Sayangnya mayoritas dari kita terjebak dalam rutinitas ibadah dan kebiasaan yang telah terbentuk. Ada penglihatan mengenai Kaki Dian di atas Indonesia. Namun kaki dian itu ½ terang dan ½ gelap. Teman saya ini diberikan pengertian oleh TUHAN, bahwa itu adalah yang terjadi saat ini di Indonesia. Banyak anak-anak TUHAN yang mengaku dirinya mengenal Kristus, tapi tidak pernah benar-benar dapat merespon dengan benar kehendak TUHAN dan tidak mengerti apa panggilan kita di akhir zaman ini serta tidak melakukannya dengan penuh ketepatan. Selain itu, ternyata TABUT TUHAN (di alam roh) berada TEPAT DI ATAS INDONESIA. TABUT TUHAN mendatangkan LAWATAN yang luar biasa atas Indonesia. Sayangnya TABUT TUHAN itu tidak dapat dengan segera turun atas Indonesia karena secara roh Indonesia dilingkupi oleh Langit Tembaga. Langit Tembaga itu menutupi Indonesia dan menutupi gereja. Langit tembaga yang menutupi Indonesia itu berbicara tentang penguasa-penguasa kegelapan yang selama ini menguasai Indonesia yang menghalangi Lawatan TUHAN atas Indonesia. Untuk itulah kita sebagai tentara – tentara TUHAN harus bersatu untuk memerangi dan menghancurkannya dengan kekuatan dan anugerah dari TUHAN. Sedangkan langit tembaga yang menutupi gereja, berbicara tentang doktrin - doktrin yang dianut oleh gereja-gereja saat ini. Doktrin ini yang menjadi tembok pemisah dan penyebab tidak adanya kesatuan antar gereja sebagai tubuh Kristus. Langit tembaga itupun berbicara tentang kemalasan anak – anak TUHAN dalam mengikuti kehendak TUHAN dan tidak hidup dalam ketaatan dan ketepatan, sifat mementingkan kepentingan diri sendiri dan atau kelompok yang seringkali tidak sesuai dengan kehendak TUHAN. Hal yang sangat ditegaskan disini adalah mengenai ZONA AMAN. Seringkali kita sebagai gereja dalam bentuk rohani maupun jasmani (organisasi) sudah begitu terlena dengan apa yang telah TUHAN berikan, sehingga tidak mau lagi untuk "BERGERAK" mencari TUHAN bahkan "MENCARI JIWA-JIWA TERHILANG" untuk dibawa masuk kedalam Kerajaan Tuhan. Saat menemui zona aman, kita tidak lagi punya kerinduan untuk menyenangkan TUHAN dan mengerti isi hati TUHAN. Kita telah terjebak dalam rutinitas dan kebiasaan. Sedangkan TUHAN itu adalah TUHAN yang flexibel/elastis dan TUHAN yang dinamis. Untuk itulah kita harus mengikuti alur TUHAN. Tulisan ini disimpulkan dari Pesan Tuhan kepada Pendoa The Eagles, 22/7/2010.
LAWATAN ATAS INDONESIA AKAN SEGERA TERJADI
Sementara kita menantikan lawatan itu, kita harus tetap berjaga-jaga dan berdoa. Kita sebagai tentara-tentara Kristus harus BERPERANG dengan PENGUASA KEGELAPAN. Karena level kita bukan lagi melawan diri sendiri (daging), tetapi berperang melawan Penguasa Kegelapan. Namun dalam melakukan peperangan itu, kita harus selalu tanya ROH KUDUS, karena kita HARUS lakukan dengan ketepatan dan kepekaan dalam ketaatan. Saat ini kita sebagai gereja TUHAN seringkali menjadi terkotak-kotak karena paradigma yang terbentuk selama ini diantara kita. Seringkali kita sudah terlena di zona nyaman sehingga kita tidak mempersiapkan diri akan lawatan TUHAN yang sedang terjadi. Untuk itulah ada beberapa hamba Tuhan yang diberi penglihatan oleh TUHAN bahwa akan ada sesuatu yang dahsyat akan terjadi di Indonesia. Ada goncangan secara fisik yang akan terjadi di Indonesia. Ada penglihatan yang melihat bahwa daerah – daerah di Indonesia berdiri tenda- tenda bencana. Itu terjadi bila kita sebagai gereja TUHAN masih suam-suam kuku. Goncangan ini TUHAN izinkan dengan maksud yang luar biasa, agar terjadi persatuan di antara gereja TUHAN (kesatuan hati) dan saat itulah waktu kita sebagai tentara Kristus untuk tampil dalam melayani kaum kedar untuk memperkenalkan Kristus kepada mereka. Kita sebagai alat perpanjangan tangan TUHAN atas mereka. Kita harus punya kesepakatan dengan TUHAN dan kesatuan dengan sesama tubuh Kristus yang lain. Saat ini dunia sedang menyoroti INDONESIA. Lawatan atas dunia dimulai dari INDONESIA. Beberapa pendoa di CHINA berkata, bahwa China sedang benar- benar menantikan orang- orang dari Indonesia untuk membawa API lawatan TUHAN ke China. Lawatan China dimulai dari Indonesia. Tapi Indonesia tidak siap menerima lawatan TUHAN, TABUT TUHAN turun, karena Indonesia terutama gereja- gereja TUHAN saat ini berada di zona aman dan tidak ingin bergerak dari zona aman tersebut. Seringkali zona aman di dalam diri anak – anak TUHAN adalah kesombongan, kepentingan diri sendiri, cinta dunia, cinta uang, kemunafikan, ke-glamour-an. Salah satu daerah di Indonesia yang menjadi sosrotan terpenting adalah PAPUA. PAPUA merupakan GOLDEN GATE (Gerbang Timur), bila secara geografis bila diukur dari Yerusalem (titik terjauh ke arah timur). Lawatan dimulai dari gerbang timur. Untuk itu PAPUA merupakan salah satu titik terpenting. Di PAPUA, di alam roh, ada tembok besar yang menghalangi lawatan terjadi. Di PAPUA, ada sebuah hewan Naga Hitam yang di keramatkan oleh penduduk PAPUA yang ditempatkan di sebuah gunung dan penduduk asli memberikan persembahan kepada naga tersebut. Iblis benar-benar pegang kuat PAPUA, karena PAPUA adalah GOLDEN GATE. Untuk itu iblis tidak akan dengan mudah melepaskan PAPUA. Itulah tugas kitas sebagai tentara Kristus untuk memerangi itu. Inilah realita nya, kondisi bangsa kita yang sebenarnya. Marilah kita selalu membawa bangsa ini dalam doa-doa kita.
POKOK DOA :
1. Kesatuan antar gereja
2. Hati-hati gembala agar memiliki KERENDAHAN HATI dan HATI HAMBA
3. Doktrin / paradigma yang menjadi penghalang pemersatu
4. Acara Rally Pendoa Syafaat seluruh dunia yang akan diselenggarakan di Indonesia tahun 2012.
5. Papua secara keseluruhan menerima lawatan TUHAN ( banyak penginjilan yang masuk )
6. Kawal doa agar bagian / jatah kita secara pribadi, kelompok, gereja, pelayanan, tidak dicuri iblis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.