animasi-bergerak-bunga-mawar-0017animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0152animasi-bergerak-bunga-mawar-0149animasi-bergerak-bunga-mawar-0017

Minggu, 31 Juli 2016

SUARA SANGKAKALA TERDENGAR DI LANGIT INDONESIA



Tak hanya di Eropa yang sedang heboh soal 'terompet sangkakala'. Di Jakarta juga sedang geger suara terompet sangkakala yang terdengar dari langit. Banyak warga kemudian mengabadikan dan mengunggahnya ke Youtube.


Ada fenomena menarik terjadi di Jakarta. Terdengar suara gemuruh mirip suara terompet dari langit Jakarta. Suaranya mirip suara terompet yang tengah ramai diperbincangkan, bergemuruh dan tak jelas dari mana asalnya. Suara gemuruh tersebut terdengar sekitar pukul 06.00-07.00 WIB, di wilayah Condet, Jakarta Timur, hari Jumat (11/9/2015).

Suara itu terdengar seperti suara pesawat terbang hendak landing namun suaranya berbeda. Saat suara pesawat terbang lewat pun suara itu masih terdengar. Gemuruh seperti terompet ini terdengar keras selama beberapa detik, kemudian pelan dan keras lagi selama beberapa detik dan siklusnya seperti itu selama sekitar satu jam.


  
Sebelumnya tanggal 6 Juni 2015 suara seperti sangkakala ini juga terdengar di Bantul Yogyakarta.

Apa yang Menyebabkan Suara Terompet Misterius di Langit di Seluruh Dunia?

Di seluruh dunia, orang-orang merekam suara sangat keras yang berasal dari langit. Dalam banyak kejadian, suara mengerikan ini kedengaran seperti suara tiupan sangkakala.

Jadi kita mesti bagaimana menyikapi suara-suara "kiamat" ini? Perlukah kita khawatir? Yang kita tahu pasti, ini fenomena global di seluruh dunia. Selain di seluruh Amerika Serikat dan Kanada, suara-suara ini juga direkam di Jerman, Hungaria, Republik Czech, Denmark, Swedia, Inggris, Kosta Rika, Ukraina, Perancis, dan juga Indonesia. Jika Anda masuk ke YouTube dan memasukkan keyword "strange sounds", Anda bisa menemukan ratusan hasil pencarian dari seluruh dunia.

Tentu saja banyak ilmuwan yakin harus ada penjelasan rasional dari suara-suara aneh ini. Beberapa teori mengatakan ini terjadi karena tindakan fracking (proses injeksi cairan tekanan tinggi kedalam bebatuan bawah bumi, lubang bor, dan sebagainya, dengan tujuan membuka paksa rekahan bebatuan yang ada untuk mengeluarkan gas atau minyak), "ledakan bebatuan", pengeluaran gas tekanan tinggi, tekanan atmosfer atau "suara background" alami dari planet kita sebagai penyebab, tapi tidak satu pun teori ini sudah terbukti. Dua hal yang pasti – suara-suara ini menyeramkan, dan terus-menerus terjadi.

Dan fenomena ini sekarang benar-benar mendapatkan banyak perhatian. Hanya dalam beberapa bulan, telah menjadi berita utama di sumber berita di seluruh dunia. Contohnya, berikut ini ringkasan fenomena suara sangkakala dari artikel di New York Post

Klip video dari seluruh dunia yang menangkap suara sangkakala menyeramkan yang berasal dari langit – tapi tidak ada yang bisa benar-benar menjelaskan apa penyebabnya.

Sejumlah orang telah membuat film mengenai suara misterius dalam kurun waktu 10 tahun.

