Dengan lidah engkau memuji diri sendiri betapa merasa baik dan kudusnya dirimu supaya banyak orang tahu engkau merasa sebagai anak/hamba allah tapi di belakang engkau menikam sesama hamba tuhan seperti pencuri melempar pisau untuk menikam dari belakang kepada hambanya yang sedang menginjili dan menjadi batu sandungan di ladang pelayanan tuhan.
Dengan lidah engkau ingin di anggap orang suci anak allah tapi tetap melakukan dosa yang sama berulang kali, ingin di puji sebagai hamba suci. ingin di anggap melakukan kebaikan kepada banyak orang dan penginjilan supaya di anggap orang kudusnya Allah tetapi sebenarnya engkau hanya ingin mencari hormat dari manusia dan sombong rohani seolah-olah engkau orang kudus-NYA padahal engkau bagaikan kayu kering yang mudah terbakar oleh nyalanya api tuhan di pembakaran kekal pada akhirnya. itulah upahnya bagi hamba palsu yang sok suci dan sombong rohani. Dengan lidah engkau menyerang hamba allah lain dan menjadi batu sandungan bagi penginjilan hamba Allah, engkau merasa bahwa engkau lebih rohani dan lebih baik, lebih kudus lebih benar dari mereka dan mencari - cari kesalahan mereka tapi kesalahanmu sendiri tidak kau perhatikan padahal engkau tidak lebih dari lidah beracun yang membakar hanguskan pelayanan hamba-NYA yang sejati saudara - saudara hindarilah orang seperti ini karena mereka bagaikan domba berbulu serigala. mereka tidak sadar dosa kesombongan telah merasuk di dalam hati dan jiwa mereka yang gelap tetapi mereka tidak juga menyadarinya dan tetap memuji diri sendiri di hadapan orang banyak dengan memakai firman allah seolah-olah tuhan besertanya dan selalu menolongnya dan menyiarkan betapa baiknya dirinya seolah - olah tuhan beserta selalu di tiap perbuatan dan perkataannya. mereka seperti jerat yang ingin menyesatkan banyak orang dengan cerita kebohongan rohani dari bibirnya yang licin seolah olah dari allah dengan harapan orang percaya bahwa dia anak allah yang kudus, orang seperti ini senang dengan sanjungan dan tidak akan berhenti menerima sanjungan selama-lamanya.
Dengan lidah engkau berkata - kata dalam hatimu bahwa engkau melakukan hal baik kepada sesama untuk tuhan. seandainya engkau berbuat baik kepada sesama biarlah mereka mengetahuinya dengan sendirinya dan tidak perlu di beritakan ke seluruh dunia, hindarilah dosa sombong rohani ingin terlihat kudus di hadapan manusia dan mendapat pujian tetapi cukuplah tuhan yang tahu perbuatanmu itu dan ia telah mendapatkan upahnya. hindarilah dan malulah serta sadar engkau telah melakukan dosa lidah, sombong hati menyombongkan diri menganggap lebih kudus dari hamba lainnya dan dalam hatimu tetap engkau memfitnah, mencuri, memutar balikan fakta, mencari-cari kesalahan orang lain, memutarbalikan fakta, bersilat lidah, menghina hamba kudusnya tetapi engkau tidak juga sadar atau bertobat malahan dengan lidah dan hatimu memuji diri sendiri betapa baiknya dirimu dan betapa tuhan mengasihimu, tetapi tetap hati dan lidahnya menghakimi dan menghujat hamba tuhan yang di urapi allah, engkau sombong rohani padahal tidak semua berkat datangnya dari tuhan tapi dari si jahat/roh jahat. sadarilah bahwa lidahmu seperti racun yang mematikan bagi orang lain dan hamba tuhan yang sejati dan sengaja ingin mematikan pelayanan orang lain dengan tujuan yang jahat dalam hatimu. bibir bisa saja mengatakan hal-hal baik tentang diri sendiri betapa baik perbuatannya padahal tidak ada yang tahu tetapi hanya tuhan yang tahu. maka pujilah tuhan dengan lidahmu, tuhan harus menjadi terbesar tetapi engkau menjadi terkecil dan rendah hati, tolaklah pujian dari orang lain tapi biarlah nama tuhan yang selalu di puji, di agung-agungkan dan di sembah. selidiki aku, lihat hatiku.. apakah sungguh aku mengasihimu yesus, kau yang maha tahu dan menilai hidupku tak ada yang tersembunyi bagi-MU.
Peringatan bersama saudara-saudari berhati - hatilah dengan hamba tuhan, penginjil, pendeta, anak allah yang selalu menyanjung diri sendiri, ingin terlihat kudus dengan perkataannya dan senang di puji orang lain karena bagi tuhan hamba palsu seperti ini sudah ada upahnya BAGI orang yang sombong rohani, merasa lebih kudus dari hamba lainnya dan degil hati serta lidah yang menyembur-nyembur kesombongan bagaikan lidah racun kesombongan, hati dusta, memfitnah, degil hati, penyakit mereka adalah senang meributkan hal kecil, merasa diri paling benar, cemburu/iri hati karena pelayanan penginjilan hamba tuhan yang lainnya, dan senang mengobarkan kebencian, dan iri hati hanya ingin mendapat pengakuan bahwa ia yang paling kudus dan benar dan tetap tidak mau bertobat mengubah hati dan perbuatannya yang sesat yang yang hatinya penuh dengan kebencian dan dendam ia telah mendapat upahnya dan binasa di pengadilan api murka kekekalan allah.
