Densus 88 Antiteror menangkap seorang buruh pabrik terduga ISIS.
Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri membawa sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas terorisme AR atau Abu Fauzan, pria yang tertangkap di Kota Bekasi Jawa Barat, Rabu, 28 September 2016.
Dari informasi didapat, penggeledahan di kediaman pria yang berporfesi sebagai buruh pabrik tersebut, didapati sejumlah barang seperti delapan unit telepon seluler, sejumlah tablet, tiga buah laptop, paspor, buku nikah dan Kartu Tanda Penduduk.
Lalu, sebuah buku jihad, visa menuju negara Turki, dan satu buah sepeda motor. Kini semua barang bukti itu pun sudah dibawa petugas ke Mabes Polri Jakarta.
Dari pantauan di lokasi, penangkapan AR atau Abu Fauzan tidak menyertakan istri dan lima anaknya. Mereka usai menjalani pemeriksaan langsung kembali masuk ke dalam rumah yang kini dijaga oleh petugas Polres Metro Bekasi Kota.
Sejauh ini dari pemeriksaan, AR atau Abu fauzan diduga terlibat dalam jaringan kelompok Islam radikal di Suriah. “Dia memberikan motivasi dan pembekalan jawaban-jawaban bohong untuk mengantisipasi kalau para WNI tertangkap,” kata Kepala Divis Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, Rabu, 28 September 2016. viva
http://duniasaatini.com/index.php/2016/09/29/ditemukan-visa-turki-di-rumah-terduga-teroris-bekasi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.