Sesudah melakukan perjalanan dramatis seperti kisah-kisah dalam Alkitab, Domba Yakub pertama yang dilahirkan di tanah Israel sesudah lebih dari 2000 tahun silam, muncul untuk pertama kalinya bulan lalu di Lembah Yordan. Salah seorang ahli Torah Code menemukan deskripsi yang luar biasa tepat dan mendetail tentang kedatangan kawanan domba-domba Yakub dan peranan masa depan mereka di Bait Suci Ketiga.

Seekor anak domba dilahirkan dari kawanan Domba-domba Yakub di Israel. (Foto Gil Lewinsky)
119 ekor kawanan Domba Yakub yang murni, jenis langka yang dipercayai para ahli memiliki asal-usul dari Israel, akhirnya kembali ke Tanah Suci pada bulan November 2016 sesudah menempuh perjalanan panjang selama 2000 tahun. Para ahli percaya jenis yang unik ini, aslinya dikembang-biakkan oleh Yakub, dan menyertai orang-orang Ibrani ke dalam perbudakan di Mesir dan menyebar dari sana ke wilayah Afrika Utara. Orang-orang Moor memperdagangkan mereka ke Spanyol, dan kemudian ke Inggris. Sejak itu para kolektor membawa mereka ke Amerika Utara. Dianggap sebagai keturunan ‘warisan’, yang artinya domba-domba ini mempertahankan banyak sifat genetiknya, mereka berkembang-biak di iklim gurun dan memiliki empat tanduk.
Meskipun melewati perjalanan tanpa henti yang membawa mereka dari Kanada Barat ke Israel tengah, 30 domba betina hamil yang sama kuatnya dengan nenek moyang Alkitabiah mereka, melahirkan anak-anak domba yang sehat di Sde Trumot, Lembah Yordan, seperti yang dilakukan nenek moyang mereka pada zaman bapa-bapa leluhur Alkitab.

Gil and Jenna Lewinsky memberi makanan kawanan Domba Yakub. (Foto: Gil dan Jenna Lewinsky)
Gil dan Jenna Lewinsky, yang berjuang keras melewati birokrasi ketat untuk membawa kawanan domba ini ke Israel dari Kanada, memandang kembalinya domba-domba itu sebagai bagian tak terpisahkan dari kembalinya Orang-orang Yahudi ke Tanah Suci. Nama mereka berasal dari penampilan mereka yang berbintik-bintik mencolok, sesuai dengan deskripsi tentang kawanan domba yang dibawa Yakub bersamanya pada saat dia meninggalkan rumah ayah mertuanya, Laban.
Kejadian 30:39 (ILT) Ketika kawanan domba itu berkelamin dekat dahan-dahan itu, maka kawanan domba itu beranak yang belang-belang, yang coreng-coreng, dan yang berbintik-bintik.
Gil menekankan pentingnya domba-domba itu bagi orang-orang Israel, sambil mengingatkan tentang kejadian sesudah tulah kegelapan, dimana Musa menolak tawaran Firaun untuk pergi meninggalkan tanah Mesir tanpa membawa domba-domba mereka.
Keluaran 10: (ILT)
24. Lalu Firaun memanggil Musa dan berkata kepadanya, “Pergilah, layanilah YAHWEH; hanya, kawanan dombamu dan kawanan lembumu harus ditinggalkan. Juga anak-anakmu boleh pergi bersamamu!”
25. Tetapi Musa berkata, “Engkau harus juga menyerahkan ke tangan kami kurban-kurban dan persembahan-persembahan bakaran, agar kami dapat mempersiapkannya bagi YAHWEH, Elohim kami.
26. Maka ternak kami pun harus pergi bersama kami, tidak seekor pun dapat ditinggalkan, karena kami harus mengambil dari padanya untuk melayani YAHWEH, Elohim kami. Dan kami tidak tahu bagaimana kami akan melayani YAHWEH, sampai kami tiba di sana.”
“Orang-orang Yahudi membutuhkan domba-domba itu untuk melayani Elohim di Bait Suci Ketiga,” kata Gil menjelaskan. “Bulu wol mereka digunakan untuk membuat pakaian kohanim (para imam), dan domba-domba ini adalah jenis yang dipersembahkan sebagai kurban di Bait Suci Pertama dan Kedua.”
Karena alasan itulah Gil mengajukan permohonan kepada Kementerian Pertanian untuk mengubah status domba-domba itu. Untuk pertama kalinya, kementerian tersebut telah mengumumkan jenis domba ini sebagai spesies yang dilindungi.
Peranan Domba Yakub di Akhir Zaman Diungkapkan Torah Code
Gil dihubungi minggu lalu oleh ahli Torah Code dari Safed yang menemukan pesan tersembunyi yang menjelaskan peran domba-domba itu dalam Penebusan. Simcha Treister menggunakan metode unik untuk mencari di keseluruhan Alkitab dengan menggunakan interval huruf-huruf Ibrani berdasarkan penanggalannya.

Torah Code Domba Yakub (Foto: Simcha Treister)
“Saya mencari interval 5777 huruf dalam Alkitab, karena itu adalah tahun sekarang ini dalam kalender Ibrani,” kata Treister. “Kata ‘tzoan’ (‘kawanan’ dalam bahasa Ibrani) muncul dalam interval ini, tegak lurus dengan kata ‘Gil’, nama pemiliknya. Tepat di atas kata-kata ini muncul kata ‘Moshiach’ (Messias).”
Ketika Treister menemukan pesan tersembunyi yang ditujukan secara khusus kepada Gil dan secara khusus kepada tahun 5777 ini, dia sangat terdorong untuk menghubungi Lewinsky.
“Gil memiliki misi untuk merealisasikan hal ini bagi seluruh Israel,” jelas Treister.
Terlepas dari pentingnya misi mereka, keluarga Lewinsky telah tertantang untuk mempertahankan pembiakan kawanan domba ini bukan untuk tujuan profit. Dalam upaya untuk mendapatkan dana, mereka telah meluncurkan kampanye publik ‘Namailah Anak Domba’.
Penyingkapan tentang peranan kawanan domba ini dalam kisah tentang Penebusan Akhir Zaman sungguh menakjubkan, namun tidak kalah dramatisnya adalah kisah bagaimana mereka tiba di Tanah Suci. Lewinsky, yang tinggal di Vancouver, tidak memiliki latar belakang peternakan, tetapi ketika mereka pertama kali melihat bahwa kawanan domba baru yang unik itu akan menjadi tunawisma dan tidak bertuan pada tahun 2013, mereka mengadopsi domba-domba itu.
Gil dan Jenna Lewinsky memutuskan untuk melakukan aliyah (naik ke atas: kembali kepada YHWH di Tanah Israel) dan mengembalikan Domba-domba Yakub ke tanah air Alkitab mereka. November 2016 lalu, 119 domba menumpang truk ternak untuk melakukan perjalanan 2100 mil ke timur melintasi Kanada. Dibutuhkan 11 penerbangan untuk membawa mereka ke Israel, yang sesudah itu mereka masuk karantina di sebuah peternakan di selatan Israel. Mereka sekarang berada di sebuah peternakan di Lembah Yordan di sebuah pemukiman pertanian yang disebut Sde Trumot.
Sejarah perkembangbiakan domba-domba ini mencerminkan pemilik aslinya dan meskipun mereka aslinya dari Timur Tengah, tidak satu pun kawanan domba ini yang tetap tinggal di wilayah itu. Domba-domba yang paling banyak terlihat di Israel berasal dari jenis Awassi, dan berasal dari Syria.
Baca:
Referensi:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.