Video ini kejadian terakhir yang terjadi di Jerman






Yang ini dari British Columbia, Kanada












Suara aneh dari seluruh dunia periode 2013






Dari seluruh dunia periode 2011-2012



















Berikut ini teori yang dimuat di surat kabar Daily Mail
Gesekan lempeng tektonik – Lempeng tektonik adalah kepingan-kepingan kerak bumi yang merupakan lapisan paling luar, yang kesemuanya disebut litosfer. Lempeng-lempeng ini tebalnya sekitar 100 km dan terdiri dari 2 jenis material utama: kerak lautan (disebut sima, berasal dari silikon dan magnesium) dan kerak benua (disebut sial, berasal dari silikon dan aluminium). 
Tekanan atmosfer – Tekanan atmosfer didefinisikan sebagai gaya per satuan luas yang menekan suatu permukaan yang berasal dari berat udara diatas permukaan itu. 
Kereta listrik – Suara-suara yang berasal dari kereta-kereta sebagai reaksi gesekan dengan jalur rel dan kawat kabel listrik. 
Konstruksi – Pekerjaan konstruksi, khususnya yang terjadi saat bersamaan di wilayah tertentu, dapat menimbulkan suara sejenis. 
Alien – Mungkinkah alien dari langit, sedang menjelajahi Bumi? 
Senjata HAARP – Rumor yang terus-menerus berkembang menyatakan pemerintah Amerika Serikat menggunakan senjata rahasia untuk pertahanan dan modifikasi cuaca, dengan High Frequency Active Auroral Research Program (HAARP). HAARP merupakan susunan antena radio yang menembakkan gelombang radio berkekuatan tinggi ke atas untuk memanaskan lapisan atmosfer. Gelombang ini diserap lapisan ionosfer pada ketinggian 100-350 km, mempercepat gerakan elektron, dan memanaskan ionosfer. Dampaknya bermacam-macam, seperti: 
Menghancurkan Sabuk Van Allen (radiation belt remediation
Menciptakan Cermin Ionosfer Buatan (Artificial Ionospheric Mirror (AIM)) 
Menciptakan gelombang ELF yang bisa didengar diseluruh dunia 
Menciptakan awan plasma
Menciptakan cahaya udara dengan gelombang radio HF dan/atau asap pembuangan semburan roket 
Melubangi ionosfer
Modifikasi medan magnet bumi untuk mendeteksi struktur dibawah tanah. 
Kiamat dan 7 Malaikat dengan 7 Sangkakala – Tujuh sangkakala ditiup malaikat satu per satu, sebagai tanda peristiwa-peristiwa penghakiman atas bumi, dalam penglihatan Wahyu Yesus Kristus kepada Rasul Yohanes di Pulau Patmos. Ini yang paling menakutkan, karena menjadi tanda malapetaka-malapetaka akhir zaman. 






Para ilmuwan NASA punya penjelasan yang berbeda. Mereka berpikir suara yang terdengar ini hanyalah suara latar belakang alami yang dihasilkan secara konstan oleh planet bumi. Menurut NASA, ini mungkin "suara latar belakang bumi".


Pernyataan NASA mengatakan, "Jika manusia punya antena radio, dan bukannya telinga, kita akan mendengar simfoni suara-suara aneh luar biasa yang berasal dari planet kita. Para ilmuwan menyebutnya "tweeks," "whistlers (siulan)" dan "sferics (sinyal radio atmosfer)."


"Suaranya seperti background musik dari film sains fiksi terkenal, tapi ini bukan sains fiksi. Pancaran radio alami dari bumi benar-benar nyata, dan meskipun kita tidak menyadarinya, itu ada disekeliling kita setiap saat."




Apa sebetulnya suara-suara ini? Apa yang menyebabkannya?






Apakah ini ada hubungannya dengan matahari dan solar flare, apakah itu berasal dari inti bumi atau adakah hubungannya dengan fenomena astronomi seperti kedatangan Planet X atau Nibiru? Apakah ini hal yang berbahaya bagi planet kita?






Menurut Dr. Elchin Khalilov, ada beberapa alasan kenapa kita mendengar suara-suara itu. Contohnya, gelombang semacam itu bisa disebabkan oleh gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, topan, dan angin badai. Dr. Elchin Khalilov, seorang geofisikawan dan profesor di Azerbaijan, spesialis geodinamika dan geotektonik menganalisa suara-suara aneh ini dan mengatakan spektrum suara ini ada didaerah infrasonik (dibawah 20 Hz), artinya kita tidak bisa mendengarnya.





Gelombang akustik frekuensi rendah dipancarkan pada rentang 20 dan 100 Hz yang dimodulasi oleh gelombang infrasonik ultra rendah dari rentang 0,1 – 15 Hz. Dalam geofisika, ini disebut gelombang akustik-gravitasi, mereka terbentuk di atmosfer atas, di perbatasan atmosfer-ionosfer pada umumnya.






