Kesaksian oleh : Elizabeth Emmanuela Hasibuan
Bila sahabat alami sepertiku diijinkan Tuhan Alami mati 8 jam- Tahu proses Roh meninggalkan Tubuh tahu hanya sendiri masuk ke lorong gelap seperti Disedot Vacum cleaner berputar putar hingga diujung lorong - takuutnya setengah mati! Tidak ada siapapun Iblis besar Bertanduk mengejarku. Sebelum ia sampai, aku berteriak kepada Yesus dan Yesus itu Hidup dan adaaa! "Yesuuuus Tolong aku.! Tolooong beri aku kesempatan sekali lagi.! Aku akan ikut Engkau sungguh sungguh.!" Aku bangun di kamar mayat RS Bunda Menteng - jakarta. Ada dua mayat dikiri kananku. Aku gedor2 pintu saat dibuka... semua lari hanya alm mama setia menungguku diluar pintu kamar mayat
Sangking takjubnya pada saat ketemu mama kukatakan :
"Ma, Mamaaa JESUS itu hidup.! JESUS Hidup mama,..Ia kasih aku hidup lagi, aku mau ikut YESUS sungguh2 Maaa". Mama langsung memelukku. Dia lah saksi hidupku, ntah kenapa mama didudukkan Tuhan menungguku- untuk suatu hari -dan akhirnya mama bertobat Percaya Yesus. Saya memgalami kejadian ini dan berlaku di Jakarta Agustus 1991 -hamil anak kedua diluar kandungan- saat dibawa kerumah sakit dari jalan jambu naik ambulan kondisi sudah membiru. Orang mau mati itu sakit nya luar biasa dan Ngantuk nya luar biasa aku ingat Nurse katakan sembari menepuk pipi ku jangan tidur jangan nanti mbak Lewaat/mati. Dan saat di unit gawat darurat, aku masih dengar Dr Budi katakan pada suami : "Kami sudah lakukan yang terbaik waktu ibu tidak lama lagi -sudah pecah didalam sebelum sempat tertolong". Roh ku meninggalkan tubuh yang mereka katakan aku sudah tiada - aku masih dengar Dokter katakan Tolong tanda tangan pak. Airmataku menetes. Dan tiba2 Rohku sudah di plafon RS aku melihat semua Roh kita ya diri kita sendiri bisa melihat bisa ingat bisa merasakan semua.
Masihku ingat tiba2 ada TV besar yang tertulis disitu :
"AKU BELUM MELAKUKAN PERINTAH TUHAN DLL".
Note.
Hidup ini sangat singkat. Hidup ini adalah kesempatan. Layanilah Tuhan dengan segenap hati dan hiduplah seturut perentah Nya, selama kita masih hidup di bumi ini. Sadar lah bahwa kematian itu bisa menjemput kita setiap saat. Pergunakan waktu hidup kita dengan bijak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.