Ini ada mimpi seorang teman, kita baca ya
Mimpi tunggu detik-detik pengangkatan. Suasana tenang, tiba-tiba gak tau bagaimana saya merasa sepertinya Yesus mau datang kedua kali. Saya ada diluar rumah berdiri di depan laboratorium klinik ASA dekat rumah. Saya tunggu cukup lama sampai akhirnya mama saya mencari saya ke depan rumah taunya lihat saya di depan lab itu & mama saya mengajak saya untuk pulang ke rumah, tapi saya bilang ke dia untuk tunggu sebentar lagi baru saya masuk & setelah itu mama masuk lagi tapi saya masih tetap menunggu di depan halaman klinik laboratorium yang ada di sebelah rumah.
Makin lama makin banyak orang yang bertanya "kamu lagi menunggu apa?". Terus dalam mimpi saya menjelaskan jujur kalau Yesus sudah mau datang sebentar lagi. Banyak yang tidak percaya dan tertawa lalu pergi meninggalkan saya sendiri, mereka mengabaikan saya berdiri di depan halaman laboratorium klinik itu & aku juga melihat di seberang jalanan ada jejeran kios penjahit dan kios yang menjual snack makanan kecil masih beraktivitas seperti biasa.
Para penjahit yang berasal dari berbagai macam daerah seperti padang, surabaya, dll mereka tetap beraktivitas seperti biasa, mereka tetap menjahit. Tapi ternyata ada beberapa orang yang berkumpul di dekat saya karena mereka penasaran dengan apa yang saya katakan bahwa Yesus sedikit lagi akan datang menjemput orang percaya.
Banyak dari mereka ikut menunggu di pinggir trotoar bersama saya. Mereka juga cukup lama menunggu, tapi lama-kelamaan mereka mulai jenuh menunggu & menggerutu sambil bertanya kepada saya "mana? Katanya Yesus sedikit lagi sudah mau datang? Detik-detik sudah berlalu dan Yesus belum juga datang.
Terus saya bilang "sabarlah sebentar, sedikit lagi Dia datang, tetap percaya dan nantikanlah Dia". Mereka akhirnya sabar menanti, meskipun raut mukanya terlihat dipaksakan untuk bersabar & sedikit mengeluh.
Aku berdiri di trotoar & beberapa meter ke arah jalan utama ada sebuah gereja bernama gereja Koinonia, posisi badanku menghadap ke arah gereja itu. Tapi, ada seorang ibu-ibu tua di sebelah saya dia menghadap ke arah sebaliknya, membelakangi saya
Ketika dia melihat ke langit nampak ada sesuatu yang aneh. Seperti awan tapi bukan awan. Mau bilang itu titik seperti bulan tapi juga bukan. Makin lama dia amati lalu dia menjadi sadar sosok itu makin jelas, seperti sesosok manusia. Tiba-tiba dia berteriak histeris.
"Semuanya, lihat ke langit...!!! Itu YESUS...!!!". Tiba-tiba semua orang di sekeliling saya langsung membalik badan, lalu melihat ke langit. Terlihat jelas Yesus datang dengan mukaNya yang bercahaya dan berjubah putih mengkilat sambil membuka tanganNya. Semua orang saat itu juga histeris dan berkata "akhirnya Yesus datang juga, ada yang bersujud sampai mukanya menyentuh tanah dan berkata "terima kasih, Tuhan" sambil terus menangis. Saya juga dengan spontan bersujud sampai dahi saya menyentuh trotoar dan mengangkat kedua tangan saya ke atas lalu berkata "akhirnya Yesus, engkau menggenapi nubuatan ini
ðŸ˜". Ketika Yesus sudah hampir sampai ke bumi (masih dalam posisi melayang di udara), banyak merpati yang keluar dari Yesus. Saat itu saya yang masih dalam posisi mengangkat kedua tangan menangis terharu & berteriak histeris "angkatlah aku, Yesus!!!".
ðŸ˜". Ketika Yesus sudah hampir sampai ke bumi (masih dalam posisi melayang di udara), banyak merpati yang keluar dari Yesus. Saat itu saya yang masih dalam posisi mengangkat kedua tangan menangis terharu & berteriak histeris "angkatlah aku, Yesus!!!".
Tiba-tiba secara mendadak ada sebuah kertas yang dilipat dua jatuh dari langit, ketika dibuka ternyata berisikan tulisan tangan seperti tulisan tangan resep dokter. Isinya tentang jadwal kedatangan Yesus & apa yang akan segera terjadi di bumi. Lalu saya pulang ke rumah, ternyata ketika sampai di halaman rumah saya sudah ada rekan pelayanan saya dan pegawai lama saya yang keluar karena dulunya dipecat orang tua saya setelah ketahuan mencuri uang di toko milik orang tua saya, namanya Antonia Tunliu.
Saya mendadak berkata kepadanya, "sudahlah, yang lalu biarlah berlalu, Yesus sudah datang, kok. Tidak ada lagi dendam atau masalah yang patut untuk dibahas lagi. Ini adalah episode terakhir kehidupan manusia. Semuanya harus menjadi cerita bahagia".
Akhirnya saya berjabatan tangan dengannya disaksikan banyak orang di rumah saya. Worship Leader (yang dalam dunia nyata adalah rekan sepelayanan saya, namanya Maggie Jayden), mulai menyanyi diikuti kita semua, judul lagunya adalah "kuduslah Tuhan". Saya sampai tidak dapat tahan untuk tidak menangis. Selesai ibadah, mulai masuk sesi share. Worship Leader mulai bertanya "kertas apa yang kamu pegang? Kayaknya saya melihat kamu menjaganya dengan baik"
Lalu saya bercerita bahwa ini adalah kertas yang berisikan jadwal kegiatan apa saja yang akan terjadi ketika kedatangan Yesus kedua kalinya terjadi. Worship Leader itu kaget & berkata "Masa? Sampai sebegitu detailnya?". Kemudian dia minta untuk melihat isinya & kita semua menelitinya berdasarkan firman lalu kita menjadi takjub sendiri & dengan sungguh-sungguh menanti giliran pengangkatan karena masih akan peristiwa Israel dikepung , Bait Allah dinajiskan, dll.
Lalu setelah itu kita yang hidup di Perjanjian Baru, dalam kasih karunia akan mendapatkan giliran satu-persatu untuk pengangkatan & bertemu Yesus. Penantian berlanjut!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.