Masalahnya, orang-orang mendengar suara ini dari langit dimana tidak ada aktivitas geologi, dan luasnya daerah yang mendengar suara maupun kekuatan suaranya sangat jauh melebihi yang dapat dihasilkan oleh fenomena yang disebutkan di atas. Ada sesuatu yang menyebabkan suara ini terdengar di langit. Apakah karena matahari?






Menurut Dr. Khalilov "sumber dari suara akustik-gravitasi yang sangat kuat dan besar ini haruslah suatu proses dengan energi skala besar. Proses ini meliputi jilatan lidah api matahari yang kuat dan arus energi sangat besar yang dihasilkannya, yang bergerak menuju permukaan bumi dan menyebabkan destabilisasi magnetosfer, ionosfer dan atmosfer atas. Dengan demikian, efek dari jilatan lidah api matahari yang kuat: dampak gelombang kejut dari angin matahari, aliran sel-sel dan semburan radiasi elektromagnetik adalah penyebab utama dari timbulnya gelombang akustik-gravitasi sebagai akibat meningkatnya aktivitas matahari."












Baru-baru ini bumi mengalami badai radiasi matahari terkuat sejak tahun 2005. Puncak siklus matahari terjadi sekitar tahun 2013. Siklus matahari biasanya alami dan berulang setiap 11 tahun atau lebih. Geofisikawan percaya suara-suara yang berasal dari langit ini sepertinya berhubungan dengan meningkatnya aktivitas matahari.




Apakah suara ini juga berasal dari dalam inti bumi?






Dr. Khalilov menyebutkan suara ini juga bisa berasal dari inti planet kita sendiri. Menurut Dr. Khalilov "ada penyebab lain yang mungkin terletak pada inti bumi. Faktanya adalah bahwa percepatan pergeseran kutub utara magnet bumi meningkat lebih dari lima kali lipat antara tahun 1998 dan 2003 dan tetap berada pada tingkat yang sama hari ini, menunjukkan semakin meningkatnya proses energi didalam inti bumi, karena proses didalam inti dalam dan inti luar bumilah yang membentuk medan geomagnetik bumi."












Kembali pada bulan November 2011, semua stasiun Atropatena, jaringan global untuk meramalkan gempa bumi dan merekam variasi tiga dimensi dari medan gravitasi bumi, hampir secara bersamaan mencatat gelombang gravitasi yang sangat kuat. Stasiun-stasiun ini ada di Istanbul, Kiev, Baku, Islamabad dan Yogyakarta, dan statiun satu dengan lainnya berjarak sekitar 10.000 km.












Menurut Jurnal GeoChange, "Fenomena seperti itu hanya mungkin terjadi jika sumber pancarannya berasal dari inti Bumi. Energi besar yang dilepaskan dari inti bumi pada akhir tahun 2013 adalah semacam sinyal awal yang menunjukkan transisi energi internal bumi sedang memasuki fase aktif yang baru."






Semakin intensifnya proses energi di inti bumi dapat menyebabkan modulasi medan geomagnetik, yang melalui serangkaian proses fisika di perbatasan ionosfer-atmosfer akan menimbulkan gelombang akustik-gravitasi yang dapat didengar oleh telinga manusia dalam bentuk suara "yang menakutkan" dengan frekuensi rendah di berbagai belahan bumi.




Anomali astronomi?






Penjelasan ketiga yang belum disebutkan Dr. Khalilov adalah bahwa suara-suara yang tidak biasa dari langit ini disebabkan oleh anomali astronomi yang belum bisa diidentifikasi para ilmuwan. Peningkatan aktivitas inti planet tidak hanya terjadi pada bumi saja, namun ditemukan juga indikasi planet-planet lain di tata surya mengalami hal yang sama.






Jika asumsi Dr. Khalilov benar, penyebab gelombang akustik-gravitasi ini bersifat geofisika alami. Namun, ini juga berarti planet kita akan mengalami peningkatan dampak yang signifikan dari aktivitas matahari dan aktivitas geodinamika, yang pada gilirannya akan menghasilkan berbagai gempa bumi yang kuat, letusan gunung berapi, tsunami, dan cuaca ekstrim.






