Dalam sebuah wawancara dengan Richard Shaw, seorang pembuat film Kristiani, sutradara film Torah Codes: End to Darkness, seorang pengarang yang produktif dan ahli Bible Code, Rabbi Mattiyahu Glazerson mendemonstrasikan bagaimana serangkaian frase kata-kata Ibrani memberikan petunjuk bahwa tahun Ibrani 5776 (2015-2016) akan merupakan tahun yang signifikan bagi kemunculan Messiah.
Tahun Ibrani dihitung sejak Penciptaan dan dimulai pada Hari Raya Yahudi Rosh Hashana, yang selalu jatuh pada bulan September atau Oktober dalam kalender Gregorian. Terbenamnya matahari pada tanggal 13 September 2015, memulai tahun baru Ibrani 5776.
Kenapa penanggalan Ibrani berganti pada petang hari, dan bukannya tengah malam (atau dini hari)? Ketika hari-hari dihitung di dalam Kitab Suci, petang hari datang sebelum pagi hari, seperti yang tertulis di dalam Kejadian:
Dan jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
Kejadian 1:5b (ILT)
Jadi, dalam Yudaisme, setiap hari baru selalu dimulai pada saat petang.
Supaya dapat memahami pernyataan Rabbi Glazerson bahwa ada banyak petunjuk tentang tahun Ibrani 5776, yang berlangsung antara September 2015 - Oktober 2016, yang sesuai untuk kemunculan Messiah, perlu untuk mengenal apa yang disebut dengan gematria, sistem numerologi Ibrani.
Dalam gematria, seluruh abjad Ibrani memiliki nilai numerik. Nilai numerik dari sebuah kata, frase atau kalimat diperoleh hanya dengan menjumlahkan nilai numerik tiap-tiap huruf. Dalam video wawancara, dimulai pada saat menit 2:07, Glazerson membaca dan menterjemahkan delapan frase Ibrani dan kalimat yang semuanya memiliki nilai numerik 776. Terjemahan Indonesia untuk delapan frase Ibrani yang disebutkan Glazerson adalah:
Elohim Abraham, Elohim Yitschaq, Elohim Yaqob = 776
Kerajaan Daud akan kekal = 776 (Messiah adalah seorang keturunan Raja Daud)
Kembalilah kepada-Ku dan Aku akan kembali kepadamu = 776
Elohim berkata, "Aku akan melakukannya bagi diri-Ku. Demi diri-Ku Aku akan melakukannya." = 776
Kembalilah kepada-Ku seperti anak-anak yang nakal. = 776
Kerajaan-Mu akan kekal = 776
Kerajaan terakhir = 776
Dan yang terakhir paling menarik:
Kedatangan Messiah = 776
Ketika ditanyai oleh Shaw, Glazerson menjelaskan kenapa angka numerik dari semua frase ini 776 dan bukan 5776, yang adalah angka lengkap dari tahun Ibrani. "Karena kamu lihat, menurut tradisi kami (Yahudi), Messiah akan datang dalam millenium ini – yang keenam. Itulah sebabnya angka itu tidak mencantumkan 5 di sini, karena sudah menjadi pemahaman umum jika kamu berbicara tentang Messiah, kamu menghubungkannya dengan 5000, yaitu milenium keenam."
Apakah Bible Code itu?
Bible Code (הצופן התנ"כי, haztofen hatanachi), juga disebut Torah Code, atau Sandi Alkitab, adalah serangkaian pesan rahasia yang tersembunyi di dalam teks huruf-huruf Torah Ibrani. Kode-kode tersembunyi ini digambarkan sebagai suatu metode di mana huruf-huruf tertentu dari teks Kitab Suci dapat terpilih dengan jarak interval yang sama, untuk mengungkapkan suatu pesan lain yang tersembunyi. Meskipun Bible Code sudah didalilkan dan dipelajari selama berabad-abad, topik ini menjadi populer karena buku tulisan Michael Drosnin, The Bible Code, dan film The Omega Code.
Banyak contoh-contoh telah didokumentasikan pada masa yang lampau. Salah satunya, dengan mengambil setiap huruf ke-50 dari Kitab Kejadian dimulai dengan huruf 'taw' yang pertama, akan tereja kata Ibrani "torah." Pola yang sama terulang kembali pada Kitab Keluaran. Komputer modern sekarang telah digunakan untuk mencari pola yang sejenis dengan variable yang lebih kompleks, ini telah dipublikasikan sebagai "tantangan puzzle" di dalam tinjauan jurnal akademik pada tahun 1994.
