah 666.”
Beberapa orang yang tidak berwenang mengajarkan bahwa Raja Utara dalam Daniel 11:45 adalah kepausan, tetapi hal itu tidak cocok dengan peristiwa-peristiwa saat ini maupun nubuatan. Daniel 11:45 menunjuk kepada suatu perang besar Arab Israel/Amerika Serikat-yaitu Perang Dunia III. Suatu perang yang dinyatakan dalam Daniel 11:45, adalah bahwa Amerika Serikat/Inggris (Raja Utara) pada akhirnya akan terhenti dan dipermalukan dalam suatu konfrontasi militer di Timur Tengah, di mana tidak ada seorangpun yang akan datang menolong. Mereka akan dipermalukan. Ini bukan karena mereka dikalahkan tetapi karena Allah memerintahkan begitu. Dipermalukannya mereka dan tidak diterimanya pertolongan memberi kesan bahwa Amerika Serikat pada akhirnya akan diasingkan dari Persatuan Bangsa Bangsa. PBB kemudian menjadi tidak efektif dan pada akhirnya digantikan oleh perempuanBABEL BESAR (Wahyu 17) yang dikira dapat menjadi obat bagi masalah-masalah dunia. Perempuan Babel ini melambangkan SATU-DUNIA yang akan datang yang telah diramalkan, suatu kerajaan agama-politik-perdagangan yang dihasut oleh Amerika Serikat dalam masa Tanda Binatang. (Wahyu 13:15,16). Ini akan membawa suatu masa kesusahan yang besar Daniel 12:1, pada waktu di mana Mikhael akan harus berdiri untuk melepaskan orang-orang yang nama-namanya tertulis dalam Kitab Kehidupan Anak Domba. Apakah yang akan menjadi peta jalan Presiden untuk perdamaian (beberapa orang Palestina menyebutnya peta jalan menuju ke neraka) di Timur Tengah? Hanya waktu yang dapat menyatakannya. Tetaplah bersama kami sekarang sambil kami menggambarkan krisis dunia saat ini melalui kacamata yang paling hebat dari “Firman Nubuatan yang lebih pasti”.
PEHUKUMAN ORANG MATI DAN PEHUKUMAN ORANG HIDUP
Sebelum kita pergi jauh ke dalam krisis Timur Tengah, kami ingin menggambarkan betapa dekatnya hubungan antara konflik Timur Tengah dan Pehukuman Orang Hidup dalam rumah Allah.
“Periode-periode yang berbeda dalam sejarah gereja telah ditandai oleh pembangunan sejumlah kebenaran istimewa, disesuaikan pada kebutuhan-kebutuhan umat Allah pada waktu itu. Setiap kebenaran baru telah melawan kebencian dan penentangan; mereka yang diberkati dengan terangnya telah dicoba dan diuji. Tuhan memberi sebuah kebenaran istimewa bagi umat-Nya dalam sebuah keadaan darurat. Siapa yang berani mempublikasikannya? Dia memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk mengajarkan undangan belaskasihan yang terakhir kepada dunia. Mereka tidak dapat tetap diam, kecuali berada pada situasi yang membahayakan jiwa mereka. Utusan-utusan Kristus tidak dapat melakukan apa-apa dengan akibat-akibatnya. Mereka harus melaksanakan tugas mereka dan menyerahkan hasil-hasilnya kepada Allah.” TheGreat Controversy p. 609.1.
Beruntung pelajaran Sekolah Sabat Triwulan kita saat ini adalah mengenai pehukuman, tetapi berapa orangkah yang menyadari bahwa pehukuman terjadi dalam dua fase yaitu terhadap orang mati dan terhadap orang hidup. Cukup mengejutkan bahwa saat pehukuman orang hidup sangat berhubungan dengan perang di Palestina. Dengan krisis dunia sekarang ini dan perkembangan Timur Tengah adalah sangat tepat dan sangat perlu untuk meneliti masalah ini sehingga sebagai sidang yang sisa kita dapat bersiap bagi krisis terakhir.
Jika Allah memutuskan untuk mengirim suatu pekabaran kepada kita mengenai pehukuman terhadap orang mati, betapa lebih perlu lagi untuk memberitahukan kepada kita perincian mengenai pehukuman terhadap orang hidup. Mengenai pehukuman terhadap orang hidup, Ilham mengatakan:
“Khidmatlah pemandangan-pemandangan yang berkaitan dengan pekerjaan penutupan dari pendamaian itu. Sangat berhargalah kepentingan-kepentingan yang dilibatkan di dalamnya. Penghakiman kini sedang berlangsung dalam tempat kudus di surga. Selama bertahun-tahun pekerjaan ini telah bergerak maju. Segera—tak seorang pun tahu seberapa segeranya—ia itu akan berlangsung pada kasus orang-orang hidup.Dalam hadirat yang mengerikan dari Allah kehidupan kita harus dimunculkan untuk disaksikan kembali. Pada saat ini, di atas segala perkara yang lain, adalah perlu setiap jiwa untuk mengindahkan nasehat Juruselamat: “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.” Mark 13:33. “Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.” Wahyu 3:3.” The Great Controversy p. 490.1
Pemeriksaan Pehukuman Terhadap Orang Mati hanyalah suatu pekerjaan pembukuan biasa. Dikatakan bahwa Allah akan membersihkan buku-buku di sorga dari nama-nama yang tidak layak. Mengenai pehukuman Orang Hidup di bumi Ia akan membersihkan sidangNya dari anggota-anggota yang tidak layak sehingga Ia dapat memiliki sebuah sidang yang tanpa cela atau tanpa kerut pada kedatanganNya yang kedua kali. Referensi berikut akan memberi kesaksian mengenai fakta ini.