Kita masih tidak tahu apa yang menyebabkan suara-suara aneh dari langit dan meskipun peneliti telah mencoba untuk menjelaskan fenomena ini dalam pemahaman ilmiah, kita masih belum menemukan petunjuk penting dari teka-teki ini.











Suara sangkakala ini terdengar sangat sering dan tidak bisa diabaikan atau dianggap sepele.






Peneliti lain menyebutkan, eksperimen mesin akselerator partikel yang dilakukan oleh CERN – LHC di Geneva, Swiss, menyebabkan sobeknya magnetosfer (medan magnet) bumi. Berdampak pada turunnya kemampuan medan geomagnetik untuk melindungi bumi dari radiasi angin matahari. Badai geomagnetik terjadi tanggal 9 September 2015. Angin matahari dapat masuk melalui celah "sobekan" di magnetosfer bumi, menyebabkan badai kelas G2 dan aurora di daerah lingkar kutub. Cahaya kutub utara (aurora borealis) muncul mulai Kanada sampai ke Virginia.




Para Pengajar Akhir Zaman Menjelaskan tentang Suara Sangkakala di Langit






Suara-suara misterius yang dilaporkan banyak saksi di seluruh dunia, dikatakan seperti tiupan sangkakala yang digambarkan dalam Kitab Wahyu. Laporan-laporan ini semakin mempertegas spekulasi mengenai akhir zaman. Tapi beberapa penulis yang menyampaikan laporan ini mengatakan kita memerlukan kewaspadaan, dan menyimpulkan bahwa suara-suara ini mungkin peringatan spiritual, bukan pengumuman yang sesungguhnya mengenai akhir zaman.






Pastor, pembicara dan penulis, Carl Gallups, yang mempelajari simbol sangkakala di Kitab Wahyu sebagai dasar penelitian akhir zaman dalam buku "Peringatan Terakhir: Memahami Hari-hari Sangkakala Kitab Wahyu," mengatakan orang-orang percaya harus mewaspadai berita bohong dan penyesatan.


"Banyak area yang memerlukan ilmu pengetahuan, akal sehat dan Alkitab untuk menjelaskan fenomena ini. Meskipun saya suka mengungkapkan ayat yang berhubungan dengan situasi geopolitik dan kemungkinan penggenapan nubuat yang berhubungan, saya bukan orang yang mencari hal-hal yang sensasional. Saya konsisten berusaha memberikan penjelasan obyektif dan alkitabiah dari klaim-klaim sensasional yang tidak umum. Saya menjelaskan semuanya ini dengan penelitian dan kehati-hatian Alkitab."






Carl Gallups yang dulunya mantan penegak hukum di Florida, menduga beberapa laporan peristiwa ini hanyalah buatan saja.






"Saya telah meneliti hal ini bertahun-tahun dan masih sangat ragu mengenai keaslian 'peristiwa sangkakala' ini. Dengan teknologi yang ada sekarang ini sangat mudah untuk mengedit dan menggabungkan suara buatan supernatural kedalam video. Contohnya film "War of The Worlds" dan "Clash of The Titans" punya suara yang hampir sama dengan suara di video sangkakala itu – jadi sangat mudah untuk menerima hal ini dengan tingkat keraguan yang tinggi.






"Memang betul, suara sangkakala yang terdengar (dari langit atau surga) terjadi dalam beberapa peristiwa di Alkitab. Peristiwa terpenting terjadi (dan Alkitab mencatatnya) ketika Allah menurunkan Hukum di Gunung Sinai. Kehadiran-Nya disertai "tiupan sangkakala yang sangat keras," menyebabkan bangsa Israel yang ada di perkemahan gemetar karena ketakutan dan gentar (Keluaran 19:16). Ayat 19 berkata suara sangkakala semakin lama semakin keras. Tentu saja, ada hampir satu jutaan orang yang menyaksikannya dan mendengar suara tiupan sangkakala ini."






Gallups juga menekankan bagi orang percaya untuk tidak disesatkan ketika mereka mencari tanda-tanda lahiriah, suara yang dapat didengar telinga, mengenai akhir zaman.

"Yesus berkata tentang kedatangan-Nya yang kedua, 'Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain' (Matius 24:31). Yesus juga mengatakan 'akan terjadi hal-hal yang menakutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit' (Lukas 21:11) yang menyertai hari-hari terakhir."






