Dengan sebuah tas seperti orang berdagang anak kecil ini menganyunkan sepedanya ke depan pintu gerbang markas militer NATO di Kabul. Lalu ia meledakkan bom yang dipasang dipinggangnya.
Anak-anak yang menjual premen karet dan barang-barang kecil lainnya ke tentara-tentara yang ada di depan markas tersebut menjadi bagian dari korban bom bunuh diri tersebut. Sedikitnya 6 orang sipil dan 6 tentara Afghanistan tewas dalam serangan tersebut. Kejadian terjadi pada hari Saptu 8 September.
Ledakan ini terjadi hanya beberapa jam setelah upacara peringatan Ahmad Shah Massoud, pemimpin tentara Perserikatan Utara yang terbunuh oleh bom bunuh diri al-Qaida sebelas tahun lalu
Jurubicara NATO berkata, cara Taliban ini menunjukkan kebancian mereka dan menambahkan, “Memaksa anak-anak dibawah umur untuk melakukan pekerjaan kotor mereka membuktikan taktik-taktik kotor para Taliban. Mereka dipisahkan sepenuhnya dari dan kehendak masyarakat Afghanistan yang merindukan damai dan stabilitas di negara mereka.”
Yeshua: “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.” (Yoh 10:10-11)
Referensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.