Kejadian 1:1-4. Biblia Hebraica dari edisi Kittel's (BHK) 1909. Empat huruf, dengan interval 50 huruf terpisah, dimulai dari huruf 'taw' pada ayat pertama, membentuk kata תורה (Torah).
Keluaran 1:1-6. Biblia Hebraica dari edisi Kittel's (BHK) 1909. Empat huruf, dengan interval 50 huruf terpisah, dimulai dari huruf 'taw' pada ayat pertama, membentuk kata תורה (Torah).
Dampak keberadaan adanya Bible Code di dalam teks-teks Kitab Suci Ibrani menunjukkan bahwa Kitab Suci itu bukan tulisan acak yang dikarang oleh manusia. Namun ada desain dan ilham Ilahi yang disembunyikan selama lebih dari 3000 tahun. Bible Code juga membuktikan bahwa letak tiap-tiap huruf Ibrani di dalam teks Kitab Suci tidak mengalami perubahan selama ribuan tahun. Fenomena ini riil, bukan hasil suatu penipuan atau kekeliruan komputer dan dapat dibuktikan secara ilmiah. Fenomena ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan belaka. Kemungkinan terjadinya sandi Alkitab ini secara kebetulan atau tanpa direncanakan adalah 1 banding beberapa miliar.
Nama asli Yesus, Yeshua ditemukan sebagai sandi di seluruh Perjanjian Lama. Nama Yeshua ditemukan sebagai sandi dalam ayat yang paling mula-mula sekali, yakni Kejadian 1:1, dimulai pada kata "Pada mulanya" (Ibrani: B'raisheet), mulai huruf kelima yakni huruf Ibrani 'yod'. Dengan menghitung maju mencapai setiap huruf ke-521, kita dapat membaca huruf-huruf dari kata-kata "Yeshua Yakhol," yang artinya "Yeshua sanggup."
Contoh lain, dalam teks Yesaya yang menubuatkan kesengsaraan dan pengorbanan Tuhan Yesus untuk menebus umat-Nya dari dosa:
Namun YAHWEH berkehendak untuk meremukkannya, membuatnya sakit. Sekiranya dia menaruh jiwanya sebagai persembahan penghapus salah, dia akan melihat benihnya, dia akan memperpanjang hari-harinya, dan dalam tangannya kehendak YAHWEH akan berhasil.
Yesaya 53:10 (ILT)
Dimulai pada huruf Ibrani kedua 'yod' dari frase kata "dia akan memperpanjang hari-harinya" (Ibrani: ya'arik), dengan menghitung maju setiap huruf ke-20, akan muncul frase kata "Yeshua Shmi" yang artinya "Yeshua adalah Nama-Ku." Yeshua adalah korban penebus dosa umat manusia.
Bible Code terbaru mengungkap implikasi Messianik kerjasama Iran, Rusia dan Syria
Pesan ilahi mengenai Damshik. “Lihatlah, Damshik telah diubahkan dari sebuah kota, dan dia akan menjadi timbunan puing.
Yesaya 17:1 (ILT)
Dengan keberadaan Rusia dan Iran yang tanpa diragukan lagi mendukung Presiden Syria Bashar al-Assad dengan mengirimkan pasukan dan senjata ke Syria, video Bible Code yang baru dirilis mengungkapkan kerjasama yang memiliki implikasi Messianik bagi bangsa Yahudi.
Ahli Bible Code internasional Rabbi Mattiyahu Glazerson menjelaskan bahwa langkah kerjasama baru-baru ini antara Rusia, Iran dan Syria untuk menopang berdirinya Assad merupakan satu langkah di dalam proses penebusan final.
Di dalam tabel Bible Code, yang berasal dari Kitab Ulangan, Glazerson menunjukkan kode-kode yang tersembunyi di dalam teks Kitab Suci yang menggambarkan situasi terkini, seperti Rusiya (Rusia) dan b'Suria (di Syria), Iran dan huruf-huruf Ibrani tav, shin, ayin dan vav (תשעו), yang memiliki nilai numerik 776. Ini merujuk kepada tahun 5776, tahun Ibrani sekarang ini.
Glazerson menunjukkan pada bagian akhir ayat Ulangan 6:14 dan Ulangan 6:15, yang tampak di tabel, menyatakan secara persis rencana yang dimiliki Iran yang disiapkan bagi Israel:
"… bangsa-bangsa yang ada di sekelilingmu, sebab, YAHWEH, Elohimmu, adalah Elohim yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya murka YAHWEH, Elohimmu, tidak membakar dan membinasakan engkau dari muka bumi."