Namun Gallups menambahkan, peristiwa-peristiwa yang lebih besar yang terjadi di dunia adalah pertanda akhir zaman.






"Yang perlu digarisbawahi, "sangkakala" di Kitab Wahyu tidak tertulis dalam konteks sebagai suara sangkakala yang bisa didengar telinga manusia di bumi. Itu merupakan tanda bagi generasi akhir zaman – peristiwa besar di dunia yang menjadi peringatan bahwa Yesus Kristus segera datang ke bumi."






Pastor Mark Blitz dari El Shaddai Ministries, yang mengungkapkan fenomena "Blood Moon", menunjukkan penggenapan profetik dari interpretasinya mengenai Hari Raya Peniupan Sangkakala.


Penulis buku "Blood Moons: Decoding the Imminent Heavenly Signs" mengatakan, "Hari Raya Peniupan Sangkakala yang juga dikenal sebagaiRosh Hashanah, jatuh pada hari Minggu, 13 September 2015. Dan Hari Raya Peniupan Sangkakala menjadi pembawa kabar permulaan 7 tahun masa kesusahan." Meskipun Blitz tidak bisa mengatakan masa kesusahan akan dimulai sejak Hari Raya Peniupan Sangkakala bulan September 2015, dia menjelaskan Rosh Hashanah kali ini bersamaan dengan kejadian profetik signifikan lainnya.






"Hari Raya Peniupan Sangkakala tahun 2015, tidak hanya dibarengi gerhana matahari, tapi juga merupakan permulaan siklus 7 tahunShemitah!" Menurut interpretasi Mark Blitz, tahun pertama masa kesusahan harus dimulai tahun pertama siklus Shemitah (Tahun Sabat). Blitzpercaya, "Jika masa kesusahan tidak dimulai pada Hari Raya Peniupan Sangkakala tahun ini, polanya adalah tidak akan dimulai untuk 7 tahun berikutnya."






Penulis dan pengajar Kristen, Joel Richardson memandang signifikan reaksi masyarakat terhadap suara misterius ini. Pengarang buku "When a Jew Rules the World: What The Bible Says About Israel in the Plan of God" mengatakan reaksi global terhadap fenomena ini menunjukkan orang-orang diseluruh dunia merasakan sesuatu yang salah dengan kejadian-kejadian ini. Menurut Richardson, dunia sedang menantikan sesuatu.






"Banyak orang diseluruh dunia hari-hari ini merasakan kita mungkin mendekati periode akhir dari zaman ini," katanya. "Sangat menarik bahwa suara-suara misterius ini mirip suara sangkakala. Kitab Suci mengatakan pada saat suara sangkakala yang terakhir, Yesus akan datang kembali untuk menghancurkan sistem dunia yang jahat ini, dan mendirikan kerajaan-Nya di bumi. Orang mungkin berkata suara-suara ini adalah suara erangan dari bumi karena menanggung beban dosa umat manusia yang bertambah-tambah. Kitab Suci juga menyatakan seluruh makhluk mengerang dan merindukan kedatangan Yesus (Roma 8:19-22)."






Richardson percaya penjelasan ilmiah dapat ditemukan dari suara-suara misterius ini. Namun dia memperingatkan, ini bukan berarti peristiwa menakutkan di seluruh dunia ini tidak mengungkapkan kebenaran nyata yang lebih besar. "Saya pikir logis untuk mengatakan ada penjelasan ilmiah dari suara-suara ini, tapi juga tidak berlebihan untuk mengatakan kepada mereka yang punya telinga rohani untuk mendengar dan melihat peristiwa ini sebagai tanda ilahi dari apa yang akan segera datang. Seperti yang dikatakan Yesus dan Yohanes Pembaptis, 'Bertobatlah, karena Kerajaan Allah sudah dekat!'"






Gallups mengakui dia tidak bisa menjelaskan semua laporan yang masuk dari seluruh dunia.

"Saya tidak bersikap seolah-olah punya jawaban pasti dari seluruh laporan dan rekaman 'sangkakala' yang memiliki validitas kredibel yang tinggi. Ada juga liputan dari fenomena ini yang dilaporkan oleh sumber media yang dapat diandalkan," katanya.