Maleakhi 3:1-4. “Lihat, Aku menyuruh utusanKu, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapanKu! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke baitNya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia dating, firman TUHAN semesta alam. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatanganNya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.
Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.”
Kita semua setuju bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat, tetapi itu adalah harapan orang-orang Kristen selama 2000 tahun ini. Bukti apakah yang kita miliki untuk mensyahkan suatu harapan itu yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa dunia saat ini. Marilah kita pikirkan bahwa sebelum kedatangan Tuhan kedua kali, Ia akan memiliki sebuah sidang yang murni yang sudah disucikan, yang memantulkan gambarNya. Sebelum melangkah kepada penjelasan yang terperinci mengenai pehukuman terhadap orang hidup, ayat-ayat berikut akan membuat kita mengetahui apa yang akan diperlukan.
Yesaya 4:1-4. “Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: ‘Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!’ Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput. Dan orang yang tertinggal di Sion dan yang tersisa di Yerusalem akan disebut kudus, yakni setiap orang di Yerusalem yang tercatat untuk beroleh hidup, apabila TUHAN telah membersihkan kekotoran puteri Sion dan menghapuskan segala noda darah Yerusalem dari tengah-tengahnya dengan roh yang mengadili dan yang membakar.”
Berdasarkan Yeremia 6:2, “perempuan” melambangkan sebuah sidang. Tujuh adalah sebuah lambang dari kelengkapan. Semua anggota sidang telah dibaptis dalam nama Yesus (seorang Manusia), - dan telah disebut sebagai orang-orang Kristen, tetapi memilih untuk memakaikan pakaian kebenaran mereka sendiri dan memakan makanan rohani mereka sendiri, yang akan mengakibatkan suatu keadaan yang menyedihkan dalam sidang Allah. Hal ini mengharuskan Tuhan untuk campur tangan untuk membersihkan sidangNya, yang akan terlihat pada kalimat berikut.
“Allah menyatakan: “Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.” Tuhan datang ke kaabah-Nya untuk mencari mereka yang tulus hati. Dia menguji orang-orang yang mempersembahkan korban itu. Dia mengenal mereka yang berhati-benar dan yang menyangkal diri. “Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri?” Siapa yang akan berdiri dalam hari penyelidikan itu. Hal ini tidak dimaksudkan dengan waktu manakala kitab-kitab dibuka. Ini adalah sebuah pekerjaan persiapan. “Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.” Kepada mereka yang merasa tidak peduli, Roh itu datang sebagai seorang yang menemukan kesalahan, dan menunjukkan kepada mereka bahwa mereka perlu melakukan sesuatu untuk membersihkan kaabah. Dia menyelidiki kaabah dan orang-orang yang mempersembahkan korban di dalamnya. “Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.”
“Halaman demi halaman bisa dituliskan sehubungan dengan perkara-perkara ini. Seluruh konferens sedang menjadi khamir dengan prinsip-prinsip yang menyeleweng. “Sebab orang-orang kaya yang di dalamnya adalah penuh dengan kekerasan, dan para penduduknya berbicara bohong, dan lidah mereka adalah penipu di mulut mereka.” Tuhan akan bekerja untuk memurnikan gereja-Nya. Saya katakan padamu dalam kebenaran, Tuhan segera berpaling dan mengambil alih lembaga-lembaga yang dipanggil dengan nama-Nya. Seberapa segeranya proses pemurnian ini akan dimulai saya tidak dapat mengatakannya, tetapi ia itu tidak akan berlama-lama ditunda. Dia yang memegang kipas-Nya akan membersihkan kaabah-Nya dari pencemaran moralnya. Dia akan benar-benar membersihkan lantai-Nya. Testimonies to Ministers, pp. 372, 373.
Maleakhi menunjukkan bahwa proses penyucian ini akan menjadi sebuah kejutan bagi sidang, mereka tidak mengharapkannya, dan itu adalah mengapa hal itu merupakan suatu kedatangan Tuhan yang tiba-tiba ke dalam kaabahNya. Terutama mengenai orang-orang hidup, Maleakhi mengatakan bahwa orang-orang hidup yang sudah disucikan akan mempersembahkan suatu persembahan dalam kebenaran kepada Tuhan.
Pehukuman terhadap orang hidup terdapat dalam dua bagian; yang satu bagi sidang, dan yang satunya lagi adalah bagi orang-orang di Babilon-dunia.
1 Petrus 4:17. “Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?”
“Ada banyak orang dengan siapa Roh Allah sedang bekerja keras. Masa penghakiman-penghakiman perusakan dari Allah adalah masa kasihan bagi mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk mempelajari kebenaran itu. Dengan lemah lembut Tuhan akan mengawasi mereka. Hati belaskasih-Nya tersentuh; tangan-Nya masih diulurkan untuk menyelamatkan, sementara pintu itu ditutup bagi mereka yang tidak masuk.” Testimonies for the Church, vol. 9 p. 97.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.