Sebagai negara terluas di dunia, Russia punya banyak tempat untuk menyembunyikan persenjataannya, termasuk rudal nuklir. Tidak seperti rudal-rudal Amerika, yang ditempatkan dalam silo-silo beton, rudal balistik antar benua Russia (ICBM: Intercontinental Ballistic Missile)ditempatkan pada kendaraan-kendaraan besar seperti truk, yang didesain untuk berkeliling di jaringan jalanan negeri itu sebelum meluncurkan senjata hari kiamat.
Dilaporkan mengenai latihan rudal strategis Russia yang melibatkan konvoi besar-besaran yang menjelajahi perbatasan Eropa-Russia sepanjang jalan ke perbatasan Mongolia. Mobile ICBM Russia sudah mendirikan pangkalan-pangkalan permanen, namun bergerak dalam kelompok-kelompok dalam patroli yang berlangsung berbulan-bulan. Konvoi 400 kendaraan ini meliputi rudal bergerak Topol, Topol-M danYars, berikut kendaraan-kendaraan komando dan pengendalian, keamanan dan logistik.
Rudal Topol dan Yars mampu menghantarkan satu sampai empat kepala nuklir dalam radius hanya beberapa ribu kaki dari target mereka, menjadikannya cukup akurat untuk menghancurkan rudal-rudal Amerika dalam silo-silo mereka. Ini menjadikan mereka senjata serangan pertama yang tangguh, sanggup menyapu jumlah yang signifikan dari persenjataan nuklir Amerika Serikat, jika Russia menghendakinya.
Kendaraan-kendaraan raksasa ini merupakan TEL (transporter-erector-launchers) – transport, landasan, peluncur – kendaraan khusus yang didesain untuk membawa rudal-rudal berat dengan aman melalui medan yang berat. TEL tidak hanya untuk membawa rudal, tetapi bisa meluncurkannya juga di lapangan. Tabung peluncur dapat diisi kembali di pangkalan (dengan asumsi, ada pangkalan pengisian). Kendaraan-kendaraan yang lebih kecil adalah logistik, komunikasi, dan kendaraan komando dan pengendali.
ICBM mobile rawan serangan darat, khususnya pasukan khusus musuh yang berusaha menghancurkan rudal sebelum itu diluncurkan. Konvoi ini bergantung kepada kendaraan pengintai Taifun-M untuk mendeteksi penyergapan di darat. Taifun-M penuh dengan sensor, termasuk penglihatan depan infra merah, radar, optik tradisional, dan dapat mendeteksi pasukan musuh pada jarak 3 kilometer.
Sebagian dari konvoi ini adalah kendaraan robot pelacak yang diperlengkapi senapan mesin. Kendaraan tanpa awak ini dapat bergerak cepat mendekati musuh dan melenyapkannya sebelum musuh dapat menembak si raksasa, roket-roket mudah terbakar dengan kepala-kepala nuklir yang dipasang di dalamnya. Kendaraan-kendaraan mobile ICBM ini memang benar-benar menakutkan.
Dari halaman Russia Today disebutkan,
Sistem rudal darat bergerak harus dilindungi dalam setiap tahapan ketika sedang berpatroli, yang bisa berlangsung hingga berbulan-bulan. Kendaraan-kendaraan militer bergerak di antara pepohonan dari bagian hutan Eropa di Russia hingga ke padang gurun terpencil di Wilayah Altay.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.