"Ada beberapa otoritas ilmiah yang mengungkap hal ini juga – beberapa memiliki penjelasan yang mungkin, mulai dari gelombang akustik-gravitasi hingga gelombang kejut jilatan api matahari dan pergeseran lempeng tektonik. Ilmuwan geologi Universitas Oklahoma, David Deming, menulis dalam Journal of Scientific Exploration mengenai fakta ilmiah yang dinamakan The Hum – suara misterius yang tidak bisa dilacak yang terdengar di berbagai lokasi di seluruh dunia oleh 2-10 % populasi manusia."






Namun Gallups percaya, orang-orang Kristen sudah dikelilingi tanda-tanda yang dia percayai menunjukkan kedatangan Yesus Kristus sudah sangat dekat. Dan Gallups menekankan orang-orang Kristen untuk hidup dengan sikap siaga.






"Kitab Suci jelas mengatakan hari-hari menjelang pengangkatan akan ditunjukkan dengan semakin meningkatnya kefasikan, masa yang sukar (2 Timotius 3:1-4) dan banyaknya pengajaran palsu (1 Timotius 4:1; 2 Timotius 4:3). Masa-masa setelah pengangkatan, penyesatan dan kefasikan akan bertambah semakin buruk."






"Terlepas dari fenomena 'suara sangkakala' dan spekulasi asal usulnya – seorang pengamat yang terlatih untuk menilai zaman dimana kita hidup sekarang ini tidak bisa menyangkal… kita hidup pada masa-masa penggenapan nubuat. Ini waktunya untuk membereskan hidup kita dihadapan Tuhan."




Theophany






Dalam bukunya "The World in Collision", peneliti dan penulis Immanuel Velikovsky telah mengumpulkan berbagai literatur kuno yang mencatat peristiwa "suara-suara misterius di langit" yang pernah terjadi sebelumnya pada zaman lampau ketika sebuah benda langit luar angkasa/planet komet datang mendekati bumi. Berikut kutipannya:






Gempa bumi sering dibarengi dengan suara gemuruh yang berasal dari perut bumi. Fenomena ini dikenal para ahli ilmu bumi sejak masa lampau. Pliny menuliskan gempa bumi "mendahului dan dibarengi dengan suara dahsyat." Kubah yang menahan tanah runtuh dan nampak sepertinya bumi menghela nafas dalam-dalam. Suara ini dikaitkan dengan dewa-dewa dan disebut theophany. Erupsi gunung api juga dibarengi suara keras. Suara yang dihasilkan Krakatau di Hindia Belanda, selama letusan tahun 1883, begitu keras sehingga terdengar sejauh Jepang, 3000 mil jauhnya, jarak suara terjauh yang pernah tercatat dalam catatan modern.






Pada hari-hari Eksodus (bangsa Israel keluar dari tanah Mesir), ketika bumi diguncangkan dan bergetar, dan seluruh gunung-gunung memuntahkan lava dan semua benua berguncang, bumi mengerang hampir tidak berhenti. Pada tahap awal bencana, menurut tradisi Ibrani, Musa mendengar didalam keheningan di padang belantara, suatu suara yang dia mengerti, "Aku adalah Aku."






"Akulah YAHWEH," didengar orang-orang dalam kegentaran malam di Gunung Sinai tempat Hukum diberikan. "Seluruh gunung berguncang hebat" dan "suara sangkakala berbunyi panjang." "Dan semua orang mamandang suara gemuruh, dan api, dan gemuruh sangkakala, dan gunung itu berasap: dan ketika orang-orang memandangnya, mereka gemetar, dan berdiri jauh-jauh." Itu keadaan yang sempurna untuk mendengar Firman didalam suara-suara alam yang penuh kegemparan. Pemimpin yang diinspirasi itu menangkap suara yang dia dengar, sepuluh kali panjang, suara tiupan sangkakala.