Andaikan tuhan datang hari ini ya tuhan biarlah hamba menjadi yang terkecil dari para hambamu dan kuduskanlah hamba supaya di layakkan di pengangkatan dan tidak tertinggal, betapa harus kudusnya kita di akhir zaman ini untuk menyambut mempelai pria di awan-awan janganlah tertinggal hanya karena dosa kesombongan rohani dan merasa paling kudus, benar karena semuanya itu adalah sia-sia belaka.
Ketika manusia melihat dan mencari - cari kelemahan serta keburukan sesamanya maka sesungguhnya ia telah menghakimi orang itu. Dan, apabila mata hanya melihat keburukan dan pikiran hanya mengingat kesalahan orang lain, maka kita tidak akan mampu melihat kebaikan - kebaikan yang sudah Tuhan lakukan kepadanya. Selain itu, jika manusia sanggup membenci, membalas dan iri hati serta tidak mampu mengampuni maka sesungguhnya ia mengerdilkan kuasa Tuhan dan tidak bersyukur bahwa manusia yaitu segala yang hidup-pun adalah karya-Nya.
- Dengan lidahmu engkau menipu untuk memperkaya diri sendiri
- Dengan lidahmu engkau menipu untuk mendapatkan pemenuhan keinginan duniawimu
- Dengan lidahmu engkau bersumpah palsu tentang sesamamu
- Dengan lidahmu engkau menghujat hamba tuhan yang di urapi-NYA
- Dengan lidahmu engkau menyombongkan diri dalam hatimu merasa lebih kudus, lebih benar dari hamba lainnya dan mencari pengakuan, ketenaran, dan hormat dari manusia seolah-olah engkau kudus rupawan di hadapan Allah dan manusia. terkutuklah manusia jika ia tidak kaya di hadapan Allah.
- Dengan lidahmu engkau memfitnah dan melempar kesalahan di belakang orang lain bagaikan pencuri menikam dari belakang dan tidak menyadari kesalahanmu sendiri apalagi bertobat. tuhan sangat mengutuk orang seperti ini. jauhilah mereka dan berhenti menyanjung hamba allah yang palsu terlihat dari buah-buah perbuatannya. bibir bisa saja mengaku melakukan hal-hal baik kepada sesama tetapi hanya bapa yang tahu siapa engkau, apa yang kau perbuat dan isi hatimu suatu hari semua pasti terungkap.
- Bertobatlah dan jangan melakukan kesalahan yang sama selalu. relakan dirimu di koreksi tuhan agar di benarkan oleh Allah sebelum terlambat.
ayat pendukung:
Yakobus 3:5-8 (ILT3)
5 Demikian juga lidah, sebagai anggota tubuh yang kecil, namun dia membual hal-hal yang besar. Lihatlah api yang kecil, betapa pun lebatnya hutan, dia bisa mengobarkannya.
6 Lidah pun adalah api, suatu dunia kejahatan. Lidah ditempatkan sedemikian rupa di antara anggota tubuh kita hingga menodai seluruh tubuh dan membakar rangkaian kehidupan, sementara ia sendiri akan dibakar oleh api neraka.
7 Sebab seluruh margasatwa, baik binatang liar dan burung-burung, baik binatang melata dan yang berkeriapan di laut, dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia.
8 Namun tidak seorang pun yang mampu menjinakkan lidah, dia adalah suatu kejahatan yang tidak dapat dikendalikan, penuh racun yang mematikan.
Alkitab menyebutkan, "Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah dalam kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.” Yeremia 9: 23-24
ayat pendukung:
II korintus 11:17
apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah."
tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemulia-Nya, mengapa aku masih di hakimi lagi sebagai orang berdosa"?
apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah."
II korintus 12:16
"baiklah aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya"
roma 3:7tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemulia-Nya, mengapa aku masih di hakimi lagi sebagai orang berdosa"?
Amsal 16:18 – Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.
Yesaya 5:15 - Maka manusia akan ditundukkan, dan orang akan direndahkan, ya, orang-orang sombong akan direndahkan.
KATA-KATA BIJAK:
KATA-KATA BIJAK:
bercerita buruk tentang seseorang di belakang orangnya adalah jahat (amsal 15:28) (amsal 17:4)
jika ada orang yang suka membicarakanmu di belakangmu, itu bukti kondisi mereka memang di belakangmu. (mazmur 59:13)
tersenyumlah lebar jika mereka berbicara buruk tentang dirimu, saat mereka ada di sekitarmu (amsal 21:23)
tidak perlu merespon perkataan orang negatif itu, karena responmu makanan yang di tunggunya, dan jika di respon mereka akan terus melakukannya. jika tidak, karena tidak ada makanan, mereka akan mati sendiri dan berhenti (amsal 18:8)
ketahuilah dan ingatlah, saat seseorang berbicara tentang orang lain kepadamu, begitulah mereka akan berbicara kepada orang lain tentang dirimu. (amsal 10:31)
mulai sekarang berhentilah bicara buruk tentang orang lain di belakang mereka.aku mengasihimu.
Orang yang sombong tidak dapat melihat kesalahan dan siapa dirinya yang sesungguhnya.
berikut adalah ilustrasi pendeta park yong gyu:
amin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.