Ulangan 6:14-15 (ILT)
Bagi bangsa Israel, Iran termasuk "bangsa-bangsa yang ada di sekeliling." Pemimpin Iran secara berulang-ulang menyatakan bahwa tujuan mereka adalah menghapuskan Israel dari peta bumi. Pernyataan terakhir baru-baru ini diucapkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang bersumpah bahwa Israel tidak akan ada lagi dalam waktu 25 tahun.
Untuk menyimpulkan penjelasannya soal Iran, Glazerson menunjuk kata aish (api) dan Iran, yang merujuk kepada senjata-senjata Iran, demikian juga beberapa tempat di tabel Bible Code dimana kata geula (penebusan) dan moshiach (Messiah) ditemukan.
Perhatiannya bergeser ke bagian tengah tabel, Glazerson menunjukkan kata teshuva (pertobatan). Seperti yang dia jelaskan dalam video-video Bible Code terdahulu, rabbi ini menghubungkan dua topik penting di Timur Tengah, yaitu pergolakan dan penebusan. Glazerson mengatakan ancaman-ancaman dari negara-negara di sekeliling bertujuan mendorong orang Yahudi untuk bertobat, supaya jangan mereka ditaklukkan kepada kekuasaan musuh-musuh mereka.
"Jika kamu mengikuti sebagian tabel-tabelku mengenai Mashiach (Messiah)," Rabbi Glazerson mengatakan, "menurut apa yang dikatakan para Rabbi kami di dalam Talmud (kumpulan kebijaksanaan rabbinic yang paling penting di dalam Yudaisme), jika orang Yahudi tidak bersedia teshuva (bertobat), Elohim akan mengangkat atas mereka seorang pemimpin yang kejam, seperti Haman di Persia (sekarang Iran) dan dia akan mengancam memusnahkan mereka."
Glazerson juga menjelaskan bahwa angka numerik untuk frase “hamelech hakashe k’haman” (Seorang raja yang keras seperti Haman) adalah 620 dan angka numerik ejaan untuk Barack Obama Iran juga sama 620.
Sama seperti Elohim dengan jelas menyatakan penghukuman akan menimpa bangsa Yahudi, Dia juga dengan jelas menunjukkan jalan kelepasan di dalam Bible Code. "Mereka harus melakukan teshuvah untuk diselamatkan," kata Glazerson. "Karena itu di dalam tabel yang menunjukkan bahwa ada sebuah ancaman besar atas Israel, supaya dengan itu kami berharap akan membawa mereka kepada pertobatan. Kami memiliki kedua sisi."
Note:
Meskipun fakta keberadaan Sandi Alkitab tidak terbantahkan, namun segala ramalan atau nubuat tentang kedatangan Messias perlu disikapi dengan sangat hati-hati. Karena Tuhan Yesus sendiri menyatakan dengan jelas bahwa sebelum kedatangan-Nya, akan muncul banyak Messias palsu:
Dan seraya menanggapi, YESUS berkata kepada mereka, “Perhatikanlah, janganlah seorang pun menyesatkan kamu!
Sebab banyak orang akan datang atas Nama-Ku dengan mengatakan: Akulah Mesias; dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
Matius 24:4,5 (ILT) \
Hal ini juga ditegaskan kembali oleh Paulus:
Dan kami meminta kamu, saudara-saudara, sehubungan dengan kedatangan Tuhan kita YESUS Kristus dan berkumpulnya kita pada Dia, supaya kamu tidak cepat digoncangkan oleh pikiran, tidak pula ditakutkan, baik oleh roh ataupun oleh perkataan ataupun oleh surat yang seakan-akan melalui kami, bahwa seolah-olah hari Kristus telah tiba.
Biarlah tidak seorang pun menyesatkan kamu dengan cara apa pun, kecuali bahwa pertama-tama kemurtadan itu datangdan manusia pendosa, yaitu anak kebinasaan itu disingkapkan, yakni dia yang menentang dan meninggikan dirinya atas segala sesuatu yang disebut ilah atau sesuatu yang disembah, sehingga dia duduk sebagai ilah di tempat kudus Allah sambil memamerkan dirinya bahwa dia adalah Allah.
2 Tesalonika 2:1-4 (ILT)
Baca juga:
Referensi:
The Bible Code (Sandi Alkitab) - Michael Drosnin
Signature of God (Tanda Tangan Allah) – Grant R. Jeffrey
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.