Bumi mengerang: telah berminggu-minggu seluruh lapisan-lapisannya terkoyak-koyak, orbitnya bergeser, bagian-bagiannya berpindah, lautan-lautannya tumpah ke atas benua-benuanya, lautan-lautannya berubah menjadi padang-padang gurun, gunung-gunungnya bergejolak, pulau-pulaunya tenggelam, nyala api nafta, gunung-gunung api memuntahkan lava, daratan berguncang, suatu dunia yang diselimuti atmosfer penuh asap dan kabut. Pembalikan lapisan-lapisan tanah dan bangkitnya pegunungan-pegunungan, gempa bumi dan gemuruh gunung-gunung api bersamaan dalam hiruk pikuk pemandangan neraka. Itu suara yang bukan hanya terdengar di padang gurun Sinai; seluruh dunia pasti juga mendengarnya. "Langit dan bumi menggemakan… pegunungan dan bukit-bukit bergeser," kata Midrash. "Cakrawala bergemuruh keras, dan bumi menyuarakan gemanya," kata Epic of Gilgamesh.






Dalam Hesiod "bumi yang besar mengerang" ketika Zeus mengibaskan halilintarnya kepada Typhon – "bumi bergema sangat mengerikan, dan langit luas diatasnya." Dua planet yang bergerak saling mendekati juga dapat menghasilkan suara mirip sangkakala, berubah-ubah seiring jarak diantara keduanya mendekat atau menjauh. Nampaknya fenomena ini digambarkan oleh Pseudo-Philo sebagai "kesaksian sangkakala-sangkakala antara bintang-bintang dan Tuhan mereka."






Disini kita melacak asal usul gagasan Pythagoras mengenai "musik planet-planet" dan pemahaman bahwa bintang-bintang menghasilkan musik. Di Babylonia, bulatan-bulatan planet disebut "suara-suara" dan mereka dianggap menghasilkan musik. Menurut literatur Midrash, suara sangkakala di Gunung Sinai memiliki 7 nada berbeda (atau notasi), dan literatur rabbinical mengatakan "musik surgawi" terdengar pada saat Penyataan Hukum. "Pada suara pertama langit dan bumi bergeser, lautan dan sungai-sungai berpindah, gunung-gunung dan bukit-bukit terlepas dari dasar-dasarnya." Homer menggambarkan kejadian yang sama dengan kata-kata, "Bumi besar mendering, dan langit besar disekitarnya bergemuruh seperti dengan sangkakala." "Bumi keseluruhannya terbakar saat tiupan sangkakala," dikatakannya dalam Völuspa.






"Menurut tradisi Ibrani, semua bangsa-bangsa mendengar gemuruh saat Hukum diberikan. Nampaknya di Gunung Sinai suara yang "berbunyi panjang" meninggi sepuluh kali; dalam gemuruh ini orang-orang Ibrani mendengar Sepuluh Perintah.

"Jangan kamu membunuh" ("Lo tirzah");

"Jangan kamu berzinah" ("Lo tin' af");

"Jangan kamu mencuri" ("Lo tignov") ...

"Kata-kata ini (Sepuluh Perintah) … Tidak hanya didengar orang Israel saja, namun oleh semua penduduk di seluruh bumi. Suara Ilahi terbagi menjadi tujuh puluh bahasa manusia, supaya semua dapat memahaminya … Jiwa-jiwa orang-orang yang menyembah berhala ini hampir keluar dari tubuh mereka ketika mereka mendengar semuanya itu."






Hiruk-pikuk yang disebabkan erangan bumi itu terulang kembali dan kembali, namun tidak terlalu keras, bersamaan lapisan-lapisan subteran bumi menyesuaikan dirinya sendiri setelah bergeser; gempa bumi tidak putus-putusnya menguncang daratan selama bertahun-tahun. Papyrus Ipuwer menyebut tahun-tahun ini sebagai "tahun-tahun yang ribut." "Tahun-tahun yang ribut. Tidak berhenti-hentinya ribut," dan lagi, "Oh, sekiranya bumi dapat berhenti dari keributan, dan hiruk-pikuk (gemuruh) tidak ada lagi." Suara ini mungkin memiliki pola yang sama di seluruh dunia karena itu berasal dari dalam inti bumi, yang keseluruhan lapisannya bergesr ketika bumi dilemparkan keluar dari orbitnya dan diguncang dari sumbunya.












Raja besar yang menurunkan hukum di China, pada waktu malapetaka mengerikan itu terjadi dan hukum-hukum alam berguncang, memakai nama Yahou. Dalam Pembukaan kepada Shu King, yang ditujukan kepada Confucius, tertulis, "Mempelajari zaman purbakala, kita menemukan bahwa Kaisar Yaou dipanggil Fang-heun." Yahou adalah julukan yang diberikan kepadanya pada waktu setelah Banjir, sepertinya diinspirasi oleh suara erangan bumi. Suara yang sama juga terdengar pada tahun-tahun itu di belahan bumi Barat atau dimana leluhur orang Indianhidup. Mereka menghubungkan itu ketika langit-langit begitu dekat dengan daratan, seluruh manusia mengangkat langit sedikit demi sedikit dengan berulang-ulang menyerukan "Tahu," yang bergema di seluruh dunia. Di Indonesia, suatu sumpah dibarengi pembacaan doa kepada benda-benda angkasa. Anak panah ditembakkan ke udara, "sementara semua yang hadir meneriakkan 'ju ju huwe.'"






Suara yang sama terdengar dalam nama Jo, Jove (Jupiter). Nama YAHWEH tersimpan dalam bentuk pendek, seperti, Yahou dan Yo, sama seperti nama Allah dalam Kitab Suci. Diodorus menuliskan tentang Musa bahwa dia menerima hukum dari Allah dengan memohon dalam nama Iao. Di Mexico, Yao atau Yaotl adalah dewa perang; kesamaan penyebutan juga telah tercatat. Nihongi, sejarawan Jepang pada masa awal, memulai dengan penyebutan kepada waktu "yang lampau, langit dan bumi tidak terpisahkan, dan In dan Yo belum dibagi." Yo adalah bumi. Waktu ketika langit menyentuh bumi adalah waktu ketika debu kasar dan semburan kabut asap dari komet (Nibiru?) melingkupi bumi dan turun sangat dekat dengan daratan.




Baca:


Catatan kuno bangsa Mesir tentang peristiwa Eksodus: 


Baca juga: 


Referensi:














Immanuel Velikovsky "The World in Collision"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain

The Life Of Jesus Christ Full Movie (English Version)

David and Goliath 1960 Biblical Story Of David Biblical Movies Full Movies

https://www.youtube.com/watch?v=xMWb0Et8Ht8

The Kingdom of Solomon - English Subtitle - full movie

https://www.youtube.com/watch?v=ODb7EO_Mjmk https://www.youtube.com/watch?v=w7Y-UqJD1Zg&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=4

KING SOLOMON - HOLY BIBLE

ESTHER AND THE KING (1960)

https://www.youtube.com/watch?v=0uJbO34xjkM https://www.youtube.com/watch?v=SQ6qYypfmIo

Greatest Heroes of the Bible The Story of Moses

https://www.youtube.com/watch?v=Q1nUIA2uGMI

Sodom & Gomorrah FULL VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=WWpknxvxLpk https://www.youtube.com/watch?v=Uo82q6ki3bk

THE STORY OF RUTH

JUDAS

https://www.youtube.com/watch?v=r5GUbOadJfQ

Thomas

https://www.youtube.com/watch?v=fwPw3r5D1PY

Mary Mother of Jesus

https://www.youtube.com/watch?v=jHOBYnzIfNY

Mary Magdalene

https://www.youtube.com/watch?v=Gpcja7XIZQQ

The Kingdom of God & The New Jerusalem

https://www.youtube.com/watch?v=zO8t2L9TcAU

Moses - The 10 Comadments

https://www.youtube.com/watch?v=dPIkZ0thPvs&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=58

The Book Of Revelation Full Film

https://www.youtube.com/watch?v=Oco6Jiqh4Eo&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=46

Trip to Heaven

Heaven pictures_A Trip to Heaven(Full version (Full version)

ASTEROID JATUH DAN MENGHANGUSKAN 1/3 BUMI TERJADI PADA SAAT PENGANGKATAN DI AKHIR JAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=XksXhuvwC84

World WATERS TURN BLOOD Apocalypse - Australia DUST STORM, FIRE; Russia COLD; China 1.19.13

https://www.youtube.com/watch?v=8A34mJKVATE&list=PLKsHsLV9Ub9EozV-JIc6FV7T-2gD42gs-&index=42

PENGLIHATAN YESUS MENGALAHKAN DOSA, MAUT, PENYAKIT, DLL

PENGANGKATAN/ RAPTURE APAKAH ANDA SUDAH SIAP?